ihatlah, pohon ara
yang Kaukutuk itu sudah
kering."
iman, gunung
dipindahkan
21:21 Yesus menjawab
mereka: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya
jika kamu percaya dan tidak
bimbang, kamu bukan saja
akan dapat berbuat apa yang
Kuperbuat dengan pohon
ara itu, namun juga jijika
kamu berkata kepada
gunung ini: Beranjaklah dan
tercampaklah ke dalam laut!
hal itu akan terjadi.
11:22 Yesus menjawab
mereka: "Percayalah kepada
Allah!
11:23 Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya barangsiapa
berkata kepada gunung ini:
Beranjaklah dan tercampaklah
ke dalam laut! asal tidak
bimbang hatinya, namun
percaya, bahwa apa yang
dikatakannya itu akan terjadi,
maka hal itu akan terjadi
baginya.
apa pun yang
kamu minta
denga penuh
kepercayaan....
21:22 Dan apa saja yang
kamu minta dalam doa
dengan penuh kepercayaan,
kamu akan menerimanya."
11:24 sebab itu Aku berkata
kepadamu: apa saja yang
kamu minta dan doakan,
percayalah bahwa kamu telah
menerimanya, maka hal itu
akan diberikan kepadamu.
143) Matius 28:2; Markus 16:5; Lukas 24:4; Yohanes 20:1-2,12 Berapa
pemuda atau malaikat yang muncul di kubur Yesus?
JAWAB:
Malaikat Tuhan di atas batu (Matius 28:1-2) - "sesudah hari Sabat
lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu,
pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.
2
Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat
Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya
lalu duduk di atasnya."
Seorang muda (Markus 16:5) - "Lalu mereka masuk ke dalam kubur
dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk
di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut,"
Dua orang (Lukas 24:4) - "Sementara mereka berdiri termangu-
mangu sebab hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka
memakai pakaian yang berkilau-kilauan."
Dua malaikat (Yohanes 20:1-2,12) - "Pada hari pertama minggu itu,
pagi-pagi benar saat hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke
kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
2
Ia
berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang
dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil
orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."...
12
dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang
seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di
tempat mayat Yesus terbaring."
Tidak ada kontradiksi sama sekali. Seorang malaikat Allah
menggulingkan batu penutup kubur lalu duduk di atasnya di luar
kubur (Matius 28:2). Kedua orang yang dimaksud oleh Lukas 24:4
yaitu para malaikat sebagaimana dicatat oleh Yohanes 20:12.
Markus 16:5 juga bukan kontradiksi sebab jika memang ada dua
malaikat dalam kubur, maka paling tidak memang ada satu yang bisa
dicatat. Yang duduk di sebelah kananlah yang dicatat. sebab itulah,
kita bisa melihat bahwa memang ada satu malaikat di luar dan dua di
dalam kubur.
144) Markus 13:32 Jika Yesus yaitu Allah mengapa Ia tidak tahu
kapan Ia akan kembali?
JAWAB:
(Markus 13:30-32), Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan
ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi.
31
Langit dan
bumi akan berlalu, namun perkataan-Ku tidak akan berlalu.
32
namun
tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-
malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."
Pernyataan ini hanya ditemukan dalam Injil Markus.
Jawabannya sederhana. Yesus itu yaitu Allah sekaligus manusia
(Yohanes 1:1,14; 20:28; Kolose 2:9) dan selama pelayanan-Nya di
Yerusalem, Ia bekerja dalam keterbatasan-Nya sebagai manusia.
Sebagai manusia, Yesus berjalan dan berbicara. Sebagai Allah Ia
disembah (Matius 14:33; 28:9; Ibrani 1:6), kepadanya kita berdoa
(Zakharia 13:9, 1 Korintus 1:2), dll. Ini disebut Hypostatic Union.
Selama pekerjaan-Nya di dunia Ia bergerak dalam kekuasaan
Roh Kudus dan melakukan mujizat-Nya dengan kekuasaan Roh
Kudus bukan kekuasaan-Nya sendiri. Hal ini sebab Ia telah dibuat
sedikit lebih rendah dibandingkan malaikat (Ibrani 2:9) dan telah
mengosongkan Diri-Nya dan telah mengambil rupa seorang manusia
(Filipi 2:7). Hal ini menjelaskan mengapa dalam Matius 12:22-32,
saat kaum Farisi menuduh bahwa Yesus telah memakai
kekutan iblis untuk mengusir setan, Yesus mengatakan hujat terhadap
Roh Kudus tidak akan diampuni. Mengapa? sebab Yesus sebagai
seorang manusia yang melayani sebagai manusia yang berada di
bawah Hukum Taurat (Galatia 4:4-5) melakukan mujizat itu dengan
memakai kekuasaan Roh Kudus. Hal ini menunjukkan bahwa Kristus
yaitu sepenuh-Nya manusia dan bergantung sepenuhnya pada Allah
dan bahwa Ia bekerja dalam keterbatasan-Nya sebagai manusia. Itulah
mengapa Ia mengatakan bahwa Ia tidak tahu hari maupun jam
kedatangan-Nya kembali.
Bagaimana pun, kita lihat bahwa sesudah kebangkitan-Nya,
Kristus dikatakan mengetahui segala sesuatu-Nya (Yohanes 21:17)
dan Dia juga Mahakuasa (Matius 28:20). sebab nya, sesudah
kebangkitan-Nya dan pemuliaan-Nya, Tuhan Yesus benar-benar
tahu segala sesuatu. Sama dengan No. 41.
145) Markus 16:9-20 Apakah bagian akhir dari kitab Markus sungguh-
sungguh merupakan bagian dari Alkitab?
JAWAB:
Memang ada ketidaksepakatan mengenai apakah Markus
16:9-20 perlu dimasukkan dalam PB atau tidak. Bagian ini banyak
ditemukan pada manuskrip-manuskrip yang tua namun bagian ini tidak
ada pada dua kopi paling awal dari Alkitab komplit yang dikenal
sebagai Vaticanus (350 M) dan Sinaiticus (375 M). Tambahan lagi,
ada variasi lain dari bagian akhir kitab Markus yang menggantikan
ayat 9-20, yakni:
"Dan mereka segera melaporkan semua kejadian ini kepada Petrus dan
rekan-rekannya. Dan sesudah itu, Yesus sendiri mengutus mereka dari
timur hingga barat untuk menyampaikan proklamasi yang tak
terpunahkan mengenai keselamatan kekal."
1
Beberapa Sarjana berpendapat bahwa bagian akhir ini (Markus
16:9-20) ditulis dalam gaya yang berbeda dari gaya penulisan seluruh
bagian lain kitab Markus dan bagian ini mengandung kata-kata yang
tidak bergaya Markus (Non-Marcan) dan dipakai dalam gaya
penulisan yang juga tidak bergaya Markus (Non-Marcan). Tampaknya
ayat ini mengandung makna bahwa Yesus menampakkan diri dalam
wujud yang lain (ayat 12) sehingga akan bermasalah sebab Yesus
bangkit dalam tubuh yang sama dengan tubuh kematian-Nya
(Yohanes 2:19-21). Juga, Markus 16:16 dapat disalah tafsirkan seolah-
olah baptisan yaitu bagian dari syarat keselamatan. Yang mana hal
ini tidak sesuai dengan ayat-ayat lain yang mengajarkan bahwa
keselamatan yaitu melalui iman (Roma 5:1; 6:23; Efesus 2:8-9, dll).
Apa pun yang menjadi pokok permasalahan dari perbedaan pendapat
para ahli ini, tampaknya perbedaan ini belum terselesaikan bahkan
mungkin tidak akan pernah bisa diselesaikan.
Saya tidak bermaksud mengurangi arti dari otoritas Firman
Allah maupun mengatakan bahwa Markus 16:9-20 yaitu tidak asli.
namun , kenyataannya memang ke-12 ayat ini masih diperdebatkan dan
hal ini perlu diperhatikan saat kita berkutat dengan keandalan
historis dan inspirasi dari manuskrip-manuskrip PB.
Teks Markus 16:9-20
"sesudah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia
mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari
padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
10
Lalu wanita itu
pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi
Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
11
namun saat mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah
dilihat olehnya, mereka tidak percaya.
12
Sesudah itu Ia menampakkan
diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, saat
keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
13
Lalu kembalilah mereka
dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, namun kepada
merekapun teman-teman itu tidak percaya
14
Akhirnya Ia
menampakkan diri kepada kesebelas orang itu saat mereka sedang
makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka,
oleh sebab mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah
melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya
15
Lalu Ia berkata kepada
mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala
makhluk.
16
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, namun
siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17
Tanda-tanda ini akan
menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-
setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa
yang baru bagi mereka,
18
mereka akan memegang ular, dan sekalipun
mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka;
mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu
akan sembuh."
19
Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada
mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
20
Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan
Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda
yang menyertainya. "
1
"And they promptly reported all these instructions to Peter and his
companions. And after that, Jesus Himself sent out through them from east
to west the sacred and imperishable proclamation of eternal salvation
146) Matius 20:20-21 dan Markus 10:35-37 Siapakah yang meminta
posisi di sebelah Yesus dalam Kerajaan-Nya?
JAWAB:
Ibu Yakobus dan Yohanes (Matius 20:20-21) - "Maka datanglah ibu
anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud
di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya.
21
Kata Yesus:
"Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah perintah, supaya
kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang
seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-
Mu."
Yakobus dan Yohanes (Markus 10:35-37) - "Lalu Yakobus dan
Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-
Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu
permintaan kami!"
36
Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu
kehendaki Aku perbuat bagimu?"
37
Lalu kata mereka:
"Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang
seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-
Mu."
Kedua-duanya benar. Paling mungkin, ibu mereka duluan yang
mendekati Yesus dan bertanya mengenai posisi anak-anaknya.
Kemudian, anak-anaknya giliran mendekati Yesus dengan pertanyaan
yang sama. Kedua pernyataan di atas tidak ada yang memicu
salah satu dari antara mereka menjadi mustahil.
147) Matius 26:47; Markus 14:43; Lukas 22:47; Yohanes 18:12 Siapa
yang menangkap Yesus?
JAWAB:
Serombongan orang
(Matius 26:47,50) - "Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas,
salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia
serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung,
disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. . . namun
Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?"
Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya."
(Markus 14:43) - "Waktu Yesus masih berbicara, muncullah Yudas,
salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia
serombongan orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh
imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua."
(Lukas 22:47) - Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan
orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua
belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus
untuk mencium-Nya.
Pasukan prajurit Romawi, perwira mereka, dan utusan orang
Yahudi
(John 18:12) - "Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-
penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan
membelenggu Dia.
Yang ini jelas-jelas bukan kontradiksi Alkitab. Matius,
Markus, dan Lukas menceritakan kepada kita bahwa ada serombongan
orang mendekati Yesus di dalam taman dan mereka menangkap Dia.
Yohanes menceritakan kepada kita bahwa rombongan yang
menangkap Yesus yaitu "pasukan prajurit serta perwiranya dan
penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi". Jelas, dalam
rombongan orang yang mendekati Yesus itu ada para prajurit,
perwira, dan utusan Yahudi yang melakukan penangkapan.
148) Matius 28:6-7; Markus 16:6-7; Lukas 24:5-7; Yohanes 20:13 Apa
yang diberitahukan para malaikat kepada Maria?
JAWAB:
(Matius 28:6-7) - "Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama
seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
7
segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia
411
telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea;
di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah
mengatakannya kepadamu."
(Markus 16:6-7) - "namun orang muda itu berkata kepada mereka:
'Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan
itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka
membaringkan Dia.
7
namun sekarang pergilah, katakanlah kepada
murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea;
di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya
kepada kamu.'"
(Lukas 24:5-7) - "Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala,
namun kedua orang itu berkata kepada mereka: 'Mengapa kamu
mencari Dia yang hidup, di antara orang mati?
6
Ia tidak ada di sini, Ia
telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, saat
Ia masih di Galilea,
7
yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke
tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada
hari yang ketiga.'"
(Yohanes 20:13) - "Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu,
mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: 'Tuhanku
telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.'"
Para penulis Injil mengenang kembali atau diberitahu apa yang
telah dikatakan oleh para malaikat dan mencatatkannya ke dalam Injil
mereka. Sama seperti saksi-saksi yang melihat hal yang sama, tiap
saksi akan menceritakan kembali kejadian ini dengan versi yang
agak sedikit berbeda satu dengan yang lain namun intinya tetap sama.
412
Justru kenyataan bahwa para penulis Injil menuliskan kembali kata-
kata dari para malaikat dengan agak sedikit berbeda malah
menunjukkan bahwa mereka memang merupakan saksi mata (atau
mendengar langsung dari saksi mata) atas kejadian ini dan
kemudian menuliskannya kembali. Perbedaan yang halus di atas
merupakan bukti bahwa kejadian yang dicatat itu disaksikan oleh
orang-orang yang berbeda. Dengan kata lain, kejadian yang
diceritakan masing-masing ayat di atas memang benar-benar terjadi
dan masing-masing saksi menceritakan kembali perkataan para
malaikat secara agak berbeda sedikit, namun tidak kontradiktif.
Berikut yaitu saran penyusunan kata-kata dari para malaikat
sehingga kita bisa mengharmonisasi perkataan para malaikat ini .
Matius 28:6-7 Markus 16:6-7 Lukas 24:5-7 Yohanes
20:13
para
wanita
ketakutan
"Mereka sangat
ketakutan dan
menundukkan
kepala, namun
kedua orang itu
berkata kepada
mereka:
Dua
malaikat
berbicara
"Kata
malaikat-
malaikat itu
kepadanya:
"Ibu,
mengapa
413
engkau
menangis?"
