Kisah santa santo 13

 


uangnya kepada kami, kalian boleh 

menyimpan ajaran-Nya.” Cornelius juga berjanji 

akan membebaskan Laurensius jika saja ia mau 

menyerahkan seluruh kekayaan Gereja kepada 

kaisar. Laurensius menyanggupi permintaan 

Cornelius. Ia minta diberi waktu tiga hari untuk 

mengumpulkan seluruh harta Gereja.  

Maka, pergilah Laurensius menjelajahi kota 

selama tiga hari untuk mengumpulkan orang-orang 

yang sakit, fakir miskin, jompo, janda serta para 

yatim piatu. Pada hari yang ketiga ia membawa 

mereka semua ke hadapan penguasa Roma, 

katanya, “Tuan, inilah harta karun Gereja!” 

Penguasa Roma itu menjadi sangat murka. 

Dalam amarahnya ia memerintahkan agar 

Laurensius dijatuhi hukuman mati secara perlahan 

dan kejam. Laurensius diikatkan pada panggangan 

besi raksasa yang dipanaskan di atas api yang kecil 

sehingga api memanggang daging tubuhnya secara 

perlahan-lahan. Laurensius memang terbakar, namun  

bukan oleh api, melainkan oleh rasa cinta yang amat 

mendalam kepada Tuhan. Oleh sebab  itu, 

Laurensius menjalani siksaannya dengan ketabahan 

yang mengagumkan. Tuhan juga memberinya 

kekuatan dan sukacita yang luar biasa, hingga 

Laurensius masih sempat bercanda, “Balikkan 

tubuhku,” katanya kepada algojo, “yang sebelah sini 

sudah matang!” 

Kemudian, ”Ya, sudah cukup matang 

sekarang!” Sementara Laurensius terbaring sekarat, 

wajahnya memancarkan sinar surgawi. Laurensius 

berdoa agar penduduk kota Roma bertobat dan 

541

berbalik kepada Yesus dan semoga iman Katolik 

menyebar ke seluruh dunia. Usai mengucapkan 

doanya, Laurensius pergi menjumpai Yesus, Paus 

Sixtus dan semua para kudus di surga. Keberanian 

serta ketabahan Laurensius menyentuh banyak 

orang sehingga banyak penduduk Roma yang 

akhirnya bertobat. St. Laurensius wafat pada 

tanggal 10 Agustus tahun 258. Pestanya dirayakan 

setiap tanggal 10 Agustus. Demi menghormatinya, 

Kaisar Konstantinus membangun sebuah basilika 

yang indah. Nama St Laurensius ada di antara para 

kudus Dalam Doa Syukur Agung Pertama dalam 

Misa. 

SANTO LAURENTIUS OFM CAP dari 

BRINDISI (1559-22 Juli 1619)

Giulio Caesare de Rossi dilahirkan di Brindisi,  

Italia, pada tahun 1559. Brindisi yaitu  bagian dari 

Kerajaan Naples, Italia. 

Caesar mengambil nama 

Laurentius saat  ia 

menjadi seorang 

Fransiskan Kapusin pada 

usia enambelas tahun. Ia 

diutus ke  Universitas 

Padua untuk belajar 

teologi. Laurentius 

mengejutkan banyak 

orang dengan belajar juga 

enam  bahasa asing. 

Bahasa ibunya yaitu  

bahasa Italia. Ia  fasih 

berbahasa Perancis, Jerman, Yunani, Spanyol, Syriac 

542

dan Ibrani. Pula, St Laurentius memiliki pengetahuan 

mendalam tentang Kitab Suci. sesudah  ditahbiskan 

sebagai imam, ia menjadi seorang pengkhotbah 

yang popular. sebab  kemampuannya berbahasa 

Ibrani, ia berkarya demi pertobatan orang-orang 

Yahudi yang tinggal di Roma. Di kemudian hari, St 

Laurentius diutus untuk mendirikan ordonya di 

Austria. Kaisar Rudolf II tidak menghendaki 

kedatangan mereka. namun , kelemah-lembutan 

Laurentius dalam merawat para korban wabah 

penyakit di sana melunakkan hati kaisar.

Kaisar meminta Laurentius untuk membujuk 

para bangsawan Jerman agar melawan pasukan 

Turki. Kala itu, pasukan Turki sedang berusaha 

menghapuskan kekristenan. Laurentius berhasil 

meyakinkan para bangsawan. namun , para pemimpin 

mereka mendesak agar sang imam ikut serta 

bersama pasukan ke medan perang guna menjamin 

kemenangan. saat  para prajurit melihat betapa 

besar bala tentara Turki, mereka ketakutan dan 

bermaksud mengundurkan diri. Jadi, St Laurentius 

sendiri yang memimpin pasukan. Ia hanya 

bersenjatakan salib. Para prajurit Kristiani menjadi 

percaya dan bertempur dengan gagah berani. 

Pasukan Turki berhasil ditaklukkan dengan mutlak. 

St Laurentius disanjung, namun  ia tidak berbangga 

diri atas keberhasilannya. Ia menyerahkan 

segalanya pada Tuhan dan memanjatkan pujian 

kemuliaan bagi-Nya.

Pada tahun 1602, St Laurentius menjadi 

Superior Jenderal ordonya. Ia berkarya, berkhotbah 

dan menulis guna menyebarluaskan Kabar Gembira. 

Ia pergi dalam misi-misi perdamaian yang penting 

ke Munich, Jerman dan Madrid, Spanyol. Para 

penguasa wilayah-wilayah ini  mendengarkan 

nasehatnya dan misinya berhasil gemilang. namun  St 

543

Laurentius terserang sakit parah. Ia kecapaian 

sebab  medan perjalanan yang berat dan beban 

tugas yang menegangkan. Ia wafat tepat pada hari 

ulangtahunnya, pada tanggal 22 Juli 1619. St 

Laurentius dinyatakan kudus oleh Paus Leo XIII 

pada tahun 1881. Ia dihormati sebagai “Doktor 

Apostolik” oleh Paus Yohanes XXIII pada tahun 

1959.

P: 21 Juli

SANTO LAURENSIUS GIUSTINIANI (1381-

1455)

Laurensius dilahirkan di Venice, Italia, pada 

tahun 1381. Ibunya kadang-kadang berpikir bahwa 

puteranya berkhayal 

terlalu tinggi. Laurensius 

selalu mengatakan kepada 

ibunya bahwa ia ingin 

menjadi seorang kudus, 

seorang santo. saat  

usianya sembilanbelas 

tahun, Laurensius merasa 

bahwa ia harus melayani 

Tuhan dengan suatu cara 

yang istimewa. Ia meminta 

nasehat kepada 

pamannya, seorang imam 

yang kudus dari komunitas 

St. George. “Apakah kamu memiliki keberanian 

untuk meninggalkan kesenangan duniawi dan 

melewatkan hidupmu dengan melakukan silih?” 

tanya pamannya. Cukup lama Laurensius tidak 

menjawab. Kemudian ia menatap salib dan berkata, 

“Engkau, oh Tuhan, yaitu  harapanku. Dalam Salib 

ada ketenteraman serta kekuatan.” 

544

Ibunya menginginkannya untuk menikah, 

namun  Laurensius bergabung dengan komunitas St. 

George. Tugas pertamanya yaitu  pergi ke 

kampung-kampung di kotanya untuk meminta 

derma bagi ordonya. Laurensius tidak malu pergi 

meminta-minta. Ia tahu bahwa derma uang ataupun 

barang akan berguna bagi karya Tuhan. Ia bahkan 

pergi ke depan rumahnya sendiri dan meminta 

derma. Ibunya berusaha mengisi kantongnya 

dengan banyak makanan agar Laurensius dapat 

segera pulang ke biaranya. namun  Laurensius hanya 

menerima dua potong roti dan pergi ke rumah 

sebelah untuk meminta derma lagi. Dengan 

demikian, ia belajar bagaimana mempraktekan 

penyangkalan diri dan semakin bertumbuh dalam 

kasih kepada Tuhan. 

Suatu hari seorang teman datang membujuk 

Laurensius untuk meninggalkan biaranya. Laurensius 

menjelaskan kepada temannya itu betapa 

singkatnya hidup dan betapa bijaksananya untuk 

melewatkan hidup demi surga. Temannya amat 

terkesan dan terdorong untuk menjadi seorang 

religius juga. 

Di kemudian hari Laurensius diangkat menjadi 

Uskup, meskipun ia sendiri kurang senang akan hal 

itu. Umatnya segera mengetahui betapa lembut hati 

dan kudusnya Uskup mereka. Orang berbondong-

bondong datang kepadanya setiap hari untuk 

memohon pertolongannya. Menjelang ajalnya, St. 

Laurensius menolak berbaring di tempat tidur yang 

nyaman. “Tidak boleh demikian!” serunya dengan 

rendah hati. “Tuhanku terentang di kayu yang keras 

serta menyakitkan.” Santo Laurensius Giustiniani  

wafat pada tahun 1455.

P: 5 September

545

SANTO LAURENSIUS O'TOOLE (1128-14 

November 1180)

Laurensius dilahirkan di Irlandia pada tahun 

1128. Ayahnya seorang pejabat. saat  usianya baru 

sepuluh tahun, seorang raja tetangga menyerang 

wilayah kekuasaan ayahnya dan membawanya 

pergi. Anak itu menderita selama dua tahun 

lamanya. Kemudian ayahnya memaksa raja untuk 

menyerahkan Laurensius kepada seorang uskup. 

saat  raja memenuhi permintaannya, ayahnya 

segera datang menemui putranya. Dengan penuh 

syukur dan sukacita, ia membawa Laurensius pulang 

ke rumah.

Ayahnya ingin agar salah seorang puteranya 

melayani dan mengabdi Gereja. saat  sedang 

bertanya-tanya 

siapakah gerangan yang 

akan memenuhi 

keinginannya itu, 

dengan tertawa 

Laurensius mengatakan 

kepada ayahnya agar 

jangan bingung lagi. 

