22 dalil
Pernyataan Dasar, tanpa menghiraukan sanggahan dari G.I Butler di
tahun 1883 (RH, 20 November). Sekarang Gereja secara resmi telah
membuat kredo/Pernyataan Iman. Pada tahun 1861 James White
mengamarkan bahwa, “Membuat kredo yaitu meletakkan tiang-tiang,
dan membatasi jalan pada semua kemajuan di masa depan. Pada
dasarnya mereka mengatakan bahwa Tuhan tidak boleh melakukan
sesuatu yang melewati ketentuan yang telah ditetapkan di dalam kredo.
Kredo dan Roh Nubuat dengan demikian berdiri pada posisi yang secara
langsung berlawanan satu dengan lain… Alkitab yaitu kredo kami.
Kami menolak semua yang ada dalam bentuk kredo manusia.”
1935 - Arthur Grosvenor Daniells, salah seorang yang berperan
penting dalam kemurtadan ini, meninggal dunia.
1935 - Surat dari H.W. Carr kepada Willie White menanyakan tentang
hakikat dari Roh Kudus karena Roh Kudus sedang dipromosikan oleh
beberapa pemimpin sebagai pribadi lain yang berbeda dari Bapa dan
Anak. Ellen White menjelaskan bahwa Roh dari Allah dan dari Kristus
(Roh Kudus) yaitu kepribadian Ilahi, tapi hal ini mulai diputar-balikkan
menjadi “seorang lain yang berbeda” dari Kristus sebagai Penolong yang
lain. Berikut yaitu bagian dari jawaban Willie White, “Pernyataan-
pernyataan dan sanggahan-sanggahan dari beberapa pendeta kita dalam
usaha mereka untuk membuktikan bahwa Roh Kudus yaitu seorang
individu sama seperti Allah, Bapa dari Kristus, Anak yang kekal, telah
membingungkan saya dan kadang hal itu membuat saya sedih. Seorang
guru yang popular berkata ‘kita dapat memandang Dia (Roh Kudus),
sebagai seorang yang berada di bawah sini menjalankan tugasnya.”
1936 - Komite Sekolah Sabat General Conference menerbitkan seri
pelajaran Sekolah Sabat untuk gereja (mulai dari kwartal ke 4 tahun 1936
sampai kwartal ke 2 tahun 1938), dengan maksud untuk menunjukkan
kepada dunia apa yang resmi dipercayai oleh Gereja MAHK, untuk
menunjukkan bahwa gereja masih memegang posisi para pionir Advent
tentang hakikat Allah dan Kristus. Enam orang termasuk F.M. Wilcox dan
M.E. Kern dipilih oleh komite G.C di akhir tahun 1935 untuk duduk dalam
komite Departemen Sekolah Sabat setiap kali mereka menyusun
pelajaran-pelajaran tentang doktrin Alkitab yang penting. Pelajaran ini
memakai bahasa Trinitas dan diaplikasikan pada kepercayaan non-
Trinitas, alhasil secara halus mengganti artinya ke dalam istilah-istilah
Trinitas. Pada pelajaran minggu ke 3 dari kwartal ke 4 tahun 1936 di
bawah judul "Ke-Allahan”, kata Trinitas digunakan dua kali, sekali
sebagai judul dan sekali sebagai sub-judul. Di bawah judul “Trinitas,”
mereka menuliskan bahwa "tiga kuasa bekerja dalam pekerjaan
penciptaan," dan bahwa "nama Allah digunakan oleh Bapa, oleh
Anak, dan oleh Roh—seperti nama keluarga surgawi. Ketiga pribadi
ini membentuk ke-Allahan." Kemudian di bawah judul ‘Kesatuan dari
Ke-Allahan,’ mereka menuliskan bahwa, "Bapa ada dalam Anak, dan
Anak ada dalam Bapa. Roh yaitu ‘Roh Allah’ dan ‘Roh Kristus.’
Oleh sebab itu ketiganya tinggal bersama, dan ketiganya yaitu
satu.” (Pelajaran 3, hal.10) Hanya satu kali di lain waktu kata Trinitas
disebut kembali, terdapat dalam Pelajaran 10 yang mengatakan, “Sebab
ke-Ilahian Trinitas terdiri dari tiga pribadi, ada penetapan sebuah
hubungan pribadi antara ke-Allahan dan seorang yang dibaptis.” (5
Desember, hal. 31). Tidak ada sebutan tentang Trinitas, dan kata-kata
“doktrin Trinitas” tidak digunakan, tapi secara halus isyaratnya sedang
disampaikan. Sampai pada batas waktu ini, kepercayaan tentang Anak
Allah yang dilahirkan oleh Bapa masih merupakan kepercayaan yang
resmi. Waktu dan kematian para pionir diperlukan untuk mengganti
kepercayaan “Yesus yaitu Anak Lahir Bapa” dan menyokong
pengakuan yang salah “Kristus tidak mungkin dilahirkan, sebab Kristus
yaitu sepenuhnya Allah di dalam hidupan-Nya yang sudah ada
sebelumnya.” Ellen White percaya bahwa Kristus benar-benar dilahirkan
dan tetap sebagai Allah sepenuhnya, sebab pada tahun 1905 beliau
berkata, “Tuhan Yesus Kristus, Anak tunggal yang dilahirkan oleh Bapa,
yaitu benar-benar Allah dalam ketidak terbatasan, tapi bukan dalam
kepribadian.” (Manuscript 116, 19 Des. 1905)
Pelajaran Sekolah Sabat kwartal keempat dengan benar menyimpulkan
mengenai keberadaan Kristus sebelumnya, “Dengan demikian Dia
bukan bagian dari ciptaan tapi yaitu ‘Yang dilahirkan oleh Bapa’ di
hari-hari kekekalan, dan yaitu juga Allah.” (Pelajaran 4, hal. 13).
