n Melkisedek.”
Pada Gambar 3.4 di bawah menunjukkan bahwa Salib itu yaitu lambang dari
huruf Taw dalam alphabet Ibrani. Tanda salib ini sudah ada sejak 2 ribu tahun sebelum
Masehi. Huruf ini berevolusi sampai pada masa Ibrani modern saat ini sudah tidak
dikenal lagi secara umum.
Gambar 3.8 Tanda Salib yaitu bagian dari huruf Ibrani kuno. Sumber: ancient-
hebrew.org
Menolak Tanda Salib yaitu menolak Nasrani sebab tanda ini hadir dalam
peribadatan Nasrani. Tanda ini ada dalam siddur peribadatan Nasrani awal sebelum
dituliskannya kitab-kitab Nasrani. Saat jemaat Nasrani berdoa, selalu diawali dan
diakhiri dengan tanda salib, bercuci tangan sebelum memulai ibadah juga memakai
tanda ini, masuk ke dalam peribadatan ada belasan kali jemaat memakai tanda ini
sebab sesuai tradisi, saat menemukan Nama Suci, maka jemaat harus membuat tanda
salib sambil mengucapkan ‘Maryah’ sebagai tanda menguduskan.73
73 Kitab Marghianeetha, bagian V, Pasal 2-- Penghormatan Salib Tuhan
Kita menghormati Kemanusiaan Mshikha sebab Keilahian ada dalam Dia; maka, melalui Salib, kita menyembah
Alaha Juruselamat kita. "Salib" yaitu nama dari Mshikha, sama sejajar kepada ucapan kita "terbunuh,"
"menyembah," dan bukan rancangan kayu, perak, atau perunggu. Sekarang dasar landasan Mshikhanuth
(Nasrani) yaitu pengakuan bahwa Salib itu yaitu pembaharuan dan keselamatan semestawi diberikan
kepada semua, dan Salib itu yang kita gunakan yaitu tanda yang sama dari Tuhan kita yang muncul di langit
sebelum kedatangan-Nya, seperti yang Dia sendiri telah ramalkan. Oleh sebab itu, saat , kita memandang
lambang keselamatan kita ini, kita menerima seolah-olah kita sedang melihat Juruselamat kita terentang di
Salib bagi pengampunan dosa-dosa kita, dan bagi pembaharuan semua alam ciptaan. Oleh sebab itu kita
mempersembahkan dengan semangat dan ibadat Qadisha Qurbana, bukan untuk ditujukan kepada perihal
Salib semata; namun kepada Dia yang kita gambarkan di atas Salib itu, dan diatas semuanya dipersembahkan
kepada Alaha, yang memberi Anak-Nya untuk menjadi Salib [atau, disalibkan] bagi kita, melalui karya salib
Dia mengerjakan pembaharuan dan penebusan bagi kita, dan melalui-Nya Dia memberi kehidupan kekal
yang amat bernilai dalam kerajaan Sorga. "Sebab jika, sementara kita masih menjadi musuh, kita
diperdamaikan kepada Alaha melalui Anak-Nya; betapa lebih lagi kita akan diselamatkan melalui hidup-Nya."
Lebih jauh lagi, Tanda Salib dalam ajaran Nasrani yaitu rangkuman dari
Shahadat atau pengakuan Iman yang paling sederhana. Shahadat Nasrani dimulai
secara berturun-turut:
