• coklatx.blogspot.com

    www.coklatx.blogspot.com

  • berasx.blogspot.com

    www.berasx.blogspot.com

  • kacangx.blogspot.com

    www.kacangx.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label kontradiksi alkitab 11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontradiksi alkitab 11. Tampilkan semua postingan

kontradiksi alkitab 11



 m" Amat mungkin bahwa 

Kitab Injil telah beredar di antara orang-orang percaya pada saat 

Lukas menulis. Dengan demikian Lukas tidak perlu menjelaskan 

panjang lebar mengenai fakta-fakta kematian Yudas. 

 

86) Apakah Yudas mati dengan cara gantung diri (Matius 27:5) atau 

jatuh tertelungkup dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya 

tertumpah keluar ? (Kisah 1:18)  

 

JAWAB : (Kategori : ayat diartikan sempit)  

Matius 27:5  

Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu 

pergi dari situ dan menggantung diri.  

Kisah 1:18  

Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, 

lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi 

perutnya tertumpah ke luar.  

 

Kontradiksi "semu" ini berkaitan dengan kenyataan bahwa 

dalam kitabnya Matius menyebutkan Yudas gantung diri, sedang  

dalam Kisah 1:18, Lukas berkata kata  bahwa Yudas mati dengan cara 

jatuh tertelungkup hingga semua isi perutnya tumpah keluar. Kendati 

demikian, kedua penyataan ini sama-sama benar.  


 240 

Matius 27:1-10 berkata kata  dalam fakta lurus bahwa Yudas 

mati menggantung diri. Disisi lain, Lukas dalam tulisannya pada 

Kisah 1:18-19 memperkaya kesan kepada para pembacanya dengan 

lanjutan ceritanya, sebab  sesungguhnya semua orang pada saat itu 

sudah tahu dan tidak menyangkal bahwa Yudas mati gantung diri. 

Menurut cerita tradisi, Yudas menggantung diri di tepi tebing yang 

curam, di atas Lembah Hinom. namun  tali yang menggantungnya 

akhirnya putus dan Yudas pun jatuh ke bawah seperti yang 

digambarkan Lukas, Yudas jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah 

sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar 

 

87) Apakah "tanah darah" yang dibeli Yudas dinamakan demikian 

sebab  para imam-imam membelinya dengan uang darah (Matius 

27:8) atau sebab  kematian yang berdarah dari Yudas ? (Kisah 1:19)  

 

JAWAB : (Kategori : Salah memahami tulisan)  

Kisah 1:16-19  

1:16 "Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang 

disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, 

pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu.  

1:17 Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di 

dalam pelayanan ini."  

1:18 -- Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah 

kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah 

sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.  


 241 

1:19 Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga 

tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri "Hakal-Dama", 

artinya Tanah Darah --.  

 

Matius 27:3-8  

27:3 Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa 

Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia 

mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam 

kepala dan tua-tua,  

27:4 dan berkata: "Aku telah berdosa sebab  menyerahkan darah 

orang yang tak bersalah." namun  jawab mereka: "Apa urusan kami 

dengan itu? Itu urusanmu sendiri!"  

27:5 Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, 

lalu pergi dari situ dan menggantung diri. 

27:6 Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: 

"Tidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti 

persembahan, sebab ini uang darah."  

27:7 Sesudah berunding mereka membeli dengan uang itu tanah yang 

disebut Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan orang 

asing.  

27:8 Itulah sebabnya tanah itu sampai pada hari ini disebut Tanah 

Darah.  

 

Anda mempertanyakan mengapa tanah tempat Yudas mati dan 

dikubur dinamakan Tanah Darah? Matius 27:8 mengatakan alasannya 

sebab  tanah itu dibeli dengan uang darah, sedang  menurut Anda 

dalam Kisah 1:19 menyebutkan bahwa tanah ini  dinamakan 


 242 

demikian sebab  darah Yudas tertumpah dalam kematiannya. Lihatlah 

bahwa kedua ayat di atas sama-sama setuju bahwa tanah itu dibeli 

dengan uang darah. Pada permulaan ayatnya, Kisah 1:18-19 

mengatakan "Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah 

kejahatannya". Jadi, asumsinya tanah itu dibeli dengan uang darah, 

kemudian ditambahkan kesan oleh penulis atas apa yag telah terjadi 

terhadap Yudas yang menemui kematiannya di atas tanah itu. 

 

88) Apakah semua isi Kitab Suci bermanfaat (2 Timotius 3:16) atau 

Tidak? (Ibrani 7:18 )  

 

JAWAB : (Kategori : Salah memahami cara Tuhan bekerja dalam 

sejarah)  

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk 

mengajar, untuk berkata kata  kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan 

dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3:16) 

 

7:18 Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, jika  

hukum itu tidak memiliki  kekuatan dan sebab  itu tidak berguna,  

7:19-sebab hukum Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan- 

namun  sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang 

mendekatkan kita kepada Allah. (Ibrani 7:18-19) 

 

Tuduhan kontradiksi telah dikenakan kepada Alkitab yang 

mengatakan bahwa seluruh isi Kitab Suci bermanfaat; sementara ayat 

lain menyebutkan bahwa hukum sebelumnya yaitu  tidak kuat dan 

tidak berguna. Permasalahan disini yaitu  masalah kontekstual 


 243 

tentang PL dan PB, yang berkembang sebab  kurang memahami apa 

yang dijanjikan Tuhan waktu berfirman kepada para Nabi.  

Kami merasa perlu untuk menjelaskan hal-hal ini yang 

melatarbelakangi ritual  ini kepada para pembaca yang awam 

terhadap Alkitab, sehingga dapat lebih memahami maksudnya. 

Sebagai ilustrasi, kami akan merujukkan pertanyaan di atas dengan 

Pertanyaan "Allah menyesal atau tidak", yang menunjukkan betapa 

kaya dan dalam arti dari sejumlah kata-kata bahasa asli Alkitab 

tentang kata "NÂKHAM" yang bermakna sedih, berduka, menyesal, 

dll.  

Firman Allah berasal dibandingkan -Nya saja, dan tentu bermanfaat 

untuk mengajar, berkata kata  kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan 

dan untuk mendidik orang dalam kebenaran, seperti yang tertulis 

dalam 2 Timotius 3:16. Ini merupakan pernyataan umum yang 

menunjuk kepada semua perkara yang datangnya dari Allah.  

Ibrani 7 secara khusus berbicara mengenai Hukum yang 

berlaku bagi sebuah masyarakat pada suatu masa yang spesifik dan 

terbatas, tentang sistem pengorbanan Kemah Musa, kemudian dalam 

Bait Suci (Bait Allah) di Yerusalem. Allah meneguhkan dalam suatu 

Kontrak atau Perjanjian dengan umat-Nya yaitu Israel, sebuah sistem 

dimana mereka diharuskan untuk mempersembahkan korban, binatang 

yang disembelih, agar Allah mengampuni dosa-dosa mereka; 

khususnya apa yang Allah sebut sebagai "korban sebab  dosa" dan 

"korban kesalahan" dalam Kitab Imamat pasal 4-6.  

Konsep substitusi "korban yang mati dengan darah tercurah 

sebagai pengganti" ini yaitu  hal yang asing bagi Islam, namun hal ini 

yaitu  hal yang mendasar dalam ibadah Yahudi dan Kristen. 


