• coklatx.blogspot.com

    www.coklatx.blogspot.com

  • berasx.blogspot.com

    www.berasx.blogspot.com

  • kacangx.blogspot.com

    www.kacangx.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label Kisah santa santo 22. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah santa santo 22. Tampilkan semua postingan

Kisah santa santo 22

 



jelita. Meskipun 
pada saat bersenang-senang, ia selalu memiliki  
cara untuk memberikan kritik membangun kepada 
orang lain. Beberapa pemuda ingin menikahinya. 
Pada masa itu, orangtualah yang memilihkan suami 
bagi puteri mereka. Orangtuanya memilih Pangeran 
Madelgarius. Tidak ada yang lebih tepat selain dia, 
sebab ia kelak dinyatakan kudus juga. Ia yaitu  
Santo Vincentius Madelgarius († 677; P: 14 Juli). 
Pasangan ini  dikaruniai empat orang anak. 
Menakjubkan, semuanya juga telah dinyatakan 
kudus!, mereka yaitu : Santo Landrikus (P: 17 
April); Santo Deutelin (P: 16 Maret); Santa 
Adeltrudis (P: 25 Februari) dan Santa Madelberta (P: 
7 September)
Santa Waltrudis merasa bahagia sebab Tuhan 
memberinya sebuah keluarga yang luar biasa. 
namun , ia harus banyak menderita juga sepanjang 
hidupnya. wanita -wanita  yang iri hati 
menyebarkan gosip-gosip yang amat jahat 
mengenainya. Para wanita  itu tidak memiliki 
hati selembut dan semurni hati Waltrudis. Mereka 
tidak suka orang beranggapan bahwa Waltrudis lebih 
950
baik dari mereka. Jadi, mereka mengatakan 
Waltrudis berdoa dan melakukan perbuatan-
perbuatan baik hanya sebagai suatu cara untuk 
menutupi dosa-dosa rahasianya yang mengerikan. 
Tentu saja hal itu tidak benar, namun  Waltrudis tidak 
berusaha membela diri. Ia merenungkan bagaimana 
Yesus harus menderita di salib, dan seturut teladan-
Nya, ia mengampuni mereka semua.
Tak berapa lama sesudah  kelahiran anak 
mereka yang terakhir, Santo Vincentius 
mengemukakan bahwa ia sungguh ingin hidup 
sebagai seorang rahib. Sesungguhnya, ia ingin 
melewatkan seluruh sisa hidupnya dalam biara. 
Waltrudis mengerti dan memberikan ijin kepada 
suaminya. Santo Vincentius mengatur agar segala 
kebutuhan keluarganya tercukupi. Pasangan bahagia 
itu akan saling merindukan satu sama lain. Namun 
demikian, Waltrudis tidak hendak menahan 
suaminya. Ia rela berkurban bagi Tuhan.
Dua tahun kemudian, Waltrudis memutuskan 
untuk menjadi seorang biarawati dan menjadi 
pertapa di Mons (Belgia). Ia banyak berkurban dan 
bermatiraga, serta murah hati kepada kaum miskin. 
Orang banyak datang kepadanya memohon nasehat 
rohani dan sebagian di antaranya disembuhkan. 
Santa Waltrudis wafat pada tahun 688. sesudah  
kematiannya, banyak orang yang datang ke makam 
untuk mohon bantuan doanya, disembuhkan dengan 
cara yang ajaib.
P: 9 April
WENZEL atau WENZELSLAUY (903-935)
Ia dididik oleh neneknya, yaitu Santa 
Ludmilla (P: 16 September). Sesudah menggantikan 
pemerintahan ibunya atas negeri Wratislava 
951
(Cekoslovakia), ia memajukan kebudayaan dan 
agama Kristen di antara bangsanya yang sebagian 
besar masih kafir. Adiknya, Boleslav, tidak menyukai 
kebijaksanaan kakaknya, sehingga pada suatu 
perjamuan membunuh Wenzel dan Ludmilla.
P: 28 September
WERNER († 1287)
Sewaktu masih bocah ia melarikan diri sebab  
terus dipukuli oleh ayah tirinya. Lalu ia menjadi 
pembantu seorang petani anggur yang jahat. Suatu 
hari majikannya menyuruh Werner membawa pulang 
hosti dari gereja. namun  anak itu menjawab: “Tak 
pernah saya berbuat dosa ini!”. Pada hari Kamis 
Putih ia diseret ke kebun anggur, diikat pada tiang 
selama tiga hari susaha  menurut. Namun Werner tak 
mundur setapak pun. Maka para penyiksa 
memotong pembuluh darah Werner, sehingga ia 
mati lemas. Mayatnya diceburkan ke sungai Rhein 
dekat Bacherach (Jerman).
P: 19 April
WILFRIDUS (634-709)
Belajar di Roma dan kemudian kembali ke 
Inggris untuk menyapu bersih adapt pribumi. 
Sebagai uskup York ia mengubah cara beribadat dan 
membangun banayak gereja. Tatkala Santo Teodor 
dari Canterbury membagi keuskupannya, ia 
memprotes dan lalu pergi menjadi misionaris di 
Frisland di pulau Wright. Akhirnya ia menerima 
keuskupan Hexham dan – kemudian juga – York. 
Wilfrid agak fanatic, namun  tekun dan tidak kenal 
takut.
P: 12 Oktober
952
WILHELMUS († 812)
yaitu  jendral Karolus Agung yang 
menundukan suku Bask serta merebut Barcelona 
dari tangan orang Arab. Sesudahnya ia menjadi 
biarawan yang bekerja sebagai tukang roti dan koki 
dalam biara Gellone (Perancis) yang didirikannya.
B: Wilhelmina, Mina (♀); P: 28 Mei
SANTO WILLIBRORDUS (658-739)
Willibrordus dilahirkan di Inggris pada tahun 
658. Ia dididik selama bertahun-tahun di sebuah 
biara Irlandia. Sebagian besar hidupnya dilewatkan 
sebagai seorang misionaris di negeri-negeri yang 
sekarang yaitu  Jerman, Belanda, Luxemburg dan 
Denmark. Telah lama ia memendam kerinduan 
mendalam untuk mewartakan Injil kepada orang-
orang yang belum percaya di negeri-negeri itu. 
Akhirnya, kerinduannya menjadi kenyataan. Dengan 
dorongan paus, yang menjadikannya seorang uskup, 
St Willibrordus 
menghantar banyak 
orang untuk menerima 
kekristenan. Raja kaum 
Franken, Pepin, juga 
bekerjasama dengan 
Willibrordus.
Seorang raja 
yang amat keras kepala 
mempersulit orang 
kudus kita ini. Dia 
yaitu  Rodbod, Raja 
Friesland. Suatu saat  
kapal misionaris dibawa 
953
ke sebuah pulau yang diangap keramat bagi berhala 
kaum kafir Denmark dan Friesland (suatu propinsi di 
utara Belanda). Tak seorang pun diperbolehkan 
membunuh binatang apapun di sana. Mereka juga 
tidak diperbolehkan makan sayur maupun buah-
buahan apapun yang tumbuh di sana, pun tidak 
diperbolehkan mengambil air dari mata airnya, 
terkecuali dalam keheningan. Guna menunjukkan 
kepada mereka bahwa berhala mereka tidak ada, St 
Willibrordus membunuh beberapa binatang buruan 
untuk dijadikan hidangan bagi kawan-kawannya. Ia 
juga membaptis tiga orang di mata air di sana. 
Mendengarnya mengucapkan kata-kata, “Saya 
membaptis engkau” yang diucapkan dengan lantang, 
kaum kafir merasa yakin bahwa ia akan roboh dan 
tewas. Tentu saja, tak suatu pun terjadi. Kepada 
Raja Rodbod dikabarkan mengenai peristiwa ini dan 
raja memerintahkan agar salah seorang dari antara 
orang-orang Kristen harus mati demi “meredakan 
murka sang berhala”. Jadi, demikianlah salah 
seorang dari mereka menjadi martir. 
sesudah  raja mangkat, St Willibrordus dengan 
penuh semangat terus mempertobatkan banyak 
orang. Meski ia telah semakin tua, tak ada suatu pun 
yang dapat menghentikan rasul kita ini. Ia masih 
seorang yang rupawan, penuh sukacita, bijaksana 
serta saleh. Ia penuh kasih sayang dan perhatian 
kepada sesama hingga akhir hayatnya. Uskup 
Willibrordus wafat pada tahun 739. 
Wilibrordus (658-739), misionaris dan uskup; 
B: Bill, Wili; P: 7 Nopember
WILLIAM († 1154)
Sesudah dipilih menjadi uskup York (Inggris), 
ia dituduh oleh Santo Bernardus memboroskan uang 
954
dan main wanita . sebab  itulah paus 
meragukannya, sehingga William terpaksa 
menunggu dalam biara. Baru sesudah semua 
musuhnya mati, ia dapat menggembalakan umat 
keuskupannya lagi tanpa ingin balas dendam 
terhadap para pemfitnahnya. Beberapa bulan 
kemudian ia mati diracun.
P: 8 Juni
SANTO WILLIAM dari BOURGES († 10 
Januari 1209)
St. William berasal dari sebuah keluarga 
Perancis yang kaya. Sejak masih kanak-kanak, ia 
tidak suka menghabiskan waktunya dengan 
bersenang-senang atau bermalas-malasan. Ia 
menghabiskan waktunya dengan berdoa setiap hari. 
saat  ia bergabung dengan Ordo Cistercian, ia 
berusaha menjadi seorang biarawan yang baik. 
Teman-teman biarawan mengaguminya, meskipun ia 
sendiri tidak berusaha menampilkan kesan yang baik 
kepada siapa pun.
