• coklatx.blogspot.com

    www.coklatx.blogspot.com

  • berasx.blogspot.com

    www.berasx.blogspot.com

  • kacangx.blogspot.com

    www.kacangx.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label doktrin masehi advent 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doktrin masehi advent 2. Tampilkan semua postingan

doktrin masehi advent 2

 


PERUBAHAN DALAM GEREJA MAHK 

 

Ini yaitu  uraian lagkah demi langkah dari para pionir kita yang mula-

mula atau dikenal dengan “orang-orang lama/tua” yang telah 

meninggalkan dunia, dan efek-efek dari para ahli teolog yang meyisipkan 

pengaruh akademik mereka dalam perubahan haluan gereja kepada apa 

yang telah terjadi saat ini, yaitu dari denominasi non-trinitas menjadi 

denominasi yang terang-terangan pro-trinitas. Sementara banyak 

peristiwa lain yang terjadi, namun untuk tetap berfokus kepada 

perubahan, maka kami telah memilih untuk menuliskan peristiwa yang 

merupakan kunci terjadinya perubahan ini . Daftar ini ditulis oleh 

penulis www.asitreads.com bekerja sama dengan penulis 

www.truthseeker.church.  

1860 - Umat sisa (Umat Advent pemelihara Hari Sabat) diberi nama 

Seventh-day Adventists (Advent Hari Ketujuh) dengan persetujuan Surga. 

1863 - General Conference – Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh 

diorganisasi pada tanggal 21 Mei 1863. 

1872 - Deklarasi “Prinsip-Prinsip Dasar yang diajarkan dan 

dipraktekkan oleh Gereja MAHK” yang terdiri dari 25 dalil yang sebagian 

besar ditulis oleh James White diterbitkan dalam bentuk pamphlet/buku 

kecil di Battle Creek, Michigan (untuk melihat dan mendapatkan copy dari 

terbitan asli, klik di sini). Ini meletakkan fondasi non-trinitas dengan jelas 

dan tidak pernah diganti atau dirubah sampai tahun 1931.  Dalil-dalil ini 

didasarkan atas 1 Korintus 8:6 dimana dalam rumusannya tidak terdapat 

istilah ke-Allahan maupun Trinitas, bahkan sejak tahun pertama Prinsip-

Prinsip Dasar ini diterbitkan yaitu dalam Buku Tahunan 1889, tidak ada 

istilah-istilah ini .  Sebelum tahun 1981 (tahun dimana Trinitas 

secara resmi diadopsi oleh Gereja), Prinsip-Prinsip dasar yang 

dirumuskan oleh James White dan Uriah Smith ini telah diterbitkan di 

tahun 1905, 1909, 1913, dan 1914.  Namun setelah tahun 1914, tiba-tiba 

terjadi kegelapan sebab sejak tahun ini , Prinsip-Prinsip Dasar 

absen dari Buku-Buku Tahunan Gereja MAHK. Pada tahun 1931, Prinsip-

Prinsip Dasar muncul kembali, tapi kali ini kata Trinitas telah diikut-

sertakan.  Penerbitan berikut terjadi pada tahun 1942, 1955, 1965-66, 

1973-74, 1975, 1980, dan 1981. 

  

(Klik di sini: Manuskrip asli dari Buku Tahunan Gereja MAHK 1889.  

Prinsip-Prinsip Dasar tertulis di hal. 147-151). 

1872 - Penatua Joseph Bates meninggal. 

1874 - Prinsip-Prinsip Dasar tahun 1972 diterbitkan kembali oleh 

James White dalam terbitan pertama majalah Signs of the Times (4 Juni 

1874), dan oleh Uriah Smith dalam majalah The Review and Herald (24 

November 1874).  Dalam kata pengantar dari Prinsip-Prinsip Dasar yang 

dicetak dalam Signs of the Times, James White menulis, “Dalam 

menyatakan kepada publik ringkasan dari iman kami, kami ingin untuk 

dimengerti dengan jelas bahwa kami tidak memiliki peraturan dasar, 

kredo, atau kedisiplinan selain dari Alkitab.  Kami tidak menerbitkan ini 

sebagai suatu otoritas terhadap umat-umat, ini juga tidak dirancang untuk 

mengharuskan keseragaman di antara kami, sebagai suatu sistim iman, 

tapi sebagai suatu kalimat pendek tentang apa yang sedang, dan sudah, 

dengan kebulatan suara semuanya, dipegang oleh kami.” 

1877 - Institut Alkitab (The Biblical Institute), dimana Uriah Smith dan 

James White menguraikan Prinsip Doktrin Gereja MAHK, 

diselenggarakan di Oakland, California.  Meliputi semua doktrin, mulai 

dari Kaabah sampai pada Nubuatan, Hakikat Dosa sampai Hakikat 

Kristus.  Institut ini menetapkan dan menguatkan ajaran-ajaran Advent, 

sesuai yang diuraikan dalam Prinsip-Prinsip Dasar tahun 1872. 

1881 - Penatua James White meninggal. 

1883 - Penatua J.B. Frisbie dan Penatua John Nevins Andrews 

meninggal. 

1883 - Pada sidang General Conference ini, diputuskan untuk tidak 

menerbitkan Peraturan Gereja, sebab hal ini dianggap tidak baik untuk 

mengambil langkah-langkah menuju kepada kedisiplinan, kredo atau 

bentuk formalisme (RH, 27 November). 

1888 - Sidang General Conference ke-27 diadakan di Minneapolis, 

Minnesota, dengan 91 delegasi, dan kira-kira 475 hadirin. Allah 

memberikan kabar kebenaran yaitu, “Pembenaran oleh Iman” kepada 

umat-umat-Nya melalui Penatua E.J. Waggoner dan Penatua A.T. Jones. 

Didirikan di atas dasar Alkitab yang teguh, pekabaran tentang kasih Allah 

ini menandai permulaan dari Seruan Nyaring.  Tapi sayangnya, 

pekabaran ini ditolak oleh mayoritas pimpinan gereja.  Ellen White 

menulis, “Prasangka-prasangka dan pendapat-pendapat yang berkuasa 

di Minneapolis sama sekali belum mati.  Benih-benih yang ditaburkan di 

sana siap untuk bertumbuh menjadi hidup dan menghasilkan layaknya 

hasil panen, sebab akar-akar-nya masih tertinggal…. Dan akan 

menghasilkan buah-buah yang tidak kudus, untuk meracuni wawasan 

dan membutakan pengertian dari mereka yang berhubungan dengan 

anda, sehubungan dengan pekabaran dan utusan-utusan yang telah 

Allah utus itu…” 

 

1889 - Prinsip-Prinsip Dasar diperluas menjadi 28 bagian dan 

diterbitkan dalam Buku Tahunan 1889, dua dalil pertama tentang doktrin 

Allah tidak berubah. Dalam cetakan ulang pada Buku-Buku Tahunan 

Gereja MAHK antara tahun 1905-1914, tetap tidak berubah juga. 

