• coklatx.blogspot.com

    www.coklatx.blogspot.com

  • berasx.blogspot.com

    www.berasx.blogspot.com

  • kacangx.blogspot.com

    www.kacangx.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label kontradiksi alkitab 14. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontradiksi alkitab 14. Tampilkan semua postingan

kontradiksi alkitab 14

 


r; mereka 

akan merampas Edom dan Moab, dan orang Amon akan patuh kepada 

mereka.  

11:15 TUHAN akan mengeringkan teluk Mesir dengan nafas-Nya 

yang menghanguskan, serta mengacungkan tangan-Nya terhadap 

sungai Efrat dan memukulnya pecah menjadi tujuh batang air, 

sehingga orang dapat melaluinya dengan berkasut.  

11:16 Maka akan ada jalan raya bagi sisa-sisa umat-Nya yang 

tertinggal di Asyur, seperti yang telah ada untuk Israel dahulu, pada 

waktu mereka keluar dari tanah Mesir.  

Catatan : Isai yaitu  Ayah dari Daud  

 

Yeremia 23:5-8  

23:5 Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman 

TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. 

Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan 

melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.  

23:6 Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan 

hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang 

kepadanya: TUHAN--keadilan kita.  

23:7 Sebab itu, demikianlah firman TUHAN, sesungguhnya, 

waktunya akan datang, bahwa orang tidak lagi mengatakan: Demi 

TUHAN yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah 

Mesir!,  

23:8 melainkan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun dan 

membawa pulang keturunan kaum Israel keluar dari tanah utara dan 

dari segala negeri ke mana Ia telah menceraiberaikan mereka!, maka 

mereka akan tinggal di tanahnya sendiri."  

 

Mesias lahir dari suku Yehuda : Kejadian 49:10  

Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun 

lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang 

berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.  

 

Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, 

sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; 

dialah yang harus kamu dengarkan. (Ulangan 18:15) 

  

Ulangan 18:18-19  

18:18 seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara 

saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku 

dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang 

Kuperintahkan kepadanya.  

18:19 Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan 

diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut 

pertanggungjawaban.  

 

Kejadian 17:19  

17:19 namun  Allah berfirman: "Tidak, melainkan isterimu Saralah 

yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan 

menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan 

dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.  

 

Yehuda yaitu  anak dari Yakub bin Ishak bin Abraham (dari ibu yang 

bernama Sara).  

 

JADI : Kedua silsilah dalam (Matius 1:1 dan Lukas 3:31) secara 

manusiawi membuktikan bahwa Yesus yaitu  keturunan Daud, 

suku Yehuda.  

 

MESIAS TUAN-NYA DAUD  

Sekarang mengenai ayat-ayat yang dituduhkan kontradiksi 

dengan Matius 1:1 kita harus melihat konteks apa yang tertulis Matius 

22:45; Markus 12:37; Lukas 20:44. Mari kita lihat selengkapnya sbb :  

 

MATIUS 22:41-46 Hubungan antara Yesus dan Daud  

22:41 saat  orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya 

kepada mereka, kata-Nya:  

22:42 "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" 

Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud."  

22:43 Kata-Nya kepada mereka: "Jika demikian, bagaimanakah 

Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, saat  ia 

berkata:  

22:44 TUHAN telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di 

sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah 

kaki-Mu.  

22:45 Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin 

Ia anaknya pula?"  

22:46 Tidak ada seorang pun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak 

hari itu tidak ada seorang pun juga yang berani menanyakan sesuatu 

kepada-Nya.  

 

Mesias, lihat Markus 12:35-37; Lukas 20:41-44. 

Yesus bertanya mengenai pandangan orang Farisi terhadap Mesias. 

Mereka menjawab secara benar bahwa Mesias yaitu  anak Daud (ayat 

42).  

Pertanyaan Yesus lebih lanjut dalam ayat 43-44 mengandaikan 

bahwa (sebagaimana yang diyakini orang-orang Yahudi pada zaman-

Nya). Daud yaitu  penulis Kitab Mazmur, dibawah ilham Roh yang 

berisikan pernyataan kenabian mengenai masa depan (nubuat). Dalam 

Mazmur 110:1, Daud menunjuk kepada Mesias sebagai "Tuanku" : 

Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: 

"Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu 

menjadi tumpuan kakimu."  

Mesias di satu pihak dinubuatkan sebagai keturunan dari 

Daud, namun dipihak lain Daud sendiri menyebut keturunannya itu 

"Tuanku". Agaknya inilah yang susah dipahami oleh para ahli Taurat.  

Jelas menurut Mazmur 110:1 Sang Mesias itu kedudukannya 

lebih tinggi dibandingkan  Daud, sehingga sebutan "Anak Daud" bukanlah 

sebutan yang layak untuk Mesias (lihat ayat 45). namun  atas 

pertanyaan Yesus pada ayat 45 ini tidak bisa dijawab oleh orang-orang 

Farisi itu. Namun kami sebagai orang percaya, bisa mengerti dan 

faham akan konteks yang dipertanyakan Yesus itu. Bahwa Sang 

Mesias yang lahir dari Roh Allah, Dia yaitu  Allah yang "kenosis" 

atau "merendahkan diri-Nya" mengambil rupa seorang hamba dan 

menjadi serupa dengan manusia (Filipi 2:6-8 ), lahir dari anak dara 

Maria seorang keturunan dari Daud melalui Natan (Lukas 3:31), 

sehingga Ia-pun disebut "Anak Daud" (Keturunan Daud) :  

 

Matius 1:20  

LAI TB : namun  saat  ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat 

Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak 

Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, 

sebab anak yang di dalam kandungannya yaitu  dari Roh Kudus  

ek {dari} pneumatos {Roh} estin {yang} agiou {Kudus}  

 

Lukas 1:35  

Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan 

kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak 

yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.  

klêthêsetai {akan dipanggil} huios {Anak} theou {Allah}  

 

Demikianlah, umat Kristiani bisa menjawab apa yang 

ditanyakan Yesus Kristus mengenai status Sang Mesias kepada para 

Ahli Taurat : Bahwa Sang Mesias itu yang yaitu  Allah sendiri, telah 

merendahkan diri-Nya lahir melalui kandungan anak dara Maria, 

sehingga dalam hal ini Sang Mesias bisa disebut Anak/ keturunan 

Daud dan sekaligus bisa disebut Tuan-nya Daud. Haleluya, Amin. 

 

129) Apakah yang dibawa Yesus di atas bumi?  

a. Menurut Matius, Pedang (Matius 10:34).  

b. Menurut Lukas, Pertentangan (Lukas 12:51).  

 

JAWAB :  

"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai 

di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan 

pedang. (Matius 10:34) 

versus  

Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas 

bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan 

pertentangan.  (Lukas 12:51) 

 

Sangat aneh jika kedua ayat dipermasalahkan dan dianggap 

kontradiksi, 2 ayat itu bukanlah pertentangan (kontradiksi) melainkan 

perbedaan (variasi). Matius 10:34 memakai  kata "pedang" 

sebagai kata kias untuk berkata kata  suatu pertentangan yang mungkin 

dihadapi seseorang yang mengikut Kristus.  

Pertentangan ini  bisa bermakna tuntutan/harga yang harus 

dibayar saat  seseorang mengikut Yesus. Di dalam pernyataan ini 

Yesus mengungkapkan tuntutan kristiani yang paling tinggi dan yang 

paling tidak mengenal kompromi. Di situ Yesus memberitahu para 

pengikut-Nya akan hal-hal yang pasti mereka hadapi, sebab  mereka 

memang benar-benar menerima tugas menjadi para utusan. Yesus 

menyodorkan peperangan, dan di dalam peperangan atau pertentangan 

itu sangat boleh jadi bahwa lawan dari murid Yesus yaitu  justru 

orang-orang yang sangat dekat, yaitu seisi rumah mereka sendiri. 

