• coklatx.blogspot.com

    www.coklatx.blogspot.com

  • berasx.blogspot.com

    www.berasx.blogspot.com

  • kacangx.blogspot.com

    www.kacangx.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label kontradiksi alkitab 15. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontradiksi alkitab 15. Tampilkan semua postingan

kontradiksi alkitab 15

 


ihatlah, pohon ara 

yang Kaukutuk itu sudah 

kering."     

iman, gunung 

dipindahkan 

21:21 Yesus menjawab 

mereka: "Aku berkata 

kepadamu, sesungguhnya 

jika kamu percaya dan tidak 

bimbang, kamu bukan saja 

akan dapat berbuat apa yang 

Kuperbuat dengan pohon 

ara itu, namun  juga jijika  

kamu berkata kepada 

gunung ini: Beranjaklah dan 

tercampaklah ke dalam laut! 

hal itu akan terjadi. 

11:22 Yesus menjawab 

mereka: "Percayalah kepada 

Allah! 

11:23 Aku berkata kepadamu: 

Sesungguhnya barangsiapa 

berkata kepada gunung ini: 

Beranjaklah dan tercampaklah 

ke dalam laut! asal tidak 

bimbang hatinya, namun  

percaya, bahwa apa yang 

dikatakannya itu akan terjadi, 

maka hal itu akan terjadi 

baginya. 

apa pun yang 

kamu minta 

denga penuh 

kepercayaan.... 

21:22 Dan apa saja yang 

kamu minta dalam doa 

dengan penuh kepercayaan, 

kamu akan menerimanya." 

11:24 sebab  itu Aku berkata 

kepadamu: apa saja yang 

kamu minta dan doakan, 

percayalah bahwa kamu telah 

menerimanya, maka hal itu 

akan diberikan kepadamu. 

 

143) Matius 28:2; Markus 16:5; Lukas 24:4; Yohanes 20:1-2,12 Berapa 

pemuda atau malaikat yang muncul di kubur Yesus? 

JAWAB: 

Malaikat Tuhan di atas batu (Matius 28:1-2) - "sesudah  hari Sabat 

lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, 

pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. 



2

Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat 

Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya 

lalu duduk di atasnya."  

Seorang muda (Markus 16:5) - "Lalu mereka masuk ke dalam kubur 

dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk 

di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut,"  

Dua orang (Lukas 24:4) - "Sementara mereka berdiri termangu-

mangu sebab  hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka 

memakai pakaian yang berkilau-kilauan."  

Dua malaikat (Yohanes 20:1-2,12) - "Pada hari pertama minggu itu, 

pagi-pagi benar saat  hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke 

kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.  

2

Ia 

berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang 

dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil 

orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."...  

12

dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang 

seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di 

tempat mayat Yesus terbaring."  

Tidak ada kontradiksi sama sekali.  Seorang malaikat Allah 

menggulingkan batu penutup kubur lalu duduk di atasnya di luar 

kubur (Matius 28:2). Kedua orang yang dimaksud oleh Lukas 24:4 

yaitu  para malaikat sebagaimana dicatat oleh Yohanes 20:12. 

Markus 16:5 juga bukan kontradiksi sebab  jika memang ada dua 

malaikat dalam kubur, maka paling tidak memang ada satu yang bisa 

dicatat. Yang duduk di sebelah kananlah yang dicatat. sebab  itulah, 

kita bisa melihat bahwa memang ada satu malaikat di luar dan dua di 

dalam kubur. 

144) Markus 13:32 Jika Yesus yaitu  Allah mengapa Ia tidak tahu 

kapan Ia akan kembali? 

JAWAB:  

(Markus 13:30-32), Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan 

ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi. 

31

Langit dan 

bumi akan berlalu, namun  perkataan-Ku tidak akan berlalu.  

32

namun  

tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-

malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."  

      Pernyataan ini hanya ditemukan dalam Injil Markus. 

Jawabannya sederhana. Yesus itu yaitu  Allah sekaligus manusia 

(Yohanes 1:1,14; 20:28; Kolose 2:9) dan selama pelayanan-Nya di 

Yerusalem, Ia bekerja dalam keterbatasan-Nya sebagai manusia. 

Sebagai manusia, Yesus berjalan dan berbicara. Sebagai Allah Ia 

disembah (Matius 14:33; 28:9; Ibrani 1:6), kepadanya kita berdoa 

(Zakharia 13:9, 1 Korintus 1:2), dll. Ini disebut Hypostatic Union. 

Selama pekerjaan-Nya di dunia Ia bergerak dalam kekuasaan 

Roh Kudus dan melakukan mujizat-Nya dengan kekuasaan Roh 

Kudus bukan kekuasaan-Nya sendiri. Hal ini sebab  Ia telah dibuat 

sedikit lebih rendah dibandingkan  malaikat (Ibrani 2:9) dan telah 

mengosongkan Diri-Nya dan telah mengambil rupa seorang manusia 

(Filipi 2:7). Hal ini menjelaskan mengapa dalam Matius 12:22-32, 

saat  kaum Farisi menuduh bahwa Yesus telah memakai  

kekutan iblis untuk mengusir setan, Yesus mengatakan hujat terhadap 

Roh Kudus tidak akan diampuni. Mengapa? sebab  Yesus sebagai 

seorang manusia yang melayani sebagai manusia yang berada di 

bawah Hukum Taurat (Galatia 4:4-5) melakukan mujizat itu dengan 

memakai kekuasaan Roh Kudus. Hal ini menunjukkan bahwa Kristus 

yaitu  sepenuh-Nya manusia dan bergantung sepenuhnya pada Allah 

dan bahwa Ia bekerja dalam keterbatasan-Nya sebagai manusia. Itulah 

mengapa Ia mengatakan bahwa Ia tidak tahu hari maupun jam 

kedatangan-Nya kembali.  

Bagaimana pun, kita lihat bahwa sesudah  kebangkitan-Nya, 

Kristus dikatakan mengetahui segala sesuatu-Nya (Yohanes 21:17) 

dan Dia juga Mahakuasa (Matius 28:20). sebab nya, sesudah  

kebangkitan-Nya dan pemuliaan-Nya, Tuhan Yesus benar-benar 

tahu segala sesuatu. Sama dengan No. 41. 

145) Markus 16:9-20 Apakah bagian akhir dari kitab Markus sungguh-

sungguh merupakan bagian dari Alkitab? 

JAWAB: 

Memang ada  ketidaksepakatan mengenai apakah Markus 

16:9-20 perlu dimasukkan dalam PB atau tidak. Bagian ini banyak 

ditemukan pada manuskrip-manuskrip yang tua namun  bagian ini tidak 

ada  pada dua kopi paling awal dari Alkitab komplit yang dikenal 

sebagai Vaticanus (350 M) dan Sinaiticus (375 M). Tambahan lagi, 

ada variasi lain dari bagian akhir kitab Markus yang menggantikan 

ayat 9-20, yakni: 

"Dan mereka segera melaporkan semua kejadian ini kepada Petrus dan 

rekan-rekannya. Dan sesudah  itu, Yesus sendiri mengutus mereka dari 

timur hingga barat untuk menyampaikan proklamasi yang tak 

terpunahkan mengenai keselamatan kekal."

1

 

      Beberapa Sarjana berpendapat bahwa bagian akhir ini (Markus 

16:9-20) ditulis dalam gaya yang berbeda dari gaya penulisan seluruh 

bagian lain kitab Markus dan bagian ini mengandung kata-kata yang 

tidak bergaya Markus (Non-Marcan) dan dipakai dalam gaya 

penulisan yang juga tidak bergaya Markus (Non-Marcan). Tampaknya 

ayat ini mengandung makna bahwa Yesus menampakkan diri dalam 

wujud yang lain (ayat 12) sehingga akan bermasalah sebab  Yesus 

bangkit dalam tubuh yang sama dengan tubuh kematian-Nya 

(Yohanes 2:19-21). Juga, Markus 16:16 dapat disalah tafsirkan seolah-

olah baptisan yaitu  bagian dari syarat keselamatan. Yang mana hal 

ini tidak sesuai dengan ayat-ayat lain yang mengajarkan bahwa 

keselamatan yaitu  melalui iman (Roma 5:1; 6:23; Efesus 2:8-9, dll). 

Apa pun yang menjadi pokok permasalahan dari perbedaan pendapat 

para ahli ini, tampaknya perbedaan ini belum terselesaikan bahkan 

mungkin tidak akan pernah bisa diselesaikan. 

Saya tidak bermaksud mengurangi arti dari otoritas Firman 

Allah maupun mengatakan bahwa Markus 16:9-20 yaitu  tidak asli. 

namun , kenyataannya memang ke-12 ayat ini masih diperdebatkan dan 

hal ini perlu diperhatikan saat  kita berkutat dengan keandalan 

historis dan inspirasi dari manuskrip-manuskrip PB.   

Teks Markus 16:9-20 

      "sesudah  Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia 

mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari 

padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. 

10

Lalu wanita  itu 

pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi 

Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. 

11

namun  saat  mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah 

dilihat olehnya, mereka tidak percaya. 

12

Sesudah itu Ia menampakkan 

diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, saat  

keduanya dalam perjalanan ke luar kota. 

13

Lalu kembalilah mereka 

dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, namun  kepada 

merekapun teman-teman itu tidak percaya 

14

Akhirnya Ia 

menampakkan diri kepada kesebelas orang itu saat  mereka sedang 

makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, 

oleh sebab  mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah 

melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya 

15

Lalu Ia berkata kepada 

mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala 

makhluk. 

16

Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, namun  

siapa yang tidak percaya akan dihukum. 

17

Tanda-tanda ini akan 

menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-

setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa 

yang baru bagi mereka, 

18

mereka akan memegang ular, dan sekalipun 

mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; 

mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu 

akan sembuh." 

19

Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada 

mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.    

20

Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan 

Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda 

yang menyertainya. "     

 

1

 "And they promptly reported all these instructions to Peter and his 

companions. And after that, Jesus Himself sent out through them from east 

to west the sacred and imperishable proclamation of eternal salvation 

146) Matius 20:20-21 dan Markus 10:35-37 Siapakah yang meminta 

posisi di sebelah Yesus dalam Kerajaan-Nya? 

JAWAB: 

Ibu Yakobus dan Yohanes (Matius 20:20-21) - "Maka datanglah ibu 

anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud 

di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. 

21

Kata Yesus: 

"Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah perintah, supaya 

kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang 

seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-

Mu."   

Yakobus dan Yohanes (Markus 10:35-37) - "Lalu Yakobus dan 

Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-

Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu 

permintaan kami!"  

36

Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu 

kehendaki Aku perbuat bagimu?"  

37

Lalu kata mereka: 

"Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang 

seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-

Mu."  

     Kedua-duanya benar. Paling mungkin, ibu mereka duluan yang 

mendekati Yesus dan bertanya mengenai posisi anak-anaknya. 

Kemudian, anak-anaknya giliran mendekati Yesus dengan pertanyaan 

yang sama. Kedua pernyataan di atas tidak ada yang memicu  

salah satu dari antara mereka menjadi mustahil. 

147) Matius 26:47; Markus 14:43; Lukas 22:47; Yohanes 18:12 Siapa 

yang menangkap Yesus?   

JAWAB: 

Serombongan orang  

(Matius 26:47,50) - "Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, 

salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia 

serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, 

disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. . . namun  

Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?" 

Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya."  

(Markus 14:43) - "Waktu Yesus masih berbicara, muncullah Yudas, 

salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia 

serombongan orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh 

imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua."  

(Lukas 22:47) - Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan 

orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua 

belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus 

untuk mencium-Nya.  

Pasukan prajurit Romawi, perwira mereka, dan utusan orang 

Yahudi  

(John 18:12) - "Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-

penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan 

membelenggu Dia. 

Yang ini jelas-jelas bukan kontradiksi Alkitab. Matius, 

Markus, dan Lukas menceritakan kepada kita bahwa ada serombongan 

orang mendekati Yesus di dalam taman dan mereka menangkap Dia. 

Yohanes menceritakan kepada kita bahwa rombongan yang 

menangkap Yesus yaitu  "pasukan prajurit serta perwiranya dan 

penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi". Jelas, dalam 

rombongan orang yang mendekati Yesus itu ada  para prajurit, 

perwira, dan utusan Yahudi yang melakukan penangkapan.  

148) Matius 28:6-7; Markus 16:6-7; Lukas 24:5-7; Yohanes 20:13 Apa 

yang diberitahukan para malaikat kepada Maria? 

JAWAB: 

(Matius 28:6-7) - "Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama 

seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.  

7

segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia 


 411 

telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; 

di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah 

mengatakannya kepadamu."   

(Markus 16:6-7) - "namun  orang muda itu berkata kepada mereka: 

'Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan 

itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka 

membaringkan Dia. 

7

namun  sekarang pergilah, katakanlah kepada 

murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; 

di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya 

kepada kamu.'"  

(Lukas 24:5-7) - "Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, 

namun  kedua orang itu berkata kepada mereka: 'Mengapa kamu 

mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 

6

Ia tidak ada di sini, Ia 

telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, saat  

Ia masih di Galilea, 

7

yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke 

tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada 

hari yang ketiga.'"  

(Yohanes 20:13) - "Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, 

mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: 'Tuhanku 

telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.'"   

      Para penulis Injil mengenang kembali atau diberitahu apa yang 

telah dikatakan oleh para malaikat dan mencatatkannya ke dalam Injil 

mereka. Sama seperti saksi-saksi yang melihat hal yang sama, tiap 

saksi akan menceritakan kembali kejadian ini  dengan versi yang 

agak sedikit berbeda satu dengan yang lain namun  intinya tetap sama. 


 412 

Justru kenyataan bahwa para penulis Injil menuliskan kembali kata-

kata dari para malaikat dengan agak sedikit berbeda malah 

menunjukkan bahwa mereka memang merupakan saksi mata (atau 

mendengar langsung dari saksi mata) atas kejadian ini  dan 

kemudian menuliskannya kembali. Perbedaan yang halus di atas 

merupakan bukti bahwa kejadian yang dicatat itu disaksikan oleh 

orang-orang yang berbeda. Dengan kata lain, kejadian yang 

diceritakan masing-masing ayat di atas memang benar-benar terjadi 

dan masing-masing saksi menceritakan kembali perkataan para 

malaikat secara agak berbeda sedikit, namun  tidak kontradiktif.  

      Berikut yaitu  saran penyusunan kata-kata dari para malaikat 

sehingga kita bisa mengharmonisasi perkataan para malaikat ini . 

