PERUBAHAN DALAM GEREJA MAHK
Ini yaitu uraian lagkah demi langkah dari para pionir kita yang mula-
mula atau dikenal dengan “orang-orang lama/tua” yang telah
meninggalkan dunia, dan efek-efek dari para ahli teolog yang meyisipkan
pengaruh akademik mereka dalam perubahan haluan gereja kepada apa
yang telah terjadi saat ini, yaitu dari denominasi non-trinitas menjadi
denominasi yang terang-terangan pro-trinitas. Sementara banyak
peristiwa lain yang terjadi, namun untuk tetap berfokus kepada
perubahan, maka kami telah memilih untuk menuliskan peristiwa yang
merupakan kunci terjadinya perubahan ini . Daftar ini ditulis oleh
penulis www.asitreads.com bekerja sama dengan penulis
www.truthseeker.church.
1860 - Umat sisa (Umat Advent pemelihara Hari Sabat) diberi nama
Seventh-day Adventists (Advent Hari Ketujuh) dengan persetujuan Surga.
1863 - General Conference – Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
diorganisasi pada tanggal 21 Mei 1863.
1872 - Deklarasi “Prinsip-Prinsip Dasar yang diajarkan dan
dipraktekkan oleh Gereja MAHK” yang terdiri dari 25 dalil yang sebagian
besar ditulis oleh James White diterbitkan dalam bentuk pamphlet/buku
kecil di Battle Creek, Michigan (untuk melihat dan mendapatkan copy dari
terbitan asli, klik di sini). Ini meletakkan fondasi non-trinitas dengan jelas
dan tidak pernah diganti atau dirubah sampai tahun 1931. Dalil-dalil ini
didasarkan atas 1 Korintus 8:6 dimana dalam rumusannya tidak terdapat
istilah ke-Allahan maupun Trinitas, bahkan sejak tahun pertama Prinsip-
Prinsip Dasar ini diterbitkan yaitu dalam Buku Tahunan 1889, tidak ada
istilah-istilah ini . Sebelum tahun 1981 (tahun dimana Trinitas
secara resmi diadopsi oleh Gereja), Prinsip-Prinsip dasar yang
dirumuskan oleh James White dan Uriah Smith ini telah diterbitkan di
tahun 1905, 1909, 1913, dan 1914. Namun setelah tahun 1914, tiba-tiba
terjadi kegelapan sebab sejak tahun ini , Prinsip-Prinsip Dasar
absen dari Buku-Buku Tahunan Gereja MAHK. Pada tahun 1931, Prinsip-
Prinsip Dasar muncul kembali, tapi kali ini kata Trinitas telah diikut-
sertakan. Penerbitan berikut terjadi pada tahun 1942, 1955, 1965-66,
1973-74, 1975, 1980, dan 1981.
(Klik di sini: Manuskrip asli dari Buku Tahunan Gereja MAHK 1889.
Prinsip-Prinsip Dasar tertulis di hal. 147-151).
1872 - Penatua Joseph Bates meninggal.
1874 - Prinsip-Prinsip Dasar tahun 1972 diterbitkan kembali oleh
James White dalam terbitan pertama majalah Signs of the Times (4 Juni
1874), dan oleh Uriah Smith dalam majalah The Review and Herald (24
November 1874). Dalam kata pengantar dari Prinsip-Prinsip Dasar yang
dicetak dalam Signs of the Times, James White menulis, “Dalam
menyatakan kepada publik ringkasan dari iman kami, kami ingin untuk
dimengerti dengan jelas bahwa kami tidak memiliki peraturan dasar,
kredo, atau kedisiplinan selain dari Alkitab. Kami tidak menerbitkan ini
sebagai suatu otoritas terhadap umat-umat, ini juga tidak dirancang untuk
mengharuskan keseragaman di antara kami, sebagai suatu sistim iman,
tapi sebagai suatu kalimat pendek tentang apa yang sedang, dan sudah,
dengan kebulatan suara semuanya, dipegang oleh kami.”
1877 - Institut Alkitab (The Biblical Institute), dimana Uriah Smith dan
James White menguraikan Prinsip Doktrin Gereja MAHK,
diselenggarakan di Oakland, California. Meliputi semua doktrin, mulai
dari Kaabah sampai pada Nubuatan, Hakikat Dosa sampai Hakikat
Kristus. Institut ini menetapkan dan menguatkan ajaran-ajaran Advent,
sesuai yang diuraikan dalam Prinsip-Prinsip Dasar tahun 1872.
1881 - Penatua James White meninggal.
1883 - Penatua J.B. Frisbie dan Penatua John Nevins Andrews
meninggal.
1883 - Pada sidang General Conference ini, diputuskan untuk tidak
menerbitkan Peraturan Gereja, sebab hal ini dianggap tidak baik untuk
mengambil langkah-langkah menuju kepada kedisiplinan, kredo atau
bentuk formalisme (RH, 27 November).
1888 - Sidang General Conference ke-27 diadakan di Minneapolis,
Minnesota, dengan 91 delegasi, dan kira-kira 475 hadirin. Allah
memberikan kabar kebenaran yaitu, “Pembenaran oleh Iman” kepada
umat-umat-Nya melalui Penatua E.J. Waggoner dan Penatua A.T. Jones.
Didirikan di atas dasar Alkitab yang teguh, pekabaran tentang kasih Allah
ini menandai permulaan dari Seruan Nyaring. Tapi sayangnya,
pekabaran ini ditolak oleh mayoritas pimpinan gereja. Ellen White
menulis, “Prasangka-prasangka dan pendapat-pendapat yang berkuasa
di Minneapolis sama sekali belum mati. Benih-benih yang ditaburkan di
sana siap untuk bertumbuh menjadi hidup dan menghasilkan layaknya
hasil panen, sebab akar-akar-nya masih tertinggal…. Dan akan
menghasilkan buah-buah yang tidak kudus, untuk meracuni wawasan
dan membutakan pengertian dari mereka yang berhubungan dengan
anda, sehubungan dengan pekabaran dan utusan-utusan yang telah
Allah utus itu…”
1889 - Prinsip-Prinsip Dasar diperluas menjadi 28 bagian dan
diterbitkan dalam Buku Tahunan 1889, dua dalil pertama tentang doktrin
Allah tidak berubah. Dalam cetakan ulang pada Buku-Buku Tahunan
Gereja MAHK antara tahun 1905-1914, tetap tidak berubah juga.