Seperti biasanya, maka di dalam menyodorkan hal perang atau 

pertentangan ini, Yesus pun memakai bahasa yang sudah biasa dipakai 

oleh orang-orang Yahudi. Orang-orang Yahudi percaya, bahwa salah 

satu peristiwa yang akan terjadi pada Hari Tuhan kelak yaitu  adanya 

perpecahan di dalam keluarga-keluarga. Para rabi mengatakan, "Pada 

masa saat  Anak Daud datang, anak-anak wanita  melawan ibu 

mertuanya." "Anak laki-laki akan menghinakan bapanya, anak 

wanita  memberontak melawan ibunya, dan menantu wanita  

melawan ibu mertuanya, dan setiap orang bermusuhan melawan 

orang-orang yang ada di dalam rumahnya sendiri." Jadi Yesus seolah-

olah hendak mengatakan, "Akhir zaman yang engkau nanti-nantikan 

itu telah tiba; dan campur tangan Tuhan Allah di dalam sejarah ini 

ialah memecah-belah rumah tangga, kelompok serta keluarga menjadi 

dua golongan."  

jika  ada hal besar yang muncul, maka hal besar itu memang 

cenderung untuk membagi-bagi orang dalam kelompok-kelompok. 

Hal-hal besar seperti itu selalu memicu  adanya orang-orang 

yang berusaha untuk menjawab, atau menolak, atau bahkan menguji 

dan mengkajinya. Demikianlah juga dengan kehadiran Yesus. 

Pertemuan dengan Yesus akan memicu  setiap orang harus 

memilih antara menerima atau menolak-Nya. Dan dunia serta manusia 

di dalamnya selalu terbagi ke dalam dua golongan, yaitu golongan 

yang menerima Yesus dan golongan yang belum menerima-Nya. 

Inikah yang dikiaskan dengan kata "pedang" yaitu "pertentangan". 

 

130) MATIUS 1:20-25 VS LUKAS 1:28-35.  

Dalam Matius, sebelum kehamilan Maria, TERTULIS bahwa 

malaikat Tuhan bertemu dengan Yusuf (dalam mimpi) dan 

memerintahkan Yusuf memberi nama "Yesus" kepada anak yang akan 

dilahirkan Maria, namun  dalam Lukas, malaikat Tuhan bertemu 

dengan Maria dan memerintahkan Maria memberi nama "Yesus" 

kepada anak yang akan dilahirkannya. (bertentangan kisah).  

 

JAWAB :  

Matius 1:20-25  


1:20 namun  saat  ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan 

nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, 

janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab 

anak yang di dalam kandungannya yaitu  dari Roh Kudus.  

1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan 

Dia Yesus, sebab  Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari 

dosa mereka."  

1:22 Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh 

nabi:  

1:23 "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan 

seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- 

yang berarti: Allah menyertai kita.  

1:24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang 

diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria 

sebagai isterinya,  

1:25 namun  tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya 

laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.  

 

Lukas 1:28-35  

1:28 saat  malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, 

hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."  

1:29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam 

hatinya, apakah arti salam itu.  

1:30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab 

engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.  

1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan 

seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.  

1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang 

Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya 

takhta Daud, bapa leluhur-Nya,  

1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai 

selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."  

1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin 

terjadi, sebab  aku belum bersuami?"  

1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu 

dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu 

anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.  

 

Matius 1:20-25 tidak bertentangan dengan Lukas 1:28-35; 

Matius mencatat malaikat memberitahu Yusuf melalui mimpi. Yusuf 

sebagai tunangan dari Maria wajar saja diberitahu juga oleh malaikat 

bahwa Maria mengandung seorang Anak dari Roh Kudus, hal ini tentu 

saja penting untuk menjelaskan bahwa kehamilan Maria bukan sebab  

perzinahan, melainkan mengemban tugas yang penting sebab  dari 

situlah Sang Mesias akan lahir sesuai yang dijanjikan.  

sedang  Lukas mencatat bahwa Maria yang diberitahu 

malaikat bahwa ia yang dipilih Allah untuk melahirkan Sang Mesias. 

Maka malaikat memberitahu kepada kedua pihak itu sangatlah wajar 

sekali, Matius dan Lukas tidak bertentangan namun  saling melengkapi. 

 

131) YOHANES 18:9 VS YOHANES 17:12.  

Dalam Yohanes 18 TERTULIS, "Yesus tidak kehilangan seorangpun 

dari murid-murid-Nya", namun  dalam Yohanes 17, "Yesus hanya 

kehilangan seorang".  


 369 

 

JAWAB :  

Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-

Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah 

menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa 

selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya 

genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. (Yohanes 17:12) 

Versus  

Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-

Nya: "Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorang 

pun yang Kubiarkan binasa." (Yohanes 18:9) 

 

Jika kita melihat konteks, tidak ada yang bertentangan pada 

kedua ayat di atas. Yudas memilih sendiri jalan hidupnya dan menolak 

keselamatan yang ditawarkan Yesus. Dalam Yohanes pasal 17 Yesus 

menyebut 'anak kebinasaan' bagi salah seorang murid yang akan 

mengkhianati-Nya. Dan ini terjadi sebelum terjadinya pengkhianatan. 

Yesus sebagai manusia tetap memiliki sifat Maha Tahu.  

sedang  untuk Yohanes pasal 18 baiklah kita baca 1 perikop 

supaya konteks ayat yang dipermasalahkan itu bisa dilihat dengan 

jelas sebagai berikut :  

Yohanes 18:1-11 Yesus ditangkap  

18:1 sesudah  Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ 

bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan mereka pergi ke 

seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan Ia masuk ke 

taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.  

18:2 Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, sebab  

Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya.  

18:3 Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit 

dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala 

dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.  

18:4 Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, 

maju ke depan dan berkata kepada mereka: "Siapakah yang kamu 

cari?"  

18:5 Jawab mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata-Nya kepada mereka: 

"Akulah Dia." Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ 

bersama-sama mereka.  

18:6 saat  Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah 

mereka dan jatuh ke tanah.  

18:7 Maka Ia bertanya pula: "Siapakah yang kamu cari?" Kata 

mereka: "Yesus dari Nazaret."  

18:8 Jawab Yesus: "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika 

Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi."  

18:9 Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah 

dikatakan-Nya: "Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak 

seorang pun yang Kubiarkan binasa."  

18:10 Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang 

itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan 

telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus.  

18:11 Kata Yesus kepada Petrus: "Sarungkan pedangmu itu; bukankah 

Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?"  

Yohanes 18 mencatat saat terjadinya pengkhianatan 

(bandingkan dengan pasal 17 tentang pengetahuan Yesus sebelum 

peristiwa terjadi) sehingga pasal 17 dan 18 ini tidak bisa dikatakan 

kontradiksi.  

Dari Yohanes 18:1-3, kini Yudas sudah jelas sudah berada 

pada pihak imam-imam Yahudi yang menginginkan Yesus ditangkap. 

Yudas datang bersama dengan sepasukan prajurit Romawi, sebagai 

penunjuk tempat dan yang mengenal sosok Yesus Kristus.  

