• coklatx.blogspot.com

    www.coklatx.blogspot.com

  • berasx.blogspot.com

    www.berasx.blogspot.com

  • kacangx.blogspot.com

    www.kacangx.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label kontradiksi alkitab 13. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontradiksi alkitab 13. Tampilkan semua postingan

kontradiksi alkitab 13

 


an ini  dibandingkan dengan Injil 

Lukas. Matius 4:5 mengatakan "Kemudian" (Yunani "tote") Iblis 

membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait 

Allah" :  

Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia 

di bubungan Bait Allah,  

KJV, Then the devil taketh him up into the holy city, and setteth him 

on a pinnacle of the temple,  

Translit Interlinear, tote {kemudian} paralambanei {membawa} 

auton {Dia} ho diabolos {iblis} eis {kedalam} tên hagian {suci} polin 

{kota} kai {dan} istêsin {menempatkan} auton {Dia} epi {diatas} to 

pterugion {bubung} tou hierou {bait suci}  

 

sesudah  Yesus menolak menjatuhkan Diri-Nya dari sana, seperti yang 

dianjurkan Iblis, kita baca "Dan Iblis membawa-Nya "pula" (Yunani, 

"palin") ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan 

kepada-Nya semua kerajaan dunia".  

 

Matius 4:8  

Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan 

memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan 

kemegahannya,  

KJV, Again, the devil taketh him up into an exceeding high mountain, 

and sheweth him all the kingdoms of the world, and the glory of them;  

Translit Interlinear, palin {pula} paralambanei {membawa} auton 

{Dia} ho diabolos {iblis} eis {ke} horos {gunung} upsêlon {tinggi} 

lian {sangat} kai {dan} deiknusin {memperlihatkan} autô {kepada 

Dia} pasas {semua} tas basileias {kerajaan-kerajaan} tou {di} 

kosmou {dunia} kai {dan} tên doxan {kebesaran} autôn {mereka}  

Dua kata keterangan "tote" dan "palin", kelihatan benar-benar sangat 

spesifik – begitu spesifik sehingga seandainya pencobaan kedua dan 

pencobaan ketiga tidak menempati urutan ini  maka Matius pasti 

telah keliru.  

 

namun  dalam Injil Lukas, kata sambung sederhana "kai" 

("dan"; LAI menterjemahkannya dengan "kemudian") yaitu  satu-

satunya kata yang memasukkan pencobaan kedua yang disebutkan 

(tawaran akan kerajaan dunia). Demikian juga pencobaan ketiga 

(meloncat dari bubungan) hanya diajukan dengan kata sambung "kai":  

 

Lukas 4:5  

Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di 

bubungan Bait Allah,  

KJV, And the devil, taking him up into an high mountain, shewed 

unto him all the kingdoms of the world in a moment of time.  

Translit Interlinear, kai {dan} anagagôn {membawa naik} auton 

{Dia} ho diabolos {iblis} eis {ke} horos {gunung} upsêlon {tinggi} 

edeixen {ia memperlihatkan} autô {kepada-Nya} pasas {semua} tas 

basileias {kerajaan-kerajaan} tês oikoumenês {dunia} en {dalam} 

stigmê {sesaat} chronou {waktu}  

 

Lukas 4:9  

Kemudian ia membawa Yesus ke Yerusalem dan menempatkan Dia di 

bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak 

Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah,  

KJV, And he brought him to Jerusalem, and set him on a pinnacle of 

the temple, and said unto him, If thou be the Son of God, cast thyself 

down from hence:  

Translit Interlinear, kai {dan} êgagen {ia mengantar} auton {Dia} eis 

{ke} ierousalêm {yerusalem} kai {dan} estêsen {menempatkan} 

auton {Dia} epi {diatas} to pterugion {bubung} tou hierou {bait suci} 

kai {dan} eipen {berkata} autô {kepadaNya} ei {jika} ho huios 

{Anak} ei {Engkau yaitu } tou theou {Allah} bale {lemparkanlah} 

seauton {diri-Mu} enteuthen {dari sini} katô {ke bawah}  

Apa yang ditulis oleh Lukas tidak begitu tegas menempatkan 

suatu urutan peristiwa, sebagaimana Matius menulisnya (bandingkan 

pemakaian kata "tote" dan "palin"). Ini mirip dengan seseorang yang 

kita tanyai : "apakah Anda sudah sarapan?" Dan ia menjawab "sudah, 

secangkir teh dan roti". Padahal dia disuguhi dulu roti dan kemudian 

baru teh. Namun ia menyebutkan dulu "secangkir teh" baru kemudian 

menyebutkan "roti", sebab  yang pertama terpikir olehnya yaitu  teh, 

sebab  barangkali dia lebih menyukai minum teh dibandingkan  makanan 

utamanya.  

Dapatkah jawaban dari orang ini kita persalahkan sebab  

situasi-situasi ini? Nyaris tidak bisa! Begitu juga Lukas tidak bisa 

dipersalahkan sebab  membalik urutan ini  dari sudut kronologis 

untuk memenuhi urutan gagasannya, jika memang dia yang telah 

membalik urutan ini , dan bukan Matius.  

Dari bukti dua kata keterangan yang disebutkan di atas, kita 

secara logis bisa menyimpulkan bahwa Matius mengikuti urutan 

historis saat  menempatkan kejadian di atas bubungan mendahului 

kejadian di puncak gunung. namun , bagi Lukas, mungkin ada  

urutan yang lebih logis menurut pandangannya dengan menempatkan 

pencobaan tentang mengambil jalan pintas yang cepat menguasai 

dunia sebagai tahap yang cocok untuk berada di tengah di antara 

pencobaan-pencobaan yang berurutan, mulai dari yang ringan sampai 

ke yang berat itu, dan bukan peragaan kekuatan adikodrati yang 

membentuk suatu klimaks di depan kumpulan besar umat yang sedang 

beribadah di Bait Allah di Yerusalem.  

Bahwa Lukas, dianggap kurang tepat dalam menyajikan urutan 

kronologis dibanding dengan Matius mungkin kelihatan mengejutkan, 

sebab biasanya Lukas yaitu  yang paling teliti di antara semua penulis 

Injil Sinoptis jika  mengenai urutan yang benar. namun , dalam pasal 

yang khusus ini tampaknya dia lebih suka memilih urutan bersifat 

antisipatif dengan maksud memberi  efek dramatis. Ini sangat jelas 

dikemukakan oleh episode berikutnya : kedatangan Yesus ke Nazaret, 

tempat Ia dibesarkan. Merupakan perkembangan yang sangat 

menonjol bahwa segera sesudah  Dia melewati tantangan berupa 

peperangan rohani melawan Iblis (Lukas 4:1-13), jadi dengan 

demikian membuktikan keperkasaan-Nya sebagai Mesias, Yesus pasti 

mula-mula kembali kepada umat-Nya sendiri di Nazaret. namun , di 

sana Dia menemukan ketidakpercayaan dan penolakan terhadap diri-

Nya dan bahkan nyawa-Nya terancam sebelum Dia akhirnya 

berangkat menuju Kapernaum.  