 244 

Penebusan dosa harus dilakukan. Dosa harus dihukum. Hukum Allah 

yang kudus dan adil yaitu  "upah dosa yaitu  maut" (Roma 6:23, 

Kejadian 2:17). Harga upah itu harus dibayar! Ada yang harus mati 

untuk membayar harga itu. Dan tidak ada pengampunan dosa tanpa 

adanya cucuran darah (yang melambangkan maut itu), sebab  Allah 

menuntut keadilan mutlak. Bila Allah hanya mengampuni dengan 

menutup mata saja terhadap dosa, mata itu tidak-adil sama sekali. 

Minta pengampunan saja tidak akan cukup harganya untuk membayar 

"upah dosa", melainkan tetap harus dibayar dengan nyawa/kematian, 

yang dilambangkan dalam sebuah korban (binatang), yaitu berupa 

korban penebusan. 

Sistem penebusan dosa "dengan darah" seperti ini diutarakan 

dalam PL sebanyak 79 kali! Dimana darah binatang yang menjadi 

korban penebusan sementara (yang harus dilakukan berulang kali 

terus-menerus), yang kelak akan digantikan secara permanen dengan 

"darah Anak Domba" sebagai Perjanjian Baru dari Allah. Yaitu darah 

Yesus Kristus untuk penebusan dosa manusia, sekali dan selamanya. 

Maka Allah berfirman : Yeremia 31:31-33  

31:31 Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman 

TUHAN, Aku akan mengadakan Perjanjian Baru dengan kaum 

Israel dan kaum Yehuda,  

31:32 bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek 

moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk 

membawa mereka keluar dari tanah Mesir; (keterangan : saat  Allah 

pertama kali mengadakan Perjanjian kepada bangsa Israel di Gunung 

Sinai sesudah  diselamatkan dari kejaran bangsa Mesir) perjanjian-Ku 


 245 

itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa 

atas mereka, demikianlah firman TUHAN.  

31:33 namun  beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel 

sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh 

Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; 

maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi 

umat-Ku.  

Perjanjian Baru ini akan membayar harga satu kali untuk 

selama-lamanya dosa-dosa manusia : Ibrani 7:27  

yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus 

mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu 

barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu 

kali untuk selama-lamanya, saat  Ia mempersembahkan diri-Nya 

sendiri sebagai korban.  

Maka korban yang telah dilaksanakan oleh Yesus Kristus, 

bukan seperti PL yang mengharuskan pembayaran berulang-ulang dari 

domba atau binatang lain. Allah berfiman pula dalam Perjanjian Lama 

mengenai Mesias, Juruselamat yang akan melakukan penebusan dosa 

ini  (dalam PB). Seorang Mesias yang bukan berasal dari Imamat 

Lewi, namun  seorang yang sempurna yang berasal dari suku Yehuda 

yang akan menjadi Imam Besar. Orang yang sempurna itu yaitu  

Mesias, akan menjadi korban pengganti itu, dan yang akan membayar 

sekaligus harga sepenuhnya, sehingga Dialah Sang Imam Besar itu 

(Imam Mahdi) namun tidak dari garis keturunan Lewi sebagaimana 

dalam Tradisi Yahudi turun temurun, namun  berdasar  

kesempurnaan-Nya sendiri. 


 246 

Orang-orang yang percaya dan beriman kepada Sang Mesias 

ini, menerima bayaran penebusan dari hukuman dosanya, maka Allah 

akan menuliskan hukum Taurat dalam hati dan pikiran mereka, dan 

Allah dapat menyalurkan belas kasihan-Nya sepenuhnya kepada 

orang-orang yang percaya, sebab  tuntutan keadilan-Nya ("upah dosa 

yaitu  maut") telah dipenuhi oleh Yesus Kristus sebagai korban 

sembelihan di atas kayu salib. Oleh sebab itu semua orang yang 

percaya kepada-Nya, kini dapat menghampiri Allah, sebab  Allah 

ingin memiliki hubungan intim dengan ciptaan-Nya (Kejadian 3:8-

11), namun  hanya dosalah yang menghalangi itu terjadi.  

jika  membaca seluruh kitab PL dengan teliti, hal ini dapat 

dimengerti. Semua isi Alkitab memang berguna, termasuk semua 

penjelasan tentang sistem korban sembelihan. Namun, Allah juga 

berjanji untuk membuat Perjanjian Baru dengan umat-Nya yaitu 

bahwa korban hewan yang kurang sempurna akan diganti dengan 

korban sempurna yang membawa keselamatan bagi semua orang yang 

percaya kepada-Nya :  

Galatia 3:19-25  

3:19 jika  demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia 

ditambahkan oleh sebab  pelanggaran-pelanggaran -- sampai datang 

keturunan yang dimaksud oleh janji itu -- dan ia disampaikan dengan 

perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.  

3:20 Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, 

sedang  Allah yaitu  satu.  

3:21 jika  demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-

janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat 


 247 

diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang 

kebenaran berasal dari hukum Taurat.  

3:22 namun  Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah 

kekuasaan dosa, supaya oleh sebab  iman dalam Yesus Kristus janji 

itu diberikan kepada mereka yang percaya.  

3:23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan 

hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.  

3:24 Jadi hukum Taurat yaitu  penuntun bagi kita sampai Kristus 

datang, supaya kita dibenarkan sebab  iman.  

3:25 Sekarang iman itu telah datang, sebab  itu kita tidak berada lagi 

di bawah pengawasan penuntun.  

Baca juga Ibrani 9:11-28. Banyak ayat-ayat dalam Alkitab 

yang menggambarkan Sang Mesias yang datang dengan membawa 

PB. Dalam hal ini, Allah menjadikan Yesus "sebagai korban 

penebusan dosa" dan dikatakan :  

Yesaya 53:4-5  

53:4 namun  sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan 

kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena 

tulah, dipukul dan ditindas Allah.  

53:5 namun  dia tertikam oleh sebab  pemberontakan kita, dia 

diremukkan oleh sebab  kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan 

keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya 

kita menjadi sembuh.  

Dan bacalah pasal 53 ini seluruhnya.  

 

Anda dapat saja membayar harga dosa-dosa Anda – harganya 

yaitu  maut yang kekal. Dengan kata lain, Anda akan mati debagai 


 248 

bayaran atas dosa-dosa Anda dan masuk ke api jahanam neraka yang 

kekal. Atau, akrena kasih Allah, Anda dapat meminta Sang Mesias 

untuk membayarkan harga ini  sebagai pengganti bagi Anda. 

Inilah yang akan membuat Anda berdamai dengan Allah. Allah akan 

mengizinkan Anda masuk Surga yang kekal sebab  keadilan-Nya 

sudah dipuaskan. Yohanes Pembaptis telah berseru saat  ia melihat 

Yesus Sang Mesias  : Yohanes 1:29  

"Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya 

dan ia berkata: "Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa 

dunia."  

Melalui korban kematian-Nya, sistem pengorbanan lama yang 

mengorbankan binatang secara terus-menerus menjadi tidak berlaku 

sebab  sudah digenapi. Rasul Yohanes juga mengatakan :  

Yohanes 3:36  

Barangsiapa percaya kepada Anak (Yesus), ia beroleh hidup yang 

kekal, namun  barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat 

hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."  

