an ini dibandingkan dengan Injil
Lukas. Matius 4:5 mengatakan "Kemudian" (Yunani "tote") Iblis
membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait
Allah" :
Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia
di bubungan Bait Allah,
KJV, Then the devil taketh him up into the holy city, and setteth him
on a pinnacle of the temple,
Translit Interlinear, tote {kemudian} paralambanei {membawa}
auton {Dia} ho diabolos {iblis} eis {kedalam} tên hagian {suci} polin
{kota} kai {dan} istêsin {menempatkan} auton {Dia} epi {diatas} to
pterugion {bubung} tou hierou {bait suci}
sesudah Yesus menolak menjatuhkan Diri-Nya dari sana, seperti yang
dianjurkan Iblis, kita baca "Dan Iblis membawa-Nya "pula" (Yunani,
"palin") ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan
kepada-Nya semua kerajaan dunia".
Matius 4:8
Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan
memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan
kemegahannya,
KJV, Again, the devil taketh him up into an exceeding high mountain,
and sheweth him all the kingdoms of the world, and the glory of them;
Translit Interlinear, palin {pula} paralambanei {membawa} auton
{Dia} ho diabolos {iblis} eis {ke} horos {gunung} upsêlon {tinggi}
lian {sangat} kai {dan} deiknusin {memperlihatkan} autô {kepada
Dia} pasas {semua} tas basileias {kerajaan-kerajaan} tou {di}
kosmou {dunia} kai {dan} tên doxan {kebesaran} autôn {mereka}
Dua kata keterangan "tote" dan "palin", kelihatan benar-benar sangat
spesifik – begitu spesifik sehingga seandainya pencobaan kedua dan
pencobaan ketiga tidak menempati urutan ini maka Matius pasti
telah keliru.
namun dalam Injil Lukas, kata sambung sederhana "kai"
("dan"; LAI menterjemahkannya dengan "kemudian") yaitu satu-
satunya kata yang memasukkan pencobaan kedua yang disebutkan
(tawaran akan kerajaan dunia). Demikian juga pencobaan ketiga
(meloncat dari bubungan) hanya diajukan dengan kata sambung "kai":
Lukas 4:5
Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di
bubungan Bait Allah,
KJV, And the devil, taking him up into an high mountain, shewed
unto him all the kingdoms of the world in a moment of time.
Translit Interlinear, kai {dan} anagagôn {membawa naik} auton
{Dia} ho diabolos {iblis} eis {ke} horos {gunung} upsêlon {tinggi}
edeixen {ia memperlihatkan} autô {kepada-Nya} pasas {semua} tas
basileias {kerajaan-kerajaan} tês oikoumenês {dunia} en {dalam}
stigmê {sesaat} chronou {waktu}
Lukas 4:9
Kemudian ia membawa Yesus ke Yerusalem dan menempatkan Dia di
bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak
Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah,
KJV, And he brought him to Jerusalem, and set him on a pinnacle of
the temple, and said unto him, If thou be the Son of God, cast thyself
down from hence:
Translit Interlinear, kai {dan} êgagen {ia mengantar} auton {Dia} eis
{ke} ierousalêm {yerusalem} kai {dan} estêsen {menempatkan}
auton {Dia} epi {diatas} to pterugion {bubung} tou hierou {bait suci}
kai {dan} eipen {berkata} autô {kepadaNya} ei {jika} ho huios
{Anak} ei {Engkau yaitu } tou theou {Allah} bale {lemparkanlah}
seauton {diri-Mu} enteuthen {dari sini} katô {ke bawah}
Apa yang ditulis oleh Lukas tidak begitu tegas menempatkan
suatu urutan peristiwa, sebagaimana Matius menulisnya (bandingkan
pemakaian kata "tote" dan "palin"). Ini mirip dengan seseorang yang
kita tanyai : "apakah Anda sudah sarapan?" Dan ia menjawab "sudah,
secangkir teh dan roti". Padahal dia disuguhi dulu roti dan kemudian
baru teh. Namun ia menyebutkan dulu "secangkir teh" baru kemudian
menyebutkan "roti", sebab yang pertama terpikir olehnya yaitu teh,
sebab barangkali dia lebih menyukai minum teh dibandingkan makanan
utamanya.
Dapatkah jawaban dari orang ini kita persalahkan sebab
situasi-situasi ini? Nyaris tidak bisa! Begitu juga Lukas tidak bisa
dipersalahkan sebab membalik urutan ini dari sudut kronologis
untuk memenuhi urutan gagasannya, jika memang dia yang telah
membalik urutan ini , dan bukan Matius.
Dari bukti dua kata keterangan yang disebutkan di atas, kita
secara logis bisa menyimpulkan bahwa Matius mengikuti urutan
historis saat menempatkan kejadian di atas bubungan mendahului
kejadian di puncak gunung. namun , bagi Lukas, mungkin ada
urutan yang lebih logis menurut pandangannya dengan menempatkan
pencobaan tentang mengambil jalan pintas yang cepat menguasai
dunia sebagai tahap yang cocok untuk berada di tengah di antara
pencobaan-pencobaan yang berurutan, mulai dari yang ringan sampai
ke yang berat itu, dan bukan peragaan kekuatan adikodrati yang
membentuk suatu klimaks di depan kumpulan besar umat yang sedang
beribadah di Bait Allah di Yerusalem.
Bahwa Lukas, dianggap kurang tepat dalam menyajikan urutan
kronologis dibanding dengan Matius mungkin kelihatan mengejutkan,
sebab biasanya Lukas yaitu yang paling teliti di antara semua penulis
Injil Sinoptis jika mengenai urutan yang benar. namun , dalam pasal
yang khusus ini tampaknya dia lebih suka memilih urutan bersifat
antisipatif dengan maksud memberi efek dramatis. Ini sangat jelas
dikemukakan oleh episode berikutnya : kedatangan Yesus ke Nazaret,
tempat Ia dibesarkan. Merupakan perkembangan yang sangat
menonjol bahwa segera sesudah Dia melewati tantangan berupa
peperangan rohani melawan Iblis (Lukas 4:1-13), jadi dengan
demikian membuktikan keperkasaan-Nya sebagai Mesias, Yesus pasti
mula-mula kembali kepada umat-Nya sendiri di Nazaret. namun , di
sana Dia menemukan ketidakpercayaan dan penolakan terhadap diri-
Nya dan bahkan nyawa-Nya terancam sebelum Dia akhirnya
berangkat menuju Kapernaum.