“Itulah kerinduanku,” 

kata Laurensius, “bagian 

warisanku yaitu  

melayani Tuhan dalam 

Gereja-Nya.” Maka, 

ayahnya membimbing 

tangannya dan menyerahkannya kepada uskup. 

Laurensius menjadi seorang imam dan abbas (= 

pemimpin biara) sebuah biara yang besar. Suatu 

saat , terjadilah paceklik di mana bahan pangan 

sulit didapatkan di seluruh daerah sekitar biara. 

Abbas yang baik itu membagi-bagikan sejumlah 

546

besar bahan makanan agar penduduk terhindar dari 

bahaya kelaparan.

Laurensius juga harus menangani banyak 

masalah sehubungan dengan jabatannya sebagai 

pemimpin biara. Sebagian biarawan mengkritiknya 

sebab  terlalu disiplin. Meskipun demikian, 

Laurensius tetap membimbing komunitasnya dengan 

cara laku silih dan matiraga. Ada juga masalah 

dengan para penyamun dan perompak yang tinggal 

di bukit-bukit sekitarnya. Walaupun begitu, tidak ada 

suatu pun yang membuat Laurensius O'Toole gentar. 

Laurensius menjadi begitu terkenal hingga tak lama 

kemudian ia dipilih sebagai Uskup Agung Dublin. 

Dalam kedudukannya yang baru itu, ia hidup kudus 

sepanjang hidupnya. Setiap hari, ia mengundang 

kaum fakir miskin untuk menjadi tamu 

kehormatannya. Di samping itu, ia memberikan 

pertolongan kepada banyak orang lain juga. 

Laurensius sangat mencintai umatnya dan 

negaranya, Irlandia, dan ia melakukan segalanya 

untuk menjadikannya damai sejahtera. Suatu saat , 

seorang gila menyerang Laurensius saat  ia hendak 

naik ke altar untuk mempersembahkan Misa. 

Laurensius jatuh ke lantai tak sadarkan diri. Namun, 

segera saja ia siuman kembali. Saat itu juga 

dibasuhnya luka-lukanya, lalu langsung 

mempersembahkan Misa. 

sesudah  tahun-tahun pengabdian bagi Gereja, 

St. Laurensius O'Toole sakit parah. saat  ditanya 

apakah ia hendak menuliskan surat wasiat, uskup 

agung yang kudus itu tersenyum. Jawabnya, “Tuhan 

tahu bahwa aku tidak memiliki apa-apa di dunia ini.” 

Sejak lama ia telah memberikan segala yang ia 

miliki kepada orang-orang lain, sama seperti ia telah 

memberikan dirinya seutuhnya kepada Tuhan. St. 

547

Laurensius O'Toole wafat pada tanggal 14 November 

1180. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Honorius III 

pada tahun 1225.

BEATO LAWRENCE HUMPHREY, BEATO 

ROGER DICKENSON dan BEATO RALPH 

MILNER

Ketiga martir ini hidup di Inggris dalam masa 

penganiayaan Gereja oleh Ratu Elizabeth I. “Tuan” 

Roger Dickenson yaitu  seorang imam sekulir yang 

menyamar. Ralph Milner yaitu  seorang suami dan 

ayah. Ia bekerja sebagai buruh tani dan dihantar ke 

dalam Gereja melalui teladan baik para tetangganya. 

Pada hari ia menyambut Komuni Pertama, ia 

dijebloskan ke dalam penjara sebab  ia seorang 

Katolik. Sipir penjara suka padanya, sebab itu 

penahanannya di penjara tidaklah terlalu ketat pada 

mulanya. Selama beberapa tahun ia “dibebaskan 

bersyarat” untuk mendapatkan suplai makanan dan 

apapun yang dibutuhkan para tahanan lainnya. 

Sementara dibebaskan bersyarat, ia merupakan 

seorang penolong yang banyak membantu “Tuan” 

Dickenson dan Pater Stanney, seorang Yesuit. 

Akhirnya, tibalah hari saat  Pater Dickenson pun 

ditangkap juga. Ia dan Milner dihadapkan ke 

pengadilan bersama-sama. Pater Dickenson diadili 

sebab  kejahatan menjadi seorang imam Katolik. 

Tuan Milner diadili sebab  membantu Pater 

Dickenson melaksanakan karya pelayanannya. 

Hakim mengarahkan pandangannya ke khalayak 

ramai dalam ruang pengadilan. Ia memikirkan Ny 

Milner dan delapan anak pasutri Milner. Ia ingin 

membebaskan Milner bagaimanapun caranya. “Yang 

perlu engkau lakukan hanyalah,” demikian katanya, 

“mengunjungi sebuah gereja Protestan, beberapa 

548

menit saja, untuk mengatakan bahwa engkau ada di 

sana. Maka, aku akan melepaskanmu agar engkau 

dapat bersama keluargamu.” Tuan Milner dengan 

tenang dan tegas menolak. Ia dan Pater Dickenson 

pergi dengan gagah berani menyongsong maut. Hari 

itu yaitu  tanggal 7 Juli 1591.

Martir ketiga, Lawrence Humphrey, dihantar 

masuk ke dalam Gereja oleh Pater Stanney, SJ. Ia 

tak hendak mengingkari iman yang baru saja 

dipeluknya. Lawrence baru berusia duapuluh satu 

tahun saat  ia wafat dimartir.

LAZARUS (abad ke-1)

Ialah saudara Maria dan Marta serta teman 

Jesus yang dibangkitkanNya dari kubur pada hari 

ketiga (lih. Yoh. 11-12). Sering kejadian itu menjadi 

tema lukisan para seniman Kristen.

A: Tuhan telah menolong (H); P: 17 Desember

LEA († 384)

Memimpin perkumpulan wanita yang karya 

pokoknya berbuat amal (di Roma). Janda muda ini 

yaitu  murid Santo Hieronimus.

A: singa betina (L); P: 17 Desember

LEANDER (540-600)

yaitu  kakak Santo Isidorus yang kemudian 

menggantikannya sebagai uskup Sevilla Spanyol. 

Adiknya yaitu, Santa Florentina dan Santo 

Fulgentius, dinyatakan kudus juga. Ia menarik Raja 

Hermenegild dan Rekkared serta seluruh bangsawan 

Wisigoth kembali ke pangkuan Gereja Katolik.

P: 27 Februari

549

LEGER atau LUTGAR (616-680)

Uskup Autun Perancis ini giat menertibkan 

kehidupan umat. Ia dibutakan, dipotong lidahnya 

dan beberapa tahun kemudian dipenggal oleh wakil 

raja. Leger dihormati sebagai santo pelindung orang 

sakit mata.

L: mata dan bor; P: 2 Oktober

LEO

Beberapa paus, selain Leo Agung, yang 

dinyatakan kudus memakai nama ini: LEO II (683), 

paus yang ramah dan murah hati; LEO III (816) 

memahkotai Karolus Agung sebagai Kaisar Romawi; 

LEO IV (855) membangun benteng untuk 

melindungi Roma dari serangan tentara Arab; LEO 

IX (1054) memperbaharui hidup keagamaan dan 

biara serta mengatur administrasi gereja.

P: 19 April

SANTO PAUS LEO IV († 17 Juli 855)

Santo Leo hidup pada abad kesembilan. Ia 

dilahirkan sebagai seorang Romawi dan melewatkan 

masa hidupnya di kota Roma. Leo dididik dalam 

Biara Benediktin dekat 

Basilika St Petrus. Ia 

ditahbiskan menjadi 

imam dan melaksanakan 

karya pelayanannya di 

Basilika St Yohanes 

Lateran yang besar dan 

terkenal. Leo dikenal 

baik dan dikasihi oleh 

dua paus pendahulunya, 

yakni Paus Gregorius IV 

yang wafat pada tahun 

550

844 dan Paus Sergius II yang wafat pada tahun 847. 

Wafat Paus Sergius II membawa dampak langsung 

pada Leo. Desas-desus akan serbuan bangsa barbar 

Saracen menggentarkan bangsa Romawi. Mereka tak 

hendak ditinggalkan tanpa paus. Begitu pula para 

kardinal. Sebab itu, mereka segera memilih penerus 

paus. Penerusnya ini kemudian dikenal dalam 

sejarah sebagai Paus Leo IV.

Sebagai paus, Leo memerintahkan agar 

tembok-tembok kota diperbaiki. Tembok-tembok itu 

telah rusak tahun sebelumnya akibat serangan 

Saracen. Ia memperindah gereja-gereja dan 

membawa banyak relikwi ke Roma. Ia memulai 

suatu program pembaharuan bagi kaum klerus. Pada 

tahun 853 ia mengadakan sinode yang dihadiri 

segenap imam Roma. Ia menetapkan empatpuluh 

dua peraturan demi membantu para imam hidup 

dalam doa, lebih tekun dan penuh sukacita. 

Beberapa uskup amat menyedihkan Paus Leo 

dengan cara hidup mereka. Mereka menentang paus 

secara terbuka dan tak hendak mengubah cara 

hidup mereka. Tak peduli betapa banyak ia 

dicemooh, Paus Leo tetap bersikap adil, sabar dan 

rendah hati. Ia tak pernah membiarkan masalah dan 

kesulitan mengusai dirinya. Leo tetap setia 

mempersembahkan segenap waktu dan kekuatannya 

untuk Yesus dan Gereja-Nya. Ia mencintai doa-doa 

liturgi yang indah dan mendorong perkembangan 

nyanyian dan musik liturgis.

Umat mencintai St Leo. Bahkan semasa 

hidupnya, ia dianggap sebagai seorang pembuat 

mukjizat. Konon dialah yang menghentikan kobaran 

api dahsyat yang melalap pojok Inggris di Roma. 