 

Pengikut-pengikut Yesus telah berjalan dalam "Janji yang 

Baru" dan yakin bahwa darah Yesus telah menebus segala dosa 

mereka. Mereka tidak hidup dibawah "Janji Lama" yang dibuat Allah 

dengan orang-orang Israel di Gunung Sinai. Di dalam hidup di bawah 

―Janji Baru" ini, para pengikut Yesus tetap memiliki hukum yang 

mengatur. Isinya tetap berhubungan dengan apa yang tertulis dalam 

PL, namun  tentunya dalam konteks yang baru, yaitu yang telah 

digenapi di dalam Yesus Kristus. Jadi, jelas ada kesinambungan, 

penyingkapan dan pembaharuan dari kedua "janji" ini  – yang 


 249 

baru dan yang lama. Dengan demikian jelas bahwa Kitab Suci 

bermanfaat untuk dipelajari, untuk mengetahui darimana kita berasal 

dan kemana kita akan pergi.  

 

Catatan :  

Tidakkah Al Qur'an terang-terangan memposisikan Yesus 

sebagai legislatif, pembuat undang-undang Ilahi? Sebab siapakah Dia 

yang boleh menjungkir-balikkan Hukum Allah, "yang haram menjadi 

halal" (Reff. Sura 3:49-50). Dan sebab  Islam menolak konsep 

penebusan dosa dengan darah, maka bagaimanakah teologi Islam 

harus memberi jawaban terhadap kontradiksi sifat-sifat Allah yang 

Mahakasih (yang mengampuni setiap dosa umat-Nya) dan sekaligus 

Mahaadil (yang menghukum dosa, dan tidak bisa mengampuni saja 

tanpa ada harga yang dibayar, sebab  setiap dosa harus dihukum demi 

keadilan-Nya). Hanya konsep substitusilah (penebusan oleh korban 

pengganti) yang dapat menjembatani ketegangan antara Keadilan dan 

Kasih Allah). 

 

89) Tulisan apa yang sebenarnya ada  di atas salib Yesus, sebab  

Matius 27:37, Markus 15:26, Lukas 22:38 dan Yohanes 19:18, 

semuanya menuliskannya secara berlainan?  

 

JAWAB : (Kategori : salah membaca ayat)  

Matius 27:37  

Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang menyebut alasan 

mengapa Ia dihukum: "Inilah Yesus Raja orang Yahudi."  

Markus 15:26  


 250 

Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang 

di situ: "Raja orang Yahudi".  

Lukas 23:38  

Ada juga tulisan di atas kepala-Nya: "Inilah raja orang Yahudi".  

Yohanes 19:18  

Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, 

bunyinya: "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi."  

 

Pertentangan semu di atas timbul dari pertanyaan, "Apa 

sebenarnya yang tertulis diatas kayu salib?" sebab  ayat-ayat di 

dalam Matius 27:37, Markus 15:26, Lukas 22:38 dan Yohanes 19:18, 

semuanya menuliskannya secara berlainan tentang tulisan di atas kayu 

salib. namun  hal ini sebenarnya dapat dengan mudah dipahami jika 

kita membaca ayat Yohanes 19:20, demikian :  

‖Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di 

mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis 

dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani.‖  

 

yaitu  menarik bahwa Pilatus, yang menuliskan teks ini , 

dan bisa saja tulisan ini  yaitu  berbagai bahasa yang dikuasai 

oleh Pilatus. namun , inti tuduhan yang dikenakan kepada Yesus untuk 

apa Ia disalibkan yaitu  tuduhan bahwa Yesus mengklaim diri-Nya 

sebagai "Raja orang Yahudi". Keempat Injil sepakat demikian dalam 

tulisannya masing-masing. Dan harus kita mengerti penulisan dari 

berbagai bahasa itu tidak harus sama kata-per-kata dalam suatu 

kalimatnya. Kalimat dalam bahasa Latin, Yunani dan Ibrani bisa 

berlainan strukturnya walaupun menceritakan kasus yang sama. 


 251 

Dalam hal ini seorang penulis Injil bisa saja menuliskannya dari 

rujukan kata Ibrani yang kemudian ia tuliskan dalam Injil bahasa 

Yunani. Jika kita tidak mengerti kunci tuduhan ini, mungkin kita akan 

terjebak ke dalam sebuah pertentangan, namun, kenyataannya tidak 

demikian. 

Tulisan di atas kayu salib Kristus ditulis dalam 4 bahasa yang 

berbeda: Yunani, Ibrani, Aram (Aramik), dan Latin. Kita dapat 

melihat hal ini saat  membaca Lukas 23:38 dan Yohanes 19:20. 

Lukas 23:38 jelas-jelas berkata kata  bahwa tulisan itu tertulis dalam 

bahasa Yunani, Latin, dan Ibrani. Dalam Yohanes kata untuk "Ibrani" 

diterjemahkan dari hebraisti. Menurut Gleason Archer: "Yohanes 

19:20 memakai format kata keterangan dari Hebraisti, yang mana di 

dalam Injil tidaklah berarti "dalam Bahasa Ibrani" melainkan berarti: 

dalam salah satu dialek Ibrani yaitu Aramik. Kita tahu akan hal ini 

sebab  kata Hebraisti juga dipakai pada beberapa bagian lain, seperti 

dalam Yohanes 5:2; 19:13,17; 20:16, kata ini  dituliskan dalam 

bentuk Aramik, lalu diterjemahkan ke dalam huruf Yunani,"

1

   

 

1

 "John 19:20 uses for this the adverbial form Hebraisti, which in gospel 

usage did not mean "in Hebrew" but in the Jewish dialect of Aramaic.  We 

know this because wherever Hebraisti is used elsewhere, as in John 5:2; 

19:13,17; 20:16, the word is given in its Aramaic form, transcribed into 

Greek letters,"  (Encyclopedia of Bible Difficulties, page 346). 

 

90) Siapakah yang ingin membunuh Yohanes Pembaptis? Herodes 

(Matius 14:5) ataukah Herodias? (Markus 6:20)  

 

JAWAB : (Kategori : Salah memahami maksud penulis)  


 252 

Bacalah Matius 14:1-11 dan Markus 6:14-29  

Kontradiksi semu di atas menunjuk pada perkiraan, "Apakah 

Herodes ingin membunuh Yohanes Pembaptis, atau tidak?" Shabbir 

memakai  Matius 14:5 sebagai ayat pendukung untuk 

membuktikan Herodes berniat membunuh Yohanes, sedang  

Markus 6:20 membuktikan bahwa Herodes tidak ingin membunuhnya. 

Padahal cerita pada kedua kitab di atas saling melengkapi.  

Jika kita membaca keseluruhan kisah pada Matius 14:1-11 dan 

Markus 6:14-29, maka sejauh yang kita baca didalamnya tidak 

ada  pertentangan apapun. Pada kedua Kitab di atas, kita baca 

bahwa Herodes memerintahkan untuk memenjarakan Yohanes 

Pembaptis atas desakan dan pengaruh istrinya, Herodias. Jadi jelas, 

pengaruh itulah yang menjadi faktor penting atas dipenggalnya kepala 

Yohanes Pembaptis. Markus menuliskan cerita ini lebih mendetail 

dibandingkan dengan Kitab Matius yang ditulis belakangan. sebab  

itu Matius tidak mau membuang-buang waktu dengan menceritakan 

hal-hal yang sudah diketahui sebelumnya melalui kitab Markus.  

