Januari
MARKIANUS dan MARTIRIOS († 358)
Kedua notaries ini dibunuh oleh penganut
bidaah Arius dalam perjalanan pulang ke
Kontantinopel dari tempat pembuangan bersama
uskup mereka.
P: 25 Oktober
SANTO MARKUS PENGINJIL (abad ke-1)
Markus hidup pada jaman Yesus. Ia bukan
salah seorang dari kedua belas rasul Kristus,
melainkan saudara sepupu Santo Barnabas, rasul.
Markus menjadi terkenal sebab ia menulis satu dari
keempat Injil. Sebab itu ia disebut pengarang Injil.
Injil Markus cukup singkat, namun memberi banyak
keterangan terperinci yang tidak ada dalam Injil
lainnya. saat masih muda, Markus pergi bersama
dua rasul besar, Paulus dan Barnabas, dalam suatu
perjalanan kerasulan untuk mewartakan ajaran
Yesus pada bangsa-bangsa lain. namun , sebelum
perjalanan berakhir, tampaknya Markus berselisih
632
dengan St. Paulus. Markus mendadak kembali ke
Yerusalem. Paulus dan Markus akhirnya dapat
mengatasi perselisihan mereka. Malahan, dari
penjara di Roma,
Paulus menulis agar
Markus datang untuk
menghibur serta
membantunya.
Markus juga
menjadi murid
kesayangan Santo
Petrus, paus pertama.
Santo Petrus
menyebut Santo
Markus sebagai
“anakku.” sebab itu,
sebagian orang
beranggapan bahwa
Petrus hendak
mengatakan bahwa dialah yang membaptis Markus.
Markus ditahbiskan sebagai uskup dan diutus ke
Alexandria, Mesir. Di sana ia mempertobatkan
banyak orang. Ia bekerja keras untuk mewartakan
kasih bagi Yesus dan Gereja-Nya. Menurut tradisi ia
harus mengalami penderitaan yang panjang serta
menyakitkan sebelum ia wafat. Reliqui Santo Markus
dibawa ke Venesia, Italia pada tahun 829, dan
dimakam kembali di Katedral San Marco (Santo
Markus). Ia diangkat sebagai santo pelindung kota
Venesia. Peziarah pergi ke Basilika Santo Markus
yang indah untuk menghormatinya serta mohon
bantuan doanya.
(Yohanes) Markus (abad ke-1), pembantu
Santo Rasul Petrus, Santo Paulus dan Santo
Barnabas, pengarang Injil. Ia dihormati sebagai
santo pelindung sekretaris dan notaries, serta
633
pelindung kota Venesia; B: Marco, Mark; L:
seekor singa; P: 25 April.
MARKUS ST JEPINAC, MELCHIOR GRODECZ
SJ, STEPHAN PONGRACZ SJ († 1619)
Didera oleh tentara Kalivinis Siebenbuergen
di Kascahau (Hungaria) sampai mati, sebab tetap
beriman Katolik.
P: 19 Januari
MARO († 433)
Menjadi pertapa dan pembina rahib di Siria.
Salah seorang muridnya ialah Santo Yohanes
Krisostomos. Di atas makam Maro didirikan biara
yang termasyur, yang kemudian menjadi benteng
pembela iman yang benar. Umat Maronit di Libanon
menghormati Santo Maro sebagai patrik yang
utama.
P: 14 Februari
MARO, EUTIKES dan VIKTORINUS (abad
ke-1)
yaitu tiga budak belian yang mati syahid di
Roma.
P: 15 April
SANTO MARSELINUS dan SANTO PETRUS
Kedua orang kudus ini namanya dicantumkan
dalam Doa Syukur Agung Pertama Misa Kudus.
Mereka secara luas dihormati dan dimohon bantuan
doanya oleh umat Kristiani perdana. Pesta kedua
martir ini tertera dalam kalender para kudus Roma
oleh Paus Vigilius pada tahun 555. Marselinus yaitu
seorang imam dan Petrus melayani Marselinus
634
dalam pelayanan sang imam. Keduanya amat gagah
berani dalam mempraktekkan iman Kristiani mereka.
Mereka melayani komunitas Kristiani dengan
pengurbanan diri yang besar.
Pada masa
penganiayaan oleh
Diocletian, banyak umat
Kristiani dibunuh. Termasuk
di antaranya yaitu kedua
orang ini; mereka dipenggal
kepalanya. namun , agaknya
sebelum dibunuh mereka
dipaksa untuk menggali
liang kubur mereka sendiri.
Mereka dibawa ke suatu
lokasi rahasia untuk
melaksanakan tugas berat
ini . Lokasi itu yaitu
sebuah hutan yang disebut
Silva Nigra. Beberapa
waktu kemudian, kubur
mereka ditemukan di
tempat terpencil ini .
Algojo yang membunuh mereka pada akhirnya
bertobat dan menjadi seorang Kristiani. Ia
menghantar umat Kristiani ke sisa-sisa jenazah
kedua orang kudus itu, yang kemudian dimakamkan
kembali dalam katakomba Santo Tiberius. Paus
Gregorius IV mengirimkan sebagian dari relikui
mereka ke Frankfurt, Jerman pada tahun 827. Sri
Paus yakin bahwa relikui kedua orang martir ini akan
mendatangkan berkat bagi Gereja di negeri itu.
635
SANTA MARTA
Marta yaitu saudari Maria dan Lazarus.
Mereka tinggal di sebuah kota kecil bernama
Betania, dekat
Yerusalem. Ketiga
bersaudara itu
yaitu sahabat-
sahabat Yesus.
Yesus seringkali
datang
mengunjungi
mereka.
Sesungguhnya,
dalam Injil
dikatakan: “Yesus
mengasihi Marta,
dan saudaranya
Maria dan Lazarus.” Marta dengan senang hati
melayani Yesus jika Ia datang mengunjungi
mereka. Suatu hari, Marta sedang menyiapkan
makanan bagi Yesus dan para murid-Nya. Marta
yakin bahwa tugasnya akan lebih ringan jika
saudarinya datang membantu. Ia melihat Maria
duduk tenang dekat kaki Yesus, asyik mendengarkan
Dia. “Tuhan, suruhlah dia membantu aku,” pinta
Marta kepada Yesus. Yesus amat senang dengan
semua layanan kasih sayang Marta. namun , Ia ingin
Marta tahu bahwa mendengarkan Sabda Tuhan dan
berdoa jauh lebih penting. Jadi dengan lembut Yesus
berkata kepadanya, “Marta, Marta engkau khawatir
akan banyak hal, namun hanya satu saja yang perlu.
Maria telah memilih bagian yang terbaik.”
Iman Marta yang mendalam kepada Yesus
tampak nyata saat saudaranya, Lazarus,
meninggal. Begitu ia mendengar bahwa Yesus
636
sedang dalam perjalanan menuju Betania, Marta
pergi menyongsong-Nya. Ia percaya kepada Yesus
dan dengan terus terang berkata: “Tuhan, sekiranya
Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.”
Kemudian Yesus mengatakan kepadanya bahwa
Lazarus akan bangkit. Kata-Nya, “Barangsiapa
percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia
sudah mati. Percayakah engkau akan hal ini?" Dan
Marta menjawab, “Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa
Engkau-lah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan
datang ke dalam dunia.” Yesus mengadakan suatu
mukjizat besar dengan membangkitkan Lazarus dari
antara orang mati! Sesudah kejadian itu, Yesus
datang lagi dan makan bersama dengan Lazarus,
Marta dan Maria. Seperti biasanya, Marta melayani
mereka. Namun demikian, kali ini Marta melayani
dengan sikap yang lebih tulus serta penuh kasih. Ia
melayani dengan hati yang penuh sukacita. Santa
Marta diperingati setiap tanggal 29 Juli.
MARTA WANG († 1861)
yaitu seorang janda Tionghoa yang
menolong orang-orang beriman dalam penjara,
khususnya dua seminaris Yosef Tsang dan Paul
Tsang di Tsin-gai.
P: 29 Juli
SANTO PAUS MARTIN I († 655)
Paus terakhir yang dihormati sebagai martir
ini mengutuk bidaah Menoteletisme (hanya satu
kemauan dalam Kristus) dan dua dekrit kaisar yang
mendukung bidaah itu. Akibatnya, kaisar
memerintahkan bawahannya menangkap paus yang
sudah tua dan sakit itu. Martin diusung di atas
637
pembaringan dari Roma ke Kontantinopel dan
dibuang ke Rusia Selatan. Ia wafat di pengasingan
sesudah ditinggalkan oleh teman-temannya.
P: 13 April
MARTINA († 226)
yaitu perawan dan martir yang berasal dari
keluarga bangsawan di Roma.
P: 23 Januari
SANTO MARTINUS de PORRES OP (1579-3
November 1639)
Martinus dilahirkan di Lima, Peru pada tahun
1579. Ayahnya seorang bangsawan Spanyol. Ibunya
seorang budak yang telah
dibebaskan dari Panama.
Ayah Martinus pada
mulanya menelantarkan
Martinus bersama ibu dan
saudarinya di Peru. Mereka
amat sangat miskin.