St. William memiliki devosi yang mendalam 
kepada Yesus dalam Sakaramen Mahakudus. Ia 
melakukan mati raga 
tanpa menunjukkan 
betapa keras matiraganya 
itu. Ia selalu tampak 
gembira. saat  ia dipilih 
sebagai pemimpin biara 
dalam komunitasnya, ia 
tetap rendah hati. saat  
Uskup Agung Bourges 
wafat, William dipilih 
untuk menggantikannya. 
Ia bersyukur ditahbiskan 
955
sebagai uskup, namun  sedih sebab  segala perhatian 
yang akan diterimanya. Ia tetap rendah hati dengan 
melakukan silih bagi jiwanya sendiri dan bagi 
pertobatan orang-orang berdosa.
Walaupun William suka sendirian bersama 
Tuhan dalam Sakramen Mahakudus, ia tahu bahwa 
merupakan kewajibannya sebagai uskup agung 
untuk pergi berkeliling ke seluruh wilayah 
keuskupannya dengan senang hati. Ia merayakan 
Ekaristi dan mewartakan iman. Ia mengunjungi 
orang-orang sakit dan orang-orang miskin, 
menghibur mereka dan membawa mereka kepada 
Kristus. Uskup Agung William wafat pada tanggal 10 
Januari tahun 1209. Ia dimakamkan di Katedral 
Bourges. Orang yang berdoa di makamnya mulai 
melaporkan terjadinya mukjizat-mukjizat. William 
dinyatakan kudus pada tahun 1218 oleh Paus 
Honorius III.
SANTO WILLIAM dari MONTE VERGINE 
(1085-25 Juni 1142)
William dilahirkan di Vercelli, Italia, pada 
tahun 1085. Kedua orangtuanya meninggal dunia 
saat  ia masih 
bayi. Sanak 
saudara yang 
956
membesarkannya. saat  dewasa, William menjadi 
seorang pertapa. Ia mengadakan suatu mukjizat, 
mencelikkan mata seorang buta, dan sekonyong-
konyong mendapati dirinya menjadi seorang 
terkenal. William terlalu rendah hati untuk dapat 
bergembira oleh kekaguman orang. Ia sungguh 
menghendaki tetap menjadi seorang pertapa agar 
dapat memusatkan diri pada Tuhan. Sebab itu, ia 
pergi untuk tinggal seorang diri di sebuah gunung 
yang tinggi dan liar. Tak seorang pun dapat 
mengusiknya sekarang. namun , bahkan di sana ia 
tak dapat tinggal sendirian. Banyak orang berkumpul 
sekelilingnya dan mereka mendirikan sebuah biara 
yang dipersembahkan kepada Santa Perawan. 
sebab  biara William ini, orang memberikan nama 
baru kepada gunung itu; mereka menyebutnya 
Gunung Perawan.
Tak lama kemudian, sebagian biarawan mulai 
mengeluh akan cara hidup yang terlalu keras. 
Mereka menghendaki makanan yang lebih baik dan 
jadwal harian yang lebih longgar. William tak hendak 
melonggarkan peraturan bagi dirinya sendiri. Ia 
memilih seorang pemimpin bagi para biarawan. 
Kemudian, ia dan lima orang pengikut yang setia 
pergi untuk mendirikan sebuah biara lain, seketat 
sebagaimana awalnya. Salah seorang rekannya 
yaitu  St Yohanes dari Mantua. Keduanya, William 
dan Yohanes dari Mantua, berjiwa pemimpin. 
Sementara waktu berlalu, mereka menyadari bahwa 
akan lebih baik jika  mereka memisahkan diri, 
masing-masing mendirikan sebuah biara. Mereka 
yaitu  sahabat-sahabat karib, namun  mereka melihat 
hal-hal dengan cara pandang yang berbeda. Yohanes 
pergi ke timur sementara William pergi ke barat. 
Keduanya berkarya dengan amat baik. 
957
Sesungguhnya, mereka berdua dimaklumkan 
sebagai santo!
Di kemudian hari, Raja Roger dari Naples 
membantu St William. Pengaruh baik William atas 
raja mendongkolkan hati beberapa orang istana 
yang jahat. Mereka berusaha membuktikan kepada 
raja bahwa William yaitu  seorang yang sungguh 
jahat, bahwa ia yaitu  musang berbulu domba. 
Mereka mengutus seorang wanita  jahat untuk 
menggoda William, namun  wanita  itu gagal, 
malahan bertobat dan meninggalkan hidup dosa. St 
William wafat pada tanggal 25 Juni 1142.
SANTO WILLIAM dari YORK († 1154)
William Fitzherbert dilahirkan di Inggris pada 
abad keduabelas. Ia yaitu  kemenakan Raja 
Stefanus. Pemuda William seorang yang santai dan 
bahkan sedikit malas. Bagi sebagian orang, ia 
memberi kesan bahwa ia tidak serius dalam 
menghadapi tugas dan tanggung-jawab hidupnya. 
Namun demikian, William amat populer bagi 
penduduk kota York, kota tempat tinggalnya. 
Beberapa tahun kemudian, saat  uskup 
agung York meninggal dunia, William ditunjuk untuk 
menduduki jabatan 
ini . Pada masa 
itu, para raja seringkali 
ikut campur dalam 
pemilihan para uskup. 
Oleh sebab  itu, 
banyak imam 
berpendapat bahwa 
William tidak ditunjuk 
secara sah. 
Sesungguhnya 
958
pamannyalah, yaitu raja, yang telah menunjuk 
William untuk jabatan itu. St. Bernardus membujuk 
paus agar mengangkat seorang lain sebagai uskup 
agung York. William diminta mundur sebab  mereka 
merasa bahwa pengangkatannya tidak sah. William 
meninggalkan kediamannya di keuskupan dengan 
hati terluka dan perasaan terhina. Ia kemudian 
tinggal bersama seorang pamannya yang lain, 
seorang uskup. Perlahan-lahan William menjadi 
seorang yang amat religius. Ia tidak mau menerima 
segala kenyamanan yang ditawarkan pamannya. Ia 
berdoa dan melakukan matiraga. Ia mulai 
menunjukkan perhatiannya yang besar akan iman 
dan akan Gereja.
Umat York marah mengetahui apa yang 
terjadi pada uskup agung mereka. Mereka tidak 
dapat mengerti bagaimana mungkin hal serupa itu 
dapat terjadi. Maka, terjadilah perkelahian antara 
mereka yang menghendaki William dan mereka yang 
tidak. Enam tahun berlalu. William hidup tenang 
dalam doa di rumah pamannya, sang Uskup. Ia 
berdoa kepada Tuhan mohon perdamaian bagi 
keuskupannya. Tidak lagi jadi masalah baginya 
bahwa ia telah diperlakukan tidak adil. Yang 
terpenting baginya yaitu  bahwa umatnya 
mendapat perhatian yang mereka butuhkan. Pada 
akhirnya, doa-doa William terjawab. saat  uskup 
agung yang lain itu wafat, paus meminta William 
kembali ke York. Ia tiba di keuskupannya pada bulan 
Mei tahun 1154. Umat sangat gembira 
menyambutnya. namun  William telah lanjut usia 
sekarang, dan kurang lebih sebulan kemudian ia pun 
wafat. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Honorius III 
pada tahun 1227.
959
WILLIGIS († 1011)
Walaupun anak rakyat jelata, ia menjadi 
kanselir tiga kaisar Jerman. Negarawan yang 
bijaksana ini berhasil menjaga keamanan seluruh 
negeri. Sebagai uskup Mainz dan wakil paus, ia 
mengangkat uskup-uskup yang baik, mendirikan 
gereja-gereja dan membangun banyak jembatan. Ia 
membangun sekolah-sekolah untuk memajukan 
ilmu. Willigis menegakkan tata tertib dan 
menggiatkan penghormatan kepada Tuhan.
P: 23 Februari
WOLFGANG († 994)
Mahaguru yang menjadi misionaris di 
Hungaria ini diangkat menjadi uskup Regensburg 
(Jerman). Ia memperbaharui hidup para rohaniwan 
dan mendidik putera mahkota yang kemudian 
menjadi kaisar, yaitu Santo Heinrich II. B: Wolf; P: 31 
Oktober
960
Y
YAKOB
Arti nama ini ialah “yang memegang tumit” 
(H). Sejarah sebutan ini ialah sebab  tumit Esau 
dipegang oleh adik kembarnya, yaitu Yakop anak 
Isak dan bapa kedua belas suku Israel. Bentuk lain: 
Diego, Giacomo, Jack, Jacques, Jago, Jaime, James, 
Jimmy, Kobus, Santiago, Yakobus, Yakub. 
961
YAKOB (abad ke-17 SM)
Anak Isak dan Rebeka ini disebut juga Israel. 
Ia memiliki  12 anak, yang menjadi nenek-
moyang keduabelas suku Israel. (Lihat Kitab 
Kejadian bab 27 – 50).
P: 5 Februari
YAKOB LAKOP (1572)
yaitu  seorang imam yang murtad, bahkan 
berkotbah dan menyerang Gereja melalui berbagai 
tulisannya. Namun ia bertobat dan akhirnya mati 
sebagai martir di Gorkum (Belanda).
P: 9 Juli
YAKOB PENDERMA (1304)
Bekas pengacara ini menjadi imam dan 
membangun kembali rumah sakit yang terlantar di 
Chiusi (Italia). Ia juga memberikan bantuan hukum 
secara Cuma-Cuma. Suatu saat  Yakob tahu bahwa 
dana untuk rumah sakit digelapkan oleh  uskup. 
Maka ia menggugat uskup di depan pengadilan dan 
dinyatakan menang. Akan namun  uskup itu membalas 
dendam melalui pembunuh bayaran.
P: 28 Januari
YAKOBUS († 338)
Guru Santo Efrem ini menjadi uskup pertama 
Nisibis (Irak). Kota itu kemudian menjadi pusat 
kekristenan di Timur Tengah.