1. Shema Israel,74
2. Shahadat Mikveh dan Berkat Yeshua, tahun 30 Masehi,
Dalam Sang Nama, Alaha sang Bapa, Anak-Nya sang Maryah Eashoa
d’Msheekha dan Sang Roh Suci Terberkati, Terberkati dari kekal hingga
kekal. Amin. (Aramiak: Alaha Ava, Brah MarYah Eashoa’ Meshiakha,
w‟Rookha d‟Qoodsha Breeka, Khath Alaha, Breek lalam almeen. Ameen.),
Mat 18:20
3. Pengakuan Mar Thoma, tahun 32 M: Mari w’Alahi (Tuhanku dan Alahaku, Yoh
20:28)75
4. Pengakuan Iman Rasuli, tahun 70M, penjelasannya bisa dilihat pada Lampiran 8.
5. Pengakuan Iman dalam pada Igeret Mar Yosip ‘Sha’ar Emet Aish d’Miltha’, th
100M, lihat Lampiran 9
6. Pengakuan Iman Nikea, 325M, lihat Lampiran 10
7. Pengakuan Iman Keuskupan, lihat Lampiran 11
Dari Shahadat Shema Israel sampai ke Shahadat Keuskupan, ada perkembangan bukan
perubahan. Perkebangan ini disebab kan Pewahyuan Suci yang Tuhan berikan,
khususnya kepada keuskupan kami sehingga Pengakuan Iman Nikea di abad 4, bisa
lebih dijelaskan atau diperinci. Dan semua Shahadat ini bisa disimpulkan ke dalam satu
tanda yaitu, Tanda Salib.
Tanda salib ini masih dilakukan dan diajarkan oleh Martin Luther di abad 16
Masehi76, sayang pada penerusnya yang anti tradisi menghilangkan tanda ini dari
peribadatan dan doa-doa pribadi. Gereja yang menolak Tanda Salib hanyalah gereja
Melalui Tanda ini Rasul-rasul (Shlikhim) mengadakan mukjizat-mukjizat, dan menumpangkan tangan bagi
jabatan Keimamatan (Suksesi Rasuliah), dan semua qadishotim Jemaat lainnya yang melalui ini semua karya
disempurnakan. Perkara-perkara ini, dit erus sampaikan dari Rasul-rasul, dan diteguhkan oleh semua mereka
para pengganti rasul-rasul, menegaskan bahwa "pewartaan Salib bagi mereka yang akan binasa yaitu
kebodohan; namun bagi kita yang diselamatkan pewartaan ini yaitu kekuatan dari Alaha."
penganut Sola Scriptura abad 16, sementara para pewaris ajaran Nasrani abad 1 terus
melestarikannya. Yeshua menjadi kutuk supaya jemaat-Nya bisa diselamatkan.
34. Ajaran KM: Umat Nasrani awal semua sudah terpengaruh Helenisasi. Oleh
sebab itu Messianic Judaism berhak untuk merestorasi ajaran kembali ke
awal.
Perbandingan dengan ajaran Gereja Nasrani negara kita :
Hellenisme yaitu suatu IDEOLOGI yang dikembangkan oleh Alexander Agung III
dari Makedonia (356-323 SM), yang bercita-cita “Taklukkan Seluruh Dunia dibawah
HELLENISME”. Maka Alexander Agung bersama dengan prajuritnya menguasai hampir
setengah dunia pada zaman itu. Mereka menjajah dunia dengan kekuatan SENJATA dan
BUDAYA. Mereka mengindoktrinasi siapa saja bahwa Yunani dengan program ideologi
Hellenisme yaitu bangsa paling beradab di muka bumi ini, paling maju, paling pintar,
paling kuat, dan paling berpendidikan dari semua bangsa beradab. Ideologi ini
diteruskan oleh Kaisar Konstantine dan diteruskan oleh Gereja Byzantium. Supremasi
Yunani atau klaim arogan bahwa semua rasul memakai Bahasa Yunani dan semua kitab
PB tertulis pertama kali dalam Bahasa Yunani dihembuskan oleh Byzantium.
Ideologi ini sempat mereka tawarkan kepada Gereja Rasuliah lain, namun tidak
semua menerimanya. Terutama Church of The East pemilik Peshitta, kitab suci yang
berasal dari naskah-naskah Aramaik PB tulisan para rasul yang mereka salin ulang.
sebab berada di bawah kekuasaan Kerajaan Persia, maka gereja ini tidak berkontak
dengan Gereja Rasuliah lainnya. Ini menguntungkan mereka sebab Gereja Byzantium
tidak bisa menguasai mereka seperti mereka melakukannya pada wilayah Gereja
Antiokia di Asia Minor. Wilayah itu jatuh ke tangan Byzantium. Selain itu ada juga gereja
Etiopia dan Celtic yang jauh dari jangkauan Byzantium. Helenisasi tidak terpengaruh
pada gereja-gereja ini.
Messianic Judaism tidak punya hubungan hostoris dengan Nasrani awal. Semoga
suatu saat semakin banyak dari mereka yang memahami sejarah Nasrani dan ajaran
semitik yang terus dipelihara sebagian Gereja-gereja Rasuliah.
