ke
494
tempat pelaksanaan hukuman mati. sesudah
beberapa hari dipenjara, mereka dilemparkan ke
dalam kobaran api. Tujuh belas dari para martir
ini yaitu para pelayan istana. Salah seorang
dari remaja yang wafat dimartir yaitu St. Mbaga.
Ayahnya sendiri yang bertugas sebagai algojo pada
hari itu. Seorang martir yang lain, St. Andreas
Kagwa, wafat pada tanggal 27 Januari 1887. Ia
termasuk salah seorang dari dua puluh dua martir
yang dinyatakan kudus oleh Paus Paulus VI pada
tahun 1964.
SANTO KASIMIRUS (1458-1484)
Santo Kasimirus dilahirkan pada tahun 1458,
sebagai putera Kasimirus IV, raja Polandia.
Kasimirus yaitu
seorang dari tigabelas
bersaudara. Dengan
bantuan ibunya yang
saleh dan pengabdian
gurunya, Kasimir
memperoleh pendidikan
yang sangat baik. saat
usianya tigabelas tahun,
Kasimirus mendapat
kesempatan untuk
menjadi raja di negara
tetangga, Hungaria,
namun ia menolak. Ia
menghabiskan sisa
hidupnya dengan
berusaha mengamalkan
nilai-nilai Kristiani. Ia
495
berusaha selalu penuh sukacita dan bersahabat
dengan semua orang. Di tengah-tengah
kesibukannya, Kasimirus melakukan usaha untuk
membantu dirinya sendiri bertumbuh secara rohani.
Ia sering kali berpuasa dan tidur di lantai kamarnya
sebagai silih. Ia berdoa setiap hari, kadang-kadang
bahkan pada waktu tengah malam. Ia suka
merenungkan dan berdoa tentang sengsara Yesus.
Ia tahu bahwa hal itu yaitu cara yang baik untuk
memahami kasih Tuhan. Kasimirus juga mengasihi
Santa Perawan Maria dengan cinta yang istimewa.
Untuk menghormatinya, seringkali ia mendaraskan
puji-pujian yang indah. Nama puji-pujian ini
ialah “Setiap hari, Setiap hari, Bernyanyilah bagi
Maria.” Tulisan tangannya mengenai puji-pujian
ini kelak dikuburkan bersamanya.
Kesehatan Kasimirus tidak pernah prima,
namun demikian ia seorang yang pemberani serta
kuat pendiriannya. Ia senantiasa melakukan apa
yang ia anggap benar. Kadang-kadang ia bahkan
memberikan nasehat kepada ayahnya, sang raja,
agar memerintah rakyatnya dengan adil. Ia selalu
melakukan hal ini dengan rasa hormat yang besar
kepada ayahnya sehingga ayahnya mau
mendengarkan nasehatnya. Santo Kasimirus amat
mencintai serta menghormati kemurnian.
Orangtuanya mendapatkan seorang gadis yang
cantik serta saleh untuk dinikahkan dengannya.
namun , Kasimirus lebih memilih untuk
mempersembahkan hatinya kepada Tuhan saja.
saat sedang berada di Lithuania untuk suatu tugas
kenegaraan, Kasimirus terserang penyakit
tuberculosis. Ia wafat dalam usia duapuluh enam
tahun. Kasimirus dinyatakan kudus oleh Paus Leo X
pada tahun 1521. Kasimirus juga dihormati sebagai
santo pelindung Negara Polandia dan Lituania.
496
P: 4 Maret
KASPAR, MELKIOR dan BALTASAR
Konon mereka yaitu ketiga sarjana dari
Timur yang menyembah Kanak-kanak Jesus di
Betlehem (Matius 2, 1-12). Pada tanggal 6 Januari
huruf pertama nama mereka bersama dengan tahun
‘19+K-M-B+95’ dituliskan di atas pintu-pintu rumah
untuk mengenyahkan malapetaka dari rumah dan
penghuninya. Relikwi mereka dihormati di katedral
Koln Jerman.
P: 6 Januari
KASPAR del BUFALO (1786-1837)
yaitu pendiri Kongregasi Misionaris Darah
Mulia. Ia dipenjarakan oleh Kaisar Napoleon I.
Kaspar terkenal sebagai misionaris wilayah pedesaan
dan pengkotbah yang gemilang
P: 29 Desember
KASSIAN OFM CAP (1607-1638)
yaitu misionaris Portugis di Kairo dan
Etiopia yang mati sebagai
martir.
P: 7 Agustus
SANTA KATARINA dari
ALEXANDRIA
Katarina hidup pada
masa Gereja Perdana. Ia
yaitu puteri dari pasangan
kafir yang kaya di Alexandria,
Mesir. Ia seorang gadis yang
497
cantik jelita dengan minat belajar yang
mengagumkan. Katarina suka sekali mempelajari
pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang filsafat
dan agama. Suatu hari, ia mulai membaca tentang
agama Kristen. Tak lama kemudian ia sudah menjadi
seorang Kristen. Santa Katarina baru berusia
delapanbelas tahun saat Kaisar Maxentius mulai
melakukan penganiayaan terhadap umat Kristen.
Tanpa gentar sedikit pun, gadis Kristen yang cantik
ini menghadap raja untuk mengatakan pendapatnya
tentang perbuatan raja yang kejam. saat raja
berbicara tentang berhala-berhala, Katarina dengan
gamblang menunjukkan kepadanya bahwa berhala-
berhala itu yaitu bohong. Maxentius tidak dapat
membantah penjelasan Katarina. Oleh sebab nya, ia
memerintahkan agar dipanggil lima puluh orang ahli
fisafat kafir yang terbaik. Sekali lagi, Katarina-lah
yang berhasil membuktikan kebenaran agamanya.
Kelimapuluh ahli filsafat itu menjadi yakin bahwa
Katarina benar. sebab amat murka, Maxentius
membunuh semua ahli filsafat itu. Kemudian, raja
mencoba membujuk Katarina dengan menjanjikan
mahkota ratu baginya. saat Katarina dengan tegas
menolaknya, ia memerintahkan agar Katarina
disesah dan dijebloskan ke dalam penjara.
saat Maxentius pergi, isterinya dan seorang
pejabat istana amat penasaran. Mereka ingin
mendengar gadis Kristen yang menakjubkan ini
berbicara. Maka mereka mendatangi Katarina di
penjara. Akibatnya yaitu mereka beserta dua ratus
pasukan pengawal bertobat. sebab itu, mereka
semuanya dijatuhi hukuman mati. Katarina sendiri
hendak digilas dengan sebuah roda penuh duri besar
dan disiksa hingga tewas. saat roda mulai
berputar, secara misterius roda terbelah menjadi
dua dan hancur berantakan. Pada akhirnya, Santa
498
Katarina dihukum penggal. Santa Katarina yaitu
pelindung para ahli filsafat Kristen.
Kisah hidup dari Katarina ini mengilhami dan
menjadi teladan bagi wanita Kristen, sehingga
banyak yang mencapai gelar kudus, a.l.
Katarina dari Siena, Katarina dari Swedia,
Katarina dari Bologna, Catherine de Ricci
dan Catherine Laboure. Sebuah biara
termasyur di kaki gunung Sinai mengambil
nama Katarina dari Alexandria ini. Ia menjadi
pelindung Universitas Sorbonne, para ahli
filsafat dan pustakawan serta gadis-gadis yang
ingin menikah. A: yang selalu bersih (Y); L:
roda kayu berduri yang patah; P: 25 Nopember
SANTA KATARINA dari RICCI (1522-2 Februari
1590)
Alexandrina dilahirkan pada tahun 1522
dalam keluarga Ricci di Florence, Italia. Pada usia
tigabelas tahun, Alexandria
masuk biara Dominikan.
Sebagai biarawati, ia memilih
nama Katarina. Bahkan sejak
masih kecil, Katarina memiliki
cinta yang mendalam terhadap
sengsara Yesus Kristus. Ia
seringkali merenungkan
sengsara Kristus. Yesus
menganugerahinya hak amat
istimewa untuk menerima
Tanda-tanda Luka-Nya (=
Stigmata) di tubuhnya.
Dengan gembira Katarina
menanggung segala rasa sakit
yang timbul oleh sebab luka-luka ini .
Katarina juga merasakan belas kasihan yang
mendalam bagi jiwa-jiwa menderita di api
penyucian. Ia memahami betapa mereka rindu untuk
berada bersama Tuhan di surga. Ia memahami juga,
bahwa masa tinggal di api penyucian ini seakan-
499
akan berlangsung terus-menerus tanpa akhir. Santa
Katarina berdoa serta melakukan silih bagi mereka.
Suatu kali Tuhan mengijinkannya mengetahui bahwa
jiwa seseorang tertentu berada di api penyucian.
Demikian besar kasihnya sehingga Katarina
menawarkan diri untuk menggantikan penderitaan
jiwa ini . Tuhan mendengar doanya dan
Katarina mengalami penderitaan yang amat hebat
empatpuluh hari lamanya. sesudah menderita sakit
yang demikian lama serta menyakitkan, Santa
Katarina wafat pada usia enampuluh delapan tahun
pada tanggal 2 Februari 1590. Ia dinyatakan kudus
pada tahun 1747 oleh Paus Klemens XII.
SANTA KATARINA dari SIENNA (1347-1380)
Santa Katarina dilahirkan pada tahun 1347.