Paus Leo IV terus melayani Gereja dengan penuh 

sukacita hingga akhir hayatnya pada tanggal 17 Juli  

855.

551

SANTO PAUS LEO AGUNG († 10 November 

461)

Santo Leo, seorang Romawi, hidup pada abad 

kelima. sesudah  wafatnya Paus Sixtus, ia diangkat 

menjadi paus. Masa-masa itu yaitu  masa-masa 

sulit bagi Gereja. Di mana-mana pasukan barbar 

menyerang umat Kristiani. Dalam Gereja sendiri, 

beberapa orang menyebarluaskan ajaran iman yang 

sesat pula. namun , Santo Leo yaitu  seorang paus 

yang amat mengagumkan. Ia sama sekali tidak 

takut akan apa pun atau siapa pun. Ia 

mengandalkan bantuan paus yang pertama, Santo 

Petrus Rasul. Santo Leo sering mohon bantuan 

doanya. Untuk menghentikan pengajaran iman yang 

sesat, Santo Leo menjelaskan ajaran iman yang 

benar melalui tulisan-tulisannya yang terkenal. Ia 

mengadakan Konsili untuk mengutuk ajaran-ajaran 

yang sesat. Mereka yang tidak mau berbalik dari 

ajaran mereka yang sesat dikucilkan dari Gereja. 

namun , Paus Leo menerima kembali mereka yang 

menyesal dan ingin kembali ke pelukan Gereja. Ia 

mengajak umatnya untuk berdoa bagi mereka.

552

saat  suatu pasukan barbar yang amat 

besar, yang disebut bangsa Hun, datang untuk 

menyerang kota Roma, semua penduduk Roma 

merasa takut dan ngeri. Mereka tahu bahwa bangsa 

Hun telah membakar habis banyak kota. Untuk 

menyelamatkan Roma, Santo Leo pergi menemui 

pemimpin mereka yang garang, Attila. Satu-satunya 

senjata yang ada padanya hanyalah mengandalkan 

diri sepenuhnya kepada Tuhan. saat  kedua 

pemimpin itu saling bertemu, sesuatu yang 

menakjubkan terjadi. Attila, pemimpin kafir yang 

kejam itu, menunjukkan rasa hormat yang besar 

kepada paus. Ia mengikat perjanjian damai 

dengannya. Sesudah peristiwa itu, Attila 

mengatakan bahwa ia melihat dua sosok yang amat 

besar berdiri di samping paus pada saat ia berbicara. 

Umat yakin bahwa kedua sosok ini  yaitu  

kedua rasul besar, Petrus dan Paulus. Mereka diutus 

Tuhan untuk melindungi Paus Leo dan segenap umat 

Kristiani. Oleh sebab  kerendahan hati dan 

belaskasihnya, Paus Leo dikasihi oleh semua orang. 

Ia menjadi paus selama duapuluh satu tahun. Santo 

Leo wafat pada tanggal 10 November 461.

Leo Agung (461), paus dan pujangga Gereja; 

meninggal di Roma; A: singa (L); L: seorang 

paus yang menghalau Raja Atilla; P: 10 

Nopember

LEO MANGIN SJ († 1900)

Bersama tiga kawannya menjadi korban 

perang Boxer di Tiongkok.

P: 4 februari

LEONARDUS MURIALDO (1828-1900)

553

yaitu  seorang imam yang berkarya di kota 

industri Turino Italia. Ia mengabdikan diri kepada 

muda-mudi yang terlantar akibat urbanisasi, 

kemudian mendirikan asrama, mengusahakan 

sekolah dan mencarikan lapangan kerja bagi 

mereka. Leonardus berikhtiar sungguh-sungguh 

mengamalkan gagasan ensiklik sosial ‘Rerum 

Novarum’ (1891). Ia juga mendirikan kongregasi 

imam-imam.

LEONHARD OFM (1676-1751)

yaitu  pengkotbah yang sangat popular. 

‘Misionaris Italia’ ini juga menyebarluaskan ‘Jalan 

Salib’ serta menetapkan XIV stasinya. Dia pulalah 

yang menjadi promotor penghormatan khusus 

kepada Hati Kudus sebagai silih atas segala dosa.

P: 26 Nopember

LEONTIOS (abad ke-2)

Perwira satuan khusus ini dibunuh sebab  

mengkristenkan dua tentaranya, yaitu: Santo 

Hipatios dan Santo Teodulus, yang mati sebagai 

saksi iman bersama=sama di Tripolis.

P: 18 Juni

LEOPOLD YANG BAIK (1075-1136)

Bangsawan dan ayah dari 18 anak ini 

menolak mahkota kekaisaran. Ia sangat disegani 

rakyat Austria, sebab  murah hati dan dermawan. 

Leopold mendirikan biara-biara yang masih ada 

hingga sekarang.

P: 15 Nopember

554

LIBERATUS († 483)

Pemimpin biara di Tunisia ini oleh tentara 

suku Vandal dihantam dengan dayung hingga tewas. 

Nasib yang sama menimpa enam biarawan lainnya, 

yaitu: Bonifasius, Servus, rustikus, Rogatus, 

Septimus dan Maximus yang masih muda belia.

P: 17 Agustus

LIBORIUS WAGNER († 1631)

Menjadi pastor paroki Altenmuenster Jerman. 

Ia disiksa dengan keji selama 5 hari oleh serdadu-

serdadu Swedia. Sebab, Liborius yang dilahirkan 

Protestan itu ‘murtad’ dan bahkan menjadi imam 

Katolik. Mayatnya dicampakkan ke sungai, namun  

kemudian dipinggirkan dan dikuburkan dalam gereja 

Katolik dengan penghormatan besar.

P: 9 Desember

LIDIA (abad ke-1)

Wanita saudagar kain Ungu dari Filipi 

(Yunani) ini ditobatkan bersama seluruh isi 

rumahnya oleh Santo Paulus. (Kis. Para Rasul 16, 

13-40).

P: 3 Agustus

SANTO PAUS LINUS (abad ke-1)

yaitu  pengganti Santo Petrus sebagai paus 

kedua (lih. 2 Tim 4, 21).

P: 23 September

555

LIOBA OSB († 782)

Suster dan pendidik yang pandai ini bersama 

30 suster lain dari Inggris di panggil Santo 

Bonifasius susaha  membantu berkarya di misi 

Jerman. Di kemudian hari ia mendirikan banyak 

biara tempat semua suster berdoa, belajar dan 

bekerja tangan.

P: 28 September

SANTA LIDWINA (1380-1433)

556

Lidwina artinya “penderitaan.” Lidwina 

seorang gadis Belanda. Ia dilahirkan pada tahun 

1380 dan wafat pada tahun 1433. saat  umurnya 

lima belas tahun, Lidwina mempersembahkan diri 

seutuhnya kepada Tuhan. Mungkin saja ia akan 

menjadi seorang biarawati kelak. namun , suatu 

siang, terjadi peristiwa yang akan mengubah seluruh 

hidupnya. Lidwina pergi bermain sepatu luncur 

bersama teman-temannya. Salah seorang dari 

mereka secara tak sengaja menabraknya. Lidwina 

terpelanting keras ke atas es dan tulang rusuknya 

patah. Ia amat kesakitan. Kecelakaan itu 

menimbulkan masalah-masalah lain pula. Hari-hari 

selanjutnya, Lidwina mengalami sakit kepala yang 

amat hebat, mual, demam, rasa sakit di sekujur 

tubuhnya dan rasa haus.

Dengan menangis Lidwina mengatakan 

kepada ayahnya bahwa ia tidak sanggup lagi 

menahan sakit. Namun demikian, rasa sakit itu 

malahan menghebat. Bisul-bisul mulai bermunculan 

di wajah dan tubuhnya. Satu matanya menjadi buta. 

Dan pada akhirnya, ia tidak lagi dapat meninggalkan 

pembaringan. Lidwina sangat sedih dan putus asa. 

Mengapa Tuhan membiarkan semua ini terjadi 

padanya? Apa yang Tuhan inginkan darinya? 

557

Lagipula, apa yang masih dapat ia persembahkan 

kepada-Nya? Pastor Yohanes, imam parokinya, 

datang mengunjungi serta berdoa bersamanya. 

Pastor membantunya merenungkan segala 

penderitaan yang harus ditanggung Yesus. Lidwina 

mulai sadar akan hadiah indah yang akan ia 

persembahkan kepada Yesus: ia akan menderita 

bagi-Nya. Ia akan mempersembahkan segala 

penderitaannya untuk menghibur Dia, yang telah 

menderita begitu hebat di salib. Penderitaannya 

dipersembahkannya sebagai suatu doa yang indah 

kepada Tuhan. Sedikit demi sedikit Lidwina mulai 

mengerti.

Selama tiga puluh delapan tahun Lidwina 

menderita. Rasanya mustahil ia dapat bertahan 

hidup dalam keadaan yang sedemikian parah. namun  

sungguh, ia bertahan. Tuhan memberinya 

penghiburan dalam berbagai cara. Lidwina baik hati 

terhadap semua orang yang datang mengunjunginya 

di kamar kecilnya yang sederhana. Ia berdoa kepada 

Tuhan dan rela menderita bagi ujub-ujub para 

tamunya. Mereka tahu bahwa Tuhan mendengarkan 

doa-doa Lidwina. Lidwina terutama amat cinta 

kepada Yesus dalam Ekaristi Kudus. Selama 

bertahun-tahun, ia hidup hanya dengan menyantap 

Komuni Kudus.

B: Ludwina, Lidia; P: 14 April

LONGINUS (abad ke-1)

yaitu  perwira pasukan yang menusukkan 

tombaknya ke lambung Jesus (Yo 19, 34). saat  

Jesus wafat, ia berseru: ‘Sungguh! Orang ini yaitu  

orang benar!’ (Luk 23, 47). Kemudian Longinus 

bertobat dan mati syahid.