Yesus dengan berterus terang mengakui bahwa Dialah yang 

dicari oleh para prajurit itu untuk ditangkap. Para prajurit ini hanya 

diperintahkan menangkap Yesus saja, maka Ia menyerahkan Diri-Nya 

kepada mereka dengan permintaan "biarlah mereka ini pergi', 

maksudnya, Yesus meminta agar murid-murid-Nya tidak turut 

ditangkap. Demikianlah Yesus memposisikan diri-Nya sebagai 

"Gembala yang baik" itu saat  melihat serigala datang, Ia tidak lari 

menyelamatkan diri-Nya sendiri, sebab  Ia mengasihi domba-domba-

Nya. Ayat 9 yang dimaksudkan di sini yaitu , Yesus tidak akan 

membiarkan salah satu dari kesebelas murid itu terhilang, meskipun Ia 

harus memakai  kuasa Ilahi-Nya. Mereka tidak dapat menangkap 

Yesus oleh kuasa mereka, kecuali jika  Yesus sendiri yang 

menyerahkan diri. Yesus Kristus telah berkata kata  kemuliaan dan 

kuasa-Nya dengan penyerahan diri-Nya agar murid-murid-Nya 

selamat. 

 

132) YOHANES 14:6 VS KISAH PARA RASUL 10:34-35.  

Dalam Yohanes TERTULIS, "tidak ada seorang pun yang datang 

kepada Bapa tanpa melalui Yesus", namun  dalam Kisah Para Rasul, 

"setiap orang dari bangsa manapun yang takut kepada Tuhan dan 

mengamalkan kebenaran, diterima oleh-Nya".  

 

JAWAB :  

Yohanes 14:6  

Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak 

ada seorangpun yang datang kepada Bapa, jika  tidak melalui Aku.'  

Translit Interlinear, legei {Dia berkata} autô {kepadanya} ho iêsous 

{Yesus} egô {Aku} eimi {yaitu } hê hodos {jalan} kai {dan} hê 

alêtheia {kebenaran} kai {dan} hê zôê {hidup} oudeis {tidak seorang 

pun} erkhetai {ia datang} pros {kepada} ton patera {Bapa} ei {jika} 

mê {tidak} di {melalui} emou {Aku}  

Versus :  

Kisah 10:34-35  

10:34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku 

telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.  

10:35 Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan 

yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.  

 

Ayat-ayat dalam 2 kitab di atas tidak kontradiksi, jika  kita 

mau mengerti apa sebenarnya yang dimaksudkan Petrus, untuk itu 

sebaiknya dibaca kisahnya lebih lengkap :  

Kisah 10:1-8; 24-48  

10:1 Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang 

perwira pasukan yang disebut pasukan Italia.  

10:2 Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi 

banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada 

Allah.  

10:3 Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak 

kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata 

kepadanya: "Kornelius!"  

10:4 Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa, 

Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah 

naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.  

10:25 saat  Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan 

sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus.  

10:26 namun  Petrus menegakkan dia, katanya: "Bangunlah, aku hanya 

manusia saja."  

10:30 Jawab Kornelius: "Empat hari yang lalu kira-kira pada waktu 

yang sama seperti sekarang, yaitu jam tiga petang, aku sedang berdoa 

di rumah. Tiba-tiba ada seorang berdiri di depanku, pakaiannya 

berkilau-kilauan  

10:31 dan ia berkata: Kornelius, doamu telah didengarkan Allah dan 

sedekahmu telah diingatkan di hadapan-Nya.  

10:34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku 

telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.  

10:35 Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan 

yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.  

10:36 Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang 

Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus 

Kristus, yang yaitu  Tuhan dari semua orang.  

10:37 Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah 

Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh 

Yohanes,  

10:38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi 

Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling 

sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai 

Iblis, sebab Allah menyertai Dia.  

10:40 Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan 

Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri,  

10:41 bukan kepada seluruh bangsa, namun  kepada saksi-saksi, yang 

sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah 

makan dan minum bersama-sama dengan Dia, sesudah  Ia bangkit dari 

antara orang mati.  

10:42 Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh 

bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi 

Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.  

10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa 

percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh 

sebab  nama-Nya."  

10:48 Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. 

Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari 

lagi bersama-sama dengan mereka.  

 

Kisah 10:34-35 tidak bermaksud mengatakan bahwa ada jalan 

keselamatan yang lain tanpa melalui Yesus Kristus. Bacalah mulai 

awal kisahnya ayat 1-5 mengenai tokoh yang bernama Kornelius, ia 

yaitu  seorang non-Yahudi yang 'takut akan Allah'. Allah 

mengirimkan Rasul-Nya Petrus untuk datang berkunjung kepada 

Kornelius dan memberitakan kabar baik (Injil) tentang Yesus Kristus, 

bahwa keselamatan dari Allah melalui Tuhan Yesus Kristus 

diperuntukkan juga kepada semua bangsa-bangsa (Yahudi dan non 

Yahudi). Selanjutnya ayat 48 dengan jelas ditulis bahwa Kornelius 

bersama orang-orang disekitarnya "dibaptis dalam nama Yesus 

Kristus". Dengan demikian jelas bahwa apa yang ditulis dalam Kisah 

pasal 10 ini tidak bertentangan dengan apa yang tertulis dalam 

Yohanes 14:6. 

 

133) LUKAS 24:46 VS IBRANI 9:27 & LUKAS 24:39 (didukung 

YOHANES 20:17).  

Menurut keyakinan Kristen, Yesus MATI untuk menggenapi nubuat 

sebagaimana yang dikatakan Lukas 24:46(4), "Ada tertulis demikian: 

Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari 

yang ketiga", namun  dalam Ibrani 9:27, "Dan (Yesus) sama seperti 

manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu 

dihakimi", dan dalam Lukas 24:39, "...sebab  hantu tidak ada daging 

dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ADA padaku". Jika Ibrani 9:27 

dan Lukas 24:39 digabungkan, maka Yesus BELUM MATI !!! Lebih 

jelas lagi, dalam Yohanes 20:17 Yesus mengatakan kepada Maria 

sesudah  peristiwa penyaliban itu, "Sebab aku BELUM PERGI kepada 

Bapa". Sekali lagi, Yesus BELUM MATI ! 

 

JAWAB :  

Ke 4 Kitab-kitab Injil berkata kata  jelas bahwa Yesus disalibkan dan 

mati di kayu salib :  

Matius 27:50  

Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-

Nya.  

Markus 15:37  

Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-

Nya.  

Lukas 23:46  

Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-

Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia 

menyerahkan nyawa-Nya.  

Yohanes 19:30  

Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah 

selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-

Nya.  

 

Al Qur'an (Kitab Suci si penanya) jelas berkata kata  Yesus 

meninggal : Qs 19:33 ‖Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan 

kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada 

hari aku dibangkitkan hidup kembali". 

134) Matius 27:34 dan Markus 15:23.   Apakah anggur yang diberikan 

kepada Yesus pada salib-Nya dicampuri empedu atau mur? 

JAWAB: 

Empedu (Matius 27:34) - "Lalu mereka memberi Dia minum anggur 

bercampur empedu. sesudah  Ia mengecapnya, Ia tidak mau 

meminumnya."  

Mur (Markus 15:23) - "Lalu mereka memberi anggur bercampur mur 

kepada-Nya, namun  Ia menolaknya."  

Empedu yaitu  cairan yang diambil dari hati.  Dalam bahasa 

Alkitab, ia dipakai untuk melukiskan kepahitan roh (Kisah Para Rasul 

8:23; Ratapan 3:19). Mur yaitu  getah wangi yang tumbuh di daerah 

Arab, Abyssinia, dan India. Dipakai untuk memaniskan aroma dan 

rasa dari berbagai makanan. Juga dipakai dalam pembalseman mayat 

(Yohanes 19:39).  

