r; mereka
akan merampas Edom dan Moab, dan orang Amon akan patuh kepada
mereka.
11:15 TUHAN akan mengeringkan teluk Mesir dengan nafas-Nya
yang menghanguskan, serta mengacungkan tangan-Nya terhadap
sungai Efrat dan memukulnya pecah menjadi tujuh batang air,
sehingga orang dapat melaluinya dengan berkasut.
11:16 Maka akan ada jalan raya bagi sisa-sisa umat-Nya yang
tertinggal di Asyur, seperti yang telah ada untuk Israel dahulu, pada
waktu mereka keluar dari tanah Mesir.
Catatan : Isai yaitu Ayah dari Daud
Yeremia 23:5-8
23:5 Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman
TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud.
Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan
melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.
23:6 Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan
hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang
kepadanya: TUHAN--keadilan kita.
23:7 Sebab itu, demikianlah firman TUHAN, sesungguhnya,
waktunya akan datang, bahwa orang tidak lagi mengatakan: Demi
TUHAN yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah
Mesir!,
23:8 melainkan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun dan
membawa pulang keturunan kaum Israel keluar dari tanah utara dan
dari segala negeri ke mana Ia telah menceraiberaikan mereka!, maka
mereka akan tinggal di tanahnya sendiri."
Mesias lahir dari suku Yehuda : Kejadian 49:10
Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun
lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang
berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.
Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu,
sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu;
dialah yang harus kamu dengarkan. (Ulangan 18:15)
Ulangan 18:18-19
18:18 seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara
saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku
dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang
Kuperintahkan kepadanya.
18:19 Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan
diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut
pertanggungjawaban.
Kejadian 17:19
17:19 namun Allah berfirman: "Tidak, melainkan isterimu Saralah
yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan
menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan
dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.
Yehuda yaitu anak dari Yakub bin Ishak bin Abraham (dari ibu yang
bernama Sara).
JADI : Kedua silsilah dalam (Matius 1:1 dan Lukas 3:31) secara
manusiawi membuktikan bahwa Yesus yaitu keturunan Daud,
suku Yehuda.
MESIAS TUAN-NYA DAUD
Sekarang mengenai ayat-ayat yang dituduhkan kontradiksi
dengan Matius 1:1 kita harus melihat konteks apa yang tertulis Matius
22:45; Markus 12:37; Lukas 20:44. Mari kita lihat selengkapnya sbb :
MATIUS 22:41-46 Hubungan antara Yesus dan Daud
22:41 saat orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya
kepada mereka, kata-Nya:
22:42 "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?"
Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud."
22:43 Kata-Nya kepada mereka: "Jika demikian, bagaimanakah
Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, saat ia
berkata:
22:44 TUHAN telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di
sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah
kaki-Mu.
22:45 Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin
Ia anaknya pula?"
22:46 Tidak ada seorang pun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak
hari itu tidak ada seorang pun juga yang berani menanyakan sesuatu
kepada-Nya.
Mesias, lihat Markus 12:35-37; Lukas 20:41-44.
Yesus bertanya mengenai pandangan orang Farisi terhadap Mesias.
Mereka menjawab secara benar bahwa Mesias yaitu anak Daud (ayat
42).
Pertanyaan Yesus lebih lanjut dalam ayat 43-44 mengandaikan
bahwa (sebagaimana yang diyakini orang-orang Yahudi pada zaman-
Nya). Daud yaitu penulis Kitab Mazmur, dibawah ilham Roh yang
berisikan pernyataan kenabian mengenai masa depan (nubuat). Dalam
Mazmur 110:1, Daud menunjuk kepada Mesias sebagai "Tuanku" :
Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku:
"Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu
menjadi tumpuan kakimu."
Mesias di satu pihak dinubuatkan sebagai keturunan dari
Daud, namun dipihak lain Daud sendiri menyebut keturunannya itu
"Tuanku". Agaknya inilah yang susah dipahami oleh para ahli Taurat.
Jelas menurut Mazmur 110:1 Sang Mesias itu kedudukannya
lebih tinggi dibandingkan Daud, sehingga sebutan "Anak Daud" bukanlah
sebutan yang layak untuk Mesias (lihat ayat 45). namun atas
pertanyaan Yesus pada ayat 45 ini tidak bisa dijawab oleh orang-orang
Farisi itu. Namun kami sebagai orang percaya, bisa mengerti dan
faham akan konteks yang dipertanyakan Yesus itu. Bahwa Sang
Mesias yang lahir dari Roh Allah, Dia yaitu Allah yang "kenosis"
atau "merendahkan diri-Nya" mengambil rupa seorang hamba dan
menjadi serupa dengan manusia (Filipi 2:6-8 ), lahir dari anak dara
Maria seorang keturunan dari Daud melalui Natan (Lukas 3:31),
sehingga Ia-pun disebut "Anak Daud" (Keturunan Daud) :
Matius 1:20
LAI TB : namun saat ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat
Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak
Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu,
sebab anak yang di dalam kandungannya yaitu dari Roh Kudus
ek {dari} pneumatos {Roh} estin {yang} agiou {Kudus}
Lukas 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan
kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak
yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
klêthêsetai {akan dipanggil} huios {Anak} theou {Allah}
Demikianlah, umat Kristiani bisa menjawab apa yang
ditanyakan Yesus Kristus mengenai status Sang Mesias kepada para
Ahli Taurat : Bahwa Sang Mesias itu yang yaitu Allah sendiri, telah
merendahkan diri-Nya lahir melalui kandungan anak dara Maria,
sehingga dalam hal ini Sang Mesias bisa disebut Anak/ keturunan
Daud dan sekaligus bisa disebut Tuan-nya Daud. Haleluya, Amin.
129) Apakah yang dibawa Yesus di atas bumi?
a. Menurut Matius, Pedang (Matius 10:34).
b. Menurut Lukas, Pertentangan (Lukas 12:51).
JAWAB :
"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai
di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan
pedang. (Matius 10:34)
versus
Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas
bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan
pertentangan. (Lukas 12:51)
Sangat aneh jika kedua ayat dipermasalahkan dan dianggap
kontradiksi, 2 ayat itu bukanlah pertentangan (kontradiksi) melainkan
perbedaan (variasi). Matius 10:34 memakai kata "pedang"
sebagai kata kias untuk berkata kata suatu pertentangan yang mungkin
dihadapi seseorang yang mengikut Kristus.
Pertentangan ini bisa bermakna tuntutan/harga yang harus
dibayar saat seseorang mengikut Yesus. Di dalam pernyataan ini
Yesus mengungkapkan tuntutan kristiani yang paling tinggi dan yang
paling tidak mengenal kompromi. Di situ Yesus memberitahu para
pengikut-Nya akan hal-hal yang pasti mereka hadapi, sebab mereka
memang benar-benar menerima tugas menjadi para utusan. Yesus
menyodorkan peperangan, dan di dalam peperangan atau pertentangan
itu sangat boleh jadi bahwa lawan dari murid Yesus yaitu justru
orang-orang yang sangat dekat, yaitu seisi rumah mereka sendiri.