Dalam bagian mengenai ke-Ilahian Kristus, pelajaran SS ini dengan tepat
menyatakan bahwa Kristus sebagai Anak Allah mewarisi nama Allah dan
dengan demikian berhak disebut Allah. Jadi tampaknya sampai akhir
tahun 1936, tulisan-tulisan Ellen White belum diartikan untuk mengganti
kepercayaan seluruh gereja tentang keberadaan Kristus sebelumnya
sebagai Anak yang benar-benar dilahirkan Allah, bertentangan dengan
pernyataan yang diberikan oleh para pemimpin gereja kemudian. Juga
sampai pada poin ini, Roh Kudus belum secara resmi disebut sebagai
seorang oknum Allah sama seperti Allah Bapa dan Kristus sebagai oknum
pribadi. Pelajaran ini masih mengajarakan, “Karenanya Bapa
mengirimkan Roh di dalam nama Anak, yakni, sebagai perwakilan
Anak. Roh ‘berasal dari Bapa,’ untuk melakukan pekerjaan-Nya di
dunia… Dengan demikian Bapa mengirimkan Roh, dan Anak
mengirimkan Roh. Anak berfirman tentang apa yang Bapa berikan
untuk difirmanankan, dan Roh berfirman tentang apa yang diberikan
oleh Anak untuk difirmankan. Roh itu yaitu Roh Allah dan Roh
Kristus…” (Pelajaran 3, hal. 11) (Untuk melihat dokumen asli Pelajaran
SS tahun 1936, klik disini:
http://documents.adventistarchives.org/SSQ/SS19361 001-04.pdf
1936 - Dr. Benjamin Wilkinson menjawab sebuah surat dari Dr. T.S.
Teters, dia menulis, “Menjawab surat anda tertanggal 13 Oktober tentang
doktrin Trinitas, saya akan mengatakan bahwa Masehi Advent Hari
Ketujuh tidak, dan tidak pernah menerima kegelapan yang misterius dari
doktrin Katolik Trinitas.” http://omega77.tripod.com/bivensholyspirit.htm
1937 - Willie C. White, Putera dari James and Ellen White, meninggal
dunia.
1939 - W.W. Prescott berkhotbah di Gereja Advent Takoma Park,
dimana dia berkata bahwa Kitab Suci “Dengan jelas menyiratkan doktrin
Trinitas… Ada tiga Pribadi di dalam ke-Allahan, tapi mereka begitu
misterius dan hubungannya tidak terpisahkan satu sama lain, maka
kehadiran yang satu sama saja dengan kehadiran yang lain.” Penatua
Judson S. Washburn memprotes apa yang didengar dan dilihatnya
sedang terjadi di dalam gereja dengan menulis sebuah surat kepada
Presiden General Conference, J.L. McElhany menentang doktrin Trinitas.
Surat ini disebarluaskan oleh seorang presiden di suatu Konferens
kepada 32 orang pendeta.
1941 - Komite General Conference mengadakan pemungutan suara
untuk mencetak Pernyataan Iman dalam bentuk surat edaran dan secara
resmi diterbitkan sebagai Pernyataan Iman kita. Komite ini juga
menyetujui keseragaman ‘Janji/Sumpah Baptisan’ dalam bentuk
sertifikat, berdasar pada Pernyataan Iman yang saat itu sudah
diterima secara umum, yaitu Deklarasi Iman Dasar tahun 1931. (Sidang
G.C di San Francisco). Sumpah Baptisan dengan kata-kata Trinitas di
dalamnya, dirumuskan oleh 13 orang yang dipimpin oleh W.W. Prescott.
Mereka menyebut Bapa sebagai Pribadi Pertama, Yesus sebagai Pribadi
Kedua dan Roh Kudus sebagai Pribadi Ketiga, Tapi kata Trinitas itu
sendiri tidak digunakan.
1941-44 - Lagu Sion “Christ in Song” dan Buku Lagu-Lagu “Hymns and
Tunes” diinstruksikan kembali kepada Kantor-Kantor Daerah (Konferens)
untuk dihanguskan agar Lagu Sion yang baru dengan nuansa Trinitas
dapat menggantikan Lagu Sion dan Buku Lagu-Lagu yang lama. Roy
Allan Anderson yaitu seorang yang berada dibalik layar
instruksi/perintah ini.
1943 - Dr. John Harvey Kellogg meninggal, setelah berhasil membujuk
banyak orang ke dalam ajaran sesatnya.
1944 - Komite menghapus semua 18 kalimat non-Trinitas dari buku
yang ditulis oleh Uriah Smith yang berjudul ‘Pembahasan tentang Daniel
dan Wahyu (Thoughts on Daniel and Revelation)’ dalam usaha mereka
untuk menutupi sejarah. Mereka meniadakan setiap bagian yang
mengatakan bahwa Kristus dilahirkan oleh Bapa. W.W. Prescott dan yang
lain mengganti arti dari “korban persembahan sehari-hari (daily sacrifice)”
dalam nubuatan 2300 pagi dan petang. Banyak perubahan juga dilakukan
terhadap buku-buku Roh Nubuat, seperti huruf-huruf kecil pada kata-kata
‘pribadi ketiga’ diganti dengan huruf-huruf besar.
1944 - Buku Truth Triumphant (Kebenaran Menang) yang ditulis oleh
Dr. Benjamin G. Wilkinson terbit, yaitu sebuah buku penelitian secara
mendalam tentang sejarah Gereja di padang belantara. Buku ini berisi
kalimat-kalimat yang begitu keras melawan doktrin Trinitas. LeRoy Froom
menjadi marah, dan memerintahkan penghancuran piringan cetak yang
asli agar buku ini tidak lagi dapat dicetak kembali.
1944 - William Warren Prescott, salah seorang yang berperanan
penting dalam kemurtadan ini, meninggal.