35. Ajaran KM: Kitab-kitab PB ditulis pertama kali dalam Bahasa Ibrani.
Perbandingan dengan ajaran Nasrani:
Ajaran Hebrew Primacy atau keyakinan Bahasa awal kitab suci PB yaitu Ibrani
itu Baru dilahirkan di abad 19 oleh komunitas Messianic Judaism. Tidak ada bukti bahwa
kitab-kitab PB ditulis pertama kali dalam Bahasa Ibrani. Dari Messianic Judaism,
pemahaman ini mengalir ke Kristen Mesianik di negara kita . Pemahaman Hebrew
Primacy sengaja diciptakan pada awalnya untuk menarik Yahudi menjadi lebih mudah
percaya Yeshua itu Mesias mereka.
Salah satu kitab yang menjadi pegangan Mesianik yaitu Injil Matius Shem Tov.
Mereka tidak sadar bahwa penulisnya, Shem Tov ben Isaac ben Shaprut yaitu seorang
Rabbi Yahudi yang menolak Yeshua sebagai Mesias. Atau sadar, hanya pura-pura saja
tidak peduli demi menguatkan ajaran mereka yang kekurangan bukti. Tidaklah heran
ini menyebabkan ayat-ayat di dalamnya yang jelas-jelas mencatat Yeshua yaitu Sang
Mesias menjadi hilang. Injil Shem Tov sebenarnya Baru ditulis pada tahun 1380.
Pengajar Mesnianik acapkali mengambil sumber Papias oleh Eusebius Pamphili,
Uskup Kaisarea, Palestina, tahun 314 yang menulis demikian dalam yunani:
“MATQAIOS MEN OUN hEBRAIDI DIALEKTWi TA LOGIA SUNETAXATO,
hHRMHNEUSEN D AUTA hWS HN DUNATOS hEKASTOS”.
Dalam terjemahan Inggrisnya diyakini demikian:”Matthew collected the oracles in the
hebrew LANGUAGE, and each interpreted them as best he could”. Seharusnya ditulislan
“Dialect Hebrew” (Dialek Ibrani) bukan ‘Hebrew language’ (Bahasa Ibrani). Dialek Ibrani
yaitu aramaik. Dialek dan bahasa yaitu dua kosakata yang berbeda makna.
Kitab Ibrani PB lain seperti DuTillet dicatat sekitar tahun 1550. Jauh sekali dari
abad 1. Uskup Katolik Roma, Jean DuTillet yang menemukan manuscript Injil Matius
berbahasa Ibrani ini menulis:
the Gospel of Matthew in Hebrew, which I would not presume to suggest Matthew
wrote by divine inspiration in his own language . . . but yet I can affirm is clearly not
in the Rabbinic style, and is written in a pure form of the language that in no way
resembles the writings of post-Christian Judaism.77
Uskup DuTillet sendiri meyakini bahwa manuscript ini bukanlah hasil karya Mar Mattai
(Matius) di abad 1, jika ada pihak-pihak di abad 21 ini yang meyakininya itu yaitu
tindakan yang tidak beralasan. Tidak ada satupun uskup Roma Katolik yang meyakini
bahwa injil Matius dan kitab-kitab PB ditulis dalam bahasa Ibrani.
Selain Injil Matius Shem Tov dan DuTillet, berikutnya yaitu Injil Matius
Munster. Naskah Injil ini ditemukan oleh Sebastian Munster sekitar tahun 1550.
Disinyalir injil ini diterimanya dari seorang Yahudi yang menerjemahkannya sendiri
dari naskah Yunani untuk pemakaian pribadi. Sebabstian Munster berkeyakinan
Lutheran atau Reform, suatu denominasi Protestan di abad 16. Semua pengajar
Lutheran meyakini Supremasi Yunani, tidak Ibrani atau Aramaik. Jadi, berpegang pada
injil Munster untuk meyakini bahwa kitab-kitab PB awal berbahasa Ibrani yaitu suatu
langkah yang tidak masuk akal juga seperti upaya menegakkan benang basah. Apalagi
belakangan diketahui bahwa Munster sendiri tidak puas akan isi naskah ini dan
berusaha memperbaikinya.
