• coklatx.blogspot.com

    www.coklatx.blogspot.com

  • berasx.blogspot.com

    www.berasx.blogspot.com

  • kacangx.blogspot.com

    www.kacangx.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label doktrin masehi advent 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doktrin masehi advent 3. Tampilkan semua postingan

doktrin masehi advent 3


 22 dalil 

Pernyataan Dasar, tanpa menghiraukan sanggahan dari G.I Butler di 

tahun 1883 (RH, 20 November). Sekarang Gereja secara resmi telah 

membuat kredo/Pernyataan Iman.  Pada tahun 1861 James White 

mengamarkan bahwa, “Membuat kredo yaitu  meletakkan tiang-tiang, 

dan membatasi jalan pada semua kemajuan di masa depan.  Pada 

dasarnya mereka mengatakan bahwa Tuhan tidak boleh melakukan 

sesuatu yang melewati ketentuan yang telah ditetapkan di dalam kredo.  

Kredo dan Roh Nubuat dengan demikian berdiri pada posisi yang secara 

langsung berlawanan satu dengan lain…  Alkitab yaitu  kredo kami.  

Kami menolak semua yang ada dalam bentuk kredo manusia.” 

1935 -  Arthur Grosvenor Daniells, salah seorang yang berperan 

penting dalam kemurtadan ini, meninggal dunia. 

1935 -  Surat dari H.W. Carr kepada Willie White menanyakan tentang 

hakikat dari Roh Kudus karena Roh Kudus sedang dipromosikan oleh 

beberapa pemimpin sebagai pribadi lain yang berbeda dari Bapa dan 

Anak. Ellen White menjelaskan bahwa Roh dari Allah dan dari Kristus 

(Roh Kudus) yaitu  kepribadian Ilahi, tapi hal ini mulai diputar-balikkan 

menjadi “seorang lain yang berbeda” dari Kristus sebagai Penolong yang 

lain. Berikut yaitu  bagian dari jawaban Willie White, “Pernyataan-

pernyataan dan sanggahan-sanggahan dari beberapa pendeta kita dalam 

usaha mereka untuk membuktikan bahwa Roh Kudus yaitu  seorang 

individu sama seperti Allah, Bapa dari Kristus, Anak yang kekal, telah 

membingungkan saya dan kadang hal itu membuat saya sedih. Seorang 

guru yang popular berkata ‘kita dapat memandang Dia (Roh Kudus), 

sebagai seorang yang berada di bawah sini menjalankan tugasnya.” 


1936 -  Komite Sekolah Sabat General Conference menerbitkan seri 

pelajaran Sekolah Sabat untuk gereja (mulai dari kwartal ke 4 tahun 1936 

sampai kwartal ke 2 tahun 1938), dengan maksud untuk menunjukkan 

kepada dunia apa yang resmi dipercayai oleh Gereja MAHK, untuk 

menunjukkan bahwa gereja masih memegang posisi para pionir Advent 

tentang hakikat Allah dan Kristus.  Enam orang termasuk F.M. Wilcox dan 

M.E. Kern dipilih oleh komite G.C di akhir tahun 1935 untuk duduk dalam 

komite Departemen Sekolah Sabat setiap kali mereka menyusun 

pelajaran-pelajaran tentang doktrin Alkitab yang penting. Pelajaran ini 

memakai  bahasa Trinitas dan diaplikasikan pada kepercayaan non-


Trinitas, alhasil secara halus mengganti artinya ke dalam istilah-istilah 

Trinitas. Pada pelajaran minggu ke 3 dari kwartal ke 4 tahun 1936 di 

bawah judul "Ke-Allahan”, kata Trinitas digunakan dua kali, sekali 

sebagai judul dan sekali sebagai sub-judul. Di bawah judul “Trinitas,” 

mereka menuliskan bahwa "tiga kuasa bekerja dalam pekerjaan 

penciptaan," dan bahwa "nama Allah digunakan oleh Bapa, oleh 

Anak, dan oleh Roh—seperti nama keluarga surgawi. Ketiga pribadi 

ini membentuk ke-Allahan." Kemudian di bawah judul ‘Kesatuan dari 

Ke-Allahan,’ mereka menuliskan bahwa, "Bapa ada dalam Anak, dan 

Anak ada dalam Bapa. Roh yaitu  ‘Roh Allah’ dan ‘Roh Kristus.’ 

Oleh sebab itu ketiganya tinggal bersama, dan ketiganya yaitu  

satu.” (Pelajaran 3, hal.10) Hanya satu kali di lain waktu kata Trinitas 

disebut kembali, terdapat dalam Pelajaran 10 yang mengatakan, “Sebab 

ke-Ilahian Trinitas terdiri dari tiga pribadi, ada penetapan sebuah 

hubungan pribadi antara ke-Allahan dan seorang yang dibaptis.” (5 

Desember, hal. 31).  Tidak ada sebutan tentang Trinitas, dan kata-kata 

“doktrin Trinitas” tidak digunakan, tapi secara halus isyaratnya sedang 

disampaikan.  Sampai pada batas waktu ini, kepercayaan tentang Anak 

Allah yang dilahirkan oleh Bapa masih merupakan kepercayaan yang 

resmi. Waktu dan kematian para pionir diperlukan untuk mengganti 

kepercayaan “Yesus yaitu  Anak Lahir Bapa” dan menyokong 

pengakuan yang salah “Kristus tidak mungkin dilahirkan, sebab Kristus 

yaitu  sepenuhnya Allah di dalam hidupan-Nya yang sudah ada 

sebelumnya.” Ellen White percaya bahwa Kristus benar-benar dilahirkan 

dan tetap sebagai Allah sepenuhnya, sebab pada tahun 1905 beliau 

berkata, “Tuhan Yesus Kristus, Anak tunggal yang dilahirkan oleh Bapa, 

yaitu  benar-benar Allah dalam ketidak terbatasan, tapi bukan dalam 

kepribadian.” (Manuscript 116, 19 Des. 1905)  

Pelajaran Sekolah Sabat kwartal keempat dengan benar menyimpulkan 

mengenai keberadaan Kristus sebelumnya, “Dengan demikian Dia 

bukan bagian dari ciptaan tapi yaitu  ‘Yang dilahirkan oleh Bapa’ di 

hari-hari kekekalan, dan yaitu  juga Allah.” (Pelajaran 4, hal. 13). 