P: 15 Juli
962
YAKOBUS († 420)
Pegawai tinggi istana di Persia ini mula-mula 
murtad. namun  atas desakan ibu dan istrinya ia 
bertobat dan mati syahid sesudah  dicincang.
P: 27 Nopember
YAKOBUS BERTHIEU SJ (1896)
Berkarya sebagai misionaris di Madagaskar 
sampai saat mencurahkan darahnya demi Kristus.
P: 4 Februari
YAKOBUS BONNAUD ex-SJ
Salah seorang martir dari Paris (1792).
P: 19 Januari
YAKOBUS (JACQUES) LAVAL CSSp 
(1803-1864)
sesudah  berpraktek selama 5 tahun, dokter ini 
meninggalkan profesinya dan masuk seminari. 
Sesudah ditahbiskan imam, Yakobus menjadi 
misionaris di pulau Mauritius. sebab  sangat disegani 
oleh penduduk pribumi, ia ditentang oleh kaum 
colonial. Namun berkat pelayanannya yang tanpa 
pamrih, ia berhasil 
meyakinkan mereka juga.
SANTO RASUL YAKOBUS 
ALFEUS († 66)
Santo Yakobus yaitu  
putera Alfeus dan saudara 
sepupu Yesus. Ia bertani 
963
untuk menhidupi keluarganya Ibunya, yaitu Maria 
termasuk diantara wanita-wanita yang senantiasa 
melayani Jesus. Maria ibunya inilah yang 
mendampingi Bunda Maria sampai puncak Golgota, 
bahkan juga pada saat Jesus dimakamkan. Ia juga 
dijuluki “Yakobus Muda,” sebab  ia lebih muda dari 
seorang rasul lainnya yang juga bernama Yakobus. 
Yakobus yang lain itu dijuluki “Yakobus Tua” sebab  
ia lebih tua usianya. Dalam Kitab Suci ia baru mulai 
menonjol sesudah  Yakobus Tua dibunuh Herodes 
(44).     
sesudah  kenaikan Yesus ke surga, saat  para 
Rasul berpencaran mewartakan kebangkitan Tuhan 
dan rasul Petrus terpaksa mengungsi dari 
Yerusalem, maka Yakobus dipercaya menjadi Uskup 
Yerusalem yang menjadi pusat kehidupan Yahudi. 
Orang banyak sangat menghormatinya dan 
memberinya julukan “Yakobus si Adil,” yang berarti 
“Yakobus yang Kudus” , sebab  ia mengetahui 
banyak hal tentang hukum Yahudi dan ia sendiri 
tetap patuh pada Hukum Taurat. Namun demikian, 
ia menjunjung tinggi hukum Kristen dan tidak 
keberatan kalau orang Kristen bukan Yahudi 
terbebas dari tuntutan Taurat. Ia tidak minum 
anggur, tak beralas kaki dan berpakaian selembar 
saja.
Yakobus mentobatkan banyak orang Yahudi 
di Palestina. Dalam Konsili di Yerusalem (49), ia 
berdebat dengan Santo Paulus tentan seberapa jauh 
orang Kristen non-Yahudi harus menghormati 
beberapa pokok hukum Taurat. sebab  ulah 
beberapa teman Yakobus, timbul keonaran di 
Antiokia melawan Paulus. Namun nasib kedua Rasul 
ini erat bertautan satu sama lain: saat  Paulus 
datang ke Yerusalem, Yakobuslah yang 
menasehatkan agar Paulus pergi ke Bait Allah 
964
mentahirkan diri dan memberi persembahan. Paulus 
mengikuti nasehat itu, namun  ia ditangkap dan 
diseret ke pengadilan. Paulus sebagai warganegara 
Romawi minta diadili kaisar sendiri, maka iapun 
dikirim ke Roma.
Santo Yakobus seorang yang lemah lembut 
dan pemaaf. Ia menghabiskan banyak waktunya 
untuk berdoa. Terus-menerus ia memohon kepada 
Tuhan untuk mengampuni mereka yang menganiaya 
para pengikut Kristus. Bahkan saat  para 
penganiaya umat Kristen menjatuhkan hukuman 
mati atasnya, Yakobus memohonkan ampun bagi 
mereka kepada Tuhan. Santo Yakobus wafat sebagai 
martir pada tahun 66. Yakobus juga mewariskan 
sepucuk surat yang berisi petunjuk praktis bagi 
orang Kristen yang terpaksa hidup di tengah-tengah 
orang kafir.
Yakobus Alfeus atau Yakobus Muda († 66), 
rasul dan sepupu Jesus, uskup Yerusalem, 
meninggal di Yerusalem; L: tongkat pemukul 
yang tebal; P: 3 Mei (bersama Rasul Filipus)
SANTO YAKOBUS INTERCISUS († 421)
 Yakobus yaitu  seorang Persia yang hidup 
pada abad kelima. Raja Yezdigerd I amat sayang 
kepadanya. saat  raja mulai melakukan 
penganiayaan terhadap umat Kristiani, Yakobus 
tidak punya keberanian untuk mengakui imannya. Ia 
takut akan kehilangan persahabatan dengan raja. 
Jadi ia meninggalkan imannya, atau setidak-
tidaknya, berpura-pura meninggalkan imannya. 
Isteri Yakobus dan ibunya amat kecewa. saat  raja 
wafat, mereka menulis sepucuk surat yang tegas 
kepada Yakobus agar mengubah sikapnya. Surat itu 
berhasil menggugah hati Yakobus. Selama ini ia 
965
bersikap pengecut, namun  di dalam hatinya, ia masih 
tetap seorang yang baik. Sekarang, Yakobus mulai 
menjauhi istana. Secara terus terang ia 
mempersalahkan dirinya sebab  telah meninggalkan 
imannya. 
 Raja yang baru memanggilnya, namun  kali ini 
Yakobus tidak bersembunyi. “Aku seorang Kristen,” 
demikian katanya. Raja menuduh Yakobus sebagai 
orang yang tidak tahu berterimakasih atas semua 
penghargaan yang telah diberikan ayahnya, Raja 
Yezdigerd I, kepadanya. “Dan di manakah ayahmu 
sekarang?” jawab Yakobus dengan tenang. Raja 
yang murka mengancam akan menghukum mati 
Yakobus dengan kejam. namun  Yakobus menjawab, 
“Biarlah aku mati sebagai orang benar.” 
 Raja dan majelis kerajaan menjatuhkan 
hukuman siksa dan aniaya hingga tewas kepada 
Yakobus. namun , kegentaran Yakobus telah lenyap. 
Katanya, “Kematian ini, yang tampaknya amat 
mengerikan, tidak ada artinya dibandingkan dengan 
kehidupan kekal yang akan kuperoleh.” Kemudian ia 
berkata kepada para pelaksana hukuman, “Mulailah 
pekerjaanmu.” Sementara itu ia tetap menyatakan 
imannya bahwa suatu hari kelak tubuhnya akan 
bangkit dalam kemuliaan. Santo Yakobus Intercisus 
wafat pada tahun 421.
YAKOBOS SALES dan WILHELMUS 
SAULTEMOUCHE (1593)
Imam dan bruder Jesuit ini bekerja giat di 
Perancis membela kehadiran Kristus dalam 
Sakramen Mahakudus. Keduanya dibunuh oleh 
orang-orang Kalvinis sesudah Yakobus mengalahkan 
mereka dalam suatu perdebatan teologis.
P: 19 Jan
966
SANTO YAKOBUS ZEBEDEUS RASUL († 44)
Yakobus yaitu  seorang nelayan, sama 
seperti ayahnya - Zebedeus - dan saudaranya, 
Yohanes Penginjil. Yakobus 
sedang duduk dalam perahu 
ayahnya memperbaiki jala 
saat  Yesus lewat. Yesus 
memanggil mereka masing-
masing, Yakobus dan Yohanes, 
untuk menjadi penjala manusia, 
untuk mengikuti-Nya 
mewartakan Kabar Gembira. 
Zebedeus menyaksikan kedua 
puteranya meninggalkan 
perahu mereka dan mengikuti 
Yesus.
Bersama Petrus dan 
Yohanes, Yakobus termasuk murid kesayangan 
Yesus. Bersama mereka, Yakobus beroleh 
kesempatan menyaksikan apa-apa yang tidak dapat 
disaksikan para rasul yang lain. Bersama mereka, ia 
menyaksikan Yesus membangkitkan anak 
wanita  Yairus. Bersama mereka, ia mendaki 
gunung Tabor dan menyaksikan Yesus bercahaya 
seperti matahari dengan jubah-Nya berkilau-kilauan. 
Peristiwa ini disebut Transfigurasi atau Yesus 
Dipermuliakan. Pada hari Kamis Putih, yaitu malam 
sebelum Yesus wafat, Yesus membawa para rasul ke 
taman Getsemani. Dalam Injil Matius dikisahkan 
bagaimana Yesus meminta Petrus, Yakobus dan 
Yohanes untuk menyertai-Nya ke tempat yang sunyi 
untuk berdoa. Mereka menyaksikan bagaimana 
Wajah Tuhan menjadi pucat sebab  duka yang amat 
dalam. Kemudian titik-titik darah mulai menetes dari 
967
kening-Nya. Sungguh, saat-saat yang amat 
memilukan, namun  para rasul sudah terlalu lelah. 
Mereka tertidur! Kemudian Santo Yakobus lari 
ketakutan saat  para musuh menangkap Yesus 
serta membawa-Nya pergi. Dan Yakobus tidak ada di 
bawah kaki salib pada hari Jumat Agung. Meskipun 
demikian, Tuhan menemuinya lagi pada sore hari 
Minggu Paskah di kamar atas. Yesus yang bangkit 
masuk melalui pintu yang terkunci dan berkata, 
“Damai sejahtera bagi kamu!” Yakobus dan para 
rasul yang lain mendapatkan damai yang dijanjikan-
Nya itu sesudah  kedatangan Roh Kudus pada Hari 
Pentakosta.