Santa yang termashyur ini yaitu pelindung Italia,
tanah airnya.
Katarina yaitu
anak bungsu dalam
keluarga yang
dikaruniai dua
puluh lima anak.
Ayah dan ibunya
menghendaki agar
ia menikah dan
hidup bahagia.
namun , Katarina
hanya ingin
menjadi seorang
biarawati. Untuk
menyatakan
tekadnya, ia
memotong
rambutnya yang panjang dan indah. Ia ingin
500
menjadikan dirinya tidak menarik. Orangtuanya
amat jengkel dan seringkali memarahinya. Mereka
juga menghukumnya dengan memberinya pekerjaan
rumah tangga yang paling berat. namun Katarina
pantang menyerah. Pada akhirnya, orangtuanya
berhenti menentangnya.
Santa Katarina seorang yang amat jujur dan
terus terang di hadapan Yesus. Suatu saat ia
bertanya kepada-Nya, “Di manakah Engkau, Tuhan,
saat aku mengalami cobaan yang begitu
mengerikan?” Yesus menjawab, “Puteri-Ku, Aku ada
dalam hatimu. Aku membuatmu menang dengan
rahmat-Ku.” Suatu malam, sebagian besar penduduk
Siena ke luar ke jalan-jalan untuk suatu perayaan.
Yesus menampakkan diri kepada Katarina yang
sedang berdoa seorang diri dalam kamarnya.
Bersama Yesus, datang juga Bunda Maria. Bunda
Maria memegang tangan Katarina lalu
memberikannya kepada Putra-nya. Yesus
menyematkan sebentuk cincin di jari tangan
Katarina dan ia menjadi pengantin-Nya.
Pada masa itu, Gereja mengalami banyak
sekali masalah. Banyak pertikaian terjadi di seluruh
Italia. Katarina menulis surat-surat kepada para raja
dan ratu. Ia bahkan datang menghadap para
penguasa agar berdamai dengan paus dan
mencegah peperangan. Katarina meminta paus
untuk meninggalkan Avignon, Perancis dan kembali
ke Roma untuk memimpin Gereja. Ia mengatakan
bahwa itulah yang dikehendaki Allah. Bapa Suci
mendengarkan nasehat Santa Katarina serta
melakukan apa yang dikatakannya.
Katarina tidak pernah lupa bahwa Yesus ada
dalam hatinya. Melalui dia, Yesus memelihara orang-
orang sakit yang dirawatnya. Melalui dia, Yesus
menghibur para tahanan yang dikunjunginya di
501
penjara. Santa besar ini wafat di Roma pada tahun
1380. Usianya baru tiga puluh tiga tahun. Ia
dinyatakan kudus oleh Paus Pius II pada tahun
1461. Pada tahun 1970, Paus Paulus VI
mengangkatnya sebagai Pujangga Gereja. Santa
Katarina menerima kehormatan besar ini sebab ia
melayani Gereja Kristus dengan gagah berani
sepanjang masa hidupnya yang singkat.
Katarina dari Sienna (1347-1380), rohaniwati
dengan pengalaman mistis dan pujangga
Gereja. Pelindung lembaga-lembaga amal. L:
stigmata dan mahkota duri; P: 29 April
“Engkau bagaikan misteri yang dalam sedalam lautan;
semakin aku mencari, semakin aku menemukan, dan
semakin aku menemukan, semakin aku mencari Engkau.
namun , aku tidak akan pernah merasa puas; apa yang aku
terima menjadikanku semakin merindukannya. jika
Engkau mengisi jiwaku, rasa laparku semakin bertambah,
menjadikanku semakin kelaparan akan terang-Mu.” ~
Santa Katarina dari Siena
BEATA KATARINA dari SANTO AGUSTINUS
(3 Mei 1632-8 Mei 1668)
Katarina dilahirkan pada tanggal 3 Mei 1632
di sebuah desa kecil di Perancis. Ia dibaptis pada
hari itu juga.
Keluarga Katarina
yaitu keluarga
Katolik yang saleh.
Kakek dan
neneknya
memberikan
teladan terutama
dalam ketulusan
mereka merawat
orang-orang
502
miskin. Katarina menyaksikan dengan mata
terbelalak sementara neneknya mengajak seorang
pengemis cacat masuk ke dalam rumah mereka.
Neneknya itu mempersilakan sang pengemis mandi,
memberinya pakaian bersih serta menyediakan
hidangan lezat. saat Katarina dan kakek neneknya
duduk bersama sekeliling perapian malam itu,
mereka mendaraskan doa Bapa Kami keras-keras.
Mereka mengucap syukur kepada Tuhan atas segala
berkat-Nya.
sebab tidak tersedia rumah sakit di kota
mereka yang kecil, orang-orang sakit dirawat hingga
sembuh kembali di rumah kakek nenek Katarina.
Katarina mulai menyadari bahwa penyakit dan
penderitaan membutuhkan kesabaran. Ia masih
seorang gadis kecil, namun ia berdoa mohon pada
Yesus agar mengurangi penderitaan orang-orang.
saat masih gadis belia, Katarina bergabung dalam
ordo baru Biarawati Santo Agustinus. Mereka
merawat orang-orang sakit di rumah sakit. Suster
Katarina menerima jubahnya pada tanggal 24
Oktober 1646. Pada hari yang sama, kakak
wanita nya mengucapkan kaulnya. Pada tahun
1648, Sr Katarina mendengar para imam misionaris
meminta para biarawati untuk datang ke Perancis
Baru atau Kanada, yang merupakan daerah misi.
Saudari Katarina dipilih sebagai salah seorang dari
para biarawati pertama dari ordo mereka yang akan
pergi sebagai misionaris ke Kanada. Sr Katarina
belum genap enambelas tahun usianya, namun ia
mohon dengan sangat agar diperkenankan ikut
serta. Sr Katarina mengucapkan kaulnya pada
tanggal 4 Mei 1648. Keesokan harinya ia berlayar ke
Kanada, yaitu sehari sebelum ulang tahunnya yang
keenambelas.
503
Perjuangan hidup terasa berat di Quebec,
Kanada. Sr Katarina mengasihi warga di sana.
Orang-orang Indian sangat berterimakasih atas
sikapnya yang riang gembira. Ia memasak dan
merawat mereka yang sakit di rumah sakit ordo
mereka yang miskin. namun , Sr Katarina merasa
takut juga. Orang-orang Indian dari suku Iroquois
membantai orang serta membakar desa-desa.
Katarina berdoa kepada St. Yohanes Brebeuf, salah
seorang dari para imam Yesuit yang belum lama
dibunuh oleh suku Iroquois pada tahun 1649. Ia
berdoa mohon bantuan St. Brebeuf agar ia setia
pada panggilannya. Sr Katarina mendengarnya
berbicara dalam hatinya, memintanya untuk tetap
tinggal. Sementara itu, makanan mulai sulit didapat
dan musim dingin luarbiasa menggigit. Sebagian dari
para biarawati tidak tahan menghadapi kehidupan
yang keras itu, ditambah lagi rasa takut yang terus-
menerus sebab ancaman maut. Sayang sekali,
mereka kembali ke Perancis. Sr Katarina juga takut.
Kadang-kadang ia merasa sungguh sulit berdoa. Dan
sementara ia tersenyum kepada semua orang yang
ia rawat dengan penuh kasih sayang di bangsal-
bangsal rumah sakit, ia merasa sedih. Pada saat
itulah, saat segalanya tampak gelap baginya, ia
mengucapkan janji untuk tidak pernah meninggalkan
Kanada. Ia berjanji untuk tetap tinggal, melakukan
karya belas kasihannya hingga akhir hayat. Saat
mengucapkan janjinya, Katarina baru berusia
duapuluh dua tahun.
Meskipun orang harus dengan usaha keras
merintis kehidupan di koloni Perancis itu, banyak
juga pendatang. Gereja berkembang. Tuhan
memberkati daerah baru ini dengan lebih
banyak misionaris. Pada tahun 1665, Suster Katarina
menjadi pembimbing novis dalam komunitasnya. Ia
504
tetap membaktikan dirinya dalam doa dan pelayanan
rumah sakit hingga akhir hidupnya. Suster Maria
Katarina dari Santo Agustinus wafat pada tanggal 8
Mei 1668. Usianya tiga puluh enam tahun. Ia
dinyatakan sebagai “beata” oleh Paus Yohanes
Paulus II pada tahun 1989.
SANTA KATARINA LABOURE
(2 Mei 1806-31 Desember 1876)
Zoe Laboure dilahirkan pada tanggal 2 Mei
1806 di Fain-les-Moutiers, Perancis. Ia yaitu anak
kesembilan dari sebelas orang
putera-puteri keluarga Pierre
dan Louise Laboure. Kesebelas
anak itu terdiri dari delapan
orang putera dan tiga orang
puteri. Pierre Laboure seorang
terpelajar yang menjadi petani
yang sukses. saat Zoe
berusia sembilan tahun,
ibunya meninggal dunia. Zoe
sangat sedih kehilangan
ibunya, ia masuk ke
kamarnya, berlutut di bawah
patung St. Perawan Maria dan
berdoa, “Bunda Maria,
sekarang engkaulah iartikel .”
Tak lama sesudah
ibunya meninggal, Marie-
Louise, kakak wanita Zoe,
masuk Kongregasi Suster Puteri-Puteri Kasih. Oleh
sebab itu Zoe dan Tonine, adik wanita nya,
harus tinggal di rumah untuk membantu ayahnya
mengatur rumah tangga dan mengerjakan sawah.