1945 - LeRoy Froom menerbitkan kumpulan tulisan-tulisan Ellen White
dalam Majalah “Ministry” untuk menonjolkan istilah “Kekekalan Kristus”.
Pengertian dari Ny. White dalam hal ini sangat jauh berbeda dengan
pengertian dari LeRoy Froom.
1946 - Pimpinan kembali mengangkat komite yang terdiri dari 4 orang
untuk membuat Pernyataan Iman resmi. Namun, pernyataan iman ini
hanya ditulis oleh F.M. Wilcox sendiri berdasar Pernyataan Iman
tentang Trinitas yang pertama ditulis-nya tahun 1931 dan secara tidak
resmi ditempatkan dalam Buku Tahunan pada tahun yang sama.
1946 - Buku kumpulan kutipan-kutipan dari Ellen White yaitu
‘Evangelism (Evangelisasi)’ yaitu merupakan perhitungan cermat dalam
penggunaan kutipan-kutipan ini , dimana banyak dari kutipan-
kutipan itu tidak lengkap, untuk menonjolkan suatu gambaran bahwa
beliau, seperti harapan mereka, yaitu seorang penganut Trinitas. Hasil
kerja ini dilakukan oleh LeRoy Froom, Roy Allan Anderson and Miss
Louise C. Kleuser dengan sokongan Sdr. Branson (Seperti tertulis dalam
Surat Froom tahun 1966), dengan maksud untuk menipu, Froom
menempatkan kutipan-kutipan Ellen White itu dalam buku-nya
‘Evagelism’ di bawah judul “Misrepresentations of the Godhead (Salah
Mengartikan Ke-Allahan” dimana beliau menulis “pribadi ketiga”, tiga
kuasa besar” dan “trio surgawi” dsb. Jika kalimat-kalimat di bawah judul
ini di baca, suatu pesan halus ditanamkan. Tapi semua tulisan
ini sebetulnya mengacu pada Roh Kristus dan bukan makhluk lain.
Cara Froom akhirnya berhasil menuntun seluruh Gereja Advent kepada
jalan yang sesat oleh karena umat-umat tidak mengambil waktu mereka
untuk menyelidiki apa sebenarnya yang dimaksud Ellen White tentang
topik-topik ini. Mereka hanya membaca satu kalimat pendek dan mereka
seperti terhipnotis. Buku dari Froom ini meyakinkan banyak non-Trinitas
di Uni Kolumbia yang “menurunkan lengan mereka (berkompromi)” dan
menjadi pro-Trinitas.
1946 - Sidang General Conference memutuskan bahwa semua revisi
Peraturan Gereja di kemudian hari harus mendapat persetujuan terlebih
dahulu dari sidang G.C. sedunia.
1946 - General Conference, setelah dipengaruhi dengan ajaran yang
baru selama 27 tahun (dan generasi baru masuk ke dalam gereja, yang
tidak tahu menahu tentang Trinitas), memilih secara resmi untuk
mempertahankan Sumpah Baptisan tahun 1931 ini . Mereka
kemudian memutuskan bahwa “pergantian-pergantian dalam Sumpah
Baptisan hanya dapat dilakukan oleh para delegasi resmi sidang General
Conference.” (Movement of Destiny, hal. 422). Trinitas saat ini telah
dilindungi oleh peraturan bahwa seluruh gereja harus menyetujui jika ada
perubahan, melalui keputusan sidang General Conference. Seluruh
pelayanan dan keanggotaan gereja sedunia sekarang percaya bahwa
Trinitas yaitu benar.
1947 - Charles S. Longacre menulis tulisan #17 tentang “Ke-Ilahian
Kristus,” menegaskan bahwa Gereja MAHK aslinya berdiri pada Ke-
Allahan. Ini yaitu suatu artikel non-Trinitas, yang diajukan kepada Bible
Research Fellowship (Kelompok Riset Alkitab), untuk didiskusikan. Hal ini
merupakan usaha perlawanan terakhir yang berasal dari dalam gereja
sampai beberapa abad kemudian.
1948 - Sidang Gereja-Gereja Sedunia (World Council of Churches)
secara resmi didirikan/dilembagakan di Amsterdam.
1949 - Pembacaan-Pembacaan Alkitab untuk Rumah Tangga (Bible
Readings for the Home Circle) direvisi oleh D.E. Rebok dalam usaha-nya
untuk meniadakan setiap kalimat non-Trinitas, Arian atau Semi-Arian.
Roy Allan Anderson berpengaruh dalam revisi ini juga.
1950 - Herbert Camden Lacey, salah seorang yang berperan utama
dalam kemurtadan ini, meninggal.
1950 - R.J. Wieland and D.K. Short menulis tesis yang ditujukan
kepada G.C dengan judul “1888 Re-examined (Pemeriksaan Kembali
Tahun 1888)”. Tesis ini ditolak, dan diskusi mereka berlangsung sampai
tahun 1961. Hal ini yaitu usaha perbaikan dalam gereja agar melalui
pemeriksaan diri, kita dapat kembali pada kebenaran.
1952 - Sebuh buku yang dilindungi hak cipta berjudul ‘Prinsip-Prinsip
Kehidupan’ diterbitkan di tahun 1956. Buku ini telah digunakan oleh para
pelajar sekolah sebagai buku pelajaran doktrin Alkitab. Sebuah paragraf
mengatakan, “Sementara Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus
yaitu tiga pribadi yang terpisah dan makhluk yang berbeda, namun
mereka yaitu ‘satu dalam hakikat, karakter dan dalam tujuan’ (Hal 34.1),
bekerja dalam hubungan yang begitu dekat sebagai kesatuan.”
(Principles of Life, hal.28)
1955 - Penatua Judson S. Washburn, salah seorang yang terakhir yang
menghubungkan gereja pada kebenaran, meninggal.