     

  Matius 28:6-7 Markus 16:6-7 Lukas 24:5-7 Yohanes 

20:13 

para 

wanita 

ketakutan 

    "Mereka sangat 

ketakutan dan 

menundukkan 

kepala, namun  

kedua orang itu 

berkata kepada 

mereka: 

  

Dua 

malaikat 

berbicara 

      "Kata 

malaikat-

malaikat itu 

kepadanya: 

"Ibu, 

mengapa 


 413 

engkau 

menangis?" 

Jawab Maria 

kepada 

mereka: 

'Tuhanku 

telah diambil 

orang dan 

aku tidak tahu 

di mana Ia 

diletakkan.'" 

dua atau 

satu 

malaikat 

berbicara 

    'Mengapa kamu 

mencari Dia yang 

hidup, di antara 

orang mati? 

  

Satu 

malaikat 

berbicara 

  "Jangan takut! 

Kamu mencari 

Yesus orang 

Nazaret, yang 

disalibkan itu. Ia 

telah bangkit. 

    

   "Ia tidak ada di 

sini, sebab Ia telah 

bangkit, sama 

seperti yang telah 

dikatakan-Nya.  

Ia tidak ada di 

sini. 

6Ia tidak ada di 

sini, Ia telah 

bangkit. 

  

  Mari, lihatlah 

tempat Ia 

berbaring. 

Lihat! Inilah 

tempat mereka 

membaringkan 

Dia. 

    

      Ingatlah apa   


 414 

yang dikatakan-

Nya kepada 

kamu, saat  Ia 

masih di Galilea,  

7 yaitu bahwa 

Anak Manusia 

harus diserahkan 

ke tangan orang-

orang berdosa 

dan disalibkan, 

dan akan bangkit 

pada hari yang 

ketiga."  

     7"namun  

sekarang 

pergilah, 

katakanlah 

kepada murid-

murid-Nya dan 

kepada Petrus: 

Ia mendahului 

kamu ke Galilea; 

di sana kamu 

akan melihat 

Dia, seperti 

yang sudah 

dikatakan-Nya 

kepada kamu.'" 

    

  

7"segeralah pergi 

dan katakanlah 

kepada murid-

murid-Nya bahwa 

      


 415 

Ia telah bangkit 

dari antara orang 

mati. Ia 

mendahului kamu 

ke Galilea; di sana 

kamu akan melihat 

Dia. Sesungguhnya 

aku telah 

mengatakannya 

kepadamu."  

 

149) Markus 1:7-13; Yohanes 1:27-40 Apa yang dilakukan Yesus 

sesudah  bertemu Yohanes Pembaptis?   

JAWAB:  

sesudah  pembaptisan-Nya, Yesus tinggal sebentar bersama 

murid-murid-Nya lalu pergi ke padang gurun. Catatan Rasul Yohanes 

mengenai pembaptisan Yesus bukanlah suatu sorotan yang kronologis. 

Melainkan, ia memusatkan perhatiannya pada aspek misi Kristus. 

Rasul Yohanes berfokus pada isu pembaptisan, penugasan (permulaan 

kerja) Kristus dan berkat dari Bapa. Markus hanya menuliskan bahwa 

Yesus pergi ke padang gurun sesudah  pembaptisan-Nya. Tiap catatan 

baik Markus maupun Yohanes yaitu  mengenai hal yang sama, namun  

masing-masing menyoroti masalah ini dengan cara yang sangat 

berbeda dan memilih informasi yang berbeda seputar kejadian 

ini . Markus sangatlah ringkas dan menyebutkan lebih banyak 

kejadian dibandingkan  Yohanes. Tidak terjadi kontradiksi di sini sebab  

tidak ada  konflik antara catatan Yohanes dan Markus.  

     

Markus 1:7-13 Yohanes 1:27-40 

7 Inilah yang diberitakannya: 

"Sesudah aku akan datang Ia yang 

lebih berkuasa dari padaku; 

membungkuk dan membuka tali 

kasut-Nyapun aku tidak layak. 

 8 Aku membaptis kamu dengan air, 

namun  Ia akan membaptis kamu 

dengan Roh Kudus." 

27 yaitu Dia, yang datang kemudian dari 

padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku 

tidak layak." 

28 Hal itu terjadi di Betania yang di seberang 

sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis. 

      29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat 

Yesus datang kepadanya dan ia berkata: 

"Lihatlah Anak domba Allah, yang 

menghapus dosa dunia. 

30 Dialah yang kumaksud saat  kukatakan: 

Kemudian dari padaku akan datang seorang, 

yang telah mendahului aku, sebab Dia telah 

ada sebelum aku.  

31 Dan aku sendiripun mula-mula tidak 

mengenal Dia, namun  untuk itulah aku datang 

dan membaptis dengan air, supaya Ia 

dinyatakan kepada Israel." 

 9 Pada waktu itu datanglah Yesus 

dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia 

dibaptis di sungai Yordan oleh 

Yohanes.  

       

32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: 

"Aku telah melihat Roh turun dari langit 

seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. 

33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, namun  

Dia, yang mengutus aku untuk membaptis 

dengan air, telah berfirman kepadaku: Jijika  

engkau melihat Roh itu turun ke atas 

seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu 

yang akan membaptis dengan Roh Kudus.  

34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi 

kesaksian: Ia inilah Anak Allah." 

35 Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di 

situ pula dengan dua orang muridnya.  

36 Dan saat  ia melihat Yesus lewat, ia 

berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!" 

37 Kedua murid itu mendengar apa yang 

dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut 

Yesus.  

10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia 

melihat langit terkoyak, dan Roh 

seperti burung merpati turun ke atas-

Nya. 

11 Lalu terdengarlah suara dari 

sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang 

Kukasihi, kepada-Mulah Aku 

berkenan."  

       

12 Segera sesudah itu Roh 

memimpin Dia ke padang gurun.  

13  Di padang gurun itu Ia tinggal 

empat puluh hari lamanya, dicobai 

oleh Iblis. Ia berada di sana di antara 

binatang-binatang liar dan malaikat-

malaikat melayani Dia. 

38 namun  Yesus menoleh ke belakang. Ia 

melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu 

berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu 

cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi 

(artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" 

39 Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan 

kamu akan melihatnya." Merekapun datang 

dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu 

mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; 

waktu itu kira-kira pukul empat.  

40 Salah seorang dari keduanya yang 

mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut 

Yesus yaitu  Andreas, saudara Simon Petrus. 

 

150) Matius 12:40 dan Matius 28:1; Markus 16:2; Lukas 24:1; Yohanes 

20:1 Berapa lamakah Yesus mati di kubur-Nya? 

JAWAB:  

Tiga hari dan tiga malam  

(Matius 12:40) - "Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga 

hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam 

rahim bumi tiga hari tiga malam."  

Kurang dari tiga hari dan tiga malam  

(Matius 28:1) - "sesudah  hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya 

fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan 

Maria yang lain, menengok kubur itu."  

(Markus 16:2) - "Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, 

sesudah  matahari terbit, pergilah mereka ke kubur."  

(Lukas 24:1) - "namun  pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu 

mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah 

disediakan mereka."  



(Yohanes 20:1) - "Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar 

saat  hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia 

melihat bahwa batu telah diambil dari kubur."  

Pada penanggalan Yahudi, satu hari diukur mulai dari 

terbenamnya matahari hingga terbenamnya matahari keesokan 

harinya. Jika Yesus berada di kubur selama 3 x 24 jam, maka Ia tidak 

mungkin telah bangkit pada hari yang ketiga sebab  hari yang ketiga 

belumlah komplit 24 jam. Ia harus bangkit pada hari keempat supaya 

genap masa 3 x 24 jam, jika  tidak maka tidak masuk akal 

mengatakan bahwa Ia dikubur tiga hari tiga malam namun  bangkit pada 

hari yang ketiga. Jadi, apa yang telah terjadi? 

  HARI 1 HARI 2 HARI 3 

KAMIS 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Rabu 

KAMIS 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

JUMAT 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Kamis 

JUMAT 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

SABTU 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Jumat 

SABTU 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

MINGGU 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Sabtu 

MINGGU 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

Malam Siang Malam Siang Malam Siang Malam Siang 

  Penyaliban Sabat Ia bangkit 

      Solusinya sederhana saja, orang Yahudi memiliki  adat 

bahwa bagian dari satu hari, sependek apa pun, akan tetap dihitung 

sebagai satu hari penuh (24 jam).

1

  "Berhubung orang Yahudi 

menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam), 

maka istilah "tiga hari tiga malam" yaitu  benar dan berlaku jika 

penyaliban terjadi di hari Jumat."

2

  Fenomena ini ditemukan pula pada

kitab Ester.  "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang 

ada  di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan 

janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik 

waktu siang. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa 

demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, 

sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; jika  terpaksa aku 

mati, biarlah aku mati." (Ester 4:16).  Lalu, dalam Ester 5:1 dikatakan, 

"Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, lalu 

berdirilah ia di pelataran dalam istana raja, tepat di depan istana raja. 

Raja bersemayam di atas takhta kerajaan di dalam istana, berhadapan 

dengan pintu istana itu."  Dapat kita lihat di sini bahwa meskipun tiga 

hari tiga malam belumlah komplit, Ester telah pergi menghadap Raja 

pada hari yang ketiga meskipun dia memerintahkan untuk berpuasa 

selama tiga hari tiga malam. Bisa kita lihat di sini bahwa "pada hari 

yang ketiga" sama dengan "sesudah  tiga hari". 

Sebagai tambahan, Markus 8:31 mengatakan, "Kemudian 

mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia 

harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, 

imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit 

sesudah tiga hari."  Meskipun demikan, 1 Korintus 15:4 mengatakan, 

"bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada 

hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;"  Demikian juga, Lukas 

24:5-7, "Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, namun  

kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia 

yang hidup, di antara orang mati?   

6

Ia tidak ada di sini, Ia telah 

bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, saat  Ia 

masih di Galilea, 

7

yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke 

tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada 

hari yang ketiga." Dari ayat-ayat ini frasa "sesudah  tiga hari" setara 

dengan "pada hari yang ketiga".   

Sehingga, kita dapat melihat bahwa berhubung orang Yahudi 

menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam), 

maka istilah "tiga hari dan tiga malam" yaitu  istilah idiomatik dan 

bukan istilah literal. 

Solusi lain yang mungkin 

Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan 

itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN. 

6

Dan pada hari yang 

kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN; 

tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi. 

7

Pada 

hari yang pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus, 

janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat." (Imamat 23:5-7). 

    Ayat-ayat di atas memberitahukan kita bahwa Paskah terjadi 

pada hari keempatbelas dari bulan pertama Kalender Yahudi; yaitu 

sekitar bulan Maret-April dalam kalender kita. Mungkin sekali, 

Paskah ini terjadi dalam minggu di mana ada  Sabat hari Sabtu. 

sebab  Imamat 23:5-7 memerintahkan orang-orang agar istirahat pada 

hari pertama Paskah (meskipun bukan hari terakhir/ Sabtu) seperti 

halnya hari Sabat yang terjadi hari Sabtu. Sehingga, mungkin tabel di 

bawah ini dapat melukiskan suatu penyaliban di Hari Kamis dan 

diikuti tiga "hari dan malam" sebelum kebangkitan Yesus di hari 

Minggu.  


 422 

 

   Hari 1 Hari 2 Hari 3   

13 Nisan 14 Nisan 15 Nisan 16 Nisan 

KAMIS 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Rabu 

KAMIS 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

JUMAT 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Kamis 

JUMAT 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

SABTU 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Jumat 

SABTU 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

MINGGU 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Sabtu 

MINGGU 

berakhir 

pada 

saat 

matahari 

terbenam 

Malam Siang Malam Siang Malam Siang Malam Siang 

Paskah/Penyaliban  Sabat Ia bangkit 

     Hal menarik yang patut disebutkan di sini sehubungan dengan 

kemungkinan adanya dua hari Sabat ini yaitu : dalam bahasa 

Yunaninya ayat Matius 28:1 berbunyi "sesudah  hari Sabat [JAMAK] 

lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, 

pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur 

itu." Mungkin sekali memang ada  dua hari "Sabat" pada minggu 

penyaliban itu.  Sabat pertama mungkin yaitu  Sabat sebab  hari 

pertama Paskah dan yang kedua yaitu  Sabat hari Sabtu. Coba lihat 

kutipan Imamat 23:5-7 di atas yang mengatakan "Pada hari yang 

pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu 

melakukan sesuatu pekerjaan berat."    

Petunjuk lain atas kemungkinan ini dapat dilihat melalui 

perbandingan dua ayat yang saya atur dalam pola sebelum-dan-

sesudah-Paskah. 

"Dan sesudah  pulang, mereka 

menyediakan rempah-rempah dan 

minyak mur. Dan pada hari Sabat 

mereka beristirahat menurut 

hukum Taurat," 

 (Lukas 23:56).  

   SABAT   

"sesudah  lewat hari Sabat, Maria 

Magdalena dan Maria ibu 

Yakobus, serta Salome membeli 

rempah-rempah untuk pergi ke 

kubur dan meminyaki Yesus,"  

(Markus 16:1). 

      Saya masih memerlukan riset lebih jauh mengenai 

kemungkinan ini, namun  penyusunan ini mungkin bisa saja menjadi 

jawaban bagi skenario tiga hari tiga malam. 

________________________ 

1.  Jamieson, Robert; Fausset, A.R.; and Brown, David, Commentary 

Critical and Explanatory on the Whole Bible, (Oak Harbor, WA: Logos 

Research Systems, Inc.) 1998. 

2. "Since the Jews reckoned part of a day as a full day, the "three days and 

three nights" could permit a Friday crucifixion."  Walvoord, John F., and 

Zuck, Roy B., The Bible Knowledge Commentary, 1983, 1985,       

151) IBRANI 7:3 VS TRITUNGGAL.  

Dalam Ibrani, Paulus berkata, "Ia (Melkisedek) tidak berbapak, tidak 

beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak 

berkesudahan, dan sebab  ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia 

tetap menjadi imam sampai selama-lamanya". Jika kita terjemahkan 

pernyataan Paulus ini --yang ditujukan kepada orang-orang 

Ibrani--, maka akan didapat persamaan, Melkisedek = Anak Allah = 

Yesus. Oleh sebab  Yesus = Allah = Roh Kudus, maka Melkisedek = 

Yesus = Allah = Roh Kudus = Caturtunggal atau Tritunggal plus 

Melkisedek. Sayangnya, tak seorang Kristen pun yang menuhankan 

Melkisedek padahal notabene sejajar/sederajat dengan Yesus.  