Martinus tumbuh menjadi
seorang pemuda yang baik
serta saleh. Ia belajar usaha
pangkas rambut. Ia juga
belajar cara mengobati
berbagai macam penyakit
sesuai dengan pengobatan
pada masa itu. Pada akhirnya, ayah Martinus
memutuskan untuk memperhatikan pendidikan
puteranya. namun , Martinus telah bertekad untuk
mempersembahkan hidupnya kepada Tuhan sebagai
seorang Frater Dominikan. Segera saja Frater
Martinus membuktikan bahwa ia seorang religius
638
yang luar biasa. Tidak seorang pun yang lebih
lembut hati atau lebih taat atau lebih kudus
dibandingkan nya. Tidak lama kemudian, ia mulai
mengadakan mukjizat juga! Ia menyembuhkan
begitu banyak orang sakit hingga semua orang di
kota Lima akan datang kepada Frater Martin jika
ada sanak atau keluarga mereka yang sakit. Frater
Martinus menyambut mereka semua, tidak peduli
mereka berkulit hitam atau pun putih, semua sama
baginya. Ia mengasihi semua orang sebagai saudara
serta saudarinya dalam Kristus. Sejumlah besar
uang dipercayakan kepada Frater yang baik hati
serta penuh cinta kasih ini untuk karya amal
kasihnya.
Bahkan hewan-hewan pun tidak luput dari
perhatian serta cinta kasih santo yang lembut hati
ini. Ia mengijinkan tikus-tikus berkeliaran dengan
berkata, “Makhluk-makhluk kecil yang malang ini
tidak punya cukup makanan.” Di rumah saudarinya,
Martinus menyediakan sebuah “rumah bagi para
kucing serta anjing pengembara.” Meskipun ia
menjadi seorang yang amat terkenal di Lima, Santo
Martinus selalu rendah hati dan menganggap dirinya
tidak berarti. Malahan, nama yang diberikan kepada
dirinya sendiri yaitu “Frater Sapu.” Martinus wafat
pada tanggal 3 November 1639. Jenazah orang
kudus yang dikasihi ini dihantar ke tempat
pemakaman oleh para uskup serta para bangsawan.
Mereka semua ingin menyampaikan rasa hormat
mereka kepada frater yang rendah hati serta kudus
ini. Santo Martinus dinyatakan kudus oleh Paus
Yohanes XXIII pada tahun 1962.
L: seorang bruder mulato; P: 3 Nopember
639
SANTO MARTINUS dari TOURS (315-397)
Santo Martinus dilahirkan di Sabaria,
Hungaria pada tahun 315. Ayahnya seorang perwira
Romawi. Tidak seorang
pun dari kedua
orangtuanya yang
beragama Kristen, namun
Martinus merasakan
adanya panggilan yang
kuat dari lubuk hatinya
untuk menjadi pengikut
Kristus. Pernah suatu hari
saat usianya sepuluh
tahun, Martinus diam-
diam pergi dari
rumahnya dan mengetuk
pintu sebuah gereja
Katolik. Dia belajar iman
Katolik secara sembunyi-
sembunyi susaha ia bisa
dibaptis. saat berusia 15 tahun, Martinus dipaksa
masuk angkatan bersenjata Romawi, padahal
Martinus tidak suka orang saling membunuh dalam
peperangan.
Suatu malam di musim dingin, Martinus
berjumpa dengan seorang pengemis berpakaian
compang-camping yang menggigil kedinginan.
Martinus menghentikan kudanya dan melepaskan
mantol wol-nya yang indah. Dengan pedangnya Ia
menyobek mantolnya itu menjadi dua bagian dan
kemudian memberikan yang sebagian kepada si
pengemis yang segera menerimanya dengan
gembira. Malam itu Martinus bermimpi. Dalam
mimpinya Yesus mengenakan belahan mantolnya
yang ia berikan kepada si pengemis! Yesus berkata
640
kepada para malaikat dan para kudus yang
mengelilinginya kataNya, "Lihat mantol yang
diberikan Martinus kepadaKu, padahal ia masih
seorang katekumen (= pengikut pelajaran agama
Katolik) dan belum dibaptis!" saat Martinus
bangun, ia segera mohon dibaptis. Martinus
mengundurkan diri dari dinas ketentaraan, sebab
katanya, "Aku ini laskar Kristus, sebab itu tidak
patut aku berperang." Santo Martinus kemudian
menjadi seorang imam dan seorang uskup yang
hebat. Ia senantiasa membagikan cinta kasihnya
yang besar kepada siapa saja. saat Santo Martinus
wafat di Tours, Perancis, pada tahun 397, ia
dimakamkan di Pemakaman Kaum Miskin. Pestanya
dirayakan tanggal 11 November.
Martinus de Tours (315-397), biarawan dan
uskup; lahir di Sabaria (Hungaria) dan
meninggal di Tours (Perancis). L: seorang
perwira Romawi menunggang kuda, membagi
dua mantelnya dan memberikannya sebagian
kepada seorang pengemis.
SANTO MATIAS RASUL
Santo Matias yaitu salah seorang dari
ketujuh puluh dua murid Kristus. Ia menjadi
pengikut Kristus sejak Kristus tampil di hadapan
orang banyak. Santo Petrus meminta keseratus dua
puluh murid untuk bersekutu dalam doa guna
memilih seorang rasul untuk menggantikan Yudas.
Hal ini amatlah penting sebab calon yang terpilih
nantinya akan menduduki jabatan uskup, sama
seperti para rasul lainnya. Petrus mengatakan bahwa
calon haruslah orang yang senantiasa bersama
Yesus sejak dari pembaptisan-Nya di Sungai Yordan
hingga kebangkitan-Nya.
641
Bab pertama dalam Kisah Para Rasul
mengisahkan bahwa para murid mengusulkan dua
nama. Yang satu Matias, dan yang
lain Yusuf, yang disebut juga
Barsabas atau Yustus. Keduanya,
baik Matias maupun Yusuf, amat
dihormati oleh para pengikut
Kristus. Jadi, sekarang mereka
memiliki dua calon untuk
menggantikan Yudas; padahal
mereka hanya membutuhkan
seorang saja. Jika demikian, apa
yang harus dilakukan? Sederhana
saja. Mereka berdoa dan
membuang undi. Matias-lah yang
terpilih.
Santo Matias yaitu
seorang rasul yang amat baik. Ia
mewartakan Kabar Gembira di
wilayah Yudea. Kemudian, ia
melanjutkan perjalanannya ke
Cappadocia (sekarang Turki).
Banyak orang mendengarkan Matias. Mereka
percaya akan pesannya yang mengagumkan. Para
musuh Kristus amat geram melihat orang banyak
mendengarkan Matias. Mereka berusaha
menghentikannya. Akhirnya, Matias wafat sebagai
martir.
SANTA MATILDA (895-968)
Santa Matilda dilahirkan sekitar tahun 895,
sebagai putri dari seorang bangsawan Jerman.
saat masih muda usianya, orangtuanya telah
mengatur pernikahan baginya dengan seorang
bangsawan bernama Henry. Segera sesudah mereka
642
menikah, Henry menjadi raja Jerman. Sebagai ratu,
Matilda hidup sederhana dengan meluangkan banyak
waktu untuk berdoa. Setiap
orang yang melihatnya akan
melihat bagaimana lemah
lembut serta baik hatinya ia.
Ia berperan lebih sebagai
ibu dibandingkan sebagai ratu.
Ratu suka mengunjungi
serta menghibur mereka
yang sakit. Ia menolong
orang-orang di penjara.
Matilda tidak mau
memanjakan dirinya oleh
sebab kedudukannya,
melainkan ia berusaha
untuk memberikan
pertolongan kepada mereka
yang membutuhkan. Raja
Henry menyadari bahwa
isterinya yaitu seorang
yang luar biasa. Berulangkali dikatakan raja kepada
isterinya bahwa ia menjadi orang yang lebih baik
serta menjadi raja yang lebih baik oleh sebab
Matilda yaitu isterinya. Walaupun perkawinan
mereka direncanakan oleh orangtua mereka, namun
Henry dan Matilda saling mengasihi satu sama lain.
Matilda diberi kebebasan mempergunakan
kekayaan kerajaan untuk karya belas kasihnya dan
Henry tidak pernah mempertanyakannya.
Sebaliknya, raja menjadi lebih sadar akan kebutuhan
rakyatnya. Raja sadar bahwa dengan kedudukannya,
ia memiliki kuasa untuk meringankan beban
penderitaan rakyat. Pasangan ini hidup
berbahagia selama duapuluh tiga tahun. Kemudian
Raja Henry meninggal dunia secara tiba-tiba pada
643
tahun 936. Ratu merasa teramat sedih atas
kepergian suaminya. Ia kemudian memutuskan
untuk hidup bagi Tuhan saja. Demikianlah ratu
meminta imam untuk mempersembahkan Misa bagi
keselamatan jiwa Raja Henry. Lalu ratu memberikan
seluruh perhiasan yang dikenakannya kepada imam.
Dengan berbuat demikian, ia hendak menunjukkan
tekadnya untuk sejak saat itu meninggalkan segala
urusan duniawi.
Meskipun ia seorang kudus, Matilda juga
melakukan suatu kesalahan besar. Ia lebih berpihak
kepada puteranya, Henry, dibandingkan puteranya yang
lain, Otto, dalam perjuangan mereka
memperebutkan tahta kerajaan. Ia menyesal telah
melakukan kesalahan seperti itu. Ia berusaha
memperbaiki kesalahannya dengan menerima tanpa
berkeluh-kesah segala penderitaan yang harus
ditanggungnya. sesudah tahun-tahun dilewatinya
dengan melakukan karya belas kasih dan silih, Santa
Matilda wafat dengan tenang pada tahun 968. Ia
dimakamkan disamping suaminya.