Yang sangat penting di tengah Dia menyampaikan khotbah di 

rumah ibadah di Nazaret, Yesus mengutip orang banyak ini  

bersungut-sungut terhadap-Nya : " Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu 

sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang 

kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!" (Lukas 4:23). namun  

yang menarik dari ritual  ini ialah bahwa sampai dengan waktu itu 

Lukas sama sekali tidak menyebut tentang Kapernaum, namun orang 

banyak yang ada di hadapan Yesus telah mendengar mujizat-mujizat 

yang telah dilakukan di sana. Sesudah Dia menghindar dari huru-hara 

yang timbul sebab  khotbah-Nya barulah Yesus kembali ke 

Kapernaum yang sudah mulai Dia pakai sebagai markas-Nya. Di sana, 

Yesus diterima dengan lebih hangat serta lebih dihargai dibandingkan  di 

Nazaret (Lukas 4:31-32), dan disanalah Dia melakukan mujizat-

mujizat yang luar biasa berupa menyembuhkan orang yang dirasuk 

setan di rumah ibadah mereka (Lukas 4:33-37) dan juga 

menyembuhkan ibu mertua Petrus yang terbaring sakit diambang 

kematian sebab  demam yang keras (Lukas 4:38-39). Bisa jadi 

penyembuhan-penyembuhan khusus ini dilakukan sesudah Yesus 

mengunjungi Nazaret; namun  berdasar  ayat 23 tidak dapat 

disangsikan bahwa Yesus sudah pernah berada di Kapernaum dan 

telah melakukan beberapa mujizat luar biasa di sana sebelum Dia 

pergi ke Nazaret (bandingkan dengan Lukas 4:14-15). Meskipun 

demikian, Lukas baru menyebut nama Kapernaum sesudah kejadian 

Nazaret. Keuntungan yang dia peroleh dari perbedaan yang besar 

antara dua kota ini mungkin telah mendorongnya untuk dalam kasus 

inipun Lukas tidak menulis suatu peristiwa berdasar  urutan 

kronologis waktu, sebagaimana peristiwa pencobaan yang dialami 

Yesus di padang gurun. Dengan demikian, tidak ada kontradiksi. 

 

117) Haruskah kita melawan terhadap musuh ?  

a. Kasihilah musuhmu (Matius 5: 39, 44)  

b. Yesus ingin semua musuhnya dibunuh (Lukas 19: 27)  

 

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)  

 

Yesus memang jelas mencanangkan Hukum Kasih, termasuk 

mengasihi musuh : Matius 5: 39, 44  

5:39 namun  Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang 

yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar 

pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.  

5:44 namun  Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan 

berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.  

 

Namun untuk mengerti apa yang tertulis dalam Lukas 19:27 

sebaiknya dibaca keseluruhan perikop, sehingga kita tahu apa konteks 

ayat itu; tidak bisa dicomot sendirian kemudian digunakan untuk 

menuduh, baiklah kita baca ayat-ayat selengkapnya:  

Lukas 19:11-27 Perumpamaan tentang uang mina  

19:11 Untuk mereka yang mendengarkan Dia di situ, Yesus 

melanjutkan perkataan-Nya dengan suatu perumpamaan, sebab Ia 

sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan 

Allah akan segera kelihatan.  

19:12 Maka Ia berkata: "Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah 

negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan sesudah  itu 

baru kembali.  

19:13 Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberi  

sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang 

sampai aku datang kembali.  

19:14 Akan namun  orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu 

mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak 

mau orang ini menjadi raja atas kami.  

19:15 Dan terjadilah, saat  ia kembali, sesudah  ia dinobatkan menjadi 

raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya 

uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-

masing.  

19:16 Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang 

satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.  

19:17 Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai 

hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, sebab  itu 

terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.  

19:18 Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah 

menghasilkan lima mina.  

19:19 Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.  

19:20 Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina 

tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.  

19:21 Sebab aku takut akan tuan, sebab  tuan yaitu  manusia yang 

keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan 

menuai apa yang tidak tuan tabur.  

19:22 Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan 

menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu 

bahwa aku yaitu  orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak 

pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.  

19:23 Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada 

orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat 

mengambilnya serta dengan bunganya.  

19:24 Lalu katanya kepada orang-orang yang berdiri di situ: Ambillah 

mina yang satu itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang 

memiliki  sepuluh mina itu.  

19:25 Kata mereka kepadanya: Tuan, ia sudah memiliki  sepuluh 

mina.  

19:26 Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang 

memiliki , kepadanya akan diberi, namun  siapa yang tidak 

memiliki , dari padanya akan diambil, juga apa yang ada padanya.  

19:27 Akan namun  semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi 

rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan 

mataku."  

 

118) Apakah 12 murid Yesus selamat masuk surga (Matius 19:28 ) atau 

tidak ? (Yohanes 6:70, Yudas Iskariot yaitu  iblis)  


 

JAWAB : (Kategori : salah memahami cara kerja Tuhan dalam 

sejarah) 

 

Matius 19:28  

Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya 

pada waktu penciptaan kembali, jika  Anak Manusia bersemayam 

di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan 

duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas 

suku Israel.  

Versus  

Yohanes 6:70  

Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah 

memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu yaitu  

Iblis."  

Kita harus melihat konteks ayat manakala mempermasalahkannya, 

dan keduanya sebenarnya tidak berkontradiksi. Yang dibicarakan 

dalam Matius 19:28 yaitu  upah mengikut Yesus, selengkapnya kita 

baca ayat-ayat sebelumnya supaya kita bisa mengerti konteksnya :  

 

Matius 19:16-26 Orang muda yang kaya  

19:16 Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, 

perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup 

yang kekal?"  

19:17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku 

tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. namun  jijika  engkau 

ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah." 

 19:18 Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata 

Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan 

mengucapkan saksi dusta,  

19:19 hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia 

seperti dirimu sendiri."  

19:20 Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, 

apa lagi yang masih kurang?"  

19:21 Kata Yesus kepadanya: "Jijika  engkau hendak sempurna, 

pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-

orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian 

datanglah ke mari dan ikutlah Aku."  

19:22 saat  orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia 

dengan sedih, sebab banyak hartanya.  

19:23 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata 

kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk 

ke dalam Kerajaan Sorga.  

19:24 Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta 

masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam 

Kerajaan Allah."  

19:25 saat  murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka 

dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"  

19:26 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini 

tidak mungkin, namun  bagi Allah segala sesuatu mungkin."  

 

Matius 19:27-28 upah mengikut Yesus  

19:27 Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini 

telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah 

yang akan kami peroleh?"  

19:28 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, 

sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, jika  Anak Manusia 

bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut 

Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi 

kedua belas suku Israel.  