 

JAWAB :  

ALKITAB LAI TB Ibrani 7:3 

Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal 

dan hidupnya tidak berkesudahan, dan sebab  ia dijadikan sama 

dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya. 

ALKITAB LAI BIS 

Mengenai Melkisedek ini tidak ada keterangan di mana pun bahwa ia 

memiliki  bapak atau ibu atau nenek moyang; tidak ada juga 

keterangan tentang kelahirannya, ataupun kematiannya. Ia sama 

seperti Anak Allah; ia yaitu  imam yang abadi. 

NASB 

Without father, without mother, without genealogy, having 

neither beginning of days nor end of life, but made like the Son of 

God, he remains a priest perpetually. 

NIV 

Without father or mother, without genealogy, without beginning of 

days or end of life, like the Son of God he remains a priest forever. 

 

Melkisedek yaitu  Tipologi dari Yesus Kristus namun ia 

sendiri bukanlah Yesus Kristus atau Allah Anak dalam bentuk 

Theofani. Melkisedek yaitu  Imam dan Raja Salem, Yesus Kristus 

yaitu  Nabi, Imam dan Raja. Mengenai Melkisedek, Ibrani 

mengatakan bahwa tidak ada keterangan mengenai silsilah ayah dan 

ibunya. Tidak ada catatan tentang silsilah Melkisedek. Ingatlah bahwa 

Melkisedek hidup pada masa Abraham, jadi sebelum ada bangsa Israel 

yang biasanya mencatat silsilah bangsa mereka. Melkisedek bukan 

bangsa dan keturunan Israel maupun Abraham. Melkisedek. 

Melkisedek bukan bangsa Israel (meskipun kemungkinan besar ia 

orang "Sem" atau bangsa/ras "semitik" menurut adanya penemuan 

Tablet Amarna), maka ia tidak harus memiliki  kebiasaan seperti 

orang Israel yang menulis silsilahnya. Melkisedek sezaman dengan 

Abraham sedang  Israel yaitu  bangsa yang lahir dari keturunan 

cucu Abraham. Disamping itu, tidak ada rujukan dalam PL yang 

berkata kata  bahwa Melkisedek yaitu  Allah. Beberapa kalangan 

Kristiani biasanya 'bingung' dengan ayat dalam Kitab Ibrani ini 

sehingga menduga Melkisedek itu titisan Allah atau bahkan 

Melkisedek itu sama dengan Allah. 

 

Jadi Melkisedek yaitu  manusia biasa, bukan Yesus Kristus, 

ataupun jelmaan Yesus Kristus. Apa yang ditulis dalam Kitab Ibrani 

itu yaitu  mengenai : TIPOLOGI (Perlambangan) KEIMAMAN 

MELKISEDEK menggambarkan KEIMAMAN TUHAN YESUS 

KRISTUS yang menjadi Imam Besar pengantara Allah dan Manusia 

berdosa. (Baca Pesona Alkitab, Andi Offset, p 33-42). Jadi tidak ada 

istilah Caturtunggal. 

 

152) GALATIA 5:1-6 VS LUKAS 2:21.  

Dalam Galatia, Paulus berkata, "...jijika  kamu menyunatkan dirimu, 

Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu...Kamu lepas dari 

Kristus...Sebab...hal bersunat atau tidak bersunat tidak memiliki  

sesuatu arti...", namun  dalam Lukas, "saat  genap delapan hari, 

Yesus disunat". Bagaimana Paulus mengajarkan sesuatu tentang 

Yesus namun  justru bertentangan dengan pokok ajaran Yesus sendiri 

yaitu menegakkan hukum Taurat?  

JAWAB : 

Sunat itu wajib bagi bangsa Israel, Alkitab tidak menulis 

bahwa Yesus tidak membatalkan sunat melainkan Yesus tidak 

meniadakan Taurat. Meniadakan tidak sama artinya dengan 

membatalkan. Yesus memang disunat sebab  Dia yaitu  bangsa 

Yahudi secara daging, sedang  Kisah Para Rasul 15:1-2 bukanlah 

ajaran para rasul melainkan hasutan sebagian kalangan Yahudi agar 

orang Kristen non-Yahudi juga harus disunat.  

Praktek sunat yang sudah lebih dahulu ada  di antara 

bangsa-bangsa lain, dipakai untuk menandakan orang dimasukkan ke 

dalam perjanjian Abraham. Artinya yang berlangsung telah diketahui 

dari fungsinya pada waktu ditetapkan. Perjanjian-perjanjian itu 

diteguhkan dengan sumpah; kutuk sumpah itu ditunjukkan di dalam 

upacara-upacara simbolis. Suatu kutuk yang lazim ialah pemotongan 

(penyerahan) orang yang ditaklukkan untuk dibinasakan dan 

peniadaan nama dari benihnya. Yang menyertai tindakan ini yaitu  

suatu upacara dengan pisau yang melambangkan orang yang tidak 

memenuhi perjanjian akan dipotong-potong. Demikianlah sunat 

yaitu  suatu upacara pisau yang dengannya perjanjian Abraham 

dipotong.  

Upacara itu melambangkan kutuk pemotongan atau pemisahan 

dari persekutuan perjanjian. Lebih tepat lagi, pemotongan kulup 

kelamin lelaki melambangkan pemotongan para keturunan. Pada 

pihak lain, sebagai tanda sumpah mengakui ketuhanan Allah, maka 

sunat juga menandai pengudusan. Perjanjian dengan orang taklukan 

pada zaman purba meliputi; kecuali raja yang ditaklukkan itu, juga 

kerajaannya dan keturunannya. Demikian juga Tuhan memberi  

perjanjian-Nya kepada Abraham, bukan hanya sebagai seorang 

pengaku iman secara perorangan, melainkan sebagai kepala suatu 

masyarakat, dalam hal ini, rumah tangga keluarganya, termasuk anak-

anak dan hamba-hamba, dan hal itu diteruskan hingga keturunan-

keturunannya.  

Sunat dihisabkan ke dalam ajaran Musa terkait dengan Paskah, 

dan agaknya diteruskan sepanjang zaman PL. Sunat menjadi ciri asasi 

Yudaisme dalam PB dan menimbulkan pertentangan pada zaman para 

rasul. Masyarakat Yahudi pada zaman PB mengaitkan sunat dengan 

Musa begitu rupa, sehingga mereka melupakan kaitannya yang lebih 

asasi dengan Abraham.  

Kisah Para Rasul 15:1,  

"Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan 

kepada saudara-saudara di situ: 'Jijika  kamu tidak disunat menurut 

adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat 

diselamatkan.'"  

Kisah Para Rasul 15:5,  

"namun  beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi 

percaya, datang dan berkata: 'Orang-orang bukan Yahudi harus 

disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.'"  

 

Yesus telah mengingatkan mereka bahwa sunat yaitu  lebih 

dahulu dari Musa. Paulus menekankan bahwa yang tak dapat diterima 

agama Kristen ialah pandangan umum yang menghubungkan sunat 

dengan Musa, dan senantiasa mengarahkan pembacanya kembali 

kepada Abraham.  

Kejadian 17 menunjukkan bahwa sunat pertama-tama 

mewujudkan tanda rohani; kedua, memiliki  arti kebangsaan. Bahwa 

sunat bersifat kebangsaan, yang mencirikan keanggotaan bangsa 

Israel, tidak dapat disangkal. Hal ini memang sama jelasnya dalam 

Kejadian 34 seperti juga sesudah  Musa. Tapi sifat kebangsaan itu 

sebenarnya hanyalah dampak sampingan, sebab  umat Israel pemilik 

sunat itu disamakan dengan bangsa Israel PL. Dalam Kejadian 17:10-

14 sunat disamakan dengan perjanjian yang dibuat oleh Abraham. 

Artinya, sunat menandai gerakan yang penuh kasih karunia dari Allah 

menuju manusia, dan hanya secara sekunder saja dapat dikatakan 

menandai penyerahan manusia kepada Allah. saat  bangsa itu 

mengembara di padang gurun sebab  tidak diperkenankan Allah, 

perjanjian itu seolah-olah ditunda dan sunat tidak diberlakukan. Lagi, 

saat  Musa berbicara tentang seorang yang tidak petah lidaknya 

(harfiah tak bersunat), hanya karunia firman Allah yang dapat 

menyembuhkannya. Selanjutnya, PL berbicara tentang sunat sebagai 

meterai atau pemberian kebenaran dari Allah. sebab  itu sunat 

menjadi tanda dari kasih karunia dimana Allah memilih dan menandai 

orang-orang milik-Nya.  

Perjanjian sunat bekerja atas dasar kesatuan rohani antar 

anggota rumah tangga dan kepalanya. Perjanjian itu diadakan "antara 

Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun". Kejadian 17:26-

27 khususnya mengungkapkan kebenaran yang sama: "Abraham... 

Ismael... dan semua orang dari isi rumah Abraham... disunat bersama-

sama dengan dia." Demikianlah asal mula dan caranya sunat menjadi 

adat Israel, bukan diterima dan berasal dari Mesir atau negeri-negeri 

lain. Sunat Israel tegas berbeda dari sunat pada bangsa-bangsa lain 

yang terkait dengan berjenjang dewasa, dan melulu bersifat sosial. 

Sunat Israel yaitu  pertanda kedudukan di hadirat Allah, dan bahwa 

kasih karunia ilahi mendahului perbuatan manusia.  

Mereka yang dengan cara demikian menjadi anggota 

perjanjian diwajibkan berkata kata nya secara lahiriah dengan menaati 

hukum Allah, seperti dengan tegas dituntut kepada Abraham, 

"Hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela". Hubungan antara 

sunat dan ketaatan ditekankan sepanjang Alkitab. Dalam hal ini sunat 

mengandung gagasan penyerahan diri kepada Allah, tapi bukan inilah 

intinya. Sunat menjelmakan, menerapkan janji, dan menghimbau 

orang untuk hidup dalam ketaatan sesuai perjanjian. Darah yang 

tumpah dalam sunat tidak berkata kata  batas penyerahan diri itu, tapi 

mengungkapkan tuntutan yang mahal yang dibuat Allah bagi mereka 

yang dipanggil-Nya, dan dicirikan dengan tanda perjanjian-Nya.  

Tanggapan taat ini tidak senantiasa muncul. Dan sekalipun 

tanda dan caranya disamakan dalam Kejadian 17:10-14, namun 

Alkitab terus terang mengakui, bahwa bisa saja orang memiliki tanda 

sunat, tapi tidak lebih dari itu. Jika demikian, tanda itu tak berarti 

secara rohani, melainkan menjadi tanda hukuman. PL jelas 

mengajarkan hal itu, justru menuntut realitas penerapannya sesuai 

tanda itu, dan mengingatkan bahwa tanpa kenyataan itu maka tanda 

sunat sepi arti, dan menubuatkan sunat hati oleh Allah.  

PB tegas dan pasti: bahwa tanpa ketaatan, sunat yaitu  melulu 

omong kosong. Tanda lahiriah pudar tanpa arti jika dibandingkan 

dengan menaati perintah-perintah, iman bekerja oleh kasih, dan suatu 

ciptaan baru. Namun orang Kristen tidak bebas memandang rendah 

tanda itu. Walaupun sejauh tanda itu mengungkapkan keselamatan 

sebab  perbuatan-perbuatan hukum, orang Kristen harus 

menghindarinya, namun dalam arti batiniah orang Kristen 

memerlukannya. Justru ada sunat Kristus, berupa "penanggalan akan 

tubuh (dan bukan hanya sebagian) yang berdosa", suatu perbuatan 

rohani, yang tidak dilakukan oleh tangan manusia, suatu hubungan 

dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya, dimeteraikan 

oleh peraturan penerimaan atas PB. Sebagai akibatnya, orang Kristen 

ialah orang bersunat.  

 

Filipi 3:3, "sebab  kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh 

Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh 

percaya pada hal-hal lahiriah." 

 

153) GALATIA 3:16 VS GALATIA 3:29.  

Dalam Galatia 3:16 Paulus berkata, "Adapun kepada Abraham 

diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya...hanya satu 

orang...yaitu Kristus". namun  dalam Galatia 3:29 Paulus berkata 

yang sebaliknya, "Dan jijika  kamu yaitu  milik Kristus, maka kamu 

juga yaitu  keturunan Abraham...". Garis keturunan dalam Kristen 

benar-benar ditekankan untuk membentuk iman Kristen. Padahal, 

apakah Yesus keturunan Abraham? Perdebatan yang tak kunjung usai. 

Yesus, yaitu  manusia yang tidak memiliki silsilah!  

 

JAWAB:  

Yesus yaitu  benar keturunan Abraham sebab  dia dilahirkan 

dari Maria yang yaitu  keturunan dari Abraham (baca silsilah Yesus 

menurut garis Maria di Lukas 3:23-38, perhatikan ayat 23 dan 34). 

Tentang silsilah Yesus keturunan Abraham, baca jawaban no 1-5.  

Orang Kristen yaitu  keturunan Abraham secara arti rohani bukan 

Jasmani sebab  genealogi, namun  sebab  ditinjau dari iman kepada 

Kristus (Galatia 3:16). Ingat Abraham yaitu  bapa orang beriman. 

Orang Kristen yaitu  orang yang beriman kepada Kristus. Jadi tidak 

ada kontradiksi. 

 

154) ROMA 2:13 VS GALATIA 2:16 (didukung 2 KORINTUS 12:16).  

saat  menulis surat kepada orang-orang Roma, Paulus berkata, 

"...namun  orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan 

dibenarkan". namun  sebaliknya, saat  menulis surat kepada orang-

orang Galatia, Paulus mengatakan, "...tidak seorangpun dibenarkan 

oleh sebab  melakukan hukum Taurat...". Dan yang paling konyol 

yaitu  saat  Paulus menulis surat yang kedua kepada orang-orang 

Korintus, ia mengatakan dengan sejujurnya, "...dalam kelicikanku, aku 

telah menjerat kamu dengan tipu daya" (al. KJV).  

 

JAWAB : Kitab Roma 2:12-15 

2:12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan 

binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah 

hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat. 

2:13 sebab  bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang 

benar di hadapan Allah, namun  orang yang melakukan hukum 

Tauratlah yang akan dibenarkan. 

2:14 jika  bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat 

oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, 

maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka 

menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri. 

2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat 

ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi 

dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. 