Menurut buku "Alleged Discrepancies of the Bible" karya 

Haley, halaman 28, ada dua kali Yesus ditawari anggur asam.  "Yang 

pertama, anggur ini  dicampur dengan narkotika yang pahit, yang 

efeknya akan membius (membuat teler) Dia, namun  Dia menolaknya. 

Berikutnya, suatu minuman yang tidak berobat bius diberikan kepada-

Nya, yang kemudian diterima-Nya."

1

 Dengan kata lain, ada dua 

macam minuman yang ditawarkan pada waktu yang berbeda. 

Meskipun ini termasuk penjelasan yang cukup menjanjikan, namun  

penjelasan ini tidak cocok dengan ayat Alkitab yang ada. 

Perhatikanlah tabel di mana saya tuliskan ayat-ayat yang berurutan 

dari Matius dan Markus dan memasukkan kedua kali Yesus 

ditawarkan minum. 

Matius Markus 

Pada permulaan penyaliban . . .  

27:34 - "Lalu mereka memberi 

Dia minum anggur bercampur 

15:23 "Lalu mereka memberi 

anggur bercampur mur kepada-

empedu. sesudah  Ia 

mengecapnya, Ia tidak mau 

meminumnya." 

  (Bahasa Yunani untuk 

"anggur" di sini yaitu  "ozos" 

yang yaitu  campuran dari 

anggur asam atau cuka dan air.) 

Nya, namun  Ia menolaknya." 

   (Bahasa Yunani dari "anggur" di 

sini yaitu  "oinos" yang berarti 

anggur biasa.) 

. . . beberapa jam berlalu . . . 

27:48, "Dan segeralah datang 

seorang dari mereka; ia 

mengambil bunga karang, 

mencelupkannya ke dalam 

anggur asam, lalu 

mencucukkannya pada 

sebatang buluh dan memberi 

Yesus minum.'"   

   (Bahasa Yunani untuk 

"anggur asam" di sini yaitu  

"ozos", alias cuka seperti di 

atas). 

15:36 "Maka datanglah seorang 

dengan bunga karang, 

mencelupkannya ke dalam anggur 

asam lalu mencucukkannya pada 

sebatang buluh dan memberi Yesus 

minum serta berkata: "Baiklah kita 

tunggu dan melihat apakah Elia 

datang untuk menurunkan Dia."   

   (Bahasa Yunani untuk "anggur 

asam" di sini yaitu  "ozos", atau 

cuka). 

Penjelasan-penjelasan yang mungkin 

Yang paling mungkin yaitu , baik empedu maupun mur 

kedua-duanya dicampurkan ke dalam anggur asam ini . Ayat 

Alkitab yang ada tidak secara eksplisit berkata kata  hal ini, namun  juga 

tidak memustahilkan kemungkinan ini. Bagaimanapun "Orang zaman 

dulu seringkali memasukkan mur ke dalam anggur supaya 

menghasilkan aroma dan rasa yang baik."

2

  Hal ini berarti bahwa 

sangatlah mungkin bahwa cuka atau anggur asam ini  sudah 

mengandung mur di dalamnya, sebagaimana yang biasa diminum di 

antara tentara Romawi, dan empedu ditambahkan belakangan. 

Masing-masing penulis menekankan aspek yang berbeda.   

Lebih jauh lagi, ayat-ayat di atas tidaklah merupakan 

kontradiksi bila kita memahami apa arti dari kontradiksi, yaitu suatu 

kondisi di mana suatu pernyataan dari satu ayat tertentu meniadakan 

kemungkinan dari (memustahilkan) ayat lainnya. Secara teknis, 

dimasukkannya kedua bahan yaitu empedu dan mur dalam anggur 

asam yaitu  sangat mungkin terjadi. 

Penjelasan kedua yang mungkin yaitu  bahwa Matius 27:34 

dan Markus 15:23 yaitu  menjelaskan dua kejadian yang berbeda. 

Bukti tekstual  yang mendukung yaitu  kenyataan bahwa dalam 

kedua ayat di atas dipakai dua kata Bahasa Yunani yang berbeda: 

"ozos" dalam Matius untuk "anggur" sementara Markus mencatat 

dengan kata "oinos". Kedua kata yang berbeda ini ditambah dengan 

pemakaian kata Bahasa Yunani yang berbeda "chole" untuk "empedu" 

dalam Matius dan "smurna" untuk "mur" dalam Markus, mungkin 

merupakan petunjuk bahwasanya kedua kejadian ini  merupakan 

dua kejadian yang berbeda. Bagaimanapun, meski penjelasan ini 

cukup baik namun  tidak terlalu mungkin sebab  konteks dari kedua 

ayat ini  menunjukkan bahwasanya kedua ayat ini  mengacu 

pada kejadian yang sama. 


Ketiga, mungkin telah terjadi kekeliruan penyalinan yang 

belum diketahui. Saya katakan belum diketahui sebab  saya belum 

menemukan adanya catatan mengenai variasi tekstual antara Matius 

dan Markus mengenai ayat-ayat yang sedang kita soroti ini. Hal ini 

tidaklah menutup kemungkinan bahwasanya kita akan menemukan 

adanya variasi tekstual dari ayat-ayat di atas di kemudian hari yang 

mungkin menjelaskan masalah ini. Bagaimapun, pendapat ini yaitu  

argumen yang bisu (argument of silence) dan tidak terlalu disukai. 

Saya simpulkan bahwa penjelasan yang paling mungkin yaitu  

penjelasan yang pertama, bahwa baik mur maupun empedu kedua-

duanya dicampurkan di dalam anggur asam ini . 

_________________ 

1 "The first time, the wine drugged with bitter narcotics, the effect of which 

would be to stupefy him, he did not receive.  Afterward, some drink free 

from drugs was given him, which he accepted."  

2.  "The ancients used to infuse myrrh into wine to give it a more agreeable 

fragrance and flavour." dari Enhanced Strong's Lexicon, (Oak Harbor, WA: 

Logos Research Systems, Inc.) 1995. 

135) Matius 17:1; Markus 9:2 dan Lukas 9:28 

sesudah  berapa harikah Yesus membawa ketiga murid-Nya ke atas 

gunung? 

 

JAWAB: 

Enam hari kemudian  

(Matius 17:1) - "Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, 

Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka 

Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja."  

(Markus 9:2) - "Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, 

Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke 

sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus 

berubah rupa di depan mata mereka,"  

Delapan hari kemudian (Lukas 9:28-29) - "Kira-kira delapan hari 

sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan 

Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.  

29

saat  Ia sedang 

berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih 

berkilau-kilauan."  

Dalam bahasa Yunaninya baik Matius 17:1 dan Markus 9:2, 

dikatakan bahwa", Enam hari kemudian..." Kata "kemudian" dalam 

bahasa Yunaninya yaitu  "meta". Menurut buku Enhanced Strong's 

Lexicon, kata "meta" berarti, "dengan, sesudah, atau di belakang."  

Sementara dalam Lukas 9:28, dikatakan bahwa "Kira-kira delapan 

hari sesudah segala pengajaran itu..." Kata Yunani untuk kata "kira-

kira" di sini berasal dari bahasa Yunani "hosei" yang berarti "sekitar" 

atau "kira-kira" atau "mendekati". Berbagai versi lain dari Alkitab 

Bahasa Inggris juga menerjemahkan kata ini  sebagai "sekitar" 

Lukas 9:28 yaitu  perkiraan waktu sebagaimana dibuktikan 

dengan pemakaian kata "Kira-kira delapan hari sesudah..." Matius 

17:1 dan Markus 9:2 lebih tepat dalam menjelaskan durasi kejadian 

ini . Mereka mengatakan "Enam hari kemudian..." Jadi tidak ada 

kontradiksi logika di sini. Kuncinya ada kata-kata Lukas "Kira-kira 

delapan hari... " Jadi Lukas memberi  perkiraan hari. Matius dan 

Markus memberi  waktu yang lebih tepat. 