Seperti biasanya, maka di dalam menyodorkan hal perang atau
pertentangan ini, Yesus pun memakai bahasa yang sudah biasa dipakai
oleh orang-orang Yahudi. Orang-orang Yahudi percaya, bahwa salah
satu peristiwa yang akan terjadi pada Hari Tuhan kelak yaitu adanya
perpecahan di dalam keluarga-keluarga. Para rabi mengatakan, "Pada
masa saat Anak Daud datang, anak-anak wanita melawan ibu
mertuanya." "Anak laki-laki akan menghinakan bapanya, anak
wanita memberontak melawan ibunya, dan menantu wanita
melawan ibu mertuanya, dan setiap orang bermusuhan melawan
orang-orang yang ada di dalam rumahnya sendiri." Jadi Yesus seolah-
olah hendak mengatakan, "Akhir zaman yang engkau nanti-nantikan
itu telah tiba; dan campur tangan Tuhan Allah di dalam sejarah ini
ialah memecah-belah rumah tangga, kelompok serta keluarga menjadi
dua golongan."
jika ada hal besar yang muncul, maka hal besar itu memang
cenderung untuk membagi-bagi orang dalam kelompok-kelompok.
Hal-hal besar seperti itu selalu memicu adanya orang-orang
yang berusaha untuk menjawab, atau menolak, atau bahkan menguji
dan mengkajinya. Demikianlah juga dengan kehadiran Yesus.
Pertemuan dengan Yesus akan memicu setiap orang harus
memilih antara menerima atau menolak-Nya. Dan dunia serta manusia
di dalamnya selalu terbagi ke dalam dua golongan, yaitu golongan
yang menerima Yesus dan golongan yang belum menerima-Nya.
Inikah yang dikiaskan dengan kata "pedang" yaitu "pertentangan".
130) MATIUS 1:20-25 VS LUKAS 1:28-35.
Dalam Matius, sebelum kehamilan Maria, TERTULIS bahwa
malaikat Tuhan bertemu dengan Yusuf (dalam mimpi) dan
memerintahkan Yusuf memberi nama "Yesus" kepada anak yang akan
dilahirkan Maria, namun dalam Lukas, malaikat Tuhan bertemu
dengan Maria dan memerintahkan Maria memberi nama "Yesus"
kepada anak yang akan dilahirkannya. (bertentangan kisah).
JAWAB :
Matius 1:20-25
1:20 namun saat ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan
nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud,
janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab
anak yang di dalam kandungannya yaitu dari Roh Kudus.
1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan
Dia Yesus, sebab Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari
dosa mereka."
1:22 Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh
nabi:
1:23 "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan
seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --
yang berarti: Allah menyertai kita.
1:24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang
diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria
sebagai isterinya,
1:25 namun tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya
laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.
Lukas 1:28-35
1:28 saat malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam,
hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
1:29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam
hatinya, apakah arti salam itu.
1:30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab
engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan
seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang
Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya
takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai
selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin
terjadi, sebab aku belum bersuami?"
1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu
dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu
anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
Matius 1:20-25 tidak bertentangan dengan Lukas 1:28-35;
Matius mencatat malaikat memberitahu Yusuf melalui mimpi. Yusuf
sebagai tunangan dari Maria wajar saja diberitahu juga oleh malaikat
bahwa Maria mengandung seorang Anak dari Roh Kudus, hal ini tentu
saja penting untuk menjelaskan bahwa kehamilan Maria bukan sebab
perzinahan, melainkan mengemban tugas yang penting sebab dari
situlah Sang Mesias akan lahir sesuai yang dijanjikan.
sedang Lukas mencatat bahwa Maria yang diberitahu
malaikat bahwa ia yang dipilih Allah untuk melahirkan Sang Mesias.
Maka malaikat memberitahu kepada kedua pihak itu sangatlah wajar
sekali, Matius dan Lukas tidak bertentangan namun saling melengkapi.
131) YOHANES 18:9 VS YOHANES 17:12.
Dalam Yohanes 18 TERTULIS, "Yesus tidak kehilangan seorangpun
dari murid-murid-Nya", namun dalam Yohanes 17, "Yesus hanya
kehilangan seorang".
369
JAWAB :
Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-
Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah
menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa
selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya
genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. (Yohanes 17:12)
Versus
Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-
Nya: "Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorang
pun yang Kubiarkan binasa." (Yohanes 18:9)
Jika kita melihat konteks, tidak ada yang bertentangan pada
kedua ayat di atas. Yudas memilih sendiri jalan hidupnya dan menolak
keselamatan yang ditawarkan Yesus. Dalam Yohanes pasal 17 Yesus
menyebut 'anak kebinasaan' bagi salah seorang murid yang akan
mengkhianati-Nya. Dan ini terjadi sebelum terjadinya pengkhianatan.
Yesus sebagai manusia tetap memiliki sifat Maha Tahu.
sedang untuk Yohanes pasal 18 baiklah kita baca 1 perikop
supaya konteks ayat yang dipermasalahkan itu bisa dilihat dengan
jelas sebagai berikut :
Yohanes 18:1-11 Yesus ditangkap
18:1 sesudah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ
bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan mereka pergi ke
seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan Ia masuk ke
taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
18:2 Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, sebab
Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya.
18:3 Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit
dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala
dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.
18:4 Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya,
maju ke depan dan berkata kepada mereka: "Siapakah yang kamu
cari?"
18:5 Jawab mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata-Nya kepada mereka:
"Akulah Dia." Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ
bersama-sama mereka.
18:6 saat Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah
mereka dan jatuh ke tanah.
18:7 Maka Ia bertanya pula: "Siapakah yang kamu cari?" Kata
mereka: "Yesus dari Nazaret."
18:8 Jawab Yesus: "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika
Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi."
18:9 Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah
dikatakan-Nya: "Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak
seorang pun yang Kubiarkan binasa."
18:10 Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang
itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan
telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus.
18:11 Kata Yesus kepada Petrus: "Sarungkan pedangmu itu; bukankah
Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?"
Yohanes 18 mencatat saat terjadinya pengkhianatan
(bandingkan dengan pasal 17 tentang pengetahuan Yesus sebelum
peristiwa terjadi) sehingga pasal 17 dan 18 ini tidak bisa dikatakan
kontradiksi.
Dari Yohanes 18:1-3, kini Yudas sudah jelas sudah berada
pada pihak imam-imam Yahudi yang menginginkan Yesus ditangkap.
Yudas datang bersama dengan sepasukan prajurit Romawi, sebagai
penunjuk tempat dan yang mengenal sosok Yesus Kristus.