1889 - Penatua Joseph Harvey Waggoner (ayah dari Ellet Joseph 

Waggoner) meninggal. 

1890 - Pimpinan mencoba meniadakan nama Advent Hari Ketujuh dari 

“American Sentinel” (Jurnal Kebebasan Beragama dari Gereja MAHK) 

untuk menjadikan majalah ini  popular seperti denominasi-

denominasi lain, tapi langkah ini dapat dicegah sebab sang nabiah masih 

hidup.   Ellen White menyatakan, “Peraturan ini yaitu  langkah pertama 

untuk kesuksesan langkah-langkah yang salah” (Counsels to Writer and 

Editors, hal. 96) para pimpinan berusaha mengambil jalan menuju kepada 

pengakuan-pengakuan oikumene/ekumenis.   

1891 - General Conference mengirim Ellen White sejauh mungkin ke 

Australia, bertentangan dengan terang yang diberikan kepada beliau 

(This Day with God, hal. 61).  E.J. Waggoner dikirim ke Inggris sebagai 

editor dari “The Present Truth” selama 10 tahun dalam upaya 

memisahkan-nya dari A.T. Jones dan E.G. White (Surat dari W.C. White 

kepada A.G. Daniells, 30 Mei 1902). 

1892 - Penatua Roswell F. Cottrell meninggal. 

1892 - Seri Pustaka Pelajar Alkitab – pelajaran-pelajaran untuk umum.  

No. 90 "Doktrin Alkitab dari Trinitas." Pencetakan ulang artikel di New 

York Independent tanggal 14 November 1889.  Penulis-nya yaitu  

Samuel Spear (bukan seorang Advent). Mempromosi "satu Allah yang 

hidup dan bertindak dalam tiga hipostasis/pribadi-pribadi," tapi juga “Ke-

Ilahian kekal dari Anak tergantung kepada Bapa.” Brosur ini 

memakai  istilah-istilah yang umumnya tidak pernah digunakan oleh 

umat Advent, tapi secara umum isinya masih non-Trinitas. 

1894 - Ellen White mengamarkan, "yaitu  suatu kesalahan besar di 

pihak mereka sebagai anak-anak Allah untuk menjembatani jurang yang 

memisahkan mereka dari anak-anak kegelapan dengan menyerahkan 

prinsip-prinsip, mengkompromikan kebenaran.” (Bible Echo, 9 April 1894, 

par. 6) “yaitu  (suatu) kemunduran gereja untuk mengurangi jarak 

antaranya dengan kepausan.” (ST 19 Februari 1894) Nasihat-nasihat ini 

kemudian tidak diacuhkan oleh pimpinan seperti yang akan kita lihat nanti 

dalam kronologi ini. 


1894 - Herbert Camden Lacey menghadiri perkumpulan pemelihara 

Hari Minggu/pro-Trinitas sebagai utusan dari Battle Creek College-

Pergerakan Pelajar Sukarela (Student Volunteer Movement) untuk Misi 

Luar Negeri di Michigan. Lacey kembali menerima doktrin Trinitas. 

1895 - Ellen White mengamarkan pimpinan di Battle Creek: “Tuhan 

tidak menempatkan seorang agen manusia manapun di bawah dikte dan 

kontrol dari mereka yang sendirinya tidak lebih dari manusia-manusia 

yang penuh kesalahan... Tapi ada suatu kuasa yang sedang diterapkan 

di Battle Creek yang tidak diberikan oleh Allah, dan Dia akan menghukum 

mereka yang mengambil otoritas-Nya….  Saudara-saudara, biarkan Allah 

yang memerintah.” (TM 347.3) 

1896 - H. Camden Lacey memberi ceramah tentang Trinitas di 

Cooranbong, Australia. Sester Marian Davis, sekretaris dari Ellen White, 

mengambil banyak sekali catatan. Arthur G. Daniells tidak menentang 

ceramah ini . 

1896 - Rekomendasi perubahan pokok dalam sidang General 

Conference untuk memilih seorang yang bertindak sebagai Presiden, tapi 

para hadirin dinasihatkan bahwa, tidak bijaksana untuk melakukan hal ini.  

Ellen White mengamarkan: “Menempatkan manusia di tempat mana Allah 

harusnya ditempatkan tidak menghormati dan memuliakan Allah. Apakah 

presiden dari General Conference akan menjadi Allah dari umat-umat? 

Apakah saudara-saudara di Battle Creek akan dianggap sebagai yang tak 

terbatas dalam hikmat?..… ‘Berhentilah engkau dari (bergantung pada) 

manusia.’” (TM 375.2) 

1897 - John Harvey Kellogg memperkenalkan konsep-konsep 

pertama-nya yang mengarah kepada Panteisme pada seri pelajaran-

pelajaran yang diberikan-nya dalam sidang General Conference. 

1898 - Dalam majalah The Review and Herald dicetak sebuah artikel 

dari “The King's Messenger” yang merupakan pro-Trinitas dalam 

ajarannya. – “The God-Man” (1898). 

1898 - Pendapat dari R.A. Underwood tentang Roh Kudus berganti dari 

‘suatu pengaruh’ kepada ‘seorang pribadi,’ dengan demikian dia menjadi 

seorang penganut Trinitas. 

1898 - Ellen White menyatakan, “Gereja berada dalam kondisi 

Laodikia. Kehadiran Allah tidak ada di dalamnya.” 

1900 - Dalam majalah The Review and Herald kembali dicetak dua 

buah artikel dari “The King's Messenger” dimana keduanya yaitu  pro-

Trinitas dalam ajarannya - “Pribadi Ketiga” (Januari 1900), dan 

“Kepribadian-Kepribadian yang Bercampur” (April 1900). 