 

Galatia 2:16  

Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh sebab  

melakukan hukum Taurat, namun  hanya oleh sebab  iman dalam 

Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus 

Yesus, supaya kami dibenarkan oleh sebab  iman dalam Kristus dan 

bukan oleh sebab  melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada 

seorang pun yang dibenarkan" oleh sebab  melakukan hukum Taurat. 

 

Galatia 3:19-25  

3:19 jika  demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia 

ditambahkan oleh sebab  pelanggaran-pelanggaran -- sampai datang 

keturunan yang dimaksud oleh janji itu -- dan ia disampaikan dengan 

perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.  

3:20 Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, 

sedang  Allah yaitu  satu.  

3:21 jika  demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-

janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat 

diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang 

kebenaran berasal dari hukum Taurat.  

3:22 namun  Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah 

kekuasaan dosa, supaya oleh sebab  iman dalam Yesus Kristus janji 

itu diberikan kepada mereka yang percaya.  

3:23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan 

hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.  

3:24 Jadi hukum Taurat yaitu  penuntun bagi kita sampai Kristus 

datang, supaya kita dibenarkan sebab  iman.  

3:25 Sekarang iman itu telah datang, sebab  itu kita tidak berada lagi 

di bawah pengawasan penuntun.  

 

APA ITU HUKUM TAURAT? Baca Roma pasal 7-9  

sesudah  Rasul Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan 

sebab  percaya kepada Tuhan Yesus, bukan sebab  memenuhi 

tuntutan hukum Taurat, muncul berbagai pertanyaan: Bagaimana 

relasi hukum Taurat dengan kehidupan Kristen? Apa kaitan antara 

ajaran tentang kebenaran Allah dengan makna hukum Taurat? Apakah 

hukum Taurat tidak berlaku lagi sesudah  seseorang beriman kepada 

Allah?  

 

Roma 7:1; Roma 8:39 secara khusus menjelaskan relasi hidup orang 

Kristen dan hukum Taurat. Hukum Taurat hanya berlaku selama orang 

hidup (Roma 7:1-6).  

 

Orang yang percaya kepada Kristus tidak berada di bawah hukum 

Taurat, sebab ia telah mati bagi hukum Taurat. Apakah hukum Taurat 

itu dosa? Hukum Taurat tidak sama dengan dosa (Roma 7:7-26).  

Rasul Paulus membagikan pengalamannya berjuang melawan 

hukum Taurat. Ada yang berpendapat bahwa pengalaman ini terjadi 

sebelum Rasul Paulus bertobat. Pandangan ini sulit diterima sebab  

konteks dekat bagian ini menjelaskan hubungan orang Kristen dengan 

hukum Taurat.  

Di samping itu, pengenalan akan dosa selalu berkaitan dengan 

orang yang sudah dilahirkan kembali. Bukan hukum Taurat yang 

membuat ia melakukan dosa, melainkan dosa di dalam dirinya yang 

mengunakan hukum Taurat untuk memperbudak dirinya. Hukum 

Taurat mengatakan 'dosa' (Roma 7:7-8 ) dan dosa hidup oleh sebab  

hukum Taurat (Roma 7:9-13).  

Hukum Taurat menimbulkan pertentangan dengan dosa (Roma 

7:14-25). Paulus tahu bahwa ada jalan yang baik, namun  justru jalan 

yang buruk yang dipilihnya. Hal ini terjadi sebab  adanya perbedaan 

antara sifat hukum Taurat (yang rohani) dan sifat dirinya (yang 

bersifat daging) atau pertentangan antara Roh dan daging.  

Kemudian Rasul Paulus memaparkan realitas bahwa dosa telah 

dikalahkan oleh Kristus dan Roh (Roma 8:1-39). Hidup dalam kasih 

karunia sebagai pekerjaan Roh kontras dengan hidup dalam daging di 

bawah hukum Taurat. Hidup lama menempatkan perhatian dan 

kesenangan pada hal-hal yang bersifat daging, namun  hidup yang baru 

menempatkannya pada hal-hal rohani. jika  kita hidup menurut 

daging, ciri yang bersifat daging nampak juga pada pengharapan 

dalam pikiran kita. jika  rohani kita kuat, hal itu akan nampak dalam 

arah hidup kita (Roma 8:5-11).  

Rasul Paulus bersukacita sebab  kemenangan kasih karunia di 

dalam Kristus dan hidup oleh Roh. Ia yakin bahwa kemuliaan yang 

akan datang (yaitu Allah menampakkan diri secara sempurna di dalam 

Yesus Kristus) jauh lebih besar dibandingkan  penderitaan sekarang. Di 

akhir pasal 8 dalam Kitab Roma. Rasul Paulus menutup uraiannya 

dengan kidung pujian yang bernada kemenangan tentang kemenangan 

hidup Kristen, yaitu hidup yang tidak di bawah hukum Taurat. sebab  

Allah di pihak kita, siapakah yang dapat merebut kita dari tangan-Nya. 

Ia, yang telah memberi  Anak-Nya, pasti akan mengaruniakan 

segala sesuatu di dalam Dia (Roma 8:31-39).  

Anda dapat saja membayar harga dosa-dosa Anda – harganya 

yaitu  maut yang kekal. Dengan kata lain, Anda akan mati sebagai 

bayaran atas dosa-dosa Anda dan masuk ke neraka yang kekal. Atau, 

sebab  kasih Allah, Anda dapat meminta Sang Mesias untuk 

membayarkan harga ini  sebagai pengganti bagi Anda. Inilah 

yang akan membuat Anda berdamai dengan Allah. Allah akan 

mengizinkan Anda masuk Surga yang kekal sebab  keadilan-Nya 

sudah dipuaskan.  

Melalui korban kematian-Nya, sistem pengorbanan lama yang 

mengorbankan binatang secara terus-menerus menjadi tidak berlaku 

sebab  sudah digenapi.  

Rasul Yohanes juga mengatakan : Yohanes 3:36  

Barangsiapa percaya kepada Anak (Yesus), ia beroleh hidup yang 

kekal, namun  barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat 

hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."  

 

Pengikut-pengikut Yesus telah berjalan dalam "Janji yang 

Baru" dan yakin bahwa darah Yesus telah menebus segala dosa 

mereka. Mereka tidak hidup dibawah "Janji Lama" yang dibuat Allah 

dengan orang-orang Israel di Gunung Sinai. Di dalam hidup dibawah 

―Janji Baru" ini, para pengikut Yesus tetap memiliki hukum yang 

mengatur. Isinya tetap berhubungan dengan apa yang tertulis dalam 

PL, namun  tentunya dalam konteks yang baru, yaitu yang telah 

digenapi di dalam Yesus Kristus. Jadi, jelas ada kesinambungan, 

penyingkapan dan pembaharuan dari kedua "janji" ini  – yang 

baru dan yang lama.  

Perikop 2 Korintus 12 tidak ada kaitannya dengan Hukum 

Taurat yang dibahas. Lihat ayat 16 di bawah ini. Orang Korintus 

mengatakan atau lebih tepatnya menuduh Paulus. Namun Paulus 

membela dirinya dari tuduhan palsu itu. Baca selengkapnya: 2 

Korintus 12:14-19 

12:14 Sesungguhnya sekarang sudah untuk ketiga kalinya aku siap 

untuk mengunjungi kamu, dan aku tidak akan merupakan suatu beban 

bagi kamu. Sebab bukan hartamu yang kucari, melainkan kamu 

sendiri. sebab  bukan anak-anak yang harus mengumpulkan harta 

untuk orang tuanya, melainkan orang tualah untuk anak-anaknya. 

12:15 sebab  itu aku suka mengorbankan milikku, bahkan 

mengorbankan diriku untuk kamu. Jadi jika aku sangat mengasihi 

kamu, masakan aku semakin kurang dikasihi? 

12:16 Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, 

namun  -- kamu katakan -- dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu 

dengan tipu daya. 

12:17 Jadi pernahkah aku mengambil untung dari pada kamu oleh 

seorang dari antara mereka, yang kuutus kepada kamu? 

12:18 Memang aku telah meminta Titus untuk pergi dan bersama-

sama dengan dia aku mengutus saudara yang lain itu. Adakah Titus 

mengambil untung dari pada kamu? Tidakkah kami berdua hidup 

menurut roh yang sama dan tidakkah kami berlaku menurut cara yang 

sama? 

12:19 Sudah lama agaknya kamu menyangka, bahwa kami hendak 

membela diri di depan kamu. Di hadapan Allah dan demi Kristus kami 

berkata: semua ini, saudara-saudaraku yang kekasih, terjadi untuk 

membangun iman kamu. 

 

155) MATIUS 2:1-8 VS LUKAS 2:1-20.  

Dalam Matius TERTULIS, "Yesus dilahirkan pada zaman raja 

Herodes", namun  dalam Lukas, "Yesus dilahirkan pada zaman 

Kaisar Agustus (sesudah zaman Herodes), yakni saat  diadakan 

sensus penduduk di Yudea".  

 

JAWAB : (Salah memahami konteks historis) 

 

Kedua-duanya benar, Yesus dilahirkan pada zaman Kaisar 

Romawi yang bernama Agustus memerintah dari 27 sM (sebelum 

Masehi) sampai 14 SM (Sesudah Masehi). sedang  Herodes 

(Agung) yaitu  raja atas seluruh tanah Palestina yang memerintah 37 

sM sampai 4 sM. Jadi dalam kurun waktu pemerintahan Agustus dan 

Herodes Agung itulah Yesus lahir kira-kira tahun 4 sM (sebelum 

Masehi). Jadi Yesus lahir pada masa pemerintahan kedua orang itu. 

sesudah  Herodes Agung meninggal, anaknya yang bernama Arkhelaus 

memerintah atas Yudea dan Samaria, namun ia dipecat dari 

jabatannya sehingga daerah kekuasaannya dimasukkan langsung ke 

dalam Kerajaan Romawi (Matius 2:22). Jadi tidak ada kontradiksi 

sebab  Agustus dan Herodes Agung pernah hidup dalam kurun waktu 

yang sama. (Baca Kamus Alkitab LAI) 

 

156) Bagaimana mungkin korban tebusan Kristus yang diberikan bagi 

semua manusia (Markus 10:45; 1 Timotius 2:5-6), yaitu  juga 

merupakan korban tebusan bagi orang fasik? (Amsal 21:18)  

 

JAWAB :  

(Kategori : Salah memahami cara Tuhan bekerja dalam historis)  

sebab  Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan 

untuk melayani dan untuk memberi  nyawa-Nya menjadi tebusan 

bagi banyak orang." (Markus 10:45) 

 

1 Timotius 2:5-6  

2:5 sebab  Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara 

antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,  

2:6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua 

manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.  

 

Orang fasik dipakai sebagai tebusan bagi orang benar, dan 

pengkhianat sebagai ganti orang jujur. (Amsal 21:18) 

 

Pertentangan ini mempertanyakan "Siapa yang menjadi korban 

tebusan dan untuk siapa". Shabbir memakai  ayat dalam Markus 

10:45 dan 1 Timotius 2:5-6 untuk menunjukkan bahwa Yesus telah 

menjadi tebusan bagi semua orang. Lalu ayat ini dibandingkan dengan 

Amsal 21:18 yang menyebutkan "Orang fasik dipakai sebagai 

tebusan bagi orang benar, dan pengkhianat sebagai ganti orang 

jujur".  

 

Sebenarnya tidak ada pertentangan dalam kedua ayat di atas 

sebab  korban tebusan yang dibicarakan berbeda. Korban tebusan 

merupakan bayaran dari seseorang terhadap pihak lain. Korban ini 

dapat saja diberikan kepada orang baik kepada orang lain seperti yang 

dilakukan oleh Kristus bagi dunia, atau bisa juga dilakukan dari orang 

jahat sebagai bayaran atas kejahatan yang telah dilakukannya kepada 

orang lain seperti yang kita lihat dalam Kitab Amsal di atas.  

Shabbir memakai  ayat dalam Markus dan 1 Timotius 

sebagai asumsi bahwa Yesus itu baik, dan sebab  itu Ia tidak 

seharusnya dijadikan korban tebusan bagi orang jahat. Shabbir 

merefleksikan ajaran Islam yang membantah seseorang dapat 

menebus kesalahan orang lain atau menjadi korban bagi kesalahan 

orang lain. SALAH!  

Shabbir tidak seharusnya memaksakan interpretasi Alkitab 

menurut ajaran Islam. Alkitab membuktikan Maha Kasihnya Allah 

(yang tidak dibuktikan oleh allah-allah lain, kecuali meng-klaim-nya 

saja) dengan menunjukkan bahwa Kristus telah menjadi tebusan bagi 

orang-orang berdosa :  

Galatia 3:13-14  

3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan 

menjadi kutuk sebab  kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang 

yang digantung pada kayu salib!"  

3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat 

Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita 

menerima Roh yang telah dijanjikan itu.  

 

1 Petrus 2:23-25  

2:23 saat  Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; 

saat  Ia menderita, Ia tidak mengancam, namun  Ia menyerahkannya 

kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.  

2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu 

salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk 

kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.  

2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, namun  sekarang kamu 

telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.  

Rasul Petrus dan Rasul Paulus mengatakan bahwa Yesus 

menjadi "terkutuk" sebab  kita. Oleh sebab  itu Yesus telah 

menggenapi bahkan Amsal di atas sekalipun.  

Markus 10:45 mengutip perkataan Yesus, yang sekaligus 

menubuatkan waktu kematian-Nya yang akan segera datang dan 

alasan kematian-Nya, yaitu bahwa Ia akan menjadi korban 

pembayaran untuk menebus semua dosa manusia.  

Dalam 1 Timotius 2:5-6, Paulus berkata kata , melalui korban 

penebusan dosa yang Tuhan berikan, yaitu melalui pengantara Yesus, 

dan korban kematian-Nya di kayu salib, Tuhan sekali lagi 

menjembatani hubungan-Nya dengan manusia.  

 

sedang  Amsal 21:18 secara konteks berbicara mengenai tebusan 

yang berbeda, yang dibayarkan Tuhan (melalui Mesir) pada saat 


 441 

keluarnya bangsa Israel dari Mesir; sebagaimana diterangkan dalam 

Kitab Yesaya, khususnya pasal 43:3 (dengan penerangan ayat 16-17)  

 

Yesaya 43:3,16-17  

43:3 Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah 

Israel, Juruselamatmu. Aku menebus engkau dengan Mesir, dan 

memberi  Etiopia dan Syeba sebagai gantimu.  