1955-56 -Konferensi Gereja Injili/Evangelis berlangsung antara pimpinan-
pimpinan General Conference (diwakili oleh Froom, Anderson, Read, and
Unruh) dengan Walter Martin and Donald Barnhouse, editor dari majalah
Eternity. Apakah Gereja Advent yaitu pemuja kultus? Pertanyaan itulah
yang ditanyakan oleh Gereja Injili. Doktrin Trinitas yaitu salah satu hal
yang didiskusikan. Pengakuan dibuat tentang Pendamaian dan
Kemanusiaan Kristus. Hakikat Kristus diganti menjadi hakikat Adam
sebelum jatuh ke dalam dosa. Ajaran ‘Pendamaian’ diganti menjadi “telah
selesai di kayu salib”, dibandingkan dengan “dimulai di kayu salib”.
Pergantian-pergantian ini diharuskan oleh denominasi-denominasi
protestan untuk Gereja Advent, agar gereja Advent dapat digolongkan
sebagai suatu Gereja Injili Kristen dan bukan sebuah gereja pemuja kultus
atau suatu sekte. Kita tunduk kepada puteri-puteri dari wanita pelacur itu
sebab takut disebut sebagai penganut kultus, dan menolak tulisan-tulisan
Roh Nubuat dan menyatakan bahwa tulisan-tulisan ini tidak
mencerminkan ajaran Advent. Tapi sebetulnya kita telah disebut sebagai
pemuja kultus jauh di tahun-tahun sebelumnya sebab kepercayaan-
kepercayaan kita berbeda dari Gereja-Gereja Protestan lainnya. Ellen
White mengamarkan di tahun 1894 agar kita tidak menjembatani jurang
yang memisahkan anak-anak Allah dari anak-anak kegelapan. Tapi
amaran ini tidak dihiraukan. Donald Barnhouse menulis dalam
majalahnya, majalah ‘Eternity’, “Sekarang diketahui bahwa umat-umat
Advent yang dengan tegas menyangkal posisi-posisi doktrin tertentu yang
pada mulanya telah dikaitkan dengan mereka… Umat-umat Advent
secara khusus menolak ajaran-ajaran dari pendeta-pendeta yang
merupakan anggota-anggota seiman mereka yang telah percaya,
mengabarkan, dan menulis hal-hal yang akan menggolongkan mereka di
antara penganut Arian.”
1957 - Buku Pertanyaan-Pertanyaan tentang Doktrin (Questions on
Doctrine) diterbitkan setelah konferensi ini – yaitu sebuah buku pro-
Trinitas yang ditulis oleh LeRoy Edwin Froom, W.E. Read, R.A. Anderson
dan T.E. Unruh. Buku ini diterbitkan untuk menyamakan Gereja MAHK
dengan Gereja-Gereja Protestan dan Gereja-Gerja Injili sedunia agar kita
dapat diterima dan tidak disebut sebagai gereja pemuja “kultus”.
1957 - Gereja menyatakan persatuan dengan denominasi-denominasi
Protestan yang jatuh itu. “Kami yaitu satu dengan saudara-saudara di
kelompok-kelompok denominasi Kristen dalam dasar-dasar iman yang
agung yang sebelumnya diberikan kepada orang-orang yang suci.”
(Questions on Doctrine, hal.32)
1957 - Gereja MAHK bergabung dengan CWC – Christian World
Communions (Kerukunan Gereja Sedunia).
1958 - Penatua Charles S. Longacre, seorang pembela kebebasan
beragama, penulis yang tetap berdiri di atas pandangan mula-mula dari
para pionir dalam Adventisme, meninggal.
1962 - Sidang Vatikan kedua dimulai, dan berakhir di tahun 1965.
Gereja Roma Katolik menyesuaikan diri-nya dengan dunia moderen.
Perubahan besar terjadi dalam Gereja Katolik, tapi tujuan-nya tetap sama.
Tahap akhir telah di tentukan bagi Orde Jesuit sebagai lawan dari
pergerakan Reformasi untuk mengambil alih kekuasaan di atas semua
Gereja Protestan.
1962 - Dewan Gereja-Gereja Sedunia (The World Council of Churches)
menjadikan doktrin Trinitas sebagai syarat keanggotaan, sebagai sesuatu
yang utama dalam organisasi ekumenis.
1962 - Buku Tahunan 1962 dicetak kembali dengan Pernyataan Iman
dengan inti yang sama dengan yang pertama kali diterbitkan di tahun
1931.
1965 - Bernard Seton mendesak General Conference untuk merevisi
Dasar Iman kita. Beberapa pimpinan kita baru saja mengunjungi Geneva,
Switzerland dalam rangka bernegosiasi untuk memiliki hubungan lebih
dekat dengan kantor pusat Dewan Gereja-Gereja Sedunia (the World
Council of Churches).
1965 - Bert Beverly Beach menjadi petugas penghubung Gereja MAHK
dengan denominasi-denominasi lain.
1968 - Penatua Benjamin G. Wilkinson PhD meninggal, setelah 76
tahun aktif dalam pelayanan gereja. Pionir yang satu ini, menantang
doktrin Trinitas sampai akhir hidup-nya.
1968 - Di Uppsala, Sweden – Dewan Gereja-Gereja Sedunia menerima
keanggotaan penuh seluruh wakil dari semua gereja yang sebelumnya
bukan anggota, termasuk Gereja MAHK. Ini diterbitkan dalam Koran New
York Time tertanggal 12 Juli.
1970 - Bert B. Beach dipilih sebagai Sekretaris – Konferensi Tahunan
dari Kerukunan Sekretaris Gereja-Gereja Kristen Sedunia, yang mewakili
kurang lebih 2 milyar umat Kristen dan membawahi gereja-gereja dalam
jumlah lebih besar dari organisasi lain. Dia memegang jabatan ini sampai
tahun 2003.