505
sebab tugas-tugasnya itu, Zoe menjadi satu-
satunya anak di keluarga Laboure yang tidak
memiliki kesempatan untuk bersekolah. Ia tidak
dapat membaca dan menulis.
Sejak Zoe menerima komuninya yang
pertama pada tahun 1818, setiap hari ia bangun
pukul empat pagi, berjalan beberapa mil untuk
mengikuti Misa dan berdoa di gereja. Sama seperti
kakaknya, Zoe juga memiliki keinginan yang kuat
untuk masuk biara, namun keinginannya itu
ditahannya sebab tenaganya masih dibutuhkan di
rumah.
saat usianya sembilan belas tahun Zoe
mendapat mimpi yang aneh. Dalam mimpinya, ia
sedang berdoa di gereja di Fains. Seorang imam tua
mempersembahkan Misa. saat Misa telah selesai
imam tua itu menunjuk kepada Zoe dengan jarinya.
“Anakku,” katanya, “Merawat orang-orang sakit
yaitu perbuatan yang baik. Suatu hari kelak
engkau akan datang kepadaku. Tuhan telah
memanggilmu untuk itu. Janganlah engkau lupa.”
Pada tahun 1828 Zoe berusia dua puluh dua
tahun dan Tonine dua puluh tahun. Sekarang Tonine
sudah bisa menggantikan kedudukannya mengurus
rumah tangga. Tibalah saatnya bagi Zoe untuk
berbicara kepada ayahnya mengenai panggilan
hidupnya. Pierre berusaha mencegah keinginan
puterinya, maka ia mengirim Zoe ke Paris untuk
tinggal bersama Charles, kakaknya yang telah
menikah.
Suatu hari Zoe mengunjungi Biara Suster
Puteri-Puteri Kasih. Ia melihat lukisan terpampang di
dinding. Lukisan seorang imam tua - imam yang
mengunjunginya dalam mimpi di Fains. Zoe
bertanya siapakah imam itu. “Pendiri kongregasi
kami, Santo Vinsensius de Paul.” (St. Vinsensius de
506
Paul telah wafat 200 tahun yang lalu!) Jadi, itulah
rencana Tuhan.
Pada bulan Januari 1830 Zoe menjadi
seorang postulan (postulan: masa percobaan,
persiapan masuk biara) di Biara Suster Puteri-Puteri
Kasih di Catillion-sur-Seine. Tiga bulan kemudian ia
dikirim sebagai novis (Novis: biarawan/biarawati
yang sedang menjalani masa percobaan sebagai
latihan rohani sebelum mengucapkan kaul biara) ke
Biara Suster Puteri-Puteri Kasih di Rue de Bac, Paris.
Zoe memilih nama Katarina.
Di Biara Rue de Bac Sr Katarina memperoleh
penampakan-penampakan luar biasa. Selama tiga
hari berturut-turut ia mendapat penampakan hati St.
Vinsensius di atas tempat reliqui St Vinsensius
disimpan. Di lain waktu ia melihat Tuhan yang
Maharahim di depan Sakramen Maha Kudus;
penampakan seperti ini terjadi teristimewa pada
waktu Misa di mana Tuhan akan menampakkan diri
sesuai dengan bacaan liturgi pada hari itu.
Pada tanggal 18 Juli, menjelang Pesta St
Vinsensius de Paul yang akan dirayakan keesokan
harinya, seorang Suster Superior menceritakan
kepada para novis keutamaan-keutamaan Pendiri
Kongregasi mereka serta membagikan kepada
mereka masing-masing sepotong kain dari jubah St.
Vinsensius. Dengan sungguh-sungguh Sr Katarina
memohon bantuan doa St Vinsensius agar ia
diperkenankan memandang Bunda Allah. Kemudian
Sr Katarina pergi tidur.
Tengah malam Sr Katarina dibangunkan oleh
seorang “anak kecil yang bercahaya” yang
membimbingnya ke kapel biara. Di sanalah Santa
Perawan Maria datang dan bercakap-cakap
kepadanya. Dalam suatu penampakan yang lain Sr
Katarina melihat Bunda Maria berdiri di atas bulatan
507
seperti bola dengan cahaya memancar dari kedua
belah tangannya. Di bawahnya terlihat tulisan: “O
Maria, yang dikandung tanpa dosa, doakanlah kami
yang berlindung padamu.” Bunda Maria meminta
agar medali dengan gambar ini dibuat dan
dogma Yang Dikandung Tanpa Dosa dihormati. Siapa
saja yang mengenakan medali ini akan
menerima rahmat dari Yesus melalui doa-doa ibu-
Nya. Kisah lengkap penampakan.
Demikianlah Medali Wasiat dibuat dan devosi
disebarluaskan. Dalam waktu yang singkat banyak
orang di seluruh dunia telah mengenakannya.
Namun demikian, kecuali Bapa Pengakuannya, tidak
seorang pun termasuk para suster Puteri-Puteri
Kasih, yang mengetahui bahwa kepada Sr Katarina-
lah Bunda Allah menampakkan diri.
Kita cenderung mengharapkan banyak pujian
dan ketenaran jika memperoleh keistimewaan dari
surga seperti itu. Namun tidak demikian halnya
dengan Sr Katarina, ia malahan menjauhkan diri dari
semua itu. Ia ingin dilupakan dan tidak diperhatikan
agar dapat melaksanakan tugas-tugas sederhananya
sebagai seorang biarawati Puteri Kasih. Menurut
para suster di biaranya, Sr Katarina yaitu seorang
suster yang sederhana. Seorang yang pendiam,
yang kadang-kadang menjadi bahan gurauan serta
olok-olok sebab sikapnya yang terlalu patuh.
sesudah penampakan Santa Perawan Maria
kepadanya, Sr Katarina melewatkan empat puluh
lima tahun hidupnya sebagai biarawati dengan
merawat mereka yang tua dan yang sakit di Rumah
Lansia Enghien di Paris. Ia menyimpan semua
rahasianya dengan bahagia, ia hanya tertarik untuk
melayani Tuhan sebanyak yang ia mampu.
Pada tahun 1876 Sr Katarina merasakan
adanya keyakinan batin bahwa ia akan meninggal
508
sebelum akhir tahun berlalu. Menjelang
kematiannya, Sr Katarina berusaha melaksanakan
permintaan St Perawan Maria yang terakhir yaitu
agar sebuah patung Maria dibuat. Baru pada saat
itulah Sr Katarina membuka rahasianya dan
menceritakan segala sesuatunya kepada Suster
Superior (Superior: Pembesar Biara).
Pada tanggal 31 Desember 1876 Sr Katarina
meninggal dunia. Suster Superior menceritakan
segala rahasia yang telah dipendam demikian lama
oleh Sr Katarina kepada para suster Puteri-Puteri
Kasih, yang dengan terkagum-kagum baru
menyadari bahwa seorang kudus telah tinggal
bersama mereka. Pemakaman Sr Katarina yaitu
pemakaman yang penuh dengan pesta dan sukacita.
Segala lagu sedih dan dukacita diganti dengan lagu-
lagu gembira dan ucapan syukur: bagi Sr Katarina,
bagi Santa Perawan Maria dari Medali Wasiat, dan
bagi Allah yang demikian Mengasihi kita.
Pada tahun 1933, lima puluh tujuh tahun
sesudah St Katarina dimakamkan, makamnya
dibongkar. Mereka mendapati jenasah St Katarina
dalam keadaan segar sama seperti pada saat ia
dimakamkan. Matanya tetap biru dan indah, kedua
belah tangan dan kakinya lemas dan tidak kaku,
seolah-olah ia sedang tidur. Jenasah St Katarina
dibaringkan dalam peti kaca dan ditempatkan dekat
altar Kapel di 140 Rue du Bac, Paris, tempat di
mana Bunda Maria menampakkan diri kepadanya.
Jika kalian mengunjungi Kapel Penampakan, kalian
dapat memandang wajah serta bibir St Katarina;
bibir yang telah menyimpan rahasia besar selama
empat puluh enam tahun, rahasia yang telah
menggoncangkan dunia. Pada tanggal 27 Juli 1947
Sr. Katarina dinyatakan sebagai santa oleh Paus Pius
XII. Pestanya dirayakan pada tanggal 28 November,
509
sehari sesudah Pesta Santa Perawan Maria dari
Medali Wasiat.
"O Maria, yang dikandung tanpa dosa, doakanlah
kami yang berlindung padamu.”
KATARINA dari SWEDIA (1332-1380)
Menggantikan ibunya, yaitu Santa Birgitta,
sebagai pimpinan biara.
P: 24 maret
KATERINA FIESCHI (1447-1510)
Menikah dengan pria yang mudah naik pitam
dan tidak setia. Mereka hidup berfoya-foya di Genoa
Italia. Tiba-tiba Katerina bertobat (lalu suaminya
menyusul juga) dan kemudian mencurahkan segala
tenaga dan pikirannya untuk merawat orang sakit.