St. Yakobus memulai kerasulannya sebagai 
seorang yang suka menurutkan kata hatinya serta 
berbicara apa adanya. Tanpa sungkan ia meminta 
Yesus tempat duduk kehormatan dalam kerajaan-
Nya. Ia meminta Yesus menurunkan api atas desa-
desa yang tidak mau menerima Tuhan. namun  
imannya kepada Yesus sungguh besar. Pada 
akhirnya, Yakobus belajar untuk menjadi rendah hati 
dan lemah lembut. Dan sungguh, ia menjadi yang 
“pertama” dengan cara yang tidak pernah 
dibayangkannya sebelumnya. Ia mendapat 
kehormatan untuk menjadi rasul pertama yang 
wafat bagi Yesus. Kisah Para Rasul bab 12 
mengisahkan bahwa Raja Herodes Agripa menyuruh 
orang membunuh Yakobus dengan pedang. Dengan 
wafat sebagai martir, Yakobus memberikan 
kesaksian yang paling besar dari segala bentuk 
kesaksian lainnya. 
Konon, jenasah Santo Yakobus dipindahkan dari 
Yerusalem ke Spanyol. Hingga kini makamnya di 
Santiago de Compostela merupakan tempat ziarah 
yang selalu kebanjiran pengunjung.
Yakobus Zebedeus atau Yakobus Tua († 
44), Rasul, dipenggal atas perintah Raja 
968
Herodes Agrippa. Ia dihormati sebagai 
pelindung orang yang berjuang membela umat 
Kristen terhadap penganiayaan. L: seorang 
peziarah yang membawa tongkat dan kerang; 
P: 25 Juli
SANTO YANUARIUS (Gennaro; † 305)
Yanuarius hidup pada abad keempat. 
Kemungkinan ia dilahirkan di Benevento atau 
Naples, Italia. Yanuarius 
yaitu  Uskup Benevento 
pada masa dimulainya 
penganiayaan oleh 
Diocletian. warga  
Naples memiliki  kasih 
yang istimewa terhadap 
Uskup Yanuarius. Ia biasa 
disebut “San Gennaro.” San 
Gennaro mengetahui bahwa 
beberapa diakon Kristiani 
dijebloskan ke dalam 
penjara sebab  iman 
mereka. Uskup yang lemah 
lembut dan penuh kasih ini, menaruh perhatian 
besar pada umatnya, maka ia pergi ke penjara 
mengunjungi mereka. Petugas penjara 
melaporkannya kepada gubernur yang kemudian 
mengirim para prajurit untuk menangkap San 
Gennaro. Uskup ditangkap bersama seorang diakon 
dan seorang lektor. Mereka dijebloskan ke dalam 
penjara bersama para tahanan lainnya.
Akhirnya, San Gennaro bersama enam orang 
lainnya tewas sebagai martir iman. Mereka dibunuh 
dekat Naples pada tahun 305. warga  Naples 
menganggap “San Gennaro” sebagai santo pelindung 
mereka dan berdevosi kepadanya.Ada sesuatu yang 
969
sangat istimewa mengenai San Gennaro: darahnya 
yang tercurah sebagai martir disimpan dalam sebuah 
bejana sejak berabad-abad yang lalu. Darah itu 
menjadi hitam dan mengering. Namun demikian, 
pada waktu-waktu tertentu setiap tahunnya, darah 
itu mencair: menjadi merah, terkadang merah 
menyala. Kadang kala, darah itu bahkan 
mengeluarkan gelembung-gelembung. Wadah relikwi 
di mana bejana berisi darah itu disimpan, 
dipertontonkan dan dihormati secara umum pada 
hari Sabtu pertama bulan Mei, pada tanggal 19 
September (pesta San Gennaro), dalam oktaf (atau 
hari kedelapan sesudah  pesta), dan terkadang pada 
tanggal 16 Desember. Darah San Gennaro yang 
mencair telah dipertontonkan dan dihormati sejak 
abad ketiga belas.
“Dari para kudus kita mendapatkan teladan hidup mereka,  
persabahatan  dalam  persekutuan  dengan  mereka,  dan 
pertolongan  melalui  perantaraan  mereka.”  ~  Lumen 
Gentium
YEREMIAS (590 SM)
yaitu  Nabi Besar Israel sebelum kehancuran 
kota Yerusalem oleh bangsa Babylon, yang telah 
dinubuatkannya sebagai hukuman ilahi atas 
kejahatan penduduk Yudea. Pada akhir hidupnya ia 
terpaksa mengungsi ke Mesir.
A: yang membangkitkan; P: 1 Mei
SANTO YOAKIM dan SANTA ANNA
970
Santo Yoakim dan Santa Anna yaitu  
orangtua Santa Perawan Maria. Mereka hidup rukun, 
taat beribadah 
kepada Tuhan dan 
melakukan banyak 
perbuatan baik. 
Namun demikian, 
ada satu hal yang 
membuat mereka 
sedih; Tuhan 
belum memberi 
mereka seorang 
anak pun. Selama 
bertahun-tahun, 
Anna memohon 
kepada Tuhan 
untuk memberinya anak. Ia berjanji untuk 
mempersembahkan anaknya itu kelak kepada 
Tuhan. saat  sudah lanjut umurnya, Tuhan 
menjawab doa Anna dengan cara yang amat luar 
biasa, yang bahkan tidak pernah terbayangkan 
olehnya. 
Anak yang lahir bagi Santo Yoakim dan Santa 
Anna yaitu  Santa Perawan Maria Immaculata 
(=yang Dikandung Tanpa Dosa). wanita  yang 
paling kudus di antara semua wanita  ini akan 
menjadi Bunda Allah. Anna merawat Maria kecil 
dengan penuh kasih sayang selama beberapa tahun. 
Kemudian dipersembahkannya puterinya itu kepada 
Tuhan, seperti yang telah dijanjikannya. Maria 
tinggal di Bait Allah di Yerusalem. Yoakim dan Anna 
melanjutkan kehidupan mereka dengan berdoa 
hingga tiba saatnya Tuhan memanggil mereka 
pulang ke rumah Bapa di surga. 
Umat Kristiani senantiasa menghormati Santa 
Anna secara istimewa. Banyak gereja indah 
971
dibangun untuk menghormatinya. Salah satunya 
yang mungkin paling terkenal yaitu  Gereja St. 
Anne de Beaupre di Kanada. Banyak orang pergi ke 
sana sepanjang tahun untuk memohon bantuan doa 
Santa Anna dalam menanggung beban hidup 
mereka. 
A: Yoakim = Tuhan meninggikan; B: Yoakim: 
Joachim, Achim
YOAKIM FIRAIAMA (1622)
Nahkoda kapal berkebangsaan Jepang ini 
dibajak oleh VOC (Belanda) dan bersama dua imam, 
yakni Peter Zuniga dan Louis Flores diserahkan 
kepada pengadilan Jepang di Nagasaki. Mereka 
ditahan lama dan dipenggal sebab  iman mereka.
P: 19 Agustus
YOAKIMA de VEDRUNA (1783-1853)
Sesudah suami meninggal dan anak-anaknya 
dewasa, Yoakima menggunakan seluruh tenaga dan 
waktunya untuk bertobat, berdoa dan beramal. Ia 
mendirikan kongregasi suster untuk pemeliharaan 
gadis-gadis miskin dan orang-orang sakit yang 
terlantar.
P: 22 Mei
YOANA (abad ke-1)
Istri pegawai kerajaan Herodes ini kerapkali 
mendampingi para Rasul dan murid Jesus. Pada hari 
Paskah pagi, ia pergi ke makam Jesus. Namun 
makam itu kosong dan sudah ditinggalkan oleh 
“Yang Bangkit dari antara orang mati” (Luk. 8,1-3 
dst; 24,10)
P: 24 Mei
972
YOANA LESTONNAC (1556-1640)
Janda dan ibu empat orang anak ini memulai 
hidup baru di biara. namun  sebab  difitnah ia 
terpaksa keluar lagi. Akhirnya ia mendirikan suatu 
kongregasi suster untuk pendidikan para puteri.
P: 2 Februari
YOANNA VALOIS (1464-1505)
Oleh ayahnya yaitu Raja Louis XI dipaksa 
untuk menikah dengan Pangeran Orleans. Sesudah 
suaminya naik tahta, ia minta susaha  perkawinan 
dibatalkan, sebab  merasa dipaksa dan pernikahan 
mereka belum pernah dilaksanakan. Paus 
mengabulkan permintaannya dan Yoanna kemudian 
mengubah istananya menjadi biara induk kongregasi 
suster.
P: 4 Februari
YOANES
A: Tuhan Penyayang (H); Bentuk lain untuk 
pria: Giovanni (Nanino), Hans, Iwan, Jan, Jean, 
John, Johannes, Jonny, Yoanito, Yuan, Xuan; untuk 
wanita: Giovanna (Vanna), Hanna, Jenny, Janette, 
Joan, Yoan, Yoana, Yoanita (akrab Anita)
YOANES (1380)
yaitu  seorang biarawan muda yang gemar 
membaca artikel  perdukunan, sampai ia sendiri 
berpraktek klenik gelap. Ia dituduh takhayul dan 
disekap dalam penjara biara yang sangat kotor. Lalu 
ia bertobat dan mengakui kesalahan-kesalahannya. 
Ia berpuasa keras, sehingga diminta kembali ke 
komunitas. namun  ia memilih bermatiraga keras di 
973
penjara sampai kematiannya dan menjadi pengarang 
yang ulung. 
P: 10 Maret
YOANES AERTS MSC (1942)
Uskup Vikariat Maluku ini bersama empat 
imam dan delapan bruder dibunuh oleh tentara 
Jepang atas laporan palsu seorang Muslim di pantai 
pulau Langgur.