Yesus dengan berterus terang mengakui bahwa Dialah yang
dicari oleh para prajurit itu untuk ditangkap. Para prajurit ini hanya
diperintahkan menangkap Yesus saja, maka Ia menyerahkan Diri-Nya
kepada mereka dengan permintaan "biarlah mereka ini pergi',
maksudnya, Yesus meminta agar murid-murid-Nya tidak turut
ditangkap. Demikianlah Yesus memposisikan diri-Nya sebagai
"Gembala yang baik" itu saat melihat serigala datang, Ia tidak lari
menyelamatkan diri-Nya sendiri, sebab Ia mengasihi domba-domba-
Nya. Ayat 9 yang dimaksudkan di sini yaitu , Yesus tidak akan
membiarkan salah satu dari kesebelas murid itu terhilang, meskipun Ia
harus memakai kuasa Ilahi-Nya. Mereka tidak dapat menangkap
Yesus oleh kuasa mereka, kecuali jika Yesus sendiri yang
menyerahkan diri. Yesus Kristus telah berkata kata kemuliaan dan
kuasa-Nya dengan penyerahan diri-Nya agar murid-murid-Nya
selamat.
132) YOHANES 14:6 VS KISAH PARA RASUL 10:34-35.
Dalam Yohanes TERTULIS, "tidak ada seorang pun yang datang
kepada Bapa tanpa melalui Yesus", namun dalam Kisah Para Rasul,
"setiap orang dari bangsa manapun yang takut kepada Tuhan dan
mengamalkan kebenaran, diterima oleh-Nya".
JAWAB :
Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak
ada seorangpun yang datang kepada Bapa, jika tidak melalui Aku.'
Translit Interlinear, legei {Dia berkata} autô {kepadanya} ho iêsous
{Yesus} egô {Aku} eimi {yaitu } hê hodos {jalan} kai {dan} hê
alêtheia {kebenaran} kai {dan} hê zôê {hidup} oudeis {tidak seorang
pun} erkhetai {ia datang} pros {kepada} ton patera {Bapa} ei {jika}
mê {tidak} di {melalui} emou {Aku}
Versus :
Kisah 10:34-35
10:34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku
telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
10:35 Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan
yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.
Ayat-ayat dalam 2 kitab di atas tidak kontradiksi, jika kita
mau mengerti apa sebenarnya yang dimaksudkan Petrus, untuk itu
sebaiknya dibaca kisahnya lebih lengkap :
Kisah 10:1-8; 24-48
10:1 Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang
perwira pasukan yang disebut pasukan Italia.
10:2 Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi
banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada
Allah.
10:3 Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak
kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata
kepadanya: "Kornelius!"
10:4 Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa,
Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah
naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.
10:25 saat Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan
sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus.
10:26 namun Petrus menegakkan dia, katanya: "Bangunlah, aku hanya
manusia saja."
10:30 Jawab Kornelius: "Empat hari yang lalu kira-kira pada waktu
yang sama seperti sekarang, yaitu jam tiga petang, aku sedang berdoa
di rumah. Tiba-tiba ada seorang berdiri di depanku, pakaiannya
berkilau-kilauan
10:31 dan ia berkata: Kornelius, doamu telah didengarkan Allah dan
sedekahmu telah diingatkan di hadapan-Nya.
10:34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku
telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
10:35 Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan
yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.
10:36 Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang
Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus
Kristus, yang yaitu Tuhan dari semua orang.
10:37 Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah
Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh
Yohanes,
10:38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi
Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling
sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai
Iblis, sebab Allah menyertai Dia.
10:40 Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan
Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri,
10:41 bukan kepada seluruh bangsa, namun kepada saksi-saksi, yang
sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah
makan dan minum bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia bangkit dari
antara orang mati.
10:42 Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh
bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi
Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.
10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa
percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh
sebab nama-Nya."
10:48 Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus.
Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari
lagi bersama-sama dengan mereka.
Kisah 10:34-35 tidak bermaksud mengatakan bahwa ada jalan
keselamatan yang lain tanpa melalui Yesus Kristus. Bacalah mulai
awal kisahnya ayat 1-5 mengenai tokoh yang bernama Kornelius, ia
yaitu seorang non-Yahudi yang 'takut akan Allah'. Allah
mengirimkan Rasul-Nya Petrus untuk datang berkunjung kepada
Kornelius dan memberitakan kabar baik (Injil) tentang Yesus Kristus,
bahwa keselamatan dari Allah melalui Tuhan Yesus Kristus
diperuntukkan juga kepada semua bangsa-bangsa (Yahudi dan non
Yahudi). Selanjutnya ayat 48 dengan jelas ditulis bahwa Kornelius
bersama orang-orang disekitarnya "dibaptis dalam nama Yesus
Kristus". Dengan demikian jelas bahwa apa yang ditulis dalam Kisah
pasal 10 ini tidak bertentangan dengan apa yang tertulis dalam
Yohanes 14:6.
133) LUKAS 24:46 VS IBRANI 9:27 & LUKAS 24:39 (didukung
YOHANES 20:17).
Menurut keyakinan Kristen, Yesus MATI untuk menggenapi nubuat
sebagaimana yang dikatakan Lukas 24:46(4), "Ada tertulis demikian:
Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari
yang ketiga", namun dalam Ibrani 9:27, "Dan (Yesus) sama seperti
manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu
dihakimi", dan dalam Lukas 24:39, "...sebab hantu tidak ada daging
dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ADA padaku". Jika Ibrani 9:27
dan Lukas 24:39 digabungkan, maka Yesus BELUM MATI !!! Lebih
jelas lagi, dalam Yohanes 20:17 Yesus mengatakan kepada Maria
sesudah peristiwa penyaliban itu, "Sebab aku BELUM PERGI kepada
Bapa". Sekali lagi, Yesus BELUM MATI !
JAWAB :
Ke 4 Kitab-kitab Injil berkata kata jelas bahwa Yesus disalibkan dan
mati di kayu salib :
Matius 27:50
Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-
Nya.
Markus 15:37
Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-
Nya.
Lukas 23:46
Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-
Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia
menyerahkan nyawa-Nya.
Yohanes 19:30
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah
selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-
Nya.
Al Qur'an (Kitab Suci si penanya) jelas berkata kata Yesus
meninggal : Qs 19:33 ‖Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan
kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada
hari aku dibangkitkan hidup kembali".
134) Matius 27:34 dan Markus 15:23. Apakah anggur yang diberikan
kepada Yesus pada salib-Nya dicampuri empedu atau mur?
JAWAB:
Empedu (Matius 27:34) - "Lalu mereka memberi Dia minum anggur
bercampur empedu. sesudah Ia mengecapnya, Ia tidak mau
meminumnya."
Mur (Markus 15:23) - "Lalu mereka memberi anggur bercampur mur
kepada-Nya, namun Ia menolaknya."
Empedu yaitu cairan yang diambil dari hati. Dalam bahasa
Alkitab, ia dipakai untuk melukiskan kepahitan roh (Kisah Para Rasul
8:23; Ratapan 3:19). Mur yaitu getah wangi yang tumbuh di daerah
Arab, Abyssinia, dan India. Dipakai untuk memaniskan aroma dan
rasa dari berbagai makanan. Juga dipakai dalam pembalseman mayat
(Yohanes 19:39).
Menurut buku "Alleged Discrepancies of the Bible" karya
Haley, halaman 28, ada dua kali Yesus ditawari anggur asam. "Yang
pertama, anggur ini dicampur dengan narkotika yang pahit, yang
efeknya akan membius (membuat teler) Dia, namun Dia menolaknya.