1889 - Penatua Joseph Harvey Waggoner (ayah dari Ellet Joseph
Waggoner) meninggal.
1890 - Pimpinan mencoba meniadakan nama Advent Hari Ketujuh dari
“American Sentinel” (Jurnal Kebebasan Beragama dari Gereja MAHK)
untuk menjadikan majalah ini popular seperti denominasi-
denominasi lain, tapi langkah ini dapat dicegah sebab sang nabiah masih
hidup. Ellen White menyatakan, “Peraturan ini yaitu langkah pertama
untuk kesuksesan langkah-langkah yang salah” (Counsels to Writer and
Editors, hal. 96) para pimpinan berusaha mengambil jalan menuju kepada
pengakuan-pengakuan oikumene/ekumenis.
1891 - General Conference mengirim Ellen White sejauh mungkin ke
Australia, bertentangan dengan terang yang diberikan kepada beliau
(This Day with God, hal. 61). E.J. Waggoner dikirim ke Inggris sebagai
editor dari “The Present Truth” selama 10 tahun dalam upaya
memisahkan-nya dari A.T. Jones dan E.G. White (Surat dari W.C. White
kepada A.G. Daniells, 30 Mei 1902).
1892 - Penatua Roswell F. Cottrell meninggal.
1892 - Seri Pustaka Pelajar Alkitab – pelajaran-pelajaran untuk umum.
No. 90 "Doktrin Alkitab dari Trinitas." Pencetakan ulang artikel di New
York Independent tanggal 14 November 1889. Penulis-nya yaitu
Samuel Spear (bukan seorang Advent). Mempromosi "satu Allah yang
hidup dan bertindak dalam tiga hipostasis/pribadi-pribadi," tapi juga “Ke-
Ilahian kekal dari Anak tergantung kepada Bapa.” Brosur ini
memakai istilah-istilah yang umumnya tidak pernah digunakan oleh
umat Advent, tapi secara umum isinya masih non-Trinitas.
1894 - Ellen White mengamarkan, "yaitu suatu kesalahan besar di
pihak mereka sebagai anak-anak Allah untuk menjembatani jurang yang
memisahkan mereka dari anak-anak kegelapan dengan menyerahkan
prinsip-prinsip, mengkompromikan kebenaran.” (Bible Echo, 9 April 1894,
par. 6) “yaitu (suatu) kemunduran gereja untuk mengurangi jarak
antaranya dengan kepausan.” (ST 19 Februari 1894) Nasihat-nasihat ini
kemudian tidak diacuhkan oleh pimpinan seperti yang akan kita lihat nanti
dalam kronologi ini.
1894 - Herbert Camden Lacey menghadiri perkumpulan pemelihara
Hari Minggu/pro-Trinitas sebagai utusan dari Battle Creek College-
Pergerakan Pelajar Sukarela (Student Volunteer Movement) untuk Misi
Luar Negeri di Michigan. Lacey kembali menerima doktrin Trinitas.
1895 - Ellen White mengamarkan pimpinan di Battle Creek: “Tuhan
tidak menempatkan seorang agen manusia manapun di bawah dikte dan
kontrol dari mereka yang sendirinya tidak lebih dari manusia-manusia
yang penuh kesalahan... Tapi ada suatu kuasa yang sedang diterapkan
di Battle Creek yang tidak diberikan oleh Allah, dan Dia akan menghukum
mereka yang mengambil otoritas-Nya…. Saudara-saudara, biarkan Allah
yang memerintah.” (TM 347.3)
1896 - H. Camden Lacey memberi ceramah tentang Trinitas di
Cooranbong, Australia. Sester Marian Davis, sekretaris dari Ellen White,
mengambil banyak sekali catatan. Arthur G. Daniells tidak menentang
ceramah ini .
1896 - Rekomendasi perubahan pokok dalam sidang General
Conference untuk memilih seorang yang bertindak sebagai Presiden, tapi
para hadirin dinasihatkan bahwa, tidak bijaksana untuk melakukan hal ini.
Ellen White mengamarkan: “Menempatkan manusia di tempat mana Allah
harusnya ditempatkan tidak menghormati dan memuliakan Allah. Apakah
presiden dari General Conference akan menjadi Allah dari umat-umat?
Apakah saudara-saudara di Battle Creek akan dianggap sebagai yang tak
terbatas dalam hikmat?..… ‘Berhentilah engkau dari (bergantung pada)
manusia.’” (TM 375.2)
1897 - John Harvey Kellogg memperkenalkan konsep-konsep
pertama-nya yang mengarah kepada Panteisme pada seri pelajaran-
pelajaran yang diberikan-nya dalam sidang General Conference.
1898 - Dalam majalah The Review and Herald dicetak sebuah artikel
dari “The King's Messenger” yang merupakan pro-Trinitas dalam
ajarannya. – “The God-Man” (1898).
1898 - Pendapat dari R.A. Underwood tentang Roh Kudus berganti dari
‘suatu pengaruh’ kepada ‘seorang pribadi,’ dengan demikian dia menjadi
seorang penganut Trinitas.
1898 - Ellen White menyatakan, “Gereja berada dalam kondisi
Laodikia. Kehadiran Allah tidak ada di dalamnya.”
1900 - Dalam majalah The Review and Herald kembali dicetak dua
buah artikel dari “The King's Messenger” dimana keduanya yaitu pro-
Trinitas dalam ajarannya - “Pribadi Ketiga” (Januari 1900), dan
“Kepribadian-Kepribadian yang Bercampur” (April 1900).
1901 - Alkitab versi American Standard Version (ASV) pertama kali
diterbitkan. Langkah ini menuju ke arah Alkitab yang umumnya
digunakan Gereja Katolik dan Gereja-Gereja Protestan yang kemudian
mempengaruhi Adventisme yang merupakan selangkah kecil menjauhi
kebenaran.