(Salah satu dari Orang-orang Kudus di 
Indonesia)
YOANES COLUMBINI (1300-1367)
Pedagang kaya dari Sienna (Italia) ini 
bertobat saat  membaca riwayat hidup Santa Maria 
dari Mesir. Kemudian ia membagi-bagikan harta 
miliknya dan mendirikan perkumpulan awam, yang 
disebut Yesuat. Karya pokok perkumpulan itu yaitu  
merawat orang sakit dan jompo, menguburkan 
mayat dan berbuat amal.
P: 31 Juli
YOANES dari DAMSYIK (650-750)
Anak Sargun ibn Mansur (seorang Arab 
Kristen) ini menjabat menteri keuangan pada Khalif 
Abdel Malek di Damsyik (685-705). Namun 
kemudian ia mengundurkan diri ke biara Marsaba 
dekat Yerusalem. sebab  amat pandai, nasehat-
nasehatnya kerapkali diminta oleh para uskup. Buah 
penanya memiliki  pengaruh besar baik di Timur 
maupun di Barat. Ia dinyatakan sebagai Bapak dan 
Pujangga Gereja.
P: 4 Desember
974
YOANES de BRITTO (1647-1693)
Pada tahun 1673 seorang pater Jesuit 
kebangsaan Portugis diutus sebagai misionaris ke 
India. Yoanes, demikian nama pater itu, diserahi 
misi di daerah Madura, Madras. Ia seorang imam 
yang luwes dan penuh semangat. sebab nya Yoanes 
mudah menyesuaikan diri dengan adat istiadat 
rakyat. Ia berusaha sedapat mungkin hidup sebagai 
Brahmana dan menyesuaikan penginjilannya dengan 
cara berpikir orang India, sehingga hasilnya sangat 
memuaskan: Rakyat berbondong-bondong minta 
dibaptis. 
Semula pemerintah setempat bersikap acuh 
saja sampai saat timbulnya keluhan dari keluarga 
raja: Seorang lelaki dari Marava memiliki  
beberapa istri, minta dibaptis. Yoanes meluluskan 
permintaan itu, namun dengan syarat bersedia hidup 
dengan satu orang istri saja dan melepaskan yang 
lain, orang itu patuh. namun  salah seorang istrinya, 
yang yaitu  kemenakan raja Marava, mengadu 
kepada raja dan menunjuk Pater de Britto sebagai 
biang keladinya. Mendengar itu raja sangat marah, 
bukan saja kepada Pater de Britto, melainkan juga 
kepada semua orang yang bertobat menjadi Kristen. 
Maka mulailah pengejaran dan penganiayaan. 
De Britto ditangkap dan dijatuhi hukuman pancung 
di Oriur (India Selatan) atas tuduhan berusaha 
mengubah agama-negara. Yoanes sempat menulis 
surat yang amat mengharukan bagi teman-teman 
misionaris pada malam menjelang wafatnya.
P: 4 Februari
YOANES de PRADO OFM (1563-1631)
975
Misionaris di Maroko ini dipenggal oleh sang 
sultan sendiri.
P: 24 Mei
YOANES KASPAR KRATZ († 1737)
yaitu  seorang awam Katolik Austria yang 
tinggal di Batavia. Ia membantu pater-pater yang 
sedang singgah dan secara sembunyi-sembunyi 
mengumpulkan orang-orang Katolik untuk 
bersembahyang. Ia pun memimpin upacara bila 
seorang Katolik meninggal. sebab  hal-hal inilah ia 
mengalami kesulitan dari pihak VOC, sehingga 
akhirnya berangkat ke Macao, tempat ia masuk 
Serikat Jesus. Ia ditahbiskan imam di Tonkin dan 
dibunuh sebagai martir di Vietnam.
(Salah satu dari Orang-orang Kudus di 
Indonesia)
YOANES LANTRUA OFM (1760-1816)
Seorang misionaris di pedalaman Tiongkok ini 
mati sesudah  disalib dan dicekik.
P: 13 Februari
YOANES MATHA († 1213)
Mendirikan Ordo Trinitas untuk karya 
pembebasan budak-belian yang dirampas 
kebebasannya oleh orang Islam di Afrika Utara.
L: rantai terputus; P: 8 Februari
976
YOANES NEPOMUK (1350-1393)
Vikaris Jendral keuskupan Praha 
(Cekoslovakia) ini ditangkap dan disiksa dengan keji. 
sebab  tidak mau membocorkan rahasia (Sakramen 
Pengakuan), ia diceburkan ke sungai oleh pembantu 
raja dalam keadaan kaki dan tangannya terikat. 
Yoanes dihormati sebagai santo pelindung orang-
orang yang terancam hanyut ke dalam sungai yang 
deras arusnya.
L: jembatan di atas sungai; P:16 Mei
SANTO YOHANES PEMBABTIS
Maria memiliki  saudara sepupu bernama 
Elisabet yang usianya sudah lanjut. Begitu juga 
suaminya, imam Zakaria. 
Mereka tidak dikaruniai 
anak sebab  Elisabet 
mandul. Suatu hari Zakaria, 
menurut jadwal undian, 
bertugas membakar 
kemenyan di Bait Allah. 
Tiba-tiba malaikat Gabriel 
menampakkan kepada 
dirinya dan 
memberitahukannya, bahwa 
Tuhan akan mengaruniakan 
seorang anak lelaki, yang 
akan membuat banyak 
orang bersukacita. Anak itu akan menyiapkan umat 
Israel menyambut kedatangan Sang Mesias; dan 
harus dinamai Yohanes. namun  Imam Zakaria tidak 
percaya sebab  istrinya sudah terlalu tua, maka 
iapun di hukum oleh Tuhan menjadi bisu sampai 
977
anak itu lahir dan diberi nama Yoanes, sesuai 
dengan pesan malaikat Gabriel.
Yohanes yaitu  utusan Allah yang 
mendahului Yesus. Yesus sendiri mengatakan: “Di 
antara mereka yang dilahirkan oleh wanita tidak 
pernah tampil seorang yang lebih besar dibandingkan  
Yohanes Pembabtis.” (Mat 11,11). Masa kecil 
Yohanes tidak banyak diceritakan, kecuali saat  
masih dalam kandungan ia melonjak kegirangan 
sewaktu Bunda Maria berkunjung ke rumah ibunya. 
Kira-kiran tahun 27 Yohanes muncul sebagai 
pengkotbah di tepi sungai Yordan dan menyerukan: 
“Bertobatlah, sebab Kerajaan Allah sudah dekat!” 
Kemudian mereka mengakukan dosanya dan 
dibabptis oleh Yohanes di sungai Yordan. saat  
orang menanyakan dirinya, Yohanes menjawab: 
“Akulah suara yang berseru di padang gurun. 
Luruskanlah jalan Tuhan! Aku membaptis kamu 
dengan air. namun  ditengah-tengah kamu berdiri Dia 
yang tidak kamu kenal, Dia yang datang kemudian 
dibandingkan ku. Membuka tali kasutNya pun  aku tak 
pantas.”
Pengikut Yohanes banyak sekali, termasuk 
orang-orang yang kemudian di pilih Yesus menjadi 
RasulNya. Yesus sendiri datang minta dibaptis 
olehnya. saat  itu Yohanes menunjuk kepada Yesus 
dan berkata: “Lihatlah Anak Domba Allah yang 
menghapus dosa dunia!” Dan Suara dari surga 
membenarkan: “Inilah PuteraKu yang tercinta, 
dengarkanlah Dia!” Tak lama kemudian Yohanes 
dipenjarakan, sebab  mengecam pernikahan raja 
Herodes Antipas dengan Herodias, istri saudara 
sepupunya. Dari dalam penjara Yohanes mengikuti 
gerakan Yesus melalui murid-muridnya yang dengan 
setia mengunjunginya. Pada suatu pesta di istana, 
Herodes sangat bersukaria atas tarian Salome, 
978
puteri isterinya, dan berjanji akan memberikan apa 
saja yang diminta, Herodias menuntut kepala 
Yohanes Pembabtis. Herodes terperanjat, namun  
permintaan itu diluluskan juga. Yohanes kemudian 
dipenggal, dan demikianlah pelopor Yesus itu mati 
sebab  membela kesusilaan.
Yohanes Pembaptis (†29); B: Baptista (♀); 
L: seorang pertapa mengenakan pakaian dari 
bulu-bulu domba, yang sedang berkotbah, 
bersanding seekor domba; P: 24 Juni dan 29 
Agustus
SANTA YOHANA FRANSISKA de CHANTAL 
(1572-13 Desember 1641)
 Yohana dilahirkan di Dijon, Perancis pada 
tahun 1572. Ayahnya seorang yang saleh. Ia 
mengasuh anak-
anaknya dengan baik 
sesudah  kematian 
isterinya. Yohana, yang 
amat dikasihinya, 
menikah dengan 
Christopher, Baron de 
Chantal. Yohana dan 
Christopher saling 
mengasihi. Tuhan 
mengaruniakan enam 
anak kepada mereka, 
empat yang bertahan 
hidup. Yohana 
menunjukkan kasihnya kepada Tuhan dengan 
mengasihi suami serta anak-anaknya dengan 
segenap hatinya. Kemudian, tiba-tiba saja, suatu 
kemalangan besar menimpa keluarga bahagia 
ini . Baron Christopher secara tak sengaja 
tertembak oleh seorang teman yang pergi berburu 
979
bersamanya. saat  suaminya meninggal, Yohana 
teramat sedih. Ia mengampuni orang yang 
memicu  kematian suaminya itu dan bahkan 
menjadi ibu baptis bagi anaknya. 
 Santa Yohana memohon kepada Tuhan agar 
memberinya seorang imam yang kudus untuk 
membimbingnya. Sementara itu, ia berdoa dan 
membesarkan anak-anaknya dalam kasih Tuhan. Ia 
mengunjungi orang-orang miskin, orang-orang sakit 
serta menghibur mereka yang diambang ajal. saat  
ia berjumpa dengan Santo Fransiskus de Sales, ia 
segera mengetahui bahwa orang ini yaitu  orang 
kudus yang diutus Tuhan untuk membimbingnya. 