Yang sangat penting di tengah Dia menyampaikan khotbah di
rumah ibadah di Nazaret, Yesus mengutip orang banyak ini
bersungut-sungut terhadap-Nya : " Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu
sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang
kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!" (Lukas 4:23). namun
yang menarik dari ritual ini ialah bahwa sampai dengan waktu itu
Lukas sama sekali tidak menyebut tentang Kapernaum, namun orang
banyak yang ada di hadapan Yesus telah mendengar mujizat-mujizat
yang telah dilakukan di sana. Sesudah Dia menghindar dari huru-hara
yang timbul sebab khotbah-Nya barulah Yesus kembali ke
Kapernaum yang sudah mulai Dia pakai sebagai markas-Nya. Di sana,
Yesus diterima dengan lebih hangat serta lebih dihargai dibandingkan di
Nazaret (Lukas 4:31-32), dan disanalah Dia melakukan mujizat-
mujizat yang luar biasa berupa menyembuhkan orang yang dirasuk
setan di rumah ibadah mereka (Lukas 4:33-37) dan juga
menyembuhkan ibu mertua Petrus yang terbaring sakit diambang
kematian sebab demam yang keras (Lukas 4:38-39). Bisa jadi
penyembuhan-penyembuhan khusus ini dilakukan sesudah Yesus
mengunjungi Nazaret; namun berdasar ayat 23 tidak dapat
disangsikan bahwa Yesus sudah pernah berada di Kapernaum dan
telah melakukan beberapa mujizat luar biasa di sana sebelum Dia
pergi ke Nazaret (bandingkan dengan Lukas 4:14-15). Meskipun
demikian, Lukas baru menyebut nama Kapernaum sesudah kejadian
Nazaret. Keuntungan yang dia peroleh dari perbedaan yang besar
antara dua kota ini mungkin telah mendorongnya untuk dalam kasus
inipun Lukas tidak menulis suatu peristiwa berdasar urutan
kronologis waktu, sebagaimana peristiwa pencobaan yang dialami
Yesus di padang gurun. Dengan demikian, tidak ada kontradiksi.
117) Haruskah kita melawan terhadap musuh ?
a. Kasihilah musuhmu (Matius 5: 39, 44)
b. Yesus ingin semua musuhnya dibunuh (Lukas 19: 27)
JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)
Yesus memang jelas mencanangkan Hukum Kasih, termasuk
mengasihi musuh : Matius 5: 39, 44
5:39 namun Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang
yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar
pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
5:44 namun Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan
berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Namun untuk mengerti apa yang tertulis dalam Lukas 19:27
sebaiknya dibaca keseluruhan perikop, sehingga kita tahu apa konteks
ayat itu; tidak bisa dicomot sendirian kemudian digunakan untuk
menuduh, baiklah kita baca ayat-ayat selengkapnya:
Lukas 19:11-27 Perumpamaan tentang uang mina
19:11 Untuk mereka yang mendengarkan Dia di situ, Yesus
melanjutkan perkataan-Nya dengan suatu perumpamaan, sebab Ia
sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan
Allah akan segera kelihatan.
19:12 Maka Ia berkata: "Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah
negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan sesudah itu
baru kembali.
19:13 Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberi
sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang
sampai aku datang kembali.
19:14 Akan namun orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu
mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak
mau orang ini menjadi raja atas kami.
19:15 Dan terjadilah, saat ia kembali, sesudah ia dinobatkan menjadi
raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya
uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-
masing.
19:16 Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang
satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
19:17 Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai
hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, sebab itu
terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.
19:18 Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah
menghasilkan lima mina.
19:19 Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.
19:20 Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina
tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
19:21 Sebab aku takut akan tuan, sebab tuan yaitu manusia yang
keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan
menuai apa yang tidak tuan tabur.
19:22 Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan
menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu
bahwa aku yaitu orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak
pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.
19:23 Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada
orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat
mengambilnya serta dengan bunganya.
19:24 Lalu katanya kepada orang-orang yang berdiri di situ: Ambillah
mina yang satu itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang
memiliki sepuluh mina itu.
19:25 Kata mereka kepadanya: Tuan, ia sudah memiliki sepuluh
mina.
19:26 Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang
memiliki , kepadanya akan diberi, namun siapa yang tidak
memiliki , dari padanya akan diambil, juga apa yang ada padanya.
19:27 Akan namun semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi
rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan
mataku."
118) Apakah 12 murid Yesus selamat masuk surga (Matius 19:28 ) atau
tidak ? (Yohanes 6:70, Yudas Iskariot yaitu iblis)
JAWAB : (Kategori : salah memahami cara kerja Tuhan dalam
sejarah)
Matius 19:28
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
pada waktu penciptaan kembali, jika Anak Manusia bersemayam
di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan
duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas
suku Israel.
Versus
Yohanes 6:70
Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah
memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu yaitu
Iblis."
Kita harus melihat konteks ayat manakala mempermasalahkannya,
dan keduanya sebenarnya tidak berkontradiksi. Yang dibicarakan
dalam Matius 19:28 yaitu upah mengikut Yesus, selengkapnya kita
baca ayat-ayat sebelumnya supaya kita bisa mengerti konteksnya :
Matius 19:16-26 Orang muda yang kaya
19:16 Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru,
perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup
yang kekal?"
19:17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku
tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. namun jijika engkau
ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."
19:18 Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata
Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan
mengucapkan saksi dusta,
19:19 hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia
seperti dirimu sendiri."
19:20 Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti,
apa lagi yang masih kurang?"
19:21 Kata Yesus kepadanya: "Jijika engkau hendak sempurna,
pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-
orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian
datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
19:22 saat orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia
dengan sedih, sebab banyak hartanya.
19:23 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk
ke dalam Kerajaan Sorga.
19:24 Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta
masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam
Kerajaan Allah."
19:25 saat murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka
dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
19:26 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini
tidak mungkin, namun bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Matius 19:27-28 upah mengikut Yesus
19:27 Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini
telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah
yang akan kami peroleh?"
19:28 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, jika Anak Manusia
bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut
Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi
kedua belas suku Israel.
Jelas sekali muatan apa yang akan dibicarakan dalam Matius
19:28 yaitu hal "MENGIKUT YESUS". Matius 19:16-26 berceritera
mengenai seorang muda yang kaya, namun ia gagal dalam hal
mengikut Yesus sebab ia lebih cinta berat kepada harta miliknya
dibandingkan mengikut Yesus.