1901 - Rekomendasi perubahan diulang kembali untuk pemungutan
suara. Seorang pemimpin rapat akan mengepalai General Conference
untuk setahun saja. Arthur Daniells terpilih, tapi dua tahun kemudian, dia
masih menjabat sebagai presiden. Komite Eksekutif dari General
Conference memiliki anggota yang terdiri dari 13 sampai 25 orang (GCB
hal. 151). Ellen White mengamarkan bahwa gereja sedang “bekerja di
atas prinsip-prinsip yang salah.” (Ms 37, hal.98, 1901) “Umat-umat telah
kehilangan kepercayaan pada mereka sebagai pemimpin pekerjaan ini.
Tapi kita mendengar bahwa suara dari Conference yaitu suara Allah.
Setiap kali saya mendengar hal ini, saya pikir ini yaitu hampir
(kedengaran sebagai) penghujatan.” (Ms 37, 1901, hal. 8)
1902 - J.H. Kellogg mempersiapkan penerbitan bukunya, “The Living
Temple (Kaabah yang hidup).” Dia dianjurkan untuk tidak
mengikutsertakan teori-teori baru-nya, tapi dia tidak menghiraukan
anjuran ini . Dia mencoba memenangkan persetujuan pada
Sidang/Komite Musim Gugur agar buku-nya ini dipublikasikan tapi
surat dari Ellen White kepada Daniells menasihatkan Daniells untuk
menghindari buku ini . Kellogg membawa naskahnya kepada
percetakan dari Review and Herald sebagai naskah yang berasal dari
orang luar (tidak sebagai naskah Advent), dan mereka setuju untuk
mencetak buku ini .
Sebagai hasilnya, Sanitarium/Balai Kesehatan di Battle Creek ini
(18 Februari) yang dikepalai oleh Kellogg, bersama Kantor Percetakan
The Review and Herald (30 Desember) terbakar rata dengan tanah
bersama hasil cetakan buku dari Kellogg, “The Living Temple (Kaabah
yang Hidup).” namun dia kemudian membawa naskahnya pada
percetakan yang bukan Advent. 23 kebakaran terjadi di antara tahun 1901
dan 1923. Hukuman dijatuhkan dari atas surga!
1902 - Ellen White merasa bingung dan frustasi dengan General
Conference dan memutuskan untuk menarik diri dari semua pertemuan-
pertemuan mereka. Beliau menulis kepada kedua putera-nya Edson dan
Willie, “Saya hanya memiliki sedikit kepercayaan bahwa Allah
memberikan saudara-saudara ini posisi-posisi tanggung jawab,
penglihatan rohani dan pengertian surgawi. Saya terdampar pada
kebingungan oleh sebab cara mereka; dan saat ini saya ingin
menjalankan tugas khusus saya, yaitu tidak mengambil bagian dalam
persidangan-persidangan mereka, atau menghadiri perkemahan-
perkemahan, jauh dan dekat. Pikiran saya tidak seharusnya diseret
kepada kebingungan oleh sebab kecenderungan yang ditunjukkan oleh
mereka yang bekerja secara langsung melawan terang yang telah Allah
berikan kepada saya. Saya sudah selesai (dengan mereka). Saya akan
menjaga kecerdasan yang diberikan Allah. Suara saya telah didengar di
konferens yang berbeda, dan perkemahan-perkemahan. Sekarang saya
harus membuat perubahan…. Saya akan biarkan, biarkan mereka
menerima kata-kata dari Alkitab… Inilah terang yang diberikan pada saya
dan saya tidak akan menyimpang darinya.”
1903 - Krisis mulai dengan buku Living Temple
sebagai permulaan kemurtadan (Alpha of the
heresy).
Kellogg mencetak buku yang dalamnya berisi
teori-teori-nya. Ellen White berkata bahwa teori-
teori ini yaitu “spiritualistik” dan “mirip
dengan Panteisme” Beliau berkata bahwa ajaran-ajaran ini
yaitu “Alfa dari kemurtadan yang mematikan”
(1SM 200), dan bahwa “Omega akan segera
menyusul dalam waktu singkat. Saya gentar untuk
umat-umat kita. Dalam Living Temple pernyataan telah dibuat bahwa
Allah ada dalam bunga, dalam daun, dalam orang berdosa. Tapi Allah
tidak diam di dalam orang berdosa. Firman menyatakan bahwa Dia
hanya diam di dalam hati mereka yang kasih kepada-Nya dan melakukan
kebenaran. Allah tidak diam di dalam hati orang berdosa; musuhlah yang
diam di sana.”
mengaku bahwa buku ini harmonis dengan tulisan-tulisan Ellen White dan
dapat disokong oleh kalimat-kalimat yang terdapat dalam kesaksian-
kesaksian ini . Ellen White mengatakan pada-nya bahwa dia
(Kellogg) telah mengambil kalimat-kalimat beliau di luar konteks, dan
mengartikannya sesuai dengan pikiran-nya sendiri. “Saya melihat apa
yang sedang terjadi, dan saya melihat bahwa saudara-saudara kita
yaitu buta. Mereka tidak menyadari bahaya itu.”
Dalam suatu penglihatan, Ellen White melihat “sebuah panggung,
disokong oleh kayu-kayu yang kuat – (sebagai) kebenaran-kebenaran
dari Firman Allah. Seorang yang berkedudukan tinggi di dalam bidang
kesehatan sedang mengarahkan orang ini dan orang ini melonggarkan
kayu-kayu ini yang menyanggah panggung ini….” (1SM 204).
1903 - Sidang Musim Gugur, pengertian tentang karakter dan
kepribadian Allah terancam.