1901 - Alkitab versi American Standard Version (ASV) pertama kali 

diterbitkan.  Langkah ini menuju ke arah Alkitab yang umumnya 

digunakan Gereja Katolik dan Gereja-Gereja Protestan yang kemudian 

mempengaruhi Adventisme yang merupakan selangkah kecil menjauhi 

kebenaran. 

1901 - Rekomendasi perubahan diulang kembali untuk pemungutan 

suara.  Seorang pemimpin rapat akan mengepalai General Conference 

untuk setahun saja. Arthur Daniells terpilih, tapi dua tahun kemudian, dia 

masih menjabat sebagai presiden. Komite Eksekutif dari General 

Conference memiliki anggota yang terdiri dari 13 sampai 25 orang (GCB 

hal. 151). Ellen White mengamarkan bahwa gereja sedang “bekerja di 

atas prinsip-prinsip yang salah.” (Ms 37, hal.98, 1901) “Umat-umat telah 

kehilangan kepercayaan pada mereka sebagai pemimpin pekerjaan ini.  

Tapi kita mendengar bahwa suara dari Conference yaitu  suara Allah.  

Setiap kali saya mendengar hal ini, saya pikir ini yaitu  hampir 

(kedengaran sebagai) penghujatan.” (Ms 37, 1901, hal. 8) 

1902 - J.H. Kellogg mempersiapkan penerbitan bukunya, “The Living 

Temple (Kaabah yang hidup).”  Dia dianjurkan untuk tidak 

mengikutsertakan teori-teori baru-nya, tapi dia tidak menghiraukan 

anjuran ini .  Dia mencoba memenangkan persetujuan pada 

Sidang/Komite Musim Gugur agar buku-nya ini  dipublikasikan tapi 

surat dari Ellen White kepada Daniells menasihatkan Daniells untuk 

menghindari buku ini .  Kellogg membawa naskahnya kepada 

percetakan dari Review and Herald sebagai naskah yang berasal dari 

orang luar (tidak sebagai naskah Advent), dan mereka setuju untuk 

mencetak buku ini .  

Sebagai hasilnya, Sanitarium/Balai Kesehatan di Battle Creek ini  

(18 Februari) yang dikepalai oleh Kellogg, bersama Kantor Percetakan 

The Review and Herald (30 Desember) terbakar rata dengan tanah 

bersama hasil cetakan buku dari Kellogg, “The Living Temple (Kaabah 

yang Hidup).” namun  dia kemudian membawa naskahnya pada

percetakan yang bukan Advent. 23 kebakaran terjadi di antara tahun 1901 

dan 1923. Hukuman dijatuhkan dari atas surga! 

1902 - Ellen White merasa bingung dan frustasi dengan General 

Conference dan memutuskan untuk menarik diri dari semua pertemuan-

pertemuan mereka.  Beliau menulis kepada kedua putera-nya Edson dan 

Willie, “Saya hanya memiliki sedikit kepercayaan bahwa Allah 

memberikan saudara-saudara ini posisi-posisi tanggung jawab, 

penglihatan rohani dan pengertian surgawi.  Saya terdampar pada 

kebingungan oleh sebab cara mereka; dan saat ini saya ingin 

menjalankan tugas khusus saya, yaitu tidak mengambil bagian dalam 

persidangan-persidangan mereka, atau menghadiri perkemahan-

perkemahan, jauh dan dekat.  Pikiran saya tidak seharusnya diseret 

kepada kebingungan oleh sebab kecenderungan yang ditunjukkan oleh 

mereka yang bekerja secara langsung melawan terang yang telah Allah 

berikan kepada saya.  Saya sudah selesai (dengan mereka).  Saya akan 

menjaga kecerdasan yang diberikan Allah.  Suara saya telah didengar di 

konferens yang berbeda, dan perkemahan-perkemahan.  Sekarang saya 

harus membuat perubahan…. Saya akan biarkan, biarkan mereka 

menerima kata-kata dari Alkitab… Inilah terang yang diberikan pada saya 

dan saya tidak akan menyimpang darinya.”  

1903 - Krisis mulai dengan buku Living Temple 

sebagai permulaan kemurtadan (Alpha of the 

heresy). 

Kellogg mencetak buku yang dalamnya berisi 

teori-teori-nya. Ellen White berkata bahwa teori-

teori ini  yaitu  “spiritualistik” dan “mirip 

dengan Panteisme” Beliau berkata bahwa ajaran-ajaran ini 

yaitu  “Alfa dari kemurtadan yang mematikan” 

(1SM 200), dan bahwa “Omega akan segera 

menyusul dalam waktu singkat. Saya gentar untuk 

umat-umat kita. Dalam Living Temple pernyataan telah dibuat bahwa 

Allah ada dalam bunga, dalam daun, dalam orang berdosa.  Tapi Allah 

tidak diam di dalam orang berdosa.  Firman menyatakan bahwa Dia 

hanya diam di dalam hati mereka yang kasih kepada-Nya dan melakukan 

kebenaran. Allah tidak diam di dalam hati orang berdosa; musuhlah yang 

diam di sana.” 

mengaku bahwa buku ini harmonis dengan tulisan-tulisan Ellen White dan 

dapat disokong oleh kalimat-kalimat yang terdapat dalam kesaksian-

kesaksian ini .  Ellen White mengatakan pada-nya bahwa dia 

(Kellogg) telah mengambil kalimat-kalimat beliau di luar konteks, dan 

mengartikannya sesuai dengan pikiran-nya sendiri.  “Saya melihat apa 

yang sedang terjadi, dan saya melihat bahwa saudara-saudara kita 

yaitu  buta.  Mereka tidak menyadari bahaya itu.”  

Dalam suatu penglihatan, Ellen White melihat “sebuah panggung, 

disokong oleh kayu-kayu yang kuat – (sebagai) kebenaran-kebenaran 

dari Firman Allah.  Seorang yang berkedudukan tinggi di dalam bidang 

kesehatan sedang mengarahkan orang ini dan orang ini melonggarkan 

kayu-kayu ini  yang menyanggah panggung ini….” (1SM 204). 

1903 - Sidang Musim Gugur, pengertian tentang karakter dan 

kepribadian Allah terancam. 