43:16 Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui 

laut dan melalui air yang hebat,  

43:17 yang telah menyuruh kereta dan kuda keluar untuk berperang, 

juga tentara dan orang gagah -- mereka terbaring, tidak dapat bangkit, 

sudah mati, sudah padam sebagai sumbu --,  

 

 

 

 

 

 ihatlah, pohon ara 

yang Kaukutuk itu sudah 

kering."     

iman, gunung 

dipindahkan 

21:21 Yesus menjawab 

mereka: "Aku berkata 

kepadamu, sesungguhnya 

jika kamu percaya dan tidak 

bimbang, kamu bukan saja 

akan dapat berbuat apa yang 

Kuperbuat dengan pohon 

ara itu, namun  juga jijika  

kamu berkata kepada 

gunung ini: Beranjaklah dan 

tercampaklah ke dalam laut! 

hal itu akan terjadi. 

11:22 Yesus menjawab 

mereka: "Percayalah kepada 

Allah! 

11:23 Aku berkata kepadamu: 

Sesungguhnya barangsiapa 

berkata kepada gunung ini: 

Beranjaklah dan tercampaklah 

ke dalam laut! asal tidak 

bimbang hatinya, namun  

percaya, bahwa apa yang 

dikatakannya itu akan terjadi, 

maka hal itu akan terjadi 

baginya. 

apa pun yang 

kamu minta 

denga penuh 

kepercayaan.... 

21:22 Dan apa saja yang 

kamu minta dalam doa 

dengan penuh kepercayaan, 

kamu akan menerimanya." 

11:24 sebab  itu Aku berkata 

kepadamu: apa saja yang 

kamu minta dan doakan, 

percayalah bahwa kamu telah 

menerimanya, maka hal itu 

akan diberikan kepadamu. 

 

143) Matius 28:2; Markus 16:5; Lukas 24:4; Yohanes 20:1-2,12 Berapa 

pemuda atau malaikat yang muncul di kubur Yesus? 

JAWAB: 

Malaikat Tuhan di atas batu (Matius 28:1-2) - "sesudah  hari Sabat 

lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, 

pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. 



2

Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat 

Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya 

lalu duduk di atasnya."  

Seorang muda (Markus 16:5) - "Lalu mereka masuk ke dalam kubur 

dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk 

di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut,"  

Dua orang (Lukas 24:4) - "Sementara mereka berdiri termangu-

mangu sebab  hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka 

memakai pakaian yang berkilau-kilauan."  

Dua malaikat (Yohanes 20:1-2,12) - "Pada hari pertama minggu itu, 

pagi-pagi benar saat  hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke 

kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.  

2

Ia 

berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang 

dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil 

orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."...  

12

dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang 

seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di 

tempat mayat Yesus terbaring."  

Tidak ada kontradiksi sama sekali.  Seorang malaikat Allah 

menggulingkan batu penutup kubur lalu duduk di atasnya di luar 

kubur (Matius 28:2). Kedua orang yang dimaksud oleh Lukas 24:4 

yaitu  para malaikat sebagaimana dicatat oleh Yohanes 20:12. 

Markus 16:5 juga bukan kontradiksi sebab  jika memang ada dua 

malaikat dalam kubur, maka paling tidak memang ada satu yang bisa 

dicatat. Yang duduk di sebelah kananlah yang dicatat. sebab  itulah, 

kita bisa melihat bahwa memang ada satu malaikat di luar dan dua di 

dalam kubur. 

144) Markus 13:32 Jika Yesus yaitu  Allah mengapa Ia tidak tahu 

kapan Ia akan kembali? 

JAWAB:  

(Markus 13:30-32), Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan 

ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi. 

31

Langit dan 

bumi akan berlalu, namun  perkataan-Ku tidak akan berlalu.  

32

namun  

tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-

malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."  

      Pernyataan ini hanya ditemukan dalam Injil Markus. 

Jawabannya sederhana. Yesus itu yaitu  Allah sekaligus manusia 

(Yohanes 1:1,14; 20:28; Kolose 2:9) dan selama pelayanan-Nya di 

Yerusalem, Ia bekerja dalam keterbatasan-Nya sebagai manusia. 

Sebagai manusia, Yesus berjalan dan berbicara. Sebagai Allah Ia 

disembah (Matius 14:33; 28:9; Ibrani 1:6), kepadanya kita berdoa 

(Zakharia 13:9, 1 Korintus 1:2), dll. Ini disebut Hypostatic Union. 

Selama pekerjaan-Nya di dunia Ia bergerak dalam kekuasaan 

Roh Kudus dan melakukan mujizat-Nya dengan kekuasaan Roh 

Kudus bukan kekuasaan-Nya sendiri. Hal ini sebab  Ia telah dibuat 

sedikit lebih rendah dibandingkan  malaikat (Ibrani 2:9) dan telah 

mengosongkan Diri-Nya dan telah mengambil rupa seorang manusia 

(Filipi 2:7). Hal ini menjelaskan mengapa dalam Matius 12:22-32, 

saat  kaum Farisi menuduh bahwa Yesus telah memakai  

kekutan iblis untuk mengusir setan, Yesus mengatakan hujat terhadap 

Roh Kudus tidak akan diampuni. Mengapa? sebab  Yesus sebagai 

seorang manusia yang melayani sebagai manusia yang berada di 

bawah Hukum Taurat (Galatia 4:4-5) melakukan mujizat itu dengan 

memakai kekuasaan Roh Kudus. Hal ini menunjukkan bahwa Kristus 

yaitu  sepenuh-Nya manusia dan bergantung sepenuhnya pada Allah 

dan bahwa Ia bekerja dalam keterbatasan-Nya sebagai manusia. Itulah 

mengapa Ia mengatakan bahwa Ia tidak tahu hari maupun jam 

kedatangan-Nya kembali.  

Bagaimana pun, kita lihat bahwa sesudah  kebangkitan-Nya, 

Kristus dikatakan mengetahui segala sesuatu-Nya (Yohanes 21:17) 

dan Dia juga Mahakuasa (Matius 28:20). sebab nya, sesudah  

kebangkitan-Nya dan pemuliaan-Nya, Tuhan Yesus benar-benar 

tahu segala sesuatu. Sama dengan No. 41. 

145) Markus 16:9-20 Apakah bagian akhir dari kitab Markus sungguh-

sungguh merupakan bagian dari Alkitab? 

JAWAB: 

Memang ada  ketidaksepakatan mengenai apakah Markus 

16:9-20 perlu dimasukkan dalam PB atau tidak. Bagian ini banyak 

ditemukan pada manuskrip-manuskrip yang tua namun  bagian ini tidak 

ada  pada dua kopi paling awal dari Alkitab komplit yang dikenal 

sebagai Vaticanus (350 M) dan Sinaiticus (375 M). Tambahan lagi, 

ada variasi lain dari bagian akhir kitab Markus yang menggantikan 

ayat 9-20, yakni: 

"Dan mereka segera melaporkan semua kejadian ini kepada Petrus dan 

rekan-rekannya. Dan sesudah  itu, Yesus sendiri mengutus mereka dari 

timur hingga barat untuk menyampaikan proklamasi yang tak 

terpunahkan mengenai keselamatan kekal."

1

 

      Beberapa Sarjana berpendapat bahwa bagian akhir ini (Markus 

16:9-20) ditulis dalam gaya yang berbeda dari gaya penulisan seluruh 

bagian lain kitab Markus dan bagian ini mengandung kata-kata yang 

tidak bergaya Markus (Non-Marcan) dan dipakai dalam gaya 

penulisan yang juga tidak bergaya Markus (Non-Marcan). Tampaknya 

ayat ini mengandung makna bahwa Yesus menampakkan diri dalam 

wujud yang lain (ayat 12) sehingga akan bermasalah sebab  Yesus 

bangkit dalam tubuh yang sama dengan tubuh kematian-Nya 

(Yohanes 2:19-21). Juga, Markus 16:16 dapat disalah tafsirkan seolah-

olah baptisan yaitu  bagian dari syarat keselamatan. Yang mana hal 

ini tidak sesuai dengan ayat-ayat lain yang mengajarkan bahwa 

keselamatan yaitu  melalui iman (Roma 5:1; 6:23; Efesus 2:8-9, dll). 

Apa pun yang menjadi pokok permasalahan dari perbedaan pendapat 

para ahli ini, tampaknya perbedaan ini belum terselesaikan bahkan 

mungkin tidak akan pernah bisa diselesaikan. 

Saya tidak bermaksud mengurangi arti dari otoritas Firman 

Allah maupun mengatakan bahwa Markus 16:9-20 yaitu  tidak asli. 

namun , kenyataannya memang ke-12 ayat ini masih diperdebatkan dan 

hal ini perlu diperhatikan saat  kita berkutat dengan keandalan 

historis dan inspirasi dari manuskrip-manuskrip PB.   

Teks Markus 16:9-20 

      "sesudah  Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia 

mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari 

padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. 

10

Lalu wanita  itu 

pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi 

Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. 

11

namun  saat  mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah 

dilihat olehnya, mereka tidak percaya. 

12

Sesudah itu Ia menampakkan 

diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, saat  

keduanya dalam perjalanan ke luar kota. 

13

Lalu kembalilah mereka 

dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, namun  kepada 

merekapun teman-teman itu tidak percaya 

14

Akhirnya Ia 

menampakkan diri kepada kesebelas orang itu saat  mereka sedang 

makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, 

oleh sebab  mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah 

melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya 

15

Lalu Ia berkata kepada 

mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala 

makhluk. 

16

Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, namun  

siapa yang tidak percaya akan dihukum. 

17

Tanda-tanda ini akan 

menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-

setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa 

yang baru bagi mereka, 

18

mereka akan memegang ular, dan sekalipun 

mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; 

mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu 

akan sembuh." 

19

Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada 

mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.    

20

Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan 

Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda 

yang menyertainya. "     

 

1

 "And they promptly reported all these instructions to Peter and his 

companions. And after that, Jesus Himself sent out through them from east 

to west the sacred and imperishable proclamation of eternal salvation 

146) Matius 20:20-21 dan Markus 10:35-37 Siapakah yang meminta 

posisi di sebelah Yesus dalam Kerajaan-Nya? 

JAWAB: 

Ibu Yakobus dan Yohanes (Matius 20:20-21) - "Maka datanglah ibu 

anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud 

di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. 

21

Kata Yesus: 

"Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah perintah, supaya 

kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang 

seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-

Mu."   

Yakobus dan Yohanes (Markus 10:35-37) - "Lalu Yakobus dan 

Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-

Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu 

permintaan kami!"  

36

Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu 

kehendaki Aku perbuat bagimu?"  

37

Lalu kata mereka: 

"Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang 

seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-

Mu."  

     Kedua-duanya benar. Paling mungkin, ibu mereka duluan yang 

mendekati Yesus dan bertanya mengenai posisi anak-anaknya. 

Kemudian, anak-anaknya giliran mendekati Yesus dengan pertanyaan 

yang sama. Kedua pernyataan di atas tidak ada yang memicu  

salah satu dari antara mereka menjadi mustahil. 

147) Matius 26:47; Markus 14:43; Lukas 22:47; Yohanes 18:12 Siapa 

yang menangkap Yesus?   

JAWAB: 

Serombongan orang  

(Matius 26:47,50) - "Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, 

salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia 

serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, 

disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. . . namun  

Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?" 

Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya."  

(Markus 14:43) - "Waktu Yesus masih berbicara, muncullah Yudas, 

salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia 

serombongan orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh 

imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua."  

(Lukas 22:47) - Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan 

orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua 

belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus 

untuk mencium-Nya.  

Pasukan prajurit Romawi, perwira mereka, dan utusan orang 

Yahudi  

(John 18:12) - "Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-

penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan 

membelenggu Dia. 

Yang ini jelas-jelas bukan kontradiksi Alkitab. Matius, 

Markus, dan Lukas menceritakan kepada kita bahwa ada serombongan 

orang mendekati Yesus di dalam taman dan mereka menangkap Dia. 

Yohanes menceritakan kepada kita bahwa rombongan yang 

menangkap Yesus yaitu  "pasukan prajurit serta perwiranya dan 

penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi". Jelas, dalam 

rombongan orang yang mendekati Yesus itu ada  para prajurit, 

perwira, dan utusan Yahudi yang melakukan penangkapan.  

148) Matius 28:6-7; Markus 16:6-7; Lukas 24:5-7; Yohanes 20:13 Apa 

yang diberitahukan para malaikat kepada Maria? 

JAWAB: 

(Matius 28:6-7) - "Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama 

seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.  

7

segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia 


 411 

telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; 

di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah 

mengatakannya kepadamu."   

(Markus 16:6-7) - "namun  orang muda itu berkata kepada mereka: 

'Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan 

itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka 

membaringkan Dia. 

7

namun  sekarang pergilah, katakanlah kepada 

murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; 

di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya 

kepada kamu.'"  

(Lukas 24:5-7) - "Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, 

namun  kedua orang itu berkata kepada mereka: 'Mengapa kamu 

mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 

6

Ia tidak ada di sini, Ia 

telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, saat  

Ia masih di Galilea, 

7

yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke 

tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada 

hari yang ketiga.'"  

(Yohanes 20:13) - "Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, 

mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: 'Tuhanku 

telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.'"   

      Para penulis Injil mengenang kembali atau diberitahu apa yang 

telah dikatakan oleh para malaikat dan mencatatkannya ke dalam Injil 

mereka. Sama seperti saksi-saksi yang melihat hal yang sama, tiap 

saksi akan menceritakan kembali kejadian ini  dengan versi yang 

agak sedikit berbeda satu dengan yang lain namun  intinya tetap sama. 


 412 

Justru kenyataan bahwa para penulis Injil menuliskan kembali kata-

kata dari para malaikat dengan agak sedikit berbeda malah 

menunjukkan bahwa mereka memang merupakan saksi mata (atau 

mendengar langsung dari saksi mata) atas kejadian ini  dan 

kemudian menuliskannya kembali. Perbedaan yang halus di atas 

merupakan bukti bahwa kejadian yang dicatat itu disaksikan oleh 

orang-orang yang berbeda. Dengan kata lain, kejadian yang 

diceritakan masing-masing ayat di atas memang benar-benar terjadi 

dan masing-masing saksi menceritakan kembali perkataan para 

malaikat secara agak berbeda sedikit, namun  tidak kontradiktif.  

      Berikut yaitu  saran penyusunan kata-kata dari para malaikat 

sehingga kita bisa mengharmonisasi perkataan para malaikat ini . 