Jawab Maria
kepada
mereka:
'Tuhanku
telah diambil
orang dan
aku tidak tahu
di mana Ia
diletakkan.'"
dua atau
satu
malaikat
berbicara
'Mengapa kamu
mencari Dia yang
hidup, di antara
orang mati?
Satu
malaikat
berbicara
"Jangan takut!
Kamu mencari
Yesus orang
Nazaret, yang
disalibkan itu. Ia
telah bangkit.
"Ia tidak ada di
sini, sebab Ia telah
bangkit, sama
seperti yang telah
dikatakan-Nya.
Ia tidak ada di
sini.
6Ia tidak ada di
sini, Ia telah
bangkit.
Mari, lihatlah
tempat Ia
berbaring.
Lihat! Inilah
tempat mereka
membaringkan
Dia.
Ingatlah apa
414
yang dikatakan-
Nya kepada
kamu, saat Ia
masih di Galilea,
7 yaitu bahwa
Anak Manusia
harus diserahkan
ke tangan orang-
orang berdosa
dan disalibkan,
dan akan bangkit
pada hari yang
ketiga."
7"namun
sekarang
pergilah,
katakanlah
kepada murid-
murid-Nya dan
kepada Petrus:
Ia mendahului
kamu ke Galilea;
di sana kamu
akan melihat
Dia, seperti
yang sudah
dikatakan-Nya
kepada kamu.'"
7"segeralah pergi
dan katakanlah
kepada murid-
murid-Nya bahwa
415
Ia telah bangkit
dari antara orang
mati. Ia
mendahului kamu
ke Galilea; di sana
kamu akan melihat
Dia. Sesungguhnya
aku telah
mengatakannya
kepadamu."
149) Markus 1:7-13; Yohanes 1:27-40 Apa yang dilakukan Yesus
sesudah bertemu Yohanes Pembaptis?
JAWAB:
sesudah pembaptisan-Nya, Yesus tinggal sebentar bersama
murid-murid-Nya lalu pergi ke padang gurun. Catatan Rasul Yohanes
mengenai pembaptisan Yesus bukanlah suatu sorotan yang kronologis.
Melainkan, ia memusatkan perhatiannya pada aspek misi Kristus.
Rasul Yohanes berfokus pada isu pembaptisan, penugasan (permulaan
kerja) Kristus dan berkat dari Bapa. Markus hanya menuliskan bahwa
Yesus pergi ke padang gurun sesudah pembaptisan-Nya. Tiap catatan
baik Markus maupun Yohanes yaitu mengenai hal yang sama, namun
masing-masing menyoroti masalah ini dengan cara yang sangat
berbeda dan memilih informasi yang berbeda seputar kejadian
ini . Markus sangatlah ringkas dan menyebutkan lebih banyak
kejadian dibandingkan Yohanes. Tidak terjadi kontradiksi di sini sebab
tidak ada konflik antara catatan Yohanes dan Markus.
Markus 1:7-13 Yohanes 1:27-40
7 Inilah yang diberitakannya:
"Sesudah aku akan datang Ia yang
lebih berkuasa dari padaku;
membungkuk dan membuka tali
kasut-Nyapun aku tidak layak.
8 Aku membaptis kamu dengan air,
namun Ia akan membaptis kamu
dengan Roh Kudus."
27 yaitu Dia, yang datang kemudian dari
padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku
tidak layak."
28 Hal itu terjadi di Betania yang di seberang
sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis.
29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat
Yesus datang kepadanya dan ia berkata:
"Lihatlah Anak domba Allah, yang
menghapus dosa dunia.
30 Dialah yang kumaksud saat kukatakan:
Kemudian dari padaku akan datang seorang,
yang telah mendahului aku, sebab Dia telah
ada sebelum aku.
31 Dan aku sendiripun mula-mula tidak
mengenal Dia, namun untuk itulah aku datang
dan membaptis dengan air, supaya Ia
dinyatakan kepada Israel."
9 Pada waktu itu datanglah Yesus
dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia
dibaptis di sungai Yordan oleh
Yohanes.
32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya:
"Aku telah melihat Roh turun dari langit
seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, namun
Dia, yang mengutus aku untuk membaptis
dengan air, telah berfirman kepadaku: Jijika
engkau melihat Roh itu turun ke atas
seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu
yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi
kesaksian: Ia inilah Anak Allah."
35 Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di
situ pula dengan dua orang muridnya.
36 Dan saat ia melihat Yesus lewat, ia
berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!"
37 Kedua murid itu mendengar apa yang
dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut
Yesus.
10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia
melihat langit terkoyak, dan Roh
seperti burung merpati turun ke atas-
Nya.
11 Lalu terdengarlah suara dari
sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang
Kukasihi, kepada-Mulah Aku
berkenan."
12 Segera sesudah itu Roh
memimpin Dia ke padang gurun.
13 Di padang gurun itu Ia tinggal
empat puluh hari lamanya, dicobai
oleh Iblis. Ia berada di sana di antara
binatang-binatang liar dan malaikat-
malaikat melayani Dia.
38 namun Yesus menoleh ke belakang. Ia
melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu
berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu
cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi
(artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"
39 Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan
kamu akan melihatnya." Merekapun datang
dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu
mereka tinggal bersama-sama dengan Dia;
waktu itu kira-kira pukul empat.
40 Salah seorang dari keduanya yang
mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut
Yesus yaitu Andreas, saudara Simon Petrus.
150) Matius 12:40 dan Matius 28:1; Markus 16:2; Lukas 24:1; Yohanes
20:1 Berapa lamakah Yesus mati di kubur-Nya?
JAWAB:
Tiga hari dan tiga malam
(Matius 12:40) - "Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga
hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam
rahim bumi tiga hari tiga malam."
Kurang dari tiga hari dan tiga malam
(Matius 28:1) - "sesudah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya
fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan
Maria yang lain, menengok kubur itu."
(Markus 16:2) - "Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu,
sesudah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur."
(Lukas 24:1) - "namun pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu
mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah
disediakan mereka."
(Yohanes 20:1) - "Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar
saat hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia
melihat bahwa batu telah diambil dari kubur."
Pada penanggalan Yahudi, satu hari diukur mulai dari
terbenamnya matahari hingga terbenamnya matahari keesokan
harinya. Jika Yesus berada di kubur selama 3 x 24 jam, maka Ia tidak
mungkin telah bangkit pada hari yang ketiga sebab hari yang ketiga
belumlah komplit 24 jam. Ia harus bangkit pada hari keempat supaya
genap masa 3 x 24 jam, jika tidak maka tidak masuk akal
mengatakan bahwa Ia dikubur tiga hari tiga malam namun bangkit pada
hari yang ketiga. Jadi, apa yang telah terjadi?
HARI 1 HARI 2 HARI 3
KAMIS
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Rabu
KAMIS
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
JUMAT
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Kamis
JUMAT
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
SABTU
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Jumat
SABTU
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
MINGGU
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Sabtu
MINGGU
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
Malam Siang Malam Siang Malam Siang Malam Siang
Penyaliban Sabat Ia bangkit
Solusinya sederhana saja, orang Yahudi memiliki adat
bahwa bagian dari satu hari, sependek apa pun, akan tetap dihitung
sebagai satu hari penuh (24 jam).
1
"Berhubung orang Yahudi
menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam),
maka istilah "tiga hari tiga malam" yaitu benar dan berlaku jika
penyaliban terjadi di hari Jumat."
2
Fenomena ini ditemukan pula pada
kitab Ester. "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang
ada di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan
janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik
waktu siang. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa
demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja,
sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; jika terpaksa aku
mati, biarlah aku mati." (Ester 4:16). Lalu, dalam Ester 5:1 dikatakan,
"Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, lalu
berdirilah ia di pelataran dalam istana raja, tepat di depan istana raja.
Raja bersemayam di atas takhta kerajaan di dalam istana, berhadapan
dengan pintu istana itu." Dapat kita lihat di sini bahwa meskipun tiga
hari tiga malam belumlah komplit, Ester telah pergi menghadap Raja
pada hari yang ketiga meskipun dia memerintahkan untuk berpuasa
selama tiga hari tiga malam. Bisa kita lihat di sini bahwa "pada hari
yang ketiga" sama dengan "sesudah tiga hari".
Sebagai tambahan, Markus 8:31 mengatakan, "Kemudian
mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia
harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua,
imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit
sesudah tiga hari." Meskipun demikan, 1 Korintus 15:4 mengatakan,
"bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada
hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;" Demikian juga, Lukas
24:5-7, "Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, namun
kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia
yang hidup, di antara orang mati?
6
Ia tidak ada di sini, Ia telah
bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, saat Ia
masih di Galilea,
7
yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke
tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada
hari yang ketiga." Dari ayat-ayat ini frasa "sesudah tiga hari" setara
dengan "pada hari yang ketiga".
Sehingga, kita dapat melihat bahwa berhubung orang Yahudi
menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam),
maka istilah "tiga hari dan tiga malam" yaitu istilah idiomatik dan
bukan istilah literal.
Solusi lain yang mungkin
Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan
itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.
6
Dan pada hari yang
kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN;
tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi.
7
Pada
hari yang pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus,
janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat." (Imamat 23:5-7).
Ayat-ayat di atas memberitahukan kita bahwa Paskah terjadi
pada hari keempatbelas dari bulan pertama Kalender Yahudi; yaitu
sekitar bulan Maret-April dalam kalender kita. Mungkin sekali,
Paskah ini terjadi dalam minggu di mana ada Sabat hari Sabtu.
sebab Imamat 23:5-7 memerintahkan orang-orang agar istirahat pada
hari pertama Paskah (meskipun bukan hari terakhir/ Sabtu) seperti
halnya hari Sabat yang terjadi hari Sabtu. Sehingga, mungkin tabel di
bawah ini dapat melukiskan suatu penyaliban di Hari Kamis dan
diikuti tiga "hari dan malam" sebelum kebangkitan Yesus di hari
Minggu.
422
Hari 1 Hari 2 Hari 3
13 Nisan 14 Nisan 15 Nisan 16 Nisan
KAMIS
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Rabu
KAMIS
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
JUMAT
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Kamis
JUMAT
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
SABTU
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Jumat
SABTU
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
MINGGU
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Sabtu
MINGGU
berakhir
pada
saat
matahari
terbenam
Malam Siang Malam Siang Malam Siang Malam Siang
Paskah/Penyaliban Sabat Ia bangkit
Hal menarik yang patut disebutkan di sini sehubungan dengan
kemungkinan adanya dua hari Sabat ini yaitu : dalam bahasa
Yunaninya ayat Matius 28:1 berbunyi "sesudah hari Sabat [JAMAK]
lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu,
pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur
itu." Mungkin sekali memang ada dua hari "Sabat" pada minggu
penyaliban itu. Sabat pertama mungkin yaitu Sabat sebab hari
pertama Paskah dan yang kedua yaitu Sabat hari Sabtu. Coba lihat
kutipan Imamat 23:5-7 di atas yang mengatakan "Pada hari yang
pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu
melakukan sesuatu pekerjaan berat."
Petunjuk lain atas kemungkinan ini dapat dilihat melalui
perbandingan dua ayat yang saya atur dalam pola sebelum-dan-
sesudah-Paskah.
"Dan sesudah pulang, mereka
menyediakan rempah-rempah dan
minyak mur. Dan pada hari Sabat
mereka beristirahat menurut
hukum Taurat,"
(Lukas 23:56).
SABAT
"sesudah lewat hari Sabat, Maria
Magdalena dan Maria ibu
Yakobus, serta Salome membeli
rempah-rempah untuk pergi ke
kubur dan meminyaki Yesus,"
(Markus 16:1).
Saya masih memerlukan riset lebih jauh mengenai
kemungkinan ini, namun penyusunan ini mungkin bisa saja menjadi
jawaban bagi skenario tiga hari tiga malam.
________________________
1. Jamieson, Robert; Fausset, A.R.; and Brown, David, Commentary
Critical and Explanatory on the Whole Bible, (Oak Harbor, WA: Logos
Research Systems, Inc.) 1998.
2. "Since the Jews reckoned part of a day as a full day, the "three days and
three nights" could permit a Friday crucifixion." Walvoord, John F., and
Zuck, Roy B., The Bible Knowledge Commentary, 1983, 1985,
151) IBRANI 7:3 VS TRITUNGGAL.
Dalam Ibrani, Paulus berkata, "Ia (Melkisedek) tidak berbapak, tidak
beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak
berkesudahan, dan sebab ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia
tetap menjadi imam sampai selama-lamanya". Jika kita terjemahkan
pernyataan Paulus ini --yang ditujukan kepada orang-orang
Ibrani--, maka akan didapat persamaan, Melkisedek = Anak Allah =
Yesus. Oleh sebab Yesus = Allah = Roh Kudus, maka Melkisedek =
Yesus = Allah = Roh Kudus = Caturtunggal atau Tritunggal plus
Melkisedek. Sayangnya, tak seorang Kristen pun yang menuhankan
Melkisedek padahal notabene sejajar/sederajat dengan Yesus.
JAWAB :
ALKITAB LAI TB Ibrani 7:3
Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal
dan hidupnya tidak berkesudahan, dan sebab ia dijadikan sama
dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.
ALKITAB LAI BIS
Mengenai Melkisedek ini tidak ada keterangan di mana pun bahwa ia
memiliki bapak atau ibu atau nenek moyang; tidak ada juga
keterangan tentang kelahirannya, ataupun kematiannya. Ia sama
seperti Anak Allah; ia yaitu imam yang abadi.