A.G. Daniells prihatin bahwa pendukung-pendukung ajaran Living Temple 

akan mengakibatkan konfrontasi, dia tidak berani mengadakan 

pemungutan suara.  Ellen White menulis pada-nya: “Hati-hati bagaimana 

engkau menyokong pendirian-pendirian dari buku ini tentang kepribadian 

Allah…  Telah dinyatakan pada saya bahwa penulis dari buku ini berada 

dalam suatu jalur yang salah.” (Keepers of the Flame, no.6, Dr Alan 

Lindsay) 

Sesudah sidang itu, Daniells menulis kepada W.C. White tentang 

perubahan-perubahan yang diajukan yang telah direncanakan oleh 

Kellogg terhadap bukunya. “Mengenai rencana dari Dr Kellogg untuk 

merubah dan menerbitkan kembali ‘Living Temple’… pada waktu yang 

singkat dia (Kellogg) telah mempercayai Trinitas dan sekarang dapat 

melihat dengan jelas di mana letak kesulitannya… Sekarang dia percaya 

pada Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus, dan menurut 

pandangan-nya bahwa yaitu  Allah Roh Kudus dan bukan Allah Bapa 

yang mendiami segala ruang, dan semua makhluk hidup...” 

Ellen White menulis pada Kellogg: “Engkau pasti tidak tau jelas tentang 

kepribadian Allah, yang yaitu  segalanya bagi kita sebagai umat-umat.  

Engkau sebenarnya  telah menghancurkan Tuhan Allah Sendiri.” 

Beliau kemudian menubuatkan apa yang akan terjadi di kemudian hari.  

“Musuh dari jiwa-jiwa berusaha membawa dugaan bahwa reformasi besar 

akan terjadi di antara umat-umat Advent Hari Ketujuh, dan bahwa 

reformasi ini termasuk meninggalkan doktrin-doktrin yang telah berdiri 

sebagai pilar-pilar iman kita, dan terlibat dalam proses pengorganisasian 

kembali.  Jika reformasi ini terjadi, apa hasilnya? Prinsip-prinsip 

kebenaran yang Allah dalam hikmat-Nya telah berikan kepada gereja 

yang sisa, akan dihapus.  Agama kita akan diganti.  Prinsip-Prinsip Dasar 

yang telah menopang pekerjaan dalam lima puluh tahun terakhir ini akan 

dinyatakan salah.  Sebuah organisasi baru akan didirikan.  Buku-buku 

orde baru akan ditulis.  Sebuah sistim filsafat intelek akan 

diperkenalkan…” (1SM 204). 

1903 - Peraturan Baru diusulkan untuk mempersiapkan pemilihan 

Presiden General Conference  yang akan diberikan mandat oleh Gereja.  

Hal ini akan memberikan otoritas kepada presiden dan pimpinan untuk 

menetapkan apa yang mereka pikir diperlukan oleh umat-umat. Daniells 

dipilih menjadi presiden, dia menduduki jabatan ini selama 20 tahun. 

Peraturan Baru itu memberikan kepada Komite Eksekutif yang terdiri dari 

25 anggota memiliki kuasa administrasi penuh di antara konferensi yang 

mana 5 anggota sebagai kuorum (jumlah minimum kehadiran dalam 

rapat, dimana keputusan yang diambil dianggap sah) yang akan 

mengambil langkah-langkah yang melibatkan seluruh anggota komite. 

Ellen White menulis, “Prinsip-prinsip ini yaitu  asing bagi Prinsip-Prinsip 

Allah dimana Allah tidak dapat memberkati mereka yang memberikan 

suara persetujuannya.” (GCB 1903, hal. 152) E.J. Waggoner juga 

keberatan: “Hal ini secara fundamental tidak seimbang dan bertentangan 

dengan prinsip-prinsip organisasi yang ditetapkan di dalam Alkitab.” (GCB 

1903) Percy Magan mengatakan, “Ini yaitu  persis dengan prinsip-

prinsip yang diperkenalkan dengan cara yang sama ratusan tahun yang 

lalu saat  Kepausan dibentuk.” (GCB Day 3, No 10, p. 150) A.T. Jones 

menyatakan, “Peraturan yang diusulkan ini bertentangan dengan prinsip-

prinsip organisasi yang diberikan kepada kita pada G.C tahun 1897 dan 

tahun 1901.” (GCB 1903, p. 152,153) sidang G.C ini telah menolak 

rekomendasi-rekomendasi dari GC 1897 dan 1901. 

1903 - Penatua Uriah Smith meninggal.  

 

1903 - Dr. John Harvey Kellogg mempromosikan 

doktrin Trinitas di Battle Creek setelah merubah 

pikiran dari Panteisme. Kellogg meminta Jones 

untuk mengajar di Battle Creek College. Waggoner 

pindah ke Battle Creek, menempatkan dirinya 

dalam bahaya besar. Ellen White menulis pada-

nya: “Setan sedang bekerja secara diam-diam, tak 

ada lelah-nya, untuk mempengaruhi kejatuhan-mu 

melalui cobaan-cobaan-nya yang nampak baik… 

Dia berharap untuk mengarahkan kamu ke dalam 

kebingungan spiritualisme.” (Surat 231, 1903) 

1904 - Ellen White mendapat penglihatan dimana malaikat berkata 

pada Jones dan Waggoner, “Perasaan-perasaan yang telah kalian terima 

harmonis dengan teori khusus yang dinyatakan dalam buku ‘Living 

Temple’ yang bukan kebenaran murni.  Ada terdapat percampuran 

kebenaran dan kesalahan…  Pisahkan (diri kalian) sama sekali dari 

pengaruh yang mempesona, perasaan-perasaan yang menyesatkan 

yang terdapat dalam ‘Living Temple’.” (Surat 279, 1904) 

Untuk belajar lebih lanjut tentang Kellogg dan Gereja Advent mula-mula, 

lihat artikel yang ditulis oleh Terry Hill, "The early 1900’s Crisis Kellogg 

and the Holy Spirit: (http://theprophetstillspeaks.co.uk/dethis/zDHS26.ht 

m) 

1904 - Ellen White menerima penglihatan lain perihal Kellogg: “Pokok 

pembicaraan yang dibicarakan-nya (Kellogg) yaitu  kehidupan, dan 

hubungan Allah dengan segala makhluk hidup.  Dalam pernyataan-nya 

dia sedikit menyelubungi hal ini, tapi dalam kenyataan dia 

memperkenalkan, sebagai nilai tertinggi, teori ilmiah yang sangat mirip 

dengan Panteisme… Saya heran melihat semangat yang besar 

(terhadap) teori-teori canggih dan penuh tipu daya ini diterima.  Pengaruh 

dari pembicaraan ini memberikan dorongan pada pembicaranya untuk 

memanggil sidang pertemuan dari saudara-saudara kita di Battle Creek, 

untuk menyelidiki lebih lanjut akan godaan dari perasaan-perasaan ini.” 