Tabel 3.3 Naskah-naskah Injil Matius Ibrani
No Nama Injil Penemu/Penulis
Tahun
ditemukan
Tentang Penulis
1
Matius Shem
Tov
Rabbi Shem Tov ben Isaac ben
Shaprut
1380
Rabbi Yahudi pewaris
ajaran Farisi, tidak
meyakini Yeshua
yaitu Sang Mesias.
77 Pinchas Lapide, Hebrew in the Church, halaman 58, tahun 1984
_____________________
Halaman 101 dari 196
No Nama Injil Penemu/Penulis
Tahun
ditemukan
Tentang Penulis
2 Matius DuTillet Uskup Jean DuTillet 1550
Uskup Roma Katolik
di Santo Breauc,
Perancis.
3
Matius
Munster
Sebastian Munster 1550
Biarawan Gereja
Lutheran (Gereja
Reform), penganut
Sola Scriptura
Protestanisme.
Selain ketiga injil Ibrani di atas, sampai saat ini sama sekali tidak ditemukan
adanya naskah-naskah tua PB berbahasa Ibrani. Andaikata ketiga naskah di atas
membuktikan bahwa injil Matius dituliskan di awal dalam bahawa Ibrani, bukan
berarti semua kitab dalam PB dicatat dalam bahasa Ibrani juga. Sama sekali tidak
ada bukti.
Berbeda dengan umat Nasrani, kami meyakini bahwa Injil dan banyak surat lain
ditulis dalam bahasa Aramaik. Bahasa Ibrani di abad 1 hanya dipakai dalam peribadatan
sinagoga, dulu ini yaitu bahasa yang mati suri, hampir punah. Baru di abad 20, paska
berdirinya Negara Israel, mereka bersatu menyakini bahwa sejak abad 1, bahasa
mereka selalu bahasa Ibrani. Secara tradisi, Nasrani meyakini bahwa kitab-kitab PB
awal ditulis dalam bahasa Aramaik, terutama keempat injil. Mar Eshai Shimun, Yang
Mulia Patriakh Church of The East menyatakan bahwa:
“ Dengan mengacu .... keaslian teks Peshitta , sebagai Patriakh dan Kepala
Kudus Apostolik dan Katolik Gereja Timur , kami ingin menegaskan,
bahwa Gereja Timur menerima sendiri dari tangan Rasul diberkati dalam
bahasa Aram asli, bahasa yang digunakan oleh Tuhan kita Yeshua Mshikha
sendiri , dan bahwa Peshitta yaitu teks dari Gereja Timur yang telah
turun dari zaman Alkitab tanpa ada perubahan atau revisi".
Kembali untuk menegaskan kebenaran Peshitta, Patriakh Roma Katolik, Maximus
(Vatican II) menyatakan dengan jelas bahwa:
"Meshikha, bagaimanapun berbicara dengan dalam bahasa sezaman-Nya .
Dia melayangkan korban pertama dari Ekaristi dalam bahasa Aram,
bahasa yang dimengerti oleh semua orang yang mendengar-Nya . Para
Rasul dan Murid melakukan hal yang sama dan tidak pernah dalam
bahasa lain …"78
Yang menjadi saksi penulisan kitab yaitu para pemimpin Gereja Rasuliah, bukan
pemimpin Messianic Judaism Modern dan bukan pula pemimpin Kristen Mesianik.
Mengapa? Ya sebab para pemimpin Gereja Rasuliahlah yang menulis, menerjemahkan,
menyalin ulang, dan mengkanon pertama kali, serta memelihara kitab-kitab Nasrani.
Jika kedua ajaran yang berbeda sumber dan berbeda usia ini dindingkan ditemukan
adanya perbedaan, itu merupakan hal yang wajar.
36. Ajaran KM: Ada banyak kata Ibrani dalam kitab-kitab PB seperti: ABBA,
MARANATHA, RABUNI, TALITAKUM, EPHATA, HOSANA, ELI ELI LAMA SABAKHTANI
79
Perbandingan dengan ajaran Gereja Nasrani negara kita :
Mirip bukan berarti sama. Bahasa Ibrani dan Aramaik itu yaitu dua bahasa yang
berbeda. Para Rasul dan Maran Yeshua yaitu orang-orang yang mayoritas berasal dari
Galilea dengan bahasa Aramaik dialek Galilea.