Dalam bagian mengenai ke-Ilahian Kristus, pelajaran SS ini dengan tepat 

menyatakan bahwa Kristus sebagai Anak Allah mewarisi nama Allah dan 

dengan demikian berhak disebut Allah. Jadi tampaknya sampai akhir 

tahun 1936, tulisan-tulisan Ellen White belum diartikan untuk mengganti 

kepercayaan seluruh gereja tentang keberadaan Kristus sebelumnya 

sebagai Anak yang benar-benar dilahirkan Allah, bertentangan dengan 

pernyataan yang diberikan oleh para pemimpin gereja kemudian. Juga

sampai pada poin ini, Roh Kudus belum secara resmi disebut sebagai 

seorang oknum Allah sama seperti Allah Bapa dan Kristus sebagai oknum 

pribadi. Pelajaran ini masih mengajarakan, “Karenanya Bapa 

mengirimkan Roh di dalam nama Anak, yakni, sebagai perwakilan 

Anak. Roh ‘berasal dari Bapa,’ untuk melakukan pekerjaan-Nya di 

dunia… Dengan demikian Bapa mengirimkan Roh, dan Anak 

mengirimkan Roh. Anak berfirman tentang apa yang Bapa berikan 

untuk difirmanankan, dan Roh berfirman tentang apa yang diberikan 

oleh Anak untuk difirmankan. Roh itu yaitu  Roh Allah dan Roh 

Kristus…” (Pelajaran 3, hal. 11) (Untuk melihat dokumen asli Pelajaran 

SS tahun 1936, klik disini: 

http://documents.adventistarchives.org/SSQ/SS19361 001-04.pdf 

1936 -  Dr. Benjamin Wilkinson menjawab sebuah surat dari Dr. T.S. 

Teters, dia menulis, “Menjawab surat anda tertanggal 13 Oktober tentang 

doktrin Trinitas, saya akan mengatakan bahwa Masehi Advent Hari 

Ketujuh tidak, dan tidak pernah menerima kegelapan yang misterius dari 

doktrin Katolik Trinitas.”  http://omega77.tripod.com/bivensholyspirit.htm 

1937 -  Willie C. White, Putera dari James and Ellen White, meninggal 

dunia. 

1939 -  W.W. Prescott berkhotbah di Gereja Advent Takoma Park, 

dimana dia berkata bahwa Kitab Suci “Dengan jelas menyiratkan doktrin 

Trinitas… Ada tiga Pribadi di dalam ke-Allahan, tapi mereka begitu 

misterius dan hubungannya tidak terpisahkan satu sama lain, maka 

kehadiran yang satu sama saja dengan kehadiran yang lain.” Penatua 

Judson S. Washburn memprotes apa yang didengar dan dilihatnya 

sedang terjadi di dalam gereja dengan menulis sebuah surat kepada 

Presiden General Conference, J.L. McElhany menentang doktrin Trinitas. 

Surat ini disebarluaskan oleh seorang presiden di suatu Konferens 

kepada 32 orang pendeta.  

1941 -  Komite General Conference mengadakan pemungutan suara 

untuk mencetak Pernyataan Iman dalam bentuk surat edaran dan secara 

resmi diterbitkan sebagai Pernyataan Iman kita. Komite ini  juga 

menyetujui keseragaman ‘Janji/Sumpah Baptisan’ dalam bentuk 

sertifikat, berdasar  pada Pernyataan Iman yang saat itu sudah 

diterima secara umum, yaitu Deklarasi Iman Dasar tahun 1931. (Sidang 

G.C di San Francisco). Sumpah Baptisan dengan kata-kata Trinitas di 

dalamnya, dirumuskan oleh 13 orang yang dipimpin oleh W.W. Prescott. 

Mereka menyebut Bapa sebagai Pribadi Pertama, Yesus sebagai Pribadi 

Kedua dan Roh Kudus sebagai Pribadi Ketiga, Tapi kata Trinitas itu 

sendiri tidak digunakan. 

1941-44 - Lagu Sion “Christ in Song” dan Buku Lagu-Lagu “Hymns and 

Tunes” diinstruksikan kembali kepada Kantor-Kantor Daerah (Konferens) 

untuk dihanguskan agar Lagu Sion yang baru dengan nuansa Trinitas 

dapat menggantikan Lagu Sion dan Buku Lagu-Lagu yang lama. Roy 

Allan Anderson yaitu  seorang yang berada dibalik layar 

instruksi/perintah ini. 

1943 -  Dr. John Harvey Kellogg meninggal, setelah berhasil membujuk 

banyak orang ke dalam ajaran sesatnya. 

1944 - Komite menghapus semua 18 kalimat non-Trinitas dari buku 

yang ditulis oleh Uriah Smith yang berjudul ‘Pembahasan tentang Daniel 

dan Wahyu (Thoughts on Daniel and Revelation)’ dalam usaha mereka 

untuk menutupi sejarah. Mereka meniadakan setiap bagian yang 

mengatakan bahwa Kristus dilahirkan oleh Bapa. W.W. Prescott dan yang 

lain mengganti arti dari “korban persembahan sehari-hari (daily sacrifice)” 

dalam nubuatan 2300 pagi dan petang. Banyak perubahan juga dilakukan 

terhadap buku-buku Roh Nubuat, seperti huruf-huruf kecil pada kata-kata 

‘pribadi ketiga’ diganti dengan huruf-huruf besar. 

1944 -  Buku Truth Triumphant (Kebenaran Menang) yang ditulis oleh 

Dr. Benjamin G. Wilkinson terbit, yaitu sebuah buku penelitian secara 

mendalam tentang sejarah Gereja di padang belantara.  Buku ini berisi 

kalimat-kalimat yang begitu keras melawan doktrin Trinitas. LeRoy Froom 

menjadi marah, dan memerintahkan penghancuran piringan cetak yang 

asli agar buku ini  tidak lagi dapat dicetak kembali. 