Sesuai petunjuk Santo Fransiskus, Yohana bersama 
tiga wanita muda lainnya mendirikan Serikat Visitasi. 
namun  terlebih dahulu ia harus memastikan bahwa 
anak-anaknya, meskipun sudah dewasa, telah 
mandiri. Yohana juga memiliki  tanggung jawab 
serta tantangan-tantangan yang harus dihadapinya 
pula. Namun, Yohana tetap berusaha untuk 
melakukan kehendak Tuhan baginya, bagaimana 
pun sulitnya. 
 Santa Yohana seorang yang tabah dalam 
menghadapi segala macam tantangan. Ia 
mendirikan banyak biara sambil berjuang melawan 
pencobaan-pencobaannya. “Meskipun banyak 
penderitaannya,” tulis Santo Vincensius de Paul, 
“wajahnya selalu memancarkan kedamaian. Dan ia 
selalu setia kepada Tuhan. Jadi aku pikir dia yaitu  
salah satu diantara jiwa-jiwa paling kudus yang 
pernah aku jumpai.”  St. Yohana wafat pada tanggal 
13 Desember 1641. Ia dinyatakan kudus oleh Paus 
Klemens XIII pada tahun 1767.
980
SANTO YOHANES RASUL († 100) 
 Santo Yohanes yaitu  seorang nelayan di 
Galilea. Ia, bersama dengan Santo Yakobus 
saudaranya, dipanggil 
untuk menjadi rasul 
Kristus. Yesus memberi 
julukan “anak-anak guruh” 
kepada kedua putera 
Zebedeus ini. Santo 
Yohanes yaitu  rasul yang 
termuda. Ia amat dikasihi 
oleh Yesus. Pada 
perjamuan malam terakhir, 
Yohanes diperbolehkan 
menyandarkan kepalanya 
didada Yesus. Yohanes juga 
satu-satunya rasul yang 
berdiri di kaki salib. Yesus 
yang sedang menghadapi 
ajal menyerahkan 
pemeliharaan Bunda-Nya 
kepada murid yang 
dikasihi-Nya ini. Sambil memandang Bunda Maria, Ia 
berkata, “Inilah ibumu.” Jadi, hingga akhir hidupnya 
di dunia, Bunda Maria tinggal bersama Santo 
Yohanes. Hanya Yohanes seorang yang memperoleh 
hak istimewa untuk menghormati serta melayani 
Bunda Allah yang tanpa noda. 
 Pada hari Paskah, pagi-pagi sekali, Maria 
Magdalena dan beberapa wanita membawa rempah-
rempah menuju ke makam Yesus untuk meminyaki 
Tubuh-Nya. Mereka kembali dengan berlari-lari 
kepada para rasul untuk menyampaikan suatu berita 
yang mengejutkan. Tubuh Yesus telah hilang dari 
makam. Petrus dan Yohanes pergi untuk menyelidiki 
hal itu. Yohanes tiba terlebih dahulu, namun  ia 
981
menunggu Petrus untuk masuk ke dalam makam 
terlebih dahulu. Baru sesudahnya, ia masuk dan 
melihat kain kapan yang telah tergulung rapi. 
Kemudian, pada minggu itu juga, para murid sedang 
memancing di Danau Tiberias tanpa hasil. Seseorang 
yang berdiri di pantai mengatakan kepada mereka 
untuk menebarkan jala mereka ke sisi lain perahu. 
saat  mereka menarik jala mereka kembali, jala itu 
penuh dengan ikan besar. Yohanes, yang mengenali 
siapa orang itu, segera berseru kepada Petrus, “Itu 
Tuhan!” 
 Dengan turunnya Roh Kudus, para rasul 
penuh dengan keberanian baru. sesudah  Tuhan 
Yesus naik ke surga, Petrus dan Yohanes 
menyembuhkan seorang lumpuh dalam Nama Yesus. 
Yohanes hidup hampir seabad lamanya. Ia sendiri 
tidak wafat dimartir, namun  sungguh ia menempuh 
hidup yang penuh penderitaan. Ia mewartakan Injil 
dan menjadi Uskup Efesus. Di tahun-tahun terakhir 
hidupnya, saat  ia tidak lagi dapat berkhotbah, para 
muridnya akan membawanya kepada jemaat 
Kristiani. Pesannya yang sederhana yaitu , “Anak-
anakku, kasihilah seorang akan yang lain.” Santo 
Yohanes wafat di Efesus sekitar tahun 100.
Santo Yohanes Rasul († 100), Rasul dan 
Penginjil; meninggal di Efesus. Injilnya 
dilambangkan ‘burung rajawali’ , sebab  sejak 
awal Injilnya, Yohanes seakan-akan melayang 
tinggi di atas hal-hal duniawi dan banyak 
menguraikan asal dan sifat keilahian Jesus. P: 
27 Desember.
SANTO PAUS YOHANES I (526)
982
Yohanes I yaitu  seorang imam dari Roma. 
Ia menjadi paus sesudah  wafatnya Paus Santo 
Hormisdas pada tahun 
523. Pada masa itu, 
penguasa Italia yaitu  
Theodoric si Gothic, 
seorang Arian. (Orang-
orang Arian tidak percaya 
bahwa Yesus yaitu  
Tuhan.) Pada awal 
kekuasaannya Theodoric 
tidak mengusik orang-
orang Katolik. namun , 
kemudian ia berubah dan 
menjadi sombong serta 
penuh curiga terhadap 
setiap orang. Ia 
membayangkan adanya 
suatu persekongkolan melawan dirinya. Tak lama 
berselang, ia percaya bahwa seluruh dunia sedang 
berusaha merebut tahta dan kekuasaannya. Satu-
satunya orang yang hampir pasti tak menginginkan 
tahta maupun kekuasaannya yaitu  paus. 
Theodoric berusaha melibatkan Paus Yohanes 
dalam masalah-masalah politiknya. Sang kaisar 
sedang menghadapi masalah dengan Kaisar Justin I 
dari Konstantinopel. ada  laporan bahwa Justin 
bersikap amat keras terhadap orang-orang Arian di 
timur. Theodoric mengutus suatu delegasi untuk 
berunding dengan Justin. Delegasi ini dipimpin oleh 
Paus Yohanes I. Kaisar Justin menyambut paus 
berserta pengikutnya dengan gembira. Justin 
dengan senang hati bersedia mengubah 
kebijakannya yang keras. Misi Paus Yohanes berhasil 
gemilang. Namun demikian, Kaisar Theodoric tidak 
senang. Ia membayangkan bahwa Paus Yohanes dan 
983
Kaisar Justin I pastilah bersekongkol melawannya. 
Paus kembali ke Roma dan tiba di Ravenna, ibukota 
Theodoric. Paus Yohanes diculik dan dilemparkan ke 
dalam penjara oleh para prajurit Theodoric. Di sana 
paus wafat akibat kehausan dan kelaparan pada 
tahun 526. 
P: 18 Mei
SANTO YOHANES dari CAPESTRANO 
(1386-23 Oktober 1456)
Santo Yohanes dari Capestrano dilahirkan di 
Italia pada tahun 1386. Ia seorang pengacara dan 
gubernur kota Perugia. 
saat  para musuh yang 
menyerang kotanya 
menjebloskannya ke dalam 
penjara, Yohanes mulai 
berpikir tentang arti hidup 
yang sebenarnya. Para 
musuh politik Yohanes tidak 
ingin segera 
membebaskannya. Jadi, 
Yohanes punya banyak 
waktu untuk menyadari 
bahwa hal yang paling 
penting yaitu  keselamatan 
jiwa. saat  pada akhirnya 
sekonyong-konyong ia 
dibebaskan, Yohanes masuk 
ke sebuah biara Fransiskan. Usianya tiga puluh 
tahun saat  itu. Bagi Yohanes, hidup sebagai 
seorang biarawan miskin sungguh merupakan suatu 
tantangan yang berat. Ia harus mengorbankan 
kebebasannya demi cintanya kepada Yesus. Dan ia 
berusaha melakukannya dengan segenap hatinya.
984
sesudah  ditahbiskan menjadi seorang imam, 
Yohanes diutus untuk berkhotbah. Ia dan Santo 
Bernardinus dari Siena, yang tadinya pembimbing 
novisnya, menyebarluaskan devosi kepada Nama 
Yesus yang Tersuci ke berbagai tempat. Yohanes 
berkhotbah menjelajahi Eropa selama empat puluh 
tahun. Semua orang yang mendengar khotbahnya 
tergerak hatinya untuk mengasihi serta melayani 
Kristus dengan lebih baik.
Suatu peristiwa terkenal dalam hidup orang 
kudus ini terjadi saat peperangan Belgrade. Turki 
telah bertekad untuk menguasai Eropa serta 
membinasakan Gereja Yesus. Paus mengutus Santo 
Yohanes dari Capestrano untuk pergi menghadap 
semua raja Kristen di Eropa untuk memohon agar 
mereka bersatu dalam menghadapi pasukan Turki 
yang amat kuat. Para raja taat kepada biarawan 
yang miskin serta bertelanjang kaki ini. Ia 
mengobarkan cinta mereka kepada Tuhan serta 
menyemangati mereka dengan kata-katanya yang 
berapi-api. Namun demikian, meskipun suatu 
balatentara Kristen yang besar bersatu untuk 
melawan Mohamad II dan pasukan Turkinya, 
tampaknya mereka akan kalah. Pasukan musuh jauh 
lebih besar jumlahnya. Pada saat itulah Yohanes 
sendiri, meskipun usianya telah tujuhpuluh tahun, 
lari ke garis depan untuk membakar semangat 
pasukannya agar terus bertempur. Dengan 
mengangkat salibnya tinggi-tinggi, orang tua yang 
kurus kecil ini terus berteriak, “Menang, Yesus, 
menang!” Dan para laskar Kristen itupun merasa 
jauh lebih bersemangat dari sebelumnya. Mereka 
bertempur hingga pasukan musuh lari ketakutan. St. 