(Special Testimonies Series B, No.6, hal. 210) 

“Pemberontakan dan kemurtadan ada di dalam udara yang kita hirup.” 

(2SM 58) 

Kemurtadan ini akan “berkembang kepada kegelapan yang dalam, 

segelap tengah malam, (bahkan) tidak dapat menembus serat kain 

Dr. J. H. Kellogg 

 

karung,” dan akan bertambah kuat sampai Yesus datang. 

Pada tahun 1904, Ellen White menulis, “Pada 50 tahun terakhir ini setiap 

tahap yang bertentangan telah dibawa ke hadapan kami untuk 

ditanggulangi… pekabaran-pekabaran dalam berbagai macam susunan 

dan bentuk telah didesakkan kepada umat Advent Hari Ketujuh, untuk 

menggantikan kebenaran yang, poin demi poin, telah dicari dengan doa, 

diselidik, dan dibuktikan oleh pekerjaan yang ajaib dari kuasa Tuhan.” 

(Special Testimonies, Series B #2, hal. 59) 

Perhatikan bahwa pada tahun 1904, fondasi iman telah dengan kuat 

terpancang. “Banyak dari umat-umat kita tidak menyadari betapa kuatnya 

fondasi iman kita telah diletakkan.  Suami saya, Penatua Joseph Bates, 

Bapak Pierce, Penatua Hiram Edson, dan lain-lain yang tekun, luhur dan 

benar, ada di antara mereka yang setelah berlalunya waktu di tahun 1844, 

menyelidiki kebenaran seperti harta yang tersembunyi… saat  mereka 

tiba pada poin dalam penyelidikan mereka dimana mereka berkata, ‘Kami 

tidak dapat berbuat apa-apa lagi,’ Roh Tuhan akan datang ke atas saya, 

saya kemudian terangkat dalam penglihatan, dan suatu keterangan yang 

jelas tentang pasal-pasal yang telah kami pelajari akan diberikan kepada 

saya, dengan instruksi bagaimana kami harus bekerja dan mengajar 

secara efektif. Demikian terang diberikan yang menolong kami untuk 

mengerti Kitab Suci sehubungan dengan Kristus, misi-Nya, dan 

keimamatan-Nya. Suatu garis kebenaran dimulai dari waktu itu sampai 

kepada waktu saat  kami akan memasuki kota Allah, telah dijelaskan 

kepada saya, dan saya mengatakan kepada yang lain instruksi yang telah 

diberikan Tuhan kepada saya.” (1SM 206.4) 

1905 - Prinsip-Prinsip Dasar dengan 28 dalil tahun 1889 “Sinopsis 

Iman” dicetak kembali di dalam Buku Tahunan, dan terus dicetak sampai 

tahun 1914. 

Ellen White menegaskan prinsip-prinsip ini: “Setiap pilar yang telah Dia 

(Allah) dirikan harus diperkuat. Sekarang kita tidak dapat mundur dari 

fondasi yang Allah telah dirikan.  Sekarang kita tidak dapat masuk ke 

dalam organisasi yang baru; sebab ini akan berarti kemunduran dari 

kebenaran.” (Manuscript 129, 1905). “50 tahun terakhir ini tidak 

meredupkan satu titik atau prinsip dari iman kami sebab kami telah 

menerima kehebatan dan bukti-bukti yang luar biasa yang telah 

dipastikan kepada kami di tahun 1844, setelah waktu berlalu…. Tidak satu 

katapun yang dirubah atau ditolak.” 

1905 - Daniel Bourdeau meninggal. 

1905 - Ellen White mengatakan bahwa tulisan-tulisan dari para pionir 

harus diproduksi kembali. “Allah telah memberi terang mengenai majalah-

majalah kita. Apakah (terang) itu? Dia berkata bahwa yang telah 

meninggal harus tetap berbicara. Bagaimana? Hasil kerja mereka akan 

mengikuti mereka. Kita harus mengulangi perkataan-perkataan para 

pionir dalam pekerjaan kita, (mereka) yang tahu berapa besar harga 

mencari kebenaran seperti harta yang tersembunyi, dan yang telah 

bekerja untuk meletakkan fondasi pekerjaan kita.  Mereka bergerak maju 

langkah demi langkah di bawah pengaruh Roh Allah. Satu demi satu para 

pionir ini meninggal. Firman yang diberikan kepada saya yaitu , biarlah 

apa yang umat-umat ini telah tuliskan di waktu lampau diproduksi 

kembali.” 

1907 - Kemurtadan telah tiba. Dengan kemurtadan dari Dr. J.H. 

Kellogg, Ellen White mengamarkan: “Waktu kemurtadan telah tiba. Setiap 

upaya yang diangan-angankan akan dilakukan untuk melemparkan 

keraguan pada posisi-posisi yang telah kita tempati selama lebih dari 

setengah abad.” (Surat 410, 1907, hal. 2 [kepada J.E. White, 26 Agustus 

1907]; 7MR 195) 

1912 - Majalah the Review and Herald mencetak kembali Prinsip-

Prinsip asli dengan dua dalil pertama tetap tidak berubah – “Satu Allah” 

dan “Satu Tuhan (22 Agustus 1912, hal. 4) 

1913 - F. M. Wilcox menerbitkan apa yang disebut “Risalah Trinitas” 

terdapat satu kutipan dari Ellen White (diambil dari buku Kerinduan 

Segala Zaman) tahun 1898 untuk menggambarkan gambaran yang salah 

tentang kepercayaan kita dalam majalah the Review and Herald, Vol 6, 9 

Oktober 1913, Hal. 21. Wilcox menerangkan ke-Ilahian Trinitas dan 

mengikutsertakan Roh Kudus sebagai Pribadi ketiga dalam ke-Allahan. 