Ia menerima karunia misits. Ia berpuasa keras
sebagai tanda asli pertobatannya
L: hati bernyala dengan salib; P: 15 Nopember
BEATA KATERI TEKAKWITHA (1656-17
April 1680)
Kateri dilahirkan pada tahun 1656 di sebuah
dusun dekat Auriesville, di wilayah New York, di
mana sekitar sepuluh tahun yang silam St Isaac
Jogues - seorang misionaris Yesuit yang bersama
kawan-kawannya mewartakan Injil kepada orang-
orang Indian - wafat sebagai martir. Ayahnya
seorang Kepala Suku Mohawk dan ibunya seorang
510
Kristen dari suku Algonquin. saat Kateri berusia
empat tahun, wabah cacar menyerang dusun
mereka sehingga kedua orangtua serta adik laki-
lakinya meninggal dunia. Kateri berhasil selamat,
namun penglihatannya menjadi terganggu dan
wajahnya menjadi bopeng sebab luka-luka bekas
cacar. sebab penglihatannya kurang baik, Kateri
sering menabrak barang-barang di sekitarnya
sehingga ia diberi julukan `Tekakwitha' (artinya: dia
yang sering menabrak barang-barang). Kateri
dipelihara oleh bibi dan pamannya, seorang Kepala
Suku Kelompok Kura-kura.
Dalam suatu kesempatan, pamannya
mendapat kunjungan tiga orang misionaris Yesuit.
Kateri mulai menerima pengajaran iman dan pada
hari Minggu Paskah tanggal 5 April 1676, Kateri
dibaptis oleh Pater Jacques de Lamberville, seorang
imam Perancis. Kateri berkaul untuk hidup murni.
Dusun di mana ia tinggal bukanlah suatu warga
Kristen. Sesungguhnya, di perkampungannya, tidak
ada seorang Kristen pun. Keluarganya dan orang-
orang Indian lainnya tidak dapat menerima
pilihannya untuk tidak menikah. Mereka mencemooh
511
Kateri dan sebagian dengki kepadanya sebab ia tidak
bekerja pada hari Minggu. Kateri tetap teguh pada
pendiriannya. Ia berdoa rosario setiap hari, bahkan
meski sementara mereka mengejeknya. Ia berlatih
kesabaran dan menderita diam-diam. namun ,
keadaan makin memburuk. Orang-orang semakin
keras memperlakukannya hingga tindakan mereka
cenderung mengarah ke penganiayaan. Kateri
menerima semua perlakuan ini dengan
semangat cinta kasih, bahkan terhadap semua orang
yang bermaksud jahat kepadanya. Pater Jacques
amat mengkhawatirkan keselamatan Kateri sehingga
ia menasehati Kateri untuk segera meninggalkan
Kelompok Kura-kura dan bergabung dengan
Kelompok Indian Kristen di dusun Caughnawaga,
Canada yang disebut Kelompok Misi St. Fransiskus
Xaverius. Agar dapat sampai ke sana, Kateri harus
berjalan dengan kaki telanjang menempuh
perjalanan sejauh 200 mil (± 322 km) melewati
daerah-daerah yang masih liar.
Di tempat pengungsian, pada Hari Raya Natal
1677, Kateri menyambut Komuni Pertama. Betapa
hari yang membahagiakan. Pater Pierre Cholonec,
seorang Yesuit, membimbing kehidupan rohaninya.
Kateri dan seorang wanita Iroquois bernama
Anastasia hidup sebagai seorang Kristiani yang
penuh sukacita dan murah hati. Mereka
membaktikan seluruh hidup mereka bagi Yesus
dengan merawat orang-orang tua dan orang-orang
miskin. Kateri dikenal sebab kelembutan, kebaikan
hati serta keramahannya. Pada tanggal 25 Maret
1679, Kateri mengucapkan kaul keperawanan.
Namun, penderitaan Kateri masih terus
berlanjut. Kesehatannya makin memburuk; ia sering
menderita sakit kepala juga sakit perut yang hebat.
Segala penderitaan itu ditanggungnya dengan sabar
512
hingga wafatnya pada tanggal 17 April 1680, satu
bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-25, dengan
kata-kata terakhir “Yesus dan Maria" terucap di
bibirnya. saat Kateri wafat, imam dan semua yang
hadir menyaksikan suatu mukjizat. Saat jiwa Kateri
yang suci itu meninggalkan dunia, wajahnya yang
dulu bopeng berubah menjadi bersih dan
memancarkan kecantikan jiwanya. Kateri
dimakamkan di Quebec, Canada.
Tepat tiga ratus tahun kemudian, pada
tanggal 22 Juni 1980, Kateri Tekakwitha
dimaklumkan sebagai “beata” oleh Paus Yohanes
Paulus II. sebab kesucian hidupnya, Kateri
mendapat gelar "Bunga Lili dari Mohawk". Pestanya
dirayakan pada tanggal 14 Juli. Beata Kateri
Tekakwitha yaitu pelindung bagi mereka yang
diolok-olok oleh sebab cacat atau kekurangan
mereka.
BEATA KATHARINA DREXEL
(26 November 1858-3 Maret 1955)
Beata Katharina dilahirkan di Philadelphia,
Pennsylvania, Amerika Serikat pada tanggal 26
November 1858. Ibunya
meninggal dunia saat ia masih
bayi. Ayahnya menikah dengan
seorang wanita mengagumkan
bernama Emma. Emma merawat
anak kandungnya sendiri,
Louise. Ia juga merawat dengan
kasih sayang kedua gadis kecil
anak-anak Bapak Drexel dari
perkawinannya terdahulu.
Gadis-gadis kecil itu yaitu
Elizabet dan Katharina. Mereka
513
menikmati masa kecil yang indah. Meskipun
keluarga mereka kaya, mereka diajar untuk
mengasihi sesama. Mereka diajar untuk terutama
memberikan perhatian kepada mereka yang miskin.
Dengan cara demikian mereka dapat menyatakan
cinta mereka kepada Tuhan.
saat Katharina tumbuh dewasa, ia menjadi
gadis Katolik yang aktif. Ia murah hati dengan
waktu, tenaga serta uangnya. Ia sadar bahwa
Gereja memiliki banyak kebutuhan. Ia
memberikan tenaga serta hartanya kepada mereka
yang miskin, mereka yang terlupakan. Karya
kasihnya bagi Yesus dilakukannya di antara orang-
orang Afrika Amerika dan pribumi Amerika. Pada
tahun 1891, Katharina membentuk suatu komunitas
misionaris religius yang disebut Suster-suster dari
Sakramen Mahakudus. Sejak itu Katharina dikenal
sebagai Moeder Katharina.
Para biarawati dalam ordonya memusatkan
hidup mereka pada Yesus dalam Ekaristi. Mereka
membaktikan diri, dengan segala cinta serta bakat-
bakat mereka, bagi orang-orang Afrika dan pribumi
Amerika. Moeder Katharina memperoleh bagian
warisan keluarganya. Ia mempergunakan harta yang
diperolehnya itu bagi kepentingan karya cinta kasih
yang mengagumkan. Ia beserta para biarawatinya
membuka sekolah-sekolah, biara-biara serta gereja-
gereja misionaris. Pada tahun 1925, mereka
mendirikan Universitas Xaverius di New Orleans.
Sepanjang hidupnya yang panjang, yang
menghasilkan buah-buah melimpah, Moeder
Katharina menghabiskan jutaan dollar harta keluarga
Drexel bagi karya-karya menakjubkan yang ia serta
para biarawatinya lakukan bagi mereka yang miskin.
Ia percaya bahwa ia menemukan Yesus sungguh
hadir dalam Ekaristi. Demikian juga, ia menemukan
514
Yesus sungguh hadir dalam orang-orang Afrika dan
pribumi Amerika yang dilayaninya dengan penuh
kasih.
Moeder Katharina wafat pada tanggal 3 Maret
1955, pada usia sembilanpuluh tujuh tahun. Ia
dinyatakan sebagai `beata' oleh Paus Yohanes
Paulus II pada tanggal 20 November 1988.
SANTO KAYETANUS (1480-7 Agustus
1547)
Kayetanus dilahirkan di Vicenza, Italia, pada
tahun 1480, sebagai putera seorang bangsawan. Ia
menyelesaikan studinya di
Universitas Padua dalam
bidang hukum. Kemudian, ia
bekerja di kantor kepausan
di Roma. Kayetanus
ditahbiskan sebagai imam
pada tahun 1516. Ia kembali
ke Vicenza, kota asalnya.
Walau sanak-saudaranya
yang kaya menentang,
Kayetanus menggabungkan
diri dengan sekelompok
lelaki yang sederhana dan
bersahaja, yang
membaktikan hidup mereka untuk menolong orang-
orang yang sakit dan yang miskin papa. St
Kayetanus biasa menjelajahi seluruh penjuru kota
guna mencari mereka yang malang dan melayani
mereka dengan tangan-tangannya sendiri. Ia
membantu pula di rumah sakit merawat pasien-
pasien dengan penyakit-penyakit yang paling
menjijikkan. Di kota-kota lain juga ia melakukan
karya belas kasih yang sama.
515
Santo Kayetanus senantiasa mendorong
semua orang untuk menyambut Komuni Kudus
sesering mungkin. “Aku tak akan bahagia,” katanya,
“hingga aku melihat umat Kristiani berduyun-duyun
menyambut Roti Hidup dengan antusias dan penuh
sukacita, bukan dengan takut-takut ataupun malu.”