Matius 19:27-28 mencatat bahwa Petrus (salah satu murid
Yesus) sudah melihat bahwa orang muda yang kaya itu tidak rela
meninggalkan kekayaannya dan mengikut Yesus menjadi murid-Nya,
walaupun Yesus sudah berbicara tentang apa yang hendak
diperolehnya (yaitu Kehidupan yang Kekal). Sifat Petrus ini yaitu
bahwa ia selalu langsung mengutarakan apa yang timbul dalam
hatinya; sebab itu ia berkata kepada Yesus : "Kami ini (ke-duabelas
murid) telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi
apakah yang akan kami peroleh?".
Benarlah apa yang dikatakan Petrus bahwa dia dan teman-
temannya meninggalkan segala sesuatu. Dalam hal ini Petrus
meninggalkan profesi mata pencahariannya sebagai nelayan dan ia
mengikut Yesus (Matius 4:19).
330
Menjawab apa yang ditanyakan Petrus (dimana ia berbicara
atas nama murid-murid lainnya), Yesus memakai juga "jumlah 12"
sebagai rujukannya, dan juga merujuk kepada Yesaya 65:17 "Sebab
sesungguhnya, Aku (TUHAN) menciptakan langit yang baru dan bumi
yang baru…". Di penciptaan yang baru itu Anak Manusia (yaitu
Yesus) bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, dan ke-duabelas murid
akan duduk juga di atas takhta-takhta dan akan menghakimi ke-12
suku Israel.
Yesus Kristus yaitu Juruselamat dunia, namun tugas-Nya yang
pertama yaitu mengadakan pembaharuan rohani bangsa Israel
(bandingkan dengan Roma 1:16 "Injil menyelamatkan pertama-tama
orang Yahudi (Israel), juga orang Yunani (non-Israel)"). Yesus telah
mengumpulkan 12 murid-Nya boleh menghakimi orang-orang Israel
menurut respons yang diberikan orang Israel terhadap Injil yang
diberitakan.
Selanjutnya kita baca ayat berikutnya :
Matius 19:29-30
19:29 Dan setiap orang yang sebab nama-Ku meninggalkan
rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya wanita , bapa atau
ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus
kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.
19:30 namun banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang
terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
Pada ayat 29, Yesus berkata lebih luas (tidak tertutup kepada
ke-12 murid-Nya itu saja) melainkan juga untuk lingkungan yang
lebih luas, yakni semua orang yang meninggalkan hartanya atau
sanak-saudaranya sebab Yesus Kristus. Pada abad pertama Masehi
331
(zaman Jemaat mula-mula terbentuk), mengikut Yesus yaitu hal
yang sulit, orang yang masuk menjadi jemaat Kristus dibuang oleh
keluarganya. Namun upah mengikut Yesus tidak setara jika
dibandingkan dengan penderitaan di dunia saat mereka dibuang.
Yesus Kristus dengan tegas berkata orang-orang yang memiliki
komitmen demikian akan menerima kembali 100 lipat kali ganda dan
memperoleh hidup yang kekal. Ini bisa dipandang sebagai "ganti
kerugian" dari segala kesulitan/penderitaan yang menimpa seorang
pengikut Kristus yang setia. Bahwa persekutuan abadi dengan Tuhan
yaitu inti dari hidup yang kekal itu.
Pada ayat ke 30, Yesus berbicara mengenai "kegagalan" orang
yang mengikut Yesus, bahwa mereka "yang mula-mula" mengikut
Yesus bisa gagal sehingga ia menjadi "yang terakhir". Dan orang
"terakhir" bisa menjadi "yang terdahulu". Penjelasan mengenai ini
bisa dimengerti lebih lanjut pada Matius pasal 20, dimana Yesus
memberi pengajaran dengan suatu perumpamaan yaitu
"Perumpamaan tentang orang-orang upahan di kebun Anggur".
sesudah kita mengerti apa konteks dari Matius 19:28, kita bisa
menimbang bahwa ayat ini tentu tidak bisa dipertentangkan dengan
apa yang tertulis dalam Yohanes 6:70. Apalagi Yesus dalam Matius
pasal 19 juga menyinggung tentang "kegagalan" orang yang mula-
mula dipilih.
Dalam hal ini Yudas Iskariot yaitu seorang "yang gagal"
dalam mengikut Yesus, sebab dalam hal ini ia juga mencintai harta
(Matius 26:14-16, Yudas menjual Yesus dengan 30 uang perak), hal
lebih "cinta harta" ini sebagaimana seorang muda yang kaya yang
diceritakan dalam Matius 19:16-26.
332
Dan angka 12 tidak bisa dikatakan sebagai hal yang mutlak
bahwa "Yudas Iskariot harus selamat". Yudas mengalami kebinasaan
sebab ulahnya sendiri, dan inilah yang membuat dia gagal dalam
memperoleh kehidupan yang kekal, sebagaimana dijanjikan Yesus
dalam Matius 19:28-29. Dan lebih lanjut, Alkitab mencatat,
sepeninggal Yudas Iskariot, jumlah murid inti tetap 12 :
Kisah 1:15-26 Matias dipilih menggantikan Yudas
1:26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena
undi yaitu Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada
bilangan kesebelas rasul itu.
Dengan demikian jika kita hubungkan dengan apa yang
dikatakan oleh Yesus Kristus dalam Matius 19:28, maka akan selalu
genap. Dan sebenarnya murid-murid Yesus itu tidak tertutup pada
bilangan inti 12 itu saja. Semua orang yang percaya dan mengikut
Kristus, mereka yaitu murid-murid Kristus.
Kepada seluruh orang percaya ini juga dijanjikan takhta untuk
bersama-sama memerintah dengan Kristus : Wahyu 22:5
Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan
cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan
menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai
selama-lamanya.
Ibrani 4:16
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta
kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih
karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
333
TR Translit, proserchômetha oun meta parrêsias tô thronô tês
charitos hina labômen eleon kai charin eurômen eis eukairon
boêtheian
119) Yohanes 8:29 - Tuhan menyertai Aku, Tuhan tidak membiarkan
Aku sendiri. VS Matius 27:46 - Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau
meninggalkan Aku?
JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)
Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak
membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang
berkenan kepada-Nya." (Yohanes 8:29)
Versus
Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli,
lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau
meninggalkan Aku? (Matius 27:46)
Apa yang tertulis dalam Yohanes 8:29 bandingkan dengan :
Yohanes 10:30
Aku dan Bapa yaitu satu
TR Translit , egô kai ho patêr hen esmen.