NASB
Without father, without mother, without genealogy, having
neither beginning of days nor end of life, but made like the Son of
God, he remains a priest perpetually.
NIV
Without father or mother, without genealogy, without beginning of
days or end of life, like the Son of God he remains a priest forever.
Melkisedek yaitu Tipologi dari Yesus Kristus namun ia
sendiri bukanlah Yesus Kristus atau Allah Anak dalam bentuk
Theofani. Melkisedek yaitu Imam dan Raja Salem, Yesus Kristus
yaitu Nabi, Imam dan Raja. Mengenai Melkisedek, Ibrani
mengatakan bahwa tidak ada keterangan mengenai silsilah ayah dan
ibunya. Tidak ada catatan tentang silsilah Melkisedek. Ingatlah bahwa
Melkisedek hidup pada masa Abraham, jadi sebelum ada bangsa Israel
yang biasanya mencatat silsilah bangsa mereka. Melkisedek bukan
bangsa dan keturunan Israel maupun Abraham. Melkisedek.
Melkisedek bukan bangsa Israel (meskipun kemungkinan besar ia
orang "Sem" atau bangsa/ras "semitik" menurut adanya penemuan
Tablet Amarna), maka ia tidak harus memiliki kebiasaan seperti
orang Israel yang menulis silsilahnya. Melkisedek sezaman dengan
Abraham sedang Israel yaitu bangsa yang lahir dari keturunan
cucu Abraham. Disamping itu, tidak ada rujukan dalam PL yang
berkata kata bahwa Melkisedek yaitu Allah. Beberapa kalangan
Kristiani biasanya 'bingung' dengan ayat dalam Kitab Ibrani ini
sehingga menduga Melkisedek itu titisan Allah atau bahkan
Melkisedek itu sama dengan Allah.
Jadi Melkisedek yaitu manusia biasa, bukan Yesus Kristus,
ataupun jelmaan Yesus Kristus. Apa yang ditulis dalam Kitab Ibrani
itu yaitu mengenai : TIPOLOGI (Perlambangan) KEIMAMAN
MELKISEDEK menggambarkan KEIMAMAN TUHAN YESUS
KRISTUS yang menjadi Imam Besar pengantara Allah dan Manusia
berdosa. (Baca Pesona Alkitab, Andi Offset, p 33-42). Jadi tidak ada
istilah Caturtunggal.
152) GALATIA 5:1-6 VS LUKAS 2:21.
Dalam Galatia, Paulus berkata, "...jijika kamu menyunatkan dirimu,
Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu...Kamu lepas dari
Kristus...Sebab...hal bersunat atau tidak bersunat tidak memiliki
sesuatu arti...", namun dalam Lukas, "saat genap delapan hari,
Yesus disunat". Bagaimana Paulus mengajarkan sesuatu tentang
Yesus namun justru bertentangan dengan pokok ajaran Yesus sendiri
yaitu menegakkan hukum Taurat?
JAWAB :
Sunat itu wajib bagi bangsa Israel, Alkitab tidak menulis
bahwa Yesus tidak membatalkan sunat melainkan Yesus tidak
meniadakan Taurat. Meniadakan tidak sama artinya dengan
membatalkan. Yesus memang disunat sebab Dia yaitu bangsa
Yahudi secara daging, sedang Kisah Para Rasul 15:1-2 bukanlah
ajaran para rasul melainkan hasutan sebagian kalangan Yahudi agar
orang Kristen non-Yahudi juga harus disunat.
Praktek sunat yang sudah lebih dahulu ada di antara
bangsa-bangsa lain, dipakai untuk menandakan orang dimasukkan ke
dalam perjanjian Abraham. Artinya yang berlangsung telah diketahui
dari fungsinya pada waktu ditetapkan. Perjanjian-perjanjian itu
diteguhkan dengan sumpah; kutuk sumpah itu ditunjukkan di dalam
upacara-upacara simbolis. Suatu kutuk yang lazim ialah pemotongan
(penyerahan) orang yang ditaklukkan untuk dibinasakan dan
peniadaan nama dari benihnya. Yang menyertai tindakan ini yaitu
suatu upacara dengan pisau yang melambangkan orang yang tidak
memenuhi perjanjian akan dipotong-potong. Demikianlah sunat
yaitu suatu upacara pisau yang dengannya perjanjian Abraham
dipotong.
Upacara itu melambangkan kutuk pemotongan atau pemisahan
dari persekutuan perjanjian. Lebih tepat lagi, pemotongan kulup
kelamin lelaki melambangkan pemotongan para keturunan. Pada
pihak lain, sebagai tanda sumpah mengakui ketuhanan Allah, maka
sunat juga menandai pengudusan. Perjanjian dengan orang taklukan
pada zaman purba meliputi; kecuali raja yang ditaklukkan itu, juga
kerajaannya dan keturunannya. Demikian juga Tuhan memberi
perjanjian-Nya kepada Abraham, bukan hanya sebagai seorang
pengaku iman secara perorangan, melainkan sebagai kepala suatu
masyarakat, dalam hal ini, rumah tangga keluarganya, termasuk anak-
anak dan hamba-hamba, dan hal itu diteruskan hingga keturunan-
keturunannya.
Sunat dihisabkan ke dalam ajaran Musa terkait dengan Paskah,
dan agaknya diteruskan sepanjang zaman PL. Sunat menjadi ciri asasi
Yudaisme dalam PB dan menimbulkan pertentangan pada zaman para
rasul. Masyarakat Yahudi pada zaman PB mengaitkan sunat dengan
Musa begitu rupa, sehingga mereka melupakan kaitannya yang lebih
asasi dengan Abraham.
Kisah Para Rasul 15:1,
"Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan
kepada saudara-saudara di situ: 'Jijika kamu tidak disunat menurut
adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat
diselamatkan.'"
Kisah Para Rasul 15:5,
"namun beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi
percaya, datang dan berkata: 'Orang-orang bukan Yahudi harus
disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.'"
Yesus telah mengingatkan mereka bahwa sunat yaitu lebih
dahulu dari Musa. Paulus menekankan bahwa yang tak dapat diterima
agama Kristen ialah pandangan umum yang menghubungkan sunat
dengan Musa, dan senantiasa mengarahkan pembacanya kembali
kepada Abraham.
Kejadian 17 menunjukkan bahwa sunat pertama-tama
mewujudkan tanda rohani; kedua, memiliki arti kebangsaan. Bahwa
sunat bersifat kebangsaan, yang mencirikan keanggotaan bangsa
Israel, tidak dapat disangkal. Hal ini memang sama jelasnya dalam
Kejadian 34 seperti juga sesudah Musa. Tapi sifat kebangsaan itu
sebenarnya hanyalah dampak sampingan, sebab umat Israel pemilik
sunat itu disamakan dengan bangsa Israel PL. Dalam Kejadian 17:10-
14 sunat disamakan dengan perjanjian yang dibuat oleh Abraham.
Artinya, sunat menandai gerakan yang penuh kasih karunia dari Allah
menuju manusia, dan hanya secara sekunder saja dapat dikatakan
menandai penyerahan manusia kepada Allah. saat bangsa itu
mengembara di padang gurun sebab tidak diperkenankan Allah,
perjanjian itu seolah-olah ditunda dan sunat tidak diberlakukan. Lagi,
saat Musa berbicara tentang seorang yang tidak petah lidaknya
(harfiah tak bersunat), hanya karunia firman Allah yang dapat
menyembuhkannya. Selanjutnya, PL berbicara tentang sunat sebagai
meterai atau pemberian kebenaran dari Allah. sebab itu sunat
menjadi tanda dari kasih karunia dimana Allah memilih dan menandai
orang-orang milik-Nya.
Perjanjian sunat bekerja atas dasar kesatuan rohani antar
anggota rumah tangga dan kepalanya. Perjanjian itu diadakan "antara
Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun". Kejadian 17:26-
27 khususnya mengungkapkan kebenaran yang sama: "Abraham...
Ismael... dan semua orang dari isi rumah Abraham... disunat bersama-
sama dengan dia." Demikianlah asal mula dan caranya sunat menjadi
adat Israel, bukan diterima dan berasal dari Mesir atau negeri-negeri
lain. Sunat Israel tegas berbeda dari sunat pada bangsa-bangsa lain
yang terkait dengan berjenjang dewasa, dan melulu bersifat sosial.
Sunat Israel yaitu pertanda kedudukan di hadirat Allah, dan bahwa
kasih karunia ilahi mendahului perbuatan manusia.
Mereka yang dengan cara demikian menjadi anggota
perjanjian diwajibkan berkata kata nya secara lahiriah dengan menaati
hukum Allah, seperti dengan tegas dituntut kepada Abraham,
"Hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela". Hubungan antara
sunat dan ketaatan ditekankan sepanjang Alkitab. Dalam hal ini sunat
mengandung gagasan penyerahan diri kepada Allah, tapi bukan inilah
intinya. Sunat menjelmakan, menerapkan janji, dan menghimbau
orang untuk hidup dalam ketaatan sesuai perjanjian. Darah yang
tumpah dalam sunat tidak berkata kata batas penyerahan diri itu, tapi
mengungkapkan tuntutan yang mahal yang dibuat Allah bagi mereka
yang dipanggil-Nya, dan dicirikan dengan tanda perjanjian-Nya.
Tanggapan taat ini tidak senantiasa muncul. Dan sekalipun
tanda dan caranya disamakan dalam Kejadian 17:10-14, namun
Alkitab terus terang mengakui, bahwa bisa saja orang memiliki tanda
sunat, tapi tidak lebih dari itu. Jika demikian, tanda itu tak berarti
secara rohani, melainkan menjadi tanda hukuman. PL jelas
mengajarkan hal itu, justru menuntut realitas penerapannya sesuai
tanda itu, dan mengingatkan bahwa tanpa kenyataan itu maka tanda
sunat sepi arti, dan menubuatkan sunat hati oleh Allah.
PB tegas dan pasti: bahwa tanpa ketaatan, sunat yaitu melulu
omong kosong. Tanda lahiriah pudar tanpa arti jika dibandingkan
dengan menaati perintah-perintah, iman bekerja oleh kasih, dan suatu
ciptaan baru. Namun orang Kristen tidak bebas memandang rendah
tanda itu. Walaupun sejauh tanda itu mengungkapkan keselamatan
sebab perbuatan-perbuatan hukum, orang Kristen harus
menghindarinya, namun dalam arti batiniah orang Kristen
memerlukannya. Justru ada sunat Kristus, berupa "penanggalan akan
tubuh (dan bukan hanya sebagian) yang berdosa", suatu perbuatan
rohani, yang tidak dilakukan oleh tangan manusia, suatu hubungan
dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya, dimeteraikan
oleh peraturan penerimaan atas PB. Sebagai akibatnya, orang Kristen
ialah orang bersunat.
Filipi 3:3, "sebab kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh
Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh
percaya pada hal-hal lahiriah."
153) GALATIA 3:16 VS GALATIA 3:29.
Dalam Galatia 3:16 Paulus berkata, "Adapun kepada Abraham
diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya...hanya satu
orang...yaitu Kristus". namun dalam Galatia 3:29 Paulus berkata
yang sebaliknya, "Dan jijika kamu yaitu milik Kristus, maka kamu
juga yaitu keturunan Abraham...". Garis keturunan dalam Kristen
benar-benar ditekankan untuk membentuk iman Kristen. Padahal,
apakah Yesus keturunan Abraham? Perdebatan yang tak kunjung usai.
Yesus, yaitu manusia yang tidak memiliki silsilah!
JAWAB:
Yesus yaitu benar keturunan Abraham sebab dia dilahirkan
dari Maria yang yaitu keturunan dari Abraham (baca silsilah Yesus
menurut garis Maria di Lukas 3:23-38, perhatikan ayat 23 dan 34).
Tentang silsilah Yesus keturunan Abraham, baca jawaban no 1-5.
Orang Kristen yaitu keturunan Abraham secara arti rohani bukan
Jasmani sebab genealogi, namun sebab ditinjau dari iman kepada
Kristus (Galatia 3:16). Ingat Abraham yaitu bapa orang beriman.
Orang Kristen yaitu orang yang beriman kepada Kristus. Jadi tidak
ada kontradiksi.
154) ROMA 2:13 VS GALATIA 2:16 (didukung 2 KORINTUS 12:16).
saat menulis surat kepada orang-orang Roma, Paulus berkata,
"...namun orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan
dibenarkan". namun sebaliknya, saat menulis surat kepada orang-
orang Galatia, Paulus mengatakan, "...tidak seorangpun dibenarkan
oleh sebab melakukan hukum Taurat...". Dan yang paling konyol
yaitu saat Paulus menulis surat yang kedua kepada orang-orang
Korintus, ia mengatakan dengan sejujurnya, "...dalam kelicikanku, aku
telah menjerat kamu dengan tipu daya" (al. KJV).
JAWAB : Kitab Roma 2:12-15
2:12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan
binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah
hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.
2:13 sebab bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang
benar di hadapan Allah, namun orang yang melakukan hukum
Tauratlah yang akan dibenarkan.
2:14 jika bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat
oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat,
maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka
menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat
ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi
dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
Galatia 2:16
Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh sebab
melakukan hukum Taurat, namun hanya oleh sebab iman dalam
Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus
Yesus, supaya kami dibenarkan oleh sebab iman dalam Kristus dan
bukan oleh sebab melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada
seorang pun yang dibenarkan" oleh sebab melakukan hukum Taurat.