A.G. Daniells prihatin bahwa pendukung-pendukung ajaran Living Temple
akan mengakibatkan konfrontasi, dia tidak berani mengadakan
pemungutan suara. Ellen White menulis pada-nya: “Hati-hati bagaimana
engkau menyokong pendirian-pendirian dari buku ini tentang kepribadian
Allah… Telah dinyatakan pada saya bahwa penulis dari buku ini berada
dalam suatu jalur yang salah.” (Keepers of the Flame, no.6, Dr Alan
Lindsay)
Sesudah sidang itu, Daniells menulis kepada W.C. White tentang
perubahan-perubahan yang diajukan yang telah direncanakan oleh
Kellogg terhadap bukunya. “Mengenai rencana dari Dr Kellogg untuk
merubah dan menerbitkan kembali ‘Living Temple’… pada waktu yang
singkat dia (Kellogg) telah mempercayai Trinitas dan sekarang dapat
melihat dengan jelas di mana letak kesulitannya… Sekarang dia percaya
pada Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus, dan menurut
pandangan-nya bahwa yaitu Allah Roh Kudus dan bukan Allah Bapa
yang mendiami segala ruang, dan semua makhluk hidup...”
Ellen White menulis pada Kellogg: “Engkau pasti tidak tau jelas tentang
kepribadian Allah, yang yaitu segalanya bagi kita sebagai umat-umat.
Engkau sebenarnya telah menghancurkan Tuhan Allah Sendiri.”
Beliau kemudian menubuatkan apa yang akan terjadi di kemudian hari.
“Musuh dari jiwa-jiwa berusaha membawa dugaan bahwa reformasi besar
akan terjadi di antara umat-umat Advent Hari Ketujuh, dan bahwa
reformasi ini termasuk meninggalkan doktrin-doktrin yang telah berdiri
sebagai pilar-pilar iman kita, dan terlibat dalam proses pengorganisasian
kembali. Jika reformasi ini terjadi, apa hasilnya? Prinsip-prinsip
kebenaran yang Allah dalam hikmat-Nya telah berikan kepada gereja
yang sisa, akan dihapus. Agama kita akan diganti. Prinsip-Prinsip Dasar
yang telah menopang pekerjaan dalam lima puluh tahun terakhir ini akan
dinyatakan salah. Sebuah organisasi baru akan didirikan. Buku-buku
orde baru akan ditulis. Sebuah sistim filsafat intelek akan
diperkenalkan…” (1SM 204).
1903 - Peraturan Baru diusulkan untuk mempersiapkan pemilihan
Presiden General Conference yang akan diberikan mandat oleh Gereja.
Hal ini akan memberikan otoritas kepada presiden dan pimpinan untuk
menetapkan apa yang mereka pikir diperlukan oleh umat-umat. Daniells
dipilih menjadi presiden, dia menduduki jabatan ini selama 20 tahun.
Peraturan Baru itu memberikan kepada Komite Eksekutif yang terdiri dari
25 anggota memiliki kuasa administrasi penuh di antara konferensi yang
mana 5 anggota sebagai kuorum (jumlah minimum kehadiran dalam
rapat, dimana keputusan yang diambil dianggap sah) yang akan
mengambil langkah-langkah yang melibatkan seluruh anggota komite.
Ellen White menulis, “Prinsip-prinsip ini yaitu asing bagi Prinsip-Prinsip
Allah dimana Allah tidak dapat memberkati mereka yang memberikan
suara persetujuannya.” (GCB 1903, hal. 152) E.J. Waggoner juga
keberatan: “Hal ini secara fundamental tidak seimbang dan bertentangan
dengan prinsip-prinsip organisasi yang ditetapkan di dalam Alkitab.” (GCB
1903) Percy Magan mengatakan, “Ini yaitu persis dengan prinsip-
prinsip yang diperkenalkan dengan cara yang sama ratusan tahun yang
lalu saat Kepausan dibentuk.” (GCB Day 3, No 10, p. 150) A.T. Jones
menyatakan, “Peraturan yang diusulkan ini bertentangan dengan prinsip-
prinsip organisasi yang diberikan kepada kita pada G.C tahun 1897 dan
tahun 1901.” (GCB 1903, p. 152,153) sidang G.C ini telah menolak
rekomendasi-rekomendasi dari GC 1897 dan 1901.
1903 - Penatua Uriah Smith meninggal.
1903 - Dr. John Harvey Kellogg mempromosikan
doktrin Trinitas di Battle Creek setelah merubah
pikiran dari Panteisme. Kellogg meminta Jones
untuk mengajar di Battle Creek College. Waggoner
pindah ke Battle Creek, menempatkan dirinya
dalam bahaya besar. Ellen White menulis pada-
nya: “Setan sedang bekerja secara diam-diam, tak
ada lelah-nya, untuk mempengaruhi kejatuhan-mu
melalui cobaan-cobaan-nya yang nampak baik…
Dia berharap untuk mengarahkan kamu ke dalam
kebingungan spiritualisme.” (Surat 231, 1903)
1904 - Ellen White mendapat penglihatan dimana malaikat berkata
pada Jones dan Waggoner, “Perasaan-perasaan yang telah kalian terima
harmonis dengan teori khusus yang dinyatakan dalam buku ‘Living
Temple’ yang bukan kebenaran murni. Ada terdapat percampuran
kebenaran dan kesalahan… Pisahkan (diri kalian) sama sekali dari
pengaruh yang mempesona, perasaan-perasaan yang menyesatkan
yang terdapat dalam ‘Living Temple’.” (Surat 279, 1904)
Untuk belajar lebih lanjut tentang Kellogg dan Gereja Advent mula-mula,
lihat artikel yang ditulis oleh Terry Hill, "The early 1900’s Crisis Kellogg
and the Holy Spirit: (http://theprophetstillspeaks.co.uk/dethis/zDHS26.ht
m)
1904 - Ellen White menerima penglihatan lain perihal Kellogg: “Pokok
pembicaraan yang dibicarakan-nya (Kellogg) yaitu kehidupan, dan
hubungan Allah dengan segala makhluk hidup. Dalam pernyataan-nya
dia sedikit menyelubungi hal ini, tapi dalam kenyataan dia
memperkenalkan, sebagai nilai tertinggi, teori ilmiah yang sangat mirip
dengan Panteisme… Saya heran melihat semangat yang besar
(terhadap) teori-teori canggih dan penuh tipu daya ini diterima. Pengaruh
dari pembicaraan ini memberikan dorongan pada pembicaranya untuk
memanggil sidang pertemuan dari saudara-saudara kita di Battle Creek,
untuk menyelidiki lebih lanjut akan godaan dari perasaan-perasaan ini.”