Berikutnya, suatu minuman yang tidak berobat bius diberikan kepada-
Nya, yang kemudian diterima-Nya."
1
Dengan kata lain, ada dua
macam minuman yang ditawarkan pada waktu yang berbeda.
Meskipun ini termasuk penjelasan yang cukup menjanjikan, namun
penjelasan ini tidak cocok dengan ayat Alkitab yang ada.
Perhatikanlah tabel di mana saya tuliskan ayat-ayat yang berurutan
dari Matius dan Markus dan memasukkan kedua kali Yesus
ditawarkan minum.
Matius Markus
Pada permulaan penyaliban . . .
27:34 - "Lalu mereka memberi
Dia minum anggur bercampur
15:23 "Lalu mereka memberi
anggur bercampur mur kepada-
empedu. sesudah Ia
mengecapnya, Ia tidak mau
meminumnya."
(Bahasa Yunani untuk
"anggur" di sini yaitu "ozos"
yang yaitu campuran dari
anggur asam atau cuka dan air.)
Nya, namun Ia menolaknya."
(Bahasa Yunani dari "anggur" di
sini yaitu "oinos" yang berarti
anggur biasa.)
. . . beberapa jam berlalu . . .
27:48, "Dan segeralah datang
seorang dari mereka; ia
mengambil bunga karang,
mencelupkannya ke dalam
anggur asam, lalu
mencucukkannya pada
sebatang buluh dan memberi
Yesus minum.'"
(Bahasa Yunani untuk
"anggur asam" di sini yaitu
"ozos", alias cuka seperti di
atas).
15:36 "Maka datanglah seorang
dengan bunga karang,
mencelupkannya ke dalam anggur
asam lalu mencucukkannya pada
sebatang buluh dan memberi Yesus
minum serta berkata: "Baiklah kita
tunggu dan melihat apakah Elia
datang untuk menurunkan Dia."
(Bahasa Yunani untuk "anggur
asam" di sini yaitu "ozos", atau
cuka).
Penjelasan-penjelasan yang mungkin
Yang paling mungkin yaitu , baik empedu maupun mur
kedua-duanya dicampurkan ke dalam anggur asam ini . Ayat
Alkitab yang ada tidak secara eksplisit berkata kata hal ini, namun juga
tidak memustahilkan kemungkinan ini. Bagaimanapun "Orang zaman
dulu seringkali memasukkan mur ke dalam anggur supaya
menghasilkan aroma dan rasa yang baik."
2
Hal ini berarti bahwa
sangatlah mungkin bahwa cuka atau anggur asam ini sudah
mengandung mur di dalamnya, sebagaimana yang biasa diminum di
antara tentara Romawi, dan empedu ditambahkan belakangan.
Masing-masing penulis menekankan aspek yang berbeda.
Lebih jauh lagi, ayat-ayat di atas tidaklah merupakan
kontradiksi bila kita memahami apa arti dari kontradiksi, yaitu suatu
kondisi di mana suatu pernyataan dari satu ayat tertentu meniadakan
kemungkinan dari (memustahilkan) ayat lainnya. Secara teknis,
dimasukkannya kedua bahan yaitu empedu dan mur dalam anggur
asam yaitu sangat mungkin terjadi.
Penjelasan kedua yang mungkin yaitu bahwa Matius 27:34
dan Markus 15:23 yaitu menjelaskan dua kejadian yang berbeda.
Bukti tekstual yang mendukung yaitu kenyataan bahwa dalam
kedua ayat di atas dipakai dua kata Bahasa Yunani yang berbeda:
"ozos" dalam Matius untuk "anggur" sementara Markus mencatat
dengan kata "oinos". Kedua kata yang berbeda ini ditambah dengan
pemakaian kata Bahasa Yunani yang berbeda "chole" untuk "empedu"
dalam Matius dan "smurna" untuk "mur" dalam Markus, mungkin
merupakan petunjuk bahwasanya kedua kejadian ini merupakan
dua kejadian yang berbeda. Bagaimanapun, meski penjelasan ini
cukup baik namun tidak terlalu mungkin sebab konteks dari kedua
ayat ini menunjukkan bahwasanya kedua ayat ini mengacu
pada kejadian yang sama.
Ketiga, mungkin telah terjadi kekeliruan penyalinan yang
belum diketahui. Saya katakan belum diketahui sebab saya belum
menemukan adanya catatan mengenai variasi tekstual antara Matius
dan Markus mengenai ayat-ayat yang sedang kita soroti ini. Hal ini
tidaklah menutup kemungkinan bahwasanya kita akan menemukan
adanya variasi tekstual dari ayat-ayat di atas di kemudian hari yang
mungkin menjelaskan masalah ini. Bagaimapun, pendapat ini yaitu
argumen yang bisu (argument of silence) dan tidak terlalu disukai.
Saya simpulkan bahwa penjelasan yang paling mungkin yaitu
penjelasan yang pertama, bahwa baik mur maupun empedu kedua-
duanya dicampurkan di dalam anggur asam ini .
_________________
1 "The first time, the wine drugged with bitter narcotics, the effect of which
would be to stupefy him, he did not receive. Afterward, some drink free
from drugs was given him, which he accepted."
2. "The ancients used to infuse myrrh into wine to give it a more agreeable
fragrance and flavour." dari Enhanced Strong's Lexicon, (Oak Harbor, WA:
Logos Research Systems, Inc.) 1995.
135) Matius 17:1; Markus 9:2 dan Lukas 9:28
sesudah berapa harikah Yesus membawa ketiga murid-Nya ke atas
gunung?
JAWAB:
Enam hari kemudian
(Matius 17:1) - "Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus,
Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka
Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja."
(Markus 9:2) - "Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus,
Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke
sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus
berubah rupa di depan mata mereka,"
Delapan hari kemudian (Lukas 9:28-29) - "Kira-kira delapan hari
sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan
Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
29
saat Ia sedang
berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih
berkilau-kilauan."
Dalam bahasa Yunaninya baik Matius 17:1 dan Markus 9:2,
dikatakan bahwa", Enam hari kemudian..." Kata "kemudian" dalam
bahasa Yunaninya yaitu "meta". Menurut buku Enhanced Strong's
Lexicon, kata "meta" berarti, "dengan, sesudah, atau di belakang."
Sementara dalam Lukas 9:28, dikatakan bahwa "Kira-kira delapan
hari sesudah segala pengajaran itu..." Kata Yunani untuk kata "kira-
kira" di sini berasal dari bahasa Yunani "hosei" yang berarti "sekitar"
atau "kira-kira" atau "mendekati". Berbagai versi lain dari Alkitab
Bahasa Inggris juga menerjemahkan kata ini sebagai "sekitar"
Lukas 9:28 yaitu perkiraan waktu sebagaimana dibuktikan
dengan pemakaian kata "Kira-kira delapan hari sesudah..." Matius
17:1 dan Markus 9:2 lebih tepat dalam menjelaskan durasi kejadian
ini . Mereka mengatakan "Enam hari kemudian..." Jadi tidak ada
kontradiksi logika di sini. Kuncinya ada kata-kata Lukas "Kira-kira
delapan hari... " Jadi Lukas memberi perkiraan hari. Matius dan
Markus memberi waktu yang lebih tepat.