Ayat diatas lebih lanjut dipertegas dalam ayat-ayat : "Barangsiapa
telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa" (Yohanes 14:9), dan
"Akulah jalan dan kebenaran, dan hidup. Tidak ada seorangpun yang
datang kepada Bapa jika tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6).
Namun apakah ayat-ayat diatas ini bertentangan dengan Matius
334
27:46? Maka kita perlu melihat apa sebab Yesus mengatakan
demikian.
Mazmur 22:2
Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru,
namun Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
Hebrew Translit, ELI ELI LAMAH 'AZAVTANI RAKHOK
MISHU'ATI DIVRÊY SHA'AGÂTÎ
"Eli, Eli, lama sabakhtani?" itu menyerukan kepahitan yang
dialami Kristus sebab Ia harus terpisah dari Allah Bapa sebab Ia
harus menanggung dosa manusia. Hukuman dosa yaitu keterpisahan.
jika Yesus menanggung hukuman dosa, maka Dia harus mengalami
keterpisahan (dan kematian). Keterpisahan itulah yang menyakitkan
hati-Nya. Ini yaitu perkataan keempat dalam 7 perkataan salib dan
ini yaitu kategori ―ritual penderitaan rohani‖.
Kita tahu bahwa saat Yesus disalibkan, Dia mengalami
banyak siksaan. Dia diludahi dan diolok-olok. Mereka mengenakan
duri tajam di kepala-Nya, mencabik-cabik punggung-Nya dengan
cambuk berpaku, dipaku ke salib, dan ditusuk dengan tombak. Dia
bahkan ditinggalkan murid-murid-Nya sendiri. Penderitaan fisik-Nya
sangat hebat. Mereka bahkan mencabuti janggut di wajah-Nya. Tapi
kita tidak pernah mendengar Tuhan Yesus mengeluh sebab siksaan
ini . Sebaliknya, puncak dari kesakitan-Nya dan penderitaan-Nya
yaitu saat Ia berkata, "Allah-Ku, Allah-Ku mengapa Engkau
meninggalkan Aku?" Puncak penderitaan yang sebenarnya bagi Yesus
yaitu saat "ditinggalkan Allah dan dibiarkan sendiri." Ini jauh
lebih menyakitkan dibandingkan duri dan tombak dan paku dan cambuk
dan ludah dan lain sebagainya--ditinggalkan Allah.
Mengapa Roh Allah harus pergi? Sebab jika tidak demikian
Yesus tidak akan pernah bisa mati; dan ini yaitu keharusan/cawan
pahit yang harus diterima oleh Yesus bahwa Dia harus mati sebagai
―kurban‖ atas dosa-dosa manusia. Oleh sebab keterpisahan itu, kita
telah ditebus oleh Kristus. Setiap kita yang percaya pada-Nya dan
mengaku Yesus yaitu Tuhan dan Juru Selamat, kita dipersatukan
kembali dalam komunitas yang kudus dengan Allah Bapa, Putra dan
Roh Kudus.
Namun apakah Roh Allah itu seterusnya meninggalkan-Nya?
Tentu tidak, sebab sesudah itu Ia bangkit! Dan Ia naik ke Surga
kembali kepada kemuliaan-Nya.
120) Apa dulu yang dilakukan dalam perjamuan kudus ?
a. Roti lalu anggur (Matius 26: 26-29, Markus 14:22-25)
b. Anggur lalu roti (Lukas 22: 17-20)
JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)
Matius 26:26-29
26:26 Dan saat mereka sedang makan, Yesus mengambil roti,
mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberi nya
kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah
tubuh-Ku."
26:27 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu
memberi nya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu
semua, dari cawan ini.
26:28 Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan
bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.
26:29 Akan namun Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku
tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku
meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam
Kerajaan Bapa-Ku."
Markus 14:22-25
14:22 Dan saat Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus
mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu
memberi nya kepada mereka dan berkata: "Ambillah, inilah tubuh-
Ku."
14:23 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu
memberi nya kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari
cawan itu.
14:24 Dan Ia berkata kepada mereka: "Inilah darah-Ku, darah
perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang.
14:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya Aku tidak akan minum
lagi hasil pokok anggur sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu
yang baru, dalam Kerajaan Allah."
versus
Lukas 22:17-20
22:17 Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu
berkata: "Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu.
22:18 Sebab Aku berkata kepada kamu: mulai dari sekarang ini Aku
tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah
telah datang."
22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-
mecahkannya dan memberi nya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah
tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi
peringatan akan Aku."
22:20 Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia
berkata: "Cawan ini yaitu PB oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi
kamu.
Sebenarnya tidak ada kontradiksi, sebab pada Lukas 22:20 itu
barulah Yesus Kristus mengangkat cawan dan menjelaskan arti cawan
itu demikian "Cawan ini yaitu PB oleh darah-Ku, yang
ditumpahkan bagi kamu.". Inilah yang menjadikan apa yang ditulis
dalam Lukas sepakat dengan apa yang ditulis dalam Matius 26:27-28
dan Markus 14:23-24, yaitu diucapkan sesudah penyajian roti.
Ketiganya juga menulis penjelasan Yesus mengenai lambang "darah
yang tercurah" sebagai penebusan dosa yang akan segera dilaksanakan
Yesus dengan mati di kayu salib.
Perlu diketahui bahwa Tradisi Perjamuan Paskah orang
Yahudi, cawan anggur tidak disajikan 1 kali saja, namun disajikan 4
kali! (dengan demikian apa yang ditulis oleh Lukas yang juga
menyertakan penyajian anggur sebelumnya tidak bisa dipersalahkan
/dianggap kontradiksi).
Sebab saat Yesus mengatakan "cawan anggur" sebagai
lambang darah yang tercurah secara sepakat ditulis oleh Injil-Injil
Sinoptik pada akhir perjamuan sesudah makan roti yaitu penyajian
cawan anggur ke-4 (yang terakhir) menurut tradisi Perjamuan Paskah
Yahudi.
121) Siapa yang menegur wanita pembawa minyak ?
a. Para rasul (Matius 26: 8 )
b. Beberapa rasul (Markus 14: 4)
c. Yudas Iskariot (Yohanes 12: 4-5)
JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)
Perlu diketahui bahwa Kisah yang tertulis dalam Matius 26,
Markus 14 dan kisah dalam Yohanes pasal 12 yaitu kisah yang
berbeda, di tempat yang berbeda.
Namun demikian apakah Matius 26: 8 dan Markus 14: 4 ini
pantas dipersoalkan dan dianggap kontradiksi, mari kita kaji ayatnya.