Hal ini meletakkan dasar dalam pembentukan ke-Allahan (yang 

digunakan khusus oleh Ellen White) disamakan dengan “Ke-Ilahian 

Trinitas” dari Wilcox. Tampaknya risalah ini  yaitu  tanggapan untuk 

melawan pernyataan yang diterbitkan oleh James Gray dari the Moody 

Bible Institute bahwa Gereja Advent menolak Trinitas 

1915 - Ellen White mengamarkan akan perubahan-perubahan yang 

besar yang akan berlangsung setelah kematian beliau. “Saya ditugaskan 

untuk mengatakan kepada umat-umat kita, yang tidak menyadari, bahwa 

si jahat memiliki rencana demi rencana, dan dia akan melanjutkannya 

dalam cara yang tidak diharapkan. Agen-agen Setan akan menemukan 

cara-cara untuk membuat umat-umat yang suci menjadi orang-orang 

berdosa. Saya berkata pada kalian sekarang, bahwa saat  saya 

diistirahatkan, perubahan-perubahan besar akan terjadi. Saya tidak tahu 

kapan saya akan diambil/dipanggil; saya ingin untuk mengamarkan 

semua akan rencana-rencana si jahat itu.  Saya ingin umat-umat 

mengetahui bahwa saya telah mengamarkan mereka secara penuh 

sebelum kematian saya.” 

1915 -  Ny. Ellen White meninggal. 

saat  Ellen White meninggal di bulan Juli 

1915, tiga upacara pemakaman dan satu 

upacara di tempat penguburan, 

mengabadikan kahidupan dan pelayanan 

beliau.  Kira-kira 5400 orang yang hadir.  

Upacara pertama dilaksanakan tanggal 

18 Juli di pekarangan rumah beliau di 

California, yang dikenal dengan 

Elmshaven. Upacara kedua dilakukan di 

Oakland, California.  Upacara ketiga dan 

yang terbesar dilaksanakan pada hari 

Sabat tanggal 24 Juli di Battle Creek, 

Michigan, dimana Ellen White tinggal 

bertahun-tahun, dan dia dikuburkan di samping suami-nya, James White. 

1915 - “Ringkasan Iman Kita (The Synopsis of Our Faith)” yang yaitu  

Prinsip-Prinsip Dasar yang sebagian besar ditulis oleh James White pada 

tahun 1872 dan diikut-sertakan dalam Buku Tahunan 1889 dan tahun 

1905-1914 saat ini ditiadakan dari Buku Tahunan Gereja Advent 1915 

oleh ahli statistik General Conference, Edson Rogers. Dia melakukan hal 

ini segera setelah nabiah kita meninggal. Dengan demikian Prinsip-

Prinsip Dasar yang dipegang dan dipraktekkan secara keseluruhan oleh 

para pionir telah ditiadakan. 

1916 - Penatua E.J. Waggoner dan Dr. David Paulson meninggal. 

1918 - Penatua-penatua George I. Butler, James H. Morrison dan W. 

H. Littlejohn meninggal. 

1919 - Konferensi Alkitab dan Guru-Guru (Bible and Teachers 

Conference) berlangsung dengan rahasia dihiasi diskusi yang banyak kali 

memanas sebab beberapa orang yang menduduki posisi pimpinan 

mencobai mereka yang hadir apakah doktrin Trinitas dapat dibawa 

masuk. Ada cukup banyak yang tidak setuju yang bisa kita bicarakan di 

waktu yang lain.  Laporan rapat tertulis untuk konferensi lima minggu yang 

Panjang ini (1 Juli – 9 Agustus) menghilang selama 55 tahun sampai 

tahun 1974. 

1922 - Judson Washburn menulis sebuah surat terbuka kepada 

Daniells yang menyatakan bahwa Konferensi Alkitab tahun 1919 yaitu  

"Suatu hal yang paling buruk yang terjadi dalam sejarah denominasi ini.” 

(J. S. Washburn, An Open Letter to Elder A. G. Daniells and an Appeal to 

the General Conference, 1922, hal. 28,29).  Surat lain yang ditulis oleh 

Washburn kepada Claude Holmes diterbitkan dalam risalah berisi 36 

halaman yang disebut “The Startling Omega and its True Genealogy 

(Omega yang mengherankan dan Asal-Usul Sebenarnya)”. Risalah ini 

dibagi-bagikan dalam sidang General Conference tahun 1922. Dalam 

risalah ini dia menyebutkan bahwa Sekolah Tinggi di Washington telah 

menjadi “Sebuah sarang dari kritik lebih tinggi” dan dia menyalahkan 

Daniells dan Prescott untuk semua masalah teologis ini .” (Omega 

Tract, Washburn, hal. 1, 6) 

1922 - Penatua Stephen N. Haskell, pengarang dari banyak buku yang 

paling laris dan Pionir Advent, meninggal. 

1923 - Penatua Alonzo Trevor Jones and Penatua O.A. Johnson 

meninggal. 

1924 - Penatua John Norton Loughborough, generasi terakhir dari para 

pionir, meninggal dunia. 

1926 - LeRoy Froom (Sekretaris Asosiasi pertama dan kemudian 

dijadikan sekretaris Asosiasi Kependetaan sampai tahun 1950) 

ditugaskan untuk mengkhotbahkan studi dari Roh Kudus di sidang 

General Conference di Milwaukee. Dalam persiapan studi-nya, Froom 

belajar dari buku-buku yang ditulis oleh penulis-penulis buku di luar iman 

Advent (dengan kata lain, dia pergi ke Babel untuk mencari materi 

pelajaran-nya) untuk dipelajari dan dicocokkan dengan agenda-nya, 

sebab dia tidak mendapati satu bukupun yang mendukung ajaran Trinitas 

di dalam denominasi-nya sendiri. 

Sedikit demi sedikit arti dari kata “Ilahi” mengalami pergantian, sampai 

akhirnya kata itu bukan lagi sepenuhnya berarti “Ilahi.” Tidak diketahui 

bagaimana pergantian itu dilakukan, tapi para penganut Trinitas 

memakai  istilah “deity (ke-Tuhanan)” daripada istilah “divine (Ilahi)” 

(Sebelumnya, ke-Tuhanan dan Ilahi berarti sama).  saat  Froom 

memakai  kata-kata “Seluruh kepenuhan dari ke-Allahan”, dia 

membuat dua kalimat –  dia mengartikan bahwa kepercayaan dari Arian 

dan Semi-Arian bukan Kekristenan yang benar, tapi Trinitas memiliki 

seorang Juruselamat dengan ke-Tuhanan yang penuh.  

1926 - Pengadopsian Kebijakan Kerja General Conference (075). 

Gereja Advent menjadi bagian dari gereja-gereja Injili (Evangelical). 