(Special Testimonies Series B, No.6, hal. 210)
“Pemberontakan dan kemurtadan ada di dalam udara yang kita hirup.”
(2SM 58)
Kemurtadan ini akan “berkembang kepada kegelapan yang dalam,
segelap tengah malam, (bahkan) tidak dapat menembus serat kain
Dr. J. H. Kellogg
karung,” dan akan bertambah kuat sampai Yesus datang.
Pada tahun 1904, Ellen White menulis, “Pada 50 tahun terakhir ini setiap
tahap yang bertentangan telah dibawa ke hadapan kami untuk
ditanggulangi… pekabaran-pekabaran dalam berbagai macam susunan
dan bentuk telah didesakkan kepada umat Advent Hari Ketujuh, untuk
menggantikan kebenaran yang, poin demi poin, telah dicari dengan doa,
diselidik, dan dibuktikan oleh pekerjaan yang ajaib dari kuasa Tuhan.”
(Special Testimonies, Series B #2, hal. 59)
Perhatikan bahwa pada tahun 1904, fondasi iman telah dengan kuat
terpancang. “Banyak dari umat-umat kita tidak menyadari betapa kuatnya
fondasi iman kita telah diletakkan. Suami saya, Penatua Joseph Bates,
Bapak Pierce, Penatua Hiram Edson, dan lain-lain yang tekun, luhur dan
benar, ada di antara mereka yang setelah berlalunya waktu di tahun 1844,
menyelidiki kebenaran seperti harta yang tersembunyi… saat mereka
tiba pada poin dalam penyelidikan mereka dimana mereka berkata, ‘Kami
tidak dapat berbuat apa-apa lagi,’ Roh Tuhan akan datang ke atas saya,
saya kemudian terangkat dalam penglihatan, dan suatu keterangan yang
jelas tentang pasal-pasal yang telah kami pelajari akan diberikan kepada
saya, dengan instruksi bagaimana kami harus bekerja dan mengajar
secara efektif. Demikian terang diberikan yang menolong kami untuk
mengerti Kitab Suci sehubungan dengan Kristus, misi-Nya, dan
keimamatan-Nya. Suatu garis kebenaran dimulai dari waktu itu sampai
kepada waktu saat kami akan memasuki kota Allah, telah dijelaskan
kepada saya, dan saya mengatakan kepada yang lain instruksi yang telah
diberikan Tuhan kepada saya.” (1SM 206.4)
1905 - Prinsip-Prinsip Dasar dengan 28 dalil tahun 1889 “Sinopsis
Iman” dicetak kembali di dalam Buku Tahunan, dan terus dicetak sampai
tahun 1914.
Ellen White menegaskan prinsip-prinsip ini: “Setiap pilar yang telah Dia
(Allah) dirikan harus diperkuat. Sekarang kita tidak dapat mundur dari
fondasi yang Allah telah dirikan. Sekarang kita tidak dapat masuk ke
dalam organisasi yang baru; sebab ini akan berarti kemunduran dari
kebenaran.” (Manuscript 129, 1905). “50 tahun terakhir ini tidak
meredupkan satu titik atau prinsip dari iman kami sebab kami telah
menerima kehebatan dan bukti-bukti yang luar biasa yang telah
dipastikan kepada kami di tahun 1844, setelah waktu berlalu…. Tidak satu
katapun yang dirubah atau ditolak.”
1905 - Daniel Bourdeau meninggal.
1905 - Ellen White mengatakan bahwa tulisan-tulisan dari para pionir
harus diproduksi kembali. “Allah telah memberi terang mengenai majalah-
majalah kita. Apakah (terang) itu? Dia berkata bahwa yang telah
meninggal harus tetap berbicara. Bagaimana? Hasil kerja mereka akan
mengikuti mereka. Kita harus mengulangi perkataan-perkataan para
pionir dalam pekerjaan kita, (mereka) yang tahu berapa besar harga
mencari kebenaran seperti harta yang tersembunyi, dan yang telah
bekerja untuk meletakkan fondasi pekerjaan kita. Mereka bergerak maju
langkah demi langkah di bawah pengaruh Roh Allah. Satu demi satu para
pionir ini meninggal. Firman yang diberikan kepada saya yaitu , biarlah
apa yang umat-umat ini telah tuliskan di waktu lampau diproduksi
kembali.”
1907 - Kemurtadan telah tiba. Dengan kemurtadan dari Dr. J.H.
Kellogg, Ellen White mengamarkan: “Waktu kemurtadan telah tiba. Setiap
upaya yang diangan-angankan akan dilakukan untuk melemparkan
keraguan pada posisi-posisi yang telah kita tempati selama lebih dari
setengah abad.” (Surat 410, 1907, hal. 2 [kepada J.E. White, 26 Agustus
1907]; 7MR 195)
1912 - Majalah the Review and Herald mencetak kembali Prinsip-
Prinsip asli dengan dua dalil pertama tetap tidak berubah – “Satu Allah”
dan “Satu Tuhan (22 Agustus 1912, hal. 4)
1913 - F. M. Wilcox menerbitkan apa yang disebut “Risalah Trinitas”
terdapat satu kutipan dari Ellen White (diambil dari buku Kerinduan
Segala Zaman) tahun 1898 untuk menggambarkan gambaran yang salah
tentang kepercayaan kita dalam majalah the Review and Herald, Vol 6, 9
Oktober 1913, Hal. 21. Wilcox menerangkan ke-Ilahian Trinitas dan
mengikutsertakan Roh Kudus sebagai Pribadi ketiga dalam ke-Allahan.