Matius 26: 8
Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan
ini?
Translit Interlinear, idontes {saat melihat} de {namun } hoi mathêtai
{murid-murid} autou {Nya} êganaktêsan {menjadi gusar} legontes
{mereka berkata} eis {untuk} ti {apa} hê apôleia {pemborosan} autê
{ini}
Markus 14: 4
Ada orang yang menjadi gusar dan berkata seorang kepada yang lain:
"Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini?
Translit Interlinear, êsan {ada} de {lalu} tines {beberapa (orang)}
aganaktountes {menjadi gusar} pros {satu-sama lain, kepada} eautous
{mereka} kai {dan} legontes {mereka berkata} eis ti {mengapa} hê
apôleia {pemborosan} autê {ini} tou murou {minyak wangi} gegonen
{terjadi}
Matius 26:8 menulis "hoi mathêtai" (disciples) plural
bandingkan dengan Markus 14:4 yang menulis "tines" (some people)
plural. Yang menanggapi apa yang dilakukan wanita , kedua kitab
ini menulis bentuk plural/jamak. Tuduhan itu sendiri menjadi
"aneh" sebab "para rasul" tidak bisa diartikan "semua rasul".
sedang "beberapa rasul" pun jamak, maka tidak ada kontradiksi!
sedang apa yang ditulis dalam Yohanes 12: 4-5, yaitu
kisah yang lain, sehingga tidak bisa dianggap kontradiksi dengan
Matius 26:8 maupun Markus 14:4.
122) Bisakah Yesus disentuh saat menampakkan diri sesudah
kematiannya?
a. Maria Magdalena dan Maria yang lain memeluk kakinya (Matius
28: 9)
b. Yesus melarang Maria memegangnya sebab Yesus belum pergi ke
Bapa (Yohanes 20: 17)
c. Delapan hari kemudian, Yesus menyuruh Tomas menyentuhnya
walau Yesus belum pergi ke Bapa (Yohanes 20: 27)
JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)
Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam
bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta
menyembah-Nya. (Matius 28:9)
Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan
lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam
lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan
percayalah." (Yohanes 20:27)
Benarkah ayat-ayat di atas bertentangan dengan :
Yohanes 20:17
Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab
Aku belum pergi kepada Bapa, namun pergilah kepada saudara-
saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan
pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
KJV : Jesus saith unto her, Touch me not; for I am not yet ascended to
my Father: but go to my brethren, and say unto them, I ascend unto
my Father, and your Father; and to my God, and your God.
TR Translit, legei autê ho iêsous mê mou haptou
Bandingkan dengan terjemahan ini :
ORTHJBS, Rebbe, Melech HaMoshiach says to her, "Stop touching
me, for I have not yet made the aliyah ascent to HaAv; but go to my
achim and tell them, "I make the aliyah ascent to Avi and to Avichem,
to Elohai and Eloheichem.
Ayat di atas seakan-akan menyiratkan bahwa Yesus Kristus
tidak bisa dipegang sebelum Dia naik ke surga padahal kita membaca
dalam Matius 28:9, "Mereka memeluk kaki-Nya dan menyembah-
Nya", demikian pula Tomas ditantang untuk menyentuh tangan dan
kaki-Nya.
Dalam bahasa Yunani kata "memegang" ditulis "haptou"
dalam bentuk present imperatif, tepatnya bermakna "berhentilah
memegang Aku", bandingkan dengan terjemahan ORTHJBC "stop
touching me".
Kita juga bisa mengartikannya barangkali Yesus hendak
berkata, "Janganlah engkau terus memegangi Aku secara egoistis bagi
dirimu sendiri. Dalam waktu dekat Akan akan pergi kepada Bapa.
Aku ingin berjumpa dengan murid-murid-Ku sebanyak mungkin
sebelum waktu itu. Pergilah dan ceritakanlah kabar baik ini kepada
mereka sehingga tidak ada waktu, di mana kita dan mereka masih
bersama-sama, tidak akan terbuang."
Jadi, yang ditekankan oleh Yesus Kristus yaitu membawa
pesan lebih penting ketimbang menyentuhnya untuk kepentingan
pribadi Maria. (Anda tentu tahu bagaimana emosi dan perasaan
seorang wanita ). Dan inilah salah satu inti Kekristenan yaitu
membawa pesan bahwa Kristus sudah bangkit. Maka, tidak ada
kontradiksi!
123) Yesus mengajar sesudah atau sebelum Yohanes ditangkap ?
a. Sesudah (Markus 1: 14)
b. Sebelum (Yohanes 6: 17-25)
JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)
Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea
memberitakan Injil Allah (Markus 1:14)
versus :
Yohanes 6:17-25
6:17 dan menyeberang ke Kapernaum. saat hari sudah gelap Yesus
belum juga datang mendapatkan mereka,
6:18 sedang laut bergelora sebab angin kencang.
6:19 Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya,
mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka
ketakutanlah mereka.
6:20 namun Ia berkata kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!"
6:21 Mereka mau menaikkan Dia ke dalam perahu, dan sesaat juga
perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui.
6:22 Pada keesokan harinya orang banyak, yang masih tinggal di
seberang, melihat bahwa di situ tidak ada perahu selain dari pada yang
satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-
sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja
yang berangkat.
6:23 namun sementara itu beberapa perahu lain datang dari Tiberias
dekat ke tempat mereka makan roti, sesudah Tuhan mengucapkan
syukur atasnya.
6:24 saat orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan
murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu
berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.
6:25 saat orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu,
mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"
Saya tidak mengerti dari hal apa kedua kitab di atas
dipertentangkan dan dianggap kontradiksi? Mungkin alamat ayatnya
yang salah....
Dari Matius 4:12-17 dan Markus 1:14-15 serta Luk 4: 14-15,
kita mengetahui bahwa Yesus mulai mengajar atau memberitakan Injil
sesudah Yohanes Pembaptis di tangkap, lebih tepatnya sesudah Yesus
selesai menghadapi pencobaan dari Iblis saat Ia berpuasa 40 hari 40
malam di padang gurun. sesudah masa persiapan di padang gurun
itulah Yesus mulai melakukan pelayanannya yaitu mengajar dan
memberitakan Injil Kerajaan Allah.