Hal lainnya yang perlu diperhatikan juga, Markus tidak 

mengatakan dalam kitabnya, bahwa Herodes tidak mau membunuh 

Yohanes Pembaptis, namun  disebutkan bahwa Herodes menyimpan 

ketakutan kepadanya, sebab  Yohanes Pembaptis yaitu  orang benar 

dan suci, dan ditambahkan lagi oleh Matius, sebab  Yohanes 

memiliki  pengaruh besar di antara banyak orang. Dengan demikian, 

tidak ada kontradiksi, Matius dan Markus saling melengkapi kisah 

Yohanes yang dihukum mati dengan cara dipenggal. 

 


 253 

91) Apakah murid Yesus yang kesepuluh dari duabelas orang murid-

murid-Nya bernama Tadeus (Matius 10:1-4; Markus 3:13-19) ataukah 

Yudas anak Yakobus (Lukas 6:12-16)  

 

JAWAB : (Kategori : Salah memahami konteks historis)  

Matius 10:1-4  

10:1 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa 

kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan 

segala penyakit dan segala kelemahan.  

10:2 Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut 

Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan 

Yohanes saudaranya,  

10:3 Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, 

Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,  

10:4 Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.  

 

Markus 3:13-19  

3:16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang 

diberi-Nya nama Petrus,  

3:17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang 

keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,  

3:18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, 

Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,  

3:19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.  

 

Lukas 6:12-16  


 254 

6:13 saat  hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, 

lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya 

rasul:  

6:14 Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara 

Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus,  

6:15 Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang 

disebut orang Zelot,  

6:16 Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian 

menjadi pengkhianat.  

 

Ketiga ayat di atas sama-sama benar. Pada masa itu sudah 

biasa bagi orang-orang Yahudi memakai  lebih dari satu nama. 

Misalnya Simon atau Kefas, dipanggil juga Petrus (Markus 3:16); dan 

Saulus yang juga dipanggil Paulus (Kisah 13:9); Matius yang juga 

dipanggil Lewi (Matius 9:9 and Markus 2:14; Lukas 5:27) dan lain-

lain. Tak ada bukti pemakaian nama tunggal secara eksklusif sampai 

diganti dengan nama lain. Kedua nama mereka dapat tetap digunakan 

secara bergantian. 

 

92) Apakah pria yang Yesus lihat sedang duduk di rumah cukai, yang 

kemudian dipanggil menjadi murid-Nya itu bernama Matius (Matius 

9:9) ataukah Lewi? (Markus 2:14; Lukas 5:27)  

 

JAWAB : (Kategori : Salah memahami konteks historis)  

sesudah  Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius 

duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." 

Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia. (Matius 9:9) 


 255 

 

Kemudian saat  Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak 

Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah 

Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia. (Markus 2:14) 

 

Kemudian, saat  Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut 

cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus 

berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" (Lukas 5:27) 

Jawaban di atas persis sama dengan pertanyaan sebelumnya, 

dimana semua ayat-ayat yang ditampilkan sama-sama benar. Matius 

dan Lewi yaitu  orang yang sama. Dia yaitu  salah satu murid Yesus. 

Matius yaitu  nama Yunaninya dan Lewi yaitu  nama Ibraninya. 

Sebagai pemungut cukai, Matius bekerja pada orang Romawi yang 

berbicara bahasa Latin & Yunani. Ia mengumpulkan pajak dari orang 

Yahudi yang berbicara bahasa Ibrani/Aram. Sebagai contoh lain, kita 

bisa melihat bahwa Petrus juga sering dipanggil Simon (Matius 16:16) 

yaitu  menarik mengetahui Shabbir Ally juga melakukan 

kebiasaan semacam ini. Dalam persiapan perdebatan di Birmingham, 

Inggris, pada bulan Februari 1998, ia tanpa merasa bersalah 

memakai  nama samaran (Abdul Abu Saffiyah, yang artinya 

Abdul, ayah dari Saffiyah, nama anak wanita nya) untuk 

mengelabui lawan debatnya, yaitu Jay Smith. Dengan 

menyembunyikan identitasnya itu, ia menolak persiapan yang telah 

dipersiapkan oleh Pak Smith. Jadi, sementara dia boleh bermain 

dengan nama ganda, kini ia menuduhnya sebagai kontradiksi saat  

berhadapan dengan ganda yang terjadi pada orang-orang di daerah 


 256 

Yudea/Palestina abad pertama Masehi. Padahal praktek di zaman itu, 

mereka dapat memakai  hal itu secara legal dan tidak mencurangi 

siapapun. yaitu  absah memakai  nama alternatif secara jujur.  

93) Apakah Yesus disalibkan pada siang hari sesudah  perjamuan 

Paskah (Markus 14:12-17) atau pada siang hari sebelum perjamuan 

Paskah? (Yohanes 13:1,30,39; 18:28)  

 

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks historis)  

Markus 14:12-17  

14:12 Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu 

orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata 

kepada-Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk 

mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"  

14:13 Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: 

"Pergilah ke kota; di sana kamu akan bertemu dengan seorang yang 

membawa kendi berisi air. Ikutilah dia  

14:14 dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya: Pesan 

Guru: di manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan 

Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku?  

14:15 Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas 

yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus 

mempersiapkan perjamuan Paskah untuk kita!"  

14:16 Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, 

didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. 

Lalu mereka mempersiapkan Paskah.  

14:17 sesudah  hari malam, datanglah Yesus bersama-sama dengan 

kedua belas murid itu.  


 257 

Versus :  

Yohanes 13:1, 29-30  

13:1 Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, 

bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. 

Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah 

sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.  

13:29 sebab  Yudas memegang kas ada yang menyangka, bahwa 

Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, 

atau memberi apa-apa kepada orang miskin. 13:30 Yudas menerima 

roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam.  

 

Maka mereka membawa Yesus dari Kayafas ke gedung pengadilan. 

saat  itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung 

pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka hendak 

makan Paskah. (Yohanes 18:28) 

 

Yesus disalibkan pada siang hari sebelum Paskah. Alasan 

Markus seolah-olah mengatakan bahwa peristiwa penyaliban itu 

terjadi sesudah  jamuan Paskah, hanyalah merupakan masalah budaya 

dan kontekstualisasinya.  

Bukti kuat dalam Kitab Injil yaitu  bahwa Yesus mati pada 

saat menjelang malam Paskah, saat  perjamuan Paskah akan disantap 

sesudah  matahari terbenam. Sebelum kita tuntaskan masalah ini, harap 

diperhatikan bahwa Markus 14 telah menjelaskan bahwa Yesus tidak 

makan perjamuan Paskah bersama murid-murid-Nya.  


 258 

Lukas 22:1 menyebutkan sebagai "Hari Raya Roti Tidak 

Beragi" (Ibrani, "KHAG HAMATSOT") yang disebutnya juga 

sebagai "Paskah" (Ibrani, "PESAKH").  

 

Lukas 22:1  

Hari raya Roti Tidak Beragi, yang disebut Paskah, sudah dekat.  