Hal ini meletakkan dasar dalam pembentukan ke-Allahan (yang
digunakan khusus oleh Ellen White) disamakan dengan “Ke-Ilahian
Trinitas” dari Wilcox. Tampaknya risalah ini yaitu tanggapan untuk
melawan pernyataan yang diterbitkan oleh James Gray dari the Moody
Bible Institute bahwa Gereja Advent menolak Trinitas
1915 - Ellen White mengamarkan akan perubahan-perubahan yang
besar yang akan berlangsung setelah kematian beliau. “Saya ditugaskan
untuk mengatakan kepada umat-umat kita, yang tidak menyadari, bahwa
si jahat memiliki rencana demi rencana, dan dia akan melanjutkannya
dalam cara yang tidak diharapkan. Agen-agen Setan akan menemukan
cara-cara untuk membuat umat-umat yang suci menjadi orang-orang
berdosa. Saya berkata pada kalian sekarang, bahwa saat saya
diistirahatkan, perubahan-perubahan besar akan terjadi. Saya tidak tahu
kapan saya akan diambil/dipanggil; saya ingin untuk mengamarkan
semua akan rencana-rencana si jahat itu. Saya ingin umat-umat
mengetahui bahwa saya telah mengamarkan mereka secara penuh
sebelum kematian saya.”
1915 - Ny. Ellen White meninggal.
saat Ellen White meninggal di bulan Juli
1915, tiga upacara pemakaman dan satu
upacara di tempat penguburan,
mengabadikan kahidupan dan pelayanan
beliau. Kira-kira 5400 orang yang hadir.
Upacara pertama dilaksanakan tanggal
18 Juli di pekarangan rumah beliau di
California, yang dikenal dengan
Elmshaven. Upacara kedua dilakukan di
Oakland, California. Upacara ketiga dan
yang terbesar dilaksanakan pada hari
Sabat tanggal 24 Juli di Battle Creek,
Michigan, dimana Ellen White tinggal
bertahun-tahun, dan dia dikuburkan di samping suami-nya, James White.
1915 - “Ringkasan Iman Kita (The Synopsis of Our Faith)” yang yaitu
Prinsip-Prinsip Dasar yang sebagian besar ditulis oleh James White pada
tahun 1872 dan diikut-sertakan dalam Buku Tahunan 1889 dan tahun
1905-1914 saat ini ditiadakan dari Buku Tahunan Gereja Advent 1915
oleh ahli statistik General Conference, Edson Rogers. Dia melakukan hal
ini segera setelah nabiah kita meninggal. Dengan demikian Prinsip-
Prinsip Dasar yang dipegang dan dipraktekkan secara keseluruhan oleh
para pionir telah ditiadakan.
1916 - Penatua E.J. Waggoner dan Dr. David Paulson meninggal.
1918 - Penatua-penatua George I. Butler, James H. Morrison dan W.
H. Littlejohn meninggal.
1919 - Konferensi Alkitab dan Guru-Guru (Bible and Teachers
Conference) berlangsung dengan rahasia dihiasi diskusi yang banyak kali
memanas sebab beberapa orang yang menduduki posisi pimpinan
mencobai mereka yang hadir apakah doktrin Trinitas dapat dibawa
masuk. Ada cukup banyak yang tidak setuju yang bisa kita bicarakan di
waktu yang lain. Laporan rapat tertulis untuk konferensi lima minggu yang
Panjang ini (1 Juli – 9 Agustus) menghilang selama 55 tahun sampai
tahun 1974.
1922 - Judson Washburn menulis sebuah surat terbuka kepada
Daniells yang menyatakan bahwa Konferensi Alkitab tahun 1919 yaitu
"Suatu hal yang paling buruk yang terjadi dalam sejarah denominasi ini.”
(J. S. Washburn, An Open Letter to Elder A. G. Daniells and an Appeal to
the General Conference, 1922, hal. 28,29). Surat lain yang ditulis oleh
Washburn kepada Claude Holmes diterbitkan dalam risalah berisi 36
halaman yang disebut “The Startling Omega and its True Genealogy
(Omega yang mengherankan dan Asal-Usul Sebenarnya)”. Risalah ini
dibagi-bagikan dalam sidang General Conference tahun 1922. Dalam
risalah ini dia menyebutkan bahwa Sekolah Tinggi di Washington telah
menjadi “Sebuah sarang dari kritik lebih tinggi” dan dia menyalahkan
Daniells dan Prescott untuk semua masalah teologis ini .” (Omega
Tract, Washburn, hal. 1, 6)
1922 - Penatua Stephen N. Haskell, pengarang dari banyak buku yang
paling laris dan Pionir Advent, meninggal.
1923 - Penatua Alonzo Trevor Jones and Penatua O.A. Johnson
meninggal.
1924 - Penatua John Norton Loughborough, generasi terakhir dari para
pionir, meninggal dunia.
1926 - LeRoy Froom (Sekretaris Asosiasi pertama dan kemudian
dijadikan sekretaris Asosiasi Kependetaan sampai tahun 1950)
ditugaskan untuk mengkhotbahkan studi dari Roh Kudus di sidang
General Conference di Milwaukee. Dalam persiapan studi-nya, Froom
belajar dari buku-buku yang ditulis oleh penulis-penulis buku di luar iman
Advent (dengan kata lain, dia pergi ke Babel untuk mencari materi
pelajaran-nya) untuk dipelajari dan dicocokkan dengan agenda-nya,
sebab dia tidak mendapati satu bukupun yang mendukung ajaran Trinitas
di dalam denominasi-nya sendiri.
Sedikit demi sedikit arti dari kata “Ilahi” mengalami pergantian, sampai
akhirnya kata itu bukan lagi sepenuhnya berarti “Ilahi.” Tidak diketahui
bagaimana pergantian itu dilakukan, tapi para penganut Trinitas
memakai istilah “deity (ke-Tuhanan)” daripada istilah “divine (Ilahi)”
(Sebelumnya, ke-Tuhanan dan Ilahi berarti sama). saat Froom
memakai kata-kata “Seluruh kepenuhan dari ke-Allahan”, dia
membuat dua kalimat – dia mengartikan bahwa kepercayaan dari Arian
dan Semi-Arian bukan Kekristenan yang benar, tapi Trinitas memiliki
seorang Juruselamat dengan ke-Tuhanan yang penuh.
1926 - Pengadopsian Kebijakan Kerja General Conference (075).
Gereja Advent menjadi bagian dari gereja-gereja Injili (Evangelical).