SANTO MATIUS RASUL
Matius yaitu seorang pemungut cukai di
kota Kapernaum, kota di mana Yesus tinggal. Matius
seorang Yahudi, namun ia bekerja untuk kepentingan
bangsa Romawi yang menjajah bangsa Yahudi. Oleh
sebab itu, orang-orang sebangsanya tidak menyukai
Matius. Mereka tidak mau berhubungan dengan
“orang-orang berdosa” seperti Matius si pemungut
cukai.
Namun, Yesus tidak berpikir demikian
terhadap Matius. Suatu hari, Yesus melihat Matius
duduk di rumah cukai dan Ia berkata, “Ikutlah Aku.”
Sesaat itu juga Matius meninggalkan uang serta
644
jabatannya untuk mengikuti Yesus. Yesus kelihatan
demikian kudus dan bagaikan seorang raja. Matius
mengadakan suatu
perjamuan besar bagi-
Nya. Ia mengundang
teman-teman lain yang
seperti dirinya untuk
bertemu dengan Yesus
serta mendengarkan
pengajaran-Nya.
Sebagian orang Yahudi
menyalahkan Yesus
sebab makan bersama
dengan oang-orang yang
mereka anggap orang
berdosa. namun , Yesus
sudah siap dengan suatu
jawaban. “Bukan orang
sehat yang memerlukan
tabib, namun orang sakit.
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar,
melainkan orang berdosa."
saat Yesus kembali ke surga, Santo Matius
tinggal di Palestina. Ia tetap tinggal di sana
beberapa waktu lamanya untuk mewartakan Kristus.
Kita mengenal Injil Matius, yang yaitu kisah Yesus
serta ajaran-ajaran-Nya. St. Matius mewartakan
Yesus kepada kaum sebangsanya. Kristus yaitu
Mesias yang dinubuatkan para nabi akan datang
untuk menyelamatkan kita. sesudah mewartakan Injil
kepada banyak orang, hidup St. Matius berakhir
sebagai seorang martir iman yang jaya.
Mateus (abad ke-1), Rasul dan pengarang Injil;
pelindung pegawai pajak dan bea cukai. A:
karunia Tuhan (H); L: manusia bersayap; P: 21
September
645
SANTA MAURA († 850)
Puteri bangsawan di Troyes (Perancis) ini
hidup sederhana, banyak berdoa dan bermatiraga
sambil menjahit pakaian untuk ibadat. Ia dihormati
sebagai santa pelindung para pencuci.
P: 21 September
SANTO MAURITIUS († 302)
Perwira tinggi angkatan perang Romawi yang
merasal dari Thebais (Mesir) ini bersama banyak
tentara Kristen lain dihukum mati si ‘ St Moritz’
(Swiss). Ia dihormati sebagai santo pelindung
perwira tentara.
P: 22 September
MAURUS OSB (abad ke-6)
Di kala remaja menjadi murid dan pembantu
Santo Benediktus. Kelak ia menggantikannya
sebagai abbas di Subiaco.
P: 15 Januari
SANTO MAXIMINIUS († 347)
Maximinius yaitu seorang uskup yang hidup
pada abad keempat. Konon ia dilahirkan di Poitiers,
Perancis. Sebagai seorang pemuda, ia mendengar
mengenai seorang uskup yang kudus di Trier, di
Gaul. Ia pergi ke kota Trier dan menjadi murid St
Agritius. Uskup yang kudus ini memastikan bahwa
Maximinius mendapatkan pendidikan yang seksama.
sesudah beberapa tahun masa belajar dan persiapan,
Maximinius ditahbiskan menjadi iman dan kemudian
ditahbiskan menjadi uskup. Ia diserahi Keuskupan
Trier. Uskup Agritius amat bersukacita. Ia tahu
646
bahwa umatnya akan memiliki seorang uskup yang
mengagumkan.
Maximinius hidup pada masa-masa heboh.
saat St Atanasius dari Alexandria , Mesir, dibuang
ke pengasingan di Trier, St Maximinius yang
menyambutnya. Ia melakukan segala yang dapat
dilakukan demi menolong Atanasius dan menjadikan
masa pengasingannya sedikit lebih ringan. Seorang
uskup lain yang gagah berani pada masa itu, St
Paulus, Uskup Konstantinopel, juga dilindungi oleh
St Maximinius dari murka Kaisar Konstantius. St
Atanasius menulis bahwa Uskup Maximinius seorang
yang gagah berani dan kudus. Ia mengatakan bahwa
Maximinius bahkan terkenal sebagai seorang pekerja
ajaib. Meski diyakini bahwa Uskup Maximinius
banyak menulis, namun karya-karyanya telah
hilang. Yang tinggal yaitu kenangan akan
dedikasinya kepada Yesus dan kepada Gereja. Sebab
ia seorang yang agung, ia siap sedia berdiri teguh
melawan mereka yang menganiaya Gereja. Ia siap
sedia pula melindungi para uskup yang gagah berani
yang mengalami penganiayaan akibat intrik-intrik
politik. Maximinius tak gentar membahayakan diri,
meski itu berarti kehilangan kedudukan atau bahkan
nyawa, jika perlu. Ia wafat sekitar tahun 347.
P: 29 Mei
SANTO MAXIMILIANUS MARIA KOLBE OFM
(1894-14 Agustus 1941)
Raymond Kolbe dilahirkan di Polandia pada
tahun 1894. Ia bergabung dengan Ordo Fransiskan
pada tahun 1907 dan memilih nama seperti kita
mengenalnya sekarang: Maximilianus. Maximilianus
amat mencintai panggilannya dan secara istimewa
ia mencintai Santa Perawan Maria. Ia
647
menambahkan nama “Maria” pada namanya saat
ia mengucapkan kaul agungnya pada tahun 1914.
Pastor Maximilianus Maria yakin bahwa dunia abad
keduapuluh membutuhkan Bunda Surgawi mereka
untuk membimbing serta melindunginya. Ia
mempergunakan media cetak agar Maria lebih
dikenal luas. Ia bersama
dengan teman-teman
Fransiskannya menerbitkan
bulletin yang terbit dua bulan
sekali yang segera saja
tersebar dan dibaca orang di
seluruh dunia.
Bunda Allah
memberkati karya Pastor
Maximilianus Kolbe. Ia
membangun sebuah biara
besar di Polandia. Biara
ini dinamainya “Kota
Immaculata”. Pada tahun
1938, delapan ratus biarawan
Fransiskan tinggal serta
berkarya di sana untuk
mewartakan kasih sayang Maria. Pastor Kolbe juga
membangun sebuah Kota Immaculata di Nagasaki,
Jepang. Dan sebuah lagi dibangunnya di India. Pada
tahun 1938, Nazi menyerbu Kota Immaculata
Polandia. Mereka menghentikan karya
mengagumkan yang berlangsung di sana. Pada
tahun 1941, kaum Nazi menangkap Pastor Kolbe.
Mereka menjatuhkan hukuman kerja paksa di
Auschwitz. Pastor Kolbe telah berada di Auschwitz
selama tiga bulan lamanya saat seorang tahanan
berhasil melarikan diri. Para Nazi menghukum
tahanan yang tersisa oleh sebab tahanan yang
melarikan diri ini . Mereka memilih secara acak
648
sepuluh orang tahanan untuk dihukum mati dalam
bunker kelaparan. Seluruh tahanan berdiri tegang
sementara sepuluh orang ditarik keluar dari barisan.
Seorang tahanan yang terpilih, seorang pria yang
telah menikah dan memiliki keluarga, merengek
serta memohon dengan sangat agar diampuni demi
anak-anaknya. Pastor Kolbe, yang tidak terpilih,
mendengarnya dan hatinya tergerak oleh belas
kasihan yang mendalam untuk menolong tahanan
yang menderita itu. Ia maju ke depan dan bertanya
kepada komandan apakah ia dapat menggantikan
tahanan ini . Sang komandan setuju dengan
permintaannya.
Pastor Kolbe dan para tahanan yang lain
digiring masuk ke dalam bunker kelaparan. Mereka
tetap hidup tanpa makanan atau pun air selama
beberapa hari. Satu per satu, sementara mereka
mati kelaparan, Pastor Kolbe menolong serta
menghibur mereka. Ia yang terakhir meninggal.
Suatu suntikan carbolic acid mempercepat
kematiannya pada tanggal 14 Agustus 1941.
Dibeatifikasi pada tanggal 17 Oktober 1971. Ia
dinyatakan kudus dan martir oleh Paus Yohanes
Paulus II pada tahun 1982, dan dipestakan pada
tanggal yang sama.
“Kebencian bukanlah kekuatan yang membangun. Hanya
kasih merupakan kekuatan yang membangun.” ~ St.
Maximilianus Kolbe
MAXIMILIANUS († 295)
Anak tentara veteran Romawi ini tidak mau
menjadi tentara, sebab taat kepada agama dan
menganggap tentara lazimnya banyak membuat
dosa. Kepada hakim ia mengatakan: “Angkatan
649
perang saya ialah angkatan perang Tuhan. Saya
tidak dapat berperang untuk kepentingan duniawi.”