 

Jelas sekali muatan apa yang akan dibicarakan dalam Matius 

19:28 yaitu  hal "MENGIKUT YESUS". Matius 19:16-26 berceritera 

mengenai seorang muda yang kaya, namun ia gagal dalam hal 

mengikut Yesus sebab ia lebih cinta berat kepada harta miliknya 

dibandingkan  mengikut Yesus.  

Matius 19:27-28 mencatat bahwa Petrus (salah satu murid 

Yesus) sudah melihat bahwa orang muda yang kaya itu tidak rela 

meninggalkan kekayaannya dan mengikut Yesus menjadi murid-Nya, 

walaupun Yesus sudah berbicara tentang apa yang hendak 

diperolehnya (yaitu Kehidupan yang Kekal). Sifat Petrus ini yaitu  

bahwa ia selalu langsung mengutarakan apa yang timbul dalam 

hatinya; sebab  itu ia berkata kepada Yesus : "Kami ini (ke-duabelas 

murid) telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi 

apakah yang akan kami peroleh?".  

Benarlah apa yang dikatakan Petrus bahwa dia dan teman-

temannya meninggalkan segala sesuatu. Dalam hal ini Petrus 

meninggalkan profesi mata pencahariannya sebagai nelayan dan ia 

mengikut Yesus (Matius 4:19).  


 330 

Menjawab apa yang ditanyakan Petrus (dimana ia berbicara 

atas nama murid-murid lainnya), Yesus memakai juga "jumlah 12" 

sebagai rujukannya, dan juga merujuk kepada Yesaya 65:17 "Sebab 

sesungguhnya, Aku (TUHAN) menciptakan langit yang baru dan bumi 

yang baru…". Di penciptaan yang baru itu Anak Manusia (yaitu 

Yesus) bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, dan ke-duabelas murid 

akan duduk juga di atas takhta-takhta dan akan menghakimi ke-12 

suku Israel.  

Yesus Kristus yaitu  Juruselamat dunia, namun  tugas-Nya yang 

pertama yaitu  mengadakan pembaharuan rohani bangsa Israel 

(bandingkan dengan Roma 1:16 "Injil menyelamatkan pertama-tama 

orang Yahudi (Israel), juga orang Yunani (non-Israel)"). Yesus telah 

mengumpulkan 12 murid-Nya boleh menghakimi orang-orang Israel 

menurut respons yang diberikan orang Israel terhadap Injil yang 

diberitakan.  

Selanjutnya kita baca ayat berikutnya :  

Matius 19:29-30  

19:29 Dan setiap orang yang sebab  nama-Ku meninggalkan 

rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya wanita , bapa atau 

ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus 

kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.  

19:30 namun  banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang 

terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."  

Pada ayat 29, Yesus berkata lebih luas (tidak tertutup kepada 

ke-12 murid-Nya itu saja) melainkan juga untuk lingkungan yang 

lebih luas, yakni semua orang yang meninggalkan hartanya atau 

sanak-saudaranya sebab  Yesus Kristus. Pada abad pertama Masehi 


 331 

(zaman Jemaat mula-mula terbentuk), mengikut Yesus yaitu  hal 

yang sulit, orang yang masuk menjadi jemaat Kristus dibuang oleh 

keluarganya. Namun upah mengikut Yesus tidak setara jika 

dibandingkan dengan penderitaan di dunia saat  mereka dibuang. 

Yesus Kristus dengan tegas berkata orang-orang yang memiliki  

komitmen demikian akan menerima kembali 100 lipat kali ganda dan 

memperoleh hidup yang kekal. Ini bisa dipandang sebagai "ganti 

kerugian" dari segala kesulitan/penderitaan yang menimpa seorang 

pengikut Kristus yang setia. Bahwa persekutuan abadi dengan Tuhan 

yaitu  inti dari hidup yang kekal itu.  

Pada ayat ke 30, Yesus berbicara mengenai "kegagalan" orang 

yang mengikut Yesus, bahwa mereka "yang mula-mula" mengikut 

Yesus bisa gagal sehingga ia menjadi "yang terakhir". Dan orang 

"terakhir" bisa menjadi "yang terdahulu". Penjelasan mengenai ini 

bisa dimengerti lebih lanjut pada Matius pasal 20, dimana Yesus 

memberi  pengajaran dengan suatu perumpamaan yaitu 

"Perumpamaan tentang orang-orang upahan di kebun Anggur".  

sesudah  kita mengerti apa konteks dari Matius 19:28, kita bisa 

menimbang bahwa ayat ini tentu tidak bisa dipertentangkan dengan 

apa yang tertulis dalam Yohanes 6:70. Apalagi Yesus dalam Matius 

pasal 19 juga menyinggung tentang "kegagalan" orang yang mula-

mula dipilih.  

Dalam hal ini Yudas Iskariot yaitu  seorang "yang gagal" 

dalam mengikut Yesus, sebab  dalam hal ini ia juga mencintai harta 

(Matius 26:14-16, Yudas menjual Yesus dengan 30 uang perak), hal 

lebih "cinta harta" ini sebagaimana seorang muda yang kaya yang 

diceritakan dalam Matius 19:16-26.  


 332 

Dan angka 12 tidak bisa dikatakan sebagai hal yang mutlak 

bahwa "Yudas Iskariot harus selamat". Yudas mengalami kebinasaan 

sebab  ulahnya sendiri, dan inilah yang membuat dia gagal dalam 

memperoleh kehidupan yang kekal, sebagaimana dijanjikan Yesus 

dalam Matius 19:28-29. Dan lebih lanjut, Alkitab mencatat, 

sepeninggal Yudas Iskariot, jumlah murid inti tetap 12 :  

 

Kisah 1:15-26 Matias dipilih menggantikan Yudas  

1:26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena 

undi yaitu  Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada 

bilangan kesebelas rasul itu.  

Dengan demikian jika  kita hubungkan dengan apa yang 

dikatakan oleh Yesus Kristus dalam Matius 19:28, maka akan selalu 

genap. Dan sebenarnya murid-murid Yesus itu tidak tertutup pada 

bilangan inti 12 itu saja. Semua orang yang percaya dan mengikut 

Kristus, mereka yaitu  murid-murid Kristus. 

Kepada seluruh orang percaya ini juga dijanjikan takhta untuk 

bersama-sama memerintah dengan Kristus : Wahyu 22:5  

Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan 

cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan 

menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai 

selama-lamanya.  

 

Ibrani 4:16  

Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta 

kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih 

karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. 


 333 

TR Translit, proserchômetha oun meta parrêsias tô thronô tês 

charitos hina labômen eleon kai charin eurômen eis eukairon 

boêtheian  

 

119) Yohanes 8:29 - Tuhan menyertai Aku, Tuhan  tidak membiarkan 

Aku sendiri. VS Matius 27:46 - Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau 

meninggalkan Aku?  