1944 -  William Warren Prescott, salah seorang yang berperanan 

penting dalam kemurtadan ini, meninggal. 

1945 -  LeRoy Froom menerbitkan kumpulan tulisan-tulisan Ellen White 

dalam Majalah “Ministry” untuk menonjolkan istilah “Kekekalan Kristus”.  

Pengertian dari Ny. White dalam hal ini sangat jauh berbeda dengan 

pengertian dari LeRoy Froom. 

1946 -  Pimpinan kembali mengangkat komite yang terdiri dari 4 orang 

untuk membuat Pernyataan Iman resmi.  Namun, pernyataan iman ini 

hanya ditulis oleh F.M. Wilcox sendiri berdasar  Pernyataan Iman 

tentang Trinitas yang pertama ditulis-nya tahun 1931 dan secara tidak 

resmi ditempatkan dalam Buku Tahunan pada tahun yang sama.  

1946 - Buku kumpulan kutipan-kutipan dari Ellen White yaitu 

‘Evangelism (Evangelisasi)’ yaitu  merupakan perhitungan cermat dalam 

penggunaan kutipan-kutipan ini , dimana banyak dari kutipan-

kutipan itu tidak lengkap, untuk menonjolkan suatu gambaran bahwa 

beliau, seperti harapan mereka, yaitu  seorang penganut Trinitas.  Hasil 

kerja ini dilakukan oleh LeRoy Froom, Roy Allan Anderson and Miss 

Louise C. Kleuser dengan sokongan Sdr. Branson (Seperti tertulis dalam 

Surat Froom tahun 1966), dengan maksud untuk menipu, Froom 

menempatkan kutipan-kutipan Ellen White itu dalam buku-nya 

‘Evagelism’ di bawah judul “Misrepresentations of the Godhead (Salah 

Mengartikan Ke-Allahan” dimana beliau menulis “pribadi ketiga”, tiga 

kuasa besar” dan “trio surgawi” dsb. Jika kalimat-kalimat di bawah judul 

ini  di baca, suatu pesan halus ditanamkan. Tapi semua tulisan 

ini  sebetulnya mengacu pada Roh Kristus dan bukan makhluk lain.  

Cara Froom akhirnya berhasil menuntun seluruh Gereja Advent kepada 

jalan yang sesat oleh karena umat-umat tidak mengambil waktu mereka 

untuk menyelidiki apa sebenarnya yang dimaksud Ellen White tentang 

topik-topik ini. Mereka hanya membaca satu kalimat pendek dan mereka 

seperti terhipnotis.  Buku dari Froom ini meyakinkan banyak non-Trinitas 

di Uni Kolumbia yang “menurunkan lengan mereka (berkompromi)” dan 

menjadi pro-Trinitas. 

1946 -  Sidang General Conference memutuskan bahwa semua revisi  

Peraturan Gereja di kemudian hari harus mendapat persetujuan terlebih 

dahulu dari sidang G.C. sedunia. 

1946 -  General Conference, setelah dipengaruhi dengan ajaran yang 

baru selama 27 tahun (dan generasi baru masuk ke dalam gereja, yang 

tidak tahu menahu tentang Trinitas), memilih secara resmi untuk 

mempertahankan Sumpah Baptisan tahun 1931 ini . Mereka 

kemudian memutuskan bahwa “pergantian-pergantian dalam Sumpah 

Baptisan hanya dapat dilakukan oleh para delegasi resmi sidang General 

Conference.” (Movement of Destiny, hal. 422). Trinitas saat ini telah 

dilindungi oleh peraturan bahwa seluruh gereja harus menyetujui jika ada 

perubahan, melalui keputusan sidang General Conference. Seluruh 

pelayanan dan keanggotaan gereja sedunia sekarang percaya bahwa 

Trinitas yaitu  benar. 

1947 -  Charles S. Longacre menulis tulisan #17 tentang “Ke-Ilahian 

Kristus,” menegaskan bahwa Gereja MAHK aslinya berdiri pada Ke-

Allahan. Ini yaitu  suatu artikel non-Trinitas, yang diajukan kepada Bible 

Research Fellowship (Kelompok Riset Alkitab), untuk didiskusikan. Hal ini 

merupakan usaha perlawanan terakhir yang berasal dari dalam gereja 

sampai beberapa abad kemudian. 

1948 -  Sidang Gereja-Gereja Sedunia (World Council of Churches) 

secara resmi didirikan/dilembagakan di Amsterdam. 

1949 -  Pembacaan-Pembacaan Alkitab untuk Rumah Tangga (Bible 

Readings for the Home Circle) direvisi oleh D.E. Rebok dalam usaha-nya 

untuk meniadakan setiap kalimat non-Trinitas, Arian atau Semi-Arian. 

Roy Allan Anderson berpengaruh dalam revisi ini juga. 

1950 -  Herbert Camden Lacey, salah seorang yang berperan utama 

dalam kemurtadan ini, meninggal. 

1950 -  R.J. Wieland and D.K. Short menulis tesis yang ditujukan 

kepada G.C dengan judul “1888 Re-examined (Pemeriksaan Kembali 

Tahun 1888)”.  Tesis ini ditolak, dan diskusi mereka berlangsung sampai 

tahun 1961. Hal ini yaitu  usaha perbaikan dalam gereja agar melalui 

pemeriksaan diri, kita dapat kembali pada kebenaran. 

1952 -  Sebuh buku yang dilindungi hak cipta berjudul ‘Prinsip-Prinsip 

Kehidupan’ diterbitkan di tahun 1956.  Buku ini telah digunakan oleh para 

pelajar sekolah sebagai buku pelajaran doktrin Alkitab.  Sebuah paragraf 

mengatakan, “Sementara Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus 

yaitu  tiga pribadi yang terpisah dan makhluk yang berbeda, namun 

mereka yaitu  ‘satu dalam hakikat, karakter dan dalam tujuan’ (Hal 34.1), 

bekerja dalam hubungan yang begitu dekat sebagai kesatuan.” 