124) Kemana Yesus dan para rasul pergi sesudah memberi makan 5000
orang ?
a. Genesaret (Markus 6: 53)
b. Kapernaum (Yohanes 6 : 16-17)
JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)
Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di
Genesaret dan berlabuh di situ. (Markus 6:53)
Versus
Yohanes 6:16-17
6:16 Dan saat hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke
danau, lalu naik ke perahu
6:17 dan menyeberang ke Kapernaum. saat hari sudah gelap Yesus
belum juga datang mendapatkan mereka,
Apakah kedua Kitab di atas Kontradiksi? Silahkan baca juga :
Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke
perahu dan berangkat lebih dulu ke seberang, ke Betsaida, sementara
itu Ia menyuruh orang banyak pulang. (Markus 6:45)
Tidak ada kontradiksi! Kapernaum yaitu kota di pantai barat-
laut danau Genesaret = danau Tiberias = danau Galilea. Sebuah kota
perbatasan antara negara yang diperintahkan Filipus dengan negara
Herodes Antipas. Penjagaan Romawi ada di situ. Tempat tinggal
Simon dan Andreas. Tempat Yesus melakukan karya utama-Nya.
Oleh sebab nya disebut "kota-Nya". Tempat Yesus mengajar di
sinagoga, persoalan membayar pajak kenisah, penyembuhan seorang
lumpuh dan lain-lain.
Sebelum sampai ke Betsaida, musti ketemu Kapernaum dulu.
Ringkasnya, Genasaret - Kapernaum - Betsaida itu ibarat Jabotabek.
125) Berapa jarak para wanita dari Yesus di kayu salib ?
a. Melihat dari kejauhan (Matius 27: 55, Markus 15: 40, Lukas 23: 49)
b. Cukup dekat sehingga Yesus bisa berbicara dengan ibunya
(Yohanes 19: 25-26)
JAWAB : (Kategori : salah memahami konteks ayat)
Tidak ada hal yang perlu dianggap kontradiksi, hukuman mati
salib bukan hukuman mati sesaat (misalnya hukum penggal kepala
yang langsung mati, atau hukum gantung dengan mematahkan
lehernya oleh tali dan langsung mati). Hukuman salib yaitu hukuman
mati melalui proses. Terhukum digantung di kayu salib sampai ia
mati. Dalam proses ini tentu ada waktu, dan ada banyak kemungkinan
yang terjadi selama proses hukuman mati salib itu. Sederhana saja,
pada satu saat dari kronologi penyaliban-Nya, para wanita berada jauh
dari salib-Nya lalu bergerak mendekati pada saat berikutnya.
Yohanes 19:25-27 mencatat ritual Yesus kepada murid yang
dikasihi-Nya yaitu Yohanes, dihadapan ibu Yesus. Percakapan ini
juga disaksikan Maria (yang lain) yaitu isteri Klopas dan Maria
Magdalena.
19:25 Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya,
Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
19:26 saat Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di
sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
19:27 Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!"
Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
Tentu saja mereka ini (Yohanes, ibu Yesus, Maria istri Klopas
dan Maria Magdalena) saat Yesus berkata sebelum mati, mereka ada
di dekat Yesus. Kedekatan mereka ini sebelum Yesus menyerahkan
nyawanya.
Ada kemungkinan kemudian mereka undur dari tempat
penyaliban Yesus dan mereka berjalan menjauh dari letak Kayu Salib
dimana tubuh Yesus tergantung; Dan juga ada kemungkinan bahwa
sesudah peristiwa yang tercatat dalam "Yohanes 19:25-27" mereka ini
dihalau oleh para prajurit Romawi agar menjauh.
Silahkan lihat Yohanes 19:30 dan seterusnya yang secara
tekstual tidak lagi tertulis bahwa (Yohanes, ibu Yesus, Maria istri
Klopas dan Maria Magdalena) masih ada di dekat letak kayu salib
Yesus.
Yohanes 19:28-40
19:28 Sesudah itu, sebab Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah
selesai, berkatalah Ia -- supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab
Suci --: "Aku haus!"
19:29 Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka
mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur
asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia:
"Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan
menyerahkan nyawa-Nya.
19:31 sebab hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat
mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib -- sebab
Sabat itu yaitu hari yang besar -- maka datanglah orang-orang
Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-
orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.
19:32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang
yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama
dengan Yesus;
19:33 namun saat mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia
telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
19:34 namun seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya
dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
19:35 Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberi
kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia
mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya.
19:36 Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab
Suci: "Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan."
19:37 Dan ada pula nas yang mengatakan: "Mereka akan memandang
kepada Dia yang telah mereka tikam."
19:38 Sesudah itu Yusuf dari Arimatea -- ia murid Yesus, namun
sembunyi-sembunyi sebab takut kepada orang-orang Yahudi --
meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat
Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia
dan menurunkan mayat itu.
19:39 Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang
waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur
dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.
19:40 Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain
lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang
Yahudi bila menguburkan mayat.
Dengan demikian Yohanes 19:28-40 tak perlu dipertentangkan
dengan Matius 27: 55, Markus 15: 40, Lukas 23: 49 sebab 3 Kitab ini
semuanya menulis para wanita ini jauh dari letak kayu salib
Yesus pada saat Yesus mati, bukan saat sebelumnya :
Matius 27: 50-56
27:50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan
nyawa-Nya.
27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke
bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang
telah meninggal bangkit.
27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur,
lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak
orang.
27:54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus
menjadi sangat takut saat mereka melihat gempa bumi dan apa yang
telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini yaitu Anak Allah."
27:55 Dan ada di situ banyak wanita yang melihat dari jauh, yaitu
wanita -wanita yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk
melayani Dia.
27:56 Di antara mereka ada Maria Magdalena, dan Maria ibu
Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus.
Markus 15: 37-41
15:37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan
nyawa-Nya.
15:38 saat itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke
bawah.
15:39 Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia
melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: "Sungguh, orang ini yaitu
Anak Allah!"
15:40 Ada juga beberapa wanita yang melihat dari jauh, di
antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses,
serta Salome.
15:41 Mereka semuanya telah mengikut Yesus dan melayani-Nya
waktu Ia di Galilea. Dan ada juga di situ banyak wanita lain yang
telah datang ke Yerusalem bersama-sama dengan Yesus.
Lukas 23: 46-49
23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam
tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia
menyerahkan nyawa-Nya.
23:47 saat kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan
Allah, katanya: "Sungguh, orang ini yaitu orang benar!"
23:48 Dan sesudah seluruh orang banyak, yang datang berkerumun di
situ untuk tontonan itu, melihat apa yang terjadi itu, pulanglah mereka
sambil memukul-mukul diri.