Yohanes dari Capestrano meninggal tidak selang 
lama kemudian, pada tanggal 23 Oktober 1456. Ia 
dinyatakan kudus pada tahun 1724.
985
L: biarawan Fransiskan yang sedang berkotbah 
berapi-api melawan tentara Turki; P: 23 
Oktober
SANTO YOHANES dari DAMASKUS († 749)
 Santo Yohanes hidup pada abad kedelapan. 
Ia dilahirkan di kota Damaskus dari keluarga Kristen 
yang taat. saat  ayahnya 
wafat, Yohanes diangkat 
menjadi gubernur kota 
Damaskus. Pada waktu 
itu, kaisar mengeluarkan 
perintah yang melarang 
umat Kristiani memiliki 
patung atau pun gambar-
gambar Yesus Kristus dan 
para kudus. St. Yohanes 
tahu bahwa kaisar salah. 
sebab nya, ia bergabung 
dengan yang lainnya 
untuk mempertahankan 
tradisi Kristiani. Paus sendiri meminta Yohanes untuk 
terus mengatakan kepada rakyat bahwa memiliki 
patung atau pun gambar-gambar kudus yaitu  
suatu hal yang amat baik. Patung maupun gambar-
gambar ini  membantu mengingatkan kita akan 
Yesus Kristus, Bunda Maria dan para kudus. namun  
kaisar tidak mau taat kepada Bapa Suci. Ia terus 
saja melarang patung dan gambar-gambar 
ditempatkan di tempat-tempat umum. St. Yohanes 
dengan berani menulis tiga pucuk surat. Ia meminta 
kaisar untuk mengakhiri jalan pemikirannya yang 
salah. 
 Kaisar menjadi amat murka dan ingin 
melampiaskan dendamnya. Yohanes memutuskan 
untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai 
986
gubernur. Ia menyumbangkan segala kekayaannya 
kepada para miskin dan menjadi seorang rahib. Ia 
terus menulis artikel -artikel  yang mengagumkan untuk 
mempertahankan iman Katolik. Sementara itu, ia 
juga melakukan segala pekerjaan kasar di biara. 
Suatu hari ia bahkan pergi untuk berjualan 
keranjang di pinggir jalan kota Damaskus. Banyak 
orang yang mengenal Yohanes sebelumnya berlaku 
kejam terhadapnya dengan menjadikannya bahan 
tertawaan. Ini dia orang yang dahulunya yaitu  
gubernur kota yang hebat, sekarang berjualan 
keranjang. Coba bayangkan betapa berat 
penderitaan yang harus ditanggung oleh St. 
Yohanes. namun  ia tahu bahwa semua uang yang ia 
peroleh akan dipergunakan untuk kepentingan biara. 
Ia senantiasa memikirkan Yesus, Putera Allah, yang 
memilih untuk dilahirkan di sebuah kandang yang 
hina. Kemudian, ia merasa berbahagia dapat 
meneladani kerendahan hati Kristus. St. Yohanes 
wafat dengan damai dan tenang pada tahun 749.
SANTO YOHANES dari KANTY (1390-1473)
Orang kudus Polandia ini dilahirkan pada 
tahun 1390, putera seorang desa yang baik. Melihat 
betapa cerdas putera mereka, orangtuanya 
mengirimkannya untuk belajar di Universitas 
Krakow. Yohanes berhasil gemilang dalam studinya. 
Kemudian ia menjadi seorang imam, seorang guru, 
dan seorang pengkhotbah. Santo Yohanes juga 
dikenal sebab  kasihnya yang besar kepada orang-
orang miskin. Suatu saat  ia sedang makan di 
ruang makan universitas. Saat ia mulai bersantap, 
terlihat olehnya dari jendela seorang pengemis 
sedang melintas. Sekonyong-konyong ia melompat 
987
dari kursinya dan membawa pengemis itu makan 
malam bersamanya.
Sebagian orang merasa 
amat iri atas keberhasilan 
Santo Yohanes sebagai 
seorang guru dan 
pengkhotbah. Akhirnya 
mereka berhasil membuat dia 
dikirim ke sebuah paroki 
sebagai seorang pastor paroki. 
Di sini, Santo Yohanes 
memberikan segenap hatinya 
ke dalam kehidupan baru ini. 
namun , pada awalnya, 
segalanya tidak berlangsung 
mulus sama sekali. Orang tidak ambil peduli pada P 
Yohanes dan P Yohanes takut akan tanggung 
jawabnya. Namun demikian, ia pantang menyerah; 
dan daya usaha nya pun membuahkan hasil. Pada 
saat ia dipanggil kembali ke univesitas, umat paroki 
telah begitu mengasihinya. Mereka mengantarnya 
hingga separuh perjalanan. Sesungguhnya, mereka 
begitu sedih membiarkannya pergi sehingga Santo 
Yohanes harus mengatakan kepada mereka, 
“Kesedihan ini tidak menyenangkan Tuhan. Jika aku 
telah melakukan sesuatu yang baik bagi kalian 
sepanjang tahun-tahun ini, marilah menyanyikan 
sebuah lagu sukacita.”    
Kembali di Krakow, Santo Yohanes mengajar 
kelas Kitab Suci dan lagi, ia menjadi seorang guru 
yang amat populer. Ia diundang ke rumah-rumah 
para bangsawan yang kaya. namun , masih saja, ia 
memberikan segala yang dimilikinya kepada orang-
orang miskin dan berpakaian seperti orang miskin 
pula. Suatu saat  ia mengenakan sehelai jubah 
hitam yang usang ke sebuah perjamuan. Para 
988
pelayan tidak memperbolehkannya masuk. Santo 
Yohanes pun pulang dan berganti mengenakan 
sehelai jubah baru. Dalam perjamuan, seseorang 
menumpahkan makanan ke atas jubah barunya. 
“Tak apa,” kata orang kudus kita ini dengan 
bergurau, “bagaimanapun, jubahku pantas 
mendapatkan makanan, sebab tanpa jubah ini, aku 
tidak akan berada di sini sama sekali.”
Santo Yohanes hidup hingga usianya yang ke 
delapanpuluh tiga. Lagi, dan lagi, sepanjang 
hidupnya ia membagi-bagikan segala yang ia miliki 
demi menolong orang-orang miskin. saat  orang 
banyak mencucurkan airmata mendengar bahwa ia 
di ambang maut, Santo Yohanes berkata, “Janganlah 
khawatir akan penjara yang akan binasa ini. namun , 
pikirkanlah jiwa yang akan segera 
meninggalkannya.” Ia wafat pada tahun 1473 dan 
dimaklumkan sebagai seorang santo oleh Paus 
Klemens XIII pada tahun 1767. Pestanya dirayakan 
setiap tanggal 23 Desember
“Bersama  kerendahan  hati  [St  Yohanes]  mengalir  pula 
kesederhanaan  yang  bersahaja  dan  kepolosan;  pikiran 
hatinya  diungkapkannya  dalam kata-kata  dan  tindakan. 
Allah yang ada dalam hatinya dan Allah yang ada dalam 
bibirnya  yaitu   Allah  yang  satu  dan  sama.”  ~  Paus 
Klemens XII
SANTO YOHANES dari MESIR (304-394)
Santo Yohanes dari Mesir yaitu  seorang 
yang merindukan untuk hidup sendiri bersama 
Tuhan saja, yang kelak menjadi salah seorang dari 
para pertapa terkenal di masanya. Santo Yohanes 
dari Mesir dilahirkan sekitar tahun 304. Tidak banyak 
yang diketahui tentang masa mudanya, kecuali 
bahwa ia belajar ketrampilan seorang tukang kayu. 
989
saat  usianya duapuluh lima tahun, Yohanes 
memutuskan untuk meninggalkan segala urusan 
duniawi dan mempergunakan seluruh hidupnya 
untuk berdoa serta bermatiraga demi Tuhan. Ia 
kemudian menjadi salah seorang dari para pertapa 
padang gurun yang terkenal pada masa itu.
Selama sepuluh tahun ia menjadi murid 
seorang pertapa tua yang sudah banyak makan 
asam garam kehidupan. Pertapa kudus ini  
mengajarkan kehidupan rohani kepada Yohanes. 
Santo Yohanes menyebutnya sebagai “bapa rohani”-
nya. sesudah  bapa rohaninya wafat, Santo Yohanes 
melewatkan empat atau lima tahun dalam berbagai 
biara. Ia ingin lebih mengenal kehidupan doa serta 
gaya hidup para rahib. Pada akhirnya, Yohanes 
menemukan sebuah gua yang terletak di atas batu 
karang yang tinggi. Sekelilingnya tenang serta 
terlindung dari terik matahari dan angin padang 
gurun. Ia membagi guanya menjadi tiga bagian: 
ruang tamu, ruang kerja dan ruang doa. Penduduk 
daerah ini  membawakan makanan serta segala 
keperluan lain untuknya. Banyak juga orang yang 
datang untuk meminta nasehatnya tentang hal-hal 
yang penting. Bahkan Kaisar Theodosius I dua kali 
meminta nasehatnya, yaitu pada tahun 388 dan 
pada tahun 392. Para kudus terkenal seperti Santo 
Agustinus dan Santo Hieronimus menulis tentang 
kekudusan Santo Yohanes. Begitu banyak orang 
datang mengunjunginya, sebagian di antara mereka 
tinggal untuk menjadi murid-muridnya. Mereka 
membangun sebuah pondok. Mereka merawat 
pondok ini  dengan baik agar lebih banyak 
orang dapat datang serta memperoleh manfaat dari 
kebijaksanaan Santo Yohanes. Santo Yohanes dapat 
mengetahui kejadian-kejadian di masa mendatang. 