Kebijakan ini menyatakan, “Kami mengakui setiap agen yang
mengangkat Kristus di atas manusia sebagai bagian dari rencana Ilahi
untuk penginjilan dunia, dan kami menjunjung tinggi pria dan wanita
Kristen dalam kerukunan-kerukunan yang lain yang terlibat dalam
memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.” (“Relationship To Other
Societies,” GC Exco, 1926) kebijakan ini mengikut-sertakan ordo Jesuit
(Katolik). Padahal Ellen White telah mengamarkan, “Dapatkah kuasa ini,
yang memiliki rekor selama seribu tahun tertulis dengan darah para umat
kudus, sekarang dapat diakui sebagai bagian dari gereja Kristus?” (Great
Controversy, 1888, hal. 571.1) Langkah ini yaitu langkah pertama pada
“langkah yang salah’ yang menuju ke arah pengakuan-pengakuan
oikumene/ekumenis yang ditetapkan oleh General Conference.
1928 - Penatua James Edson White, Putera dari James and Ellen
White meninggal.
1928 - LeRoy Froom diundang untuk menyampaikan seri pelajaran
tentang Roh Kudus di Institut Kependetaan Uni Amerika Utara. Setelah
pertemuan di institut ini dia berkata, “Engkau tidak dapat bayangkan
bagaimana saya ditentang oleh beberapa dari orang-orang tua/lama
karena saya menekankan kepribadian dari Roh Kudus sebagai Pribadi
Ketiga dari Ke-Allahan.” – (Surat dari LeRoy Froom kepada Otto H.
Christensen, 27 Oktober 1960). Ellen White juga memakai istilah
“Pribadi ketiga dalam ke-Allahan” tapi dengan konotasi atau arti yang
berbeda.
1928 - LeRoy Froom, pendiri majalah
‘Ministry’, mulai mempromosikan Alkitab
‘American Revised Standard Version’ dan
merendahkan Alkitab King James Version.
Dia menyatakan bahwa status dari Alkitab
KJV tidak akurat dan sudah kuno. Dia
berkeliling Amerika untuk mempromosikan
ajaran Hari Minggu yaitu ajaran Trinitas
kepada pendeta-pedeta Advent, dan menulis
buku ‘The Coming of the Comforter
(Kedatangan Penolong itu).’
1928 - Buku ‘The Coming of the Comforter (Kedatangan Penolong itu),’
sebuah buku yang pro-Trinitas ditulis oleh LeRoy Froom, diterbitkan atas
permintaan mendesak dari ratusan pendeta yang mendengarkan
ceramah dari Froom. Dalam buku ini Froom menekankan dengan tegas
tentang kepribadian Roh Kudus sebagai makhluk berbeda dari Bapa dan
Anak. Buku ini juga berisi banyak kutipan dari Roh Nubuat, tapi dengan
tafsiran yang sangat berbeda dari ajaran para pionir. Untuk mengetahui
lebih lanjut tentang Froom, silahkan klik di sini.
1928 - W. W. Prescott yang dididik oleh sekolah tinggi sekuler,
Dartmouth College, menulis sebelas artikel dalam majalah ‘the Signs of
the Times’ memberikan bukti-bukti dokumentasi dari para teolog
penyembah Hari Minggu tentang rendahnya Alkitab King James Version.
Alkitab yang dipercaya oleh para pionir Advent dikecam dan diserang
untuk digantikan dengan Alkitab versi moderen yang merupakan Alkitab
hasil korupsi dari agen-agen Paus.
1928 - Pimpinan General Conference mengadopsi Alkitab ‘the
American Revised Version,’ yang diinspirasikan oleh para Jesuit dari
Roma, dan meniadakan Alkitab yang diakui oleh dewan Alkitab yang
benar, ‘the King James Version’ dimana Alkitab ini digunakan oleh para
pionir. Versi yang baru ini datang dari para ahli teolog yang hanya
bergantung pada dua naskah yaitu: ‘The Vaticanus’ dan ‘The Sinaiticus
(Alkitab resmi dari kerajaan kaisar Constantine). Langkah ini yaitu
langkah kedua dari ‘langkah yang salah’ menuju kepada persatuan
dengan ekumenis. Langkah ini dapat dilakukan dengan meninggalnya
pionir terakhir kita.
1929 - Luka mematikan dari Kepausan sembuh. Perjanjian Lateran
ditanda-tangani antara negara Italia dan Vatikan, menghentikan "the
Roman Question." Sekarang Italia mengakui Negara Kota Vatikan
sebagai sebuah negara bebas, dan setuju memberikan kepada Gereja
ini ganti rugi karena dia kehilangan negara Kepausan-nya.
1929 - A.T. Robinson menulis sebuah artikel “One God and One
Mediator (Satu Allah dan Satu Pengantara)” untuk majalah the Review
and Herald, dengan mengutip 1 Korintus 15:28, memberi kesan bahwa
Satu Allah itu yaitu Allah Bapa saja.
1930 - General Conference mengadakan pemungutan suara kembali
untuk menerbitkan Peraturan Gereja walau pada sidang GC tahun 1883
telah diadakan pemungutan suara dan hasilnya yaitu : TIDAK disetujui.
Mereka juga telah memutuskan bahwa sudah waktunya untuk membuat
Pernyataan Dasar lain yang baru. Ini yaitu langkah ketiga sebagai
“langkah yang salah” menuju ke arah ekumenis. Saat ini, sikap mereka
telah berubah menjadi lebih bebas (liberal). Luka teologis mereka telah
“pulih.” Pionir-pionir yang terakhir telah meninggal dunia dan suara
mereka tidak lagi dapat didengar. Pimpinan ingin merubah doktrin tua dari
Gereja MAHK dalam poin-poin sebagai berikut: (1) Pendamaian Terakhir
di surga, (2) Hakikat Kristus sebagai manusia, (3) Kedudukan dari Alkitab
dan Roh Nubuat dalam gereja, dan (4) Doktrin Trinitas seperti yang
diajarkan oleh gereja-gereja Injili. Ellen White mengamarkan, “yaitu
tidak menghormati pekerjaan Allah jika (kita) dibatasi oleh ketetapan-
ketetapan buatan manusia. Banyak rencana-rencana ambisius dan
peraturan-peraturan yang telah dibuat tidak didukung oleh-Nya (Allah).”