23:49 Semua orang yang mengenal Yesus dari dekat, termasuk
wanita -wanita yang mengikuti Dia dari Galilea, berdiri jauh-
jauh dan melihat semuanya itu.
Maka tidak ada kontradiksi!
126) Yesus diramalkan disalib dengan pasrah dan tutup mulut (Yesaya
53:7), ternyata saat disalib sering bicara dan buka mulut bahkan
berteriak (Yohanes 18:36, Yohanes 18:23, Matius 27:46).
JAWAB :
Yesaya 53:7
Dia dianiaya, namun dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka
mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti
induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting
bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
Bandingkan dengan Kisah 8:32-33.
Yesaya 53:7, "Tidak membuka mulut-Nya", artinya tidak membela
diri-Nya sendiri dihadapan Kayafas, Herodes dan Pilatus untuk
menghindari hukuman salib (Matius 26:57-68; 27:11-26; Markus
14:53-65; 15:1-15; Lukas 22:61-71; 23:1-6; 23:8-32; Yohanes 18:12-
27; 18:18-38 ).
"Tidak membela diri-Nya sendiri" berkaitan dengan apa yang harus
dilakukan Yesus Kristus sesuai apa yang dikatakan/dinubuatkan oleh
Yohanes Pembaptis dalam Yohanes 1:29
"Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya
dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus
dosa dunia."
Translit, tê epaurion blepei iôannês ton iêsoun erchomenon pros auton
kai legei ide ho amnos tou theou ho airôn tên hamartian tou
kosmou
Yesus merupakan anak domba yang disediakan Allah untuk
dikorbankan sebagai pengganti orang berdosa. Melalui kematian-Nya,
Yesus memungkinkan penghapusan kesalahan dan kuasa dosa dan
membuka jalan kepada Allah bagi seluruh dunia. Gelar 'Anak Domba
Allah' yaitu gelar Yesus yang paling khas dan istimewa, dalam
Kitab Wahyu muncul sebanyak 28 kali. Alkitab PB mencatat bahwa
Yesus menjalani kematian salib dan sengsara yang dinubuatkan dalam
kitab Yesaya, selengkapnya berikut ini:
Yesaya 52:13-15; 53:1-12 Hamba TUHAN yang menderita (The
Sin-Bearing Servant) :
52:13 Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan,
disanjung dan dimuliakan.
52:14 Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia -- begitu buruk
rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti
anak manusia lagi –
52:15 demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-
raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak
diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak
mereka dengar akan mereka pahami.
53:1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan
kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
53:2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas
dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada
sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita
menginginkannya.
53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan
dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang
menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk
hitungan.
53:4 namun sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan
kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena
tulah, dipukul dan ditindas Allah.
53:5 namun dia tertikam oleh sebab pemberontakan kita, dia
diremukkan oleh sebab kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan
keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya
kita menjadi sembuh.
53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita
mengambil jalannya sendiri, namun TUHAN telah menimpakan
kepadanya kejahatan kita sekalian.
53:7 Dia dianiaya, namun dia membiarkan diri ditindas dan tidak
membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian;
seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang
menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
53:8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang
nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari
negeri orang-orang hidup, dan sebab pemberontakan umat-Ku ia
kena tulah.
53:9 Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan
dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak
berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.
53:10 namun TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan
kesakitan. jika ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus
salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan
kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
53:11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi
puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan
membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka
dia pikul.
53:12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar
sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai
jarahan, yaitu sebagai ganti sebab ia telah menyerahkan nyawanya ke
dalam maut dan sebab ia terhitung di antara pemberontak-
pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan
berdoa untuk pemberontak-pemberontak.
Yesus Kristus memang 'berbicara' seperti yang tercatat dalam
Yohanes 18: 23,36; Matius 27:46, namun apa yang dibicarakan ini
bukan untuk menghindari salib, dan ini berbeda konteks dengan apa
yang dinubuatkan dalam Yesaya 53:7.
Ada yang menarik juga untuk dikaji, yaitu Yesaya 53:12 menulis
"Ia...berdoa untuk pemberontak-pemberontak", bandingkan dengan
ayat ini : Lukas 23:34
Yesus berkata: 'Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak
tahu apa yang mereka perbuat.' Dan mereka membuang undi untuk
membagi pakaian-Nya.
Ayat di atas jelas menulis Yesus 'mengucapkan doa
pengampunan' seperti apa yang ditulis dalam Yesaya 53:12. Maka
'Tidak membuka mulut' itu, tidak bermakna harfiah 'tidak bicara sama
sekali'. Makna "Tidak membuka mulutNya", yaitu tidak membela
diri-Nya sendiri dihadapan Kayafas, Herodes dan Pilatus untuk
menghindari hukuman salib. Yesus dengan rela menjalani sesuai apa
yang dinubuatkan yaitu "Anak domba Allah, yang menghapus dosa
dunia".
127) Siapa orang yang mula-mula bertemu dengan Yesus sesudah
dugaan kematian dan kebangkitannya?
a. Kefas (1 Korintus 15:5).
b. Maria Magdalena, ia tahu bahwa itu yaitu Yesus (Markus 16:9).
c. Maria Magdalena dan Maria yang lain (Matius 28:9).
d. Kleopas dan yang lain (Lukas 24:15).
e. Maria Magdalena, ia tidak tahu bahwa itu yaitu Yesus (Yohanes
20:14).
JAWAB :
Orang pertama yang melihat Yesus yang sudah bangkit yaitu Maria
Magdalena sebagaimana yang dicatat oleh Markus 16:9.
Markus 16:9
sesudah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia
mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari
padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
Translit interlinear, anastas {sesudah bangkit} de {adapun} prôi {pagi-
pagi} prôtê {pada (hari) pertama} sabbatou {pekan (itu)} ephanê {Ia
menampakkan Diri} prôton {mula-mula/ pertama (kepada)} maria
{maria} tê magdalênê {dari Magdala} aph {dari} hês {(nya) yang}
ekbeblêkei {Ia telah mengusir} epta {tujuh} daimonia {roh-roh jahat}
sesudah Maria Magdalena, baru Yesus menampakkan diri pada
yang lain. Konteks dari ayat-ayat yang lain tidak menimbulkan
masalah sama sekali. Bagian ini menjelaskan, penampakan kepada
Maria Magdalena (Markus 16:9-11); penampakan kepada dua orang
yang sedang pergi keluar kota (Markus 16:12-13 bandingkan dengan l
Lukas 24:13-35); kemudian penampakan kepada kesebelas murid
(Markus 16:14-18, Yohanes 20:19-29 ).