(Principles of Life, hal.28)   

1955 -  Penatua Judson S. Washburn, salah seorang yang terakhir yang 

menghubungkan gereja pada kebenaran, meninggal. 

1955-56 -Konferensi Gereja Injili/Evangelis berlangsung antara pimpinan-

pimpinan General Conference (diwakili oleh Froom, Anderson, Read, and 

Unruh) dengan Walter Martin and Donald Barnhouse, editor dari majalah 

Eternity. Apakah Gereja Advent yaitu  pemuja kultus? Pertanyaan itulah 

yang ditanyakan oleh Gereja Injili. Doktrin Trinitas yaitu  salah satu hal 

yang didiskusikan. Pengakuan dibuat tentang Pendamaian dan 

Kemanusiaan Kristus. Hakikat Kristus diganti menjadi hakikat Adam

sebelum jatuh ke dalam dosa. Ajaran ‘Pendamaian’ diganti menjadi “telah 

selesai di kayu salib”, dibandingkan dengan “dimulai di kayu salib”. 

Pergantian-pergantian ini diharuskan oleh denominasi-denominasi 

protestan untuk Gereja Advent, agar gereja Advent dapat digolongkan 

sebagai suatu Gereja Injili Kristen dan bukan sebuah gereja pemuja kultus 

atau suatu sekte. Kita tunduk kepada puteri-puteri dari wanita pelacur itu 

sebab takut disebut sebagai penganut kultus, dan menolak tulisan-tulisan 

Roh Nubuat dan menyatakan bahwa tulisan-tulisan ini  tidak 

mencerminkan ajaran Advent.  Tapi sebetulnya kita telah disebut sebagai 

pemuja kultus jauh di tahun-tahun sebelumnya sebab kepercayaan-

kepercayaan kita berbeda dari Gereja-Gereja Protestan lainnya. Ellen 

White mengamarkan di tahun 1894 agar kita tidak menjembatani jurang 

yang memisahkan anak-anak Allah dari anak-anak kegelapan. Tapi 

amaran ini tidak dihiraukan.  Donald Barnhouse menulis dalam 

majalahnya, majalah ‘Eternity’, “Sekarang diketahui bahwa umat-umat 

Advent yang dengan tegas menyangkal posisi-posisi doktrin tertentu yang 

pada mulanya telah dikaitkan dengan mereka…  Umat-umat Advent 

secara khusus menolak ajaran-ajaran dari pendeta-pendeta yang 

merupakan anggota-anggota seiman mereka yang telah percaya, 

mengabarkan, dan menulis hal-hal yang akan menggolongkan mereka di 

antara penganut Arian.” 

1957 -  Buku Pertanyaan-Pertanyaan tentang Doktrin (Questions on 

Doctrine) diterbitkan setelah konferensi ini  – yaitu sebuah buku pro-

Trinitas yang ditulis oleh LeRoy Edwin Froom, W.E. Read, R.A. Anderson 

dan T.E. Unruh. Buku ini diterbitkan untuk menyamakan Gereja MAHK 

dengan Gereja-Gereja Protestan dan Gereja-Gerja Injili sedunia agar kita 

dapat diterima dan tidak disebut sebagai gereja pemuja “kultus”.  

1957 -  Gereja menyatakan persatuan dengan denominasi-denominasi 

Protestan yang jatuh itu. “Kami yaitu  satu dengan saudara-saudara di 

kelompok-kelompok denominasi Kristen dalam dasar-dasar iman yang 

agung yang sebelumnya diberikan kepada orang-orang yang suci.” 

(Questions on Doctrine, hal.32) 

1957 -  Gereja MAHK bergabung dengan CWC – Christian World 

Communions (Kerukunan Gereja Sedunia). 

1958 -  Penatua Charles S. Longacre, seorang pembela kebebasan 

beragama, penulis yang tetap berdiri di atas pandangan mula-mula dari 

para pionir dalam Adventisme, meninggal.   

1962 -  Sidang Vatikan kedua dimulai, dan berakhir di tahun 1965. 

Gereja Roma Katolik menyesuaikan diri-nya dengan dunia moderen. 

Perubahan besar terjadi dalam Gereja Katolik, tapi tujuan-nya tetap sama. 

Tahap akhir telah di tentukan bagi Orde Jesuit sebagai lawan dari 

pergerakan Reformasi untuk mengambil alih kekuasaan di atas semua 

Gereja Protestan. 

1962 -  Dewan Gereja-Gereja Sedunia (The World Council of Churches) 

menjadikan doktrin Trinitas sebagai syarat keanggotaan, sebagai sesuatu 

yang utama dalam organisasi ekumenis. 

1962 -  Buku Tahunan 1962 dicetak kembali dengan Pernyataan Iman 

dengan inti yang sama dengan yang pertama kali diterbitkan di tahun 

1931. 

1965 -  Bernard Seton mendesak General Conference untuk merevisi 

Dasar Iman kita. Beberapa pimpinan kita baru saja mengunjungi Geneva, 

Switzerland dalam rangka bernegosiasi untuk memiliki hubungan lebih 

dekat dengan kantor pusat Dewan Gereja-Gereja Sedunia (the World 

Council of Churches). 

1965 -  Bert Beverly Beach menjadi petugas penghubung Gereja MAHK 

dengan denominasi-denominasi lain. 

1968 -  Penatua Benjamin G. Wilkinson PhD meninggal, setelah 76 

tahun aktif dalam pelayanan gereja. Pionir yang satu ini, menantang 

doktrin Trinitas sampai akhir hidup-nya.  

1968 -  Di Uppsala, Sweden – Dewan Gereja-Gereja Sedunia menerima 

keanggotaan penuh seluruh wakil dari semua gereja yang sebelumnya 

bukan anggota, termasuk Gereja MAHK. Ini diterbitkan dalam Koran New 

York Time tertanggal 12 Juli. 

1970 -  Bert B. Beach dipilih sebagai Sekretaris – Konferensi Tahunan 

dari Kerukunan Sekretaris Gereja-Gereja Kristen Sedunia, yang mewakili 

kurang lebih 2 milyar umat Kristen dan membawahi gereja-gereja dalam 

jumlah lebih besar dari organisasi lain. Dia memegang jabatan ini sampai 

tahun 2003.  