Ayahnya menolak desakan hakim susaha mengubah
pandangan puteranya itu. Waktu Max diancam
hukuman mati, ia berkata lantang: “Saya tidak akan
mati. Pada saat saya meninggalkan dunia ini, saya
akan bersatu dengan Kristus Tuhanku.” Ia dipenggal
di pinggiran kota Kartago (Tunisia).
P: 12 Maret
MAXIMOS (580-662)
yaitu bekas sekretaris Negara yang
kemudian menjadi biarawan dan pembela iman
melawan bidaah yang didukung oleh kalangan
istana. Ia begitu gigih mendukung Paus Martin I,
walaupun sudah dibuang, sehingga lidah dan tangan
kanan imam yang sudah berusia 82 tahun itu
dicederai atas perintah kaisar. Maximos menulis
banyak artikel teologi, mistik dan askese untuk
membela iman yang benar, sehingga ia dijuluki
‘confessor’ (saksi).
A: yang terbesar, termulia; P: 13 Agustus
MAYOLUS (MAYEUL) (906-994)
Susaha tidak dipilih menjadi uskup, ia masuk
biara. Di biara ini ia diangkat menjadi abbas dan
memperbaharui banyak biara. Mayolus begitu saleh,
rendah hati dan pandai, sehingga hampIr saja ia
dipilih menjadi paus. namun ia memprotes keras.
P: 11 Mei
650
MECTHILDA (1241-1298)
Berasal dari Hackeborn. Guru Santa Getrud
Agung ini dikenal sebagai biarawati di Helfta
(Jerman) yang dikaruniai pengalaman mistis.
B: Matilda; P: 19 Nopember
MEINRAD († 816)
Biarawan Benediktin ini meninggalkan
biaranya untuk bertapa di pegunungan Swiss. Ia
menemui ajalnya sebab dibunuh oleh perampok.
Pertapaannya menjadi salah satu biara yang
termasyur di dunia ini; Einsiedeln – tempat jiarah
kepada Bunda Maria yang sangat dihormati oleh
Meinrad.
P: 21 januari
MELANIA (383-439)
Dimata dunia, Melania sangat beruntung
memiliki orangtua nigrat, kaya-raya dan beriman
teguh. Maka sejak kecil ia dididik secara Kristen. Ibu
ayahnya, yang bernama Melania pula (342-409),
yaitu orang kudus juga. Sesuai dengan adat-
istiadat bangsawan, Melania dinikahkan dengan
sepupunya, yaitu Pinianus, sekalipun gadis yang
baru berusia 13 tahun ini tidak setuju. Melania
mendapat banyak tentangan dari famili sebab
hidupnya yang penuh pengabdian. namun sesudah
kedua anaknya dipanggil Tuhan, orangtua Melania
dapat menerima baik, bahkan mengikuti cara
hidupnya. Mereka beramal untuk Gereja dan kaum
miskin. Kekayaan mereka dijual untuk
membebaskan ratusan budak belian.
651
saat Roma di serang tentara Visigoth,
Melania bersama suaminya mengungsi di Thagaste
(Afrika). Sebab, disana mereka memiliki tanah yang
luas. Namun mereka tidak menetap di Afrika,
melainkan pindah ke Yerusalem untuk meneruskan
karya amal. Lima tahunkemudian (432) Pinianus
dipanggil Tuhan. Lalu Melania mengumpulkan
wanita-wanita yang memiliki semangat
pengabdian di gunung Zaitun. Ia membangun dua
biara serupa di Afrika, satu untuk pria dan yang lain
untuk wanita. Sebagian besar waktunya
dipergunakan untuk menyalin artikel -artikel . Ia
menjalin hubungan baik dengan Santo Paulinus dari
Nola (masih familinya juga), Santo Agustinus dan
Santo Hieronimus. Pada tahun 439 ia merayakan
pesta Natal di Bethlehem dan seminggu kemudian
meninggal.
Melania Muda (383-439), isteri, janda dan
biarawati; lair di Roma dan meninggal di
Bethlehem. Ia dihormati sebagai pelindung
karya amal yang diselenggarakan oleh wanita
awam. B: Lanny, Melly, Nia. P: 31 Desember
Melania Tua (342-409), janda dan nenek St.
Melania Muda; lahir di Roma dan meninggal di
Yerusalem. Ia menjadi rubiah di Mesir dan
pendiri biara untuk pria dan wanita di
Yerusalem; P: 8 Juni.
SANTO MELETIUS (12 Feruari 381)
Pada abad keempat, Meletius dipanggil untuk
menggembalakan Gereja. Penganiayaan Romawi
telah usai dan Konstantinus telah mengakui
kekristenan sebagai agama yng sah pada tahun 315.
Jadi, apakah yang membuat pelayanan Meletius
begitu sulit? Awan badai berkumpul dalam Gereja.
Sebagian menganggap diri Katolik, sebagian Arian.
Bidaah Arian menyangkal bahwa Yesus yaitu
652
Tuhan. Sebagian orang mempercayai kesesatan ini
sebab hal-hal tidak begitu jelas bagi mereka pada
waktu itu.
Uskup Meletius mencintai Gereja dan setia
kepada Yesus. Ia percaya bahwa Yesus yaitu
Tuhan dan sadar bahwa Gereja harus berbicara jelas
mengenai siapa Yesus. Meletius ditahbiskan menjadi
Uskup Antiokhia pada tahun 361. Kaum Arian
menjadi berang. Selama duapuluh tahun berikutnya,
Meletius yaitu seorang uskup yang sabar dan
penuh kasih. namun hidupnya dipersulit oleh orang-
orang yang tidak menerimanya. Ia kerap harus
menyingkir ke tempat persembunyian sebab orang-
orang lain mengklaim diri sebagai uskup di
keuskupannya. namun St Meletius yaitu uskup yang
sebenarnya; dan ia akan dengan penuh kesabaran
kembali sesegera mungkin. saat Kaisar Valens
wafat pada tahun 378, kaum Arian mengakhiri
penganiayaan mereka.
Pada tahun 381 diselenggarakanlah suatu
pertemuan Gereja yang besar, yang dikenal sebagai
Konsili Konstantinopel. Para uskup hendak
membicarakan kebenaran-kebenaran penting iman
kita. Uskup Meletius membuka pertemuan-
pertemuan dalam Konsili Gereja dan memimpin
sidang. Kemudian, menjadi kesedihan semua uskup,
ia wafat di sana, di salah satu pertemuan.
Santo-santo besar seperti Yohanes
Krisostomus dan Gregorius dari Nyssa ikut ambil
bagian dalam Misa Pemakaman bersama segenap
uskup yang hadir dalam Konsili. Jemaat
Konstantinopel berbondong-bondong datang ke
gereja pula. St Gregorius dari Nyssa yang
menyampaikan homili pemakaman. Ia berbicara
mengenai seorang uskup yang lemah lembut, yang
seperti Kristus, dan yang dikasihi semua orang. Ia
653
benar; semua orang yang mencintai Gereja
mengasihi St Meletius. St Gregorius berbicara
mengenai ketenangan dan senyumnya yang hangat,
suara kebapakan dan sentuhan kasih Uskup
Meletius. Uskup kudus ini wafat pada tanggal 12
Februari 381.
MENAS († 303)
Semula yaitu penjaga unta di Mesir.
Kemudian ia menjadi perwira Romawi dan mati
sebagai saksi iman di Turki. Jenasahnya dikuburkan
di Karm Aba Mina yang sampai kini menjadi tempat
jiarah yang ramai.
P: 11 Nopember
MERKURIUS († 300)
Ia dan kawan-kawannya yaitu anggota
kesatuan tentara yang bertugas menjaga tahanan
Kristen yang dihukum mati. Merekalah tentara yang
lebih menjunjung tinggi suara hati dibandingkan perintah
atasan. Mereka bertobat berkat dorongan
keberanian iman tahanan mereka, sehingga
dipenggal bersama-sama dengan mereka di Lentini
(Italia).
P: 14 Juni
SANTO METODIUS († 14 Juni 847)
Santo Metodius hidup pada abad kesembilan.
Ia lahir dan dibesarkan di Sisilia. Metodius
mengenyam pendidikan tinggi dan ia menghendaki
jabatan yang sesuai untuknya. Sebab itu, ia
memutuskan untuk berlayar ke Konstantinopel agar
dapat memperoleh kedudukan penting di istana
654
kaisar. Dalam perjalanannya ke sana, ia bertemu
dengan seorang biarawan kudus yang berbincang
dengannya dalam suatu percakapan yang panjang
serta mendalam.
Segala pertanyaan
tentang Tuhan dan
kehidupan abadi
bermunculan dalam
benak Metodius.
Biarawan itu
membantunya sadar
bahwa guna
memperoleh sukacita
sejati dalam hidup, ia
perlu
mempersembahkan
dirinya kepada Tuhan
dalam hidup religius.
Jadi, saat Metodius tiba di Konstantinopel, ia
melewati istana dan menuju sebuah biara.