     

  Matius 28:6-7 Markus 16:6-7 Lukas 24:5-7 Yohanes 

20:13 

para 

wanita 

ketakutan 

    "Mereka sangat 

ketakutan dan 

menundukkan 

kepala, namun  

kedua orang itu 

berkata kepada 

mereka: 

  

Dua 

malaikat 

berbicara 

      "Kata 

malaikat-

malaikat itu 

kepadanya: 

"Ibu, 

mengapa 


 413 

engkau 

menangis?" 

Jawab Maria 

kepada 

mereka: 

'Tuhanku 

telah diambil 

orang dan 

aku tidak tahu 

di mana Ia 

diletakkan.'" 

dua atau 

satu 

malaikat 

berbicara 

    'Mengapa kamu 

mencari Dia yang 

hidup, di antara 

orang mati? 

  

Satu 

malaikat 

berbicara 

  "Jangan takut! 

Kamu mencari 

Yesus orang 

Nazaret, yang 

disalibkan itu. Ia 

telah bangkit. 

    

   "Ia tidak ada di 

sini, sebab Ia telah 

bangkit, sama 

seperti yang telah 

dikatakan-Nya.  

Ia tidak ada di 

sini. 

6Ia tidak ada di 

sini, Ia telah 

bangkit. 

  

  Mari, lihatlah 

tempat Ia 

berbaring. 

Lihat! Inilah 

tempat mereka 

membaringkan 

Dia. 

    

      Ingatlah apa   


 414 

yang dikatakan-

Nya kepada 

kamu, saat  Ia 

masih di Galilea,  

7 yaitu bahwa 

Anak Manusia 

harus diserahkan 

ke tangan orang-

orang berdosa 

dan disalibkan, 

dan akan bangkit 

pada hari yang 

ketiga."  

     7"namun  

sekarang 

pergilah, 

katakanlah 

kepada murid-

murid-Nya dan 

kepada Petrus: 

Ia mendahului 

kamu ke Galilea; 

di sana kamu 

akan melihat 

Dia, seperti 

yang sudah 

dikatakan-Nya 

kepada kamu.'" 

    

  

7"segeralah pergi 

dan katakanlah 

kepada murid-

murid-Nya bahwa 

      


 415 

Ia telah bangkit 

dari antara orang 

mati. Ia 

mendahului kamu 

ke Galilea; di sana 

kamu akan melihat 

Dia. Sesungguhnya 

aku telah 

mengatakannya 

kepadamu."  

 

149) Markus 1:7-13; Yohanes 1:27-40 Apa yang dilakukan Yesus 

sesudah  bertemu Yohanes Pembaptis?   

JAWAB:  

sesudah  pembaptisan-Nya, Yesus tinggal sebentar bersama 

murid-murid-Nya lalu pergi ke padang gurun. Catatan Rasul Yohanes 

mengenai pembaptisan Yesus bukanlah suatu sorotan yang kronologis. 

Melainkan, ia memusatkan perhatiannya pada aspek misi Kristus. 

Rasul Yohanes berfokus pada isu pembaptisan, penugasan (permulaan 

kerja) Kristus dan berkat dari Bapa. Markus hanya menuliskan bahwa 

Yesus pergi ke padang gurun sesudah  pembaptisan-Nya. Tiap catatan 

baik Markus maupun Yohanes yaitu  mengenai hal yang sama, namun  

masing-masing menyoroti masalah ini dengan cara yang sangat 

berbeda dan memilih informasi yang berbeda seputar kejadian 

ini . Markus sangatlah ringkas dan menyebutkan lebih banyak 

kejadian dibandingkan  Yohanes. Tidak terjadi kontradiksi di sini sebab  

tidak ada  konflik antara catatan Yohanes dan Markus.  

     

Markus 1:7-13 Yohanes 1:27-40 

7 Inilah yang diberitakannya: 

"Sesudah aku akan datang Ia yang 

lebih berkuasa dari padaku; 

membungkuk dan membuka tali 

kasut-Nyapun aku tidak layak. 

 8 Aku membaptis kamu dengan air, 

namun  Ia akan membaptis kamu 

dengan Roh Kudus." 

27 yaitu Dia, yang datang kemudian dari 

padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku 

tidak layak." 

28 Hal itu terjadi di Betania yang di seberang 

sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis. 

      29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat 

Yesus datang kepadanya dan ia berkata: 

"Lihatlah Anak domba Allah, yang 

menghapus dosa dunia. 

30 Dialah yang kumaksud saat  kukatakan: 

Kemudian dari padaku akan datang seorang, 

yang telah mendahului aku, sebab Dia telah 

ada sebelum aku.  

31 Dan aku sendiripun mula-mula tidak 

mengenal Dia, namun  untuk itulah aku datang 

dan membaptis dengan air, supaya Ia 

dinyatakan kepada Israel." 

 9 Pada waktu itu datanglah Yesus 

dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia 

dibaptis di sungai Yordan oleh 

Yohanes.  

       

32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: 

"Aku telah melihat Roh turun dari langit 

seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. 

33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, namun  

Dia, yang mengutus aku untuk membaptis 

dengan air, telah berfirman kepadaku: Jijika  

engkau melihat Roh itu turun ke atas 

seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu 

yang akan membaptis dengan Roh Kudus.  

34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi 

kesaksian: Ia inilah Anak Allah." 

35 Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di 

situ pula dengan dua orang muridnya.  

36 Dan saat  ia melihat Yesus lewat, ia 

berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!" 

37 Kedua murid itu mendengar apa yang 

dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut 

Yesus.  

10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia 

melihat langit terkoyak, dan Roh 

seperti burung merpati turun ke atas-

Nya. 

11 Lalu terdengarlah suara dari 

sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang 

Kukasihi, kepada-Mulah Aku 

berkenan."  

       

12 Segera sesudah itu Roh 

memimpin Dia ke padang gurun.  

13  Di padang gurun itu Ia tinggal 

empat puluh hari lamanya, dicobai 

oleh Iblis. Ia berada di sana di antara 

binatang-binatang liar dan malaikat-

malaikat melayani Dia. 

38 namun  Yesus menoleh ke belakang. Ia 

melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu 

berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu 

cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi 

(artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" 

39 Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan 

kamu akan melihatnya." Merekapun datang 

dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu 

mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; 

waktu itu kira-kira pukul empat.  

40 Salah seorang dari keduanya yang 

mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut 

Yesus yaitu  Andreas, saudara Simon Petrus. 

 

150) Matius 12:40 dan Matius 28:1; Markus 16:2; Lukas 24:1; Yohanes 

20:1 Berapa lamakah Yesus mati di kubur-Nya? 

JAWAB:  

Tiga hari dan tiga malam  

(Matius 12:40) - "Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga 

hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam 

rahim bumi tiga hari tiga malam."  

Kurang dari tiga hari dan tiga malam  

(Matius 28:1) - "sesudah  hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya 

fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan 

Maria yang lain, menengok kubur itu."  

(Markus 16:2) - "Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, 

sesudah  matahari terbit, pergilah mereka ke kubur."  

(Lukas 24:1) - "namun  pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu 

mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah 

disediakan mereka."  



(Yohanes 20:1) - "Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar 

saat  hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia 

melihat bahwa batu telah diambil dari kubur."  

Pada penanggalan Yahudi, satu hari diukur mulai dari 

terbenamnya matahari hingga terbenamnya matahari keesokan 

harinya. Jika Yesus berada di kubur selama 3 x 24 jam, maka Ia tidak 

mungkin telah bangkit pada hari yang ketiga sebab  hari yang ketiga 

belumlah komplit 24 jam. Ia harus bangkit pada hari keempat supaya 

genap masa 3 x 24 jam, jika  tidak maka tidak masuk akal 

mengatakan bahwa Ia dikubur tiga hari tiga malam namun  bangkit pada 

hari yang ketiga. Jadi, apa yang telah terjadi? 

  HARI 1 HARI 2 HARI 3 

KAMIS 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Rabu 

KAMIS 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

JUMAT 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Kamis 

JUMAT 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

SABTU 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Jumat 

SABTU 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

MINGGU 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Sabtu 

MINGGU 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

Malam Siang Malam Siang Malam Siang Malam Siang 

  Penyaliban Sabat Ia bangkit 

      Solusinya sederhana saja, orang Yahudi memiliki  adat 

bahwa bagian dari satu hari, sependek apa pun, akan tetap dihitung 

sebagai satu hari penuh (24 jam).

1

  "Berhubung orang Yahudi 

menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam), 

maka istilah "tiga hari tiga malam" yaitu  benar dan berlaku jika 

penyaliban terjadi di hari Jumat."

2

  Fenomena ini ditemukan pula pada

kitab Ester.  "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang 

ada  di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan 

janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik 

waktu siang. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa 

demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, 

sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; jika  terpaksa aku 

mati, biarlah aku mati." (Ester 4:16).  Lalu, dalam Ester 5:1 dikatakan, 

"Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, lalu 

berdirilah ia di pelataran dalam istana raja, tepat di depan istana raja. 

Raja bersemayam di atas takhta kerajaan di dalam istana, berhadapan 

dengan pintu istana itu."  Dapat kita lihat di sini bahwa meskipun tiga 

hari tiga malam belumlah komplit, Ester telah pergi menghadap Raja 

pada hari yang ketiga meskipun dia memerintahkan untuk berpuasa 

selama tiga hari tiga malam. Bisa kita lihat di sini bahwa "pada hari 

yang ketiga" sama dengan "sesudah  tiga hari". 

Sebagai tambahan, Markus 8:31 mengatakan, "Kemudian 

mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia 

harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, 

imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit 

sesudah tiga hari."  Meskipun demikan, 1 Korintus 15:4 mengatakan, 

"bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada 

hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;"  Demikian juga, Lukas 

24:5-7, "Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, namun  

kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia 

yang hidup, di antara orang mati?   

6

Ia tidak ada di sini, Ia telah 

bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, saat  Ia 

masih di Galilea, 

7

yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke 

tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada 

hari yang ketiga." Dari ayat-ayat ini frasa "sesudah  tiga hari" setara 

dengan "pada hari yang ketiga".   

Sehingga, kita dapat melihat bahwa berhubung orang Yahudi 

menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam), 

maka istilah "tiga hari dan tiga malam" yaitu  istilah idiomatik dan 

bukan istilah literal. 

Solusi lain yang mungkin 

Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan 

itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN. 

6

Dan pada hari yang 

kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN; 

tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi. 

7

Pada 

hari yang pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus, 

janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat." (Imamat 23:5-7). 

    Ayat-ayat di atas memberitahukan kita bahwa Paskah terjadi 

pada hari keempatbelas dari bulan pertama Kalender Yahudi; yaitu 

sekitar bulan Maret-April dalam kalender kita. Mungkin sekali, 

Paskah ini terjadi dalam minggu di mana ada  Sabat hari Sabtu. 

sebab  Imamat 23:5-7 memerintahkan orang-orang agar istirahat pada 

hari pertama Paskah (meskipun bukan hari terakhir/ Sabtu) seperti 

halnya hari Sabat yang terjadi hari Sabtu. Sehingga, mungkin tabel di 

bawah ini dapat melukiskan suatu penyaliban di Hari Kamis dan 

diikuti tiga "hari dan malam" sebelum kebangkitan Yesus di hari 

Minggu.  


 422 

 

   Hari 1 Hari 2 Hari 3   

13 Nisan 14 Nisan 15 Nisan 16 Nisan 

KAMIS 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Rabu 

KAMIS 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

JUMAT 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Kamis 

JUMAT 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

SABTU 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Jumat 

SABTU 

berakhir 

pada saat 

matahari 

terbenam 

MINGGU 

dimulai 

saat 

matahari 

terbenam 

di hari 

Sabtu 

MINGGU 

berakhir 

pada 

saat 

matahari 

terbenam 

Malam Siang Malam Siang Malam Siang Malam Siang 

Paskah/Penyaliban  Sabat Ia bangkit 

     Hal menarik yang patut disebutkan di sini sehubungan dengan 

kemungkinan adanya dua hari Sabat ini yaitu : dalam bahasa 

Yunaninya ayat Matius 28:1 berbunyi "sesudah  hari Sabat [JAMAK] 

lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, 

pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur 

itu." Mungkin sekali memang ada  dua hari "Sabat" pada minggu 

penyaliban itu.  Sabat pertama mungkin yaitu  Sabat sebab  hari 

pertama Paskah dan yang kedua yaitu  Sabat hari Sabtu. Coba lihat 

kutipan Imamat 23:5-7 di atas yang mengatakan "Pada hari yang 

pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu 

melakukan sesuatu pekerjaan berat."    

Petunjuk lain atas kemungkinan ini dapat dilihat melalui 

perbandingan dua ayat yang saya atur dalam pola sebelum-dan-

sesudah-Paskah. 

"Dan sesudah  pulang, mereka 

menyediakan rempah-rempah dan 

minyak mur. Dan pada hari Sabat 

mereka beristirahat menurut 

hukum Taurat," 

 (Lukas 23:56).  

   SABAT   

"sesudah  lewat hari Sabat, Maria 

Magdalena dan Maria ibu 

Yakobus, serta Salome membeli 

rempah-rempah untuk pergi ke 

kubur dan meminyaki Yesus,"  

(Markus 16:1). 

      Saya masih memerlukan riset lebih jauh mengenai 

kemungkinan ini, namun  penyusunan ini mungkin bisa saja menjadi 

jawaban bagi skenario tiga hari tiga malam. 

________________________ 

1.  Jamieson, Robert; Fausset, A.R.; and Brown, David, Commentary 

Critical and Explanatory on the Whole Bible, (Oak Harbor, WA: Logos 

Research Systems, Inc.) 1998. 

2. "Since the Jews reckoned part of a day as a full day, the "three days and 

three nights" could permit a Friday crucifixion."  Walvoord, John F., and 

Zuck, Roy B., The Bible Knowledge Commentary, 1983, 1985,       

151) IBRANI 7:3 VS TRITUNGGAL.  

Dalam Ibrani, Paulus berkata, "Ia (Melkisedek) tidak berbapak, tidak 

beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak 

berkesudahan, dan sebab  ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia 

tetap menjadi imam sampai selama-lamanya". Jika kita terjemahkan 

pernyataan Paulus ini --yang ditujukan kepada orang-orang 

Ibrani--, maka akan didapat persamaan, Melkisedek = Anak Allah = 

Yesus. Oleh sebab  Yesus = Allah = Roh Kudus, maka Melkisedek = 

Yesus = Allah = Roh Kudus = Caturtunggal atau Tritunggal plus 

Melkisedek. Sayangnya, tak seorang Kristen pun yang menuhankan 

Melkisedek padahal notabene sejajar/sederajat dengan Yesus.  