136) Markus 15:25 dan Yohanes 19:14-16
Jam berapa Yesus disalibkan?
Jawab:
Jam Sembilan (Markus 15:25) - "Hari jam sembilan saat Ia
disalibkan."
Jam dua belas (Yohanes 19:14-15) - "Hari itu ialah hari persiapan
Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang
Yahudi itu: "Inilah rajamu!"
15
Maka berteriaklah mereka: "Enyahkan
Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!" Kata Pilatus kepada mereka:
"Haruskah aku menyalibkan rajamu?" Jawab imam-imam kepala:
"Kami tidak memiliki raja selain dari pada Kaisar!"
Yohanes menuliskan Injilnya memakai pengukuran waktu
orang Romawi saat menuliskan tentang penyaliban Yesus. Matius,
Markus, dan Lukas, pada berbagai bagian masing-masing, memakai
sistem waktu Yahudi: mengukur hari dari matahari terbenam ke
matahari terbit. Sistem Romawi mengukur dari tengah malam hingga
tengah malam lagi. Menurut Gelason Archer "Yohanes menulis
Injilnya di Efesus, ibukota propinsi Romawi di Asia, dan sebab nya
dalam hal yang berhubungan dengan pengukuran hari ia mungkin
lebih memilih memakai pengukuran ala Romawi."
"John wrote his gospel in Ephesus, the capital of the Roman province of
Asia, and therefore in regard to the civil day he would be likely to employ
the Roman reckoning. (Encyclopedia of Bible Difficulties, by Gleason
Archer, halaman 364.)
137) Matius 12:31; Markus 3:29 dan Kisah Para Rasul 13:39; Titus
2:13-14; 1 Yohanes 1:9. Dapatkah semua dosa kita diampuni?
JAWAB:
Tidak semua dosa diampuni
(Matius 12:31) - "Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan
hujat manusia akan diampuni, namun hujat terhadap Roh Kudus tidak
akan diampuni."
(Markus 3:29) - "namun jika seorang menghujat Roh Kudus, ia
tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah sebab
berbuat dosa kekal."
(Lukas 12:10) - "Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan
Anak Manusia, ia akan diampuni; namun barangsiapa menghujat Roh
Kudus, ia tidak akan diampuni."
Semua dosa diampuni
(Kisah Para Rasul 13:39) - "Dan di dalam Dialah setiap orang yang
percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat
kamu peroleh dari hukum Musa."
(Titus 2:13-14) - "dengan menantikan penggenapan pengharapan kita
yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar
dan Juruselamat kita Yesus Kristus,
14
yang telah menyerahkan diri-
Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan
untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya
sendiri, yang rajin berbuat baik."
(1 Yohanes 1:9) - "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia yaitu setia
dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan
menyucikan kita dari segala kejahatan."
saat menginterpretasikan Alkitab, konteks yaitu segalanya.
Siapa pun dapat secara sembarangan mencomot suatu ayat di luar
konteksnya lalu membandingkannya dengan ayat lain yang juga di
luar konteksnya. Pembandingan ayat-ayat tanpa melihat konteks inilah
yang sering terjadi saat seorang kritikus mengutip ayat-ayat seperti
yang di atas ini waktu mereka mengkritik Alkitab.
Jawabannya sederhana. Kita harus memperhatikan seluruh
konteks dari Firman Allah saat mengembangkan suatu ajaran.
sebab nya, Alkitab mengajarkan kita bahwa penghujatan terhadap
Roh Kudus tidak akan diampuni. Dosa yang lain akan diampuni.
namun , ini bukanlah berarti bahwa semua dosa akan diampuni. Yang
dimaksudkan di sini yaitu bahwa semua dosa selain dari penghujatan
Roh Kudus bisa diampuni. Kita diampuni hanya jika kita percaya
kepada Yesus Kristus saja. Mereka yang telah melakukan hujat
kepada Roh Kudus tidak akan pernah mencari Kristus sebab Roh
Kudus tidak bekerja lagi di dalam mereka.
138) Matius 21:12; Markus 11:11-12,15-16; Lukas 19:45
Apakah Yesus mensucikan Bait Allah pada hari pertama atau kedua?
JAWAB:
(Matius 21:12) - "Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir
semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan
meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati."
(Markus 11:11-12,15-16) - "Sesampainya di Yerusalem Ia masuk ke
Bait Allah. Di sana Ia meninjau semuanya, namun sebab hari sudah
hampir malam Ia keluar ke Betania bersama dengan kedua belas
murid-Nya.
12
Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas
murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar.
15
Lalu tibalah
Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke
Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di
halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku
pedagang merpati dibalikkan-Nya,
16
dan Ia tidak memperbolehkan
orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah."
(Lukas 19:45) - "Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia
mengusir semua pedagang di situ,"
Ada dua penjelasan yang mungkin. Yang pertama yaitu
bahwa Matius dan Markus sengaja menyusun Injil mereka dengan
pola yang berbeda sebab alasan yang berbeda. Matius lebih topikal
(menyusun berdasar topik) dalam menyusun Injilnya dibandingkan
dengan Markus. Sehingga, mungkin saja Matius memampatkan
informasi yang ada menjadi satu susunan tematis. Penjelasan lainnya
yaitu Yesus mensucikan Bait Allah dua kali. Hal ini mungkin saja
terjadi, namun masih diperdebatkan oleh para ahli. Lihat No. 73.
139) Matius 10:34; Lukas 2:14; 22:36 dan Markus 9:50; Yohanes
14:27; 16:33; Kisah Para Rasul 10:36
Apakah Yesus datang membawa damai atau tidak?
JAWAB:
Tidak membawa damai
"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai
di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan
pedang.
35
"Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya,
anak wanita dari ibunya, menantu wanita dari ibu mertuanya,
36
dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya." (Mat 10:34-35)
"Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas
bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan
pertentangan.
52
sebab mulai dari sekarang akan ada pertentangan
antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua
melawan tiga." (Lukas 12:51-52)
Jawab mereka: "Suatupun tidak." Kata-Nya kepada mereka: "namun
sekarang ini, siapa yang memiliki pundi-pundi, hendaklah ia
membawanya, demikian juga yang memiliki bekal; dan siapa yang
tidak memiliki nya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli
pedang." (Lukas 22:36)
Membawa damai
"Garam memang baik, namun jika garam menjadi hambar, dengan
apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu memiliki
garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan
yang lain." (Mrk 9:50)
"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku
Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang
diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.‖
(Yoh 14:27)
"Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai
sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan,
namun kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." (Yoh 16:33)
"Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel,
yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus,
yang yaitu Tuhan dari semua orang." (Kisah 10:36)
Konteks yaitu kunci untuk memahami kata-kata Yesus.