Galatia 3:19-25
3:19 jika demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia
ditambahkan oleh sebab pelanggaran-pelanggaran -- sampai datang
keturunan yang dimaksud oleh janji itu -- dan ia disampaikan dengan
perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.
3:20 Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja,
sedang Allah yaitu satu.
3:21 jika demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-
janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat
diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang
kebenaran berasal dari hukum Taurat.
3:22 namun Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah
kekuasaan dosa, supaya oleh sebab iman dalam Yesus Kristus janji
itu diberikan kepada mereka yang percaya.
3:23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan
hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.
3:24 Jadi hukum Taurat yaitu penuntun bagi kita sampai Kristus
datang, supaya kita dibenarkan sebab iman.
3:25 Sekarang iman itu telah datang, sebab itu kita tidak berada lagi
di bawah pengawasan penuntun.
APA ITU HUKUM TAURAT? Baca Roma pasal 7-9
sesudah Rasul Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan
sebab percaya kepada Tuhan Yesus, bukan sebab memenuhi
tuntutan hukum Taurat, muncul berbagai pertanyaan: Bagaimana
relasi hukum Taurat dengan kehidupan Kristen? Apa kaitan antara
ajaran tentang kebenaran Allah dengan makna hukum Taurat? Apakah
hukum Taurat tidak berlaku lagi sesudah seseorang beriman kepada
Allah?
Roma 7:1; Roma 8:39 secara khusus menjelaskan relasi hidup orang
Kristen dan hukum Taurat. Hukum Taurat hanya berlaku selama orang
hidup (Roma 7:1-6).
Orang yang percaya kepada Kristus tidak berada di bawah hukum
Taurat, sebab ia telah mati bagi hukum Taurat. Apakah hukum Taurat
itu dosa? Hukum Taurat tidak sama dengan dosa (Roma 7:7-26).
Rasul Paulus membagikan pengalamannya berjuang melawan
hukum Taurat. Ada yang berpendapat bahwa pengalaman ini terjadi
sebelum Rasul Paulus bertobat. Pandangan ini sulit diterima sebab
konteks dekat bagian ini menjelaskan hubungan orang Kristen dengan
hukum Taurat.
Di samping itu, pengenalan akan dosa selalu berkaitan dengan
orang yang sudah dilahirkan kembali. Bukan hukum Taurat yang
membuat ia melakukan dosa, melainkan dosa di dalam dirinya yang
mengunakan hukum Taurat untuk memperbudak dirinya. Hukum
Taurat mengatakan 'dosa' (Roma 7:7-8 ) dan dosa hidup oleh sebab
hukum Taurat (Roma 7:9-13).
Hukum Taurat menimbulkan pertentangan dengan dosa (Roma
7:14-25). Paulus tahu bahwa ada jalan yang baik, namun justru jalan
yang buruk yang dipilihnya. Hal ini terjadi sebab adanya perbedaan
antara sifat hukum Taurat (yang rohani) dan sifat dirinya (yang
bersifat daging) atau pertentangan antara Roh dan daging.
Kemudian Rasul Paulus memaparkan realitas bahwa dosa telah
dikalahkan oleh Kristus dan Roh (Roma 8:1-39). Hidup dalam kasih
karunia sebagai pekerjaan Roh kontras dengan hidup dalam daging di
bawah hukum Taurat. Hidup lama menempatkan perhatian dan
kesenangan pada hal-hal yang bersifat daging, namun hidup yang baru
menempatkannya pada hal-hal rohani. jika kita hidup menurut
daging, ciri yang bersifat daging nampak juga pada pengharapan
dalam pikiran kita. jika rohani kita kuat, hal itu akan nampak dalam
arah hidup kita (Roma 8:5-11).
Rasul Paulus bersukacita sebab kemenangan kasih karunia di
dalam Kristus dan hidup oleh Roh. Ia yakin bahwa kemuliaan yang
akan datang (yaitu Allah menampakkan diri secara sempurna di dalam
Yesus Kristus) jauh lebih besar dibandingkan penderitaan sekarang. Di
akhir pasal 8 dalam Kitab Roma. Rasul Paulus menutup uraiannya
dengan kidung pujian yang bernada kemenangan tentang kemenangan
hidup Kristen, yaitu hidup yang tidak di bawah hukum Taurat. sebab
Allah di pihak kita, siapakah yang dapat merebut kita dari tangan-Nya.
Ia, yang telah memberi Anak-Nya, pasti akan mengaruniakan
segala sesuatu di dalam Dia (Roma 8:31-39).
Anda dapat saja membayar harga dosa-dosa Anda – harganya
yaitu maut yang kekal. Dengan kata lain, Anda akan mati sebagai
bayaran atas dosa-dosa Anda dan masuk ke neraka yang kekal. Atau,
sebab kasih Allah, Anda dapat meminta Sang Mesias untuk
membayarkan harga ini sebagai pengganti bagi Anda. Inilah
yang akan membuat Anda berdamai dengan Allah. Allah akan
mengizinkan Anda masuk Surga yang kekal sebab keadilan-Nya
sudah dipuaskan.
Melalui korban kematian-Nya, sistem pengorbanan lama yang
mengorbankan binatang secara terus-menerus menjadi tidak berlaku
sebab sudah digenapi.
Rasul Yohanes juga mengatakan : Yohanes 3:36
Barangsiapa percaya kepada Anak (Yesus), ia beroleh hidup yang
kekal, namun barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat
hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."
Pengikut-pengikut Yesus telah berjalan dalam "Janji yang
Baru" dan yakin bahwa darah Yesus telah menebus segala dosa
mereka. Mereka tidak hidup dibawah "Janji Lama" yang dibuat Allah
dengan orang-orang Israel di Gunung Sinai. Di dalam hidup dibawah
―Janji Baru" ini, para pengikut Yesus tetap memiliki hukum yang
mengatur. Isinya tetap berhubungan dengan apa yang tertulis dalam
PL, namun tentunya dalam konteks yang baru, yaitu yang telah
digenapi di dalam Yesus Kristus. Jadi, jelas ada kesinambungan,
penyingkapan dan pembaharuan dari kedua "janji" ini – yang
baru dan yang lama.
Perikop 2 Korintus 12 tidak ada kaitannya dengan Hukum
Taurat yang dibahas. Lihat ayat 16 di bawah ini. Orang Korintus
mengatakan atau lebih tepatnya menuduh Paulus. Namun Paulus
membela dirinya dari tuduhan palsu itu. Baca selengkapnya: 2
Korintus 12:14-19
12:14 Sesungguhnya sekarang sudah untuk ketiga kalinya aku siap
untuk mengunjungi kamu, dan aku tidak akan merupakan suatu beban
bagi kamu. Sebab bukan hartamu yang kucari, melainkan kamu
sendiri. sebab bukan anak-anak yang harus mengumpulkan harta
untuk orang tuanya, melainkan orang tualah untuk anak-anaknya.
12:15 sebab itu aku suka mengorbankan milikku, bahkan
mengorbankan diriku untuk kamu. Jadi jika aku sangat mengasihi
kamu, masakan aku semakin kurang dikasihi?
12:16 Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu,
namun -- kamu katakan -- dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu
dengan tipu daya.
12:17 Jadi pernahkah aku mengambil untung dari pada kamu oleh
seorang dari antara mereka, yang kuutus kepada kamu?
12:18 Memang aku telah meminta Titus untuk pergi dan bersama-
sama dengan dia aku mengutus saudara yang lain itu. Adakah Titus
mengambil untung dari pada kamu? Tidakkah kami berdua hidup
menurut roh yang sama dan tidakkah kami berlaku menurut cara yang
sama?
12:19 Sudah lama agaknya kamu menyangka, bahwa kami hendak
membela diri di depan kamu. Di hadapan Allah dan demi Kristus kami
berkata: semua ini, saudara-saudaraku yang kekasih, terjadi untuk
membangun iman kamu.
155) MATIUS 2:1-8 VS LUKAS 2:1-20.
Dalam Matius TERTULIS, "Yesus dilahirkan pada zaman raja
Herodes", namun dalam Lukas, "Yesus dilahirkan pada zaman
Kaisar Agustus (sesudah zaman Herodes), yakni saat diadakan
sensus penduduk di Yudea".
JAWAB : (Salah memahami konteks historis)
Kedua-duanya benar, Yesus dilahirkan pada zaman Kaisar
Romawi yang bernama Agustus memerintah dari 27 sM (sebelum
Masehi) sampai 14 SM (Sesudah Masehi). sedang Herodes
(Agung) yaitu raja atas seluruh tanah Palestina yang memerintah 37
sM sampai 4 sM. Jadi dalam kurun waktu pemerintahan Agustus dan
Herodes Agung itulah Yesus lahir kira-kira tahun 4 sM (sebelum
Masehi). Jadi Yesus lahir pada masa pemerintahan kedua orang itu.
sesudah Herodes Agung meninggal, anaknya yang bernama Arkhelaus
memerintah atas Yudea dan Samaria, namun ia dipecat dari
jabatannya sehingga daerah kekuasaannya dimasukkan langsung ke
dalam Kerajaan Romawi (Matius 2:22). Jadi tidak ada kontradiksi
sebab Agustus dan Herodes Agung pernah hidup dalam kurun waktu
yang sama. (Baca Kamus Alkitab LAI)
156) Bagaimana mungkin korban tebusan Kristus yang diberikan bagi
semua manusia (Markus 10:45; 1 Timotius 2:5-6), yaitu juga
merupakan korban tebusan bagi orang fasik? (Amsal 21:18)
JAWAB :
(Kategori : Salah memahami cara Tuhan bekerja dalam historis)
sebab Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan
untuk melayani dan untuk memberi nyawa-Nya menjadi tebusan
bagi banyak orang." (Markus 10:45)
1 Timotius 2:5-6
2:5 sebab Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara
antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,
2:6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua
manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.
Orang fasik dipakai sebagai tebusan bagi orang benar, dan
pengkhianat sebagai ganti orang jujur. (Amsal 21:18)
Pertentangan ini mempertanyakan "Siapa yang menjadi korban
tebusan dan untuk siapa". Shabbir memakai ayat dalam Markus
10:45 dan 1 Timotius 2:5-6 untuk menunjukkan bahwa Yesus telah
menjadi tebusan bagi semua orang. Lalu ayat ini dibandingkan dengan
Amsal 21:18 yang menyebutkan "Orang fasik dipakai sebagai
tebusan bagi orang benar, dan pengkhianat sebagai ganti orang
jujur".
Sebenarnya tidak ada pertentangan dalam kedua ayat di atas
sebab korban tebusan yang dibicarakan berbeda. Korban tebusan
merupakan bayaran dari seseorang terhadap pihak lain. Korban ini
dapat saja diberikan kepada orang baik kepada orang lain seperti yang
dilakukan oleh Kristus bagi dunia, atau bisa juga dilakukan dari orang
jahat sebagai bayaran atas kejahatan yang telah dilakukannya kepada
orang lain seperti yang kita lihat dalam Kitab Amsal di atas.
Shabbir memakai ayat dalam Markus dan 1 Timotius
sebagai asumsi bahwa Yesus itu baik, dan sebab itu Ia tidak
seharusnya dijadikan korban tebusan bagi orang jahat. Shabbir
merefleksikan ajaran Islam yang membantah seseorang dapat
menebus kesalahan orang lain atau menjadi korban bagi kesalahan
orang lain. SALAH!
Shabbir tidak seharusnya memaksakan interpretasi Alkitab
menurut ajaran Islam. Alkitab membuktikan Maha Kasihnya Allah
(yang tidak dibuktikan oleh allah-allah lain, kecuali meng-klaim-nya
saja) dengan menunjukkan bahwa Kristus telah menjadi tebusan bagi
orang-orang berdosa :
Galatia 3:13-14
3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan
menjadi kutuk sebab kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang
yang digantung pada kayu salib!"
3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat
Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita
menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
1 Petrus 2:23-25
2:23 saat Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki;
saat Ia menderita, Ia tidak mengancam, namun Ia menyerahkannya
kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu
salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk
kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, namun sekarang kamu
telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.
Rasul Petrus dan Rasul Paulus mengatakan bahwa Yesus
menjadi "terkutuk" sebab kita. Oleh sebab itu Yesus telah
menggenapi bahkan Amsal di atas sekalipun.
Markus 10:45 mengutip perkataan Yesus, yang sekaligus
menubuatkan waktu kematian-Nya yang akan segera datang dan
alasan kematian-Nya, yaitu bahwa Ia akan menjadi korban
pembayaran untuk menebus semua dosa manusia.
Dalam 1 Timotius 2:5-6, Paulus berkata kata , melalui korban
penebusan dosa yang Tuhan berikan, yaitu melalui pengantara Yesus,
dan korban kematian-Nya di kayu salib, Tuhan sekali lagi
menjembatani hubungan-Nya dengan manusia.
sedang Amsal 21:18 secara konteks berbicara mengenai tebusan
yang berbeda, yang dibayarkan Tuhan (melalui Mesir) pada saat
441
keluarnya bangsa Israel dari Mesir; sebagaimana diterangkan dalam
Kitab Yesaya, khususnya pasal 43:3 (dengan penerangan ayat 16-17)
Yesaya 43:3,16-17
43:3 Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah
Israel, Juruselamatmu. Aku menebus engkau dengan Mesir, dan
memberi Etiopia dan Syeba sebagai gantimu.