P: 15 Maret

558

SANTO LORENZO RUIZ, dkk († 28 

September 1637)

Pesta menghormati seorang awam dari 

Filipina, St Lorenzo Ruiz, dan kelimabelas kawannya 

jatuh pada tanggal 28 

September. Keenambelas 

martir ini dibunuh sebab  

iman pada tahun 1637 di 

Nagasaki, Jepang. Santo 

Lorenzo dilahirkan di 

Manila; seorang ayah dari 

sebuah keluarga. Ia 

menggabungkan diri 

sebagai sukarelawan 

bersama para imam, 

broeder dan kaum awam 

yang pergi ke Jepang 

untuk mewartakan Injil. 

Kelompok ini terdiri dari sembilan imam Dominikan, 

dua broeder, dua wanita  awam selibat dan tiga 

awam lainnya. Semuanya berhubungan dengan Ordo 

Dominikan dan semuanya lebih memilih mati 

dibandingkan  mengingkari iman kepada Yesus. Mereka 

semua yaitu  para misionaris yang berasal dari lima 

negara: Perancis, Italia, Jepang, Filipina dan 

Spanyol. Betapa mereka secara mengagumkan 

mengingatkan kita bahwa Gereja menjangkau 

seluruh dunia! 

Para martir ini banyak menderita sebelum 

akhirnya wafat dimartir, namun mereka tak hendak 

menyangkal iman Katolik. St Lorenzo mengatakan 

kepada para hakim yang mengadilinya bahwa andai 

ia memiliki seribu nyawa, ia akan menyerahkan 

semuanya untuk Kristus. Kelompok pahlawan yang 

559

gagah berani ini dimaklumkan kudus oleh Paus 

Yohanes Paulus II pada tanggal 18 Oktober 1987.

LOTARIUS (abad ke-8)

yaitu  seorang tentara Franken. sesudah  

isterinya meninggal, ia pergi ke tempat yang jauh 

sekali untuk bertapa. Banyak murid berkumpul di 

seputarnya, sehingga pertapaannya menjadi biara 

besar dan terkenal. namun  Lotar dipindahkan untuk 

menjadi uskup Seez Perancis. Sesudah tiga tahun 

menggembalakan umat keuskupannya, ia 

mengundurkan diri dan menjadi biarawan biasa.

P: 15 Juni

SANTO LOUIS (LUDOWIKUS) IX 

(25 April 1214-25 Agustus 1270)

Louis dilahirkan pada tanggal 25 April 1214. 

Ayahnya yaitu  Raja Louis VIII dari Perancis dan 

ibunya yaitu  Ratu 

Blanka. Menurut cerita, 

saat  Pangeran Louis 

masih kecil, ibunya 

memeluknya erat-erat. 

Katanya, “Aku 

mengasihimu, puteraku 

terkasih, dengan cinta 

kasih sebanyak yang 

dapat diberikan seorang 

ibu. namun , aku lebih 

suka melihatmu mati di 

bawah kakiku dibandingkan  

melihatmu melakukan 

suatu dosa besar.” Louis tidak pernah melupakan 

kata-kata ibunya itu. Ia menghargai iman Katoliknya 

560

juga didikan yang diberikan kepadanya. saat  

usianya dua belas tahun, ayahnya meninggal dunia 

dan ia menjadi raja. Ratu Blanka memerintah hingga 

puteranya genap dua puluh satu tahun.

Louis menjadi seorang raja yang 

mengagumkan. Ia menikah dengan Margaret, puteri 

seorang pangeran. Mereka saling mengasihi satu 

sama lain. Mereka dikarunia sebelas putera puteri. 

Louis seorang suami dan ayah yang baik. Dan 

selama ibunya, Ratu Blanka, hidup, ia menunjukkan 

sikap hormat kepadanya. Bagaimana pun sibuknya 

dia, Louis selalu menyempatkan diri untuk ikut ambil 

bagian dalam Misa Harian dan mendaraskan Doa 

Ofisi. Ia anggota Ordo Ketiga Fransiskan dan hidup 

sederhana. Ia murah hati serta adil. Ia memerintah 

rakyatnya dengan bijaksana, belas kasihan dan 

dengan menerapkan prinsip-prinsip Kristiani sejati. 

Ia hidup sesuai dengan keyakinannya sebagai 

seorang Katolik. Ia tahu bagaimana melerai 

perdebatan dan perselisihan. Ia mendengarkan 

mereka yang miskin dan terabaikan. Ia menyediakan 

waktu bagi siapa saja, tidak hanya bagi mereka yang 

kaya serta berpengaruh. Ia memajukan pendidikan 

Katolik dan mendirikan biara-biara.

Seorang sejarawan, Joinville, menulis 

mengenai riwayat hidup Santo Louis. Ia mengenang 

bahwa ia mengabdi raja selama dua puluh dua tahun 

lamanya. Setiap hari ia ada dekat raja. Dan 

sepanjang masa itu, ia dapat mengatakan bahwa 

tidak pernah sekali pun ia mendengar Raja Louis 

menyumpah atau mengucapkan kata-kata yang 

tidak sopan. Demikian juga raja tidak mengijinkan 

kata-kata demikian diucapkan dalam istananya. 

Santo Louis merasa bahwa merupakan suatu 

kewajiban penting baginya menolong umat Kristiani 

yang menderita di Tanah Suci. Ia ingin ikut ambil 

561

bagian dalam Perang Salib. Dua kali ia memimpin 

pasukan berperang melawan bala tentara Turki. 

Dalam peperangannya yang pertama, ia tertawan. 

namun , bahkan dalam penjara sekali pun, ia bersikap 

sebagai seorang ksatria Kristiani sejati. Ia gagah 

berani dan berbudi luhur dalam segala sikapnya. 

Louis kemudian dibebaskan dan kembali ke Perancis 

untuk mengurus kerajaannya. namun , begitu ada 

kesempatan, ia mulai berangkat lagi ke medan 

perang untuk melawan musuh iman. Namun 

demikian dalam perjalanan, raja yang sangat dicintai 

rakyatnya itu terjangkit demam tipus. Beberapa jam 

menjelang kematiannya, ia berdoa, “Tuhan, sebentar 

lagi aku memasuki rumah-Mu, bersembah sujud di 

Bait-Mu yang kudus, serta memuliakan Nama-Mu.” 

Santo Louis wafat pada tanggal 25 Agustus tahun 

1270. Usianya lima puluh enam tahun. Santo Louis 

dinyatakan kudus oleh Paus Bonifasius VIII pada 

tahun 1297.

Louis (Lodewik) IX (1214-1270), raja dan 

kakak Santa Elisabet dari Perancis; lahir di 

Poissy dan wafat di Tunisia; L: seorang raja 

abad pertengahan memegang sebuah bantal 

dengan mahkota duri di atasnya; P: 25 Agustus

“Bermurah-hatilah terhadap mereka yang miskin, kurang 

beruntung  dan  menderita.  Berikan  kepada  mereka 

bantuan serta penghiburan sebanyak yang kamu mampu.” 

~ Santo Louis

LOUIS OFM (1274-1297)

Menolak mahkota kerajaan dan memilih 

hidup membiara. Cucu Raja Santo Louis IX ini 

diangkat menjadi uskup Toulouse Perancis dan 

dengan rajin berkarya amal bagi umatnya.

P: 19 Agustus

562

LOUISA, LUISE atau LUDOWIKA (1462-

1503)

Ialah puteri raja Savoy yang pada umur 27 

tahun sudah menjanda. Kemudian ia masuk biara 

Klaris di Orbe Swiss dan meminta-minta derma 

untuk suster-suster lain dalam semangat rendah hati 

dan gembira.

P: 24 Juli

SANTO LUCIUS, SANTO MONTANA, dkk († 

259)

Kaisar Valerianus menganiaya umat Kristiani 

dengan bengis sepanjang masa Gereja awali. Ia 

meluluskan eksekusi Santo Siprianus pada bulan 

September 258. Pejabat Romawi yang menjatuhkan 

hukuman mati kepada St Siprianus tewas tak lama 

sesudahnya. Pejabat yang baru, Solon, nyaris 

menjadi kurban dari suatu pemberontakan yang 

menyangkut suatu persekongkolan untuk 

menghabisi nyawanya. Tampaknya Solon mencurigai 

persekongkolan ini sebagai bentuk balas dendam 

atas kematian Santo Siprianus. Ia menangkap 

delapan orang tak bersalah. Semuanya yaitu  

orang-orang Kristen, sebagian besar yaitu  kaum 

klerikus, dan semuanya yaitu  pengikut setia St 

Siprianus.

Tahanan Kristen itu dijebloskan ke dalam 

penjara bawah tanah yang gelap. Mereka mendapati 

orang-orang lain yang mereka kenal ada dalam 

penjara. Kotor dan pengap melingkupi kelompok 

tahanan ini. Mereka sadar bahwa mereka akan 

segera menghadapi kematian dan kebakaan. Orang-

orang Kristen itu ditahan berbulan-bulan lamanya 

563

dalam penjara. Mereka dipaksa bekerja di siang hari, 

dan tanpa sebab seringkali tak diberi makan dan 

minum. Dalam situasi yang tak berperikemanusiaan 

macam itu, komunitas kecil umat Kristen ini bersatu 

padu dan saling tolong-menolong satu sama lain. 

Yang awam melindungi para uskup, imam dan 

diakon yang secara istimewa merupakan sasaran 

kekejian kaisar.

saat  tahanan Kristiani pada akhirnya 

dibawa ke tempat pelaksanaan hukuman mati, 

masing-masing diijinkan untuk berbicara. Montanus, 

yang tinggi kekar, berbicara dengan gagah berani 

kepada segenap umat Kristiani yang ada di antara 

khalayak ramai. Ia menasehati mereka untuk setia 

kepada Yesus dan untuk lebih memilih mati dibandingkan  

mengingkari iman. Lucius, yang kecil dan rapuh, 

berjalan tertatih-tatih ke tempat eksekusi. Ia lemah 

akibat masa-masa berat dan sulit di penjara. 