Dalam Matius 10:34, Yesus sedang berbicara mengenai perpecahan
yang akan terjadi, perpecahan yang bahkan akan terjadi di antara
anggota keluarga, yaitu perpecahan yang terjadi sebab ada anggota
keluarga yang percaya dan ada yang tidak percaya kepada Dia. Dalam
sudut inilah, Kristus datang membawa perpecahan. Konteks yang
sama juga ada dalam Lukas 12:51.
Dalam Lukas 22:36 Yesus sedang mempersiapkan murid-
murid-Nya menghadapi kepergian-Nya. Ia mengatakan bahwa mereka
harus mempersiapkan diri dengan persediaan dan bahkan jika perlu
harus membela diri. Pada waktu para murid mendengar perkataan ini,
segala sesuatu yang mereka butuhkan masih tersedia. namun , sesudah
penyaliban dan kenaikan-Nya, mereka akan kembali "sendirian lagi".
Mereka harus siap bekerja, menunjang keluarga mereka sendiri, dan,
jika perlu, membela diri; sehingga, kata pedang disinggung-singgung
di sini. Tentu saja, Alkitab mengajarkan bahwa orang Kristen harus
mencintai perdamaian, mengasihi, dan mengampuni. namun Alkitab
juga tidak mengajurkan kita agar duduk diam saat kita dianiaya
secara tidak benar. Kata-kata "damai" dalam ayat-ayat lainnya
hanyalah mengajarkan satu hal: kedamaian.
Yesus tidak berkontradiksi dengan diri-Nya sendiri. saat
kita memperhatikan Firman-Firman-Nya dalam konteks masing-
masing, kita dapat melihat apa yang sesungguhnya Ia bicarakan dan
sama sekali tidak ada kontradiksi dalam apa yang diajarkan-Nya.
140) Matius 28:8; Markus 16:8; Lukas 24:9; Yohanes 20:18
Apakah para wanita itu menceritakan kembali apa yang telah terjadi?
JAWAB:
Mereka menceritakan kembali
(Matius 28:8) - "Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan
dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk
memberitahukannya kepada murid-murid Yesus."
(Lukas 24:9) - "Dan sesudah mereka kembali dari kubur, mereka
menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada
semua saudara yang lain."
(Yohanes 20:18) - "Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-
murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang
mengatakan hal-hal itu kepadanya."
Mereka tidak menceritakan apa-apa
(Markus 16:8) - "Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu,
sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan
apa-apa kepada siapapun juga sebab takut."
Penjelasan terbaik yaitu para wanita itu pada mulanya
memang tidak menceritakan apa-apa (Markus 16:8) dan belakangan
menceritakan kembali kepada para murid apa yang telah mereka lihat
(Matius 28:8; Lukas 24:9). Masuk akal jika mereka pada mulanya
begitu ketakutan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan atau
dikatakan. namun kemudian, tentu saja, mereka menceritakan apa
yang telah terjadi. Yohanes 20:18 merupakan catatan mengenai apa
yang terjadi belakangan sesudah kejadian pada ayat-ayat lain di atas
jadi tidak perlu dipermasalahkan.
141) Matius 26:34-35,74-75; Lukas 22:34,60-62; Yohanes 13:38 dan
Markus 14:30 Apakah ayam jantan berkokok satu atau dua kali
sebelum Petrus menyangkal Yesus untuk yang ketiga kalinya?
JAWAB:
Menyangkal sebelum ayam berkokok
(Matius 26:34,74-75) - "Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau
telah menyangkal Aku tiga kali." . . .
74
Maka mulailah Petrus
mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat
itu berkokoklah ayam.
75
Maka teringatlah Petrus akan apa yang
dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah
menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan
sedihnya."
(Lukas 22:34,60-62) - "namun Yesus berkata: "Aku berkata
kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau
tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku.". . . .
60
namun
Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan."
Sesaat itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam.
61
Lalu
berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus
bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok pada
hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku."
62
Lalu ia pergi ke
luar dan menangis dengan sedihnya."
(Yohanes 13:38) - "Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-
Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok,
engkau telah menyangkal Aku tiga kali."
Sebelum ayam berkokok dua kali
(Markus 14:30) - "Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya pada hari ini, malam ini juga, sebelum ayam
berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."
Jika ayam berkokok untuk kedua kalinya maka berarti ayam
itu sudah pernah berkokok satu kali sebelumnya. Masalahnya yaitu
dalam kitab Markus, sesudah Petrus menyangkal Tuhan untuk yang
ketiga kalinya (Markus 14:71), dicatat bahwa sesaat itu juga seekor
ayam berkokok untuk yang kedua kalinya (ayat 72). Ketiga Injil
lainnya mengatakan bahwa ayam itu berkokok sesudah penyangkalan
Petrus yang ketiga kalinya. Bagaimana kita bisa merekonsiliasikan
perbedaan ini?
Markus sama sekali tidak menyinggung kapan ayam ini
berkokok untuk pertama kalinya. Sehingga, mungkin sekali sesudah
penyangkalan Petrus yang ketiga, ayam ini berkokok dua kali
sekaligus berturut-turut. Hal ini secara logika bisa saja terjadi.
Penyangkalan Petrus terhadap Kristus
Kejadian
Matius 26:34-
35, 69-75
Markus
14:30,66-72
Lukas 22:34,55-
62
Yohanes 13:38 &
18:25-27
Petrus
akan
menyang
kal
diri-Nya
34Yesus berkata
kepadanya:
"Aku berkata
kepadamu,
sesungguhnya
malam ini,
sebelum ayam
berkokok,
30 Lalu kata
Yesus
kepadanya:
"Aku berkata
kepadamu,
sesungguhnya
pada hari ini,
malam ini juga,
34 namun Yesus
berkata: "Aku
berkata
kepadamu,
Petrus, hari ini
ayam tidak akan
berkokok,
sebelum engkau
38 Jawab Yesus:
"Nyawamu akan
kauberikan bagi-
Ku? Sesungguhnya
Aku berkata
kepadamu:
Sebelum ayam
berkokok, engkau
engkau telah
menyangkal Aku
tiga kali."
35 Kata Petrus
kepada-Nya:
"Sekalipun aku
harus mati
bersama-sama
Engkau, aku
takkan
menyangkal
Engkau." Semua
murid yang
lainpun berkata
demikian juga.
sebelum ayam
berkokok dua
kali, engkau
telah
menyangkal Aku
tiga kali."
tiga kali
menyangkal,
bahwa engkau
mengenal Aku."
telah menyangkal
Aku tiga kali."
pertanyaa
n
pertama
69 Sementara itu
Petrus duduk di
luar di halaman.
Maka datanglah
seorang hamba
wanita
kepadanya,
katanya:
"Engkau juga
selalu bersama-
sama dengan
Yesus, orang
Galilea itu."
66 Pada waktu
itu Petrus masih
ada di bawah, di
halaman. Lalu
datanglah
seorang hamba
wanita
Imam Besar,
67 dan saat
wanita itu
melihat Petrus
sedang berdiang,
ia menatap
mukanya dan
berkata:
"Engkau juga
selalu bersama-
55 Di tengah-
tengah halaman
rumah itu orang
memasang api
dan mereka
duduk
mengelilinginya.