43:16 Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui
laut dan melalui air yang hebat,
43:17 yang telah menyuruh kereta dan kuda keluar untuk berperang,
juga tentara dan orang gagah -- mereka terbaring, tidak dapat bangkit,
sudah mati, sudah padam sebagai sumbu --,
ihatlah, pohon ara
yang Kaukutuk itu sudah
kering."
iman, gunung
dipindahkan
21:21 Yesus menjawab
mereka: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya
jika kamu percaya dan tidak
bimbang, kamu bukan saja
akan dapat berbuat apa yang
Kuperbuat dengan pohon
ara itu, namun juga jijika
kamu berkata kepada
gunung ini: Beranjaklah dan
tercampaklah ke dalam laut!
hal itu akan terjadi.
11:22 Yesus menjawab
mereka: "Percayalah kepada
Allah!
11:23 Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya barangsiapa
berkata kepada gunung ini:
Beranjaklah dan tercampaklah
ke dalam laut! asal tidak
bimbang hatinya, namun
percaya, bahwa apa yang
dikatakannya itu akan terjadi,
maka hal itu akan terjadi
baginya.
apa pun yang
kamu minta
denga penuh
kepercayaan....
21:22 Dan apa saja yang
kamu minta dalam doa
dengan penuh kepercayaan,
kamu akan menerimanya."
11:24 sebab itu Aku berkata
kepadamu: apa saja yang
kamu minta dan doakan,
percayalah bahwa kamu telah
menerimanya, maka hal itu
akan diberikan kepadamu.
143) Matius 28:2; Markus 16:5; Lukas 24:4; Yohanes 20:1-2,12 Berapa
pemuda atau malaikat yang muncul di kubur Yesus?
JAWAB:
Malaikat Tuhan di atas batu (Matius 28:1-2) - "sesudah hari Sabat
lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu,
pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.
2
Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat
Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya
lalu duduk di atasnya."
Seorang muda (Markus 16:5) - "Lalu mereka masuk ke dalam kubur
dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk
di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut,"
Dua orang (Lukas 24:4) - "Sementara mereka berdiri termangu-
mangu sebab hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka
memakai pakaian yang berkilau-kilauan."
Dua malaikat (Yohanes 20:1-2,12) - "Pada hari pertama minggu itu,
pagi-pagi benar saat hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke
kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
2
Ia
berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang
dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil
orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."...
12
dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang
seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di
tempat mayat Yesus terbaring."
Tidak ada kontradiksi sama sekali. Seorang malaikat Allah
menggulingkan batu penutup kubur lalu duduk di atasnya di luar
kubur (Matius 28:2). Kedua orang yang dimaksud oleh Lukas 24:4
yaitu para malaikat sebagaimana dicatat oleh Yohanes 20:12.
Markus 16:5 juga bukan kontradiksi sebab jika memang ada dua
malaikat dalam kubur, maka paling tidak memang ada satu yang bisa
dicatat. Yang duduk di sebelah kananlah yang dicatat. sebab itulah,
kita bisa melihat bahwa memang ada satu malaikat di luar dan dua di
dalam kubur.
144) Markus 13:32 Jika Yesus yaitu Allah mengapa Ia tidak tahu
kapan Ia akan kembali?
JAWAB:
(Markus 13:30-32), Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan
ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi.
31
Langit dan
bumi akan berlalu, namun perkataan-Ku tidak akan berlalu.
32
namun
tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-
malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."
Pernyataan ini hanya ditemukan dalam Injil Markus.
Jawabannya sederhana. Yesus itu yaitu Allah sekaligus manusia
(Yohanes 1:1,14; 20:28; Kolose 2:9) dan selama pelayanan-Nya di
Yerusalem, Ia bekerja dalam keterbatasan-Nya sebagai manusia.
Sebagai manusia, Yesus berjalan dan berbicara. Sebagai Allah Ia
disembah (Matius 14:33; 28:9; Ibrani 1:6), kepadanya kita berdoa
(Zakharia 13:9, 1 Korintus 1:2), dll. Ini disebut Hypostatic Union.
Selama pekerjaan-Nya di dunia Ia bergerak dalam kekuasaan
Roh Kudus dan melakukan mujizat-Nya dengan kekuasaan Roh
Kudus bukan kekuasaan-Nya sendiri. Hal ini sebab Ia telah dibuat
sedikit lebih rendah dibandingkan malaikat (Ibrani 2:9) dan telah
mengosongkan Diri-Nya dan telah mengambil rupa seorang manusia
(Filipi 2:7). Hal ini menjelaskan mengapa dalam Matius 12:22-32,
saat kaum Farisi menuduh bahwa Yesus telah memakai
kekutan iblis untuk mengusir setan, Yesus mengatakan hujat terhadap
Roh Kudus tidak akan diampuni. Mengapa? sebab Yesus sebagai
seorang manusia yang melayani sebagai manusia yang berada di
bawah Hukum Taurat (Galatia 4:4-5) melakukan mujizat itu dengan
memakai kekuasaan Roh Kudus. Hal ini menunjukkan bahwa Kristus
yaitu sepenuh-Nya manusia dan bergantung sepenuhnya pada Allah
dan bahwa Ia bekerja dalam keterbatasan-Nya sebagai manusia. Itulah
mengapa Ia mengatakan bahwa Ia tidak tahu hari maupun jam
kedatangan-Nya kembali.
Bagaimana pun, kita lihat bahwa sesudah kebangkitan-Nya,
Kristus dikatakan mengetahui segala sesuatu-Nya (Yohanes 21:17)
dan Dia juga Mahakuasa (Matius 28:20). sebab nya, sesudah
kebangkitan-Nya dan pemuliaan-Nya, Tuhan Yesus benar-benar
tahu segala sesuatu. Sama dengan No. 41.
145) Markus 16:9-20 Apakah bagian akhir dari kitab Markus sungguh-
sungguh merupakan bagian dari Alkitab?
JAWAB:
Memang ada ketidaksepakatan mengenai apakah Markus
16:9-20 perlu dimasukkan dalam PB atau tidak. Bagian ini banyak
ditemukan pada manuskrip-manuskrip yang tua namun bagian ini tidak
ada pada dua kopi paling awal dari Alkitab komplit yang dikenal
sebagai Vaticanus (350 M) dan Sinaiticus (375 M). Tambahan lagi,
ada variasi lain dari bagian akhir kitab Markus yang menggantikan
ayat 9-20, yakni:
"Dan mereka segera melaporkan semua kejadian ini kepada Petrus dan
rekan-rekannya. Dan sesudah itu, Yesus sendiri mengutus mereka dari
timur hingga barat untuk menyampaikan proklamasi yang tak
terpunahkan mengenai keselamatan kekal."
1
Beberapa Sarjana berpendapat bahwa bagian akhir ini (Markus
16:9-20) ditulis dalam gaya yang berbeda dari gaya penulisan seluruh
bagian lain kitab Markus dan bagian ini mengandung kata-kata yang
tidak bergaya Markus (Non-Marcan) dan dipakai dalam gaya
penulisan yang juga tidak bergaya Markus (Non-Marcan). Tampaknya
ayat ini mengandung makna bahwa Yesus menampakkan diri dalam
wujud yang lain (ayat 12) sehingga akan bermasalah sebab Yesus
bangkit dalam tubuh yang sama dengan tubuh kematian-Nya
(Yohanes 2:19-21). Juga, Markus 16:16 dapat disalah tafsirkan seolah-
olah baptisan yaitu bagian dari syarat keselamatan. Yang mana hal
ini tidak sesuai dengan ayat-ayat lain yang mengajarkan bahwa
keselamatan yaitu melalui iman (Roma 5:1; 6:23; Efesus 2:8-9, dll).
Apa pun yang menjadi pokok permasalahan dari perbedaan pendapat
para ahli ini, tampaknya perbedaan ini belum terselesaikan bahkan
mungkin tidak akan pernah bisa diselesaikan.
Saya tidak bermaksud mengurangi arti dari otoritas Firman
Allah maupun mengatakan bahwa Markus 16:9-20 yaitu tidak asli.
namun , kenyataannya memang ke-12 ayat ini masih diperdebatkan dan
hal ini perlu diperhatikan saat kita berkutat dengan keandalan
historis dan inspirasi dari manuskrip-manuskrip PB.
Teks Markus 16:9-20
"sesudah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia
mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari
padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
10
Lalu wanita itu
pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi
Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
11
namun saat mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah
dilihat olehnya, mereka tidak percaya.
12
Sesudah itu Ia menampakkan
diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, saat
keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
13
Lalu kembalilah mereka
dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, namun kepada
merekapun teman-teman itu tidak percaya
14
Akhirnya Ia
menampakkan diri kepada kesebelas orang itu saat mereka sedang
makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka,
oleh sebab mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah
melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya
15
Lalu Ia berkata kepada
mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala
makhluk.
16
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, namun
siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17
Tanda-tanda ini akan
menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-
setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa
yang baru bagi mereka,
18
mereka akan memegang ular, dan sekalipun
mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka;
mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu
akan sembuh."
19
Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada
mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
20
Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan
Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda
yang menyertainya. "
1
"And they promptly reported all these instructions to Peter and his
companions. And after that, Jesus Himself sent out through them from east
to west the sacred and imperishable proclamation of eternal salvation
146) Matius 20:20-21 dan Markus 10:35-37 Siapakah yang meminta
posisi di sebelah Yesus dalam Kerajaan-Nya?
JAWAB:
Ibu Yakobus dan Yohanes (Matius 20:20-21) - "Maka datanglah ibu
anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud
di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya.
21
Kata Yesus:
"Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah perintah, supaya
kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang
seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-
Mu."
Yakobus dan Yohanes (Markus 10:35-37) - "Lalu Yakobus dan
Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-
Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu
permintaan kami!"
36
Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu
kehendaki Aku perbuat bagimu?"
37
Lalu kata mereka:
"Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang
seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-
Mu."
Kedua-duanya benar. Paling mungkin, ibu mereka duluan yang
mendekati Yesus dan bertanya mengenai posisi anak-anaknya.
Kemudian, anak-anaknya giliran mendekati Yesus dengan pertanyaan
yang sama. Kedua pernyataan di atas tidak ada yang memicu
salah satu dari antara mereka menjadi mustahil.
147) Matius 26:47; Markus 14:43; Lukas 22:47; Yohanes 18:12 Siapa
yang menangkap Yesus?
JAWAB:
Serombongan orang
(Matius 26:47,50) - "Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas,
salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia
serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung,
disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. . . namun
Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?"
Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya."
(Markus 14:43) - "Waktu Yesus masih berbicara, muncullah Yudas,
salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia
serombongan orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh
imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua."
(Lukas 22:47) - Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan
orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua
belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus
untuk mencium-Nya.
Pasukan prajurit Romawi, perwira mereka, dan utusan orang
Yahudi
(John 18:12) - "Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-
penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan
membelenggu Dia.
Yang ini jelas-jelas bukan kontradiksi Alkitab. Matius,
Markus, dan Lukas menceritakan kepada kita bahwa ada serombongan
orang mendekati Yesus di dalam taman dan mereka menangkap Dia.
Yohanes menceritakan kepada kita bahwa rombongan yang
menangkap Yesus yaitu "pasukan prajurit serta perwiranya dan
penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi". Jelas, dalam
rombongan orang yang mendekati Yesus itu ada para prajurit,
perwira, dan utusan Yahudi yang melakukan penangkapan.
148) Matius 28:6-7; Markus 16:6-7; Lukas 24:5-7; Yohanes 20:13 Apa
yang diberitahukan para malaikat kepada Maria?
JAWAB:
(Matius 28:6-7) - "Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama
seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
7
segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia
411
telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea;
di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah
mengatakannya kepadamu."
(Markus 16:6-7) - "namun orang muda itu berkata kepada mereka:
'Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan
itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka
membaringkan Dia.
7
namun sekarang pergilah, katakanlah kepada
murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea;
di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya
kepada kamu.'"
(Lukas 24:5-7) - "Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala,
namun kedua orang itu berkata kepada mereka: 'Mengapa kamu
mencari Dia yang hidup, di antara orang mati?
6
Ia tidak ada di sini, Ia
telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, saat
Ia masih di Galilea,
7
yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke
tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada
hari yang ketiga.'"
(Yohanes 20:13) - "Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu,
mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: 'Tuhanku
telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.'"
Para penulis Injil mengenang kembali atau diberitahu apa yang
telah dikatakan oleh para malaikat dan mencatatkannya ke dalam Injil
mereka. Sama seperti saksi-saksi yang melihat hal yang sama, tiap
saksi akan menceritakan kembali kejadian ini dengan versi yang
agak sedikit berbeda satu dengan yang lain namun intinya tetap sama.
412
Justru kenyataan bahwa para penulis Injil menuliskan kembali kata-
kata dari para malaikat dengan agak sedikit berbeda malah
menunjukkan bahwa mereka memang merupakan saksi mata (atau
mendengar langsung dari saksi mata) atas kejadian ini dan
kemudian menuliskannya kembali. Perbedaan yang halus di atas
merupakan bukti bahwa kejadian yang dicatat itu disaksikan oleh
orang-orang yang berbeda. Dengan kata lain, kejadian yang
diceritakan masing-masing ayat di atas memang benar-benar terjadi
dan masing-masing saksi menceritakan kembali perkataan para
malaikat secara agak berbeda sedikit, namun tidak kontradiktif.
Berikut yaitu saran penyusunan kata-kata dari para malaikat
sehingga kita bisa mengharmonisasi perkataan para malaikat ini .
Matius 28:6-7 Markus 16:6-7 Lukas 24:5-7 Yohanes
20:13
para
wanita
ketakutan
"Mereka sangat
ketakutan dan
menundukkan
kepala, namun
kedua orang itu
berkata kepada
mereka:
Dua
malaikat
berbicara
"Kata
malaikat-
malaikat itu
kepadanya:
"Ibu,
mengapa
413
engkau
menangis?"