 

136) Markus 15:25 dan Yohanes 19:14-16  

Jam berapa Yesus disalibkan? 

 

Jawab: 

Jam Sembilan (Markus 15:25) - "Hari jam sembilan saat  Ia 

disalibkan."  

Jam dua belas (Yohanes 19:14-15) - "Hari itu ialah hari persiapan 

Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang 

Yahudi itu: "Inilah rajamu!" 

15

Maka berteriaklah mereka: "Enyahkan 

Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!" Kata Pilatus kepada mereka: 

"Haruskah aku menyalibkan rajamu?" Jawab imam-imam kepala: 

"Kami tidak memiliki  raja selain dari pada Kaisar!"  

Yohanes menuliskan Injilnya memakai pengukuran waktu 

orang Romawi saat  menuliskan tentang penyaliban Yesus. Matius, 

Markus, dan Lukas, pada berbagai bagian masing-masing, memakai 

sistem waktu Yahudi: mengukur hari dari matahari terbenam ke 

matahari terbit. Sistem Romawi mengukur dari tengah malam hingga 

tengah malam lagi. Menurut Gelason Archer "Yohanes menulis 

Injilnya di Efesus, ibukota propinsi Romawi di Asia, dan sebab nya 

dalam hal yang berhubungan dengan pengukuran hari ia mungkin 

lebih memilih memakai pengukuran ala Romawi."


 "John wrote his gospel in Ephesus, the capital of the Roman province of 

Asia, and therefore in regard to the civil day he would be likely to employ 

the Roman reckoning. (Encyclopedia of Bible Difficulties, by Gleason 

Archer, halaman 364.)  

137) Matius 12:31; Markus 3:29 dan Kisah Para Rasul 13:39; Titus 

2:13-14; 1 Yohanes 1:9. Dapatkah semua dosa kita diampuni? 

 

JAWAB: 

Tidak semua dosa diampuni   

(Matius 12:31) - "Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan 

hujat manusia akan diampuni, namun  hujat terhadap Roh Kudus tidak 

akan diampuni."  

(Markus 3:29) - "namun  jika  seorang menghujat Roh Kudus, ia 

tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah sebab  

berbuat dosa kekal."   

(Lukas 12:10) - "Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan 

Anak Manusia, ia akan diampuni; namun  barangsiapa menghujat Roh 

Kudus, ia tidak akan diampuni."  

Semua dosa diampuni   

(Kisah Para Rasul 13:39) - "Dan di dalam Dialah setiap orang yang 

percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat 

kamu peroleh dari hukum Musa."  

(Titus 2:13-14) - "dengan menantikan penggenapan pengharapan kita 

yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar 

dan Juruselamat kita Yesus Kristus, 

14

yang telah menyerahkan diri-

Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan 

untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya 

sendiri, yang rajin berbuat baik."  

(1 Yohanes 1:9) - "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia yaitu  setia 

dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan 

menyucikan kita dari segala kejahatan."  

saat  menginterpretasikan Alkitab, konteks yaitu  segalanya. 

Siapa pun dapat secara sembarangan mencomot suatu ayat di luar 

konteksnya lalu membandingkannya dengan ayat lain yang juga di 

luar konteksnya. Pembandingan ayat-ayat tanpa melihat konteks inilah 

yang sering terjadi saat  seorang kritikus mengutip ayat-ayat seperti 

yang di atas ini waktu mereka mengkritik Alkitab.    

Jawabannya sederhana. Kita harus memperhatikan seluruh 

konteks dari Firman Allah saat  mengembangkan suatu ajaran. 

sebab nya, Alkitab mengajarkan kita bahwa penghujatan terhadap 

Roh Kudus tidak akan diampuni. Dosa yang lain akan diampuni. 

namun , ini bukanlah berarti bahwa semua dosa akan diampuni. Yang 

dimaksudkan di sini yaitu  bahwa semua dosa selain dari penghujatan 

Roh Kudus bisa diampuni. Kita diampuni hanya jika kita percaya 

kepada Yesus Kristus saja. Mereka yang telah melakukan hujat 

kepada Roh Kudus tidak akan pernah mencari Kristus sebab  Roh 

Kudus tidak bekerja lagi di dalam mereka. 

138) Matius 21:12; Markus 11:11-12,15-16; Lukas 19:45 

Apakah Yesus mensucikan Bait Allah pada hari pertama atau kedua?  

 

JAWAB: 

(Matius 21:12) - "Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir 

semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan 

meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati."  

(Markus 11:11-12,15-16) - "Sesampainya di Yerusalem Ia masuk ke 

Bait Allah. Di sana Ia meninjau semuanya, namun  sebab hari sudah 

hampir malam Ia keluar ke Betania bersama dengan kedua belas 

murid-Nya. 

12

Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas 

murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. 

15

Lalu tibalah 

Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke 

Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di 

halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku 

pedagang merpati dibalikkan-Nya, 

16

dan Ia tidak memperbolehkan 

orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah."   

(Lukas 19:45) - "Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia 

mengusir semua pedagang di situ,"  

Ada dua penjelasan yang mungkin. Yang pertama yaitu  

bahwa Matius dan Markus sengaja menyusun Injil mereka dengan 

pola yang berbeda sebab  alasan yang berbeda. Matius lebih topikal 

(menyusun berdasar  topik) dalam menyusun Injilnya dibandingkan 

dengan Markus. Sehingga, mungkin saja Matius memampatkan 

informasi yang ada menjadi satu susunan tematis. Penjelasan lainnya 

yaitu  Yesus mensucikan Bait Allah dua kali. Hal ini mungkin saja 

terjadi, namun  masih diperdebatkan oleh para ahli. Lihat No. 73. 

139) Matius 10:34; Lukas 2:14; 22:36 dan Markus 9:50; Yohanes 

14:27; 16:33; Kisah Para Rasul 10:36 

Apakah Yesus datang membawa damai atau tidak?  

 

JAWAB: 

Tidak membawa damai   

"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai 

di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan 

pedang. 

35

"Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, 

anak wanita  dari ibunya, menantu wanita  dari ibu mertuanya, 

36

dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya." (Mat 10:34-35) 

"Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas 

bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan 

pertentangan.  

52

sebab  mulai dari sekarang akan ada pertentangan 

antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua 

melawan tiga." (Lukas 12:51-52) 

Jawab mereka: "Suatupun tidak." Kata-Nya kepada mereka: "namun  

sekarang ini, siapa yang memiliki  pundi-pundi, hendaklah ia 

membawanya, demikian juga yang memiliki  bekal; dan siapa yang 

tidak memiliki nya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli 

pedang." (Lukas 22:36) 

Membawa damai  

"Garam memang baik, namun  jika garam menjadi hambar, dengan 

apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu memiliki  

garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan 

yang lain." (Mrk 9:50) 

"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku 

Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang 

diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.‖ 

(Yoh 14:27)  

"Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai 

sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, 

namun  kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." (Yoh 16:33) 

"Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, 

yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, 

yang yaitu  Tuhan dari semua orang." (Kisah 10:36) 

Konteks yaitu  kunci untuk memahami kata-kata Yesus. 