Bersama tiga orang kudus lainnya, Santo Kayetanus
mendirikan suatu ordo religius bagi para imam yang
disebut “Theatines”. Ordo mereka membaktikan diri
dengan menyampaikan khotbah kepada sebanyak
mungkin orang. Mereka mendorong umat untuk
sesering mungkin menerima Sakramen Tobat dan
menyambut Komuni Kudus; mereka merawat orang-
orang sakit dan melakukan karya-karya belas kasih
lainnya.
Kayetanus wafat dalam usia enampuluh tujuh
tahun. Dalam sakitnya yang terakhir, ia
membaringkan diri di atas papan-papan yang keras,
meskipun dokter berulangkali menasehatinya untuk
tidur di atas kasur yang lebih empuk. “Jururselamat-
ku wafat di kayu salib,” katanya. “Biarkan aku,
setidak-tidaknya mati di atas papan kayu.”
Kayetanus wafat pada tanggal 7 Agustus 1547 di
Naples. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Klemens X
pada tahun 1671.
Kayetanus (1480-1547), uskup di Tiene Italia,
pendiri Ordo Imam Teatin; P: 7 Agustus.
“Walau segenap para kudus dan segala makhluk
meninggalkan engkau, Ia akan senantiasa
mendampingimu, apapun yang engkau butuhkan.” ~ St
Kayetanus
SANTO KENNETH
Santo Kenneth, yang terkadang disebut
Santo Canice atau Santo Kenny, hidup pada abad
516
keenam. Ia dilahirkan di Irlandia dan terkenal baik di
Irlandia maupun di Skotlandia. Ayahnya yaitu
seorang penyanyi profesional balada dan kisah-kisah
dalam lagu. Sebagai pemuda, Kenneth pergi ke
Wales untuk mengikuti pendidikan imam. Gurunya
yaitu Santo Cadoc. sesudah ditahbiskan sebagai
imam, ia pergi mengunjungi Roma. Kemudian ia
kembali ke Irlandia untuk belajar di sekolah Santo
Finnian. Kenneth bersahabat baik dengan tiga santo
Irlandia lainnya: Santo Kieran, Santo Comgall dan
Santo Kolumbanus.
sesudah berkhotbah di segenap penjuru
Irlandia, Santo Kenneth pergi bersama Santo
Kolumbanus ke Skotlandia dalam suatu misi
menghadap Raja kafir Brude. saat raja dengan
berang menghunus pedangnya untuk menikam
kedua misionaris, dikisahkan bahwa Santo Kenneth
membuat tanda salib, dan suatu mukjizat pun
terjadi. Tangan raja sekonyong-konyong lumpuh,
dan kedua kudus kita terselamatkan. Santo Kenneth
dan Santo Kolumbanus senantiasa bersahabat karib.
Suatu saat Santo Kolumbanus sedang berlayar
bersama beberapa teman. Santo Kenneth berada
jauh di biaranya di Irlandia. Sekonyong-konyong
Kenneth tersadar bahwa Kolumbanus sedang berada
dalam bahaya maut di samudera raya. Ia melompat
dari meja makan dan berlari ke gereja untuk berdoa
bagi sahabat terkasihnya itu. Di lautan, Kolumbanus
berseru kepada teman-temannya yang ketakutan,
“Jangan takut! Tuhan akan mendengarkan doa
Kenneth. Sekarang ia sedang berlari ke gereja
dengan hanya satu sepatu untuk berdoa bagi kita!”
Dan sebagaimana dikatakannya, mereka pun
selamat.
Santo Kenneth mendirikan beberapa biara
dan mempertobatkan banyak orang menjadi
517
percaya. Ia menjadi terkenal sebab khotbahnya
yang berkobar-kobar tentang Injil. Terlebih lagi, ia
menjadi terkenal sebab jalan sempurna di mana ia
sendiri mengamalkan ajaran-ajaran Yesus.
KEVIN († 618)
Pendiri dan pemimpin biara di Irlandia ini
menyelenggarakan sekolah yang terkenal. P: 3 Juni
KHARITON († 350)
saat berziarah ke Yerusalem ia disergap
penyamun. Namun ia mentobatkan mereka dan
mengubah gua mereka menjadi biara, yaitu Laura
Pharan (Palestina).
P: 28 September
KILIAN († 689)
yaitu uskup kebangsaan Irlandia yang
bersama imam Kolonat dan diakon Totnan pergi
sebagai misionaris ke Wrzburg Jerman untuk
mengkristenkan suku Franken. Mereka dibunuh atas
perintah ratu, sebab mencela perkawinan ratu
dengan kakak suaminya yang sudah meninggal.
P: 8 Juli
KIM (1821-1846)
Imam Katolik Korea pertama yang dibaptis
dengan nama Andreas ini sangat pandai dan berani.
Ia ditangkap dan dipenggal di Seoul sebab giat
menyebarkan Injil.
P: 5 Juli
518
SANTA KLARA dari ASSISI (1193-11
Agustus 1253)
Klara dilahirkan sekitar tahun 1193 di Assisi,
Italia. Ia hidup pada jaman Santo Fransiskus dari
Assisi. Klara menjadi pendiri suatu ordo religius para
biarawati yang disebut “Ordo Santa Klara (Klaris),
OSCl” saat Klara berusia delapan belas tahun, ia
mendengarkan khotbah Santo Fransiskus. Hatinya
berkobar dengan suatu hasrat yang kuat untuk
meneladaninya. Ia juga ingin hidup miskin serta
rendah hati demi Yesus. Jadi suatu malam, ia
melarikan diri dari rumahnya. Di sebuah kapel kecil
di luar kota Assisi, Klara
mempersembahkan
dirinya kepada Tuhan.
Santo Fransiskus
menggunting rambutnya
dan memberinya sehelai
jubah coklat kasar untuk
dikenakannya. Untuk
sementara waktu, Klara
tinggal bersama para
biarawati Benediktin
hingga biarawati lainnya
bergabung dengannya.
Orangtua Klara
mengusaha kan segala
usaha untuk
membawanya pulang ke rumah, namun Klara tidak
mau kembali. Tak lama kemudian Agnes, adiknya
yang berusia lima belas tahun, bergabung
dengannya. Para gadis yang lain pun ingin pula
menjadi pengantin Kristus. Jadi, sebentar saja sudah
terbentuklah suatu komunitas religius kecil.
Santa Klara dan para biarawatinya tidak
mengenakan sepatu. Mereka tidak pernah makan
519
daging. Mereka tinggal di sebuah rumah sederhana
dan tidak berbicara hampir sepanjang waktu. Namun
demikian, para biarawati itu amat bahagia sebab
mereka merasa Yesus dekat dengan mereka. Suatu
saat sepasukan tentara yang beringas datang
untuk menyerang Assisi. Mereka telah
merencanakan untuk menyerang biara terlebih
dahulu. Meskipun sedang sakit parah, Santa Klara
minta untuk dibopong ke altar. Ia menempatkan
Sakramen Mahakudus di tempat di mana para
prajurit dapat melihat-Nya. Kemudian Klara berlutut
serta memohon kepada Tuhan untuk
menyelamatkan para biarawati. “Ya Tuhan, sudilah
melindungi para biarawati yang saat ini tidak dapat
aku lindungi,” doanya. Suatu suara dari hatinya
terdengar berbicara: “Aku akan selalu menempatkan
mereka dalam perlindungan-Ku.” Bersamaan dengan
itu, suatu kegentaran hebat meliputi para prajurit
dan mereka segera lari pontang-panting.
Santa Klara menjadi priorin (=pemimpin) di
biaranya selama empat puluh tahun. Dua puluh
sembilan tahun dari masa itu dilewatkannya dengan
menderita sakit. Meskipun demikian, Santa Klara
mengatakan bahwa ia penuh sukacita sebab ia
melayani Tuhan. Sebagian orang khawatir para
biarawati ini menderita sebab mereka teramat
miskin. “Kata mereka kita ini terlalu miskin, namun
dapatkah suatu hati yang memiliki Allah yang
Mahakuasa sungguh-sungguh miskin?” Santa Klara
wafat pada tanggal 11 Agustus 1253. Hanya dua
tahun kemudian ia dinyatakan kudus oleh Paus
Alexander IV.
Klara dari Assisi (1193-1253), pendiri Ordo
Klaris, lahir dan meninggal di Assisi; A: terang,
cerah (L); B: Claire; L: seorang suster
membawa mostrans; P: 11 Agustus
520
“Pergilah dalam damai; engkau telah mengikuti jalan yang
benar; pergilah dengan penuh keyakinan, sebab Pencipta-
mu telah menguduskanmu, telah memeliharamu terus-
menerus, dan telah mengasihimu dengan segala
kelembutan bagaikan seorang ibu terhadap anaknya. Oh
Tuhan, terberkatilah Engkau sebab telah menciptakan
aku.” ~ Santa. Klara
KLARA GAMBACORTA OP (1362-1419)
Pada umur tujuh tahun telah dinikahkan.
Setahun kemudian ia sudah menjanda. Lalu Klara
masuk biara Dominikanes. Akhirnya ia berhasil
mendirikan biara cabang dengan aturan yang amat
keras dan berusaha giat memperbaharui ordo.
P: 17 April
KLAUDIA (abad ke-1)
yaitu wanita Kristen di Roma yang menitip
salam kepada Timotius lewat surat S. Paulus. (2 Tim
4, 21)
KLAUDIUS (abad ke-7)
yaitu seorang abbas di Perancis.