Jawab Maria
kepada
mereka:
'Tuhanku
telah diambil
orang dan
aku tidak tahu
di mana Ia
diletakkan.'"
dua atau
satu
malaikat
berbicara
'Mengapa kamu
mencari Dia yang
hidup, di antara
orang mati?
Satu
malaikat
berbicara
"Jangan takut!
Kamu mencari
Yesus orang
Nazaret, yang
disalibkan itu. Ia
telah bangkit.
"Ia tidak ada di
sini, sebab Ia telah
bangkit, sama
seperti yang telah
dikatakan-Nya.
Ia tidak ada di
sini.
6Ia tidak ada di
sini, Ia telah
bangkit.
Mari, lihatlah
tempat Ia
berbaring.
Lihat! Inilah
tempat mereka
membaringkan
Dia.
Ingatlah apa
414
yang dikatakan-
Nya kepada
kamu, saat Ia
masih di Galilea,
7 yaitu bahwa
Anak Manusia
harus diserahkan
ke tangan orang-
orang berdosa
dan disalibkan,
dan akan bangkit
pada hari yang
ketiga."
7"namun
sekarang
pergilah,
katakanlah
kepada murid-
murid-Nya dan
kepada Petrus:
Ia mendahului
kamu ke Galilea;
di sana kamu
akan melihat
Dia, seperti
yang sudah
dikatakan-Nya
kepada kamu.'"
7"segeralah pergi
dan katakanlah
kepada murid-
murid-Nya bahwa
415
Ia telah bangkit
dari antara orang
mati. Ia
mendahului kamu
ke Galilea; di sana
kamu akan melihat
Dia. Sesungguhnya
aku telah
mengatakannya
kepadamu."
149) Markus 1:7-13; Yohanes 1:27-40 Apa yang dilakukan Yesus
sesudah bertemu Yohanes Pembaptis?
JAWAB:
sesudah pembaptisan-Nya, Yesus tinggal sebentar bersama
murid-murid-Nya lalu pergi ke padang gurun. Catatan Rasul Yohanes
mengenai pembaptisan Yesus bukanlah suatu sorotan yang kronologis.
Melainkan, ia memusatkan perhatiannya pada aspek misi Kristus.
Rasul Yohanes berfokus pada isu pembaptisan, penugasan (permulaan
kerja) Kristus dan berkat dari Bapa. Markus hanya menuliskan bahwa
Yesus pergi ke padang gurun sesudah pembaptisan-Nya. Tiap catatan
baik Markus maupun Yohanes yaitu mengenai hal yang sama, namun
masing-masing menyoroti masalah ini dengan cara yang sangat
berbeda dan memilih informasi yang berbeda seputar kejadian
ini . Markus sangatlah ringkas dan menyebutkan lebih banyak
kejadian dibandingkan Yohanes. Tidak terjadi kontradiksi di sini sebab
tidak ada konflik antara catatan Yohanes dan Markus.
Markus 1:7-13 Yohanes 1:27-40
7 Inilah yang diberitakannya:
"Sesudah aku akan datang Ia yang
lebih berkuasa dari padaku;
membungkuk dan membuka tali
kasut-Nyapun aku tidak layak.
8 Aku membaptis kamu dengan air,
namun Ia akan membaptis kamu
dengan Roh Kudus."
27 yaitu Dia, yang datang kemudian dari
padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku
tidak layak."
28 Hal itu terjadi di Betania yang di seberang
sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis.
29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat
Yesus datang kepadanya dan ia berkata:
"Lihatlah Anak domba Allah, yang
menghapus dosa dunia.
30 Dialah yang kumaksud saat kukatakan:
Kemudian dari padaku akan datang seorang,
yang telah mendahului aku, sebab Dia telah
ada sebelum aku.
31 Dan aku sendiripun mula-mula tidak
mengenal Dia, namun untuk itulah aku datang
dan membaptis dengan air, supaya Ia
dinyatakan kepada Israel."
9 Pada waktu itu datanglah Yesus
dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia
dibaptis di sungai Yordan oleh
Yohanes.
32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya:
"Aku telah melihat Roh turun dari langit
seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, namun
Dia, yang mengutus aku untuk membaptis
dengan air, telah berfirman kepadaku: Jijika
engkau melihat Roh itu turun ke atas
seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu
yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi
kesaksian: Ia inilah Anak Allah."
35 Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di
situ pula dengan dua orang muridnya.
36 Dan saat ia melihat Yesus lewat, ia
berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!"
37 Kedua murid itu mendengar apa yang
dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut
Yesus.
10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia
melihat langit terkoyak, dan Roh
seperti burung merpati turun ke atas-
Nya.
11 Lalu terdengarlah suara dari
sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang
Kukasihi, kepada-Mulah Aku
berkenan."
12 Segera sesudah itu Roh
memimpin Dia ke padang gurun.
13 Di padang gurun itu Ia tinggal
empat puluh hari lamanya, dicobai
oleh Iblis. Ia berada di sana di antara
binatang-binatang liar dan malaikat-
malaikat melayani Dia.
38 namun Yesus menoleh ke belakang. Ia
melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu
berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu
cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi
(artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"
39 Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan
kamu akan melihatnya." Merekapun datang
dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu
mereka tinggal bersama-sama dengan Dia;
waktu itu kira-kira pukul empat.
40 Salah seorang dari keduanya yang
mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut
Yesus yaitu Andreas, saudara Simon Petrus.
150) Matius 12:40 dan Matius 28:1; Markus 16:2; Lukas 24:1; Yohanes
20:1 Berapa lamakah Yesus mati di kubur-Nya?
JAWAB:
Tiga hari dan tiga malam
(Matius 12:40) - "Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga
hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam
rahim bumi tiga hari tiga malam."
Kurang dari tiga hari dan tiga malam
(Matius 28:1) - "sesudah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya
fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan
Maria yang lain, menengok kubur itu."
(Markus 16:2) - "Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu,
sesudah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur."
(Lukas 24:1) - "namun pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu
mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah
disediakan mereka."
(Yohanes 20:1) - "Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar
saat hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia
melihat bahwa batu telah diambil dari kubur."
Pada penanggalan Yahudi, satu hari diukur mulai dari
terbenamnya matahari hingga terbenamnya matahari keesokan
harinya. Jika Yesus berada di kubur selama 3 x 24 jam, maka Ia tidak
mungkin telah bangkit pada hari yang ketiga sebab hari yang ketiga
belumlah komplit 24 jam. Ia harus bangkit pada hari keempat supaya
genap masa 3 x 24 jam, jika tidak maka tidak masuk akal
mengatakan bahwa Ia dikubur tiga hari tiga malam namun bangkit pada
hari yang ketiga. Jadi, apa yang telah terjadi?
HARI 1 HARI 2 HARI 3
KAMIS
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Rabu
KAMIS
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
JUMAT
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Kamis
JUMAT
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
SABTU
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Jumat
SABTU
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
MINGGU
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Sabtu
MINGGU
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
Malam Siang Malam Siang Malam Siang Malam Siang
Penyaliban Sabat Ia bangkit
Solusinya sederhana saja, orang Yahudi memiliki adat
bahwa bagian dari satu hari, sependek apa pun, akan tetap dihitung
sebagai satu hari penuh (24 jam).
1
"Berhubung orang Yahudi
menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam),
maka istilah "tiga hari tiga malam" yaitu benar dan berlaku jika
penyaliban terjadi di hari Jumat."
2
Fenomena ini ditemukan pula pada
kitab Ester. "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang
ada di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan
janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik
waktu siang. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa
demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja,
sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; jika terpaksa aku
mati, biarlah aku mati." (Ester 4:16). Lalu, dalam Ester 5:1 dikatakan,
"Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, lalu
berdirilah ia di pelataran dalam istana raja, tepat di depan istana raja.
Raja bersemayam di atas takhta kerajaan di dalam istana, berhadapan
dengan pintu istana itu." Dapat kita lihat di sini bahwa meskipun tiga
hari tiga malam belumlah komplit, Ester telah pergi menghadap Raja
pada hari yang ketiga meskipun dia memerintahkan untuk berpuasa
selama tiga hari tiga malam. Bisa kita lihat di sini bahwa "pada hari
yang ketiga" sama dengan "sesudah tiga hari".
Sebagai tambahan, Markus 8:31 mengatakan, "Kemudian
mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia
harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua,
imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit
sesudah tiga hari." Meskipun demikan, 1 Korintus 15:4 mengatakan,
"bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada
hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;" Demikian juga, Lukas
24:5-7, "Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, namun
kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia
yang hidup, di antara orang mati?
6
Ia tidak ada di sini, Ia telah
bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, saat Ia
masih di Galilea,
7
yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke
tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada
hari yang ketiga." Dari ayat-ayat ini frasa "sesudah tiga hari" setara
dengan "pada hari yang ketiga".
Sehingga, kita dapat melihat bahwa berhubung orang Yahudi
menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam),
maka istilah "tiga hari dan tiga malam" yaitu istilah idiomatik dan
bukan istilah literal.
Solusi lain yang mungkin
Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan
itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.
6
Dan pada hari yang
kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN;
tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi.
7
Pada
hari yang pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus,
janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat." (Imamat 23:5-7).
Ayat-ayat di atas memberitahukan kita bahwa Paskah terjadi
pada hari keempatbelas dari bulan pertama Kalender Yahudi; yaitu
sekitar bulan Maret-April dalam kalender kita. Mungkin sekali,
Paskah ini terjadi dalam minggu di mana ada Sabat hari Sabtu.
sebab Imamat 23:5-7 memerintahkan orang-orang agar istirahat pada
hari pertama Paskah (meskipun bukan hari terakhir/ Sabtu) seperti
halnya hari Sabat yang terjadi hari Sabtu. Sehingga, mungkin tabel di
bawah ini dapat melukiskan suatu penyaliban di Hari Kamis dan
diikuti tiga "hari dan malam" sebelum kebangkitan Yesus di hari
Minggu.
422
Hari 1 Hari 2 Hari 3
13 Nisan 14 Nisan 15 Nisan 16 Nisan
KAMIS
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Rabu
KAMIS
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
JUMAT
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Kamis
JUMAT
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
SABTU
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Jumat
SABTU
berakhir
pada saat
matahari
terbenam
MINGGU
dimulai
saat
matahari
terbenam
di hari
Sabtu
MINGGU
berakhir
pada
saat
matahari
terbenam
Malam Siang Malam Siang Malam Siang Malam Siang
Paskah/Penyaliban Sabat Ia bangkit
Hal menarik yang patut disebutkan di sini sehubungan dengan
kemungkinan adanya dua hari Sabat ini yaitu : dalam bahasa
Yunaninya ayat Matius 28:1 berbunyi "sesudah hari Sabat [JAMAK]
lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu,
pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur
itu." Mungkin sekali memang ada dua hari "Sabat" pada minggu
penyaliban itu. Sabat pertama mungkin yaitu Sabat sebab hari
pertama Paskah dan yang kedua yaitu Sabat hari Sabtu. Coba lihat
kutipan Imamat 23:5-7 di atas yang mengatakan "Pada hari yang
pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu
melakukan sesuatu pekerjaan berat."
Petunjuk lain atas kemungkinan ini dapat dilihat melalui
perbandingan dua ayat yang saya atur dalam pola sebelum-dan-
sesudah-Paskah.
"Dan sesudah pulang, mereka
menyediakan rempah-rempah dan
minyak mur. Dan pada hari Sabat
mereka beristirahat menurut
hukum Taurat,"
(Lukas 23:56).
SABAT
"sesudah lewat hari Sabat, Maria
Magdalena dan Maria ibu
Yakobus, serta Salome membeli
rempah-rempah untuk pergi ke
kubur dan meminyaki Yesus,"
(Markus 16:1).
Saya masih memerlukan riset lebih jauh mengenai
kemungkinan ini, namun penyusunan ini mungkin bisa saja menjadi
jawaban bagi skenario tiga hari tiga malam.
________________________
1. Jamieson, Robert; Fausset, A.R.; and Brown, David, Commentary
Critical and Explanatory on the Whole Bible, (Oak Harbor, WA: Logos
Research Systems, Inc.) 1998.
2. "Since the Jews reckoned part of a day as a full day, the "three days and
three nights" could permit a Friday crucifixion." Walvoord, John F., and
Zuck, Roy B., The Bible Knowledge Commentary, 1983, 1985,
151) IBRANI 7:3 VS TRITUNGGAL.
Dalam Ibrani, Paulus berkata, "Ia (Melkisedek) tidak berbapak, tidak
beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak
berkesudahan, dan sebab ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia
tetap menjadi imam sampai selama-lamanya". Jika kita terjemahkan
pernyataan Paulus ini --yang ditujukan kepada orang-orang
Ibrani--, maka akan didapat persamaan, Melkisedek = Anak Allah =
Yesus. Oleh sebab Yesus = Allah = Roh Kudus, maka Melkisedek =
Yesus = Allah = Roh Kudus = Caturtunggal atau Tritunggal plus
Melkisedek. Sayangnya, tak seorang Kristen pun yang menuhankan
Melkisedek padahal notabene sejajar/sederajat dengan Yesus.
JAWAB :
ALKITAB LAI TB Ibrani 7:3
Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal
dan hidupnya tidak berkesudahan, dan sebab ia dijadikan sama
dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.
ALKITAB LAI BIS
Mengenai Melkisedek ini tidak ada keterangan di mana pun bahwa ia
memiliki bapak atau ibu atau nenek moyang; tidak ada juga
keterangan tentang kelahirannya, ataupun kematiannya. Ia sama
seperti Anak Allah; ia yaitu imam yang abadi.