Dalam Matius 10:34, Yesus sedang berbicara mengenai perpecahan 

yang akan terjadi, perpecahan yang bahkan akan terjadi di antara 

anggota keluarga, yaitu perpecahan yang terjadi sebab  ada anggota 

keluarga yang percaya dan ada yang tidak percaya kepada Dia. Dalam 

sudut inilah, Kristus datang membawa perpecahan. Konteks yang 

sama juga ada  dalam Lukas 12:51.   

Dalam Lukas 22:36 Yesus sedang mempersiapkan murid-

murid-Nya menghadapi kepergian-Nya. Ia mengatakan bahwa mereka 

harus mempersiapkan diri dengan persediaan dan bahkan jika perlu 

harus membela diri. Pada waktu para murid mendengar perkataan ini, 

segala sesuatu yang mereka butuhkan masih tersedia. namun , sesudah  

penyaliban dan kenaikan-Nya, mereka akan kembali "sendirian lagi". 

Mereka harus siap bekerja, menunjang keluarga mereka sendiri, dan, 

jika perlu, membela diri; sehingga, kata pedang disinggung-singgung 

di sini. Tentu saja, Alkitab mengajarkan bahwa orang Kristen harus 

mencintai perdamaian, mengasihi, dan mengampuni. namun  Alkitab 

juga tidak mengajurkan kita agar duduk diam saat  kita dianiaya 

secara tidak benar. Kata-kata "damai" dalam ayat-ayat lainnya 

hanyalah mengajarkan satu hal: kedamaian. 

Yesus tidak berkontradiksi dengan diri-Nya sendiri. saat  

kita memperhatikan Firman-Firman-Nya dalam konteks masing-

masing, kita dapat melihat apa yang sesungguhnya Ia bicarakan dan 

sama sekali tidak ada  kontradiksi dalam apa yang diajarkan-Nya.  

140) Matius 28:8; Markus 16:8; Lukas 24:9; Yohanes 20:18 

Apakah para wanita itu menceritakan kembali apa yang telah terjadi? 

JAWAB: 

Mereka menceritakan kembali  

(Matius 28:8) - "Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan 

dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk 

memberitahukannya kepada murid-murid Yesus."  

(Lukas 24:9) - "Dan sesudah  mereka kembali dari kubur, mereka 

menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada 

semua saudara yang lain."  

(Yohanes 20:18) - "Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-

murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang 

mengatakan hal-hal itu kepadanya."  

Mereka tidak menceritakan apa-apa  

(Markus 16:8) - "Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, 

sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan 

apa-apa kepada siapapun juga sebab  takut."  

Penjelasan terbaik yaitu  para wanita itu pada mulanya 

memang tidak menceritakan apa-apa (Markus 16:8) dan belakangan 

menceritakan kembali kepada para murid apa yang telah mereka lihat 

(Matius 28:8; Lukas 24:9). Masuk akal jika mereka pada mulanya 

begitu ketakutan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan atau 

dikatakan. namun  kemudian, tentu saja, mereka menceritakan apa 

yang telah terjadi. Yohanes 20:18 merupakan catatan mengenai apa 

yang terjadi belakangan sesudah kejadian pada ayat-ayat lain di atas 

jadi tidak perlu dipermasalahkan.   

141) Matius 26:34-35,74-75; Lukas  22:34,60-62; Yohanes 13:38 dan 

Markus 14:30 Apakah ayam jantan berkokok satu atau dua kali 

sebelum Petrus menyangkal Yesus untuk yang ketiga kalinya? 

JAWAB: 

Menyangkal sebelum ayam berkokok  

(Matius 26:34,74-75) - "Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata 

kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau 

telah menyangkal Aku tiga kali." . . . 

74

Maka mulailah Petrus 

mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat 

itu berkokoklah ayam. 

75

Maka teringatlah Petrus akan apa yang 

dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah 

menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan 

sedihnya."  

(Lukas 22:34,60-62) - "namun  Yesus berkata: "Aku berkata 

kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau 

tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku.". . . .

60

namun  

Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan." 

Sesaat  itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam. 

61

Lalu 

berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus 

bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok pada 

hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku."  

62

Lalu ia pergi ke 

luar dan menangis dengan sedihnya."  

(Yohanes 13:38) - "Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-

Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, 

engkau telah menyangkal Aku tiga kali."  

Sebelum ayam berkokok dua kali  

(Markus 14:30) - "Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata 

kepadamu, sesungguhnya pada hari ini, malam ini juga, sebelum ayam 

berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."    

      Jika ayam berkokok untuk kedua kalinya maka berarti ayam 

itu sudah pernah berkokok satu kali sebelumnya. Masalahnya yaitu  

dalam kitab Markus, sesudah  Petrus menyangkal Tuhan untuk yang 

ketiga kalinya (Markus 14:71), dicatat bahwa sesaat  itu juga seekor 

ayam berkokok untuk yang kedua kalinya (ayat 72). Ketiga Injil 

lainnya mengatakan bahwa ayam itu berkokok sesudah  penyangkalan 

Petrus yang ketiga kalinya.  Bagaimana kita bisa merekonsiliasikan 

perbedaan ini?   

Markus sama sekali tidak menyinggung kapan ayam ini  

berkokok untuk pertama kalinya. Sehingga, mungkin sekali sesudah  

penyangkalan Petrus yang ketiga, ayam ini  berkokok dua kali 

sekaligus berturut-turut. Hal ini secara logika bisa saja terjadi. 

Penyangkalan Petrus terhadap Kristus 

Kejadian 

Matius 26:34-

35, 69-75 

Markus 

14:30,66-72 

Lukas 22:34,55-

62 

Yohanes 13:38 & 

18:25-27 

Petrus 

akan 

menyang

kal  

diri-Nya 

34Yesus berkata 

kepadanya: 

"Aku berkata 

kepadamu, 

sesungguhnya 

malam ini, 

sebelum ayam 

berkokok, 

30 Lalu kata 

Yesus 

kepadanya: 

"Aku berkata 

kepadamu, 

sesungguhnya 

pada hari ini, 

malam ini juga, 

34 namun  Yesus 

berkata: "Aku 

berkata 

kepadamu, 

Petrus, hari ini 

ayam tidak akan 

berkokok, 

sebelum engkau 

38 Jawab Yesus: 

"Nyawamu akan 

kauberikan bagi-

Ku? Sesungguhnya 

Aku berkata 

kepadamu: 

Sebelum ayam 

berkokok, engkau 

engkau telah 

menyangkal Aku 

tiga kali."   

35 Kata Petrus 

kepada-Nya: 

"Sekalipun aku 

harus mati 

bersama-sama 

Engkau, aku 

takkan 

menyangkal 

Engkau." Semua 

murid yang 

lainpun berkata 

demikian juga.  

sebelum ayam 

berkokok dua 

kali, engkau 

telah 

menyangkal Aku 

tiga kali."   

  

tiga kali 

menyangkal, 

bahwa engkau 

mengenal Aku."   

  

telah menyangkal 

Aku tiga kali."   

  

pertanyaa

pertama 

69 Sementara itu 

Petrus duduk di 

luar di halaman. 

Maka datanglah 

seorang hamba 

wanita  

kepadanya, 

katanya: 

"Engkau juga 

selalu bersama-

sama dengan 

Yesus, orang 

Galilea itu."  

66 Pada waktu 

itu Petrus masih 

ada di bawah, di 

halaman. Lalu 

datanglah 

seorang hamba 

wanita  

Imam Besar,   

67 dan saat  

wanita  itu 

melihat Petrus 

sedang berdiang, 

ia menatap 

mukanya dan 

berkata: 

"Engkau juga 

selalu bersama-

55 Di tengah-

tengah halaman 

rumah itu orang 

memasang api 

dan mereka 

duduk 

mengelilinginya. 