1971 -  Buku Movement of Destiny (Pergerakan Takdir) yang ditulis oleh 

LeRoy Froom diterbitkan.  Froom mengakui akan perubahan yang 

dilakukan tahun 1931 yang menjadi “standar kerja” untuk memperbaiki 

“pandangan yang salah tentang ke-Allahan” dan untuk membuat mereka 

(umat-umat) menjadi penganut Trinitas. Catatan sejarah-nya mengatakan 

"kami mulai sebagai Semi-Arians, tapi dengan pasti terus berkembang 

menjadi sebuah gerakan yang kuat, sanggup mengambil tempat di antara 

denominasi-denominasi Protestan aliran utama. Bersama dengan 

mereka kami dengan sepenuh hati mengakui doktrin Kekristenan Trinitas 

dan ke-Ilahian penuh dari Kristus.”  Dia juga membuat pengakuan-

pengakuan lain tentang kesalahan-nya, termasuk penggunaan materi dari 

penulis- penulis penyembah hari Minggu sebagai sumber yang digunakan 

dalam buku-nya yang berjudul The Coming of the Comforter (Kedatangan 

Penolong itu) yang diterbitkan pada tahun 1928. (Movement of Destiny, 

hal. 322, 422). 

Prinsip-prinsip dan ketentuan-ketentuan Adventisme dirubah dalam buku-

buku jawaban Gereja MAHK tentang doktrin-doktrin kita, yaitu ‘Questions 

on Doctrine’ dan ‘Movement of Destiny’. “Kepribadian-kepribadian Ilahi” 

yang dipercayai oleh para pionir Advent tentang hakikat kemanusiaan 

Kristus, juga dirubah dan ditiadakan dalam seluruh terbitan Gereja MAHK.  

1973 -  Bert B. Beach, Sekretaris dari Divisi Eropa Utara – Divisi Afrika 

Barat dan persekutuannya memulai rekayasa sosial untuk diterima 

sebagai bagian dari dunia melalui penggabungan dengan Dewan Gereja-

Gereja Sedunia. Dia bersama Lucas Visher, Sekretaris dari Dewan 

Gereja-Gereja Sedunia, menulis sebuah buku yang berjudul “Banyak 

Persamaan antara Dewan Gereja-Gereja Sedunia dan Gereja MAHK”, 

yang diterbitkan oleh Dewan Gereja-Gereja Sedunia atau WCC di 

Geneva, Switzerland, 1973, yang menyatakan, “Anggota Dewan Gereja-

Gereja Sedunia dan Umat Advent Hari Ketujuh sama-sama setuju pada 

dalil-dalil dasar iman Kristen seperti yang ditetapkan  dalam lambang-

lambang kuno (Kredo - Apostolixum, Nicaeno-Constantinopolitum, 

Athanasium). Perjanjian ini merupakan tanda penerimaan tanpa syarat 

dari seluruh doktrin-doktrin Trinitas dan dua hakikat.” (So Much in 

Common, hal. 40) Ellen White mengamarkan, “yaitu  suatu kesalahan 

besar di pihak mereka sebagai anak-anak Allah untuk menjembatani 

jurang yang memisahkan mereka dari anak-anak kegelapan dengan 

menyerahkan prinsip, mengkompromikan kebenaran.” (Bible Echo, 9 

April 1894, par. 6)  

1974 -  LeRoy Froom, salah seorang yang menjadi kunci dalam 

kemurtadan, meninggal. 

1974 - Catatan dokumen dari Konferensi Alkitab tahun 1919 ditemukan 

oleh Don Yost dan Don Mansell di antara dokumen-dokumen Gerenal 

Conference. 

1975 -  Sebuah tulisan non-Trinitas yang ditulis oleh Edward Edstrom 

diterbitkan atas permintaan Dewan Pengajar Walla Walla Valley Academy 

dalam format buku yang berjudul Roh Manusia – Roh Ilahi.  Kepercayaan 

Edstrom tentang Trinitas mendapat tantangan di tahun 1954 saat  

sesama pendeta dan para pengerja di Afrika Tengah ditantang oleh kaum 

Muslim “yang menyatakan SATU Allah, sementara Kekristenan 

tampaknya memiliki TIGA (Allah) yang terpisah, Allah yang berbeda dan 

disebut SATU.” (Human Spirit – Divine Spirit, Introd. iv)   

1976 -  Neal C. Wilson, sebagai Presiden Divisi Amerika Utara, 

memberikan pernyataan di bawah sumpah dalam kasus hukum ‘the 

Silver-Tobler’ yang melibatkan Gereja MAHK. Pernyataan itu yaitu  

sebagai berikut:  "Walaupun benar bahwa ada suatu periode di dalam 

kehidupan Gereja MAHK saat  denominasi berdiri dengan tegas sebagai 

anti-Roma Katolik dalam pandangan-nya, dan istilah susunan hirarki 

digunakan secara buruk mengacu pada bentuk pimpinan gereja 

kepausan, sikap dari pihak Gereja tidak lebih dari pernyataan anti paus 

yang tersebar luas di antara denominasi-denominasi protestan yang 

tradisional pada permulaan abad dan pada abad akhir berikutnya, yang 

sekarang telah dibuang ke dalam tumpukan sampah sejarah, sejauh 

inilah yang Gereja MAHK ketahui." (Merikay McLeod lawsuit, hal. 4, 

footnote #2, Docket Entry #84: EEOC vs PPPA C-74-2025 CBR, 

Pernyataan di bawah sumpah tertanggal 6 Februari 1976).  Ellen White 

mengamarkan di tahun 1894, “Kemunduran gerejalah yang mengurangi 

jarak antara-nya dengan kepausan.” (ST, 19 Feb. 1894) 

1977 -  Paus Paulus VI memberi penghargaan kepada Bert B. Beach 

dalam acara pribadi di Vatikan oleh karena buku-nya. Beach 

menghadiahkan Paus sebuah buku dan medali emas sebagai konfirmasi 

persahabatan dari Gereja MAHK dengan Vatikan. "Medali itu yaitu  

sebuah saksi yang terukir tentang keabsahan Sepuluh Hukum.   