Petrus juga
duduk di tengah-
tengah mereka.
56 Seorang
hamba
wanita
melihat dia
duduk dekat api;
ia mengamat-
amatinya lalu
18:25 Simon
Petrus masih
berdiri berdiang.
Kata orang-orang
di situ kepadanya:
"Bukankah engkau
juga seorang
murid-Nya?"
(Yohanes 18:25
TB)
sama dengan
Yesus, orang
Nazaret itu."
berkata: "Juga
orang ini
bersama-sama
dengan Dia."
Sangkala
n
pertama
70 namun ia
menyangkalnya
di depan semua
orang, katanya:
"Aku tidak tahu,
apa yang engkau
maksud."
68 namun ia
menyangkalnya
dan berkata:
"Aku tidak tahu
dan tidak
mengerti apa
yang engkau
maksud." Lalu ia
pergi ke serambi
muka (dan
berkokoklah
ayam).
57 namun Petrus
menyangkal,
katanya: "Bukan,
aku tidak kenal
Dia!"
26a Ia
menyangkalnya,
katanya: "Bukan."
pertanyaa
n kedua
71 saat ia
pergi ke pintu
gerbang, seorang
hamba lain
melihat dia dan
berkata kepada
orang-orang
yang ada di situ:
"Orang ini
bersama-sama
dengan Yesus,
orang Nazaret
itu."
69 saat hamba
wanita itu
melihat Petrus
lagi, berkatalah
ia pula kepada
orang-orang
yang ada di situ:
"Orang ini
yaitu salah
seorang dari
mereka."
58a Tidak berapa
lama kemudian
seorang lain
melihat dia lalu
berkata: "Engkau
juga seorang dari
mereka!"
26 Kata seorang
hamba Imam
Besar, seorang
keluarga dari
hamba yang
telinganya
dipotong Petrus:
"Bukankah engkau
kulihat di taman
itu bersama-sama
dengan Dia?"
Sangkala
n kedua
72 Dan ia
menyangkalnya
70a namun
Petrus
58b namun
Petrus berkata:
pula dengan
bersumpah:
"Aku tidak kenal
orang itu."
menyangkalnya
pula.
"Bukan, aku
tidak!"
pertanyaa
n ketiga
73 Tidak lama
kemudian orang-
orang yang ada
di situ datang
kepada Petrus
dan berkata:
"Pasti engkau
juga salah
seorang dari
mereka, itu
nyata dari
bahasamu."
70b Tidak lama
kemudian orang-
orang yang ada
di situ berkata
juga kepada
Petrus: "Engkau
ini pasti salah
seorang dari
mereka, apalagi
engkau seorang
Galilea!"
59 Dan kira-kira
sejam kemudian
seorang lain
berkata dengan
tegas: "Sungguh,
orang ini juga
bersama-sama
dengan Dia,
sebab ia juga
orang Galilea."
Sangkala
n ketiga
74 Maka
mulailah Petrus
mengutuk dan
bersumpah:
"Aku tidak kenal
orang itu."
71 Maka
mulailah Petrus
mengutuk dan
bersumpah:
"Aku tidak kenal
orang yang
kamu sebut-
sebut ini!"
60a namun
Petrus berkata:
"Bukan, aku
tidak tahu apa
yang engkau
katakan."
ayam
berkokok
74 Dan pada
saat itu
berkokoklah
ayam.
72a Dan pada
saat itu
berkokoklah
ayam untuk
kedua kalinya.
60b Sesaat itu
juga, sementara
ia berkata,
berkokoklah
ayam.
27 Maka Petrus
menyangkalnya
pula dan saat itu
berkokoklah
ayam.
Petrus
menangis
75 Maka
teringatlah
72b Maka
teringatlah
61 Lalu
berpalinglah
Petrus akan apa
yang dikatakan
Yesus
kepadanya:
"Sebelum ayam
berkokok,
engkau telah
menyangkal Aku
tiga kali." Lalu
ia pergi ke luar
dan menangis
dengan
sedihnya.
Petrus, bahwa
Yesus telah
berkata
kepadanya:
"Sebelum ayam
berkokok dua
kali, engkau
telah
menyangkal Aku
tiga kali." Lalu
menangislah ia
tersedu-sedu.
Tuhan
memandang
Petrus. Maka
teringatlah
Petrus bahwa
Tuhan telah
berkata
kepadanya:
"Sebelum ayam
berkokok pada
hari ini, engkau
telah tiga kali
menyangkal
Aku."
62 Lalu ia pergi
ke luar dan
menangis
dengan
sedihnya.
Kejadian Matius 26 Markus 14 Lukas 12
Yohanes 13 &
18
142) Matius 21:19 dan Markus 11:14,20 Apakah pohon yang Yesus
kutuk itu kering sesaat atau baru kering pada keesokan harinya?
JAWAB:
Sesaat (Matius 21:19) - "Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi
ke situ, namun Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-
daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: "Engkau tidak akan berbuah
lagi selama-lamanya!" Dan sesaat itu juga keringlah pohon ara itu."
Besoknya (Markus 11:14,20) - "Maka kata-Nya kepada pohon itu:
"Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!" Dan
murid-murid-Nyapun mendengarnya. . . .
20
Pagi-pagi saat Yesus dan
murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering
sampai ke akar-akarnya."
"Kontradiksi" ini yaitu salah satu yang cukup sulit. Jika Anda
perhatikan daftar yang tertera di bawah ini maka Anda akan dapat
melihat bahwa area-area yang diwarnai biru yaitu yang sulit untuk
direkonsiliasi (diakurkan) jika membaca kedua bagian Matius dan
Markus ini secara kronologis. Salah satu jawaban yang saya temukan
mengatakan bahwa Matius selalu menulis secara tematis, selalu
mengelompokkan beberapa topik sekaligus tanpa memperhatikan detil
kronologi, sementara Markus tidak demikian. Dengan kata lain,
Matius mengintisarikan kejadian-kejadian menjadi satu catatan
ringkas dalam satu rangkaian kejadian guna menekankan maksudnya
bahwa sebuah pohon haruslah menghasilkan buah. sebab itulah,
catatan Matius bukanlah untuk dibaca secara kronologis, namun tematis
dan hanya Markus yang menuliskan kejadian ini secara kronologis. Ini
jelas yaitu salah satu penjelasan yang mungkin. namun , kelemahan
dari penjelasan ini yaitu pemakaian frase "Dan sesaat itu juga
keringlah pohon ara itu" dalam Matius 21:19. Pemakaian frase ini
membuat kemungkinan bahwa pohon ini mengering sesudah lewat satu
malam menjadi tidak mungkin. namun jika memang Matius berniat
menyederhanakan kejadian itu maka pemakaian kata-kata yang
mengandung makna sesaat dan langsung bisa dimaklumi.