Kebijakan ini menyatakan, “Kami mengakui setiap agen yang 

mengangkat Kristus di atas manusia sebagai bagian dari rencana Ilahi 

untuk penginjilan dunia, dan kami menjunjung tinggi pria dan wanita 

Kristen dalam kerukunan-kerukunan yang lain yang terlibat dalam 

memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.” (“Relationship To Other 

Societies,” GC Exco, 1926) kebijakan ini mengikut-sertakan ordo Jesuit 

(Katolik). Padahal Ellen White telah mengamarkan, “Dapatkah kuasa ini, 

yang memiliki rekor selama seribu tahun tertulis dengan darah para umat 

kudus, sekarang dapat diakui sebagai bagian dari gereja Kristus?” (Great 

Controversy, 1888, hal. 571.1) Langkah ini yaitu  langkah pertama pada 

“langkah yang salah’ yang menuju ke arah pengakuan-pengakuan 

oikumene/ekumenis yang ditetapkan oleh General Conference.  

1928 - Penatua James Edson White, Putera dari James and Ellen 

White meninggal.

 

1928 - LeRoy Froom diundang untuk menyampaikan seri pelajaran 

tentang Roh Kudus di Institut Kependetaan Uni Amerika Utara. Setelah 

pertemuan di institut ini  dia berkata, “Engkau tidak dapat bayangkan 

bagaimana saya ditentang oleh beberapa dari orang-orang tua/lama 

karena saya menekankan kepribadian dari Roh Kudus sebagai Pribadi 

Ketiga dari Ke-Allahan.” – (Surat dari LeRoy Froom kepada Otto H. 

Christensen, 27 Oktober 1960). Ellen White juga memakai  istilah 

“Pribadi ketiga dalam ke-Allahan” tapi dengan konotasi atau arti yang 

berbeda. 

1928 - LeRoy Froom, pendiri majalah 

‘Ministry’, mulai mempromosikan Alkitab 

‘American Revised Standard Version’ dan 

merendahkan Alkitab King James Version.  

Dia menyatakan bahwa status dari Alkitab 

KJV tidak akurat dan sudah kuno.  Dia 

berkeliling Amerika untuk mempromosikan 

ajaran Hari Minggu yaitu ajaran Trinitas 

kepada pendeta-pedeta Advent, dan menulis 

buku ‘The Coming of the Comforter 

(Kedatangan Penolong itu).’ 

1928 - Buku ‘The Coming of the Comforter (Kedatangan Penolong itu),’ 

sebuah buku yang pro-Trinitas ditulis oleh LeRoy Froom, diterbitkan atas 

permintaan mendesak dari ratusan pendeta yang mendengarkan 

ceramah dari Froom.  Dalam buku ini Froom menekankan dengan tegas 

tentang kepribadian Roh Kudus sebagai makhluk berbeda dari Bapa dan 

Anak.  Buku ini juga berisi banyak kutipan dari Roh Nubuat, tapi dengan 

tafsiran yang sangat berbeda dari ajaran para pionir.  Untuk mengetahui 

lebih lanjut tentang Froom, silahkan klik di sini. 

1928 -  W. W. Prescott yang dididik oleh sekolah tinggi sekuler, 

Dartmouth College, menulis sebelas artikel dalam majalah ‘the Signs of 

the Times’ memberikan bukti-bukti dokumentasi dari para teolog 

penyembah Hari Minggu tentang rendahnya Alkitab King James Version. 

Alkitab yang dipercaya oleh para pionir Advent dikecam dan diserang 

untuk digantikan dengan Alkitab versi moderen yang merupakan Alkitab 

hasil korupsi dari agen-agen Paus. 

1928 - Pimpinan General Conference mengadopsi Alkitab ‘the 

American Revised Version,’ yang diinspirasikan oleh para Jesuit dari 

Roma, dan meniadakan Alkitab yang diakui oleh dewan Alkitab yang 

benar, ‘the King James Version’ dimana Alkitab ini digunakan oleh para 

pionir.  Versi yang baru ini datang dari para ahli teolog yang hanya 

bergantung pada dua naskah yaitu: ‘The Vaticanus’ dan ‘The Sinaiticus 

(Alkitab resmi dari kerajaan kaisar Constantine).  Langkah ini yaitu  

langkah kedua dari ‘langkah yang salah’ menuju kepada persatuan 

dengan ekumenis.  Langkah ini dapat dilakukan dengan meninggalnya 

pionir terakhir kita.  

1929 - Luka mematikan dari Kepausan sembuh. Perjanjian Lateran 

ditanda-tangani antara negara Italia dan Vatikan, menghentikan "the 

Roman Question." Sekarang Italia mengakui Negara Kota Vatikan 

sebagai sebuah negara bebas, dan setuju memberikan kepada Gereja 

ini  ganti rugi karena dia kehilangan negara Kepausan-nya.  

1929 -  A.T. Robinson menulis sebuah artikel “One God and One 

Mediator (Satu Allah dan Satu Pengantara)” untuk majalah the Review 

and Herald, dengan mengutip 1 Korintus 15:28, memberi kesan bahwa 

Satu Allah itu yaitu  Allah Bapa saja. 

1930 -  General Conference mengadakan pemungutan suara kembali 

untuk menerbitkan Peraturan Gereja walau pada sidang GC tahun 1883 

telah diadakan pemungutan suara dan hasilnya yaitu : TIDAK disetujui. 

Mereka juga telah memutuskan bahwa sudah waktunya untuk membuat 

Pernyataan Dasar lain yang baru.  Ini yaitu  langkah ketiga sebagai 

“langkah yang salah” menuju ke arah ekumenis. Saat ini, sikap mereka 

telah berubah menjadi lebih bebas (liberal). Luka teologis mereka telah 

“pulih.” Pionir-pionir yang terakhir telah meninggal dunia dan suara 

mereka tidak lagi dapat didengar. Pimpinan ingin merubah doktrin tua dari 

Gereja MAHK dalam poin-poin sebagai berikut: (1) Pendamaian Terakhir 

di surga, (2) Hakikat Kristus sebagai manusia, (3) Kedudukan dari Alkitab 

dan Roh Nubuat dalam gereja, dan (4) Doktrin Trinitas seperti yang 

diajarkan oleh gereja-gereja Injili. Ellen White mengamarkan, “yaitu  

tidak menghormati pekerjaan Allah jika (kita) dibatasi oleh ketetapan-

ketetapan buatan manusia.  Banyak rencana-rencana ambisius dan 

peraturan-peraturan yang telah dibuat tidak didukung oleh-Nya (Allah).” 