Interlinear, êggizen {mendekat} de {adapun} hê heortê {perayaan} 

tôn azumôn {roti tidak beragi} hê {yang} legomenê {disebut} 

pascha {paskah}  

Seperti namanya, hari raya Roti tidak beragi ini 

diselenggarakan dengan memakan roti tidak beragi. Ini yaitu  

perintah yang ditaati sampai saat ini untuk jamuan Paskah, sebab  

Allah memerintahkannya dengan amat jelas :  

Peringatan Paskah dan larangan makan roti yang beragi :  

Keluaran 12:1-20  

12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir:  

12:15 Kamu makanlah roti yang tidak beragi tujuh hari lamanya; 

pada hari pertama pun kamu buanglah segala ragi dari 

rumahmu, sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi, dari 

hari pertama sampai hari ketujuh, orang itu harus dilenyapkan dari 

antara Israel.  

12:17 Jadi kamu harus tetap merayakan hari raya makan roti 

yang tidak beragi, sebab tepat pada hari ini juga Aku membawa 

pasukan-pasukanmu keluar dari tanah Mesir. Maka haruslah kamu 

rayakan hari ini turun-temurun; itulah suatu ketetapan untuk 

selamanya.  

12:18 Dalam bulan pertama, pada hari yang keempat belas bulan 


 259 

itu pada waktu petang, kamu makanlah roti yang tidak beragi, 

sampai kepada hari yang kedua puluh satu bulan itu, pada waktu 

petang.  

12:19 Tujuh hari lamanya tidak boleh ada ragi dalam rumahmu, 

sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi, orang itu 

harus dilenyapkan dari antara jemaah Israel, baik ia orang asing, 

baik ia orang asli.  

12:20 Sesuatu apa pun yang beragi tidak boleh kamu makan; 

kamu makanlah roti yang tidak beragi di segala tempat 

kediamanmu."  

Ditegaskan kembali pada :  

Imamat 23:5  

Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan itu, pada 

waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.  

Hebrew Translit Interlinear, BAKHODESY {pada bulan} 

HARI'SYON {pertama itu} BE'ARBA'AH {pada empat} 'ASAR 

{sepuluh} LAKHODESY {kepada bulan} BEYN {antara} 

HA'ARBAYIM {petang} PESAKH {Paskah} LAYHOVAH {bagi 

TUHAN}  

Tanggal 14 Nisan pada waktu senja Kalangan Yudaisme 

menamakan hari itu sebagai 'EREV PESAKH. Pada saat ini orang 

Israel sudah tidak makan roti beragi. Tanggal 15 Nisan mereka 

merayakan PESAKH. Perayaan ini ini dikenal juga dengan nama 

KHAG HAMATSOT (Hari Raya Roti Tidak Beragi, 15 Nisan).  

 

Imamat 23:6  


 260 

Dan pada hari yang kelima belas bulan itu ada hari raya Roti 

Tidak Beragi bagi TUHAN; tujuh hari lamanya kamu harus 

makan roti yang tidak beragi.  

Hebrew Translit Interlinear, UVAKHAMISYAH {dan pada lima} 

'ASAR {sepuluh} YOM {hari} LAKHODESY {kepada bulan} 

HAZEH {itu} KHAG {hari raya} HAMATSOT {roti tidak beragi itu} 

LAYHOVAH {bagi TUHAN} SYIV'AT {tujuh} YAMIM {hari} 

MATSOT {roti tidak beragi} TO'KHELU {engkau harus makan}  

 

Markus 14:12  

Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang 

menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-

Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk 

mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"  

TR Translit Interlinear, kai {adapun} tê prôtê {pertama} hêmera 

{pada hari} tôn {dari} azumôn {Roti tidak beragi} hote {saat } to 

pascha {domba Paskah} ethuon {mereka merayakan/ mereka 

mentembelih} legousin {berkata} autô {kepada Dia} hoi mathêtai 

{murid-murid} autou {Nya} pou {kemana} theleis {Engkau 

menghendaki} apelthontes {pergi} etoimasômen {kami menyiapkan} 

hina {supaya} phagês {Engkau makan} to {itu} pascha {domba 

Paskah}  

Kata Yunani untuk "Roti Tidak Beragi" yaitu  "azumos". 

Kata inilah yang digunakan oleh Markus dalam "Hari Raya Roti Tidak 

Beragi". sedang  kata Yunani untuk roti biasa (beragi) yaitu  

"artos".  


 261 

Seluruh penulis kitab Injil termasuk Markus, menulis yang 

sama, bahwa saat itu merupakan perjamuan terakhir Yesus dengan 

murid-murid-Nya memakan "artos" (roti biasa beragi) :  

Markus 14:22  

Dan saat  Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus 

mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu 

memberi nya kepada mereka dan berkata: "Ambillah, inilah tubuh-

Ku."  

TR Translit Interlinear, kai {lalu} esthiontôn {saat  sedang makan} 

autôn {mereka} labôn {sesudah  mengambil} ho iêsous {Yesus} arton 

{roti (roti biasa beragi)} eulogêsas {mengucap syukur/ pujian} 

eklasen {Ia membelah} kai {lalu} edôken {memberi } autois 

{kepada mereka} kai {dan} eipen {berkata} labete {ambilah} phagete 

{makanlah} touto estin {inilah} to sôma {tubuh} mou {Ku}  

Oleh sebab  itu, perjamuan makan malam itu walaupun sebuah 

"perjamuan Paskah", namun itu bukan perjamuan paskah dengan Roti 

Tidak Beragi, sebab itu hanya dapat dimulai pada waktu petang 14 

Nisan saat Yesus Kristus ada di kayu Salib. Dengan demikian 

terjadinya "perjamuan terakhir" dalam yang diceritakan dalam Markus 

14:22 yaitu  sebelum tanggal 14 Nisan.  

Hal ini  ditujukan dengan adanya penggunaan kata yang 

berbeda pada pasal yang sama. sebab  untuk Paskah, tidak mungkin 

mereka akan memakan sesuatu yang telah dilarang oleh Allah melalui 

Hukum Musa (yaitu memakan "artos" – roti biasa beragi), dan tidak 

memakan sesuatu yang diperintahkan untuk dimakan (yaitu roti tidak 

beragi - "azumos").  


 262 

 

Jijika  begitu, apa maksud Markus 14 : 12-17?  

Pertama, kita baca, "ada tradisi pada waktu itu untuk menyembelih 

domba Paskah". Perjamuan Paskah harus dilaksanakan pada hari ke-

14 pada bulan Nisan. namun , ternyata ada perbedaan pendapat dalam 

hal menentukan hari itu, sebab  mereka memakai  sistem kalendar 

yang berbeda untuk menghitung hari-hari Raya. Tampaknya, 

perbedaan tradisi ini terus berlanjut sampai dengan masa kehidupan 

Yesus. Jadi, memang sebagian orang sudah bisa mulai menjalankan 

tradisi mereka dengan mengorbankan domba Paskah pada hari itu, 

sementara sebagian orang lainnya menganggap bahwa Paskah baru 

akan dirayakan esok malamnya. Perbedaan kebiasaan ini disebabkan 

sebab  hari Yahudi dimulai puluh 18:00 petang sedang  hari 

Romawi mulai pada jam 24:00 tengah malam.  

 

Kedua, murid-murid-Nya bertanya kepada Yesus, "Ke tempat mana 

Engkau menghendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan 

Paskah bagiMu?". Mereka tidak menyangka bahwa malam itu Yesus 

akan segera menyerahkan nyawa-Nya untuk menebus dosa manusia di 

dunia seperti domba Paskah dalam Keluaran pasal 12, yang 

dikorbankan untuk menyelamatkan orang Israel dari murka Allah 

terhadap orang mesir.  