Tabel 3.4 Kata aramaik dalam kitab-kitab PB
No Kata Aramaik Arti Ayat
1 Talitha koum
Kata 'ţlîthâ' yaitu bentuk feminim
dari 'ţlê', artinya 'muda'. 'Qûm'
yaitu kata erja 'bangunlah'
Mark 5:41
2 Ephphatha
Bentuk pasif imperatif kata kerja
'pthaħ', artinya 'membuka'
Mark 7:34
3 Abba Bapa
Mark 14:36; Rom
8:15; Gal 4:6.
4 Raca kosong, bodoh, kepala kosong
Mat 5:22
5 Mammon Mammon
Luke 16:9-13; 2
Clement 6
6 Rabboni Guru
John 20:16; Mark
10:51
7 Maranatha Maran datanglah
Didache 10; 1
Corinthians 16:22
8 Eli Eli lema sabachthani mengutip baris pertama Maz 22
Mat 27:46; Mark
15:34
No Nama Orang Arti Ayat
9 Bartholomew
Mungkin 'anak pembajak' atau
'anak alur'
Mat 10:3
10 Simon bar-Jona Simon putra Yonah
Mat 16:17
No Nama Orang Arti Ayat
11 Simon bar-Jochanan Simon putra Yuchnan Yoh 1:42
12 Barabbas Putra Bapa Mat 27:16
13 Bartimaeus
Mungkin 'anak haram' atau 'anak
pelacur'
Mark 10:46
14 Barsabbas Putra Shabbat Kis 1:23
15
Yosip yang disebut
Barnabah
Putra nubuatan atau Putra Nabi Kis 4:36
16 Boanerges Putra halilintar Mar 3:17
17 Keipha Pilar/batu Yoh 1:42; 1 Kor 1:12
18
Tabitha
Ţvîthâ' artinya 'gazelle'. Kis 9:36
No Nama Lokasi Arti Ayat
19 Gethsemane
'Gath-Šmânê', artinya 'pemerasan
minyak' atau 'oil vat' (berkenaan
dengan olive oil).
Mat 26:36; Mark
14:32
20 Golgotha tempat tengkorak
Mark 15:22; John
19:17
21 Akeldama Ladang darah Kis 1:19
Untuk berdiskusi secara langsung perihal kata-kata Aramaik dalam kitab-kitab
PB bisa ikuti forum Peshitta.org/forum yang diasuh oleh Shamasha Paul Younan dari
Assyrian Church of The East.
37. Ajaran KM: Wanita tidak masalah menjadi gembala.
Perbandingan dengan ajaran Gereja Nasrani negara kita :
Semua pemimpin Nasrani di abad 1 yaitu kaum Pria. Jenjang Shamasha
(Deacon) ke atas yaitu posisi yang ditempati oleh kaum Adam. Sementara Tahbisan
Minor bisa diisi oleh kaum Hawa. Tradisi kepemimpinan pria pada komunitas Nasrani
ini mengikuti tradisi agama Judaism sebab Nasrani lahir dari rahim Yahudi.
Seiring waktu berjalan, ada kepergerakan di dalam Judaism dan Nasrani sehingga
melahirkan cabang-cabang yang membuka jalan bagi kepemimpinan Wanita. Salah satu
Gereja Rasuliah yang melakukan ini yaitu Anglican. Sementara di dalam Judaism,
selain sekte Orthodox Judaism memberi kesempatan wanita menjadi pemimpin.
Nasrani di negara kita mengembalikan tradisi ke format awal, Gembala atau uskup
yaitu jabatan khusus untuk kaum pria. Namun demikian, wanita bisa saja menjadi
pemimpin ibadah di dalam Biara Wanita. Tentu saja, sebab tidak seorang priapun
diperbolehkan memasuki area ini .
38. Ajaran KM: Ibadah hari Minggu yaitu ibadah penghormatan Dewa Matahari.
Perbandingan dengan ajaran Gereja Nasrani negara kita :
Peribadatan di hari minggu sudah dimulai kaum Nasrani khususnya kaum goyim
sejak abad 1, ini tercatat di dalam Kisah Para Rasul 20:7. Saat peribadatan Shabbat
dilaksanakan biasanya tempat ibadah itu penuh sesak oleh Yehudim Nasrani. Mereka
kehabisan roti perjamuan sampai ibadah selesai. sebab itulah mereka memulai ibadah
lagi sesudah Shabbat Sabtu berakhir. Ibadah dimulai di malam Sabtu atau Minggu pagi.