Kemungkinan lain yaitu bahwa ada dua pohon berbeda
yang dikutuk. Saya tidak yakin bahwa ini yaitu penjelasan yang
cukup baik jika Anda perhatikan daftar yang ada di bawah ini. namun
bisa saja demikian. namun masih ada satu lagi penjelasan yang masuk
akal sebagai berikut: dalam Matius 21:19 tidaklah disebutkan sampai
sejauh apa pohon ara itu mengering. Bisa jadi bahwa pohon ini
sesaat itu juga menunjukkan tanda-tanda mengering namun belumlah
mengering seluruhnya. Lalu, dalam Markus 11:14,20 keesokan
harinya para murid melihat bahwa pohon itu telah mengering hingga
ke akar-akarnya. Dengan kata lain, pohon itu telah mengering
seluruhnya.
Yesus jelas-jelas memakai pohon ara sebagai simbol
saat Ia mengajar. Kutukannya pada pohon ara yang tidak
menghasilkan buah itu sesungguhnya yaitu kutukan terhadap
kepemimpinan orang Yahudi dan kematian rohani mereka.
Perhatikanlah konteksnya yakni Kristus mensucikan Bait Allah
(Markus 11:15-17) dan kutipan-Nya dari Yesaya 56:7 dan Yeremia
7:11. Pohon ara juga dipakai dalam bagian lain dari Alkitab sebagai
lambang para pemimpin (Hakim-hakim 9:10-11), pertahanan (Nahum
3:12), dalam perumpamaan (Matius 21:33), dll. Jika Yesus memakai
pohon ara sebagai simbol, maka baik Matius maupun Markus dapat
secara mudah dan bebas memfokuskan diri pada masalah makna dari
cerita itu dibandingkan harus menyebut-nyebut suatu rangkaian kejadian
kronologis.
Bagaimanapun, masalah ini memang merupakan suatu
tantangan terhadap doktrin ketidakbersalahan Alkitab. namun , apakah
ini lalu berarti bahwa Alkitab tidak dapat dipercaya dan sama sekali
tidak diinspirasikan oleh Allah? Tidak sama sekali. Kita tidak
meninggalkan Fisika atau Matematika atau Astronomi jika kita
menemukan berbagai hal yang tidak dapat dengan mudah dijelaskan.
Alkitab yaitu buku yang sangat luar biasa dan indah dan akan
sanggup bertahan terhadap ujian waktu. Dengan semakin majunya
Arkheologi maka manuskrip-manuskrip yang lebih tua dan lebih baik
akan terus ditemukan, sebagaimana yang telah terjadi di masa lampau,
sehingga semakin banyak perbedaan-perbedaan Alkitabiah dapat
terjawab.
Matius Markus
11:12 Keesokan harinya
sesudah Yesus dan kedua
belas murid-Nya
meninggalkan Betania, Yesus
merasa lapar.
Kutukan atas
pohon ara
"Jangan lagi
seorangpun
makan
buahmu
selama-
lamanya!"
11:13 Dan dari jauh Ia
melihat pohon ara yang sudah
berdaun. Ia mendekatinya
untuk melihat jika -jika Ia
mendapat apa-apa pada pohon
itu. namun waktu Ia tiba di
situ, Ia tidak mendapat apa-
apa selain daun-daun saja,
sebab memang bukan musim
buah ara.
11:14 Maka kata-Nya kepada
pohon itu: "Jangan lagi
seorangpun makan buahmu
selama-lamanya!" Dan murid-
murid-Nyapun
mendengarnya.
di Bait Allah
menunggang
balikkan meja-
meja
21:12 Lalu Yesus masuk ke
Bait Allah dan mengusir
semua orang yang berjual
beli di halaman Bait Allah.
Ia membalikkan meja-meja
penukar uang dan bangku-
bangku pedagang merpati
21:13 dan berkata kepada
mereka: "Ada tertulis:
RUMAH-KU AKAN
DISEBUT RUMAH DOA.
namun kamu menjadikannya
SARANG PENYAMUN."
11:15 Lalu tibalah Yesus dan
murid-murid-Nya di
Yerusalem. Sesudah Yesus
masuk ke Bait Allah,
mulailah Ia mengusir orang-
orang yang berjual beli di
halaman Bait Allah. Meja-
meja penukar uang dan
bangku-bangku pedagang
merpati dibalikkan-Nya,
11:16 dan Ia tidak
memperbolehkan orang
membawa barang-barang
melintasi halaman Bait Allah.
11:17 Lalu Ia mengajar
mereka, kata-Nya: "Bukankah
ada tertulis: RUMAH-KU
AKAN DISEBUT RUMAH
DOA BAGI SEGALA
BANGSA? namun kamu ini
telah menjadikannya
SARANG PENYAMUN!"
mereka mau
membunuh-
21:14 Maka datanglah
orang-orang buta dan orang-
11:18 Imam-imam kepala dan
ahli-ahli Taurat mendengar
Nya orang timpang kepada-Nya
dalam Bait Allah itu dan
mereka disembuhkan-Nya.
21:15 namun saat imam-
imam kepala dan ahli-ahli
Taurat melihat mujizat-
mujizat yang dibuat-Nya itu
dan anak-anak yang berseru
dalam Bait Allah: "Hosana
bagi Anak Daud!" hati
mereka sangat jengkel,
21:16 lalu mereka berkata
kepada-Nya: "Engkau
dengar apa yang dikatakan
anak-anak ini?" Kata Yesus
kepada mereka: "Aku
dengar; belum pernahkah
kamu baca: DARI MULUT
BAYI-BAYI DAN ANAK-
ANAK YANG MENYUSU
ENGKAU TELAH
MENYEDIAKAN PUJI-
PUJIAN?"
tentang peristiwa itu, dan
mereka berusaha untuk
membinasakan Dia, sebab
mereka takut kepada-Nya,
melihat seluruh orang banyak
takjub akan pengajaran-Nya.
keluar dari
kota
21:17 Lalu Ia meninggalkan
mereka dan pergi ke luar
kota ke Betania dan
bermalam di situ.
11:19 Menjelang malam
mereka keluar lagi dari kota.
Esoknya (Matius) (Markus)
di pagi hari 21:18 Pada pagi-pagi hari 11:20 Pagi-pagi saat Yesus
dalam perjalanan-Nya
kembali ke kota, Yesus
merasa lapar.
dan murid-murid-Nya lewat,
mereka melihat pohon ara tadi
sudah kering sampai ke akar-
akarnya.
"Engkau tidak
akan berbuah
lagi selam-
lamanya!"
21:19 Dekat jalan Ia melihat
pohon ara lalu pergi ke situ,
namun Ia tidak mendapat
apa-apa pada pohon itu
selain daun-daun saja. Kata-
Nya kepada pohon itu:
"Engkau tidak akan berbuah
lagi selama-lamanya!" Dan
sesaat itu juga keringlah
pohon ara itu.
21:20 Melihat kejadian itu
tercenganglah murid-murid-
Nya, lalu berkata:
"Bagaimana mungkin pohon
ara itu sekonyong-konyong
menjadi kering?"
pohon itu
mengering
11:21 Maka teringatlah Petrus
akan apa yang telah terjadi,
lalu ia berkata kepada Yesus:
"Rabi, l



.jpeg)