P: 6 Juni
KLAUDIUS LA COLOMBIER SJ (1642-1682)
yaitu pengkotbah ulung di Inggris dan
Perancis. Ia memberikan dukungan besar kepada
Santa Margareta Maria Alacoque dalam usaha
memajukan penghormatan terhadap Hati Kudus
Jesus.
521
P: 15 Februari
SANTO KLAUS / NIKOLAUS (1417-1487)
Petani dan ayah dari 10 anak di Flueli ini
sangat dihormati, sebab keahliannya sebagai
penasehat politik dan kemiliteran. Namun akhirnya
ia mengundurkan diri dan menjadi pertapa. Ia
dikaruniai rahmat mistik. Selama 19 tahun Klaus
hanya hidup dari komuni kudus saja. Dari
pertapaannya Klaus tetap memberi nasehat kepada
para pemintanya. Berkat kepintarannya berdiplomasi
Swis tidak terpecah menjadi dua Negara. Maka ia
dihormati sebagai santo pelindung nasional dan
‘bapa negara’ Swiss.
P: 25 September
KLEMENS
Sebuah perahu yang sarat penuh muatan,
membuang sauh di pantai pulau Krimea, Laut Hitam.
Muatannya bukanlah komoditi export, melainkan
orang-orang Kristen Roma yang ditangkap dan di
hukum kerja paksa menggempur dan mengusung
batu-batu besar. Pekerjaan mereka berat, namun
makanan dan waktu istirahat sangat sedikit. Di
antara para pekerja rodi itu ada seorang yang
sudah lanjut usia. namun ia bekerja dengan rajin
tanpa mengeluh. Bahkan ia masih menghibur dan
membesarkan hati teman-temannya dengan
mengisahkan penderitaan Jesus. Hal ini pastilah
tidak luput dari pengawasan para tentara. sebab
dianggap membahayakan, maka dengan paksa
mereka mengikat orang tua itu pada sebuah
jangkar, lalu menenggelamkannya ke Laut Hitam.
522
Orang tua itu yaitu Klemens yang
dipandang sebagai pengganti Petrus yang ketiga,
sesudah Santo Linus dan Santo Kletus (Anakletus).
Keduanya dihormati sebagai martir, Santo Linus juga
disebut-sebut dalam surat S. Paulus kepada S.
Timotius (2 Tim 4, 21). Tidak banyak yang diketahui
dari riwayat hidup Santo Klemens ini. namun Santo
Ireneus mengatakan, bahwa: ‘Klemens masih
melihat dan bergaul dengan para Rasul.’ Ada pula
yang menyamakannya dengan Klemens seperti
disebut dalam Surat Santo kepada jemaat Filipi
(4,3).
Bagaimanapun juga, Klemens terkenal
dengan suratnya yang dikirim sebagai uskup Roma
kepada umat di Korintus. Kala itu orang Kristen di
Korintus berontak terhadap uskup mereka. Surat
Klemens itu merupakan surat pertama yang
memperlihatkan campur tangan seorang uskup
Roma terhadap keuskupan lain. Selain itu juga
merupakan contoh perhatian patoral dan teguran
kebapaan yang tegas. Surat Klemens diterima baik
oleh umat Korintus dan bertahun-tahun lamanya
dijadikan bacaan pada perayaan ibadat di banyak
gereja. sebab itulah Klemens dianggap sbagai
Bapak Apostolik yang pertama.
Klemens (akhir abad ke-1), paus dan martir;
A: lemah lembut (L); L: jangkar; P: 23
Nopember
KLEMENS († 916)
Melanjutkan misi Santo Sirilus dan Santo
Metodius dia antara bangsa Slav, khususnya di
Bulgaria. Uskup ini terkenal sebagai penulis artikel -
artikel dalam bahasa Slavia kuno.
P: 17 Juli
523
KLEMENS MARIA HOFBAUER CSSR (1751-
1820)
yaitu pengkotbah yang terkenal dan
pembela Gereja terhadap tuntutan Negara di
Austria. Semula imam ini menjadi tukang roti.
P: 15 Maret
KLEOFAS (abad ke-1)
Ialah salah seorang dari 72 murid Jesus yang
mengalami penampakan dalam perjalanan ke Emaus
pada malam Paskah pertama (lih. Lukas 24, 13-35).
P: 25 September
PAUS KLETUS († 89)
Atau disebut juga Anakletus yaitu uskup
Roma ketiga yang mati sebagai martir.
P: 25 April
KLOD (520-560)
Menolak segala hak waris atas tahta dan
memilih menjadi biarawan di St. Cloud (Versailles,
Perancis). Sebelumnya, putera raja ini hendak
dibunuh oleh pamannya. Neneknya, Klotilda,
dihormati sebagai santa juga.
P: 7 September
KLOTILDA († 545)
yaitu puteri raja Burgundia. Ia menuntut
dari calon suaminya, raja Klodwig dari Franken yang
masih kafir, susaha tetap diperbolehkan
524
melaksanakan kewajiban agamanya. saat anak
sulung mereka meninggal sesudah pembaptisannya,
raja hamper membatalkan janjinya. Namun berkat
kesabaran dan budi bahasa Klotilda yang baik, raja
menjadi Kristen juga sesudah memenangkan
pertempuran atas musuhnya.
P: 3 Juni
SANTA KOLETA (1380-1447)
Dilahirkan pada tahun 1380, bayi wanita
itu diberi nama Nikoleta untuk menghormati Santo
Nikolaus dari
Myra.
Orangtuanya yang
penuh kasih
sayang
memanggilnya
Koleta sejak ia
masih bayi. Ayah
Koleta yaitu
seorang tukang
kayu di sebuah
biara di Picardy.
Koleta seorang
gadis yang
pendiam dan rajin
bekerja. Ia
memberikan
banyak bantuan kepada ibunya dalam melakukan
pekerjaan rumah tangga. orangtuanya
memperhatikan bahwa puteri mereka senang
berdoa, ia juga seorang yang peka serta penuh belas
kasihan.
525
saat Koleta berusia tujuhbelas tahun, kedua
orangtuanya meninggal dunia. Gadis itu kemudian
diserahkan di bawah asuhan pemimpin biara di
mana ayahnya dulu bekerja. Koleta meminta dan
mendapatkan sebuah gubug kecil yang dibangun di
samping gereja biara. Koleta tinggal di sana. Ia
menghabiskan waktunya dengan berdoa dan
melakukan silih bagi Gereja Kristus. Semakin lama
semakin banyak orang mengetahui perihal gadis
kudus ini. Mereka datang kepadanya untuk meminta
nasehatnya dalam masalah-masalah penting.
Mereka tahu bahwa Koleta seorang yang bijaksana
oleh sebab hidupnya dekat dengan Tuhan. Koleta
menerima semua orang dengan kelemahlembutan.
Di akhir kunjungan, ia akan berdoa agar para
tamunya menemukan kedamaian hati.
Koleta yaitu anggota Ordo Ketiga St.
Fransiskus. Ia tahu bahwa ordo religius bagi para
wanita yang mengikuti cara hidup St. Fransiskus
yaitu Ordo Santa Klara. Ordo ini diberi nama
sesuai dengan pendiri ordo mereka, St. Klara, yang
yaitu pengikut St. Fransiskus. Pada masa Koleta
hidup, Ordo Santa Klara perlu kembali ke tujuan
awal ordo mereka. St. Fransiskus dari Asisi
menampakkan diri kepada Koleta serta memintanya
untuk mengadakan pembaharuan dalam Ordo St.
Klara. Tentu saja Koleta amat terkejut dan takut
oleh sebab tugas yang demikian berat itu. namun , ia
percaya akan belas kasih Tuhan. Koleta pergi
mengunjungi biara-biara St. Klara. Ia membantu
para biarawati Klaris untuk hidup lebih sederhana
dan meluangkan lebih banyak waktu untuk berdoa.
Ordo St. Klara memperoleh semangat dari cara
hidup St. Koleta. St. Koleta memiliki devosi yang
mendalam kepada Yesus dalam Ekaristi. Ia juga
seringkali mengadakan waktu untuk merenungkan
526
sengsara serta wafat Kristus. Ia amat mencintai
Yesus dan panggilan religiusnya. Koleta tahu dengan
pasti kapan dan di mana ia akan meninggal. Ia
wafat di salah satu biaranya di Ghent, Flanders,
pada tahun 1447 dalam usia enampuluh tujuh
tahun. Koleta dinyatakan kudus pada tahun 1807
oleh Paus Pius VI.
P: 7 Februari
KOLUMBA dan PAMPOSA († 853)
Biara dua suster Benediktin ini dihancurkan
oleh Sultan Muhammed I dari Cordoba Spanyol.
Semua suster melarikan diri, kecuali Kolumba yang
mengakui sebagai suster dan akhirnya dipenggal.
Lalu Pamposa menghadap Sultan untuk
mentobatkannya, namun mengalami nasib yang
sama.
A: Kolumba = merpati; Pamposa = mewah; P:
20 September
SANTO KOLUMBANUS (543-23 November
615)
Kolumbanus, biarawan misionaris Irlandia
yang paling terkenal ini, hidup pada abad ketujuh.