Umat Kristiani sedang menghadapi masa-
masa sulit di Konstantinopel. Sebagian berpendapat
bahwa yaitu salah memiliki gambar-gambar atau
pun ikon-ikon religius. Mereka menyangka bahwa
orang berdoa kepada gambar atau patung, dan
bukan kepada pribadi yang diwakilinya. Terjadi
pertikaian sengit dan kaisar ikut campur di
dalamnya. Ia sependapat dengan orang-orang yang
beranggapan bahwa gambar dan patung yaitu
berhala. Sebaliknya, Santo Metodius tidak
sependapat dengan kaisar. Ia paham betul mengapa
umat Kristiani membutuhkan gambar dan patung. Ia
dipilih untuk pergi ke Roma dan mohon Bapa Suci
untuk menyelesaikan persoalan. saat ia kembali,
kaisar menjatuhkan hukuman penjara selama tujuh
tahun kepadanya. Metodius menderita dalam sel
655
penjara yang gelap serta pengap, namun demikian
ia tidak patah semangat. Ia tahu bahwa Yesus akan
mempergunakan penderitaannya untuk
menyelamatkan Gereja.
Akhirnya, pada tahun 842, kaisar wafat.
Isterinya, Theodora, menggantikannya sebab
putera mereka masih bayi. Theodora memiliki
pendapat yang berbeda dari suaminya, sang kaisar.
Ia berpendapat bahwa orang seharusnya bebas
mempergunakan patung, ikon dan gambar-gambar
kudus jika mereka menghendakinya. Metodius
dan mereka yang telah lama menderita menjadi
amat gembira. Sekarang mereka telah bebas. Salah
seorang yang membuat Santo Metodius paling
menderita, dikirim ke pembuangan oleh sang ratu.
Kemudian Metodius diangkat menjadi patriarcha
(Uskup Gereja Timur) Konstantinopel. Ia amat
dikasihi umatnya. Santo Metodius menulis karya-
karya indah tentang teologi dan kehidupan rohani. Ia
juga menuliskan riwayat hidup para kudus dan juga
sajak. Metodius menjadi patriarcha selama empat
tahun, lalu wafat pada tanggal 14 Juni 847.
P: 14 Juni
SANTO METODIUS (815-6 April 885) dan
SANTO SIRILIUS 827-14 Februari 869)
dari TESALONIKA
Kedua bersaudara ini berasal dari Tesalonika,
Yunani. Metodius dilahirkan pada tahun 815 dan
Sirilus pada tahun 827. Keduanya menjadi imam dan
memiliki keinginan kudus yang sama untuk
mewartakan iman Kristiani. Mereka menjadi
misionaris untuk bangsa-bangsa Slav: Moravia,
Bohemia dan Bulgaria. Beginilah kisahnya: Pada
tahun 862, hanya tujuh tahun sebelum St. Sirilus
656
wafat, pangeran Moravia memohon agar para
misionaris diutus ke negaranya untuk mewartakan
Kabar Gembira Yesus dan Gereja-Nya. Pangeran
menambahkan satu
permohonan lagi, yaitu
para misionaris ini
hendaknya berbicara
dalam bahasa setempat.
Kedua
bersaudara, Sirilus dan
Metodius, menawarkan
diri untuk menjadi
sukarelawan dan
diterima. Mereka tahu
bahwa mereka akan
diminta untuk
meninggalkan negeri
mereka sendiri, bahasa
serta kebudayaan
mereka, demi cinta kepada Yesus. Mereka
melakukannya dengan suka hati. Sirilus dan
Metodius menciptakan abjad Slav. Mereka
menerjemahkan Kitab Suci dan liturgi Gereja ke
dalam bahasa Slav. Oleh sebab jasa mereka, rakyat
dapat menerima ajaran Kristiani dalam bahasa yang
mereka mengerti.
Pada waktu itu, sebagian orang dalam Gereja
tidak setuju dengan penggunaan bahasa setempat
dalam liturgi Gereja. Kedua bersaudara itu harus
menghadapi kritik serta kecaman. Kemudian,
mereka berdua dipanggil ke Roma untuk menghadap
Bapa Suci. Orang-orang yang mengecamnya pasti
akan terkejut dengan jalannya pertemuan ini .
Paus Adrianus II menunjukkan rasa kagum serta
terima-kasihnya kepada kedua misionaris ini .
Ia menyetujui cara-cara yang mereka gunakan
657
dalam mewartakan iman dan bahkan mengangkat
mereka berdua menjadi uskup. Sirilus, sang pertapa,
wafat sebelum ia sempat ditahbiskan menjadi
Uskup, sementara Metodius kemudian menjadi
uskup. Sirilus wafat pada tanggal 14 Februari 869.
Ia dimakamkan di Gereja Santo Klemens di Roma.
Metodius kembali ke bangsa-bangsa Slav dan
melanjutkan karyanya selama lima belas tahun lagi
sebelum akhirnya wafat pada tanggal 6 April 885.
Pada tanggal 31 Desember 1980, Paus Yohanes
Paulus II mengangkat Santo Sirilus dan Santo
Metodius sebagai pelindung Eropa bersama dengan
Santo Benediktus.
BEATA MICHELINA (1300-1356)
Michelina dilahirkan pada tahun 1300 di
Pesaro, Italia. Keluarganya kaya dan ia menikah
dengan seorang kaya pula. Michelina punya
pembawaan riang gembira. Ia senantiasa tampak
seperti tidak punya masalah apa pun. namun , saat
usianya baru dua puluh tahun, suaminya meninggal.
Tiba-tiba saja, Michelina merasa sendirian di dunia
ini dengan seorang putera kecil untuk dibesarkan.
Ibu muda ini tampak bersemangat
menemukan kebahagiaan dari segala yang ada di
sekelilingnya. Hidupnya menjadi serangkaian pesta
pora, hura-hura dan santapan mewah. Rasanya ia
tidak akan pernah puas menikmati segala
kesenangan yang ditawarkan dunia. sesudah
beberapa waktu berselang, ia sadar bahwa ia harus
menyisihkan lebih banyak waktu untuk puteranya. Ia
juga harus bertanggung jawab atas cara ia
mempergunakan harta dan waktunya. Ia merasa
jiwanya kosong. Akhirnya, Michelina mulai tenang
658
dan menjadi seorang dewasa yang bertanggung
jawab.
Di Pesaro, tinggallah seorang Fransiskan
awam yang kudus bernama Syriaca. Ia tahu bahwa
Michelina yaitu seorang yang baik yang
membutuhkan pertolongan serta bimbingan agar
lebih beriman. Syriaca dan Michelina menjadi
sahabat. Syriaca memberikan pengaruh yang besar
kepada sahabatnya itu. Michelina mulai rajin berdoa.
Ia merawat anaknya dan mengurus rumahnya
dengan penuh perhatian. Ia melewatkan waktu
luangnya untuk melayani mereka yang miskin dan
yang membutuhkan pertolongan. Ia mengunjungi
mereka yang kesepian dan merawat mereka yang
terlalu tua atau terlalu sakit untuk dapat mengurus
dirinya sendiri. Pada akhirnya, ia menjadi seorang
Fransiskan awam. Awalnya, para sanak saudara
khawatir saat ia meninggalkan baju-baju
mewahnya dan mulai makan makanan sederhana.
namun kemudian, mereka yakin bahwa Michelina
sungguh telah menjadi seorang beriman.
Michelina tinggal di rumah yang sama di
Pesaro sepanjang hidupnya. Ia wafat pada tahun
1356 dalam usia lima puluh enam tahun. Untuk
mengenangnya, penduduk kota Pesaro memasang
sebuah lampu yang senantiasa menyala di
rumahnya. Pada tahun 1590, rumah Beata Michelina
dibangun menjadi gereja.
BEATO MIKAEL AGUSTINUS PRO
(1891-23 November 1927)
Mikael Pro dilahirkan di Guadalupe, Meksiko
pada tahun 1891. Ia merupakan seorang martir dari
abad keduapuluh. Penganiayaan yang dilakukan oleh
pemerintah Meksiko terhadap Gereja dimulai pada
659
tahun 1910. Mikael menjalani masa novisiat (masa
percobaan 1-2 tahun, sebagai latihan rohani
sebelum mengucapkan
kaul biara) di Serikat
Yesus pada tahun
1911. Waktu itu ia
seorang pemuda
berusia duapuluh
tahun, murah hati,
pemberani serta penuh
semangat. Tahun 1914
revolusi semakin
hebat. Para novis
Yesuit diungsikan ke
luar negeri. Mereka
dikirim ke seminari-
seminari di luar negeri untuk menempuh pendidikan
mereka. Mikael menyelesaikan pendidikan imamnya
di Belgia dan ditahbiskan pada tahun 1926.
Kesehatan imam muda ini amat buruk. Terutama ia
mengalami sakit perut berkepanjangan.
Kepulangannya ke Meksiko merupakan sukacita di
satu pihak dan derita di lain pihak. Ia melihat
bagaimana rakyat ditindas oleh pemerintah yang
seharusnya melayani mereka. Pastor Pro menyadari
bahwa ia dapat memberikan penghiburan rohani
kepada mereka. Ia dapat memberikan pengampunan
bagi dosa-dosa mereka melalui Sakramen
Rekonsiliasi. Ia dapat memberikan Yesus dalam
Ekaristi susaha menjadi sumber kekuatan bagi
mereka. Dan itu semua ia lakukan. Mikael sangat
pintar menyamar. Ia menyelinap keluar masuk
bangunan dan ruangan dan kehidupan. Ia selalu saja
nyaris tertangkap, saat kemudian tiba-tiba ia
menghilang.