Sesungguhnya, ia harus bertopang pada dua teman 

yang membantunya tiba di tempat di mana para 

algojo telah menanti. Mereka yang menyaksikan 

berseru-seru memintanya untuk mengingat mereka 

di surga.

Sementara tahanan Kristen ini seorang demi 

seorang dipenggal kepalanya, khalayak ramai 

semakin berani. Mereka menangisi para martir yang 

menderita ketidakadilan. namun  mereka bersukacita 

juga. Mereka sadar bahwa para martir ini akan 

memberkati mereka dari surga. Montanus, Lucius 

dan kawan-kawan wafat sebagai martir pada tahun 

259.

SANTO LUDGER(US) (742-809)

Santo Ludger dilahirkan di Eropa utara pada 

abad kedelapan. sesudah  belajar dengan tekun 

564

selama beberapa tahun, ia ditahbiskan sebagai 

imam. Ludger melakukan perjalanan hingga jauh 

untuk mewartakan Kabar Gembira. Ia amat gembira 

dapat membagikan apa yang telah ia ketahui 

tentang Tuhan kepada siapa saja yang 

mendengarkannya. Orang-orang kafir bertobat dan 

umat Kristiani memulai cara hidup yang jauh lebih 

baik. Santo Ludger mendirikan banyak gereja serta 

biara.

Kemudian sekonyong-konyong bangsa barbar 

yang disebut Saxon menyerang negerinya serta 

menghalau semua imam. Tampaknya segala kerja 

keras Santo Ludger akan menjadi sia-sia. namun , ia 

pantang menyerah. Pertama-tama Santo Ludger 

mencari tempat yang aman bagi para muridnya. 

Kemudian ia pergi ke Roma untuk memohon 

petunjuk dari Bapa Suci mengenai apa yang harus ia 

lakukan. Selama lebih dari tiga tahun Ludger tinggal 

di sebuah biara Benediktin sebagai seorang rahib 

yang baik serta kudus. Namun demikian, ia tidak 

melupakan para murid di negerinya. Begitu ia dapat 

kembali ke tanah airnya, Ludger segera pulang serta 

melanjutkan karyanya. Ia bekerja tanpa kenal lelah 

dan mempertobatkan banyak orang Saxon.

565

sesudah  ditahbiskan 

menjadi uskup, terlebih 

lagi Ludger memberikan 

teladan bagi umatnya 

dengan kelemah-lembutan 

serta belas kasihannya. 

Suatu kali, orang-orang 

yang iri hati kepadanya 

menyampaikan hal-hal 

yang buruk mengenai 

Ludger kepada Raja 

Charlemagne. Raja 

memerintahkan kepada 

Ludger untuk datang ke 

istana guna membela diri. 

Dengan taat Ludger datang ke istana. Keesokan 

harinya, saat  raja memanggilnya, Ludger 

mengatakan bahwa ia akan datang segera sesudah  ia 

menyelesaikan doa-doanya. Pada mulanya Raja 

Charlemagne amat marah. namun , Santo Ludger 

menjelaskan kepadanya bahwa meskipun ia 

memiliki  rasa hormat yang besar kepada raja, ia 

tahu bahwa Tuhan harus dinomor-satukan. “Baginda 

tidak akan marah kepada saya,” katanya, “sebab 

Baginda sendiri yang mengatakan kepada saya 

untuk selalu menomor-satukan Tuhan.” Mendengar 

jawaban yang bijaksana itu, raja menjadi sadar 

bahwa Ludger yaitu  seorang yang amat kudus. 

Sejak saat itu, Charlemagne mengagumi serta amat 

mengasihinya. Santo Ludger wafat pada Hari Minggu 

Sengsara pada tahun 809. Ia melaksanakan segala 

tugas dan kewajibannya untuk melayani Tuhan, 

bahkan pada hari wafatnya.

P: 26 Maret

566

LUDMILLA († 921)

Ialah ratu Bohemia pertama yang beragama 

Kristen. sesudah  suaminya meninggal, ia mati dicekik 

oleh isteri anaknya yang membela kekafiran.

L: tali yang melilit leher; P: 16 September

BEATO LOUIS (LUDWIG) dari THURINGIA 

(1200-1227)

Pangeran Jerman ini hidup pada akhir abad 

keduabelas dan awal abad ketigabelas. saat  

usianya duapuluh satu tahun, ia dinikahkan dengan 

Santo Elizabeth dari Hungaria yang baru berusia 

empatbelas tahun. Pernikahan ini diatur oleh kedua 

orangtua mereka seturut kebiasaan pada masa itu. 

Louis dan Elizabeth, keduanya mengasihi Tuhan; dan 

Ia menumbuhkan cinta kasih mesra di antara 

mereka. Demikianlah, mereka hidup berbahagia 

bersama. Kebahagiaan mereka semakin bertambah 

saat  Tuhan menganugerahi mereka tiga anak. 

Yang bungsu yaitu  B Gertrude.

Louis membantu isterinya dalam banyak 

karya amal kasih kepada fakir miskin. Ia juga 

bersamanya dalam doa yang saleh. Dari waktu ke 

waktu, rakyat melihat pangeran mereka yang 

tampan dan isterinya yang cantik bahu-membahu 

menolong mereka yang malang. Dikisahkan bahwa 

suatu saat  Elizabeth membawa masuk seorang 

kusta ke dalam istana dan merawatnya di atas 

tempat tidur mereka. Sejenak, saat  Louis 

melihatnya, ia naik pitam. namun , sekonyong-

konyong, bukannya melihat si kusta malahan ia 

melihat Yesus yang tersalib terbaring di sana. 

sesudah  kejadian itu, yang menunjukkan betapa 

Yesus berkenan atas karya kasih Elizabeth, Louis 

567

memerintahkan agar dibangun sebuah rumah sakit 

untuk para penderita kusta.

Di suatu musim dingin yang menggigit, Louis 

harus pergi jauh dari negerinya. saat  ia kembali, 

Elizabeth amat bersukacita. Tahun berikutnya, Louis 

pergi dalam suatu Perang Salib demi membebaskan 

Tanah Suci dari kaum Muslim. namun , di tengah 

perjalanan ia terjangkit malaria dan tak lama 

kemudian wafat. Sebab senantiasa hidup dalam 

persatuan yang erat dengan Yesus, penguasa yang 

gagah berani ini tidak takut mati. Ia menyambut 

Sakramen Perminyakan dan wafat dalam damai 

pada tahun 1227 di Otranto. 

P: 11 September

LUIS BELTRAN OP (1526-1581)

Menjadi misionaris yang sangat sukses di 

Amerika Tengah, walaupun ia terpaksa berkotbah 

melalui penterjemah. Ia mencela kekejaman 

kolonialis terhadap orang-orang Indian. Ia dihormati 

sebagai Rasul Negara Kolombia. P: 9 Oktober

LUIS SOTELO OFM (1574-1624)

Menjadi misionaris di Jepang. Ia menjalin 

hubungan baik dengan Daimyo Date Masamune 

yang telah mengijinkan karya penginjilan. Sepulang 

dari perutusan ke Eropa, ia ditangkap di Nagasaki 

dan dibakar hidup-hidup bersama Santo Pedro 

Vasques OP, Santo Mikael Carvalho SJ dan Luis 

Sasanda, putera Santo Mikael Sasanda penduduk 

Yeddo (Jepang). 

P: 25 Agustus

LUISA de MARILLAC (1591-1660)

568

Anton le Gras dan Luisa de Marillac yaitu  

pasangan ningrat. Namun cara hidup mereka 

berlainan dengan kawan-kawan mereka yang selalu 

memburu hidup enak saja. Luisa bersama suaminya 

sangat menaruh perhatian pada orang-orang miskin 

dan membantu orang yang ditimpa kesulitan. 

Sesudah Anton meninggal dan dua anaknya dewasa, 

Luisa dengan rajin membantu Santo Vinsensius de 

Paul mengumpulkan dan melatih wanita-wanita yang 

bersedia meringankan beban orang sakit, yatim 

piatu, penderita kelaparan dan gelandangan. Luisa 

meninggalkan cara hidup kaum elite dan 

mencurahkan seluruh tenaganya pada perbuatan 

amal. Bersam wanita-wanita lain ia menghayati 

nasehat Visensius: “Biaramu ialah bangsal orang 

sakit. Kamar tidurmu disewakan saja. Kapelmu ialah 

jalan dan rumahsakit, klausuramu yaitu  ketaatan 

dan tudungmu ialah sikap sopan.” Luisa bekerja 

begitu keras untuk para suster dan orang-orang lain, 

sehingga meninggal sebab  kecapaian.

P: 15 Maret

SANTO LUKAS PENGINJIL

569

Menurut tradisi, Lukas yaitu  seorang dokter 

kafir. Ia seorang yang lembut serta baik hati, yang 

mengenal Kristus melalui pewartaan Rasul Santo 

Paulus. sesudah  menjadi seorang Kristen, ia pergi 

menyertai Paulus ke berbagai tempat. Lukas 

merupakan seorang penolong yang banyak 

membantu Rasul Paulus dalam mewartakan iman. 

Kitab Suci menyebut Lukas sebagai “tabib Lukas 

yang kekasih.”

Santo Lukas yaitu  penulis dua buah kitab 

dalam Kitab Suci, yaitu Injil Lukas dan Kisah Para 

Rasul. Meskipun Lukas tidak pernah bertemu dengan 

Yesus semasa Ia hidup di dunia, Lukas ingin menulis 

tentang Dia bagi umat Kristiani yang baru bertobat. 