Semasa kanak-kanak ia mengenyam pendidikan
yang baik. saat remaja, ia memutuskan untuk
menjadi seorang biarawan. Ibunya tak dapat tahan
akan pikiran bahwa puteranya ini akan
meninggalkannya. Namun demikian, Kolumbanus
merasakan panggilan yang amat kuat untuk
melayani Tuhan dalam keheningan sebuah biara.
sesudah bertahun-tahun menjadi seorang
biarawan di Irlandia, Kolumbanus dan duabelas
527
biarawan lainnya bersiap berlayar ke Perancis. Ada
kekurangan tenaga imam di sana. Umat Perancis
terinspirasi oleh cara hidup orang-orang kudus ini.
Para biarawan hidup dalam matiraga, devosi dan
belas kasih. Banyak pemuda tertarik pada cara hidup
yang saleh ini. Mereka datang dan mohon bergabung
dengan para biarawan. Segera saja para biarawan
membangun biara-biara lain sebagai tempat tinggal
segenap pengikut Santo Kolumbanus. namun , ada
sebagian orang yang beranggapan bahwa peraturan-
peraturan biarawan ini terlalu keras. Santo
Kolumbanus juga harus menghadapi bahaya saat
ia memperingatkan raja atas dosa-dosanya. Sebagai
akibat, ia dan para biarawan Irlandia harus angkat
kaki dari Perancis. Santo Kolumbanus, meski telah
cukup tua, masih berusaha mewartakan kabar
gembira kepada orang-orang yang belum mengenal
Tuhan di Switzerland.
saat usianya telah tujuhpuluh tahun, ia
pergi ke Italia dan membela iman melawan serangan
bidaah Arian. Dalam surat-suratnya kepada Paus St
Bonifasius IV, St Kolumbanus memaklumkan bakti
setia kepada Bapa Suci. “Kami semua orang-orang
Irlandia, yang tinggal di bagian dunia yang paling
jauh,” tulisnya, “terikat kepada Tahta Suci Santo
Petrus.” Ia menyebut paus sebagai “pemimpin dari
para pemimpin.” Di tahun-tahun akhir hidupnya,
Santo Kolumbanus membangun sebuah biara besar
di Bobbio, Italia. Ia wafat di sana pada tanggal 23
November 615. sesudah wafatnya, baik orang-orang
Irlandia maupun orang-orang Italia membaktikan
diri pada karya misioner yang mengagumkan ini.
A: merpati (L); L: seekor beruang (sebab ia
senang berjuang tanpa mengenal lelah); P: 23
Nopember
528
KONON (abad ke-3)
yaitu tukang kebun yang bersama anaknya
bernama Konon juga mati sebagai saksi iman di
Ikonion Yunani.
P: 29 Mei
KONRAD (906-976)
Uskup ini sedang merayakan Ekaristi. Pada
waktu komuni, ia menyantap hosti kudus dengan
khidmat. Kemudian ia mengangkat piala. Tiba-tiba ia
terhenti dan tertegun mengamati piala. Dalam piala
berisi anggur itu ada seekor laba-laba besar
yang amat berbisa. namun beberapa saat kemudian,
uskup itu meminum Darah Kristus sampai tuntas.
Dalam telinganya nyaring terngiang-ngiang sabda
Jesus saat mengutus para rasul susaha mewartaka
Kabar Gembira ke penjuru bumi: “Sekalipun kamu
meminum racun, namun kamu tak akan mendapat
celaka.”
Konrad, demikianlah nama uskup itu. Ia
memimpin keuskupan Konstanz di tepi danau besar
antara Jerman dan Swiss. Masa mudanya biasa saja,
tiada hal-hal yang istimewa. Ia mendapatkan
pendidikan yang baik dan sesudah ditahbiskan
menjadi imam, Konrad dipercaya mengurus
keuskupan. saat uskup wafat, dialah yang terpilih
menggantikannya. Sebagai uskup, Konrad
membimbing para imam dan umatnya melalui
teladan dan ajaran. Ia sungguh-sungguh seorang
gembala yang rajin. Banyak rumah khusus untuk
kaum miskin, orang sakit dan para peziarah didirikan
oleh Konrad. Selain itu, ia juga membangun banyak
gereja baru dan melayani sesame manusia tanpa
pamrih, tanpa mengenal lelah, demi keselamatan
jiwa umatnya. Tiga kali ia berziarah ke Tanah Suci.
529
Konrad (906-976), uskup. L: piala yang di
dalamnya ada serangga berbisa; P: 26
Nopember.
KONRAD OFM CAP (1818-1894)
yaitu bruder penjaga pintu biara di
Altoetting Jerman yang selalu siap membantu
peziarah dan orang miskin.
P: 21 April
KONSTANTIUS OP (1410-1481)
yaitu mahaguru dan pembesar biara yang
membaharui hidup biara.
P: 25 Februari
KORBINIANUS († 730)
Uskup keliling untuk mengkristenkan suku
Bayern Jerman yang masih biadab.
P: 9 September
KORDULA
yaitu teman dari Santa Ursula yang dibunuh
bersama-sama.
P: 21 Oktober
KORNELIA (abad ke-3)
saat hakim menanyakan apakah ia dan lima
temannya beragama Kristen, perawan dan martir di
Tunisia ini menjawab dengan tegas: “Kamilah orang
Kristen dan akan tetap demikian!” Akibatnya,
mereka berenam dipenggal.
530
B: Nelly dan Cony; P: 21 Maret
KORNELIUS (abad ke-1)
yaitu perwira Romawi yang dibaptis oleh
Santo Petrus (Kis. Ras. 10 dan 15). Dialah orang
bukan Yahudi pertama tanpa disunat dahulu yang
diterima dalam Gereja.
P: 2 Februari
SANTO PAUS KORNELIUS († 253) & SANTO
SIPRIANUS († 14 September 258)
Santo Paus Kornelius
Pada pertengahan abad ketiga, Gereja masih
mengalami penganiayaan. Penganiayaan yang kejam
dalam masa
pemerintahan
Kaisar Decius
telah
merenggut
nyawa Paus St.
Fabianus.
Gereja tidak
memiliki paus
selama hampir
satu tahun
lamanya.
Seorang imam
kudus dari
Roma, Kornelius, dipilih menjadi Bapa Suci pada
tahun 251. Kornelius menerima tugas ini , oleh
sebab ia sangat mencintai Kristus. Ia rela melayani
Gereja sebagai seorang paus, meskipun
pelayanannya itu membahayakan jiwanya. sebab
531
itulah Paus Kornelius amat dikagumi di seluruh
dunia. Teristimewa para Uskup Afrika secara terang-
terangan menyatakan cinta dan kesetiaan mereka
kepada paus. Uskup Siprianus dari Kartago
mengirimkan kepada bapa suci surat-surat yang
membangkitkan semangat serta menyatakan
dukungan.
Santo Siprianus
Siprianus dibaptis sebagai pengikut Kristus
pada usia empat puluh lima tahun. Ia mengherankan
umat Kristiani di Kartago
dengan mengucapkan kaul
kemurnian sesaat sebelum
dibaptis. Beberapa waktu
kemudian, Siprianus
ditahbiskan sebagai imam
dan pada tahun 249
sebagai uskup. Penuh
semangat Uskup Siprianus
membesarkan hati Paus
Kornelius dengan
mengingatkannya bahwa
selama masa
penganiayaan yang sedang
berlangsung di Roma itu, tidak ada seorang umat
Kristiani pun yang mengingkari imannya. Tulisan-
tulisan St. Siprianus menjelaskan tentang kasih yang
harus dimiliki umat Kristiani bagi persatuan Gereja.
Kasih ini haruslah juga diperuntukkan bagi paus,
para uskup serta para imam, baik di keuskupan-
keuskupan maupun di paroki-paroki. Siprianus juga
menulis sebuah thesis tentang persatuan Gereja.
Topik yang diangkatnya itu tetap menjadi topik
penting di sepanjang masa, termasuk masa
sekarang.
532
Paus Santo Kornelius wafat dalam
pengasingan di pelabuhan Roma pada bulan
September tahun 253. Oleh sebab ia harus
menanggung penderitaan yang luar biasa sebagai
seorang paus, maka ia dinyatakan sebagai martir.
Santo Siprianus wafat lima tahun kemudian dalam
masa penganiayaan Valerianus. Ia dipenggal
kepalanya di Kartago pada tanggal 14 September
258. Pesta kedua orang kudus ini dirayakan
bersama-sama untuk mengingatkan kita akan
pentingnya persatuan Gereja. Persatuan Gereja
yaitu tanda kehadiran Yesus yang yaitu Kepala
Gereja.
P: 16 September
SANTO KOSMAS & SANTO DAMIANUS (†
303)
Kedua martir ini yaitu sepasang saudara
kembar dari Siria yang hidup pada abad keempat.
Mereka berdua merupakan
siswa-siswa yang sangat
terkenal dalam bidang ilmu
pengetahuan dan keduanya
menjadi dokter yang hebat.
Kosmas dan Damianus
memandang setiap pasien
sebagai saudara dan
saudari dalam Kristus.
sebab itu, mereka
memberikan perhatian
besar kepada mereka
semua dan melakukan yang
terbaik dengan segenap
kemampuan mereka.
Betapa pun banyaknya
533
perhatian yang harus mereka curahkan terhadap
seorang pasien, baik Kosmas maupun Damianus,
tidak pernah menerima uang sebagai imbalan atas
pelayanan mereka. Sebab itu, mereka diberi nama
julukan dalam bahasa Yunani artinya “tanpa uang
sepeser pun”.