1971 - Buku Movement of Destiny (Pergerakan Takdir) yang ditulis oleh
LeRoy Froom diterbitkan. Froom mengakui akan perubahan yang
dilakukan tahun 1931 yang menjadi “standar kerja” untuk memperbaiki
“pandangan yang salah tentang ke-Allahan” dan untuk membuat mereka
(umat-umat) menjadi penganut Trinitas. Catatan sejarah-nya mengatakan
"kami mulai sebagai Semi-Arians, tapi dengan pasti terus berkembang
menjadi sebuah gerakan yang kuat, sanggup mengambil tempat di antara
denominasi-denominasi Protestan aliran utama. Bersama dengan
mereka kami dengan sepenuh hati mengakui doktrin Kekristenan Trinitas
dan ke-Ilahian penuh dari Kristus.” Dia juga membuat pengakuan-
pengakuan lain tentang kesalahan-nya, termasuk penggunaan materi dari
penulis- penulis penyembah hari Minggu sebagai sumber yang digunakan
dalam buku-nya yang berjudul The Coming of the Comforter (Kedatangan
Penolong itu) yang diterbitkan pada tahun 1928. (Movement of Destiny,
hal. 322, 422).
Prinsip-prinsip dan ketentuan-ketentuan Adventisme dirubah dalam buku-
buku jawaban Gereja MAHK tentang doktrin-doktrin kita, yaitu ‘Questions
on Doctrine’ dan ‘Movement of Destiny’. “Kepribadian-kepribadian Ilahi”
yang dipercayai oleh para pionir Advent tentang hakikat kemanusiaan
Kristus, juga dirubah dan ditiadakan dalam seluruh terbitan Gereja MAHK.
1973 - Bert B. Beach, Sekretaris dari Divisi Eropa Utara – Divisi Afrika
Barat dan persekutuannya memulai rekayasa sosial untuk diterima
sebagai bagian dari dunia melalui penggabungan dengan Dewan Gereja-
Gereja Sedunia. Dia bersama Lucas Visher, Sekretaris dari Dewan
Gereja-Gereja Sedunia, menulis sebuah buku yang berjudul “Banyak
Persamaan antara Dewan Gereja-Gereja Sedunia dan Gereja MAHK”,
yang diterbitkan oleh Dewan Gereja-Gereja Sedunia atau WCC di
Geneva, Switzerland, 1973, yang menyatakan, “Anggota Dewan Gereja-
Gereja Sedunia dan Umat Advent Hari Ketujuh sama-sama setuju pada
dalil-dalil dasar iman Kristen seperti yang ditetapkan dalam lambang-
lambang kuno (Kredo - Apostolixum, Nicaeno-Constantinopolitum,
Athanasium). Perjanjian ini merupakan tanda penerimaan tanpa syarat
dari seluruh doktrin-doktrin Trinitas dan dua hakikat.” (So Much in
Common, hal. 40) Ellen White mengamarkan, “yaitu suatu kesalahan
besar di pihak mereka sebagai anak-anak Allah untuk menjembatani
jurang yang memisahkan mereka dari anak-anak kegelapan dengan
menyerahkan prinsip, mengkompromikan kebenaran.” (Bible Echo, 9
April 1894, par. 6)
1974 - LeRoy Froom, salah seorang yang menjadi kunci dalam
kemurtadan, meninggal.
1974 - Catatan dokumen dari Konferensi Alkitab tahun 1919 ditemukan
oleh Don Yost dan Don Mansell di antara dokumen-dokumen Gerenal
Conference.
1975 - Sebuah tulisan non-Trinitas yang ditulis oleh Edward Edstrom
diterbitkan atas permintaan Dewan Pengajar Walla Walla Valley Academy
dalam format buku yang berjudul Roh Manusia – Roh Ilahi. Kepercayaan
Edstrom tentang Trinitas mendapat tantangan di tahun 1954 saat
sesama pendeta dan para pengerja di Afrika Tengah ditantang oleh kaum
Muslim “yang menyatakan SATU Allah, sementara Kekristenan
tampaknya memiliki TIGA (Allah) yang terpisah, Allah yang berbeda dan
disebut SATU.” (Human Spirit – Divine Spirit, Introd. iv)
1976 - Neal C. Wilson, sebagai Presiden Divisi Amerika Utara,
memberikan pernyataan di bawah sumpah dalam kasus hukum ‘the
Silver-Tobler’ yang melibatkan Gereja MAHK. Pernyataan itu yaitu
sebagai berikut: "Walaupun benar bahwa ada suatu periode di dalam
kehidupan Gereja MAHK saat denominasi berdiri dengan tegas sebagai
anti-Roma Katolik dalam pandangan-nya, dan istilah susunan hirarki
digunakan secara buruk mengacu pada bentuk pimpinan gereja
kepausan, sikap dari pihak Gereja tidak lebih dari pernyataan anti paus
yang tersebar luas di antara denominasi-denominasi protestan yang
tradisional pada permulaan abad dan pada abad akhir berikutnya, yang
sekarang telah dibuang ke dalam tumpukan sampah sejarah, sejauh
inilah yang Gereja MAHK ketahui." (Merikay McLeod lawsuit, hal. 4,
footnote #2, Docket Entry #84: EEOC vs PPPA C-74-2025 CBR,
Pernyataan di bawah sumpah tertanggal 6 Februari 1976). Ellen White
mengamarkan di tahun 1894, “Kemunduran gerejalah yang mengurangi
jarak antara-nya dengan kepausan.” (ST, 19 Feb. 1894)
1977 - Paus Paulus VI memberi penghargaan kepada Bert B. Beach
dalam acara pribadi di Vatikan oleh karena buku-nya. Beach
menghadiahkan Paus sebuah buku dan medali emas sebagai konfirmasi
persahabatan dari Gereja MAHK dengan Vatikan. "Medali itu yaitu
sebuah saksi yang terukir tentang keabsahan Sepuluh Hukum.