Jadi, ia berbicara dengan mereka-mereka yang 

mengenal Yesus. Ia mencatat semua perbuatan 

Yesus yang mereka lihat dan Sabda Yesus yang 

mereka dengar. Menurut tradisi, Lukas meemperoleh 

sebagian informasi penting dari Santa Perawan Maria 

sendiri. Bunda Maria merupakan orang yang tepat 

570

yang dapat menggambarkan secara jelas 

kedatangan Malaikat Gabriel kepadanya untuk 

menyampaikan Kabar Gembira. Bunda Maria-lah 

yang paling dapat menceritakan secara rinci kisah 

kelahiran Yesus di Betlehem serta pengungsian 

Keluarga Kudus ke Mesir.

Lukas juga menuliskan kisah tentang 

bagaimana para rasul mulai mewartakan Sabda 

Yesus sesudah  Ia kembali ke surga. Dalam kitab 

tulisan Lukas, Kisah Para Rasul, kita mengetahui 

bagaimana Gereja mulai tumbuh dan berkembang. 

Santo Lukas yaitu  santo pelindung para dokter. 

Kita tidak tahu pasti bilamana atau di mana Lukas 

wafat. Ia merupakan salah seorang dari keempat 

penulis Injil.

Lukas (akhir abad ke-1), penulis Injil; berasal 

dari Siria dan meninggal di Yunani. Pelindung 

para dokter dan tukang sembelih sapi. L: Injil 

Lukas dilambangkan sapi jantan bersayap. 

Sebab, ia mengawali Injilnya dengan kisah 

Zakharias yang sedang mempersembahkan 

korban di Baitulah dan menekankan imamat 

Kristus di dunia. P: 18 Oktober

LUKAS STYLITES (879-979)

Bekas tentara yang menjadi pastor tentara ini 

kemudian mendirikan sebuah tiang di Turki. Diatas 

ruang sempit tiang itu ia hidup selama 44 tahun. 

Seluruh waktunya diisi dengan berdoa dan berpuasa 

yang berat.

P: 11 Desember

LUKIANOS (250-312)

571

Imam, teolog dan exeget di Antiokia (Siria), 

yang dipenjarakan selama sembilan tahun ini 

dibiarkan mati kelaparan, sebab  tidak mau 

meninggalkan Kristus.

P: 7 Januari

LULLUS († 786)

Ialah murid dan pengganti Santo Bonifasius 

sebagai uskup Mainz (Jerman). Pastor dan misionaris 

ini sangat rajin dan tidak kenal lelah. Lul menyuruh 

pembantunya menyalin artikel -artikel  yang 

disayanginya bagi orang-orang lain. Ia tidak 

sependapat dengan Santo Sturminus, abbas Fulda, 

mengenai hak seorang uskup atas biara.

P: 16 Oktober

LUPUS (383-478)

Masuk biara Lerin Perancis sesudah  mendapat 

ijin dari isterinya. Kemudian ipar Santo Hilarius ini 

menjadi uskup Troyes. saat  Atilla, raja bangsa 

Hun, mengancam kotanya, ia menawarkan diri 

menjadi sandera, hingga kota tidak jadi diserbu.

A: serigala (L); P 29 Juli

SANTO LUPICINUS (480) dan SANTO 

ROMANUS (460)

Kedua santo Perancis ini yaitu  kakak-

beradik yang hidup pada abad kelima. Sebagai 

seorang pemuda, Romanus dikagumi semua orang 

oleh sebab  kebaikan hatinya. Ia memiliki hasrat 

yang kuat untuk menjadi seorang kudus. sebab  ia 

melihat bahwa di dunia amatlah mudah orang 

melupakan Tuhan, maka Romanus memutuskan 

572

untuk hidup sebagai seorang pertapa. Terlebih 

dahulu, ia meminta nasehat dari seorang rahib yang 

kudus dan kemudian 

berangkat. Ia membawa 

sebuah artikel  bersamanya, 

yaitu Hidup Para Bapa dari 

Padang Gurun tulisan 

Cassian. Ia juga membawa 

serta benih-benih tanaman 

dan beberapa peralatan. 

Dengan perlengkapan 

ini , Romanus masuk ke 

dalam hutan di pegunungan 

Jura antara Swiss dan 

Perancis. Ia menemukan 

sebuah pohon yang amat 

besar dan tinggal di 

bawahnya. Romanus 

melewatkan waktunya dengan berdoa dan membaca 

artikel nya. Ia juga menanami serta merawat 

kebunnya, dengan tenang menikmati alam 

sekitarnya. Tak lama kemudian, adiknya - Lupicinus 

- bergabung dengannya. Romanus dan Lupicinus 

amat berbeda kepribadiannya. Romanus keras 

terhadap dirinya sendiri. namun , ia lemah lembut dan 

penuh pengertian terhadap orang lain. Lupicinus 

keras serta kasar terhadap dirinya sendiri dan 

biasanya demikian juga ia menghadapi orang lain. 

Namun demikian, maksudnya baik. Kedua 

bersaudara itu saling mengerti satu sama lain dan 

hidup rukun bersama. 

Banyak orang kemudian datang untuk 

bergabung dengan mereka. Orang-orang itu pun 

juga ingin menjadi rahib, maka mereka mendirikan 

dua buah biara. Romanus menjadi pemimpin di biara 

yang satu dan Lupicinus menjadi pemimpin di biara 

573

yang lainnya. Para rahib itu hidup sederhana dan 

keras. Mereka banyak berdoa dan 

mempersembahkan kurban-kurban mereka dengan 

sukacita. Mereka melakukan silih untuk mempererat 

panggilan hidup mereka. Mereka bekerja keras 

menanami serta memelihara kebun mereka dan 

senantiasa hening sepanjang waktu. Mereka memilih 

untuk hidup demikian oleh sebab perhatian utama 

mereka yaitu  mendekatkan diri kepada Tuhan. 

Cara hidup mereka membantu mereka untuk 

mencapai tujuan rohani mereka. Santo Romanus 

wafat pada tahun 460. Adiknya, Santo Lupicinus, 

wafat pada tahun 480. Santo Romanus dan Santo 

Lupicinus keduanya yaitu  kudus, meskipun mereka 

memiliki kepribadian yang berbeda. 

SANTA LUSIA († 304)

Santa yang dikagumi ini hidup di Syracuse, 

Sisilia. Ia  dilahirkan pada akhir abad ketiga. 

Orangtuanya yaitu  bangsawan 

yang kaya raya serta terhormat. 

Ayahnya meninggal saat  Lusia 

masih kecil. Lusia secara diam-

diam berjanji kepada  Yesus 

bahwa ia tidak akan pernah 

menikah agar ia dapat menjadi 

milik-Nya saja. Lusia seorang 

gadis yang jelita dengan 

sepasang mata yang indah. Para 

pemuda bangsawan jatuh hati 

kepadanya. Ibunya mendesaknya 

untuk menikah dengan salah 

seorang dari mereka yang telah 

dipilihnya bagi Lusia. namun  Lusia tidak tertarik. Ia 

kemudian memikirkan suatu rencana untuk 

574

melunakkan hati ibunya. Ia tahu bahwa ibunya 

menderita  sakit pendarahan. Lusia membujuknya 

untuk pergi ke gereja Santa Agatha dan berdoa 

mohon kesembuhan. Lusia pergi  menemaninya dan 

mereka berdoa bersama. saat  Tuhan mendengar 

doa mereka serta menyembuhkan ibunya, Lusia 

mengatakan kepada ibunya tentang ikrarnya untuk 

menjadi pengantin Kristus. 

Sebagai ungkapan rasa terima kasih atas 

kesembuhannya, ibunya mengijinkan Lusia 

memenuhi panggilan hidupnya. namun  pemuda 

kepada siapa ibunya telah menjanjikan Lusia, amat 

marah sebab  kehilangan Lusia. Dalam puncak 

kemarahannya, ia melaporkan Lusia sebagai seorang 

pengikut Kristus. Ia mengancam hendak 

membutakan kedua mata Lusia. namun , Lusia 

bahkan rela kehilangan kedua matanya dibandingkan  

tidak menjadi pengantin Kristus. Dan itulah yang 

terjadi. Banyak patung yang kelak dibuat 

menggambarkan Santa Lusia dengan matanya yang 

indah di telapak tangannya. Yesus membalas cinta 

Lusia yang gagah berani. Ia melakukan mukjizat 

dengan memulihkan mata Lusia kembali, bahkan 

jauh lebih indah dari sebelumnya. Hakim yang kafir 

berusaha mengirim Lusia ke rumah wanita pendosa. 

Ia berharap agar Lusia dapat dibujuk untuk 

mengingkari Kristus. namun  saat  mereka berusaha 

membawanya ke sana, Tuhan menjadikan tubuh 

Lusia demikian berat sehingga mereka tidak dapat 

mengangkatnya. Pada akhirnya, Lusia ditikam dan 

menjadi martir bagi Yesus pada tahun 304.

A: cahaya (L); P: 13 Desember

PAUS LUSIUS I († 254)

575

Begitu dipilih menjadi paus, ia langsung 

diseret ke pembuangan. Namun beberapa waktu 

kemudian ia diperbolehkan kembali ke Roma. 

Terhadap orang Kristen yang murtad namun kembali 

bertobat, sikap Lusius tidak keras.

P: 4 Maret

LUSIUS (abad ke-5/6)

Ialah uskup misionaris yang giat di 

pegunungan Swiss.

P: 2 Desember

LUTGARDIS (1182-1246)

Suster Sistersien ini banyak menyangkal diri 

dan bermatiraga untuk mentobatkan dan 

menyembuhkan jiwa raga orang lain. Ia berusaha  

keras memajukan penghormatan terhadap Hati 

Kudus Jesus.