 

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)  

 

Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak 

membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang 

berkenan kepada-Nya." (Yohanes 8:29) 

Versus  

Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, 

lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau 

meninggalkan Aku?  (Matius 27:46) 

 

Apa yang tertulis dalam Yohanes 8:29 bandingkan dengan :  

Yohanes 10:30  

Aku dan Bapa yaitu  satu  

TR Translit , egô kai ho patêr hen esmen.  

Ayat diatas lebih lanjut dipertegas dalam ayat-ayat : "Barangsiapa 

telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa" (Yohanes 14:9), dan 

"Akulah jalan dan kebenaran, dan hidup. Tidak ada seorangpun yang 

datang kepada Bapa jika  tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6).  

Namun apakah ayat-ayat diatas ini bertentangan dengan Matius 


 334 

27:46? Maka kita perlu melihat apa sebab Yesus mengatakan 

demikian.  

 

Mazmur 22:2  

Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, 

namun  Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.  

Hebrew Translit, ELI ELI LAMAH 'AZAVTANI RAKHOK 

MISHU'ATI DIVRÊY SHA'AGÂTΠ 

 

"Eli, Eli, lama sabakhtani?" itu menyerukan kepahitan yang 

dialami Kristus sebab  Ia harus terpisah dari Allah Bapa sebab  Ia 

harus menanggung dosa manusia. Hukuman dosa yaitu  keterpisahan. 

jika  Yesus menanggung hukuman dosa, maka Dia harus mengalami 

keterpisahan (dan kematian). Keterpisahan itulah yang menyakitkan 

hati-Nya. Ini yaitu  perkataan keempat dalam 7 perkataan salib dan 

ini yaitu  kategori ―ritual  penderitaan rohani‖.  

Kita tahu bahwa saat  Yesus disalibkan, Dia mengalami 

banyak siksaan. Dia diludahi dan diolok-olok. Mereka mengenakan 

duri tajam di kepala-Nya, mencabik-cabik punggung-Nya dengan 

cambuk berpaku, dipaku ke salib, dan ditusuk dengan tombak. Dia 

bahkan ditinggalkan murid-murid-Nya sendiri. Penderitaan fisik-Nya 

sangat hebat. Mereka bahkan mencabuti janggut di wajah-Nya. Tapi 

kita tidak pernah mendengar Tuhan Yesus mengeluh sebab  siksaan 

ini . Sebaliknya, puncak dari kesakitan-Nya dan penderitaan-Nya 

yaitu  saat  Ia berkata, "Allah-Ku, Allah-Ku mengapa Engkau 

meninggalkan Aku?" Puncak penderitaan yang sebenarnya bagi Yesus 

yaitu  saat  "ditinggalkan Allah dan dibiarkan sendiri." Ini jauh 


lebih menyakitkan dibandingkan  duri dan tombak dan paku dan cambuk 

dan ludah dan lain sebagainya--ditinggalkan Allah.  

Mengapa Roh Allah harus pergi? Sebab jika  tidak demikian 

Yesus tidak akan pernah bisa mati; dan ini yaitu  keharusan/cawan 

pahit yang harus diterima oleh Yesus bahwa Dia harus mati sebagai 

―kurban‖ atas dosa-dosa manusia. Oleh sebab  keterpisahan itu, kita 

telah ditebus oleh Kristus. Setiap kita yang percaya pada-Nya dan 

mengaku Yesus yaitu  Tuhan dan Juru Selamat, kita dipersatukan 

kembali dalam komunitas yang kudus dengan Allah Bapa, Putra dan 

Roh Kudus.  

Namun apakah Roh Allah itu seterusnya meninggalkan-Nya? 

Tentu tidak, sebab  sesudah  itu Ia bangkit! Dan Ia naik ke Surga 

kembali kepada kemuliaan-Nya. 

 

120) Apa dulu yang dilakukan dalam perjamuan kudus ?  

a. Roti lalu anggur (Matius 26: 26-29, Markus 14:22-25)  

b. Anggur lalu roti (Lukas 22: 17-20)  

 

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)  

 

Matius 26:26-29  

26:26 Dan saat  mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, 

mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberi nya 

kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah 

tubuh-Ku."  


26:27 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu 

memberi nya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu 

semua, dari cawan ini.  

26:28 Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan 

bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.  

26:29 Akan namun  Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku 

tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku 

meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam 

Kerajaan Bapa-Ku."  

 

Markus 14:22-25  

14:22 Dan saat  Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus 

mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu 

memberi nya kepada mereka dan berkata: "Ambillah, inilah tubuh-

Ku."  

14:23 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu 

memberi nya kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari 

cawan itu.  

14:24 Dan Ia berkata kepada mereka: "Inilah darah-Ku, darah 

perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang.  

14:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya Aku tidak akan minum 

lagi hasil pokok anggur sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu 

yang baru, dalam Kerajaan Allah."  

versus  

Lukas 22:17-20  

22:17 Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu 

berkata: "Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu.  

22:18 Sebab Aku berkata kepada kamu: mulai dari sekarang ini Aku 

tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah 

telah datang."  

22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-

mecahkannya dan memberi nya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah 

tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi 

peringatan akan Aku."  

22:20 Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia 

berkata: "Cawan ini yaitu  PB oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi 

kamu.  

 

Sebenarnya tidak ada kontradiksi, sebab  pada Lukas 22:20 itu 

barulah Yesus Kristus mengangkat cawan dan menjelaskan arti cawan 

itu demikian "Cawan ini yaitu  PB oleh darah-Ku, yang 

ditumpahkan bagi kamu.". Inilah yang menjadikan apa yang ditulis 

dalam Lukas sepakat dengan apa yang ditulis dalam Matius 26:27-28 

dan Markus 14:23-24, yaitu diucapkan sesudah  penyajian roti. 

Ketiganya juga menulis penjelasan Yesus mengenai lambang "darah 

yang tercurah" sebagai penebusan dosa yang akan segera dilaksanakan 

Yesus dengan mati di kayu salib.  

Perlu diketahui bahwa Tradisi Perjamuan Paskah orang 

Yahudi, cawan anggur tidak disajikan 1 kali saja, namun  disajikan 4 

kali! (dengan demikian apa yang ditulis oleh Lukas yang juga 

menyertakan penyajian anggur sebelumnya tidak bisa dipersalahkan 

/dianggap kontradiksi).  

Sebab saat  Yesus mengatakan "cawan anggur" sebagai 

lambang darah yang tercurah secara sepakat ditulis oleh Injil-Injil 

Sinoptik pada akhir perjamuan sesudah  makan roti yaitu penyajian 

cawan anggur ke-4 (yang terakhir) menurut tradisi Perjamuan Paskah 

Yahudi. 

 

121) Siapa yang menegur wanita pembawa minyak ?  

a. Para rasul (Matius 26: 8 )  

b. Beberapa rasul (Markus 14: 4)  

c. Yudas Iskariot (Yohanes 12: 4-5)  

 

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)  

 

Perlu diketahui bahwa Kisah yang tertulis dalam Matius 26, 

Markus 14 dan kisah dalam Yohanes pasal 12 yaitu  kisah yang 

berbeda, di tempat yang berbeda.  