(1MR 245) 

1930 -  Buku ‘Our Authorized Bible Vindicated (Membuktikan 

Kebenaran Alkitab Resmi Kita)’ yang ditulis oleh Dr. B.G. Wilkinson, berisi 

dokumen-dokumen asli dan sejarah dari Alkitab King James Version.  

Pimpinan General Conference mencoba menghentikan pencetakan buku 

ini , tapi Wilkinson menulis buku kedua dalam usahanya untuk 

mempertahankan posisi-nya. Judul buku ini  yaitu , ‘Answers to 

Objections to Our Bible Vindicated (Jawaban-Jawaban terhadap 

Bantahan atas Membuktikan Kebenaran Alkitab Resmi Kita).’ 

1931 - Para pemimpin gereja di Afrika memohon untuk diberikan suatu 

“kalimat” yang akan “membantu kami untuk lebih mengerti pekerjaan 

kami.” Maka 27 doktrin dasar dperkenalkan untuk menjawab permintaan 

ini, dan kemudian kalimat-kalimat ini  dicetak dalam Buku Tahunan 

1931. 

1931 -  Buku Tahunan dengan Pernyataan Iman yang baru diterbitkan 

tanpa pemungutan suara atau tanpa otorisasi. Presiden dari G.C waktu 

itu, C.H. Watson terpilih untuk diberikan otoritas dalam membentuk suatu 

komite yang terdiri dari 4 anggota dimana dia yaitu  salah satu anggota, 

dengan maksud untuk menyiapkan suatu pernyataan yang akan 

diterbitkan dalam Buku Tahunan ini .  4 anggota ini  yaitu : 

Sekretaris Asosiasi G.C - M.E Kern, Editor Majalah Review and Hearld - 

F.M Wilcox, Manajer Review and Herald - E.R. Palmer, dan Presiden G.C 

- C.H Watson. Francis McLellan Wilcox, editor majalah the Review and 

Herald untuk 33 tahun sendirilah yang menulis Pernyataan Iman yang 

baru ini  yang terdiri dari 22 dalil dengan persetujuan komite dan 

diserahkan kepada Edson Rogers (Ahli statistik G.C dari tahun 1903-

1941) yang menempatkan Pernyataan Iman ini dalam Buku Tahunan 

1931. LeRoy Froom mengatakan kemudian bahwa hal ini yaitu  

persetujuan umum sebab tidak seorangpun yang keberatan.  Dia gagal 

mengatakan bahwa gereja sebenarnya tidak mengetahui tindakan ini.  

Presiden Watson mengetahuinya, tapi dia tidak berusaha untuk mencari 

persetujuan resmi.  Dengan demikian Pernyataan Iman ini  

ditambahkan bukan karena telah disetujui oleh sidang General 

Conference, tapi karena “persetujuan umum” dan “telah diterima tanpa 

bantahan” 

Buku Tahunan 1914 Gereja MAHK yang asli (Klik di sini untuk melihat 

seluruh dokumen,  Prinsip-Prinsip Dasar dimulai di hal. 293) 

Buku Tahunan 1931 Gereja MAHK yang asli 

Kedua Pernyataan Iman yang pertama ditulis oleh James White/Uriah 

Smith 

Dimana dalil 1 mengatakan: (1) Bahwa ada Satu Allah,…. Yang hadir di 

mana-mana melalui wakil-Nya Roh Kudus. (2) Bahwa ada satu Tuhan 

Yesus Kristus, Anak dari Bapa yang kekal… Dia telah mengambil pada-

Nya hakikat benih Abraham untuk menebus manusia yang telah jatuh …” 

Tapi dalam Buku Tahunan 1931 tertulis, "Bahwa ke-Allahan, atau Trinitas, 

terdiri dari Bapa yang kekal, … Tuhan Yesus Kristus, Anak dari Bapa 

kekal, …. Roh Kudus, pribadi ketiga dari ke-Allahan…” (hal. 379) 

Poin-poin yang sebelumnya tertulis dalam Prinsip-Prinsip Dasar tahun 

1872/1874/1889 yang sama sekali ditiadakan yaitu : (1) Nubuatan 

sebagai bagian dari pernyataan Allah kepada manusia, (2) Sejarah dunia 

yang menggenapi nubuatan Alkitab, dan (3) Kepausan (man of sin) yang 

mengganti Hari Sabat.  

Pandangan-pandangan para pionir tentang: (1) Hakikat Kristus yang 

sesuai Alkitab yaitu Kristus mengambil benih Abraham, yang berarti 

setelah Adam jatuh ke dalam dosa, sekarang diganti dengan Kristus 

mengambil hakikat Adam sebelum kejatuhan-nya ke dalam dosa.  

Pekerjaan pendamaian akhir Kristus dimulai dalam Bilik Maha Kudus 

sejak 1844 ditiadakan dan diganti dengan pendamaian itu telah selesai di 

salib dan Kristus sekarang hidup untuk melakukan pekerjaan pengantara 

bagi kita.  (3) Pembersihan kaabah yang melibatkan pengampunan dosa 

sekarang diganti dengan pekerjaan penghakiman saja. 

Sekarang Gereja MAHK mempunyai pernyataan baru tentang Trinitas, 

Kristus yang baru yang memiliki hakikat Adam sebelum berdosa, dan 

Pendamaian akhir yang baru yang sudah diselesaikan di salib (ajaran 

mula-mula, pendamaian akhir selesai di Bilik Yang Maha Suci di surga.)  

Pergantian doktrin-doktrin ini menempatkan Gereja MAHK sejajar dengan 

gereja-gereja pemelihara hari Minggu dari Babel, dan memberi 

kemungkinan untuk menjalin hubungan ekumenis dengan denominasi-

denominasi lain. Untuk menyokong doktrin-doktrin baru yang murtad ini, 

Alkitab yang baru juga harus digunakan yaitu Alkitab ‘the American 

Revised Version’ (sekarang versi ini disetujui oleh Kepausan). 

Pada tahun 1931 inilah semua majalah, brosur dan buku-buku telah 

diterbitkan dengan kata-kata ‘tiga oknum/pribadi’ dari ke-Allahan, ‘ke-

Ilahian penuh Kristus yang kekal,’ dan ‘kepribadian Roh Kudus.’ 

1932 -  Peraturan Gereja pertama diterbitkan, dengan