Ini sudah jatuh pada hari Minggu atau hari pertama sebab waktu dalam Judaism
dimulai saat matahari terbenam.
Siddur (Liturgi) Nasrani pertama yang dibuat yaitu Siddur Mar Yakub (Saint
James Divine Liturgy). Siddur ini bisa dipakai untuk peribadatan Sabtu dan Minggu.
Peribadatan di hari minggu lalu dikenang sebagai peringatan kebangkitan Maran
Yeshua. Hari Minggu kemudian disebut sebagai Hari Maran.
Mulai di abad 4, sesudah Gereja Rasuliah Roma mengganti Shabbat Sabtu menjadi
Minggu, mulailah polemik ini. Gereja Rasuliah lain terus meyakini bahwa Shabbat
yaitu Sabtu, namun fokus pada peribadatan di hari Minggu untuk peringatan
kebangkitan Maran. Tindakan Roma Katolik yang menyimpang ini lalu ditafsirkan lagi
sebagai suatu cara mereka melakukan peribadatan kepada Dewa Matahari oleh pihak
Anti Katolik Roma.
Nasrani di negara kita tetap melestarikan peribadatan Shabbat Sabtu dan Minggu.
Namun sebab saat ini masih dalam masa perintisan maka fokus saat ini yaitu
Shabbatnya terlebih dahulu. Perayaan Minggu dilaksanakan mulai Tutup
Shabbat/Havdallah, dan bisa sampai jam 10 pagi Minggu.
39. Ajaran KM: TRITUNGGAL itu SALAH
Perbandingan dengan ajaran Gereja Nasrani negara kita :
Nasrani megajarkan bahwa Tuhan (Aram: Alaha) itu SATU, Dia yaitu Maryah
Alaha, Sang Pencipta. Semua rasul dan para murid yang diutus dalam ladang-ladang
penginjilan memahami Alaha yang satu ini dalam nuansa pengajaran semitik (Aramiak-
Ibrani). Alaha yang satu ini, bisa dibedakan menjadi 3 aspek (aramaik: qnume), yaitu
Sang Bapa, Sang Putra, dan Sang Bunda Roh Kudus. Ketiga aspek ini berperan dalam
penciptaan. Alaha itu satu, dengan 3 aspek bukan 3 pribadi. Sebab kata ‘pribadi’ tidak
bisa dilekatkan pada Tuhan, hanya kepada manusia. Ketigannya ini disebut sebagai
Tlithayutha.
Sang Bapa yaitu sumber segalanya, Sang Putra yaitu Sang Sabda (Aram:
Miltha) yang memulai penciptaan, sementara Sang Bunda Roh yaitu Yang
Menghidupkan. Ketiganya hanya aspek dari Keilahian (Aram: Alahota) yang bekerja
bersamaan. Saat selesai penciptaan, Tuhan yang Maha Segalanya, tidak bisa hadir secara
langsung ke bumi. Mengapa? sebab Dia yaitu Api Yang Menghanguskan (Aramaik:
Aisha dMiltha, Ibrani 12:29). Oleh sebab itu, Sang Putralah yang datang ke bumi dan
berkontak dengan banyak manusia dari banyak suku bangsa, salah satunya yaitu
Mosha, dari Israel. Dia memperkenalkan Nama-Nya YHWH (baca: Maryah). Sang Miltha
bisa berwujud apa saja saat Dia berkontak dengan manusia, dari referensi Tanakh, bisa
dilihat bahwa Dia sempat menjadi Imam Besar Melkisedek yang menjumpai Avraham,
Sempat menjadi Semak Duri Terbakar tapi tidak hangus, sempat menjadi Tiang Awan
dan Tiang Api, dan lainnya bahkan dalam wujud Teofani menjadi Malakh (Malaikat).
Dialah Sang Putra.