Namun demikian apakah Matius 26: 8 dan Markus 14: 4 ini 

pantas dipersoalkan dan dianggap kontradiksi, mari kita kaji ayatnya.  

Matius 26: 8  

Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan 

ini?  

Translit Interlinear, idontes {saat  melihat} de {namun } hoi mathêtai 

{murid-murid} autou {Nya} êganaktêsan {menjadi gusar} legontes 

{mereka berkata} eis {untuk} ti {apa} hê apôleia {pemborosan} autê 

{ini}  

 

Markus 14: 4  

Ada orang yang menjadi gusar dan berkata seorang kepada yang lain: 

"Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini?  

Translit Interlinear, êsan {ada} de {lalu} tines {beberapa (orang)} 

aganaktountes {menjadi gusar} pros {satu-sama lain, kepada} eautous 

{mereka} kai {dan} legontes {mereka berkata} eis ti {mengapa} hê 

apôleia {pemborosan} autê {ini} tou murou {minyak wangi} gegonen 

{terjadi}  

 

Matius 26:8 menulis "hoi mathêtai" (disciples) plural 

bandingkan dengan Markus 14:4 yang menulis "tines" (some people) 

plural. Yang menanggapi apa yang dilakukan wanita , kedua kitab 

ini  menulis bentuk plural/jamak. Tuduhan itu sendiri menjadi 

"aneh" sebab  "para rasul" tidak bisa diartikan "semua rasul". 

sedang  "beberapa rasul" pun jamak, maka tidak ada kontradiksi!  

sedang  apa yang ditulis dalam Yohanes 12: 4-5, yaitu  

kisah yang lain, sehingga tidak bisa dianggap kontradiksi dengan 

Matius 26:8 maupun Markus 14:4. 

 

122) Bisakah Yesus disentuh saat  menampakkan diri sesudah  

kematiannya?  

a. Maria Magdalena dan Maria yang lain memeluk kakinya (Matius 

28: 9)  

b. Yesus melarang Maria memegangnya sebab  Yesus belum pergi ke 

Bapa (Yohanes 20: 17)  

c. Delapan hari kemudian, Yesus menyuruh Tomas menyentuhnya 

walau Yesus belum pergi ke Bapa (Yohanes 20: 27)  

 

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)  

Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam 

bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta 

menyembah-Nya. (Matius 28:9) 

Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan 

lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam 

lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan 

percayalah." (Yohanes 20:27) 

 

Benarkah ayat-ayat di atas bertentangan dengan :  

Yohanes 20:17  

Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab 

Aku belum pergi kepada Bapa, namun  pergilah kepada saudara-

saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan 

pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."  

KJV : Jesus saith unto her, Touch me not; for I am not yet ascended to 

my Father: but go to my brethren, and say unto them, I ascend unto 

my Father, and your Father; and to my God, and your God.  

TR Translit, legei autê ho iêsous mê mou haptou  

Bandingkan dengan terjemahan ini :  

ORTHJBS, Rebbe, Melech HaMoshiach says to her, "Stop touching 

me, for I have not yet made the aliyah ascent to HaAv; but go to my 

achim and tell them, "I make the aliyah ascent to Avi and to Avichem, 

to Elohai and Eloheichem.  

Ayat di atas seakan-akan menyiratkan bahwa Yesus Kristus 

tidak bisa dipegang sebelum Dia naik ke surga padahal kita membaca 

dalam Matius 28:9, "Mereka memeluk kaki-Nya dan menyembah-

Nya", demikian pula Tomas ditantang untuk menyentuh tangan dan 

kaki-Nya.  

Dalam bahasa Yunani kata "memegang" ditulis "haptou" 

dalam bentuk present imperatif, tepatnya bermakna "berhentilah 

memegang Aku", bandingkan dengan terjemahan ORTHJBC "stop 

touching me".  

Kita juga bisa mengartikannya barangkali Yesus hendak 

berkata, "Janganlah engkau terus memegangi Aku secara egoistis bagi 

dirimu sendiri. Dalam waktu dekat Akan akan pergi kepada Bapa. 

Aku ingin berjumpa dengan murid-murid-Ku sebanyak mungkin 

sebelum waktu itu. Pergilah dan ceritakanlah kabar baik ini kepada 

mereka sehingga tidak ada waktu, di mana kita dan mereka masih 

bersama-sama, tidak akan terbuang."  

Jadi, yang ditekankan oleh Yesus Kristus yaitu  membawa 

pesan lebih penting ketimbang menyentuhnya untuk kepentingan 

pribadi Maria. (Anda tentu tahu bagaimana emosi dan perasaan 

seorang wanita ). Dan inilah salah satu inti Kekristenan yaitu 

membawa pesan bahwa Kristus sudah bangkit. Maka, tidak ada 

kontradiksi! 

 

123) Yesus mengajar sesudah atau sebelum Yohanes ditangkap ?  

a. Sesudah (Markus 1: 14)  

b. Sebelum (Yohanes 6: 17-25)  

 

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)  


Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea 

memberitakan Injil Allah (Markus 1:14) 

versus :  

Yohanes 6:17-25  

6:17 dan menyeberang ke Kapernaum. saat  hari sudah gelap Yesus 

belum juga datang mendapatkan mereka, 

6:18 sedang laut bergelora sebab  angin kencang.  

6:19 Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, 

mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka 

ketakutanlah mereka.  

6:20 namun  Ia berkata kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!"  

6:21 Mereka mau menaikkan Dia ke dalam perahu, dan sesaat  juga 

perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui.  

6:22 Pada keesokan harinya orang banyak, yang masih tinggal di 

seberang, melihat bahwa di situ tidak ada perahu selain dari pada yang 

satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-

sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja 

yang berangkat.  

6:23 namun  sementara itu beberapa perahu lain datang dari Tiberias 

dekat ke tempat mereka makan roti, sesudah Tuhan mengucapkan 

syukur atasnya.  

6:24 saat  orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan 

murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu 

berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.  

6:25 saat  orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, 

mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"  

Saya tidak mengerti dari hal apa kedua kitab di atas 

dipertentangkan dan dianggap kontradiksi? Mungkin alamat ayatnya 

yang salah.... 

Dari Matius 4:12-17 dan Markus 1:14-15 serta Luk 4: 14-15, 

kita mengetahui bahwa Yesus mulai mengajar atau memberitakan Injil 

sesudah  Yohanes Pembaptis di tangkap, lebih tepatnya sesudah  Yesus 

selesai menghadapi pencobaan dari Iblis saat  Ia berpuasa 40 hari 40 

malam di padang gurun. sesudah  masa persiapan di padang gurun 

itulah Yesus mulai melakukan pelayanannya yaitu mengajar dan 

memberitakan Injil Kerajaan Allah. 