P: 16 Juni

SANTO LUIGI ORIONE (1872-1940)

• Pastor & Relawan Korban Bencana

Beberapa hari sesudah  gempa bumi di daerah 

Marsica (Italia) pada tahun 1915, masih banyak 

korban yang terperangkap dalam reruntuhan 

bangunan. Pencarian korban semakin sulit sebab  

saat itu sedang musim dingin. Regu penyelamat dan 

relawan terus berusaha melawan dingin untuk 

mencari para korban. Di antara relawan itu tampak 

seorang pastor bertubuh kecil dan kotor. Ia berdiri di 

dekat reruntuhan, mengumpulakn sejumlah anak 

yang terpisah dari keluarganya. Nama pastor itu 

Luigi Orione.

576

Luigi berusaha mendapatkan kendaraan 

untuk membawa anak-anak ke kota Roma. 

Kebetulan sebuah iring-iringan mobil Raja Vittorio 

Emanuele III berhenti. Luigi tidak melewatkan 

kesempatan itu. namun  usahanya terhalang oleh 

pengawal raja. Sekali lagi Luigi memohon kepada 

raja susaha  anak-anak dapat diantar keluar dari 

lokasi reruntuhan  gempa bumi. Dan, ia berhasil. Di 

tengah kebingungan dan kesedihan ia justru 

membawa harapan dan keyakinan bagi mereka.

Luigi masuk Seminari di Biara Fransiskan 

Voghera Pavia, Italia, pada saat usianya baru 13 

tahun. namun  setahun kemudian ia keluar sebab  

sakit. Ia melanjutkan studinya di Sekolah Santo 

Yohanes Don Bosco di Turin selama tiga tahun. 

Kemudian ia mendaftar ke seminari. Pilihannya jatuh 

pada seminari Diosesan di Tortona. Ia bergabung 

menjadi relawan di kelompok San Marziano dan 

kelompok Santo Vincent de Paul. Bersama relawan 

lainnya ia banyak menolong dan memperhatikan 

orang lain. Pada tahun 1982 Luigi membuka 

pendampingan remaja pertama di Tortona. Tahun 

berikutnya ia membuka sekolah berasrama dengan 

biaya murah. Keluarga menyumbang bahan 

makanan sebanyak yang mereka mampu berikan. 

Luigi dan beberapa orang frater mengajar di sekolah 

itu.

Tiga tahun kemudian Luigi ditahbiskan 

menjadi imam pada usia 23 tahun. Pada kesempatan 

itu Uskup Tortona memperbolehkan sejumlah frater 

meninggalkan seminari dan bergabung dengan 

Pastor Luigi. Sejak itu cikal bakal Karya 

Penyelenggaraan Ilahi dimulai. Kongregasi ini terus 

berkembang dari tahun ke tahun dan diresmikan 

pada 21 Maret 1903 oleh Uskup Tortona Mgr. Igino 

Bandi. Kongregasi ini berkarya untuk menghantar 

577

dan menyatukan semua orang, termasuk orang 

miskin, kepada Tuhan dan Gereja.

• Mendirikan Susteran

Pastor Luigi mendirikan rumah perawatan di 

Turin dan Cottolengo untuk orang sakit. Pasien yang 

dating digolongkan menurut jenis penyakitnya dan 

dirawat dengan kekeluargaan. Sementara di 

Cottolengo lebih khusus lagi. Luigi menerima pasien 

yang tidak tertampung di rumah sakit dan rumah 

perawatan lainnya.

Pada tahun 1915 Luigi mendirikan Susteran 

Misionaris. Suster-susternya lebih mengutamakan 

pekerjaannya pada pendidikan kanak-kanak, panti 

asuhan, pastoral, pendidikan untuk wanita , 

pertolongan pada orang miskin dan sakit. Dengan 

demikian semakin banyak muda-mudi yang ingin 

bergabung mengikuti semangat karya Luigi.

Misi Luigi meluas ke Brazil, Argentina, 

Uruguay, palestina, Polandia, Amerika, inggris, 

Albania, dan sejumlah Negara lainnya. Ia sendiri 

masih sempat melakukan perjalanan ke Amerika 

Latin, yaitu pada tahun 1921-1922 dan 1934-1937. 

Luigi wafat pada 12 Maret 1940. Paus Yohanes 

Paulus II berkenan menobatkan Luigi sebagai orang 

kudus (santo) pada tanggal 16 Mei 2004.

LYDIA LONGLEY (1674-1758)

Dilahirkan di Groton (AS) dalam keluarga 

Kristen Protestan Puritan yang berasal dari Inggris. 

Ibunya menghadap Tuhan di kala Lydia masih kecil. 

Sejak itu ia harus mengurus ketiga adiknya yang 

kecil itu, sampai ayahnya kawin dengan wanita lain. 

Dari perkawinan kedua, ayahnya memiliki  empat 

anak lagi. Pada tahun 1694 rumah mereka diserang 

578

orang-orang Indian dan ayah beserta adik-adiknya 

dibunuh. Lydia disandera dan kemudian ditebus oleh 

seorang duda Katolik saleh berkebangsaan Perancis 

yang bernama Le Ber. Berkat suasana dan semangat 

Kristen dalam keluarga ini, Lydia menjadi Katolik 

(1696) dan tiga tahun kemudian mengikrarkan kaul 

kekal sebagai suster kelahiran Amerika yang 

pertama. Kemudian ia menjadi pembesar di pulau 

Orleans.

P: 27 April

LYON (Perancis) († 177)

Dalam surat umat Lyon dan Vienne kepada 

umat-umat di Asia Kecil disebutkan nama 48 martir, 

yang sebagian dari mereka berasal dari wilayah itu. 

Diantara mereka pantas dicatat uskup Potinus; 

Blandina, seorang budak belian; Maturus yang 

baru saja dibaptis dan pemuda berumur 15 tahun 

bernama Pontikus. Penganiayaan itu sangat 

mengganas: “Kita tidak dapat menggambarkan 

betapa besar siksaan dan kebencian orang kafir 

serta betapa berat penderitaan orang-orang kudus 

itu.”

P: 2 Juni

579

M

MAGDALENA – SOPHIA BARAT (1779-

1865)

yaitu  seorang guru muda yang pada umur 

26 tahun menjadi pemimpin kelompok guru yang 

bercita-cita membangun kembal pendidikan puteri 

Katolik sesudah Revolusi Perancis menghancurkan 

semua sekolah Katolik. Pendidikan yang diasuh 

Kongregasi Suster dari ‘Hati Kudus’ (Sacre Coeur) ini 

berkembang pesat, sehingga ibu Barat harus 

menjelajahi Eropa untuk mendampingi suster-suster 

dengan bijaksana dan penuh keberanian.

P: 25 Mei

MAGNUS († 772)

Rahib Irlandia ini menjadi misionaris di 

daerah pegunungan Jerman Selatan.

A: besar, agung; P: 6 September

MAKARIOS AGUNG (300-390)

Rahib di gurun pasir (Mesir) ini sangat 

dihormati sebab  kesalehan dan kekuasaannya 

membuat mukjijat. Ia sangat arif dan hidup 

sederhana. Temannya , Makarios dari Alexandria († 

384) yang terus berdoa itu memiliki  kuasa atas 

roh-roh jahat dan penyakit-penyakit.

P: Makarios Agung 15 Januari; Makarios dari 

Alexandria 2 Januari

580

SANTA MAKRINA MUDA (330-379)

Santo Basilius Tua dan Santa Emilia 

dianugerahi sepuluh anak. Keluarga mereka tinggal 

di Kaisarea. Anak sulung 

mereka, Makrina, dilahirkan 

sekitar tahun 330. saat  

usianya duabelas tahun, 

Makrina dipertunangkan 

dengan seorang pemuda 

sesuai adat kebiasaan pada 

masa itu. namun , 

tunangannya mati 

mendadak dan Makrina 

mengatakan kepada 

orangtuanya bahwa ia ingin 

hidup selibat.

Makrina yaitu  

kakak bagi sembilan saudara dan saudari. Selain 

dari orangtua dan dirinya sendiri, tiga saudara laki-

lakinya kelak dinyatakan kudus juga. Santo  Basilius 

Agung, Santo Petrus dari Sebaste dan Santo 

Gregorius dari Nyssa semuanya yaitu  uskup. 

Makrina  membantu membesarkan saudara-

saudaranya dan mereka mengasihinya. Santo Petrus 

dari Sebaste mengenangkan kakaknya dengan 

penuh rasa terimakasih teristimewa sebab Makrina 

mengasuhnya penuh kasih semasa ia bayi. Petrus 

dilahirkan pada tahun yang sama ayahnya wafat. 

Anak-anak tumbuh dewasa dan Santa Basilius Agung 

mendapatkan tempat bagi ibunya dan Makrina, 

semacam biara dan banyak wanita  di wilayah 

itu datang untuk menjalani kehidupan rohani di 

sana.

sesudah  Santa Emilia wafat, Makrina terus 

hidup sebagai selayaknya seorang biarawati. Ia 

581

bekerja keras dan membagi-bagikan segala milik 

keluarga terkecuali yang sungguh dibutuhkannya. 

Saudaranya, Basilius, wafat pada tahun 379. Pada 

tahun yang sama, Makrina jatuh sakit. Saudaranya, 

Santo Gregorius dari Nyssa, pulang untuk 

mengunjunginya. Telah delapan tahun Santo 

Gregorius meninggalkan rumah. Ia mendapati 

Makrina di ambang maut. Tubuhnya yang rapuh 

terbaring di atas dua lembar papan. Beberapa jam 

kemudian, Makrina pun dihantar pulang ke rumah 

Bapa. Santo Gregorius bersama uskup setempat dan 

dua orang imam mengusung peti jenazah Makrina ke 

pemakaman. Iring-iringannya panjang dan banyak 

orang menangis. Santo Gregorius menulis mengenai 

Makrina dan dari sanalah keindahan hidupnya kita 

kenal.