(1MR 245)
1930 - Buku ‘Our Authorized Bible Vindicated (Membuktikan
Kebenaran Alkitab Resmi Kita)’ yang ditulis oleh Dr. B.G. Wilkinson, berisi
dokumen-dokumen asli dan sejarah dari Alkitab King James Version.
Pimpinan General Conference mencoba menghentikan pencetakan buku
ini , tapi Wilkinson menulis buku kedua dalam usahanya untuk
mempertahankan posisi-nya. Judul buku ini yaitu , ‘Answers to
Objections to Our Bible Vindicated (Jawaban-Jawaban terhadap
Bantahan atas Membuktikan Kebenaran Alkitab Resmi Kita).’
1931 - Para pemimpin gereja di Afrika memohon untuk diberikan suatu
“kalimat” yang akan “membantu kami untuk lebih mengerti pekerjaan
kami.” Maka 27 doktrin dasar dperkenalkan untuk menjawab permintaan
ini, dan kemudian kalimat-kalimat ini dicetak dalam Buku Tahunan
1931.
1931 - Buku Tahunan dengan Pernyataan Iman yang baru diterbitkan
tanpa pemungutan suara atau tanpa otorisasi. Presiden dari G.C waktu
itu, C.H. Watson terpilih untuk diberikan otoritas dalam membentuk suatu
komite yang terdiri dari 4 anggota dimana dia yaitu salah satu anggota,
dengan maksud untuk menyiapkan suatu pernyataan yang akan
diterbitkan dalam Buku Tahunan ini . 4 anggota ini yaitu :
Sekretaris Asosiasi G.C - M.E Kern, Editor Majalah Review and Hearld -
F.M Wilcox, Manajer Review and Herald - E.R. Palmer, dan Presiden G.C
- C.H Watson. Francis McLellan Wilcox, editor majalah the Review and
Herald untuk 33 tahun sendirilah yang menulis Pernyataan Iman yang
baru ini yang terdiri dari 22 dalil dengan persetujuan komite dan
diserahkan kepada Edson Rogers (Ahli statistik G.C dari tahun 1903-
1941) yang menempatkan Pernyataan Iman ini dalam Buku Tahunan
1931. LeRoy Froom mengatakan kemudian bahwa hal ini yaitu
persetujuan umum sebab tidak seorangpun yang keberatan. Dia gagal
mengatakan bahwa gereja sebenarnya tidak mengetahui tindakan ini.
Presiden Watson mengetahuinya, tapi dia tidak berusaha untuk mencari
persetujuan resmi. Dengan demikian Pernyataan Iman ini
ditambahkan bukan karena telah disetujui oleh sidang General
Conference, tapi karena “persetujuan umum” dan “telah diterima tanpa
bantahan”
Buku Tahunan 1914 Gereja MAHK yang asli (Klik di sini untuk melihat
seluruh dokumen, Prinsip-Prinsip Dasar dimulai di hal. 293)
Buku Tahunan 1931 Gereja MAHK yang asli
Kedua Pernyataan Iman yang pertama ditulis oleh James White/Uriah
Smith
Dimana dalil 1 mengatakan: (1) Bahwa ada Satu Allah,…. Yang hadir di
mana-mana melalui wakil-Nya Roh Kudus. (2) Bahwa ada satu Tuhan
Yesus Kristus, Anak dari Bapa yang kekal… Dia telah mengambil pada-
Nya hakikat benih Abraham untuk menebus manusia yang telah jatuh …”
Tapi dalam Buku Tahunan 1931 tertulis, "Bahwa ke-Allahan, atau Trinitas,
terdiri dari Bapa yang kekal, … Tuhan Yesus Kristus, Anak dari Bapa
kekal, …. Roh Kudus, pribadi ketiga dari ke-Allahan…” (hal. 379)
Poin-poin yang sebelumnya tertulis dalam Prinsip-Prinsip Dasar tahun
1872/1874/1889 yang sama sekali ditiadakan yaitu : (1) Nubuatan
sebagai bagian dari pernyataan Allah kepada manusia, (2) Sejarah dunia
yang menggenapi nubuatan Alkitab, dan (3) Kepausan (man of sin) yang
mengganti Hari Sabat.
Pandangan-pandangan para pionir tentang: (1) Hakikat Kristus yang
sesuai Alkitab yaitu Kristus mengambil benih Abraham, yang berarti
setelah Adam jatuh ke dalam dosa, sekarang diganti dengan Kristus
mengambil hakikat Adam sebelum kejatuhan-nya ke dalam dosa.
Pekerjaan pendamaian akhir Kristus dimulai dalam Bilik Maha Kudus
sejak 1844 ditiadakan dan diganti dengan pendamaian itu telah selesai di
salib dan Kristus sekarang hidup untuk melakukan pekerjaan pengantara
bagi kita. (3) Pembersihan kaabah yang melibatkan pengampunan dosa
sekarang diganti dengan pekerjaan penghakiman saja.
Sekarang Gereja MAHK mempunyai pernyataan baru tentang Trinitas,
Kristus yang baru yang memiliki hakikat Adam sebelum berdosa, dan
Pendamaian akhir yang baru yang sudah diselesaikan di salib (ajaran
mula-mula, pendamaian akhir selesai di Bilik Yang Maha Suci di surga.)
Pergantian doktrin-doktrin ini menempatkan Gereja MAHK sejajar dengan
gereja-gereja pemelihara hari Minggu dari Babel, dan memberi
kemungkinan untuk menjalin hubungan ekumenis dengan denominasi-
denominasi lain. Untuk menyokong doktrin-doktrin baru yang murtad ini,
Alkitab yang baru juga harus digunakan yaitu Alkitab ‘the American
Revised Version’ (sekarang versi ini disetujui oleh Kepausan).
Pada tahun 1931 inilah semua majalah, brosur dan buku-buku telah
diterbitkan dengan kata-kata ‘tiga oknum/pribadi’ dari ke-Allahan, ‘ke-
Ilahian penuh Kristus yang kekal,’ dan ‘kepribadian Roh Kudus.’
1932 - Peraturan Gereja pertama diterbitkan, dengan