 

124) Kemana Yesus dan para rasul pergi sesudah  memberi makan 5000 

orang ?  

a. Genesaret (Markus 6: 53)  

b. Kapernaum (Yohanes 6 : 16-17)  

 

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)  

 

Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di 

Genesaret dan berlabuh di situ. (Markus 6:53) 

Versus  

Yohanes 6:16-17  

6:16 Dan saat  hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke 

danau, lalu naik ke perahu  

6:17 dan menyeberang ke Kapernaum. saat  hari sudah gelap Yesus 

belum juga datang mendapatkan mereka,  


 

Apakah kedua Kitab di atas Kontradiksi? Silahkan baca juga :  

Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke 

perahu dan berangkat lebih dulu ke seberang, ke Betsaida, sementara 

itu Ia menyuruh orang banyak pulang. (Markus 6:45) 

Tidak ada kontradiksi! Kapernaum yaitu  kota di pantai barat-

laut danau Genesaret = danau Tiberias = danau Galilea. Sebuah kota 

perbatasan antara negara yang diperintahkan Filipus dengan negara 

Herodes Antipas. Penjagaan Romawi ada di situ. Tempat tinggal 

Simon dan Andreas. Tempat Yesus melakukan karya utama-Nya. 

Oleh sebab nya disebut "kota-Nya". Tempat Yesus mengajar di 

sinagoga, persoalan membayar pajak kenisah, penyembuhan seorang 

lumpuh dan lain-lain.  

Sebelum sampai ke Betsaida, musti ketemu Kapernaum dulu. 

Ringkasnya, Genasaret - Kapernaum - Betsaida itu ibarat Jabotabek. 

 

125) Berapa jarak para wanita  dari Yesus di kayu salib ?  

a. Melihat dari kejauhan (Matius 27: 55, Markus 15: 40, Lukas 23: 49)  

b. Cukup dekat sehingga Yesus bisa berbicara dengan ibunya 

(Yohanes 19: 25-26)  

 

JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)  

 

Tidak ada hal yang perlu dianggap kontradiksi, hukuman mati 

salib bukan hukuman mati sesaat  (misalnya hukum penggal kepala 

yang langsung mati, atau hukum gantung dengan mematahkan 

lehernya oleh tali dan langsung mati). Hukuman salib yaitu  hukuman 

mati melalui proses. Terhukum digantung di kayu salib sampai ia 

mati. Dalam proses ini tentu ada waktu, dan ada banyak kemungkinan 

yang terjadi selama proses hukuman mati salib itu. Sederhana saja, 

pada satu saat dari kronologi penyaliban-Nya, para wanita berada jauh 

dari salib-Nya lalu bergerak mendekati pada saat berikutnya. 

 

Yohanes 19:25-27 mencatat ritual  Yesus kepada murid yang 

dikasihi-Nya yaitu Yohanes, dihadapan ibu Yesus. Percakapan ini 

juga disaksikan Maria (yang lain) yaitu isteri Klopas dan Maria 

Magdalena. 

19:25 Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, 

Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.  

19:26 saat  Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di 

sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"  

19:27 Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" 

Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.  

 

Tentu saja mereka ini (Yohanes, ibu Yesus, Maria istri Klopas 

dan Maria Magdalena) saat Yesus berkata sebelum mati, mereka ada 

di dekat Yesus. Kedekatan mereka ini sebelum Yesus menyerahkan 

nyawanya.  

Ada kemungkinan kemudian mereka undur dari tempat 

penyaliban Yesus dan mereka berjalan menjauh dari letak Kayu Salib 

dimana tubuh Yesus tergantung; Dan juga ada kemungkinan bahwa 

sesudah  peristiwa yang tercatat dalam "Yohanes 19:25-27" mereka ini 

dihalau oleh para prajurit Romawi agar menjauh.  

Silahkan lihat Yohanes 19:30 dan seterusnya yang secara 

tekstual tidak lagi tertulis bahwa (Yohanes, ibu Yesus, Maria istri 

Klopas dan Maria Magdalena) masih ada di dekat letak kayu salib 

Yesus.  

Yohanes 19:28-40  

19:28 Sesudah itu, sebab  Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah 

selesai, berkatalah Ia -- supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab 

Suci --: "Aku haus!"  

19:29 Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka 

mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur 

asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.  

19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: 

"Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan 

menyerahkan nyawa-Nya.  

19:31 sebab  hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat 

mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib -- sebab 

Sabat itu yaitu  hari yang besar -- maka datanglah orang-orang 

Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-

orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.  

19:32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang 

yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama 

dengan Yesus;  

19:33 namun  saat  mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia 

telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, 

19:34 namun  seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya 

dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.  

19:35 Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberi  

kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia 

mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya.  

19:36 Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab 

Suci: "Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan."  

19:37 Dan ada pula nas yang mengatakan: "Mereka akan memandang 

kepada Dia yang telah mereka tikam."  

19:38 Sesudah itu Yusuf dari Arimatea -- ia murid Yesus, namun  

sembunyi-sembunyi sebab  takut kepada orang-orang Yahudi -- 

meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat 

Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia 

dan menurunkan mayat itu.  

19:39 Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang 

waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur 

dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.  

19:40 Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain 

lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang 

Yahudi bila menguburkan mayat.  

 

Dengan demikian Yohanes 19:28-40 tak perlu dipertentangkan 

dengan Matius 27: 55, Markus 15: 40, Lukas 23: 49 sebab  3 Kitab ini 

semuanya menulis para wanita  ini jauh dari letak kayu salib 

Yesus pada saat Yesus mati, bukan saat sebelumnya : 

Matius 27: 50-56  

27:50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan 

nyawa-Nya.  

27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke 

bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,  

27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang 

telah meninggal bangkit.  

27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, 

lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak 

orang.  

27:54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus 

menjadi sangat takut saat  mereka melihat gempa bumi dan apa yang 

telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini yaitu  Anak Allah."  

27:55 Dan ada di situ banyak wanita  yang melihat dari jauh, yaitu 

wanita -wanita  yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk 

melayani Dia.  

27:56 Di antara mereka ada  Maria Magdalena, dan Maria ibu 

Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus.  

 

Markus 15: 37-41  

15:37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan 

nyawa-Nya.  

15:38 saat  itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke 

bawah.  

15:39 Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia 

melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: "Sungguh, orang ini yaitu  

Anak Allah!"  

15:40 Ada juga beberapa wanita  yang melihat dari jauh, di 

antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, 

serta Salome.  

15:41 Mereka semuanya telah mengikut Yesus dan melayani-Nya 

waktu Ia di Galilea. Dan ada juga di situ banyak wanita  lain yang 

telah datang ke Yerusalem bersama-sama dengan Yesus.  

 

Lukas 23: 46-49  

23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam 

tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia 

menyerahkan nyawa-Nya.  

23:47 saat  kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan 

Allah, katanya: "Sungguh, orang ini yaitu  orang benar!"  