Sementara hukum yang lain hanya dilambangkan dalam angka-angka
Romawi, kata-kata dalam hukum keempat sebagai berikut: ‘Ingatlah akan
hari Sabat dan sucikanlah hari itu’ – tertulis di dalamnya.” (W.D Eva,
Adventist Review, “Book, Medallion Presented to Pope”, 11 Agustus
1977, (849) hal.23). Namun, kata-kata ‘Hari Ketujuh’ tidak dituliskan,
sebab ayat yang dikutip yaitu ayat yang sama seperti yang tertulis
dalam Katekese/Katekismus (Buku Pernyataan Iman) Roma Katolik.
Beach mewakili Gereja MAHK sedunia dalam sebuah wawancara di radio
Vatikan menyebutkan Paus sebagai “Bapa Suci,” sementara Ellen White
dengan jelas telah mengamarkan, “Paus tidak dianggap oleh Allah selain
dari manusia yang memerankan dalam dunia kita karakter dari manusia
durhaka, mewakili gugatan-nya atas kekuasaan dan otoritas (yang sama)
yang digugat Setan di pengadilan-pengadilan Surgawi.” (5MR 102)
1979 - W. Duncan Eva and Bernard Seton bekerja di belakang layar
dalam memajukan agenda mereka untuk mangadopsi kalimat yang baru
sebagai Pernyataan Iman. Tulisan dari revisi ini dikirim kepada para
“teolog” di Universitas Andrews sebagai persiapan untuk peluncuran
besar-besaran dalam sidang General Conference Sedunia pada bulan
April 1980. Kembali pada tahun 1946, sebuah komite telah mengajukan
suatu tindakan dan membuat hampir tak mungkin untuk mengganti
kalimat dalam Pernyataan Iman. Tapi rintangan ini berhasil diatasi
dan saat ini mereka dapat maju terus.
1980 - Sidang General Conference Sedunia di Dallas, Texas, secara
resmi memilih untuk menerima doktrin Trinitas sebagai bagian dari 27
Iman Dasar dari Gereja MAHK.
Dengan resmi disetujuinya doktrin Trinitas sebagai iman dasar Gereja
MAHK, denominasi ini secara terang-terangan menyatakan kepada dunia
bahwa gereja mengikuti langkah-langkah (gereja-gereja yang jatuh) yang
berasal dari ibu para pelacur (Gereja Katolik) yang pilar utama-nya yaitu
doktrin Trinitas. Dengan demikian Gereja MAHK telah meninggalkan misi
mula-mula-nya sebagai gereja yang dipanggil Allah untuk mengabarkan
pekabaran tiga malaikat, dan meninggalkan fondasi iman yang teguh
(Prinsip-Prinsip Dasar) yang didasarkan atas otoritas yang tidak dapat
dipertanyakan. Gereja MAHK saat ini tidak lagi dapat disebut sebagai
“Benih yang sisa, yang melakukan hukum-hukum Allah dan kesaksian
Yesus Kristus”, tapi sekarang hanyalah pergerakan baru yang palsu
sesuai apa yang dinubuatkan oleh Ellen White di tahun 1903.
1980 - Seorang bekas pendeta Jesuit bernama Alberto Rivera
mengatakan bahwa "semua gereja dalam barisan utama telah diambil alih
(di bawah kontrol Roma) sejak tahun 1980.” (Secret Terrorists (Teroris-
Teroris Rahasia), hal. 108).
1981 - Neal C. Wilson, sekarang sebagai Presiden dari General
Conference, mengumumkan bahwa Gereja secara resmi telah
mengadopsi doktrin Trinitas, dimana sekarang tertulis sebagai
kepercayaan nomor 2 dalam 27 Iman Dasar Gereja MAHK. Dia
mengumumkan kepada seluruh Gereja MAHK bahwa: "...ada organisasi
lain yang mendunia/universal dan benar-benar Katolik, (yakni) Gereja
MAHK."
1981 - Dalam terbitan khusus majalah Adventist Review tertanggal 30
Juli 1981 tentang doktrin-doktrin Alkitab - doktrin Trinitas
diterangkan setahun berikutnya setelah dipilih sebagai doktrin resmi
(tahun 1980). Dinyatakan bahwa, “Sementara tidak ada satupun ayat
Kitab Suci yang secara resmi menyatakan doktrin Trinitas, telah dianggap
sebagai fakta oleh penulis-penulis Alkitab dan disebutkan beberapa
kali.… Hanya melalui iman kita dapat menerima keberadaan Trinitas.”
(William G. Johnsson, Adventist Review, Vol 158, No. 31, Hal 4). "Konsep
Trinitas, yaitu ide bahwa tiga yaitu satu, tidak secara jelas disebutkan
tapi hanya diasumsi.”
1984 - Sumpah Baptisan dirubah lagi untuk lebih pro-Trinitas.
1985 - Lagu Sion baru menggantikan Lagu Sion lama (1941).
Diputuskan bahwa masih banyak lagi lagu-lagu yang dapat diganti atau
dirubah untuk dicocokkan dengan Iman Dasar tahun 1980. Istilah-istilah
Katolik digunakan sebagai judul dan dalam Bacaan Bersahutan (di bagian
belakang Lagu Sion).
1986 - Doktrin resmi dari gereja ditempatkan di dalam Peraturan
Gereja: “Ada Satu Allah: Bapa, Anak, dan Roh Kudus, suatu kesatuan
dari tiga pribadi yang abadi.” -
1988 - Buku “Iman Gereja MAHK” 27 Iman Dasar diterbitkan (100% pro-
Trinitas).