Yesus sesungguhnya telah menjelaskannya kepada murid-

murid-Nya, namun mereka tidak dapat memahami pengorbanan ini 

sebab  berbagai alasan, termasuk saat  Yesus dielu-elukan oleh 

orang-orang Israel sebagai Mesias (Raja Penyelamat, bukan korban), 

yang masih terus "bergema di telinga mereka". Yesus tidak 


 263 

berkata kata  bahwa Ia akan makan Perjamuan Paskah bersama-sama 

dengan murid-murid-Nya. Yesus sangat ingin, namun  Ia tahu hari-Nya 

tidak sampai untuk melakukannya. Tidak ada peluang bagi satu 

dogma pun yang dapat berkata kata  bahwa perjamuan Paskah ini  

dipinjam dan disiapkan. namun  yang pasti, orang-orang Yahudi, 

sebab  telah diatur dalam Kitab Keluaran 12, mempersiapkan rumah 

mereka untuk Hari Raya Roti Tidak Beragi (Ibrani, "KHAG 

HAMATSOT").  

 

Ketiga, dalam beberapa cara, Kitab Injil menceritakan tentang 

Perjamuan Terakhir, dalam bentuk penggenapan karya Yesus, seperti 

misalnya dalam Lukas pasal 22 yang menuliskan kerinduan Yesus 

untuk makan Perjamuan paskah "ini" bersama dengan murid-murid-

Nya. Lalu apakah Lukas mengatakan bahwa saat itu yaitu  perjamuan 

Paskah? Tidak! Mengapa? Antara lain sebab  penggunaan yang sama 

untuk kata "artos" (roti biasa beragi) dan bukan "azumos" (roti tidak 

beragi).  

Yesus memang menjadikan makan malam terakhir ini sebagai 

sejenis santapan Paskah (tidak dalam arti sebenarnya, melainkan 

simboliknya) sebab  Ia hendak bersekutu secara khusus dengan 

murid-murid-Nya, menyadari akhirnya Ia harus masuk ke dalam 

penderitaan beberapa jam sesudah  itu.  

Yesus juga ingin menunjukkan kepada murid-murid-Nya 

bahwa Paskah itu berbicara tentang diri-Nya, yaitu bahwa Ia yaitu  

korban yang memberi  PB yang telah Allah janjikan ( Yeremia 

31:31-33, Ibrani 7:27) seperti domba yang disembelih 1500 tahun 


 264 

sebelumnya untuk menyelamatkan orang-orang Israel dari Murka 

Allah di tanah Mesir.  

Dalam perjamuan ini , Yesus menggambarkan diri-Nya 

sebagai "Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia" seperti 

yang dikatakan Yohanes Pembaptis (Yohanes 1:29). Yesus ingin 

menyantap jamuan Paskah bersama murid-murid-Nya, sebab nya Ia 

mengatakan : Lukas 22:16  

22:15 Kata-Nya kepada mereka: "Aku sangat rindu makan Paskah ini 

bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita.  

22:16 Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan memakannya 

lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah."  

22:17 Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu 

berkata: "Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu.  

22:18 Sebab Aku berkata kepada kamu: mulai dari sekarang ini Aku 

tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah 

telah datang."  

22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-

mecahkannya dan memberi nya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah 

tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi 

peringatan akan Aku."  

TR Translit, kai labôn arton eucharistêsas eklasen kai edôken autois 

legôn touto estin to sôma mou to uper humôn didomenon touto poieite 

eis tên emên anamnêsin  

Perhatikan ayat 16, Yesus mengatakan "Aku tidak akan 

memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan 

Allah". Dan kegenapan itu yaitu  kematianNya, "Sebab anak domba 

Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus" (1 Korintus 5:7).  


 265 

Kemudian, perhatikan ayat 19, sama seperti Markus, Lukas 

juga menulis roti yang dimakan yaitu  roti biasa (yang beragi) yaitu 

"artos" dan bukan "azumos" yang sedianya dimakan pada jamuan 

Paskah dalam EREV PESAKH tanggal 14 Nisan, maupun pada 

jamuan "KHAG HAMATSOT" pada 15 Nisan maupun 7 hari 

sesudah nya.  

Maka, jelas tidak ada pertentangan. Yesus mati sebelum orang-

orang Yahudi merayakan PASKAH dan memakan jamuan PASKAH. 

 

94) Apakah Yesus berdoa kepada Bapa-Nya supaya diselamatkan dari 

penyaliban (Matius 26:39, Markus 14:36; Lukas 22:42) atau tidak 

berdoa untuk itu? (Yohanes 12:27)  

 

JAWAB : (Kategori : salah membaca ayat)  

Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, 

jijika  sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, namun  

janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau 

kehendaki." (Matius 26:39) 

 

Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, 

ambillah cawan ini dari pada-Ku, namun  janganlah apa yang Aku 

kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki." (Markus 14:36) 

 

"Ya Bapa-Ku, jijika  Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; 

namun  bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang 

terjadi."  (Lukas 22:42) 

Versus :  


 266 

12:27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? 

Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku 

datang ke dalam saat ini.  

12:28 Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka terdengarlah suara dari 

sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya 

lagi!"  (Yohanes 12:27-28) 

 

Pertentangan di atas mempertanyakan, "Apakah Yesus berdoa 

kepada bapa-Nya agar mencegah diri-Nya dari penyaliban?". Seperti 

yang diperlihatkan Markus 26:39; Markus 14:36 dan Lukas 22:42, 

sementara Yohanes 12:27 mengesankan Yesus tidak seperti itu kepada 

Bapa-Nya?  

Usaha mempertentangkan cerita di atas tampaknya sia-sia saja. 

Matius 26:39, Markus 14:36 dan Lukas 22:42 menceritakan kisah 

yang sama yang terjadi di taman Getsemani sebelum Yesus ditangkap. 

Dalam seluruh cerita ini tidak ada satu katapun yang berkata kata  

Yesus meminta agar penyaliban itu dicegah, melainkan untuk 

mengekspresikan kengerian-Nya atas penderitaan yang akan ia alami 

pada saat Ia diadili, dianiaya, dipukul, dicambuk, sendirian 

ditinggalkan orang lain dan bahkan pengalaman yang paling 

menakutkan yaitu , keterpisahan-Nya dengan Allah nanti di atas kayu 

Salib. Peristiwa penderitaan salib itu sendiri akan berlangsung 

beberapa jam sesudah nya. namun  yang terpenting dalam kondisi seperti 

itu, Yesus tetap minta kehendak Bapa-Nya untuk diwujudkan, sebab  

menyadari bahwa inilah klimaksnya bahwa Ia akan disalibkan, mati 

dan dibangkitkan dalam misi penebusan dosa bagi umat manusia di 

dunia.  


 267 

Yohanes 12:27 menuliskan hal ini dari situasi yang berbeda, 

sebelum saat dan kejadian penderitaan Salib itu berlangsung. 

Dikatakan bahwa Yesus berbicara kepada orang banyak pada 

Perayaan Paskah di Bait Allah di Yerusalem (bahkan sebelum 

pertemuan / perjamuan makan malam yang terakhir di ruang atas). 