660
Pastro Pro melaksanakan pelayanan
imamatnya dengan berani hingga 23 November
1927. Ia tertangkap dan dijatuhi hukuman mati oleh
sebab ia seorang imam Katolik. Pastor Pro
menghadapi regu tembak dengan berani dan
merentangkan kedua belah tangannya hingga
seluruh tubuhnya menyerupai sebuah salib yang
hidup. Kemudian ia berseru dengan suara lantang
dan nyaring: "Viva Cristo Rey!" (Hidup Kristus sang
Raja!). Presiden Calles melarang pemakaman secara
umum bagi Pastor Pro. Ia bahkan mengancam akan
menghukum siapa saja yang menghadiri
pemakaman imam yang dihukum mati ini .
Meskipun begitu, umat bergerombol di sepanjang
jalan yang akan dilewati jenasah Pastor Pro. Mereka
berdiri sambil berdoa dalam hati, mengucap syukur
kepada Tuhan oleh sebab hidup dan kesaksian
Mikael Pro. Pastor Pro dinyatakan “beato” oleh Paus
Yohanes Paulus II pada tanggal 25 September 1988.
MIKAEL GARICOITS (1797-1863)
Ialah mahaguru teologi dan rector seminari
yang mendirikan Kongregasi Imam Hati Kudus. Ia
dikenal sebagai pembimbing rohani yang saleh.
P: 14 Mei
MIKAEL MELEINOS (894-961)
yaitu putera kaisar yang menjadi biarawan
dan pertapa di gurun pasir. Tahun 922 ia mendirikan
laura (pertapaan) bagi murid-muridnya.
P: 12 Juli
MIKAELA DERMAISIERES (1809-1865)
661
Wanita ningrat ini menirikan kongregasi
suster. Ia meninggal sebab kejangkitan wabah pes
sewaktu merawat orang sakit di Valensia (Spanyol).
P: 25 Agustus
MILDRED († 734)
Sesudah menyelesaikan pendidikannya di
Perancis, puteri raja ini pulang ke Inggeris dan
menjadi biarawati dalam biara yang didirikan oleh
ibunya. Sebagai abbas, Mildred terkenal sangat
ramah dan senantiasa menghibur orang yang
dirundung kesusahan. Kakaknya, Santa Milburga (†
700), mendirikan biara lain yang kemudian
dipimpinnya.
P: 13 Juli dan 23 Februari
SANTO PAUS MILTIADES († 314)
Paus ini mengalami baik berakhirnya
penganiayaan terhadap umat Kristen yang
dilancarkan oleh Kaisar Romawi Konstantin Agung
maupun munculnya bidaah-bidaah di dalam Gereja.
Kaisar menghadiahkan Istana Lateran kepada paus
yang sampai kini menjadi kediaman dan gereja
resmi uskup Roma.
P: 10 Desember
MODESTOS († 630)
Bekas abbas dan uskup Yerusalem ini
membantu dan merawat orang yang terluka dalam
perang. Ia juga membangun kembali tempat-tempat
suci. Jenasahnya dimakamkan diatas Bukit Zaitun.
A: yang sopan; P: 17 Desember
662
SANTA MONIKA (331-387)
Monika dilahirkan pada tahun 331 di Tagaste,
Algeria, Afrika Utara dari keluarga Kristen yang taat.
Leluhurnya bukan penduduk
asli Afrika, namun perantauan
dari Fenisia. Monika
dinikahkan dengan Patrisius,
seorang pegawai tinggi
pemerintahan kota. Mereka
dikaruniai 3 orang anak:
Agustinus, Navigius dan
Perpetua (yang kelak
memimpin biara). Patrisius
seorang kafir. Ia bertabiat
buruk, suka naik pitam dan
sering mentertawakan usaha
keras Monika untuk mendidik
Agustinus menjadi pemuda
Kristiani. Meskipun demikian,
Monika tidak pernah
membantah ataupun bertengkar dengan
suaminya.Tak henti-hentinya ia berdoa agar suami
dan puteranya segera bertobat dan menerima
Kristus.
Pada tahun 371 Patrisius meninggal.
Mendekati ajalnya ia bertobat dan minta di baptis.
Bahkan ibu Patrisius pun juga dibaptis. Sementara
itu, Agustinus belum juga mau menjadi seorang
Kristen. Meski tidak ada tanda-tanda bahwa doanya
dikabulkan Tuhan, Monika dengan setia tetap berdoa
untuk Agustinus dengan setiap kali air mata
mengalir dari kedua matanya. Tuhan mendengarkan
keluh kesah Monika dan menguatkannya dengan
suatu mimpi. Dalam mimpinya, Monika melihat
dirinya sendiri berada di atas sebuah mistar dari
kayu, kemudian datanglah seorang pemuda yang
663
berseri-seri dan bercahaya wajahnya. Pemuda itu
bertanya, “Mengapa ibu bersedih? Apa yang
memicu ibu menangis setiap hari?” Monika
menjawab bahwa ia sedih sebab tidak tahan
melihat kebinasaan Agustinus, puteranya. Maka
pemuda itu mengajak Monika untuk melihat dengan
seksama. Segeralah terlihat oleh Monika bahwa
Agustinus ada bersamanya di atas mistar. Kata
pemuda itu, “Di mana engkau berada, ia pun
berada.”
Telah lama waktu berlalu sejak mimpinya itu,
namun Agustinus masih juga hidup dalam dosa. Oleh
sebab itu Monika terus datang kepada Bapa Uskup
memohon-mohon dan mendesak-desak dengan air
mata bercucuran supapa Uskup mau menengok dan
menasehati Agustinus. Lama-kelamaan Uskup
menjadi bosan dan kehilangan kesabarannya,
sehingga ia berkata, “Pergilah, jangan
menggangguku; demi hidupmu tak mungkinlah
binasa anak sekian banyak air mata itu!” Monika
amat gembira sebab ia percaya pada apa yang
dikatakan Bapa Uskup bahwa Agustinus tidak
mungkin binasa.
Pada tahun 383 Agustinus bersama Alypius,
sahabatnya, hendak berangkat ke Roma dan Milan
untuk mengajar. Monika tidak setuju sebab waktu
itu Roma buruk peradabannya. Di pantai menjelang
keberangkatannya, Monika menawarkan hanya dua
pilihan kepada Agustinus: pulang dengannya atau
Monika ikut dengan Agustinus ke Italia. Dengan tipu
dayanya Agustinus meninggalkan ibunya seorang diri
di kapel Beato Cyprianus yang terletak di tepi pantai,
sementara ia dan Alypius berlayar ke Italia. Monika
amat sedih, seorang diri ia menyusul Agustinus ke
Italia. Penderitaan berat ditanggungnya terutama
sebab kapal yang ditumpanginya hampir karam
664
sebab badai. Tuhan menguatkan Monika dengan
janji-Nya bahwa ia akan bertemu dengan puteranya
sesampainya di Italia.
Monika bersahabat baik dengan St. Ambroius,
Uskup kota Milan. Agustinus mulai tertarik dengan
khotbah dan ajaran-ajaran Uskup Ambrosius hingga
akhirnya dibaptis. Dua bulan kemudian, yaitu bulan
Juni tahun 387 Agustinus, Alypius & Monika
berencana pulang kembali ke Tagaste, Afrika. Dalam
perjalanan pulang mereka singgah di Ostia, di dekat
muara sungai Tiber. Monika dan Agustinus berdua
saja berdiri bersandar pada jendela rumah
persinggahan mereka. Mereka terlibat dalam
pembicaraan yang sangat menarik mengenai seperti
apa kiranya kehidupan para kudus di surga. Diliputi
rasa bahagia yang amat sangat Monika berkata
kepada Agustinus, “Anakku, bagiku tidak ada lagi
yang dapat memukauku dalam kehidupan ini. Apa
lagi yang dapat kuperbuat di dunia ini? Untuk apa
aku di sini? Entahlah, tak ada lagi yang kuharapkan
dari dunia ini. Ada satu hal saja yang tadinya masih
membuat aku ingin tinggal cukup lama dalam
kehidupan ini, yaitu melihat engkau menjadi Kristen
Katolik sebelum aku mati. Keinginanku sudah
dikabulkan sevara berlimpah dalam apa yang telah
diberikan Allah kepadaku: kulihat kau sudah sampai
meremehkan kebahagiaan dunia ini dan menjadi
hamba-Nya. Apa yang kuperbuat lagi di sini?”
Lima hari kemudian Monika jatuh sakit.
Kepada kedua puteranya, Agustinus dan Navigius,
Monika berpesan, “Yang kuminta kepada kalian
hanyalah susaha kalian memperingati aku di altar
Tuhan di mana saja kalian berada.” Hanya susaha ia
diingat di altar-Mu, itulah keinginannya. Sebab ia
telah melayani altar itu tanpa melewati satu hari
pun. Pada hari yang kesembilan Monika wafat dalam
665
usia 56 tahun. Santa Monika dihormati sebagai
pelindung ibu rumah tangga. Pestanya dirayakan
setiap tanggal 27 Agustus.