Sementara hukum yang lain hanya dilambangkan dalam angka-angka 

Romawi, kata-kata dalam hukum keempat sebagai berikut: ‘Ingatlah akan 

hari Sabat dan sucikanlah hari itu’ – tertulis di dalamnya.” (W.D Eva, 

Adventist Review, “Book, Medallion Presented to Pope”, 11 Agustus 

1977, (849) hal.23). Namun, kata-kata ‘Hari Ketujuh’ tidak dituliskan, 

sebab ayat yang dikutip yaitu  ayat yang sama seperti yang tertulis 

dalam Katekese/Katekismus (Buku Pernyataan Iman) Roma Katolik. 

Beach mewakili Gereja MAHK sedunia dalam sebuah wawancara di radio 

Vatikan menyebutkan Paus sebagai “Bapa Suci,” sementara Ellen White 

dengan jelas telah mengamarkan, “Paus tidak dianggap oleh Allah selain 

dari manusia yang memerankan dalam dunia kita karakter dari manusia 

durhaka, mewakili gugatan-nya atas kekuasaan dan otoritas (yang sama) 

yang digugat Setan di pengadilan-pengadilan Surgawi.” (5MR 102) 

1979 -  W. Duncan Eva and Bernard Seton bekerja di belakang layar 

dalam memajukan agenda mereka untuk mangadopsi kalimat yang baru 

sebagai Pernyataan Iman. Tulisan dari revisi ini  dikirim kepada para 

“teolog” di Universitas Andrews sebagai persiapan untuk peluncuran 

besar-besaran dalam sidang General Conference Sedunia pada bulan 

April 1980. Kembali pada tahun 1946, sebuah komite telah mengajukan 

suatu tindakan dan membuat hampir tak mungkin untuk mengganti 

kalimat dalam Pernyataan Iman.  Tapi rintangan ini  berhasil diatasi 

dan saat ini mereka dapat maju terus.  

1980 -  Sidang General Conference Sedunia di Dallas, Texas, secara 

resmi memilih untuk menerima doktrin Trinitas sebagai bagian dari 27 

Iman Dasar dari Gereja MAHK. 

Dengan resmi disetujuinya doktrin Trinitas sebagai iman dasar Gereja 

MAHK, denominasi ini secara terang-terangan menyatakan kepada dunia 

bahwa gereja mengikuti langkah-langkah (gereja-gereja yang jatuh) yang 

berasal dari ibu para pelacur (Gereja Katolik) yang pilar utama-nya yaitu  

doktrin Trinitas.  Dengan demikian Gereja MAHK telah meninggalkan misi 

mula-mula-nya sebagai gereja yang dipanggil Allah untuk mengabarkan 

pekabaran tiga malaikat, dan meninggalkan fondasi iman yang teguh 

(Prinsip-Prinsip Dasar) yang didasarkan atas otoritas yang tidak dapat 

dipertanyakan. Gereja MAHK saat ini tidak lagi dapat disebut sebagai 

“Benih yang sisa, yang melakukan hukum-hukum Allah dan kesaksian 

Yesus Kristus”, tapi sekarang hanyalah pergerakan baru yang palsu 

sesuai apa yang dinubuatkan oleh Ellen White di tahun 1903.  

1980 - Seorang bekas pendeta Jesuit bernama Alberto Rivera 

mengatakan bahwa "semua gereja dalam barisan utama telah diambil alih 

(di bawah kontrol Roma) sejak tahun 1980.” (Secret Terrorists (Teroris-

Teroris Rahasia), hal. 108). 

1981 - Neal C. Wilson, sekarang sebagai Presiden dari General 

Conference, mengumumkan bahwa Gereja secara resmi telah 

mengadopsi doktrin Trinitas, dimana sekarang tertulis sebagai 

kepercayaan nomor 2 dalam 27 Iman Dasar Gereja MAHK. Dia 

mengumumkan kepada seluruh Gereja MAHK bahwa: "...ada organisasi 


lain yang mendunia/universal dan benar-benar Katolik, (yakni) Gereja 

MAHK." 

1981 - Dalam terbitan khusus majalah Adventist Review tertanggal 30 

Juli 1981 tentang doktrin-doktrin Alkitab  - doktrin Trinitas 

diterangkan setahun berikutnya setelah dipilih sebagai doktrin resmi 

(tahun 1980).  Dinyatakan bahwa, “Sementara tidak ada satupun ayat 

Kitab Suci yang secara resmi menyatakan  doktrin Trinitas, telah dianggap 

sebagai fakta oleh penulis-penulis Alkitab dan disebutkan beberapa 

kali.…  Hanya melalui iman kita dapat menerima keberadaan Trinitas.”  

(William G. Johnsson, Adventist Review, Vol 158, No. 31, Hal 4). "Konsep 

Trinitas, yaitu ide bahwa tiga yaitu  satu, tidak secara jelas disebutkan 

tapi hanya diasumsi.” 

1984 -  Sumpah Baptisan dirubah lagi untuk lebih pro-Trinitas. 

1985 - Lagu Sion baru menggantikan Lagu Sion lama (1941). 

Diputuskan bahwa masih banyak lagi lagu-lagu yang dapat diganti atau 

dirubah untuk dicocokkan dengan Iman Dasar tahun 1980.  Istilah-istilah 

Katolik digunakan sebagai judul dan dalam Bacaan Bersahutan (di bagian 

belakang Lagu Sion). 

1986 -  Doktrin resmi dari gereja ditempatkan di dalam Peraturan 

Gereja: “Ada Satu Allah: Bapa, Anak, dan Roh Kudus, suatu kesatuan 

dari tiga pribadi yang abadi.” - 

1988 - Buku “Iman Gereja MAHK” 27 Iman Dasar diterbitkan (100% pro-

Trinitas). 