Dalam kesempatan ini Yesus mengatakan sesuatu hampir serupa 

dengan kalimat di atas, yaitu bukan meminta agar penyaliban dicegah: 

"Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, 

selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku 

datang ke dalam saat ini. Bapa, muliakanlah nama-Mu!".  

Kembali di sini diberitahukan perasaan-Nya dalam 

menghadapi siksa salib, bukan pernyataan yang menunjukkan bahwa 

Yesus hendak meminta pembatalan peristiwa penyaliban. Maka, tidak 

ada kontradiksi. 

 

95) Apakah Yesus tiga kali bolak-balik untuk berdoa (Matius 26:36-

46; Markus 14:32-42) atau satu kali (Lukas 22:39-46) dari tempat 

murid-murid-Nya?  

 

JAWAB : (Kategori : ayat diartikan dengan pemikiran sempit)  

Matius 26:36-46  

26:36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke 

suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-

murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk 

berdoa."  

26:37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. 

Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,  


 268 

26:38 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti 

mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan 

Aku."  

26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya 

Bapa-Ku, jijika  sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-

Ku, namun  janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti 

yang Engkau kehendaki."  

26:40 sesudah  itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan 

mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: 

"Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?  

26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke 

dalam pencobaan: roh memang penurut, namun  daging lemah."  

26:42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya 

Bapa-Ku jijika  cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali jika  Aku 

meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"  

26:43 Dan saat  Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, 

sebab mata mereka sudah berat.  

26:44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk 

ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.  

26:45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata 

kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya 

sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang 

berdosa.  

26:46 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku 

sudah dekat."  

 

Markus 14:32-42  


 269 

14:32 Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat 

yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: 

"Duduklah di sini, sementara Aku berdoa."  

14:33 Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia 

sangat takut dan gentar,  

14:34 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti 

mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah."  

14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, 

sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.  

14:36 Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-

Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, namun  janganlah apa yang Aku 

kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."  

14:37 sesudah  itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang 

tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau? 

Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?  

14:38 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke 

dalam pencobaan; roh memang penurut, namun  daging lemah."  

14:39 Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga.  

14:40 Dan saat  Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, 

sebab mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang 

harus mereka berikan kepada-Nya.  

14:41 Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada 

mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah 

tiba, lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.  

14:42 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku 

sudah dekat."  

Versus :  


 270 

Lukas 22:39-46  

22:39 Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia 

menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.  

22:40 sesudah  tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah 

supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."  

22:41 Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar 

batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya:  

22:42 "Ya Bapa-Ku, jijika  Engkau mau, ambillah cawan ini dari 

pada-Ku; namun  bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah 

yang terjadi."  

22:43 Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-

Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.  

22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. 

Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.  

22:45 Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-

Nya, namun  Ia mendapati mereka sedang tidur sebab  dukacita.  

22:46 Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah 

dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."  

 

Berapa kali Yesus meninggalkan murid-murid-Nya untuk 

berdoa sendirian di Taman Getsemani pada malam Ia ditangkap? 

Matius 26:36-46 dan Markus 14:32-42, menggambarkan 3 kali. 

sedang  Lukas 22:39-46 menggambarkannya hanya satu kali. 

Sesungguhnya tidak ada kontradiksi dalam pernyataan di atas jika 

Anda menyadari bahwa kalimat di atas saling melengkapi saat  

dilaporkan oleh 3 orang yang berbeda dengan gaya dan fokus yang 

berbeda.  


 271 

Perhatikan bahwa Lukas sama sekali tidak menyebutkan 

bahwa Yesus tidak meninggalkan murid-murid-Nya 3 kali dan berdoa. 

Meskipun tidak menyebut 3 kali, bukan berarti Yesus tidak melakukan 

hal ini . Lukas, dalam hal ini tidak menganggap keadaan terrsebut 

perlu untuk ditulis dalam kitabnya, dan dia hanya memfokuskan pada 

Yesus yang berdoa saja. 

 

96) saat  Yesus berdoa untuk kedua kalinya, apakah kata-kata-Nya 

tetap sama (Markus 14:39) atau berbeda? (Matius 26:42)  

 

JAWAB : (Kategori : Memaksakan pengertian sendiri)  

Matius 26: 39, 42, 44  

26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya 

Bapa-Ku, jijika  sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-

Ku, namun  janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti 

yang Engkau kehendaki."  

26:42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya 

Bapa-Ku jijika  cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali jika  Aku 

meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"  

26:44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk 

ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.  

 

Markus 14:36, 39, 41  

14:36 Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-

Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, namun  janganlah apa yang Aku 

kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."  

14:39 Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga.  


 272 

14:41 Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada 

mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah 

tiba, lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.  

 

Kontradiksi semu di atas antara Matius 26:36-46 dengan 

Markus 14:32-42, khususnya ayat dalam Matius 26:42 dan Markus 

14:39, yang sebenarnya tidak ada  pertentangan sedikitpun. "Apa 

yang disebutkan dalam doa Yesus yang kedua kali di Taman 

Getsemani?"  

Shabbir memegang teguh perkataan Markus bahwa "kata-kata 

dalam doanya yang kedua sama dengan yang pertama" (Markus 

14:39). namun  marilah kita melihat bersama apa yang dikatakan 

Markus tentang doa kedua ini dalam Markus 14:39 "Lalu Ia pergi lagi 

dan mengucapkan doa yang itu juga".  

Tidak satupun dalam ayat ini menyebutkan bahwa Yesus 

menyebutkan "kata-kata yang persis" dalam doanya seperti doa 

sebelumnya, namun  maksud Markus mengatakan "mengucapkan doa 

yang itu juga" yaitu  dalam arti inti doa seperti yang disebutkan oleh 

Matius. (Bila bukan inti doa yang dimaksudkan, tentu doa Yesus ini 

amat singkat dan tidak akan mengambil satu jam, lihat Matius 26:40).  

Jika dibandingkan kedua doa yang dinaikkan Yesus di taman 

Getsemani dalam Kitab Matius 26:39, 43, dapat kita lihat bahwa pada 

dasarnya maksud kedua doa ini sama, walaupun tidak memakai  

kata-kata yang sama persis. Di ayat Matius 26:44, Matius mengatakan 

bahwa Yesus "berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa 

yang itu juga". Jadi, jika menurut Shabbir dua doa yang pertama 

berbeda, lalu doa Yesus yang ketiga sama dengan doa yang mana?  


 273 

Janganlah hanya memahami doa Yesus dari kata-kata harfiah 

ala formula doa Islam yang sebenarnya tidak demikian dilakukan 

Yesus. Mungkin Anda berpikir bahwa doa di atas merupakan bentuk 

doa yang tetap diulang-ulang setiap hari, seperti yang dilakukan oleh 

umat Islam. namun  sebenarnya doa itu yaitu  curahan dari hati yang 

"diungkapkan" oleh Yesus sebab  tekanan dan situasi yang amat pekat 

yang akan dihadapi-Nya, yaitu siksa salib. Suasana doa semacam itu 

dicetuskan dalam ikatan kasih yang tidak terbayangkan antara Yesus 

dengan Bapa-Nya yang mengalahkan bentuk-bentuk ikatan aksara 

yang harfiah yang 'diharuskan' oleh Shabbir. 