Monika (331-387), ibu Santo Agustinus; Lahir
di Thagaste (Afrika) dan meninggal di Ostia
(Italia). Ia di hormati sebagai pelindung para
ibu rumah tangga. B: Moni, Monique; P: 27
Agustus
SANTO MONTANUS, SANTO LUCIUS, dkk (†
259)
Kaisar Valerianus menganiaya umat Kristiani
dengan bengis sepanjang masa Gereja awali. Ia
meluluskan eksekusi St Siprianus pada bulan
September 258. Pejabat Romawi yang menjatuhkan
hukuman mati kepada St Siprianus tewas tak lama
sesudahnya. Pejabat yang baru, Solon, nyaris
menjadi kurban dari suatu pemberontakan yang
menyangkut suatu persekongkolan untuk
menghabisi nyawanya. Tampaknya Solon mencurigai
persekongkolan ini sebagai bentuk balas dendam
atas kematian St Siprianus. Ia menangkap delapan
orang tak bersalah. Semuanya yaitu orang-orang
Kristen, sebagian besar yaitu kaum klerikus, dan
semuanya yaitu pengikut setia St Siprianus.
Tahanan Kristen itu dijebloskan ke dalam
penjara bawah tanah yang gelap di Kartago
(Tunisia). Mereka mendapati orang-orang lain yang
mereka kenal ada dalam penjara. Kotor dan pengap
melingkupi kelompok tahanan ini. Mereka sadar
bahwa mereka akan segera menghadapi kematian
dan kebakaan. Orang-orang Kristen itu ditahan
berbulan-bulan lamanya dalam penjara. Mereka
dipaksa bekerja di siang hari, dan tanpa sebab
seringkali tak diberi makan dan minum. Dalam
situasi yang tak berperikemanusiaan macam itu,
komunitas kecil umat Kristen ini bersatu padu dan
saling tolong-menolong satu sama lain. Yang awam
666
melindungi para uskup, imam dan diakon yang
secara istimewa merupakan sasaran kekejian kaisar.
saat tahanan Kristiani pada akhirnya
dibawa ke tempat pelaksanaan hukuman mati,
masing-masing diijinkan untuk berbicara. Montanus,
yang tinggi kekar, berbicara dengan gagah berani
kepada segenap umat Kristiani yang ada di antara
khalayak ramai. Ia menasehati mereka untuk setia
kepada Yesus dan untuk lebih memilih mati dibandingkan
mengingkari iman. Lucius, yang kecil dan rapuh,
berjalan tertatih-tatih ke tempat eksekusi. Ia lemah
akibat masa-masa berat dan sulit di penjara.
Sesungguhnya, ia harus bertopang pada dua teman
yang membantunya tiba di tempat di mana para
algojo telah menanti. Mereka yang menyaksikan
berseru-seru memintanya untuk mengingat mereka
di surga.
Sementara tahanan Kristen ini seorang demi
seorang dipenggal kepalanya, khalayak ramai
semakin berani. Mereka menangisi para martir yang
menderita ketidakadilan. namun mereka bersukacita
juga. Mereka sadar bahwa para martir ini akan
memberkati mereka dari surga. Montanus, Lucius
dan kawan-kawannya yaitu Flavianus, Yulianus,
Viktorikus, Quartillosia, Viktor, Donatian,
Primolus dan Renus wafat sebagai martir pada
tahun 259. Pesta/ perayaan memperingati para
martir ini setiap tanggal 24 Februari.
MOSES / MUSA (± 1250 SM)
Nabi yang membebaskan bani Israel dari
perbudakan Mesir. Ia menerima pokok Hukum
Taurat di gunung Sinai dan membimbing bangsanya
40 tahun lamanya lewat gurun yang penuh ancaman
bahaya alam maupun musuh.
667
A: yang ditarik dari air (Nil); B: Musa; L: dua
tanduk dan Kitab Taurat; P: 4 September
MUSA ARAB (372)
yaitu uskup misionaris yang berani di
antara suku-suku Badui Arab yang sangat buas di
sekitar gunung Sinai.
P: 7 Februari
MUSA HITAM (320-395)
yaitu seorang pelayan berkebangsaan
Etiopia. Ia dipecat oleh majikannya sebab membuat
banyak ketololan. Lalu Musa menjadi pendekar
kawanan perampok di Mesir. Sekonyong-konyong ia
bertobat dan menjadi biarawan yang begitu saleh,
sehingga dipilih untuk ditahbiskan imam. saat ia
mengenakan jubah putih untuk merayakan misa
pertama, uskup berseru: “Lihatlah, orang hitam ini
menjadi putih bersih!” Musa menjawab: “Itu bagian
luar saja! Tuhan lebih tahu, bahwa hatiku masih
hitam.” Pada waktu suku Berber mengobrak-abrik
biaranya, ia tidak melawan sedikitpun dan
membiarkan diri dibunuh. Dibiaranya, Dair al-
Baramus di Wadi Natrun, hingga kini niarawan-
biarawan masih mendendangkan madah pujian
kepada Tuhan.
P: 28 Agustus
668
N
NABOR dan FELIX († 304)
Dua tentara yang berasal dari Afrika ini saat
berdinas di Milano (Italia) menolak mengabdi kaisar
yang kejam terhadap umat Kristen, kemudian
mereka dihukum mati.
P: 12 Juli
NANETTE JAVOUHEY (1779-1851)
Ialah pendiri konggregasi suster yang bekerja
di Afrika Barat dan Guyana (Amerika Selatan). Ia
membebaskan banyak budak Negro dan merawat
penderita kusta.
NAPOLEON atau NEOPOLUS († 300)
Mengalami siksaan sedemikian kejam di
Alexandria, sehingga meninggal saat akan
dikembalikan ke penjara.
P: 15 Agustus
669
SANTO NARCISSUS († 215)
Narcissus hidup pada abad kedua dan awal
abad ketiga. Ia yaitu seorang lanjut usia saat
ditahbiskan menjadi Uskup Yerusalem. Narcissus
yaitu seorang uskup yang sungguh luar biasa.
Semua orang mengagumi kebajikan-kebajikannya,
terkecuali mereka yang memilih untuk hidup jahat.
Tiga musuh Narcissus mendakwanya melakukan
suatu kejahatan yang mengerikan. Seorang dari
mereka mengatakan, “Biar aku mati terbakar jika
apa yang kukatakan tidak benar!” Yang kedua
mengatakan, “Biar aku terjangkit kusta jika apa
yang kukatakan tidak benar!” Dan yang ketiga
mengatakan, “Biar aku menjadi buta jika apa yang
kukatakan tidak benar!” Namun demikian, tiada
seorang pun yang mempercayai dusta mereka.
Orang banyak telah melihat sendiri kebajikan hidup
Narcissus. Mereka tahu orang macam apa Narcissus
itu.
Meski tak seorang pun percaya pada fitnah
keji yang dilontarkan
terhadapnya, Narcissus
mempergunakannya
sebagai alasan untuk
pergi mengasingkan diri
di padang gurun.
Segenap
kepercayaannya ada
pada Tuhan, yang ia
layani dengan begitu
penuh cinta. Dan Tuhan
menunjukkan bahwa
fitnah yang diceritakan
orang-orang itu sama
670
sekali tidak benar. Narcissus kembali menjadi Uskup
Yerusalem, sehingga umatnya bersukacita. Meski ia
semakin bertambah tua, tampaknya ia semakin
berkobar-kobar dari sebelumnya. Sesungguhnya, ia
tampak lebih kuat dari sebelumnya pula, selama
beberapa tahun sesudahnya. Lalu, ia menjadi terlalu
lemah untuk melanjutkan karyanya. Ia memohon
kepada Tuhan agar mengutus seorang uskup untuk
membantunya. Tuhan kita mengirimkan kepadanya
seorang kudus lain, Alexander dari Cappadocia.
Dengan semangat kasih yang bernyala-nyala,
mereka berdua memimpin keuskupan bersama.
Narcissus berusia hingga 116 tahun lebih. Ia wafat
pada tahun 215.
SANTO NEREUS (304), SANTO AKHILLEUS
(304) dan SANTO PANKRASIUS
Nereus dan Akhilleus yaitu prajurit Romawi
yang meninggal sekitar tahun 304. Mereka
kemungkinan yaitu para
pengawal Praetorian di
bawah Kaisar Trajan. Kita
mengetahui hanya sedikit
saja mengenai mereka.
namun , apa yang kita
ketahui berasal dari dua
orang paus yang hidup
pada abad keempat, Paus
Siricius dan Paus
Damasus. Pada tahun 398,
Paus Siricius mendirikan
sebuah gereja di Roma
demi menghormati
mereka. Paus Damasus
menuliskan sebuah
671
catatan pujian bagi kedua martir ini. Beliau
menjelaskan bahwa Nereus dan Akhilleus
dipertobatkan kepada iman Kristiani. Mereka
meninggalkan senjata mereka untuk selamanya.
Mereka yaitu para pengikut Kristus yang sejati
bahkan hingga menyerahkan nyawa. Nereus dan
Akhilleus dibuang dalam pengasingan ke pulau
Terracina. Di sana mereka dipenggal kepalanya.
Pada abad keenam, sebuah gereja kedua dibangun
di bagian lain Roma demi menghormati kedua martir
ini.
S. Pankrasius, seorang yatim piatu berusia
empatbelas tahun, hidup pada masa yang sama.
Kemungkinan besar ia
dimartir pada hari yang sama.
Pankrasius bukanlah seorang
penduduk asli Roma. Ia
dibawa ke sana oleh
pamannya yang
mengasuhnya. Pankrasius
menjadi seorang pengikut
Kristus dan dibaptis. Meski
masih seorang remaja, ia
ditangkap sebab menjadi
seorang Kristiani. Pankrasius
menolak untuk menyangkal
imannya. sebab itu, ia
dijatuhi hukuman mati.