1993 - George Knight, seorang profesor dan teolog Advent terkemuka
membuat pengakuan yang mengejutkan dalam majalah Ministry, edisi
Oktober 1993: “Kebanyakan pendiri-pendiri Advent Hari Ketujuh tidak
akan bisa bergabung dengan gereja saat ini jika mereka harus
mengakui pengakuan kepercayaan-kepercayaan dasar dari
denominasi. …khususnya, kebanyakan (dari mereka) tidak akan setuju
dengan kepercayaan nomor 2, yang berhubungan dengan doktrin
Trinitas. …” Kenyataannya, ini termasuk SEMUA pendiri dan pionir dari
Gereja MAHK mula-mula dan hal ini seharusnya menjadi peringatan bagi
anggota-anggota gereja saat ini.
1994 - William Johnsson, editor majalah the Adventist Review, menulis,
“Kepercayaan-kepercayaan Advent telah berubah dari tahun ke tahun di
bawah dampak kebenaran zaman ini. Paling mengejutkan yaitu ajaran
tentang Yesus Kristus, Juruselamat dan Tuhan kita.” (Adventist Review,
6 Januari 1994). Sementara keberadaan Kristus sebelumnya tetap
dipegang, keputeraan melalui kelahiran dari Kristus seperti yang
dipegang oleh Gereja Advent sedunia sampai tahun 1940 ditolak dan
disebut sebagai ‘doktrin palsu’ sebagaimana disebut oleh Johnsson.
1995 - Sidang General Conference di Utrecht, Netherlands. Bendera
dari Vatikan dipertunjukkan dalam tempat pertemuan dengan makna
tersendiri di antara tepuk tangan meriah yang lain dari biasanya.
1996 - Buku renungan berjudul ‘Ye Shall Receive Power (Engkau Akan
Menerima Kuasa)’ diterbitkan, dimana kata-kata dari nabiah telah diganti,
bagian mana Ellen White menulis, “Mengapa kita tidak menyerahkan diri
di takhta karunia Ilahi, berdoa agar Roh Allah dapat dicurahkan ke atas
kita seperti waktu ia (it) dicurahkan pada para murid? Kehadiran-nya (its)
dapat melembutkan hati kita, dan memenuhi kita dengan kebahagiaan
dan kegembiraan, mengubah kita ke dalam saluran-saluran berkat.
Tuhan akan mendapati setiap anak-Nya kaya dalam iman, dan iman ini
yaitu buah dari pekerjaan Roh Kudus di dalam pikiran. Dia (it) diam
dengan setiap jiwa yang akan menerima-nya (it), berbicara kepada
(mereka) yang tidak patuh pada kata-kata dan amaran, dan menuntun
mereka kepada Yesus, anak domba Allah, yang mengambil dosa dunia.
Dia (it) menyebabkan terang bersinar di dalam pikiran-pikiran dari mereka
yang mencari kerjasama dengan Allah, memberikan mereka daya guna
dan hikmat untuk mengerjakan pekerjaan-Nya.” (Signs of the Times, Sep.
27, 1899). Jika anda melihat secara seksama, anda akan melihat bahwa
Ellen White memakai kata “it” sebanyak 4 kali, dan satu kali ‘its’
saat berbicara tentang Roh Kudus. Tapi dalam buku renungan ‘Ye Shall
Receive Power’ hal. 59, kata ‘it’ (kata benda netral) telah diganti menjadi
‘He’ (kata ganti orang laki-laki) atau ‘His’ dan ‘Him’. (Lihat juga “Ye shall
Receive Power’ hal. 93, 151, 164, 183, 303, 318, 319, 321, 323, 325, 344
untuk pergantian-pergantian serupa).
1996 - Merlin Burt menulis, "Sewaktu tahun 1930-an masih ada
kalimat-kalimat yang mengajarkan ‘pandangan lama’… Hal ini umumnya
berubah sekitar tahun 1940-an. Pelajaran Sekolah Sabat kwartal keempat
tahun 1936 disiapkan oleh T.M. French. French menyimpulkan tentang
keberadaan Kristus sebelumnya dengan kata-kata ini: 'Dengan demikian
Dia bukan bagian dari ciptaan tapi “dilahirkan oleh Bapa” di hari-hari
kekekalan, dan Dia juga sama sekali yaitu Allah.’ Tampaknya French
mencampur Iman Dasar yang ditulis oleh Wilcox tentang Kristus yang
“sama sekali yaitu Allah” dengan “pandangan lama” yaitu seorang
‘Kristus yang dilahirkan’.” (Merlin D. Burt, Demise of Semi-Arianism and
anti-trinitarianism tahun 1996 – Burt, Demise of Semi-Arianism and anti-
trinitarianism in Adventist theology, 1888-1957, hal. 40). Jadi
kepercayaan pada seorang Kristus yang dilahirkan sekarang telah
menjadi ‘pandangan lama’, sementara Kristus yang tidak pernah
dilahirkan, sekarang menjadi resmi sebagai doktrin yang diakui.
1997 - Logo Gereja MAHK diganti dari tiga malaikat menjadi lidah api
dan salib, mencerminkan persahabatan dengan Katolik.
1999 - B.T. Rice, pendeta dari Gereja MAHK Northside Saint Louis,
menyambut Paus pada sebuah misa yang diadakan di wilayah-nya,
dengan sebutan “Paus, yang kudus, kunjunganmu yang bersejarah ini di
Saint Louis…. dst.”
2003 - John R. Graz (Direktur Urusan Publik dan Kebebasan
Beragama GC sejak tahun 1995) dipilih sebagai Sekretaris Jenderal
Konferensi Tahunan dari Kerukunan Sekretaris Kristen Sedunia,
menggantikan Bert B. Beach. Graz menduduki jabatan ini sampai tahun
2014.
2003 - Buku Questions on Doctrine (Pertanyaan-Pertanyaan tentang
Doktrin) dicetak kembali dan disebarluaskan oleh Universitas Andrews
yang pro-Trinitas dan pro-hakikat Kristus yang mewarisi hakikat Adam
sebelum jatuh ke dalam dosa.