SANTA MAKRINA TUA († 340)

Pada tanggal 2 Januari kita merayakan pesta 

cucu dari santa yang pestanya kita rayakan pada 

hari ini. Santo Basilius 

Agung, yang dilahirkan 

sekitar tahun 329, 

berasal dari keluarga 

para kudus. Makrina 

(biasa disebut Santa 

Makrina Tua untuk 

membedakannya dari 

Santa Makrina Muda 

saudari Santo Basilius), 

ibunda dari ayahnya, 

yaitu  salah seorang 

yang sangat 

dikasihinya. 

Tampaknya Santa Makrina yang membesarkan 

582

Santo Basilius. saat  dewasa, Santo Basilius 

memuji neneknya atas segala hal baik yang telah 

dilakukan untuknya. Teristimewa, Santo. Basilius 

berterimakasih secara terbuka kepadanya oleh 

sebab  neneknya itu telah mengajarinya cinta akan 

iman Kristiani semenjak ia masih kecil betul.

Makrina dan suaminya harus membayar 

mahal kesetiaan mereka pada iman Kristiani 

mereka. Dalam salah satu masa penganiayaan oleh 

penguasa Romawi, yaitu Galerius dan Maximinus, 

kakek nenek Basilius terpaksa harus bersembunyi. 

Mereka menemukan tempat persembunyian di 

sebuah hutan dekat rumah mereka. Mereka berhasil 

lolos dari tangan para penganiaya. Mereka 

senantiasa diliputi rasa takut dan juga lapar, namun 

demikian mereka tetap tidak mau mengingkari iman 

mereka. Sebaliknya, dengan sabar mereka berharap 

dan berdoa agar penganiayaan segera berakhir. Di 

hutan, mereka mencari-cari apa yang dapat dimakan 

dan makan tumbuh-tumbuhan liar hingga berhasil 

selamat. Masa penganiayaan ini berlangsung hingga 

tujuh tahun lamanya, Santo Gregorius dari Nazianze, 

yang pestanya dirayakan bersama-sama dengan 

Santo Basilius pada tanggal 2 Januari, mencatat 

mengenai peristiwa ini . 

Dalam masa penganiayaan yang lain, segala 

kekayaan dan harta milik Makrina dan suaminya 

disita penguasa. Tak ada yang tersisa bagi mereka 

kecuali iman mereka dan harapan akan kasih 

penyelenggaraan Tuhan bagi mereka. Santo Makrina 

hidup lebih lama dibandingkan  suaminya, namun  tidak 

diketemukan catatan tahun kematian mereka yang 

pasti. Menurut tradisi, Santo Makrina wafat sekitar 

tahun 340. Cucunya, Santo Basilius, wafat pada 

tahun 379.

583

MALAKIOS/ MAOL (1094-1148)

Dikenal sebagai pembaharu hidup biara, 

ibadat dan pola pimpinan gerejani di Irlandia. Dua 

kali ia berkunjung ke Roma mengurus kepentingan 

gereja di pulau suci itu.

P: 3 Nopember

MALKOS (abad ke-4)

Melarikan diri, sebab  akan dipaksa kawin 

oleh orang tuanya. namun  ia ditangkap oleh orang 

jahat dan dijual sebagai budak belian. Majikannya 

memaksa Malkos menikahi wanita budak. Mereka 

pura-pura setuju sampai mendapat kesempatan 

untuk melarikan diri. Kemudian wanita itu menjadi 

suster, sedangkan Malkos menjadi pertapa di gurun 

pasir Chalkis.

A: raja; P: 21 Oktober

MAMAS († 274)

Ialah seorang pemuda yang menjadi gembala 

domba dan dihukum mati di Sesarea (Turki) sebab  

imannya.

P: 17 Agustus

MANFREDUS († 1430)

Gemar membaca riwayat hidup para pertapa 

dan rahib, sehingga sesudah ditahbiskan imam, 

dengan berkat uskupnya, ia menjadi pertapa dalam 

sebuah gua di pegunungan Alpen. Ia berpuasa keras 

dan berdoa terus-menerus, sehingga banyak orang 

minta didoakan olehnya.

B: Fred, Fredy; P: 28 Januari

584

MAR AUGIN/ EUGENIOS († 363)

Ialah seorang penyelam mutiara di Suez yang 

menjadi rahib dan kemudian memimpin biara besar 

di gunung Izla (Mesir). Ia mengutus 72 rahibKristen 

pertama untuk membawa Injil ke Persia.

MARCELLA (325-410)

Sesudah menjanda, wanita yang pandai dan 

berani ini mengumpulkan wanita baik-baik dalam 

rumahnya di bawah bimbingan Santo Hieronimus. 

saat  Roma dirusakkan oleh Raja Alarih ia disiksa 

susaha  membayar uang banyak yang sudah ia 

bagikan pada orang-orang miskin itu sampai 

mengakibatkan kematiannya.

P: 31 Januari

MARCELLINA (332-398)

Kakak wanita  Santo Ambrosius ini ingin 

hidup sebagai perawan, walaupun tidak tinggal 

dalam biara. Ia hidup di Roma dan Milano dengan 

sederhana dan dalam semangat bertobat

P: 17 Juli

MARCELLINUS dan PETRUS († 304)

yaitu  imam dan exorsis (pengusir roh jahat) 

yang mati sebagai saksi iman di Roma.

P: 2 Juni

MARCELLOS († 469)

585

Memimpin ‘biara yang tidak pernah tidur’ 

dekat Konstantinopel. Sebab, dalam biara itu baik 

siang ataupun malam hari terus menerus para 

biarawan secara bergantian merayakan ibadat pujian 

kepada Tuhan.

P: 29 Desember

MARCELLUS († 298)

Perwira Romawi di Tanger (Afrika) ini 

menolak mengikuti ibadat pemujaan terhadap 

kaisar. Ia berkata: “AKU hanya mengabdi kepada 

Raja Abadi, Jesus Kristus.” Akibatnya, ia langsung 

ditangkap dan dihukum mati. P: 30 Oktober

Kemudian, sekretaris pengadilan, yaitu KASIANUS, 

yang mendengar kesaksian Marcellus langsung 

menolak mencatat hukuman dan mengaku Kristen. 

Dan ia pun akhirnya dibunuh. 

P: 3 Desember

MARGARETA († 307)

Ialah perawan dan martir di Antiokia (Turki). 

Ia yaitu  salah satu di antara empatbelas Pembantu 

dalam Kesukaran yang dimintai pertolongannya.

L: naga (lambang nafsu) yang ditaklukkannya; 

P: 20 Juli

SANTA MARGARETA dari SKOTLANDIA 

(1046-16 November 1093)

Margareta yaitu  seorang Putri Kerajaan 

Inggris yang dilahirkan pada tahun 1046. Ia dan 

ibunya berlayar ke Skotlandia untuk melarikan diri 

dari raja yang berhasil menguasai tanah mereka. 

Raja Malcolm dari Skotlandia menyambut mereka. 

586

Raja jatuh cinta kepada putri yang cantik jelita itu. 

Tak lama kemudian, Margareta dan Malcolm pun 

menikah.

Sebagai seorang ratu, Margareta membawa 

banyak perubahan baik bagi suami dan negaranya. 

Malcolm seorang yang baik, namun  ia dan para 

anggota istananya amat 

kasar. saat  dilihat raja 

betapa bijaksana 

isterinya itu, raja 

bersedia mendengarkan 

nasehat-nasehat baik 

isterinya. Margaret 

membantu raja untuk 

menguasai diri dan 

melatih keutamaan-

keutamaan Kristiani. Ia 

menjadikan istananya 

indah serta tahu sopan 

santun. Raja dan ratu 

menjadi teladan yang 

mengagumkan, oleh 

sebab  cara mereka 

berdoa bersama serta cara mereka memperlakukan 

satu sama lain. Mereka membagikan makanan 

kepada kaum miskin papa. Mereka berdua berusaha 

keras untuk meneladani Yesus dalam hidup mereka. 

Margareta merupakan berkat bagi seluruh 

rakyat Skotlandia. Sebelum ia datang, rakyat amat 

bodoh. Banyak di antara mereka yang memiliki  

kebiasaan buruk yang menghalangi mereka untuk 

dekat kepada Tuhan. Margareta berjuang keras 

mendapatkan guru-guru yang baik untuk membantu 

rakyatnya memperbaiki kebiasaan-kebiasaan 

mereka yang buruk itu. Ia dan Malcolm mendirikan 

gereja-gereja baru. Ratu senang menghiasi gereja-

587

gerejanya dengan indah sebagai ungkapan rasa 

hormatnya kepada Tuhan. Malahan, Ratu Margareta 

sendiri yang menyulam sebagian jubah-jubah liturgi 

para imam. Margareta dan Malcolm dianugerahi 

enam putera serta dua puteri. Mereka amat 

mengasihi putera dan puteri mereka. Putera 

bungsunya kelak menjadi St. David. namun , 

Margareta mengalami saat-saat sedih juga. Pada 

saat sakitnya yang terakhir, ia mendengar kabar 

bahwa suami beserta puteranya, Edward, terbunuh 

dalam perang. Mereka meninggal hanya empat hari 

sebelum Margareta sendiri meninggal dunia. Santa 

Margareta wafat pada tanggal 16 November 1093. 

Ia dinyatakan kudus oleh Paus Inosensius IV pada 

tahun 1250.

P: 16 Nopember

MARGARETA (1176)

Dibunuh suaminya, namun suaminya 

membantah dan mengatakan bahwa Margareta 

menggantung diri. Jenasah Margareta dikuburkan di 

luar tempat pemakaman ornag beriman. namun  

sebab  pada kuburnya terjadi begitu banyak 

mukjijat, penipuan suaminya terbongkar. Lalu 

jenasahnya dimakam