Sang Bunda Roh Kudus yaitu aspek Feminim Alaha. Dalam Bahasa Ibrani, kata
‘Ruach’ dan Bahasa Aramaik kata ‘Rukha’ (negara kita : Roh) itu bergender Feminim. Saat
diterjemahkan ke dalam Yunani, gendernya berubah. Sama seperti Sang Bapa bukan
berarti Tuhan itu berjenis kelamin seperti dewa pagan atau manusia, demikian juga
Sang Roh, bukanlah Dewi Pagan atau wanita. Ini hanya ungkapan saja, bahwa Bapa dan
Bunda beserta Putra yaitu Konsep keluarga yang datang dari Sorga. Keluarga yaitu
sebuah lembaga yang dibentuk di sorga dan diturunkan kepada manusia. Lebih jauh,
kata ‘Shakinah’ berasal dari kata ibrani ‘Shakan’ itu artinya yaitu Hadirat Tuhan. Itu
juga yaitu Tuhan dalam gender Feminim, itulah Sang Roh Kudus yang tercatat di
dalam Tanakh. Di dalam Surat Kisah Rasul Thomas tercatat jelas bahwa sosok ini
disebut sebagai BUNDA ROH KUDUS.80 Frasa ‘El Shaddai’ dalam Bahasa Ibrani, arti
harafiahnya yaitu ‘Tuhan Payudara’. Ini yaitu frasa yang bermakna bahwa Tuhan itu
pemelihara seperti seorang bunda yang menyusui si anak. Frasa ini menampilkan sosok
kelembutan Tuhan. Perhatikan bedanya dengan karakter Sang Bapa yang tegas,
menghukum yang salah, bahkan membunuh musuh untuk menjaga anak-Nya. Itulah
peran Sang Bapa yang maskulin. Sekali lagi, ketiganya bukan tiga Pribadi, hanya tiga
aspek saja. Ketiganya bukan manusia yang memiliki alat kelamin, itu hanya Gambaran
karakter saja. Tuhan sebenarnya ya hanya itu-itu saja. Dia tidak berubah dari dahulu,
sekarang, dan selamanya. Inilah Sang Tlithayutha itu.
Di saat kitab-kitab PB diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain, barulah
muncul istilah ‘trinity’ (eng) atau ‘Trinitas’ (negara kita ). Saat proses penerjemahan, ada
banyak kata semitik (Aramaik-Ibrani) yang tidak tepat diterjemahkan, maklum saja
memang demikianlah tantangannya dalam penerjemahan. Oleh sebab itu sama sekali
tindakan yang kurang bijak, mencoba memahami kitab terjemahan tanpa memahami
tradisi semitik Nasrani. Nasrani lahir dari Rahim Judaism, lahir di alam semitik bukan
Helenis, bukan Inggris, bukan Jawa, dan lain-lain. Pahamilah kitab suci Nasrani dengan
pola pikir kembali ke akar semitik (aramaik dan Ibrani).
Jika memakai pola pikir Helenis yang biasa dengan penyembahan dewa-dewi,
maka akan berefek pada pemahaman Tuhan yang terdiri dari 3 (tiga) pribadi. Ini tentu
saja berbeda pemahaman dengan pola pikir semitik yang dengan tegas mengajar bahwa
Tuhan itu satu. Satu ya satu bukan tiga. Helenisme akan menekankan pada angka 3,
sementara semitik akan menekankan 1-nya. Tuhannya sama, hanya dari mana
pendekatan itu diambil, maka akan menimbulkan pengajaran yang berbeda penekanan.
40. Ajaran KM: Yeshua dan para murid-Nya berbahasa Ibrani.
Perbandingan dengan ajaran Gereja Nasrani negara kita :
Kendati nama Yeshua itu yaitu nama Ibrani, bukan berarti Dia berbahasa
Ibrani, demikian juga dengan murid-murid-Nya. Tidak ada tradisi Judaism, nama dan
bahasa sehari-hari itu haruslah sama. Sama saja dengan tradisi orang negara kita yang
tinggal diperkotaan, banyak yang memberi nama anak mereka ke-Barat-Baratan, tapi
tetap saja si anak tidak berbahasa Inggris, namun berbahasa negara kita seperti ibu
bapaknya. Yeshua juga demikian, Dia sesuai tradisi bernama Ibrani, namun berbahasa
sehari-hari Aramaik. Setali tiga uang dengan Maran Yeshua, para murid-Nya juga
demikian. Mereka semua berbahasa sehari-hari Aramaik Dielek Galilea, sebab
kebanyakan dari sana.