NASB
Without father, without mother, without genealogy, having
neither beginning of days nor end of life, but made like the Son of
God, he remains a priest perpetually.
NIV
Without father or mother, without genealogy, without beginning of
days or end of life, like the Son of God he remains a priest forever.
Melkisedek yaitu Tipologi dari Yesus Kristus namun ia
sendiri bukanlah Yesus Kristus atau Allah Anak dalam bentuk
Theofani. Melkisedek yaitu Imam dan Raja Salem, Yesus Kristus
yaitu Nabi, Imam dan Raja. Mengenai Melkisedek, Ibrani
mengatakan bahwa tidak ada keterangan mengenai silsilah ayah dan
ibunya. Tidak ada catatan tentang silsilah Melkisedek. Ingatlah bahwa
Melkisedek hidup pada masa Abraham, jadi sebelum ada bangsa Israel
yang biasanya mencatat silsilah bangsa mereka. Melkisedek bukan
bangsa dan keturunan Israel maupun Abraham. Melkisedek.
Melkisedek bukan bangsa Israel (meskipun kemungkinan besar ia
orang "Sem" atau bangsa/ras "semitik" menurut adanya penemuan
Tablet Amarna), maka ia tidak harus memiliki kebiasaan seperti
orang Israel yang menulis silsilahnya. Melkisedek sezaman dengan
Abraham sedang Israel yaitu bangsa yang lahir dari keturunan
cucu Abraham. Disamping itu, tidak ada rujukan dalam PL yang
berkata kata bahwa Melkisedek yaitu Allah. Beberapa kalangan
Kristiani biasanya 'bingung' dengan ayat dalam Kitab Ibrani ini
sehingga menduga Melkisedek itu titisan Allah atau bahkan
Melkisedek itu sama dengan Allah.
Jadi Melkisedek yaitu manusia biasa, bukan Yesus Kristus,
ataupun jelmaan Yesus Kristus. Apa yang ditulis dalam Kitab Ibrani
itu yaitu mengenai : TIPOLOGI (Perlambangan) KEIMAMAN
MELKISEDEK menggambarkan KEIMAMAN TUHAN YESUS
KRISTUS yang menjadi Imam Besar pengantara Allah dan Manusia
berdosa. (Baca Pesona Alkitab, Andi Offset, p 33-42). Jadi tidak ada
istilah Caturtunggal.
152) GALATIA 5:1-6 VS LUKAS 2:21.
Dalam Galatia, Paulus berkata, "...jijika kamu menyunatkan dirimu,
Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu...Kamu lepas dari
Kristus...Sebab...hal bersunat atau tidak bersunat tidak memiliki
sesuatu arti...", namun dalam Lukas, "saat genap delapan hari,
Yesus disunat". Bagaimana Paulus mengajarkan sesuatu tentang
Yesus namun justru bertentangan dengan pokok ajaran Yesus sendiri
yaitu menegakkan hukum Taurat?
JAWAB :
Sunat itu wajib bagi bangsa Israel, Alkitab tidak menulis
bahwa Yesus tidak membatalkan sunat melainkan Yesus tidak
meniadakan Taurat. Meniadakan tidak sama artinya dengan
membatalkan. Yesus memang disunat sebab Dia yaitu bangsa
Yahudi secara daging, sedang Kisah Para Rasul 15:1-2 bukanlah
ajaran para rasul melainkan hasutan sebagian kalangan Yahudi agar
orang Kristen non-Yahudi juga harus disunat.
Praktek sunat yang sudah lebih dahulu ada di antara
bangsa-bangsa lain, dipakai untuk menandakan orang dimasukkan ke
dalam perjanjian Abraham. Artinya yang berlangsung telah diketahui
dari fungsinya pada waktu ditetapkan. Perjanjian-perjanjian itu
diteguhkan dengan sumpah; kutuk sumpah itu ditunjukkan di dalam
upacara-upacara simbolis. Suatu kutuk yang lazim ialah pemotongan
(penyerahan) orang yang ditaklukkan untuk dibinasakan dan
peniadaan nama dari benihnya. Yang menyertai tindakan ini yaitu
suatu upacara dengan pisau yang melambangkan orang yang tidak
memenuhi perjanjian akan dipotong-potong. Demikianlah sunat
yaitu suatu upacara pisau yang dengannya perjanjian Abraham
dipotong.
Upacara itu melambangkan kutuk pemotongan atau pemisahan
dari persekutuan perjanjian. Lebih tepat lagi, pemotongan kulup
kelamin lelaki melambangkan pemotongan para keturunan. Pada
pihak lain, sebagai tanda sumpah mengakui ketuhanan Allah, maka
sunat juga menandai pengudusan. Perjanjian dengan orang taklukan
pada zaman purba meliputi; kecuali raja yang ditaklukkan itu, juga
kerajaannya dan keturunannya. Demikian juga Tuhan memberi
perjanjian-Nya kepada Abraham, bukan hanya sebagai seorang
pengaku iman secara perorangan, melainkan sebagai kepala suatu
masyarakat, dalam hal ini, rumah tangga keluarganya, termasuk anak-
anak dan hamba-hamba, dan hal itu diteruskan hingga keturunan-
keturunannya.
Sunat dihisabkan ke dalam ajaran Musa terkait dengan Paskah,
dan agaknya diteruskan sepanjang zaman PL. Sunat menjadi ciri asasi
Yudaisme dalam PB dan menimbulkan pertentangan pada zaman para
rasul. Masyarakat Yahudi pada zaman PB mengaitkan sunat dengan
Musa begitu rupa, sehingga mereka melupakan kaitannya yang lebih
asasi dengan Abraham.
Kisah Para Rasul 15:1,
"Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan
kepada saudara-saudara di situ: 'Jijika kamu tidak disunat menurut
adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat
diselamatkan.'"
Kisah Para Rasul 15:5,
"namun beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi
percaya, datang dan berkata: 'Orang-orang bukan Yahudi harus
disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.'"
Yesus telah mengingatkan mereka bahwa sunat yaitu lebih
dahulu dari Musa. Paulus menekankan bahwa yang tak dapat diterima
agama Kristen ialah pandangan umum yang menghubungkan sunat
dengan Musa, dan senantiasa mengarahkan pembacanya kembali
kepada Abraham.
Kejadian 17 menunjukkan bahwa sunat pertama-tama
mewujudkan tanda rohani; kedua, memiliki arti kebangsaan. Bahwa
sunat bersifat kebangsaan, yang mencirikan keanggotaan bangsa
Israel, tidak dapat disangkal. Hal ini memang sama jelasnya dalam
Kejadian 34 seperti juga sesudah Musa. Tapi sifat kebangsaan itu
sebenarnya hanyalah dampak sampingan, sebab umat Israel pemilik
sunat itu disamakan dengan bangsa Israel PL. Dalam Kejadian 17:10-
14 sunat disamakan dengan perjanjian yang dibuat oleh Abraham.
Artinya, sunat menandai gerakan yang penuh kasih karunia dari Allah
menuju manusia, dan hanya secara sekunder saja dapat dikatakan
menandai penyerahan manusia kepada Allah. saat bangsa itu
mengembara di padang gurun sebab tidak diperkenankan Allah,
perjanjian itu seolah-olah ditunda dan sunat tidak diberlakukan. Lagi,
saat Musa berbicara tentang seorang yang tidak petah lidaknya
(harfiah tak bersunat), hanya karunia firman Allah yang dapat
menyembuhkannya. Selanjutnya, PL berbicara tentang sunat sebagai
meterai atau pemberian kebenaran dari Allah. sebab itu sunat
menjadi tanda dari kasih karunia dimana Allah memilih dan menandai
orang-orang milik-Nya.
Perjanjian sunat bekerja atas dasar kesatuan rohani antar
anggota rumah tangga dan kepalanya. Perjanjian itu diadakan "antara
Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun". Kejadian 17:26-
27 khususnya mengungkapkan kebenaran yang sama: "Abraham...
Ismael... dan semua orang dari isi rumah Abraham... disunat bersama-
sama dengan dia." Demikianlah asal mula dan caranya sunat menjadi
adat Israel, bukan diterima dan berasal dari Mesir atau negeri-negeri
lain. Sunat Israel tegas berbeda dari sunat pada bangsa-bangsa lain
yang terkait dengan berjenjang dewasa, dan melulu bersifat sosial.
Sunat Israel yaitu pertanda kedudukan di hadirat Allah, dan bahwa
kasih karunia ilahi mendahului perbuatan manusia.
Mereka yang dengan cara demikian menjadi anggota
perjanjian diwajibkan berkata kata nya secara lahiriah dengan menaati
hukum Allah, seperti dengan tegas dituntut kepada Abraham,
"Hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela". Hubungan antara
sunat dan ketaatan ditekankan sepanjang Alkitab. Dalam hal ini sunat
mengandung gagasan penyerahan diri kepada Allah, tapi bukan inilah
intinya. Sunat menjelmakan, menerapkan janji, dan menghimbau
orang untuk hidup dalam ketaatan sesuai perjanjian. Darah yang
tumpah dalam sunat tidak berkata kata batas penyerahan diri itu, tapi
mengungkapkan tuntutan yang mahal yang dibuat Allah bagi mereka
yang dipanggil-Nya, dan dicirikan dengan tanda perjanjian-Nya.
Tanggapan taat ini tidak senantiasa muncul. Dan sekalipun
tanda dan caranya disamakan dalam Kejadian 17:10-14, namun
Alkitab terus terang mengakui, bahwa bisa saja orang memiliki tanda
sunat, tapi tidak lebih dari itu. Jika demikian, tanda itu tak berarti
secara rohani, melainkan menjadi tanda hukuman. PL jelas
mengajarkan hal itu, justru menuntut realitas penerapannya sesuai
tanda itu, dan mengingatkan bahwa tanpa kenyataan itu maka tanda
sunat sepi arti, dan menubuatkan sunat hati oleh Allah.
PB tegas dan pasti: bahwa tanpa ketaatan, sunat yaitu melulu
omong kosong. Tanda lahiriah pudar tanpa arti jika dibandingkan
dengan menaati perintah-perintah, iman bekerja oleh kasih, dan suatu
ciptaan baru. Namun orang Kristen tidak bebas memandang rendah
tanda itu. Walaupun sejauh tanda itu mengungkapkan keselamatan
sebab perbuatan-perbuatan hukum, orang Kristen harus
menghindarinya, namun dalam arti batiniah orang Kristen
memerlukannya. Justru ada sunat Kristus, berupa "penanggalan akan
tubuh (dan bukan hanya sebagian) yang berdosa", suatu perbuatan
rohani, yang tidak dilakukan oleh tangan manusia, suatu hubungan
dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya, dimeteraikan
oleh peraturan penerimaan atas PB. Sebagai akibatnya, orang Kristen
ialah orang bersunat.
Filipi 3:3, "sebab kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh
Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh
percaya pada hal-hal lahiriah."
153) GALATIA 3:16 VS GALATIA 3:29.
Dalam Galatia 3:16 Paulus berkata, "Adapun kepada Abraham
diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya...hanya satu
orang...yaitu Kristus". namun dalam Galatia 3:29 Paulus berkata
yang sebaliknya, "Dan jijika kamu yaitu milik Kristus, maka kamu
juga yaitu keturunan Abraham...". Garis keturunan dalam Kristen
benar-benar ditekankan untuk membentuk iman Kristen. Padahal,
apakah Yesus keturunan Abraham? Perdebatan yang tak kunjung usai.
Yesus, yaitu manusia yang tidak memiliki silsilah!
JAWAB:
Yesus yaitu benar keturunan Abraham sebab dia dilahirkan
dari Maria yang yaitu keturunan dari Abraham (baca silsilah Yesus
menurut garis Maria di Lukas 3:23-38, perhatikan ayat 23 dan 34).
Tentang silsilah Yesus keturunan Abraham, baca jawaban no 1-5.
Orang Kristen yaitu keturunan Abraham secara arti rohani bukan
Jasmani sebab genealogi, namun sebab ditinjau dari iman kepada
Kristus (Galatia 3:16). Ingat Abraham yaitu bapa orang beriman.
Orang Kristen yaitu orang yang beriman kepada Kristus. Jadi tidak
ada kontradiksi.
154) ROMA 2:13 VS GALATIA 2:16 (didukung 2 KORINTUS 12:16).
saat menulis surat kepada orang-orang Roma, Paulus berkata,
"...namun orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan
dibenarkan". namun sebaliknya, saat menulis surat kepada orang-
orang Galatia, Paulus mengatakan, "...tidak seorangpun dibenarkan
oleh sebab melakukan hukum Taurat...". Dan yang paling konyol
yaitu saat Paulus menulis surat yang kedua kepada orang-orang
Korintus, ia mengatakan dengan sejujurnya, "...dalam kelicikanku, aku
telah menjerat kamu dengan tipu daya" (al. KJV).
JAWAB : Kitab Roma 2:12-15
2:12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan
binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah
hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.
2:13 sebab bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang
benar di hadapan Allah, namun orang yang melakukan hukum
Tauratlah yang akan dibenarkan.
2:14 jika bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat
oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat,
maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka
menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat
ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi
dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
Galatia 2:16
Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh sebab
melakukan hukum Taurat, namun hanya oleh sebab iman dalam
Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus
Yesus, supaya kami dibenarkan oleh sebab iman dalam Kristus dan
bukan oleh sebab melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada
seorang pun yang dibenarkan" oleh sebab melakukan hukum Taurat.