Petrus juga 

duduk di tengah-

tengah mereka.   

56 Seorang 

hamba 

wanita  

melihat dia 

duduk dekat api; 

ia mengamat-

amatinya lalu 

18:25 Simon 

Petrus masih 

berdiri berdiang. 

Kata orang-orang 

di situ kepadanya: 

"Bukankah engkau 

juga seorang 

murid-Nya?" 

(Yohanes 18:25 

TB) 

sama dengan 

Yesus, orang 

Nazaret itu." 

berkata: "Juga 

orang ini 

bersama-sama 

dengan Dia."  

Sangkala

pertama 

70 namun  ia 

menyangkalnya 

di depan semua 

orang, katanya: 

"Aku tidak tahu, 

apa yang engkau 

maksud."  

68 namun  ia 

menyangkalnya 

dan berkata: 

"Aku tidak tahu 

dan tidak 

mengerti apa 

yang engkau 

maksud." Lalu ia 

pergi ke serambi 

muka (dan 

berkokoklah 

ayam). 

57 namun  Petrus 

menyangkal, 

katanya: "Bukan, 

aku tidak kenal 

Dia!"   

26a Ia 

menyangkalnya, 

katanya: "Bukan."  

pertanyaa

n kedua 

71 saat  ia 

pergi ke pintu 

gerbang, seorang 

hamba lain 

melihat dia dan 

berkata kepada 

orang-orang 

yang ada di situ: 

"Orang ini 

bersama-sama 

dengan Yesus, 

orang Nazaret 

itu." 

69 saat  hamba 

wanita  itu 

melihat Petrus 

lagi, berkatalah 

ia pula kepada 

orang-orang 

yang ada di situ: 

"Orang ini 

yaitu  salah 

seorang dari 

mereka."  

58a Tidak berapa 

lama kemudian 

seorang lain 

melihat dia lalu 

berkata: "Engkau 

juga seorang dari 

mereka!"   

26  Kata seorang 

hamba Imam 

Besar, seorang 

keluarga dari 

hamba yang 

telinganya 

dipotong Petrus: 

"Bukankah engkau 

kulihat di taman 

itu bersama-sama 

dengan Dia?" 

Sangkala

n kedua 

72 Dan ia 

menyangkalnya 

70a namun  

Petrus 

58b namun  

Petrus berkata: 

pula dengan 

bersumpah: 

"Aku tidak kenal 

orang itu." 

menyangkalnya 

pula.  

"Bukan, aku 

tidak!" 

pertanyaa

n ketiga 

73 Tidak lama 

kemudian orang-

orang yang ada 

di situ datang 

kepada Petrus 

dan berkata: 

"Pasti engkau 

juga salah 

seorang dari 

mereka, itu 

nyata dari 

bahasamu."  

70b Tidak lama 

kemudian orang-

orang yang ada 

di situ berkata 

juga kepada 

Petrus: "Engkau 

ini pasti salah 

seorang dari 

mereka, apalagi 

engkau seorang 

Galilea!"  

59 Dan kira-kira 

sejam kemudian 

seorang lain 

berkata dengan 

tegas: "Sungguh, 

orang ini juga 

bersama-sama 

dengan Dia, 

sebab ia juga 

orang Galilea."  

  

Sangkala

n ketiga 

74 Maka 

mulailah Petrus 

mengutuk dan 

bersumpah: 

"Aku tidak kenal 

orang itu."   

71 Maka 

mulailah Petrus 

mengutuk dan 

bersumpah: 

"Aku tidak kenal 

orang yang 

kamu sebut-

sebut ini!"  

60a namun  

Petrus berkata: 

"Bukan, aku 

tidak tahu apa 

yang engkau 

katakan."  

  

ayam 

berkokok 

74  Dan pada 

saat itu 

berkokoklah 

ayam. 

72a Dan pada 

saat itu 

berkokoklah 

ayam untuk 

kedua kalinya. 

60b Sesaat  itu 

juga, sementara 

ia berkata, 

berkokoklah 

ayam.  

27 Maka Petrus 

menyangkalnya 

pula dan saat  itu 

berkokoklah 

ayam.  

Petrus 

menangis 

75 Maka 

teringatlah 

72b  Maka 

teringatlah 

61 Lalu 

berpalinglah 

Petrus akan apa 

yang dikatakan 

Yesus 

kepadanya: 

"Sebelum ayam 

berkokok, 

engkau telah 

menyangkal Aku 

tiga kali." Lalu 

ia pergi ke luar 

dan menangis 

dengan 

sedihnya. 

Petrus, bahwa 

Yesus telah 

berkata 

kepadanya: 

"Sebelum ayam 

berkokok dua 

kali, engkau 

telah 

menyangkal Aku 

tiga kali." Lalu 

menangislah ia 

tersedu-sedu.  

Tuhan 

memandang 

Petrus. Maka 

teringatlah 

Petrus bahwa 

Tuhan telah 

berkata 

kepadanya: 

"Sebelum ayam 

berkokok pada 

hari ini, engkau 

telah tiga kali 

menyangkal 

Aku."   

62 Lalu ia pergi 

ke luar dan 

menangis 

dengan 

sedihnya.  

Kejadian Matius 26 Markus 14 Lukas 12 

Yohanes 13 & 

18 

 

142) Matius 21:19 dan Markus 11:14,20 Apakah pohon yang Yesus 

kutuk itu kering sesaat  atau baru kering pada keesokan harinya? 

JAWAB: 

Sesaat  (Matius 21:19) - "Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi 

ke situ, namun  Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-

daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: "Engkau tidak akan berbuah 

lagi selama-lamanya!" Dan sesaat  itu juga keringlah pohon ara itu."   

Besoknya (Markus 11:14,20) -  "Maka kata-Nya kepada pohon itu: 

"Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!" Dan 

murid-murid-Nyapun mendengarnya. . . .

20

Pagi-pagi saat  Yesus dan 

murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering 

sampai ke akar-akarnya."  

      "Kontradiksi" ini yaitu  salah satu yang cukup sulit. Jika Anda 

perhatikan daftar yang tertera di bawah ini maka Anda akan dapat 

melihat bahwa area-area yang diwarnai biru yaitu  yang sulit untuk 

direkonsiliasi (diakurkan) jika membaca kedua bagian Matius dan 

Markus ini secara kronologis. Salah satu jawaban yang saya temukan 

mengatakan bahwa Matius selalu menulis secara tematis, selalu 

mengelompokkan beberapa topik sekaligus tanpa memperhatikan detil 

kronologi, sementara Markus tidak demikian. Dengan kata lain, 

Matius mengintisarikan kejadian-kejadian menjadi satu catatan 

ringkas dalam satu rangkaian kejadian guna menekankan maksudnya 

bahwa sebuah pohon haruslah menghasilkan buah. sebab  itulah, 

catatan Matius bukanlah untuk dibaca secara kronologis, namun  tematis 

dan hanya Markus yang menuliskan kejadian ini secara kronologis. Ini 

jelas yaitu  salah satu penjelasan yang mungkin. namun , kelemahan 

dari penjelasan ini yaitu  pemakaian frase "Dan sesaat  itu juga 

keringlah pohon ara itu" dalam Matius 21:19. Pemakaian frase ini 

membuat kemungkinan bahwa pohon ini mengering sesudah  lewat satu 

malam menjadi tidak mungkin. namun  jika memang Matius berniat 

menyederhanakan kejadian itu maka pemakaian kata-kata yang 

mengandung makna sesaat  dan langsung bisa dimaklumi. 