 

JAWAB :  

ALKITAB LAI TB Ibrani 7:3 

Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal 

dan hidupnya tidak berkesudahan, dan sebab  ia dijadikan sama 

dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya. 

ALKITAB LAI BIS 

Mengenai Melkisedek ini tidak ada keterangan di mana pun bahwa ia 

memiliki  bapak atau ibu atau nenek moyang; tidak ada juga 

keterangan tentang kelahirannya, ataupun kematiannya. Ia sama 

seperti Anak Allah; ia yaitu  imam yang abadi. 

NASB 

Without father, without mother, without genealogy, having 

neither beginning of days nor end of life, but made like the Son of 

God, he remains a priest perpetually. 

NIV 

Without father or mother, without genealogy, without beginning of 

days or end of life, like the Son of God he remains a priest forever. 

 

Melkisedek yaitu  Tipologi dari Yesus Kristus namun ia 

sendiri bukanlah Yesus Kristus atau Allah Anak dalam bentuk 

Theofani. Melkisedek yaitu  Imam dan Raja Salem, Yesus Kristus 

yaitu  Nabi, Imam dan Raja. Mengenai Melkisedek, Ibrani 

mengatakan bahwa tidak ada keterangan mengenai silsilah ayah dan 

ibunya. Tidak ada catatan tentang silsilah Melkisedek. Ingatlah bahwa 

Melkisedek hidup pada masa Abraham, jadi sebelum ada bangsa Israel 

yang biasanya mencatat silsilah bangsa mereka. Melkisedek bukan 

bangsa dan keturunan Israel maupun Abraham. Melkisedek. 

Melkisedek bukan bangsa Israel (meskipun kemungkinan besar ia 

orang "Sem" atau bangsa/ras "semitik" menurut adanya penemuan 

Tablet Amarna), maka ia tidak harus memiliki  kebiasaan seperti 

orang Israel yang menulis silsilahnya. Melkisedek sezaman dengan 

Abraham sedang  Israel yaitu  bangsa yang lahir dari keturunan 

cucu Abraham. Disamping itu, tidak ada rujukan dalam PL yang 

berkata kata  bahwa Melkisedek yaitu  Allah. Beberapa kalangan 

Kristiani biasanya 'bingung' dengan ayat dalam Kitab Ibrani ini 

sehingga menduga Melkisedek itu titisan Allah atau bahkan 

Melkisedek itu sama dengan Allah. 

 

Jadi Melkisedek yaitu  manusia biasa, bukan Yesus Kristus, 

ataupun jelmaan Yesus Kristus. Apa yang ditulis dalam Kitab Ibrani 

itu yaitu  mengenai : TIPOLOGI (Perlambangan) KEIMAMAN 

MELKISEDEK menggambarkan KEIMAMAN TUHAN YESUS 

KRISTUS yang menjadi Imam Besar pengantara Allah dan Manusia 

berdosa. (Baca Pesona Alkitab, Andi Offset, p 33-42). Jadi tidak ada 

istilah Caturtunggal. 

 

152) GALATIA 5:1-6 VS LUKAS 2:21.  

Dalam Galatia, Paulus berkata, "...jijika  kamu menyunatkan dirimu, 

Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu...Kamu lepas dari 

Kristus...Sebab...hal bersunat atau tidak bersunat tidak memiliki  

sesuatu arti...", namun  dalam Lukas, "saat  genap delapan hari, 

Yesus disunat". Bagaimana Paulus mengajarkan sesuatu tentang 

Yesus namun  justru bertentangan dengan pokok ajaran Yesus sendiri 

yaitu menegakkan hukum Taurat?  

JAWAB : 

Sunat itu wajib bagi bangsa Israel, Alkitab tidak menulis 

bahwa Yesus tidak membatalkan sunat melainkan Yesus tidak 

meniadakan Taurat. Meniadakan tidak sama artinya dengan 

membatalkan. Yesus memang disunat sebab  Dia yaitu  bangsa 

Yahudi secara daging, sedang  Kisah Para Rasul 15:1-2 bukanlah 

ajaran para rasul melainkan hasutan sebagian kalangan Yahudi agar 

orang Kristen non-Yahudi juga harus disunat.  

Praktek sunat yang sudah lebih dahulu ada  di antara 

bangsa-bangsa lain, dipakai untuk menandakan orang dimasukkan ke 

dalam perjanjian Abraham. Artinya yang berlangsung telah diketahui 

dari fungsinya pada waktu ditetapkan. Perjanjian-perjanjian itu 

diteguhkan dengan sumpah; kutuk sumpah itu ditunjukkan di dalam 

upacara-upacara simbolis. Suatu kutuk yang lazim ialah pemotongan 

(penyerahan) orang yang ditaklukkan untuk dibinasakan dan 

peniadaan nama dari benihnya. Yang menyertai tindakan ini yaitu  

suatu upacara dengan pisau yang melambangkan orang yang tidak 

memenuhi perjanjian akan dipotong-potong. Demikianlah sunat 

yaitu  suatu upacara pisau yang dengannya perjanjian Abraham 

dipotong.  

Upacara itu melambangkan kutuk pemotongan atau pemisahan 

dari persekutuan perjanjian. Lebih tepat lagi, pemotongan kulup 

kelamin lelaki melambangkan pemotongan para keturunan. Pada 

pihak lain, sebagai tanda sumpah mengakui ketuhanan Allah, maka 

sunat juga menandai pengudusan. Perjanjian dengan orang taklukan 

pada zaman purba meliputi; kecuali raja yang ditaklukkan itu, juga 

kerajaannya dan keturunannya. Demikian juga Tuhan memberi  

perjanjian-Nya kepada Abraham, bukan hanya sebagai seorang 

pengaku iman secara perorangan, melainkan sebagai kepala suatu 

masyarakat, dalam hal ini, rumah tangga keluarganya, termasuk anak-

anak dan hamba-hamba, dan hal itu diteruskan hingga keturunan-

keturunannya.  

Sunat dihisabkan ke dalam ajaran Musa terkait dengan Paskah, 

dan agaknya diteruskan sepanjang zaman PL. Sunat menjadi ciri asasi 

Yudaisme dalam PB dan menimbulkan pertentangan pada zaman para 

rasul. Masyarakat Yahudi pada zaman PB mengaitkan sunat dengan 

Musa begitu rupa, sehingga mereka melupakan kaitannya yang lebih 

asasi dengan Abraham.  

Kisah Para Rasul 15:1,  

"Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan 

kepada saudara-saudara di situ: 'Jijika  kamu tidak disunat menurut 

adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat 

diselamatkan.'"  

Kisah Para Rasul 15:5,  

"namun  beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi 

percaya, datang dan berkata: 'Orang-orang bukan Yahudi harus 

disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.'"  

 

Yesus telah mengingatkan mereka bahwa sunat yaitu  lebih 

dahulu dari Musa. Paulus menekankan bahwa yang tak dapat diterima 

agama Kristen ialah pandangan umum yang menghubungkan sunat 

dengan Musa, dan senantiasa mengarahkan pembacanya kembali 

kepada Abraham.  

Kejadian 17 menunjukkan bahwa sunat pertama-tama 

mewujudkan tanda rohani; kedua, memiliki  arti kebangsaan. Bahwa 

sunat bersifat kebangsaan, yang mencirikan keanggotaan bangsa 

Israel, tidak dapat disangkal. Hal ini memang sama jelasnya dalam 

Kejadian 34 seperti juga sesudah  Musa. Tapi sifat kebangsaan itu 

sebenarnya hanyalah dampak sampingan, sebab  umat Israel pemilik 

sunat itu disamakan dengan bangsa Israel PL. Dalam Kejadian 17:10-

14 sunat disamakan dengan perjanjian yang dibuat oleh Abraham. 

Artinya, sunat menandai gerakan yang penuh kasih karunia dari Allah 

menuju manusia, dan hanya secara sekunder saja dapat dikatakan 

menandai penyerahan manusia kepada Allah. saat  bangsa itu 

mengembara di padang gurun sebab  tidak diperkenankan Allah, 

perjanjian itu seolah-olah ditunda dan sunat tidak diberlakukan. Lagi, 

saat  Musa berbicara tentang seorang yang tidak petah lidaknya 

(harfiah tak bersunat), hanya karunia firman Allah yang dapat 

menyembuhkannya. Selanjutnya, PL berbicara tentang sunat sebagai 

meterai atau pemberian kebenaran dari Allah. sebab  itu sunat 

menjadi tanda dari kasih karunia dimana Allah memilih dan menandai 

orang-orang milik-Nya.  

Perjanjian sunat bekerja atas dasar kesatuan rohani antar 

anggota rumah tangga dan kepalanya. Perjanjian itu diadakan "antara 

Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun". Kejadian 17:26-

27 khususnya mengungkapkan kebenaran yang sama: "Abraham... 

Ismael... dan semua orang dari isi rumah Abraham... disunat bersama-

sama dengan dia." Demikianlah asal mula dan caranya sunat menjadi 

adat Israel, bukan diterima dan berasal dari Mesir atau negeri-negeri 

lain. Sunat Israel tegas berbeda dari sunat pada bangsa-bangsa lain 

yang terkait dengan berjenjang dewasa, dan melulu bersifat sosial. 

Sunat Israel yaitu  pertanda kedudukan di hadirat Allah, dan bahwa 

kasih karunia ilahi mendahului perbuatan manusia.  

Mereka yang dengan cara demikian menjadi anggota 

perjanjian diwajibkan berkata kata nya secara lahiriah dengan menaati 

hukum Allah, seperti dengan tegas dituntut kepada Abraham, 

"Hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela". Hubungan antara 

sunat dan ketaatan ditekankan sepanjang Alkitab. Dalam hal ini sunat 

mengandung gagasan penyerahan diri kepada Allah, tapi bukan inilah 

intinya. Sunat menjelmakan, menerapkan janji, dan menghimbau 

orang untuk hidup dalam ketaatan sesuai perjanjian. Darah yang 

tumpah dalam sunat tidak berkata kata  batas penyerahan diri itu, tapi 

mengungkapkan tuntutan yang mahal yang dibuat Allah bagi mereka 

yang dipanggil-Nya, dan dicirikan dengan tanda perjanjian-Nya.  

Tanggapan taat ini tidak senantiasa muncul. Dan sekalipun 

tanda dan caranya disamakan dalam Kejadian 17:10-14, namun 

Alkitab terus terang mengakui, bahwa bisa saja orang memiliki tanda 

sunat, tapi tidak lebih dari itu. Jika demikian, tanda itu tak berarti 

secara rohani, melainkan menjadi tanda hukuman. PL jelas 

mengajarkan hal itu, justru menuntut realitas penerapannya sesuai 

tanda itu, dan mengingatkan bahwa tanpa kenyataan itu maka tanda 

sunat sepi arti, dan menubuatkan sunat hati oleh Allah.  

PB tegas dan pasti: bahwa tanpa ketaatan, sunat yaitu  melulu 

omong kosong. Tanda lahiriah pudar tanpa arti jika dibandingkan 

dengan menaati perintah-perintah, iman bekerja oleh kasih, dan suatu 

ciptaan baru. Namun orang Kristen tidak bebas memandang rendah 

tanda itu. Walaupun sejauh tanda itu mengungkapkan keselamatan 

sebab  perbuatan-perbuatan hukum, orang Kristen harus 

menghindarinya, namun dalam arti batiniah orang Kristen 

memerlukannya. Justru ada sunat Kristus, berupa "penanggalan akan 

tubuh (dan bukan hanya sebagian) yang berdosa", suatu perbuatan 

rohani, yang tidak dilakukan oleh tangan manusia, suatu hubungan 

dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya, dimeteraikan 

oleh peraturan penerimaan atas PB. Sebagai akibatnya, orang Kristen 

ialah orang bersunat.  

 

Filipi 3:3, "sebab  kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh 

Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh 

percaya pada hal-hal lahiriah." 

 

153) GALATIA 3:16 VS GALATIA 3:29.  

Dalam Galatia 3:16 Paulus berkata, "Adapun kepada Abraham 

diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya...hanya satu 

orang...yaitu Kristus". namun  dalam Galatia 3:29 Paulus berkata 

yang sebaliknya, "Dan jijika  kamu yaitu  milik Kristus, maka kamu 

juga yaitu  keturunan Abraham...". Garis keturunan dalam Kristen 

benar-benar ditekankan untuk membentuk iman Kristen. Padahal, 

apakah Yesus keturunan Abraham? Perdebatan yang tak kunjung usai. 

Yesus, yaitu  manusia yang tidak memiliki silsilah!  

 

JAWAB:  

Yesus yaitu  benar keturunan Abraham sebab  dia dilahirkan 

dari Maria yang yaitu  keturunan dari Abraham (baca silsilah Yesus 

menurut garis Maria di Lukas 3:23-38, perhatikan ayat 23 dan 34). 

Tentang silsilah Yesus keturunan Abraham, baca jawaban no 1-5.  

Orang Kristen yaitu  keturunan Abraham secara arti rohani bukan 

Jasmani sebab  genealogi, namun  sebab  ditinjau dari iman kepada 

Kristus (Galatia 3:16). Ingat Abraham yaitu  bapa orang beriman. 

Orang Kristen yaitu  orang yang beriman kepada Kristus. Jadi tidak 

ada kontradiksi. 

 

154) ROMA 2:13 VS GALATIA 2:16 (didukung 2 KORINTUS 12:16).  

saat  menulis surat kepada orang-orang Roma, Paulus berkata, 

"...namun  orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan 

dibenarkan". namun  sebaliknya, saat  menulis surat kepada orang-

orang Galatia, Paulus mengatakan, "...tidak seorangpun dibenarkan 

oleh sebab  melakukan hukum Taurat...". Dan yang paling konyol 

yaitu  saat  Paulus menulis surat yang kedua kepada orang-orang 

Korintus, ia mengatakan dengan sejujurnya, "...dalam kelicikanku, aku 

telah menjerat kamu dengan tipu daya" (al. KJV).  

 

JAWAB : Kitab Roma 2:12-15 

2:12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan 

binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah 

hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat. 

2:13 sebab  bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang 

benar di hadapan Allah, namun  orang yang melakukan hukum 

Tauratlah yang akan dibenarkan. 

2:14 jika  bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat 

oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, 

maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka 

menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri. 

2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat 

ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi 

dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. 

 

Galatia 2:16  

Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh sebab  

melakukan hukum Taurat, namun  hanya oleh sebab  iman dalam 

Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus 

Yesus, supaya kami dibenarkan oleh sebab  iman dalam Kristus dan 

bukan oleh sebab  melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada 

seorang pun yang dibenarkan" oleh sebab  melakukan hukum Taurat. 