2005 - Sumpah Baptisan direvisi menjadi kredo Trinitas yang tertulis:
“Apakah engkau menerima ajaran-ajaran Alkitab yang dinyatakan dalam
pernyataan iman dasar Gereja, dan apakah engkau berjanji untuk
menghidupkan kehidupanmu melalui karunia Allah sesuai dengan ajaran-
ajaran ini?” Untuk pertama kali dalam sejarah Advent, gereja telah
mendasarkan penerimaan keanggotaan-nya di atas sebuah kredo.
Nabiah Elleh White telah mengatakan pada kita 95 tahun sebelumnya,
“Alkitab, dan hanya Alkitab, yang menjadi kredo kita.” (RH, 15 Desember
1885).
2008 - Berbeda dengan tahun 1936, Pelajaran Sekolah Sabat kwartal
kedua tahun 2008 mengajarkan bahwa Bapa, Anak dan Roh Kudus
bukanlah seorang Bapa yang sebenarnya , bukan seorang Anak yang
sebenarnya , dan bukan Roh Kudus yang sebenarnya tapi yaitu
tiga makhluk Ilahi yang hanya memainkan peran dalam kedudukan
mereka. Berikut yaitu kutipan dari Pelajaran Sekolah Sabat ini :
“Tapi bayangkan suatu situasi dimana Makhluk yang telah kita kenal
sebagai Allah Bapa datang untuk mati bagi kita, dan Seorang yang telah
kita kenal sebagai Yesus tetap tinggal di surga (kami bicara dalam istilah-
istilah manusia untuk membuat suatu poin). Tidak ada yang berbeda,
kecuali kita akan menyebut setiap nama mereka dengan nama yang kita
sekarang gunakan untuk yang lainnya. Itulah arti dari kesederajatan
dalam ke-Ilahian.” (10 April 2008, hal. 19).
Seperti yang dikatakan oleh J.N. Andrews, “Doktrin Trinitas merusak
kepribadian dari Allah dan Anak-Nya Yesus Kristus Tuhan kita.” (RH, 6
Maret 1855).
2012 - Sistim manajemen basis data (database) dari The White Estate
(tempat dimana semua naskah asli dari Ny. White disimpan secara
tradisional dan elektronik) berhasil diakses oleh kelompok yang tidak
dikenal. Alasan mereka yaitu semua dokumen dari Ellen White
sekarang seharusnya sudah menjadi milik umum tapi mereka tidak
diperbolehkan untuk melihat semua dokumen ini . Menurut mereka,
saat ini, dokumen-dokumen ini harus sudah menjadi milik semua,
dan terbuka bagi semua orang. Arti dan konteks dari tulisan-tulisan beliau
telah terhambat sebab tidak semua orang diberi persetujuan untuk
melihat dokumen-dokumen ini secara keseluruhan. Kelompok yang
menerobos dengan caranya sendiri ini atau disebut the hacker, mendesak
agar semua dokumen disimpan secara elektronik dan siapa saja harus
diberi izin untuk membacanya, bukan hanya untuk orang-orang istimewa
tertentu saja. The White Estate mencoba menyelesaikan kasus ini secara
hukum oleh sebab kerusakan yang terjadi di pihak-nya. Kelompok the
hacker mengancam untuk menerbitkan sendiri semua tulisan dari Ny.
White. Mereka meminta agar White Estate mengabulkan tuntutan mereka
demi menjaga nama baik.
2013 - Revisi dilakukan dalam Iman Dasar tentang Roh Nubuat.
Otoritas dari Ellen White dikurangi. Kata-kata “sebagai suruhan Tuhan”
dan “suatu sumber kebenaran dengan otoritas yang berkelanjutan”
dihapus. Arthur Stele kemudian berkata, "Perubahan yang disarankan
yaitu usaha untuk menghindari pemberian kesan bahwa Ellen G. White
dan Alkitab yaitu sumber kebenaran yang sederajat.”
2014 - Ganoune Diop (Direktur Urusan Publik dan Kebebasan
Beragama sejak tahun 2011) dipilih sebagai Sekretaris Jenderal yang
baru pada konferensi tahunan dari Kerukunan Sekretaris Kristen Sedunia.
2015 - Simposium Ellen White diadakan di Universitas Andrews dan
menjalar ke seluruh dunia, menyangkal otoritas inspirasi Roh Nubuat
untuk menentukan doktrin iman dan praktek dalam gereja MAHK, tapi hal
ini hanya dianjurkan sebagai petunjuk teologis dan praktek, dan
aplikasinya untuk akhir zaman.
2015 - The White Estate menyelesaikan permasalahan dengan
kelompok the hacker dengan menerbitkan sisa tulisan-tulisan dari Ny.
White yang belum pernah diterbitkan sebelumnya yang telah mereka
rahasiakan selama bertahun-tahun. Koleksi ini berisi kira-kira 8,300
dokumen saat n, surat-surat dan naskah-naskah dari tahun 1845 sampai
tahun 1915. Umat Advent yang jujur, sekarang dapat dengan sepenuhnya
mengetahui apa yang ditulis oleh Ny. White berulang kali, yaitu Yesus
yaitu Penolong/Penghibur mereka, yang datang kepada mereka
dalam bentuk Roh sebagai Roh Kudus, dan bukan seseorang yang
misterius seperti hantu. Bagi mereka yang ingin tahu dan ingin
memperhatikan dengan seksama, doktrin yang diajarakan oleh
denominasi saat ini telah dinyatakan sebagai doktrin yang salah oleh Ny.
White.
Buku Tahunan asli tahun 1905 Gereja MAHK
Buku Tahunan asli tahun 1909 Gereja MAHK
Buku Tahunan asli tahun 1913 Gereja MAHK
Buku Tahunan asli tahun 1914 Gereja MAHK
Buku Tahunan asli tahun 1931 Gereja MAHK
Buku Tahunan asli tahun 1942 Gereja MAHK