23:48 Dan sesudah seluruh orang banyak, yang datang berkerumun di 

situ untuk tontonan itu, melihat apa yang terjadi itu, pulanglah mereka 

sambil memukul-mukul diri.  

23:49 Semua orang yang mengenal Yesus dari dekat, termasuk 

wanita -wanita  yang mengikuti Dia dari Galilea, berdiri jauh-

jauh dan melihat semuanya itu.  

Maka tidak ada kontradiksi! 

 

126) Yesus diramalkan disalib dengan pasrah dan tutup mulut (Yesaya 

53:7), ternyata saat  disalib sering bicara dan buka mulut bahkan 

berteriak (Yohanes 18:36, Yohanes 18:23, Matius 27:46).  

 

JAWAB :  

Yesaya 53:7  

Dia dianiaya, namun  dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka 

mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti 

induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting 

bulunya, ia tidak membuka mulutnya.  

 

Bandingkan dengan Kisah 8:32-33.  

Yesaya 53:7, "Tidak membuka mulut-Nya", artinya tidak membela 

diri-Nya sendiri dihadapan Kayafas, Herodes dan Pilatus untuk 

menghindari hukuman salib (Matius 26:57-68; 27:11-26; Markus 

14:53-65; 15:1-15; Lukas 22:61-71; 23:1-6; 23:8-32; Yohanes 18:12-

27; 18:18-38 ).  

 

"Tidak membela diri-Nya sendiri" berkaitan dengan apa yang harus 

dilakukan Yesus Kristus sesuai apa yang dikatakan/dinubuatkan oleh 

Yohanes Pembaptis dalam Yohanes 1:29  

"Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya 

dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus 

dosa dunia."  

Translit, tê epaurion blepei iôannês ton iêsoun erchomenon pros auton 

kai legei ide ho amnos tou theou ho airôn tên hamartian tou 

kosmou  

 

Yesus merupakan anak domba yang disediakan Allah untuk 

dikorbankan sebagai pengganti orang berdosa. Melalui kematian-Nya, 

Yesus memungkinkan penghapusan kesalahan dan kuasa dosa dan 

membuka jalan kepada Allah bagi seluruh dunia. Gelar 'Anak Domba 

Allah' yaitu  gelar Yesus yang paling khas dan istimewa, dalam 

Kitab Wahyu muncul sebanyak 28 kali. Alkitab PB mencatat bahwa

Yesus menjalani kematian salib dan sengsara yang dinubuatkan dalam 

kitab Yesaya, selengkapnya berikut ini:  

Yesaya 52:13-15; 53:1-12 Hamba TUHAN yang menderita (The 

Sin-Bearing Servant) :  

52:13 Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, 

disanjung dan dimuliakan.  

52:14 Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia -- begitu buruk 

rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti 

anak manusia lagi –  

52:15 demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-

raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak 

diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak 

mereka dengar akan mereka pahami.  

53:1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan 

kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?  

53:2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas 

dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada 

sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita 

menginginkannya.  

53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan 

dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang 

menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk 

hitungan.  

53:4 namun  sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan 

kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena 

tulah, dipukul dan ditindas Allah.  

53:5 namun  dia tertikam oleh sebab  pemberontakan kita, dia 

diremukkan oleh sebab  kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan 

keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya 

kita menjadi sembuh.  

53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita 

mengambil jalannya sendiri, namun  TUHAN telah menimpakan 

kepadanya kejahatan kita sekalian.  

53:7 Dia dianiaya, namun  dia membiarkan diri ditindas dan tidak 

membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; 

seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang 

menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.  

53:8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang 

nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari 

negeri orang-orang hidup, dan sebab  pemberontakan umat-Ku ia 

kena tulah.  

53:9 Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan 

dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak 

berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.  

53:10 namun  TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan 

kesakitan. jika  ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus 

salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan 

kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.  

53:11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi 

puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan 

membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka 

dia pikul.  

53:12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar 

sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai 

jarahan, yaitu sebagai ganti sebab  ia telah menyerahkan nyawanya ke 

dalam maut dan sebab  ia terhitung di antara pemberontak-

pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan 

berdoa untuk pemberontak-pemberontak.  

 

Yesus Kristus memang 'berbicara' seperti yang tercatat dalam 

Yohanes 18: 23,36; Matius 27:46, namun apa yang dibicarakan ini 

bukan untuk menghindari salib, dan ini berbeda konteks dengan apa 

yang dinubuatkan dalam Yesaya 53:7.  

Ada yang menarik juga untuk dikaji, yaitu Yesaya 53:12 menulis 

"Ia...berdoa untuk pemberontak-pemberontak", bandingkan dengan 

ayat ini : Lukas 23:34  

Yesus berkata: 'Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak 

tahu apa yang mereka perbuat.' Dan mereka membuang undi untuk 

membagi pakaian-Nya.  

Ayat di atas jelas menulis Yesus 'mengucapkan doa 

pengampunan' seperti apa yang ditulis dalam Yesaya 53:12. Maka 

'Tidak membuka mulut' itu, tidak bermakna harfiah 'tidak bicara sama 

sekali'. Makna "Tidak membuka mulutNya", yaitu  tidak membela 

diri-Nya sendiri dihadapan Kayafas, Herodes dan Pilatus untuk 

menghindari hukuman salib. Yesus dengan rela menjalani sesuai apa 

yang dinubuatkan yaitu "Anak domba Allah, yang menghapus dosa 

dunia". 


127) Siapa orang yang mula-mula bertemu dengan Yesus sesudah  

dugaan kematian dan kebangkitannya?  

a. Kefas (1 Korintus 15:5).  

b. Maria Magdalena, ia tahu bahwa itu yaitu  Yesus (Markus 16:9).  

c. Maria Magdalena dan Maria yang lain (Matius 28:9).  

d. Kleopas dan yang lain (Lukas 24:15).  

e. Maria Magdalena, ia tidak tahu bahwa itu yaitu  Yesus (Yohanes 

20:14).  

 

JAWAB :  

Orang pertama yang melihat Yesus yang sudah bangkit yaitu  Maria 

Magdalena sebagaimana yang dicatat oleh Markus 16:9.  

Markus 16:9  

sesudah  Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia 

mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari 

padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.  

Translit interlinear, anastas {sesudah  bangkit} de {adapun} prôi {pagi-

pagi} prôtê {pada (hari) pertama} sabbatou {pekan (itu)} ephanê {Ia 

menampakkan Diri} prôton {mula-mula/ pertama (kepada)} maria 

{maria} tê magdalênê {dari Magdala} aph {dari} hês {(nya) yang} 

ekbeblêkei {Ia telah mengusir} epta {tujuh} daimonia {roh-roh jahat}  

 

sesudah  Maria Magdalena, baru Yesus menampakkan diri pada 

yang lain. Konteks dari ayat-ayat yang lain tidak menimbulkan 

masalah sama sekali. Bagian ini menjelaskan, penampakan kepada 

Maria Magdalena (Markus 16:9-11); penampakan kepada dua orang 

yang sedang pergi keluar kota (Markus 16:12-13 bandingkan dengan l

Lukas 24:13-35); kemudian penampakan kepada kesebelas murid 

(Markus 16:14-18, Yohanes 20:19-29 ). 