1993 -  George Knight, seorang profesor dan teolog Advent terkemuka 

membuat pengakuan yang mengejutkan dalam majalah Ministry, edisi 

Oktober 1993: “Kebanyakan pendiri-pendiri Advent Hari Ketujuh tidak 

akan bisa bergabung dengan gereja saat ini jika mereka harus 

mengakui pengakuan kepercayaan-kepercayaan dasar dari 

denominasi. …khususnya, kebanyakan (dari mereka) tidak akan setuju 

dengan kepercayaan nomor 2, yang berhubungan dengan doktrin 

Trinitas. …” Kenyataannya, ini termasuk SEMUA pendiri dan pionir dari 

Gereja MAHK mula-mula dan hal ini seharusnya menjadi peringatan bagi 

anggota-anggota gereja saat ini. 

 

1994 -  William Johnsson, editor majalah the Adventist Review, menulis, 

“Kepercayaan-kepercayaan Advent telah berubah dari tahun ke tahun di 

bawah dampak kebenaran zaman ini. Paling mengejutkan yaitu  ajaran 

tentang Yesus Kristus, Juruselamat dan Tuhan kita.” (Adventist Review, 

6 Januari 1994). Sementara keberadaan Kristus sebelumnya tetap 

dipegang, keputeraan melalui kelahiran dari Kristus seperti yang 

dipegang oleh Gereja Advent sedunia sampai tahun 1940 ditolak dan 

disebut sebagai ‘doktrin palsu’ sebagaimana disebut oleh Johnsson. 

1995 -  Sidang General Conference di Utrecht, Netherlands. Bendera 

dari Vatikan dipertunjukkan dalam tempat pertemuan dengan makna 

tersendiri di antara tepuk tangan meriah yang lain dari biasanya. 

1996 -  Buku renungan berjudul ‘Ye Shall Receive Power (Engkau Akan 

Menerima Kuasa)’ diterbitkan, dimana kata-kata dari nabiah telah diganti, 

bagian mana Ellen White menulis, “Mengapa kita tidak menyerahkan diri 

di takhta karunia Ilahi, berdoa agar Roh Allah dapat dicurahkan ke atas 

kita seperti waktu ia (it) dicurahkan pada para murid? Kehadiran-nya (its) 

dapat melembutkan hati kita, dan memenuhi kita dengan kebahagiaan 

dan kegembiraan, mengubah kita ke dalam saluran-saluran berkat.  

Tuhan akan mendapati setiap anak-Nya kaya dalam iman, dan iman ini 

yaitu  buah dari pekerjaan Roh Kudus di dalam pikiran. Dia (it) diam 

dengan setiap jiwa yang akan menerima-nya (it), berbicara kepada 

(mereka) yang tidak patuh pada kata-kata dan amaran, dan menuntun 

mereka kepada Yesus, anak domba Allah, yang mengambil dosa dunia.  

Dia (it) menyebabkan terang bersinar di dalam pikiran-pikiran dari mereka 

yang mencari kerjasama dengan Allah, memberikan mereka daya guna 

dan hikmat untuk mengerjakan pekerjaan-Nya.” (Signs of the Times, Sep. 

27, 1899). Jika anda melihat secara seksama, anda akan melihat bahwa 

Ellen White memakai  kata “it” sebanyak 4 kali, dan satu kali ‘its’ 

saat  berbicara tentang Roh Kudus.  Tapi dalam buku renungan ‘Ye Shall 

Receive Power’ hal. 59, kata ‘it’ (kata benda netral) telah diganti menjadi 

‘He’ (kata ganti orang laki-laki) atau ‘His’ dan ‘Him’.  (Lihat juga “Ye shall 

Receive Power’ hal. 93, 151, 164, 183, 303, 318, 319, 321, 323, 325, 344 

untuk pergantian-pergantian serupa). 

1996 -  Merlin Burt menulis, "Sewaktu tahun 1930-an masih ada 

kalimat-kalimat yang mengajarkan ‘pandangan lama’…  Hal ini umumnya 

berubah sekitar tahun 1940-an. Pelajaran Sekolah Sabat kwartal keempat 

tahun 1936 disiapkan oleh T.M. French. French menyimpulkan tentang 

keberadaan Kristus sebelumnya dengan kata-kata ini: 'Dengan demikian 

Dia bukan bagian dari ciptaan tapi “dilahirkan oleh Bapa” di hari-hari 

kekekalan, dan Dia juga sama sekali yaitu  Allah.’ Tampaknya French 

mencampur Iman Dasar yang ditulis oleh Wilcox tentang Kristus yang 

“sama sekali yaitu  Allah” dengan “pandangan lama” yaitu seorang 

‘Kristus yang dilahirkan’.” (Merlin D. Burt, Demise of Semi-Arianism and 

anti-trinitarianism tahun 1996 – Burt, Demise of Semi-Arianism and anti-

trinitarianism in Adventist theology, 1888-1957, hal. 40).  Jadi 

kepercayaan pada seorang Kristus yang dilahirkan sekarang telah 

menjadi ‘pandangan lama’, sementara Kristus yang tidak pernah 

dilahirkan, sekarang menjadi resmi sebagai doktrin yang diakui.  

1997 -  Logo Gereja MAHK diganti dari tiga malaikat menjadi lidah api 

dan salib, mencerminkan persahabatan dengan Katolik. 

1999 -  B.T. Rice, pendeta dari Gereja MAHK Northside Saint Louis, 

menyambut Paus pada sebuah misa yang diadakan di wilayah-nya, 

dengan sebutan “Paus, yang kudus, kunjunganmu yang bersejarah ini di 

Saint Louis…. dst.” 

2003 -  John R. Graz (Direktur Urusan Publik dan Kebebasan 

Beragama GC sejak tahun 1995) dipilih sebagai Sekretaris Jenderal 

Konferensi Tahunan dari Kerukunan Sekretaris Kristen Sedunia, 

menggantikan Bert B. Beach. Graz menduduki jabatan ini sampai tahun 

2014. 

2003 -  Buku Questions on Doctrine (Pertanyaan-Pertanyaan tentang 

Doktrin) dicetak kembali dan disebarluaskan oleh Universitas Andrews 

yang pro-Trinitas dan pro-hakikat Kristus yang mewarisi hakikat Adam 

sebelum jatuh ke dalam dosa.  