128) Apakah Yesus anak Daud?
a. Menurut Matius, Ya! (Matius 1:1).
b. Menurut Yesus, Tidak! (Matius 22:45; Markus 12:37; Lukas 20:44)
JAWAB :
Matius 1:1
Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
KJV, The book of the generation of Jesus Christ, the son of David,
the son of Abraham.
Translit, biblos geneseôs iêsou christou huiou dabid huiou abraam
Versus
Matius 22:45
Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia
anaknya pula?"
Matius 12:37
Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya
pula?" Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia
dengan penuh minat.
Lukas 20:44
Jadi Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya
pula?
Tidak ada kontradiksi sama sekali pada ayat-ayat di atas :
MESIAS ANAK DAUD :
Matius 1:1, sebutan 'Anak Daud' diberikan kepada Yesus yang
berarti Yesus yaitu keturunan Daud. Matius menetapkan bahwa
Yesus yaitu keturunan Daud yang sah dengan merunut garis
keturunan Yusuf yang berasal dari keluarga Daud. Walaupun Yesus
dikandung oleh Roh Kudus, secara resmi (hukum Yahudi) Ia tetap
dicatat sebagai anak Yusuf, secara hukum Yahudi -- bukan secara
darah-daging -- Yusuf yaitu ayah dari Yesus Kristus. Dan menurut
hukum pula yaitu anak Daud dalam pengertian 'keturunan Daud' dari
anaknya yang bernama Salomo. sedang , silsilah yang disajikan
oleh Lukas merunut garis keturunan Yesus melalui kaum pria dalam
garis keturunan Maria (yang juga dari keturunan Daud dari anaknya
yang bernama Natan). Lukas menekankan bahwa Yesus yaitu anak
kandung Maria. Dengan demikian para penulis kitab Injil menegaskan
bahwa Yesus berhak menjadi Mesias baik secara hukum maupun
secara biologis.
Bagi para pembaca masa kini, Matius agaknya telah memilih
suatu cara yang luar biasa untuk memulai kitab Injilnya; Daftar
silsilah yang panjang ini agaknya membosankan bagi orang lain.
namun bagi orang Yahudi cara itu yaitu cara yang biasa dan yang
paling menarik, dan merupakan cara yang penting untuk memulai
ceritera kehidupan seseorang.
Orang-orang Yahudi sangat tertarik kepada silsilah-silsilah.
Bahkan Matius menyebut kitab yang ditulisnya itu dengan nama
BUKU SILSILAH YESUS KRISTUS. Hal ini bagi orang Yahudi
merupakan suatu ungkapan yang biasa. Dan hal itu juga merupakan
catatan garis keturunan seseorang dengan beberapa kalimat
penjelasannya. Di dalam PL sering ditemukan DAFTAR-DAFTAR
SILSILAH ATAU KETURUNAN dari orang-orang yang terkenal.
saat Yosephus menulis otobiografinya, ia pun mulai dengan asal-
usulnya sendiri, yang menurutnya ia temukan di dalam kitab catatan
umum.
Alasan dari minat orang Yahudi terhadap asal-usul seseorang
itu ialah, bahwa mereka dapat menemukan kemurnian garis keturunan
seseorang. Dan hal itu merupakan hal yang sangat penting bagi
mereka. jika di dalam garis keturunan itu ditemukan adanya
campuran darah dari orang lain, maka orang yang bersangkutan akan
kehilangan haknya untuk disebut sebagai Yahudi dan sebagai anggota
umat Allah. Seorang imam umpamanya, memiliki kewajiban untuk
menunjukkan catatan asal-usul yang bermula dari Harun terus sampai
kepada dirinya sendiri tanpa putus-putus. jika ia menikah, maka
harus menunjukkan garis asal-usul paling sedikit lima generasi yang
lampau.
Hal ini mungkin tidak terlalu menarik kita. namun bagi orang
Yahudi hal itu merupakan hal yang sangat penting, sebab asal-usul
Yesus dapat ditelusuri kembali kepada Abraham. Daftar asal-usul itu
juga dimaksudkan untuk membuktikan, bahwa Yesus yaitu benar-
benar Anak Daud. Dengan merujuk kepada Anak Daud, Matius dan
Lukas membuktikan bahwa Yesus Kristus yaitu MESIAS yang
dijanjikan.
Mengapa garis silsilah untuk Yesus Kristus Sang Mesias itu
saat lahir sebagai manusia begitu penting, dan ini perlu disampaikan
oleh Matius dan Lukas? Sebab kedatangan Kristus yaitu pemenuhan
nubuat bahwa Mesias itu akan lahir dari keturunan Daud. Kita
berbalik ke belakang ke seribu tahun sebelum kelahiran Kristus,
bahkan sebelum itu, janji itu telah diberikan bahwa Kristus akan dari
suku Yehuda dan dari keturunan Daud. saat Bayi itu lahir di
Betlehem merupakan verifikasi dari janji-janji itu:
Mesias keturunan Daud :
Yesaya 11:1-16 RAJA DAMAI AKAN DATANG
11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan
tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh
nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
11:3 ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan
menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan
menurut kata orang.
11:4 namun ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan,
dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas
di negeri dengan kejujuran;
ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat,
dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik.
11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti
ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.
11:6 Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan
berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan
makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan
menggiringnya.
11:7 Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya
akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti
lembu.
11:8 Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung
dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular
beludak.
11:9 Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di
seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan
pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya.
11:10 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri
sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-
suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.
11:11 Pada waktu itu Tuhan akan mengangkat pula tangan-Nya untuk
menebus sisa-sisa umat-Nya yang tertinggal di Asyur dan di Mesir, di
Patros, di Etiopia dan di Elam, di Sinear, di Hamat dan di pulau-pulau
di laut.
11:12 Ia akan menaikkan suatu panji-panji bagi bangsa-bangsa, akan
mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang, dan akan
menghimpunkan orang-orang Yehuda yang terserak dari keempat
penjuru bumi.
11:13 Kecemburuan Efraim akan berlalu, dan yang menyesakkan
Yehuda akan lenyap. Efraim tidak akan cemburu lagi kepada Yehuda,
dan Yehuda tidak akan menyesakkan Efraim lagi.
11:14 namun mereka akan terbang ke barat, ke atas lereng gunung
Filistin, bersama-sama mereka akan menjarah bani Timu



.jpeg)