 

128) Apakah Yesus anak Daud?  

a. Menurut Matius, Ya! (Matius 1:1).  

b. Menurut Yesus, Tidak! (Matius 22:45; Markus 12:37; Lukas 20:44) 

 

JAWAB :  

Matius 1:1  

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.  

KJV, The book of the generation of Jesus Christ, the son of David, 

the son of Abraham.  

Translit, biblos geneseôs iêsou christou huiou dabid huiou abraam  

Versus  

Matius 22:45  

Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia 

anaknya pula?"  

Matius 12:37  

Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya 

pula?" Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia 

dengan penuh minat.  

Lukas 20:44  

Jadi Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya 

pula?  

 

Tidak ada kontradiksi sama sekali pada ayat-ayat di atas :  

MESIAS ANAK DAUD :  

Matius 1:1, sebutan 'Anak Daud' diberikan kepada Yesus yang 

berarti Yesus yaitu  keturunan Daud. Matius menetapkan bahwa 

Yesus yaitu  keturunan Daud yang sah dengan merunut garis 

keturunan Yusuf yang berasal dari keluarga Daud. Walaupun Yesus 

dikandung oleh Roh Kudus, secara resmi (hukum Yahudi) Ia tetap 

dicatat sebagai anak Yusuf, secara hukum Yahudi -- bukan secara 

darah-daging -- Yusuf yaitu  ayah dari Yesus Kristus. Dan menurut 

hukum pula yaitu  anak Daud dalam pengertian 'keturunan Daud' dari 

anaknya yang bernama Salomo. sedang , silsilah yang disajikan 

oleh Lukas merunut garis keturunan Yesus melalui kaum pria dalam 

garis keturunan Maria (yang juga dari keturunan Daud dari anaknya 

yang bernama Natan). Lukas menekankan bahwa Yesus yaitu  anak 

kandung Maria. Dengan demikian para penulis kitab Injil menegaskan 

bahwa Yesus berhak menjadi Mesias baik secara hukum maupun 

secara biologis.  

Bagi para pembaca masa kini, Matius agaknya telah memilih 

suatu cara yang luar biasa untuk memulai kitab Injilnya; Daftar 

silsilah yang panjang ini agaknya membosankan bagi orang lain. 

namun  bagi orang Yahudi cara itu yaitu  cara yang biasa dan yang 

paling menarik, dan merupakan cara yang penting untuk memulai 

ceritera kehidupan seseorang.  

Orang-orang Yahudi sangat tertarik kepada silsilah-silsilah. 

Bahkan Matius menyebut kitab yang ditulisnya itu dengan nama 

BUKU SILSILAH YESUS KRISTUS. Hal ini bagi orang Yahudi 

merupakan suatu ungkapan yang biasa. Dan hal itu juga merupakan 

catatan garis keturunan seseorang dengan beberapa kalimat 

penjelasannya. Di dalam PL sering ditemukan DAFTAR-DAFTAR 

SILSILAH ATAU KETURUNAN dari orang-orang yang terkenal. 

saat  Yosephus menulis otobiografinya, ia pun mulai dengan asal-

usulnya sendiri, yang menurutnya ia temukan di dalam kitab catatan 

umum.  

Alasan dari minat orang Yahudi terhadap asal-usul seseorang 

itu ialah, bahwa mereka dapat menemukan kemurnian garis keturunan 

seseorang. Dan hal itu merupakan hal yang sangat penting bagi 

mereka. jika  di dalam garis keturunan itu ditemukan adanya 

campuran darah dari orang lain, maka orang yang bersangkutan akan 

kehilangan haknya untuk disebut sebagai Yahudi dan sebagai anggota 

umat Allah. Seorang imam umpamanya, memiliki  kewajiban untuk 

menunjukkan catatan asal-usul yang bermula dari Harun terus sampai 

kepada dirinya sendiri tanpa putus-putus. jika  ia menikah, maka 

harus menunjukkan garis asal-usul paling sedikit lima generasi yang 

lampau.  

Hal ini mungkin tidak terlalu menarik kita. namun  bagi orang 

Yahudi hal itu merupakan hal yang sangat penting, sebab  asal-usul 

Yesus dapat ditelusuri kembali kepada Abraham. Daftar asal-usul itu 

juga dimaksudkan untuk membuktikan, bahwa Yesus yaitu  benar-

benar Anak Daud. Dengan merujuk kepada Anak Daud, Matius dan 

Lukas membuktikan bahwa Yesus Kristus yaitu  MESIAS yang 

dijanjikan.  

Mengapa garis silsilah untuk Yesus Kristus Sang Mesias itu 

saat  lahir sebagai manusia begitu penting, dan ini perlu disampaikan 

oleh Matius dan Lukas? Sebab kedatangan Kristus yaitu  pemenuhan 

nubuat bahwa Mesias itu akan lahir dari keturunan Daud. Kita 

berbalik ke belakang ke seribu tahun sebelum kelahiran Kristus, 

bahkan sebelum itu, janji itu telah diberikan bahwa Kristus akan dari 

suku Yehuda dan dari keturunan Daud. saat  Bayi itu lahir di 

Betlehem merupakan verifikasi dari janji-janji itu:  

 

Mesias keturunan Daud :  

Yesaya 11:1-16 RAJA DAMAI AKAN DATANG  

11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan 

tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.  

11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh 

nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;  

11:3 ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan 

menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan 

menurut kata orang.  

11:4 namun  ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, 

dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas 

di negeri dengan kejujuran;  

ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, 

dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik.  

11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti 

ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.  

11:6 Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan 

berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan 

makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan 

menggiringnya.  

11:7 Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya 

akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti 

lembu.  

11:8 Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung 

dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular 

beludak.  

11:9 Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di 

seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan 

pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya.  

11:10 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri 

sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-

suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.  

11:11 Pada waktu itu Tuhan akan mengangkat pula tangan-Nya untuk 

menebus sisa-sisa umat-Nya yang tertinggal di Asyur dan di Mesir, di 

Patros, di Etiopia dan di Elam, di Sinear, di Hamat dan di pulau-pulau 

di laut.  

11:12 Ia akan menaikkan suatu panji-panji bagi bangsa-bangsa, akan 

mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang, dan akan 

menghimpunkan orang-orang Yehuda yang terserak dari keempat 

penjuru bumi.  

11:13 Kecemburuan Efraim akan berlalu, dan yang menyesakkan 

Yehuda akan lenyap. Efraim tidak akan cemburu lagi kepada Yehuda, 

dan Yehuda tidak akan menyesakkan Efraim lagi.  

11:14 namun  mereka akan terbang ke barat, ke atas lereng gunung 

Filistin, bersama-sama mereka akan menjarah bani Timu