 

Galatia 3:19-25  

3:19 jika  demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia 

ditambahkan oleh sebab  pelanggaran-pelanggaran -- sampai datang 

keturunan yang dimaksud oleh janji itu -- dan ia disampaikan dengan 

perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.  

3:20 Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, 

sedang  Allah yaitu  satu.  

3:21 jika  demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-

janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat 

diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang 

kebenaran berasal dari hukum Taurat.  

3:22 namun  Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah 

kekuasaan dosa, supaya oleh sebab  iman dalam Yesus Kristus janji 

itu diberikan kepada mereka yang percaya.  

3:23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan 

hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.  

3:24 Jadi hukum Taurat yaitu  penuntun bagi kita sampai Kristus 

datang, supaya kita dibenarkan sebab  iman.  

3:25 Sekarang iman itu telah datang, sebab  itu kita tidak berada lagi 

di bawah pengawasan penuntun.  

 

APA ITU HUKUM TAURAT? Baca Roma pasal 7-9  

sesudah  Rasul Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan 

sebab  percaya kepada Tuhan Yesus, bukan sebab  memenuhi 

tuntutan hukum Taurat, muncul berbagai pertanyaan: Bagaimana 

relasi hukum Taurat dengan kehidupan Kristen? Apa kaitan antara 

ajaran tentang kebenaran Allah dengan makna hukum Taurat? Apakah 

hukum Taurat tidak berlaku lagi sesudah  seseorang beriman kepada 

Allah?  

 

Roma 7:1; Roma 8:39 secara khusus menjelaskan relasi hidup orang 

Kristen dan hukum Taurat. Hukum Taurat hanya berlaku selama orang 

hidup (Roma 7:1-6).  

 

Orang yang percaya kepada Kristus tidak berada di bawah hukum 

Taurat, sebab ia telah mati bagi hukum Taurat. Apakah hukum Taurat 

itu dosa? Hukum Taurat tidak sama dengan dosa (Roma 7:7-26).  

Rasul Paulus membagikan pengalamannya berjuang melawan 

hukum Taurat. Ada yang berpendapat bahwa pengalaman ini terjadi 

sebelum Rasul Paulus bertobat. Pandangan ini sulit diterima sebab  

konteks dekat bagian ini menjelaskan hubungan orang Kristen dengan 

hukum Taurat.  

Di samping itu, pengenalan akan dosa selalu berkaitan dengan 

orang yang sudah dilahirkan kembali. Bukan hukum Taurat yang 

membuat ia melakukan dosa, melainkan dosa di dalam dirinya yang 

mengunakan hukum Taurat untuk memperbudak dirinya. Hukum 

Taurat mengatakan 'dosa' (Roma 7:7-8 ) dan dosa hidup oleh sebab  

hukum Taurat (Roma 7:9-13).  

Hukum Taurat menimbulkan pertentangan dengan dosa (Roma 

7:14-25). Paulus tahu bahwa ada jalan yang baik, namun  justru jalan 

yang buruk yang dipilihnya. Hal ini terjadi sebab  adanya perbedaan 

antara sifat hukum Taurat (yang rohani) dan sifat dirinya (yang 

bersifat daging) atau pertentangan antara Roh dan daging.  

Kemudian Rasul Paulus memaparkan realitas bahwa dosa telah 

dikalahkan oleh Kristus dan Roh (Roma 8:1-39). Hidup dalam kasih 

karunia sebagai pekerjaan Roh kontras dengan hidup dalam daging di 

bawah hukum Taurat. Hidup lama menempatkan perhatian dan 

kesenangan pada hal-hal yang bersifat daging, namun  hidup yang baru 

menempatkannya pada hal-hal rohani. jika  kita hidup menurut 

daging, ciri yang bersifat daging nampak juga pada pengharapan 

dalam pikiran kita. jika  rohani kita kuat, hal itu akan nampak dalam 

arah hidup kita (Roma 8:5-11).  

Rasul Paulus bersukacita sebab  kemenangan kasih karunia di 

dalam Kristus dan hidup oleh Roh. Ia yakin bahwa kemuliaan yang 

akan datang (yaitu Allah menampakkan diri secara sempurna di dalam 

Yesus Kristus) jauh lebih besar dibandingkan  penderitaan sekarang. Di 

akhir pasal 8 dalam Kitab Roma. Rasul Paulus menutup uraiannya 

dengan kidung pujian yang bernada kemenangan tentang kemenangan 

hidup Kristen, yaitu hidup yang tidak di bawah hukum Taurat. sebab  

Allah di pihak kita, siapakah yang dapat merebut kita dari tangan-Nya. 

Ia, yang telah memberi  Anak-Nya, pasti akan mengaruniakan 

segala sesuatu di dalam Dia (Roma 8:31-39).  

Anda dapat saja membayar harga dosa-dosa Anda – harganya 

yaitu  maut yang kekal. Dengan kata lain, Anda akan mati sebagai 

bayaran atas dosa-dosa Anda dan masuk ke neraka yang kekal. Atau, 

sebab  kasih Allah, Anda dapat meminta Sang Mesias untuk 

membayarkan harga ini  sebagai pengganti bagi Anda. Inilah 

yang akan membuat Anda berdamai dengan Allah. Allah akan 

mengizinkan Anda masuk Surga yang kekal sebab  keadilan-Nya 

sudah dipuaskan.  

Melalui korban kematian-Nya, sistem pengorbanan lama yang 

mengorbankan binatang secara terus-menerus menjadi tidak berlaku 

sebab  sudah digenapi.  

Rasul Yohanes juga mengatakan : Yohanes 3:36  

Barangsiapa percaya kepada Anak (Yesus), ia beroleh hidup yang 

kekal, namun  barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat 

hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."  

 

Pengikut-pengikut Yesus telah berjalan dalam "Janji yang 

Baru" dan yakin bahwa darah Yesus telah menebus segala dosa 

mereka. Mereka tidak hidup dibawah "Janji Lama" yang dibuat Allah 

dengan orang-orang Israel di Gunung Sinai. Di dalam hidup dibawah 

―Janji Baru" ini, para pengikut Yesus tetap memiliki hukum yang 

mengatur. Isinya tetap berhubungan dengan apa yang tertulis dalam 

PL, namun  tentunya dalam konteks yang baru, yaitu yang telah 

digenapi di dalam Yesus Kristus. Jadi, jelas ada kesinambungan, 

penyingkapan dan pembaharuan dari kedua "janji" ini  – yang 

baru dan yang lama.  

Perikop 2 Korintus 12 tidak ada kaitannya dengan Hukum 

Taurat yang dibahas. Lihat ayat 16 di bawah ini. Orang Korintus 

mengatakan atau lebih tepatnya menuduh Paulus. Namun Paulus 

membela dirinya dari tuduhan palsu itu. Baca selengkapnya: 2 

Korintus 12:14-19 

12:14 Sesungguhnya sekarang sudah untuk ketiga kalinya aku siap 

untuk mengunjungi kamu, dan aku tidak akan merupakan suatu beban 

bagi kamu. Sebab bukan hartamu yang kucari, melainkan kamu 

sendiri. sebab  bukan anak-anak yang harus mengumpulkan harta 

untuk orang tuanya, melainkan orang tualah untuk anak-anaknya. 

12:15 sebab  itu aku suka mengorbankan milikku, bahkan 

mengorbankan diriku untuk kamu. Jadi jika aku sangat mengasihi 

kamu, masakan aku semakin kurang dikasihi? 

12:16 Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, 

namun  -- kamu katakan -- dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu 

dengan tipu daya. 

12:17 Jadi pernahkah aku mengambil untung dari pada kamu oleh 

seorang dari antara mereka, yang kuutus kepada kamu? 

12:18 Memang aku telah meminta Titus untuk pergi dan bersama-

sama dengan dia aku mengutus saudara yang lain itu. Adakah Titus 

mengambil untung dari pada kamu? Tidakkah kami berdua hidup 

menurut roh yang sama dan tidakkah kami berlaku menurut cara yang 

sama? 

12:19 Sudah lama agaknya kamu menyangka, bahwa kami hendak 

membela diri di depan kamu. Di hadapan Allah dan demi Kristus kami 

berkata: semua ini, saudara-saudaraku yang kekasih, terjadi untuk 

membangun iman kamu. 

 

155) MATIUS 2:1-8 VS LUKAS 2:1-20.  

Dalam Matius TERTULIS, "Yesus dilahirkan pada zaman raja 

Herodes", namun  dalam Lukas, "Yesus dilahirkan pada zaman 

Kaisar Agustus (sesudah zaman Herodes), yakni saat  diadakan 

sensus penduduk di Yudea".  

 

JAWAB : (Salah memahami konteks historis) 

 

Kedua-duanya benar, Yesus dilahirkan pada zaman Kaisar 

Romawi yang bernama Agustus memerintah dari 27 sM (sebelum 

Masehi) sampai 14 SM (Sesudah Masehi). sedang  Herodes 

(Agung) yaitu  raja atas seluruh tanah Palestina yang memerintah 37 

sM sampai 4 sM. Jadi dalam kurun waktu pemerintahan Agustus dan 

Herodes Agung itulah Yesus lahir kira-kira tahun 4 sM (sebelum 

Masehi). Jadi Yesus lahir pada masa pemerintahan kedua orang itu. 

sesudah  Herodes Agung meninggal, anaknya yang bernama Arkhelaus 

memerintah atas Yudea dan Samaria, namun ia dipecat dari 

jabatannya sehingga daerah kekuasaannya dimasukkan langsung ke 

dalam Kerajaan Romawi (Matius 2:22). Jadi tidak ada kontradiksi 

sebab  Agustus dan Herodes Agung pernah hidup dalam kurun waktu 

yang sama. (Baca Kamus Alkitab LAI) 

 

156) Bagaimana mungkin korban tebusan Kristus yang diberikan bagi 

semua manusia (Markus 10:45; 1 Timotius 2:5-6), yaitu  juga 

merupakan korban tebusan bagi orang fasik? (Amsal 21:18)  

 

JAWAB :  

(Kategori : Salah memahami cara Tuhan bekerja dalam historis)  

sebab  Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan 

untuk melayani dan untuk memberi  nyawa-Nya menjadi tebusan 

bagi banyak orang." (Markus 10:45) 

 

1 Timotius 2:5-6  

2:5 sebab  Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara 

antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,  

2:6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua 

manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.  

 

Orang fasik dipakai sebagai tebusan bagi orang benar, dan 

pengkhianat sebagai ganti orang jujur. (Amsal 21:18) 

 

Pertentangan ini mempertanyakan "Siapa yang menjadi korban 

tebusan dan untuk siapa". Shabbir memakai  ayat dalam Markus 

10:45 dan 1 Timotius 2:5-6 untuk menunjukkan bahwa Yesus telah 

menjadi tebusan bagi semua orang. Lalu ayat ini dibandingkan dengan 

Amsal 21:18 yang menyebutkan "Orang fasik dipakai sebagai 

tebusan bagi orang benar, dan pengkhianat sebagai ganti orang 

jujur".  

 

Sebenarnya tidak ada pertentangan dalam kedua ayat di atas 

sebab  korban tebusan yang dibicarakan berbeda. Korban tebusan 

merupakan bayaran dari seseorang terhadap pihak lain. Korban ini 

dapat saja diberikan kepada orang baik kepada orang lain seperti yang 

dilakukan oleh Kristus bagi dunia, atau bisa juga dilakukan dari orang 

jahat sebagai bayaran atas kejahatan yang telah dilakukannya kepada 

orang lain seperti yang kita lihat dalam Kitab Amsal di atas.  

Shabbir memakai  ayat dalam Markus dan 1 Timotius 

sebagai asumsi bahwa Yesus itu baik, dan sebab  itu Ia tidak 

seharusnya dijadikan korban tebusan bagi orang jahat. Shabbir 

merefleksikan ajaran Islam yang membantah seseorang dapat 

menebus kesalahan orang lain atau menjadi korban bagi kesalahan 

orang lain. SALAH!  

Shabbir tidak seharusnya memaksakan interpretasi Alkitab 

menurut ajaran Islam. Alkitab membuktikan Maha Kasihnya Allah 

(yang tidak dibuktikan oleh allah-allah lain, kecuali meng-klaim-nya 

saja) dengan menunjukkan bahwa Kristus telah menjadi tebusan bagi 

orang-orang berdosa :  

Galatia 3:13-14  

3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan 

menjadi kutuk sebab  kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang 

yang digantung pada kayu salib!"  

3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat 

Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita 

menerima Roh yang telah dijanjikan itu.  

 

1 Petrus 2:23-25  

2:23 saat  Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; 

saat  Ia menderita, Ia tidak mengancam, namun  Ia menyerahkannya 

kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.  

2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu 

salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk 

kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.  

2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, namun  sekarang kamu 

telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.  

Rasul Petrus dan Rasul Paulus mengatakan bahwa Yesus 

menjadi "terkutuk" sebab  kita. Oleh sebab  itu Yesus telah 

menggenapi bahkan Amsal di atas sekalipun.  

Markus 10:45 mengutip perkataan Yesus, yang sekaligus 

menubuatkan waktu kematian-Nya yang akan segera datang dan 

alasan kematian-Nya, yaitu bahwa Ia akan menjadi korban 

pembayaran untuk menebus semua dosa manusia.  

Dalam 1 Timotius 2:5-6, Paulus berkata kata , melalui korban 

penebusan dosa yang Tuhan berikan, yaitu melalui pengantara Yesus, 

dan korban kematian-Nya di kayu salib, Tuhan sekali lagi 

menjembatani hubungan-Nya dengan manusia.  

 

sedang  Amsal 21:18 secara konteks berbicara mengenai tebusan 

yang berbeda, yang dibayarkan Tuhan (melalui Mesir) pada saat 


 441 

keluarnya bangsa Israel dari Mesir; sebagaimana diterangkan dalam 

Kitab Yesaya, khususnya pasal 43:3 (dengan penerangan ayat 16-17)  

 

Yesaya 43:3,16-17  

43:3 Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah 

Israel, Juruselamatmu. Aku menebus engkau dengan Mesir, dan 

memberi  Etiopia dan Syeba sebagai gantimu.  

43:16 Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui 

laut dan melalui air yang hebat,  

43:17 yang telah menyuruh kereta dan kuda keluar untuk berperang, 

juga tentara dan orang gagah -- mereka terbaring, tidak dapat bangkit, 

sudah mati, sudah padam sebagai sumbu --,