Galatia 3:19-25
3:19 jika demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia
ditambahkan oleh sebab pelanggaran-pelanggaran -- sampai datang
keturunan yang dimaksud oleh janji itu -- dan ia disampaikan dengan
perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.
3:20 Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja,
sedang Allah yaitu satu.
3:21 jika demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-
janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat
diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang
kebenaran berasal dari hukum Taurat.
3:22 namun Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah
kekuasaan dosa, supaya oleh sebab iman dalam Yesus Kristus janji
itu diberikan kepada mereka yang percaya.
3:23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan
hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.
3:24 Jadi hukum Taurat yaitu penuntun bagi kita sampai Kristus
datang, supaya kita dibenarkan sebab iman.
3:25 Sekarang iman itu telah datang, sebab itu kita tidak berada lagi
di bawah pengawasan penuntun.
APA ITU HUKUM TAURAT? Baca Roma pasal 7-9
sesudah Rasul Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan
sebab percaya kepada Tuhan Yesus, bukan sebab memenuhi
tuntutan hukum Taurat, muncul berbagai pertanyaan: Bagaimana
relasi hukum Taurat dengan kehidupan Kristen? Apa kaitan antara
ajaran tentang kebenaran Allah dengan makna hukum Taurat? Apakah
hukum Taurat tidak berlaku lagi sesudah seseorang beriman kepada
Allah?
Roma 7:1; Roma 8:39 secara khusus menjelaskan relasi hidup orang
Kristen dan hukum Taurat. Hukum Taurat hanya berlaku selama orang
hidup (Roma 7:1-6).
Orang yang percaya kepada Kristus tidak berada di bawah hukum
Taurat, sebab ia telah mati bagi hukum Taurat. Apakah hukum Taurat
itu dosa? Hukum Taurat tidak sama dengan dosa (Roma 7:7-26).
Rasul Paulus membagikan pengalamannya berjuang melawan
hukum Taurat. Ada yang berpendapat bahwa pengalaman ini terjadi
sebelum Rasul Paulus bertobat. Pandangan ini sulit diterima sebab
konteks dekat bagian ini menjelaskan hubungan orang Kristen dengan
hukum Taurat.
Di samping itu, pengenalan akan dosa selalu berkaitan dengan
orang yang sudah dilahirkan kembali. Bukan hukum Taurat yang
membuat ia melakukan dosa, melainkan dosa di dalam dirinya yang
mengunakan hukum Taurat untuk memperbudak dirinya. Hukum
Taurat mengatakan 'dosa' (Roma 7:7-8 ) dan dosa hidup oleh sebab
hukum Taurat (Roma 7:9-13).
Hukum Taurat menimbulkan pertentangan dengan dosa (Roma
7:14-25). Paulus tahu bahwa ada jalan yang baik, namun justru jalan
yang buruk yang dipilihnya. Hal ini terjadi sebab adanya perbedaan
antara sifat hukum Taurat (yang rohani) dan sifat dirinya (yang
bersifat daging) atau pertentangan antara Roh dan daging.
Kemudian Rasul Paulus memaparkan realitas bahwa dosa telah
dikalahkan oleh Kristus dan Roh (Roma 8:1-39). Hidup dalam kasih
karunia sebagai pekerjaan Roh kontras dengan hidup dalam daging di
bawah hukum Taurat. Hidup lama menempatkan perhatian dan
kesenangan pada hal-hal yang bersifat daging, namun hidup yang baru
menempatkannya pada hal-hal rohani. jika kita hidup menurut
daging, ciri yang bersifat daging nampak juga pada pengharapan
dalam pikiran kita. jika rohani kita kuat, hal itu akan nampak dalam
arah hidup kita (Roma 8:5-11).
Rasul Paulus bersukacita sebab kemenangan kasih karunia di
dalam Kristus dan hidup oleh Roh. Ia yakin bahwa kemuliaan yang
akan datang (yaitu Allah menampakkan diri secara sempurna di dalam
Yesus Kristus) jauh lebih besar dibandingkan penderitaan sekarang. Di
akhir pasal 8 dalam Kitab Roma. Rasul Paulus menutup uraiannya
dengan kidung pujian yang bernada kemenangan tentang kemenangan
hidup Kristen, yaitu hidup yang tidak di bawah hukum Taurat. sebab
Allah di pihak kita, siapakah yang dapat merebut kita dari tangan-Nya.
Ia, yang telah memberi Anak-Nya, pasti akan mengaruniakan
segala sesuatu di dalam Dia (Roma 8:31-39).
Anda dapat saja membayar harga dosa-dosa Anda – harganya
yaitu maut yang kekal. Dengan kata lain, Anda akan mati sebagai
bayaran atas dosa-dosa Anda dan masuk ke neraka yang kekal. Atau,
sebab kasih Allah, Anda dapat meminta Sang Mesias untuk
membayarkan harga ini sebagai pengganti bagi Anda. Inilah
yang akan membuat Anda berdamai dengan Allah. Allah akan
mengizinkan Anda masuk Surga yang kekal sebab keadilan-Nya
sudah dipuaskan.
Melalui korban kematian-Nya, sistem pengorbanan lama yang
mengorbankan binatang secara terus-menerus menjadi tidak berlaku
sebab sudah digenapi.
Rasul Yohanes juga mengatakan : Yohanes 3:36
Barangsiapa percaya kepada Anak (Yesus), ia beroleh hidup yang
kekal, namun barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat
hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."
Pengikut-pengikut Yesus telah berjalan dalam "Janji yang
Baru" dan yakin bahwa darah Yesus telah menebus segala dosa
mereka. Mereka tidak hidup dibawah "Janji Lama" yang dibuat Allah
dengan orang-orang Israel di Gunung Sinai. Di dalam hidup dibawah
―Janji Baru" ini, para pengikut Yesus tetap memiliki hukum yang
mengatur. Isinya tetap berhubungan dengan apa yang tertulis dalam
PL, namun tentunya dalam konteks yang baru, yaitu yang telah
digenapi di dalam Yesus Kristus. Jadi, jelas ada kesinambungan,
penyingkapan dan pembaharuan dari kedua "janji" ini – yang
baru dan yang lama.
Perikop 2 Korintus 12 tidak ada kaitannya dengan Hukum
Taurat yang dibahas. Lihat ayat 16 di bawah ini. Orang Korintus
mengatakan atau lebih tepatnya menuduh Paulus. Namun Paulus
membela dirinya dari tuduhan palsu itu. Baca selengkapnya: 2
Korintus 12:14-19
12:14 Sesungguhnya sekarang sudah untuk ketiga kalinya aku siap
untuk mengunjungi kamu, dan aku tidak akan merupakan suatu beban
bagi kamu. Sebab bukan hartamu yang kucari, melainkan kamu
sendiri. sebab bukan anak-anak yang harus mengumpulkan harta
untuk orang tuanya, melainkan orang tualah untuk anak-anaknya.
12:15 sebab itu aku suka mengorbankan milikku, bahkan
mengorbankan diriku untuk kamu. Jadi jika aku sangat mengasihi
kamu, masakan aku semakin kurang dikasihi?
12:16 Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu,
namun -- kamu katakan -- dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu
dengan tipu daya.
12:17 Jadi pernahkah aku mengambil untung dari pada kamu oleh
seorang dari antara mereka, yang kuutus kepada kamu?
12:18 Memang aku telah meminta Titus untuk pergi dan bersama-
sama dengan dia aku mengutus saudara yang lain itu. Adakah Titus
mengambil untung dari pada kamu? Tidakkah kami berdua hidup
menurut roh yang sama dan tidakkah kami berlaku menurut cara yang
sama?
12:19 Sudah lama agaknya kamu menyangka, bahwa kami hendak
membela diri di depan kamu. Di hadapan Allah dan demi Kristus kami
berkata: semua ini, saudara-saudaraku yang kekasih, terjadi untuk
membangun iman kamu.
155) MATIUS 2:1-8 VS LUKAS 2:1-20.
Dalam Matius TERTULIS, "Yesus dilahirkan pada zaman raja
Herodes", namun dalam Lukas, "Yesus dilahirkan pada zaman
Kaisar Agustus (sesudah zaman Herodes), yakni saat diadakan
sensus penduduk di Yudea".
JAWAB : (Salah memahami konteks historis)
Kedua-duanya benar, Yesus dilahirkan pada zaman Kaisar
Romawi yang bernama Agustus memerintah dari 27 sM (sebelum
Masehi) sampai 14 SM (Sesudah Masehi). sedang Herodes
(Agung) yaitu raja atas seluruh tanah Palestina yang memerintah 37
sM sampai 4 sM. Jadi dalam kurun waktu pemerintahan Agustus dan
Herodes Agung itulah Yesus lahir kira-kira tahun 4 sM (sebelum
Masehi). Jadi Yesus lahir pada masa pemerintahan kedua orang itu.
sesudah Herodes Agung meninggal, anaknya yang bernama Arkhelaus
memerintah atas Yudea dan Samaria, namun ia dipecat dari
jabatannya sehingga daerah kekuasaannya dimasukkan langsung ke
dalam Kerajaan Romawi (Matius 2:22). Jadi tidak ada kontradiksi
sebab Agustus dan Herodes Agung pernah hidup dalam kurun waktu
yang sama. (Baca Kamus Alkitab LAI)
156) Bagaimana mungkin korban tebusan Kristus yang diberikan bagi
semua manusia (Markus 10:45; 1 Timotius 2:5-6), yaitu juga
merupakan korban tebusan bagi orang fasik? (Amsal 21:18)
JAWAB :
(Kategori : Salah memahami cara Tuhan bekerja dalam historis)
sebab Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan
untuk melayani dan untuk memberi nyawa-Nya menjadi tebusan
bagi banyak orang." (Markus 10:45)
1 Timotius 2:5-6
2:5 sebab Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara
antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,
2:6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua
manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.
Orang fasik dipakai sebagai tebusan bagi orang benar, dan
pengkhianat sebagai ganti orang jujur. (Amsal 21:18)
Pertentangan ini mempertanyakan "Siapa yang menjadi korban
tebusan dan untuk siapa". Shabbir memakai ayat dalam Markus
10:45 dan 1 Timotius 2:5-6 untuk menunjukkan bahwa Yesus telah
menjadi tebusan bagi semua orang. Lalu ayat ini dibandingkan dengan
Amsal 21:18 yang menyebutkan "Orang fasik dipakai sebagai
tebusan bagi orang benar, dan pengkhianat sebagai ganti orang
jujur".
Sebenarnya tidak ada pertentangan dalam kedua ayat di atas
sebab korban tebusan yang dibicarakan berbeda. Korban tebusan
merupakan bayaran dari seseorang terhadap pihak lain. Korban ini
dapat saja diberikan kepada orang baik kepada orang lain seperti yang
dilakukan oleh Kristus bagi dunia, atau bisa juga dilakukan dari orang
jahat sebagai bayaran atas kejahatan yang telah dilakukannya kepada
orang lain seperti yang kita lihat dalam Kitab Amsal di atas.
Shabbir memakai ayat dalam Markus dan 1 Timotius
sebagai asumsi bahwa Yesus itu baik, dan sebab itu Ia tidak
seharusnya dijadikan korban tebusan bagi orang jahat. Shabbir
merefleksikan ajaran Islam yang membantah seseorang dapat
menebus kesalahan orang lain atau menjadi korban bagi kesalahan
orang lain. SALAH!
Shabbir tidak seharusnya memaksakan interpretasi Alkitab
menurut ajaran Islam. Alkitab membuktikan Maha Kasihnya Allah
(yang tidak dibuktikan oleh allah-allah lain, kecuali meng-klaim-nya
saja) dengan menunjukkan bahwa Kristus telah menjadi tebusan bagi
orang-orang berdosa :
Galatia 3:13-14
3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan
menjadi kutuk sebab kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang
yang digantung pada kayu salib!"
3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat
Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita
menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
1 Petrus 2:23-25
2:23 saat Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki;
saat Ia menderita, Ia tidak mengancam, namun Ia menyerahkannya
kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu
salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk
kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, namun sekarang kamu
telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.
Rasul Petrus dan Rasul Paulus mengatakan bahwa Yesus
menjadi "terkutuk" sebab kita. Oleh sebab itu Yesus telah
menggenapi bahkan Amsal di atas sekalipun.
Markus 10:45 mengutip perkataan Yesus, yang sekaligus
menubuatkan waktu kematian-Nya yang akan segera datang dan
alasan kematian-Nya, yaitu bahwa Ia akan menjadi korban
pembayaran untuk menebus semua dosa manusia.
Dalam 1 Timotius 2:5-6, Paulus berkata kata , melalui korban
penebusan dosa yang Tuhan berikan, yaitu melalui pengantara Yesus,
dan korban kematian-Nya di kayu salib, Tuhan sekali lagi
menjembatani hubungan-Nya dengan manusia.
sedang Amsal 21:18 secara konteks berbicara mengenai tebusan
yang berbeda, yang dibayarkan Tuhan (melalui Mesir) pada saat
441
keluarnya bangsa Israel dari Mesir; sebagaimana diterangkan dalam
Kitab Yesaya, khususnya pasal 43:3 (dengan penerangan ayat 16-17)
Yesaya 43:3,16-17
43:3 Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah
Israel, Juruselamatmu. Aku menebus engkau dengan Mesir, dan
memberi Etiopia dan Syeba sebagai gantimu.
43:16 Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui
laut dan melalui air yang hebat,
43:17 yang telah menyuruh kereta dan kuda keluar untuk berperang,
juga tentara dan orang gagah -- mereka terbaring, tidak dapat bangkit,
sudah mati, sudah padam sebagai sumbu --,



.jpeg)