2005 -  Sumpah Baptisan direvisi menjadi kredo Trinitas yang tertulis: 

“Apakah engkau menerima ajaran-ajaran Alkitab yang dinyatakan dalam 

pernyataan iman dasar Gereja, dan apakah engkau berjanji untuk 

menghidupkan kehidupanmu melalui karunia Allah sesuai dengan ajaran-

ajaran ini?” Untuk pertama kali dalam sejarah Advent, gereja telah 

mendasarkan penerimaan keanggotaan-nya di atas sebuah kredo. 

Nabiah Elleh White telah mengatakan pada kita 95 tahun sebelumnya, 

“Alkitab, dan hanya Alkitab, yang menjadi kredo kita.”  (RH, 15 Desember 

1885). 

2008 - Berbeda dengan tahun 1936, Pelajaran Sekolah Sabat kwartal 

kedua tahun 2008 mengajarkan bahwa Bapa, Anak dan Roh Kudus 

bukanlah seorang Bapa yang sebenarnya , bukan seorang Anak yang 

sebenarnya , dan bukan Roh Kudus yang sebenarnya  tapi yaitu  

tiga makhluk Ilahi yang hanya memainkan peran dalam kedudukan 

mereka. Berikut yaitu  kutipan dari Pelajaran Sekolah Sabat ini : 

“Tapi bayangkan suatu situasi dimana Makhluk yang telah kita kenal 

sebagai Allah Bapa datang untuk mati bagi kita, dan Seorang yang telah 

kita kenal sebagai Yesus tetap tinggal di surga (kami bicara dalam istilah-

istilah manusia untuk membuat suatu poin). Tidak ada yang berbeda, 

kecuali kita akan menyebut setiap nama mereka dengan nama yang kita 

sekarang gunakan untuk yang lainnya. Itulah arti dari kesederajatan 

dalam ke-Ilahian.” (10 April 2008, hal. 19). 

Seperti yang dikatakan oleh J.N. Andrews, “Doktrin Trinitas merusak 

kepribadian dari Allah dan Anak-Nya Yesus Kristus Tuhan kita.” (RH, 6 

Maret 1855). 

2012 -  Sistim manajemen basis data (database) dari The White Estate 

(tempat dimana semua naskah asli dari Ny. White disimpan secara 

tradisional dan elektronik) berhasil diakses oleh kelompok yang tidak 

dikenal. Alasan mereka yaitu  semua dokumen dari Ellen White 

sekarang seharusnya sudah menjadi milik umum tapi mereka tidak 

diperbolehkan untuk melihat semua dokumen ini . Menurut mereka, 

saat ini, dokumen-dokumen ini  harus sudah menjadi milik semua, 

dan terbuka bagi semua orang.  Arti dan konteks dari tulisan-tulisan beliau 

telah terhambat sebab tidak semua orang diberi persetujuan untuk 

melihat dokumen-dokumen ini  secara keseluruhan.  Kelompok yang 

menerobos dengan caranya sendiri ini atau disebut the hacker, mendesak 

agar semua dokumen disimpan secara elektronik dan siapa saja harus 

diberi izin untuk membacanya, bukan hanya untuk orang-orang istimewa 

tertentu saja. The White Estate mencoba menyelesaikan kasus ini secara 

hukum oleh sebab kerusakan yang terjadi di pihak-nya. Kelompok the 

hacker mengancam untuk menerbitkan sendiri semua tulisan dari Ny. 

White. Mereka meminta agar White Estate mengabulkan tuntutan mereka 

demi menjaga nama baik. 

2013 -  Revisi dilakukan dalam Iman Dasar tentang Roh Nubuat.  

Otoritas dari Ellen White dikurangi. Kata-kata “sebagai suruhan Tuhan” 

dan “suatu sumber kebenaran dengan otoritas yang berkelanjutan” 

dihapus. Arthur Stele kemudian berkata, "Perubahan yang disarankan 

yaitu  usaha untuk menghindari pemberian kesan bahwa Ellen G. White 

dan Alkitab yaitu  sumber kebenaran yang sederajat.” 

2014 -  Ganoune Diop (Direktur Urusan Publik dan Kebebasan 

Beragama sejak tahun 2011) dipilih sebagai Sekretaris Jenderal yang 

baru pada konferensi tahunan dari Kerukunan Sekretaris Kristen Sedunia. 

2015 -  Simposium Ellen White diadakan di Universitas Andrews dan 

menjalar ke seluruh dunia, menyangkal otoritas inspirasi Roh Nubuat 

untuk menentukan doktrin iman dan praktek dalam gereja MAHK, tapi hal 

ini hanya dianjurkan sebagai petunjuk teologis dan praktek, dan 

aplikasinya untuk akhir zaman. 

2015 -  The White Estate menyelesaikan permasalahan dengan 

kelompok the hacker dengan menerbitkan sisa tulisan-tulisan dari Ny. 

White yang belum pernah diterbitkan sebelumnya yang telah mereka 

rahasiakan selama bertahun-tahun. Koleksi ini berisi kira-kira 8,300 

dokumen saat n, surat-surat dan naskah-naskah dari tahun 1845 sampai 

tahun 1915. Umat Advent yang jujur, sekarang dapat dengan sepenuhnya 

mengetahui apa yang ditulis oleh Ny. White berulang kali, yaitu Yesus 

yaitu  Penolong/Penghibur mereka, yang datang kepada mereka 

dalam bentuk Roh sebagai Roh Kudus, dan bukan seseorang yang 

misterius seperti hantu. Bagi mereka yang ingin tahu dan ingin 

memperhatikan dengan seksama, doktrin yang diajarakan oleh 

denominasi saat ini telah dinyatakan sebagai doktrin yang salah oleh Ny. 

White. 

 

 

Buku Tahunan asli tahun 1905 Gereja MAHK 

Buku Tahunan asli tahun 1909 Gereja MAHK 

 

Buku Tahunan asli tahun 1913 Gereja MAHK 

Buku Tahunan asli tahun 1914 Gereja MAHK 

Buku Tahunan asli tahun 1931 Gereja MAHK 

Buku Tahunan asli tahun 1942 Gereja MAHK