Pankrasius dihukum pancung.
Ia menjadi seorang martir
yang sangat populer pada masa Gereja perdana.
Orang mengaguminya oleh sebab ia begitu muda
namun begitu berani. Pada tahun 514, sebuah
gereja besar dibangun di Roma demi
menghormatinya. Pada tahun 596, seorang
misionaris terkenal, St Agustinus dari Canterbury,
672
membawa iman Kristiani ke Inggris. Ia menamai
gereja pertamanya dengan nama St Pankrasius.
SANTO NERSES (326-373)
Cucu Santo Gregosius Penerang dan ayah
Santo Isak Agung ini menjadi imam san uskup dari
Armenia sesudah istrinya meninggal. Ia membaharui
cara dan semangat hidup keagamaan, melarang
perkawinan antar saudara, memajukan pendidikan
dan mendirikan rumah sakit serta penginapan yang
baik. sebab dengan lantang mencela kebobrokan
cara hidup raja-raja, ia dibuang dan akhirnya
meninggal diracun. Pesta/ perayaan
memperingatinya tanggal 19 Nopember.
NESTOR (362)
Pemuda Gaza (Palestina) ini telah disiksa
sedemikian bengis, sehingga perlu diseret ke tempat
pelaksanaan hukuman mati. Para penonton begitu
kasihan, sehingga mereka menuntut ia dibiarkan
mati saja. Lalu ditinggalkan dan pada malam hari
dibawa ke rumah seorang Kristen, tempat ia
meninggal.
P: 8 September
BEATO NICHOLAS ALBERGATI (1375-1443)
Beato Nicholas dilahirkan di Bologna, Italia.
Keluarganya mampu menyekolahkannya ke
universitas di mana ia mulai belajar hukum. namun ,
sesudah beberapa tahun, Nicholas memutuskan untuk
tidak menjadi seorang pengacara. Di usianya yang
keduapuluh, ia menggabungkan diri dengan Ordo
Carthusian. Pada tahun 1417, biarawan Carthusian
673
ini dipilih menjadi uskup di keuskupan asalnya.
Nicholas sama sekali tidak mengharapkan hal ini. Ia
bahkan tak dapat percaya bahwa itu yaitu
kehendak Allah. namun , para superior berhasil
meyakinkannya.
Umat menyayangi Uskup Nicholas. Ia tinggal
di sebuah rumah kecil yang sederhana. Ia sendiri
pun hidup bersahaja. Ia mulai mengunjungi umat di
keuskupannya. Pertama-tama, ia pergi kepada
keluarga-keluarga yang paling miskin. Ia berbincang
dengan mereka dan
membantu mereka dalam
kebutuhan-kebutuhan
mereka. Ia memberkati
rumah-rumah mereka.
Umat amat bersyukur dan
berterimakasih.
Pada tahun 1426,
Uskup Nicholas diangkat
menjadi kardinal. Ia
dikenal bijaksana dan
memiliki kehidupan rohani
yang mendalam. Dua
orang paus, Paus Martin V
dan Paus Eugene IV, meminta nasehatnya mengenai
masalah-masalah penting Gereja. Beato Nicholas
juga mendorong umat untuk selalu belajar. Ia
sendiri menulis beberapa buah artikel . Kardinal
Nicholas wafat, sementara ia dalam suatu kunjungan
ke Siena, Italia. Paus Eugene IV menginstruksikan
agar jenazahnya dibawa kembali ke Bologna. Bapa
Suci sendiri ikut ambil bagian dalam Misa
Pemakaman dan menghantarnya ke liang lahat.
Beato Nicholas wafat pada tahun 1443.
674
NIKEPHOROS (758-828)
Pernah menduduki jabatan sekretaris Negara
dan direktur rumahsakit pusat di Konstantinopel.
Walaupun masih berstatus awam, ia diangkat oleh
kaisar menjadi uskup. Akan namun perintah kaisar
susaha membuang semua gambar dari gereja-gereja
ditentangnya. Akibatnya, ia dipecat dan dibuang.
A: yang membawa kemenangan (Y); P: 2 Juni
NIKETAS († 414)
Uskup misionaris yang giat di Serbia ini
menulis banyak artikel . Pada artikel kidungnya yang
indah ia berpesan: “Nyanyikanlah dengan bijak!
Artinya, pahamilah apa yang dinyanyikan dan
selamilah maknanya. Bunyi dan nada harus selaras
dengan hakekat dan sifat kudus agama, dan bukan
hanya menyenangkan seperti yang terjadi di teater.
Kumandangkanlah bersama-sama dan jangan ingin
menonjolkan diri!” Niketas menciptakan kidung “Te
Deum” yang termasyur.
A: pemenang (Y); P: 22 Juni
NIKETIUS († 561)
sesudah menjabat uskup Trier (Jerman) ia
memperbaharui hidup para imam dan biarawan dan
membangun kembalai gereja-gereja. namun sebab
dengan tegas mengkritik kekejaman para
bangsawan dan raja Franken, ia dibuang.
P: 3 Oktober
NIKODEMUS (abad ke-1)
Ialah seorang Parisi dan anggota Dewan
Sanhedrin. Ia mengunjungi Jesus di waktu malam
menanyakan bagaimana dapat memperoleh
Kerajaan Allah. Jesus menjawab, bahwa manusia
675
harus dilahirkan kembali dari air dan Roh. (Yo 3, 1-
21). Ia mengurapi jenasah Jesus dengan minyak
wangi (Yo 19, 39).
A: yang menang bersama dengan rakyat (Y); P:
27 Maret
NIKOLAUS
Bentuk-bentuk lain untuk pria: Klaus, Nick,
Niko, Nikolas, Nikolo, Nils; sedangkan untuk wanita:
Nicole, Nikola
SANTO NIKOLAUS (abad ke-4)
Santo Nikolaus, seorang santo dari abad
keempat yang menjadi ilham lahirnya tokoh modern
bernama Santa Claus atau
Sinterklas, dilahirkan dekat Myra
(sekarang Turki). Myra yaitu
sebuah kota pelabuhan di Laut
Mediterania dengan jalur
pelayaran yang ramai yang
menghubungkan kota-kota
pelabuhan laut di Mesir, Yunani
dan Roma. Kapal-kapal yang
lalu lalang penuh dengan
muatan beras serta berbagai
macam barang, tiba dengan
selamat di pelabuhan, sesudah
terlepas dari bahaya badai dan
bajak laut.
Nikolaus berasal dari salah satu keluarga
pedagang kaya di Myra. Namun demikian, ia
bukanlah anak yang dimanjakan oleh keluarganya.
676
Ayah dan ibunya mengajarkan kepadanya untuk
bersikap murah hati kepada orang lain, terutama
kepada mereka yang membutuhkan pertolongan.
Dari situ Nikolaus belajar bahwa menolong orang
lain menjadikan jiwa bertambah kaya. Suatu hari,
secara kebetulan, Nikolaus mendengar tentang
seorang kaya di Myra yang jatuh miskin sebab
usahanya bangkrut. Bapak itu memiliki tiga orang
anak gadis yang cantik, yang sudah cukup usianya
untuk menikah. namun ia tidak memiliki cukup
uang untuk menikahkan anak-anak gadisnya. Lagi
pula, pikirnya, siapa yang mau menikahi mereka
sebab ayahnya sudah jatuh miskin? sebab sudah
tidak punya uang lagi untuk membeli makanan, ayah
yang putus asa itu memutuskan untuk menjual salah
seorang anak gadisnya sebagai budak. Setidak-
tidaknya anggota keluarga yang lain dapat bertahan
hidup, demikian pikirnya.
Malam sebelum anak gadis yang sulung
dijual, Nikolaus dengan satu tas kecil berisi emas di
tangannya, mengendap-endap masuk halaman
rumah mereka, melemparkan tas yang dibawanya
melalui jendela yang terbuka, dan sekejap kemudian
menghilang dalam kegelapan malam. Keesokan
harinya, sang ayah menemukan tas berisi emas
tergeletak di lantai dekat tempat tidurnya. Ia tidak
tahu dari mana datangnya. “Mungkin ini emas
palsu,” pikirnya.namun sesudah diujinya, ia tahu
bahwa itu sungguh-sungguh emas. Ia meneliti daftar
teman serta rekan dagangnya. Tak seorang pun dari
mereka yang mungkin memberikan emas itu
kepadanya. Sang ayah jatuh bersimpuh dengan air
mata mengalir deras membanjiri pipinya. Ia
mengucap syukur kepada Tuhan atas anugerah-Nya
yang indah ini. Semangatnya bangkit kembali
sesudah padam sekian lama, sebab seseorang
677
secara tak disangka-sangka berbelas kasih
kepadanya. Ia mempersiapkan pernikahan putri
sulungnya. Masih tersisa cukup uang bagi mereka
semua untuk hidup selama hampir setahun.
Seringkali ia bertanya-tanya: siapa gerangan yang
memberinya emas?
Dengan berakhirnya tahun, keluarga mereka
tidak lagi memiliki apa-apa. Sang ayah, yang sekali
lagi putus asa dan tidak menemukan adanya jalan
keluar, memutuskan aga