Setiap ada kesempatan, kedua orang kudus
ini akan bercerita kepada para pasiennya tentang
Yesus Kristus, Putra Allah. Orang banyak menyukai
kedua dokter kembar ini, sebab nya dengan senang
hati mereka mendengarkan. Kosmas dan Damianus
seringkali memulihkan kesehatan, baik jiwa maupun
raga, para pasien yang 534ating mohon bantuan
mereka. saat penganiayaan oleh Kaisar Diocletian
terhadap umat Kristiani dimulai di kota mereka,
kedua dokter ini segera ditangkap. Tak pernah sekali
pun mereka berusaha menyembunyikan cinta
mereka yang begitu besar terhadap iman Kristiani
mereka. Mereka disiksa dan dianiaya, namun tak ada
yang dapat memaksa mereka untuk mengingkari
iman mereka kepada Kristus. Mereka hidup bagi Dia
dan menarik begitu banyak orang kepada cinta-Nya.
Jadi, pada akhirnya, mereka berdua dijatuhi
hukuman mati pada tahun 303.
Kosmas dan Damianus (303), dokter dan
martir di Kyros (Siria); pelindung para dokter
dan apoteker; L: alat-alat kedokteran; P: 26
September
KRESENTIA HOESS (1682-1744)
Gadis miskin ini hanya diterima dalam biara,
sebab desakan walikota Kaufbeuren Jerman yang
Protestan. Pembesarnya sangat jengkel, kejam dan
tidak adil terhadap suster muda ini, walaupun
Kresentia sangat sabar dan taat. Ia menerima
banyak rahmat khusus sesudah menjalani aneka
534
godaan. saat menjadi pembesar ia memperbaharui
seluruh biara.
P: 6 April
KRESZENZ (abad ke-1)
yaitu murid Santo Paulus (2 Tim 4, 10). A:
yang berkembang; P: 27 Juni
KRISANTUS dan DARIA († 283)
sebab Krisantus beriman Kristen, ayahnya
ingin memurtadkannya dengan bantuan seorang
imam wanita kafir bernama Daria. Akan namun
diceritakan, bahwa keduanya justru jatuh cinta, lalu
bersama-sama mentobatkan banyak orang. Akhirnya
mereka ditangkap dan dikubur hidup-hidup di Roma.
P: 25 Oktober
KRISOGONUS (abad ke-4)
yaitu guru Santa Anastasia, imam dan
martir di Roma.
P: 24 Nopember
KRISPINA († 304)
Ibu yang kaya di Tebaste Afrika Utara ini
dianiaya dan dihina sebab tidak mau murtad.
P: 9 Juni
KRISTIAN († 1145)
535
Rahib Sistersien di Perancis ini dikaruniai
banyak penglihatan dan hidup suci.
A: yang mengikuti Kristus; P: 27 Juli
KRISTIAN († 1245)
yaitu misionaris suku bangsa Preussen
Jerman dan uskup pertama Kulm. Ia mendirikan
banya gereja dan menginjilkan daerah yang luas.
Selama enam tahun Kristian ditahan oleh seorang
kafir.
B: Kris; P: 4 Desember
KRISTIANA (abad ke-4)
Diangkut menjadi tawanan perang ke Georgia
(Soviet Selatan). Ia mentobatkan rakyat dan raja
melalui ajaran, mukjijat dan keutamaannya.
B: Nina, Nania; P: 15 Desember
KRITINA (1435-1456)
yaitu janda muda di Spoleto Italia yang
bertobat dan bermatiraga keras sebab kemewahan
duniawi yang telah dinikmatinya.
P: 13 Februari
KRISTOFERUS BUXTON (1588)
Menemui ajalnya sesudah digantung di
Canterbury (Inggris) sebab mengakui iman Katolik.
P: 1 Oktober
KRISTOFORUS (ABAD KE-4)
536
yaitu penginjil dan martir di Asia Kecil.
Menurut kisah kuno, sebelum dibaptis Kristoforus
hanya mau mengabdi kepada yang paling kuat.
namun ia melihat, bahwa tentara dan raja yang
gagah pun takut akan setan. Maka ia mengabdi
setan. Suatu saat ia bepergian bersama setan. Di
tengah jalan setan gemetar sewaktu melihat salib.
Kristoforus jengkel dan meninggalka dinas pada
setan. Kemudian ia mendirikan pondok kecil di
pinggir sungai dan membantu orang yang mau
menyeberang. Sebab, sungai itu tidak jinak, lagi
pula deras; sedangkan Kristoforus tinggi besar dan
kuat badannya.
Suatu hari ia kedatangan seorang anak kecil
yang minta diseberangkan. Ia mengangkat bocah itu
dan memanggulnya. namun sesampai di tengah
sungai, anak itu begitu berat seakan-akan seluruh
bumi menekan bahu Kristoforus. Ia tak dapat
meneruskan penyeberangannya dan anak itu pun
berkata: “Akulah Jesus, Tuhan semesta alam dan
Raja yang paling kuat.” Dengan gembira Kristoforus
percaya akan Jesus dan menjadi pengikutNya yang
setia. sebab Kristoforus menjadi ‘pembawa
Kristus’ (itulah arti namanya), maka ia dihormati
sebagai santo pelindung lalu lintas, susaha aman.
B: Kristobal, Tobal; P: 24 Juli.
KUNIGUNDE (980-1033)
yaitu permaisuri Kaisar Heinrich II dari
Jerman. Ia menjadi suster biasa sesudah suaminya
meninggal. Pada suatu hari ia menampar abbas
biara (yang yaitu keponakannya) sebab enak-
enak makan sewaktu suster lain sedang berdoa.
Tamparan jarinya selamanya membekas pada pipi
537
abbas itu. Ia dihormati sebagai santa pelindung
anak-anak yang sakit keras.
P: 3 Maret dan atau 13 Juli
L
LADISLAUS I (1040-1095)
Berhasil mempertahankan dan
mempersatukan kerajaannya. Raja Hungaria yang
adil dan jujur ini sangat memajukan agama Katolik.
B: Ladislas, Laszlo; P: 27 Juni
LAMBERTUS (635-705)
Uskup Maastricht (Belanda) yang sangat aktif
dalam penginjilan di Brabant ini dibunuh sebab
nafsu balas dendam seorang bangsawan.
L: seorang uskup yang berlutut dan ditusuk
tombak; P: 18 September
538
LANCELOT atau ANDREAS AVELLINO
(1521-1612)
sesudah ditahbiskan imam, ia bekerja dalam
pengadilan gerejani di Napoli Italia. Walaupun
ditugaskan dan telah bekerja mati-matian, namun ia
tidak berhasil menertibkan suatu biara suster-suster
yang brengsek. Maka Lancelot kemudian
memutuskan masuk Ordo Teatian. Ia menjadi
pengkotbah dan bapa pengakuan yang termasyur. Ia
diminta Santo Karolus Boromeus ikut
memperbaharui hidup Kristiani dalam keuskupan
Milano.
P: 10 Nopember
LANDRIKUS atau LANDRI († 730)
Ialah putera Santo Madelgarius yang menjadi
abbas dan uskup misionaris di Belgia.
P: 17 April
LAUDUS († 568)
Uskup ini dengan penuh semangat merasul
dan beramal di Perancis.
A: pujian (L); B: Laudo, Laud, Lo; P: 22
September
SANTO LAURENTIUS († 10 Agustus 258)
Jika kita sedang merasa uring-uringan terhadap sesuatu
yang mengganggu kita, baiklah kita mohon bantuan St.
Laurensius agar ia mendoakan kita dan membantu kita
539
agar tetap sabar dalam menanggung pencobaan. Siapakah
St. Laurensius?
Laurensius hidup pada abad ketiga. Ia yaitu
salah seorang dari ketujuh Diakon Roma di bawah
Paus Santo Sixtus II . Mereka bertugas untuk
memberikan bantuan kepada fakir miskin. Pada
masa itu, umat Kristiani mengalami penganiayaan
hebat dalam pemerintahan Kaisar Valerian. Kaisar
memerintahkan agar Paus St. Sixtus II beserta
keenam diakon lainnya dijatuhi hukuman penggal,
sehingga tinggallah Laurensius seorang diri.
Sementara Paus digiring ke tempat hukuman mati,
Laurensius mengikutinya sambil menangis, “Bapa,
mengapa engkau pergi meninggalkan aku?” Paus
menjawabnya, “Aku tidak meninggalkan engkau,
anakku. Tiga hari lagi engkau akan bersamaku.”
Laurensius amat gembira sebab ia juga akan
diperbolehkan menerima piala kemartiran.
Laurensius membagi-bagikan semua uang yang
masih ada padanya kepada mereka yang
membutuhkan. Ia bahkan juga menjual bejana-
bejana berharga milik
Gereja dan membagikan
uangnya kepada mereka
yang miskin papa.
Cornelius
Saecularis, yang pada
waktu itu menjabat
sebagai penguasa Roma,
mengira bahwa Gereja
menyimpan suatu harta
karun yang tersembunyi.
Maka Cornelius memanggil
Laurensius dan berkata
kepadanya, “Aku tahu
540
bahwa menurut ajaran kalian, kalian harus
menyerahkan kepada kaisar segala milik kaisar.
Allah-mu tidak membawa uang ke dunia saat Ia
datang, Ia hanya membawa ajaran-Nya. Jadi,
berikanlah



.jpg)