      Kemungkinan lain yaitu  bahwa ada  dua pohon berbeda 

yang dikutuk. Saya tidak yakin bahwa ini yaitu  penjelasan yang 

cukup baik jika Anda perhatikan daftar yang ada di bawah ini. namun  

bisa saja demikian. namun  masih ada satu lagi penjelasan yang masuk 

akal sebagai berikut: dalam Matius 21:19 tidaklah disebutkan sampai 

sejauh apa pohon ara itu mengering. Bisa jadi bahwa pohon ini 

sesaat  itu juga menunjukkan tanda-tanda mengering namun  belumlah 

mengering seluruhnya. Lalu, dalam Markus 11:14,20 keesokan 

harinya para murid melihat bahwa pohon itu telah mengering hingga 

ke akar-akarnya. Dengan kata lain, pohon itu telah mengering 

seluruhnya. 

      Yesus jelas-jelas memakai  pohon ara sebagai simbol 

saat  Ia mengajar. Kutukannya pada pohon ara yang tidak 

menghasilkan buah itu sesungguhnya yaitu  kutukan terhadap 

kepemimpinan orang Yahudi dan kematian rohani mereka. 

Perhatikanlah konteksnya yakni Kristus mensucikan Bait Allah 

(Markus 11:15-17) dan kutipan-Nya dari Yesaya 56:7 dan Yeremia 

7:11. Pohon ara juga dipakai dalam bagian lain dari Alkitab sebagai 

lambang para pemimpin (Hakim-hakim 9:10-11), pertahanan (Nahum 

3:12), dalam perumpamaan (Matius 21:33), dll. Jika Yesus memakai 

pohon ara sebagai simbol, maka baik Matius maupun Markus dapat 

secara mudah dan bebas memfokuskan diri pada masalah makna dari 

cerita itu dibandingkan  harus menyebut-nyebut suatu rangkaian kejadian 

kronologis.   

Bagaimanapun, masalah ini memang merupakan suatu 

tantangan terhadap doktrin ketidakbersalahan Alkitab. namun , apakah 

ini lalu berarti bahwa Alkitab tidak dapat dipercaya dan sama sekali 

tidak diinspirasikan oleh Allah? Tidak sama sekali. Kita tidak 

meninggalkan Fisika atau Matematika atau Astronomi jika kita 

menemukan berbagai hal yang tidak dapat dengan mudah dijelaskan. 

Alkitab yaitu  buku yang sangat luar biasa dan indah dan akan 

sanggup bertahan terhadap ujian waktu. Dengan semakin majunya 

Arkheologi maka manuskrip-manuskrip yang lebih tua dan lebih baik 

akan terus ditemukan, sebagaimana yang telah terjadi di masa lampau, 

sehingga semakin banyak perbedaan-perbedaan Alkitabiah dapat 

terjawab.  

Matius Markus 

  11:12   Keesokan harinya 

sesudah Yesus dan kedua 

belas murid-Nya 

meninggalkan Betania, Yesus 

merasa lapar. 

Kutukan atas 

pohon ara  

  

"Jangan lagi 

seorangpun 

makan 

buahmu 

selama-

lamanya!" 

 11:13     Dan dari jauh Ia 

melihat pohon ara yang sudah 

berdaun. Ia mendekatinya 

untuk melihat jika -jika  Ia 

mendapat apa-apa pada pohon 

itu. namun  waktu Ia tiba di 

situ, Ia tidak mendapat apa-

apa selain daun-daun saja, 

sebab memang bukan musim 

buah ara. 

11:14 Maka kata-Nya kepada 

pohon itu: "Jangan lagi 

seorangpun makan buahmu 

selama-lamanya!" Dan murid-

murid-Nyapun 

mendengarnya. 

di Bait Allah 

menunggang 

balikkan meja-

meja 

21:12 Lalu Yesus masuk ke 

Bait Allah dan mengusir 

semua orang yang berjual 

beli di halaman Bait Allah. 

Ia membalikkan meja-meja 

penukar uang dan bangku-

bangku pedagang merpati    

21:13 dan berkata kepada 

mereka: "Ada tertulis: 

RUMAH-KU AKAN 

DISEBUT RUMAH DOA. 

namun  kamu menjadikannya 

SARANG PENYAMUN."    

11:15 Lalu tibalah Yesus dan 

murid-murid-Nya di 

Yerusalem. Sesudah Yesus 

masuk ke Bait Allah, 

mulailah Ia mengusir orang-

orang yang berjual beli di 

halaman Bait Allah. Meja-

meja penukar uang dan 

bangku-bangku pedagang 

merpati dibalikkan-Nya, 

11:16 dan Ia tidak 

memperbolehkan orang 

membawa barang-barang 

melintasi halaman Bait Allah. 

11:17 Lalu Ia mengajar 

mereka, kata-Nya: "Bukankah 

ada tertulis: RUMAH-KU 

AKAN DISEBUT RUMAH 

DOA BAGI SEGALA 

BANGSA? namun  kamu ini 

telah menjadikannya 

SARANG PENYAMUN!" 

mereka mau 

membunuh-

21:14 Maka datanglah 

orang-orang buta dan orang-

11:18 Imam-imam kepala dan 

ahli-ahli Taurat mendengar 

Nya orang timpang kepada-Nya 

dalam Bait Allah itu dan 

mereka disembuhkan-Nya.    

21:15 namun  saat  imam-

imam kepala dan ahli-ahli 

Taurat melihat mujizat-

mujizat yang dibuat-Nya itu 

dan anak-anak yang berseru 

dalam Bait Allah: "Hosana 

bagi Anak Daud!" hati 

mereka sangat jengkel, 

21:16 lalu mereka berkata 

kepada-Nya: "Engkau 

dengar apa yang dikatakan 

anak-anak ini?" Kata Yesus 

kepada mereka: "Aku 

dengar; belum pernahkah 

kamu baca: DARI MULUT 

BAYI-BAYI DAN ANAK-

ANAK YANG MENYUSU 

ENGKAU TELAH 

MENYEDIAKAN PUJI-

PUJIAN?"    

tentang peristiwa itu, dan 

mereka berusaha untuk 

membinasakan Dia, sebab 

mereka takut kepada-Nya, 

melihat seluruh orang banyak 

takjub akan pengajaran-Nya. 

keluar dari 

kota 

21:17 Lalu Ia meninggalkan 

mereka dan pergi ke luar 

kota ke Betania dan 

bermalam di situ. 

11:19 Menjelang malam 

mereka keluar lagi dari kota. 

Esoknya (Matius)                        (Markus)            

di pagi hari 21:18 Pada pagi-pagi hari 11:20 Pagi-pagi saat  Yesus 



dalam perjalanan-Nya 

kembali ke kota, Yesus 

merasa lapar. 

dan murid-murid-Nya lewat, 

mereka melihat pohon ara tadi 

sudah kering sampai ke akar-

akarnya. 

"Engkau tidak 

akan berbuah 

lagi selam-

lamanya!" 

21:19 Dekat jalan Ia melihat 

pohon ara lalu pergi ke situ, 

namun  Ia tidak mendapat 

apa-apa pada pohon itu 

selain daun-daun saja. Kata-

Nya kepada pohon itu: 

"Engkau tidak akan berbuah 

lagi selama-lamanya!" Dan 

sesaat  itu juga keringlah 

pohon ara itu. 

21:20 Melihat kejadian itu 

tercenganglah murid-murid-

Nya, lalu berkata: 

"Bagaimana mungkin pohon 

ara itu sekonyong-konyong 

menjadi kering?" 

 

pohon itu 

mengering 

  11:21 Maka teringatlah Petrus 

akan apa yang telah terjadi, 

lalu ia berkata kepada Yesus: 

"Rabi, l