Ia dapat membaca jiwa-jiwa mereka yang datang 
990
kepadanya. Ia dapat membaca pikiran mereka. Jika 
ia mengoleskan minyak krisma kepada mereka yang 
menderita suatu penyakit jasmani, seringkali mereka 
menjadi sembuh.
Meskipun Yohanes menjadi seorang yang 
terkenal, ia tetap rendah hati dan tidak mau hidup 
enak-enakan. Tidak pernah ia makan sebelum 
matahari terbenam. Jika ia makan, makanannya 
hanyalah buah-buahan kering serta sayuran. Ia tidak 
pernah makan daging atau makanan yang dimasak 
atau pun makanan yang hangat. Santo Yohanes 
percaya bahwa hidup matiraganya membantunya 
memiliki hubungan yang akrab mesra dengan 
Tuhan. Santo Yohanes wafat dalam damai pada 
tahun 394 pada usia sembilanpuluh tahun.
BEATO YOHANES dari RIETI († 1350)
Beato Yohanes hidup pada awal pertengahan 
abad keempatbelas. Ia memiliki  seorang saudari 
yang juga kudus, yaitu 
Beata Lusia dari Amelia. 
Mereka yaitu  putera-
puteri keluarga Bufalari 
dari wilayah Umbria, 
Italia. Yohanes 
merasakan panggilan 
kepada hidup religius. Ia 
tertarik pada Ordo 
Santo Agustinus dan 
ingin menjadi seorang 
broeder. Yohanes 
diterima masuk ke 
dalam ordo dan segera 
merasa kerasan di sana. Ia senang berdoa dan 
bermeditasi mengenai Yesus, Maria dan para kudus. 
991
Ia belajar bagaimana berbicara kepada Tuhan, Bapa-
nya, dan teristimewa ia berusaha mendapatkan 
kesempatan untuk ikut melayani dalam Misa. Orang 
banyak dari kota-kota terdekat datang untuk ikut 
ambil bagian dalam Misa di Gereja Santo Agustinian. 
Mereka memperhatikan seorang broeder yang 
senantiasa ada di sana. Ia begitu damai dan lemah 
lembut. Broeder Yohanes senantiasa menyongsong 
kedatangan mereka. Ia membuat mereka serasa di 
rumah.
jika  orang-orang datang ke biara untuk 
mendapatkan pertolongan, Broeder Yohanes ada di 
sana menyalami dan menyambut mereka. Bagi 
mereka yang tinggal bermalam, ia akan membawa 
mereka ke kamar-kamar tamu dan melayani 
mereka. Ia akan memastikan bahwa mereka 
mendapatkan makanan, obat-obatan dan segala 
yang lain yang dapat diberikan biara. Tahun-tahun 
berlalu. Broeder Yohanes melewatkan kehidupan 
religiusnya seturut irama jam-jam yang berlalu. Ia 
teguh dan mantap. Broeder Yohanes tetap penuh 
sukacita dalam panggilan hidupnya hingga wafatnya 
pada tahun 1350. Siapapun yang pernah datang ke 
biara tak heran saat  mukjizat-mukjizat mulai 
dilaporkan terjadi di makamnya. Broeder Yohanes 
tak akan membiarkan kematian menghentikannya 
dari melakukan pewartaan bagi Yesus.
SANTO YOHANES dari SAHAGUN (11 Juni 1479)
St. Yohanes dilahirkan di Sahagun, Spanyol, 
pada abad kelima belas. Ia mendapatkan pendidikan 
dari para biarawan Benediktin di kotanya. Kemudian, 
Yohanes menjadi seorang imam paroki. Pastor 
Yohanes dapat saja hidup nyaman di katedral atau di 
salah satu paroki yang mapan di keuskupannya. 
992
namun , Pastor Yohanes memilih hidup miskin dan 
sederhana seperti cara 
hidup Yesus sendiri. Ia 
memilih untuk 
bertanggung jawab atas 
sebuah kapel kecil saja. 
Di sana ia merayakan 
Misa, berkhotbah dan 
mengajar katekese. 
Pastor Yohanes 
merasa perlu mendalami 
teologi, maka ia belajar di 
Universitas Katolik 
Salamanca. sesudah  
empat tahun belajar 
dengan tekun, ia menjadi seorang pengkhotbah 
yang ulung. Sembilan tahun kemudian, ia bergabung 
dengan para biarawan Agustin. Mereka amat 
terkesan dengan cara Pastor Yohanes mengamalkan 
keutamaan-keutamaan Kristiani. Ia taat kepada para 
atasannya dan rendah hati pula. St. Yohanes terus 
berkhotbah. Homili atau khotbahnya yang indah 
berhasil membawa perubahan dalam kehidupan 
penduduk Salamanca. Mereka saling berkelahi 
dengan sengit di antara mereka. Sering kali para 
pemuda bangsawan saling baku hantam untuk balas 
dendam. St. Yohanes berhasil mengakhiri banyak 
perkelahian-perkelahian sengit semacam ini. Ia 
bahkan membujuk mereka untuk saling memaafkan 
satu sama lain. 
St. Yohanes tidak takut meluruskan 
perbuatan-perbuatan jahat, bahkan saat  
pelakunya yaitu  orang-orang berkuasa yang dapat 
membalas dendam padanya. Suatu saat , ia 
menegur seorang pangeran sebab  memicu  
orang-orang miskin menderita. Memang benar apa 
993
yang dikatakan imam! Pangeran amat marah, ia 
mengirim dua orang utusannya untuk membunuh St. 
Yohanes. Kedua utusan itu pergi mendapatkan sang 
imam. Pastor Yohanes begitu lemah lembut dan baik 
hati. Kedua utusan itu pun segera dipenuhi rasa 
sesal dan mohon pengampunan darinya. Kemudian 
sang pangeran sakit parah. Berkat doa-doa St. 
Yohanes, ia menyesali dosa-dosanya dan sembuh 
dari penyakitnya.  Melalui doa dan Misa Kudus, St. 
Yohanes menerima rahmat yang memberinya 
karisma istimewa sebagai seorang pengkhotbah. Ia 
merayakan Misa Kudus dengan cinta bakti yang 
amat mendalam. Ia wafat pada tanggal 11 Juni 
1479. St. Yohanes dari Sahagun dinyatakan kudus 
oleh Paus Alexander VIII pada tahun 1690. Pestanya 
dirayakan setiap tanggal 12 Juni.
SANTO YOHANES dari SALIB 
(1542-14 Desember 1591)
 Santo Yohanes de la Cruz atau Yohanes dari 
Salib dilahirkan di Spanyol pada tahun 1542. Ia 
yaitu  putera seorang 
penenun. Yohanes 
bersekolah di sekolah 
untuk anak-anak miskin 
dan menjadi pesuruh 
direktur sebuah rumah 
sakit. Selama tujuh 
tahun, Yohanes bekerja 
sebagai pesuruh sambil 
belajar di sekolah Yesuit. 
Bahkan semasa 
mudanya Yohanes suka 
melakukan silih. Ia 
paham benar arti 
994
berkurban demi cinta kasih kepada Yesus. 
saat  usianya duapuluhsatu tahun, cintanya yang 
besar kepada Tuhan mendorongnya untuk masuk ke 
biara Karmel. Bersama St. Theresia dari Avila, St. 
Yohanes dipilih Tuhan untuk membawa semangat 
baru di antara para religius. Hidup Yohanes penuh 
dengan pencobaan. Meskipun ia berhasil membuka 
biara-biara baru di mana cara hidup sucinya 
dijalankan, ia sendiri dikecam. Ia bahkan dijebloskan 
ke dalam penjara dan harus mengalami penderitaan 
yang hebat.  
Suatu waktu, ia mengalami pencobaan-
pencobaan yang dahsyat pula. Tampaknya Tuhan 
telah meninggalkannya seorang diri dan ia merasa 
sangat menderita. Namun demikian, saat  badai 
pencobaan ini  telah berlalu, Tuhan memberi 
ganjaran kepada hambanya yang setia itu. Ia 
menganugerahinya kedamaian hati dan sukacita. St. 
Yohanes menikmati hubungan yang mesra serta 
akrab dengan Tuhan. Malahan, Bunda Maria sendiri 
yang menunjukan kepada Yohanes bagaimana 
meloloskan diri dari sel penjaranya. 
 St. Yohanes memiliki  cara mengagumkan 
dalam menghadapi para pendosa. Suatu saat  
seorang wanita cantik namun  pendosa berusaha 
membuatnya jatuh dalam dosa. St. Yohanes 
berbicara kepadanya sedemikian rupa hingga wanita 
itu dibimbing untuk mengubah cara hidupnya. 
Seorang wanita lain, memiliki  kelakuan yang 
sedemikian rupa, hingga membuatnya dijuluki 
“wanita mengerikan”. namun , dengan sikapnya yang 
lemah lembut, St. Yohanes tahu bagaimana 
mengatasinya. 
 St. Yohanes dari Salib mohon kepada Tuhan 
untuk mengijinkannya menderita setiap hari demi 
cinta kasihnya kepada Yesus. Untuk membalas 
995
kasihnya itu, Yesus menampakkan diri kepada St. 
Yohanes dengan suatu cara yang amat istimewa. St. 
Yohanes terkenal oleh sebab  artikel -artikel  rohaninya 
yang menunjukkan kepada kita bagaimana 
membangun hubungan yang akrab dan mesra 
dengan Tuhan. St. Yohanes wafat pada tanggal 14 
Desember 1591. Ia digelari Doktor Gereja oleh Paus 
Pius XI pada tahun 1926.
P: 14 Desember
SANTO YOHANES a DEO 
(8 Maret 1495-8 Maret 1550)
Santo Yohanes a Deo (a Deo = dari Tuhan) 
dilahirkan di Portugal pada tanggal 8 Maret 1