 

97) Apakah kepala pasukan mengatakan bahwa Yesus yaitu  orang 

benar (Lukas 23:47) atau Yesus yaitu  Anak Allah? (Matius 27:54, 

Markus 15:39)  

 

JAWAB : (Kategori : ayat diartikan secara sempit)  

saat  kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, 

katanya: "Sungguh, orang ini yaitu  orang benar!" (Lukas 23:47) 

 

Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat 

mati-Nya demikian, berkatalah ia: "Sungguh, orang ini yaitu  Anak 

Allah!" (Markus 15:39) 

 

Pertanyaan di atas berkaitan dengan pernyataan kepala 

pasukan pada saat Yesus mati di kayu salib, didasarkan pada dua ayat 

dalam Markus 15:39 dan Lukas 23:47. Namun seperti yang sebelum-


 274 

sebelumnya, kedua ayat di atas bukan merupakan pertentangan 

melainkan pernyataan yang saling melengkapi.  

Matius 27:54 dan Markus 15:39 sama-sama setuju bahwa 

kepala pasukan berkata kata  bahwa Yesus yaitu  "Anak Allah!" 

namun  Lukas 23:47 menyebutkan bahwa kepala pasukan itu 

mengatakan Yesus yaitu  "orang benar". Apakah teramat sulit 

dipercaya jika kepala pasukan itu mengatakan kedua-duanya? 

(Bahkan ada lagi ritual nya yang mungkin tidak dicatat). Pola 

ini  sering terjadi dalam kesaksian kitab-kitab Injil, sebab  tidak 

satupun kitab Injil berkata kata  bahwa ritual  kepala pasukan pada 

salah satu ayat di atas merupakan keseluruhan ritual nya. Oleh sebab  

itu jangan berpikiran sempit atas apa yang dikatakan oleh kepala 

pasukan terhadap Yesus.  

Matius dan Markus lebih tertarik menuliskan pernyataan sang 

kepala pasukan tentang ketuhanan Yesus, di sisi lain Lukas lebih 

meniliknya dari segi kemanusiaan Yesus. sebab  itulah, ia menangkap 

pernyataan kepala pasukan seperti yang tertulis dalam kitabnya. 

 

98) Apakah Yesus mengatakan "AllahKu, AllahKu mengapa Engkau 

meninggalkan Aku?" dalam bahasa Ibrani (Matius 27:46) atau dalam 

bahasa Aram? (Markus 15:34).  

 

JAWAB : (Kategori : Salah memahami penggunaan bahasa Ibrani)  

Matius 27:46  

"Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli, Eli, 

lama sabakhtani? ' Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau 

meninggalkan Aku?"  


 275 

TR Translit. : peri de tên ennatên hôran aneboêsen ho iêsous phônê 

megalê legôn êli êli lama sabachthani tout estin thee mou thee mou 

inati me egkatelipes  

Markus 15:34  

Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, 

lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau 

meninggalkan Aku?  

TR Translit, kai tê hôra tê ennatê eboêsen ho iêsous phônê megalê 

legôn elôi elôi lamma sabachthani ho estin methermêneuomenon ho 

theos mou ho theos mou eis ti me egkatelipes  

 

Mazmur 22:2  

"Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku 

berseru, namun  Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku."  

'ÊLÎ'ÊLÎ LÂMÂH 'AZAVTÂNÎ RÂKHÔQ MÎSYÛ'ÂTÎ DIVRÊY 

SYA'AGÂTΠ 

 

Pertanyaan apakah Yesus berbicara dalam bahasa Ibrani atau 

bahasa Aram di atas kayu salib dapat dijawab. sedang  alasan 

mengapa Matius dan Markus mencatat dalam dialek yang berbeda 

mungkin sebab  sesudah  peristiwa terjadi, cara membicarakan 

peristiwa itu yaitu  dalam bahasa Aram, dan mungkin juga 

disebabkan oleh para penerima Injil itu sendiri. namun , semua itu 

bukan masalah yang valid bagi Alkitab.  

Sebagian orang memperkirakan Markus 15:34 memakai  

bahasa Aram dalam PB : "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?". namun  

sebagian lainnya meragukan Yesus berbicara dalam bahasa Aram, 


 276 

sebab  orang-orang di sekitar situ mendengar Yesus seolah Yesus 

memanggil Elia (Matius 27:47 dan Markus 15:35-36).  

 

Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia 

memanggil Elia." (Matius 27:47) 

 

Markus 15:35-36  

Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Lihat, Ia 

memanggil Elia." Maka datanglah seorang dengan bunga karang, 

mencelupkannya ke dalam anggur asam lalu mencucukkannya pada 

sebatang buluh dan memberi Yesus minum serta berkata: "Baiklah 

kita tunggu dan melihat apakah Elia datang untuk menurunkan Dia."  

 

Dengan penjelasan semacam ini orang akan mengatakan 

bahwa Yesus berteriak "Eli, Eli" dan bukan "Eloi, Eloi", mengapa? 

sebab  dalam bahasa Ibrani ELI, dapat berarti "ALLAH-KU", 

ataupun kependekan dari "ELIYAHU", yaitu ELIA. namun  dalam 

bahasa Aram, "Eloi" hanya dapat berarti "ALLAH-KU", sehingga 

tidak mungkin dikelirukan dengan Nabi Elia.  

Tampaknya Yesus berbicara dalam bahasa Ibrani, lalu 

mengapa tercatat juga kata-kata-Nya dalam bahasa Aram? Perlu 

diketahui bahwa Yesus tinggal dalam kelompok masyarakat multi 

bahasa. Ia amat mungkin dapat berbicara bahasa Yunani (Bahasa 

Internasional waktu itu, kaum pedagang, cendekiawan dan kaum 

pendatang), Bahasa Aram (bahasa yang digunakan oleh masyarakat 

Timur Dekat) dan bahasa Ibrani (bahasa liturgis/bahasa pengajaran 

agama Yahudi). Bahasa Ibrani dan bahasa Aram yaitu  bahasa yang 


 277 

serumpun (bahasa Semit). Jika kedua bahasa ini sama-sama muncul 

dalam kitab-kitab Injil, maka hal ini tidaklah mengherankan. Tidak 

menjadi masalah bagi orang Kristen jika salah satu penulis kitab Injil 

memakai  bahasa Ibrani sedang  yang lainnya memakai  

bahasa Aram yang amat mirip dengan bahasa Ibrani itu. Alasan 

perbedaan kedua bahasa itu, mungkin disebabkan sebab  saat  

mengingat dan mendiskusikan kisah tentang kehidupan, kematian dan 

kebangkitan Yesus, mereka mempercakapkannya dalam bahasa Aram. 

Jadi itu dituliskannya dalam bahasa Aram.  

 

99) Apakah ritual  Yesus yang terakhir yaitu , "Ya Bapa ke dalam 

tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku" (Lukas 23:46), atau "Sudah 

selesai"? (Yohanes 19:30)  

 

JAWAB : (Kategori : Ayat-ayat diartikan secara sempit)  

Lukas 23:46  

Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam 

tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian 

Ia menyerahkan nyawa-Nya. 

Yohanes 19:30  

Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah 

selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-

Nya.  

"Apa ritual  Yesus yang terakhir sebelum Ia mati?" itulah inti 

pertanyaan Shabbir untuk mengiring kepada pertentangan. Namun, 

pertanyaan yang berbeda dari dua pihak saksi pada saat keja