Pengajaran Yeshua dan para murid berbahasa Ibrani berasal dari Messinic
Jewish yang juga terpengaruh dari adanya kebangkitan negara Israel di abad 20. Pada
suatu kesempatan, PM Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa bahasa Yeshua
yaitu Ibrani, hal ini dibantah oleh Paus Francis yang menjelaskan bahwa bahasa-Nya
saat itu yaitu Aramaik. Perbedaan pendapat ini menjadi sorotan media masa saat
keduanya bertemu Mei 2014 yang lalu.
Gambar 3.5 PM Israel dan Paus Francis Roma Katolik. Sumber: washingtonpost.com
Sebagai gereja yang berdiri di abad 1, Gereja-gereja Rasuliah bisa memahami
dengan jelas dan cukup detail apa yang terjadi pada Yeshua, sebab gereja rasuliah
yaitu saksi matanya. Saat itu negara Israel belum ada, komunitas Mesianic Jewish
belum ada, apalagi Kristen Mesianik. Jadi, sumber referensi yang paling kuat untuk
mengetahui bahasa apa yang dipakai oleh Yeshua sehari-hari tentunya yaitu gereja
rasuliah sendiri yang terus eksis sampai abad 21 ini.
Selain dari sumber pengajaran Gereja Rasuliah, fakta bahwa Yeshua dan
Yehudim di abad 1 berbahasa Aramaik, bisa didapatkan dari para sejarawan yang
menyatakan pendapat bahwa Aramaik dialek Galilea yaitu bahasa sehari-hari Yeshua
dan para murid-Nya. Pada waktu itu, Aramaik yaitu bahasa lingua frangka untuk
yehudim.81
41. Ajaran KM: Kristen Mesianik mengaku sebagai penerus Umat Nasrani atau
Jemaat Perdana.
Perbandingan dengan ajaran Gereja Nasrani negara kita :
Jemaat Nasrani sejak abad 1 selalu dipimpin oleh Uskup (Imam Tertahbis),
bukan oleh pendeta. Nasrani tidak puya hubungan dengan kependetaan. Jemaat Nasrani
selalu diajarkan untuk tunduk pada Uskup sebagai perwakilan Maran Yeshua, bukan
kepada pendeta atau Rabbi-Rabbi yahudi Mesianik. Kepemimpinan Nasrani bisa
bertahan sebab melestarikan tradisi qadishot Semikha HaSliakhanuth (Pentahbisan),
tidak hanya sekedar doa plus tumpang tangan dalam peribadatan tanpa siddur (liturgy)
asing untuk mengangkat seorang pemimpin komunitas. Kepemimpinan Sanhendrin
Nasrani selalu berbentuk kolegial keuskupan yang berisi uskup-uskup yang ditahbiskan
dengan ritual Semikha HaSlikanuth bukan sinode kumpulan pendeta. Jemaat Nasrani
diajarkan untuk tidak melakukan Torah Sinai (LAI: Hukum Taurat), bukan malah ikut-
ikutan melakukannya seperti kaum Yehudim. Jemaat Nasrani beribadah dengan siddur
peribadatan kuno, misalnya Siddur Mar Yakub HaTzadiq (St James Divine Liturgi) yang
dibuat th 50M, bukan siddur buatan lokal oleh pendeta lokal atau adaptasi dari
peribadatan Messianic Jewish. Jemaat Nasrani yaitu komunitas yang kaya akan Tradisi
(Oral Torah), bukan yang menolak tradisi (Sola Scriptura) dan mengadopsi tradisi
Farisi.
Seorang pendeta bukan berarti mereka yaitu orang yang jahat, banyak pendeta
baik dengan tulus melayani Tuhan Ini bukan masalah pribadi, ini murni masalah
pengajaran saja. Banyak pendeta yang tidak memahami sejarah akibat berada dalam
sistem pendidikan agama yang keliru. Mereka dididik untuk langsung membaca kitab
suci tanpa memahami tradisi, tanpa memahami latar belakang sejarahnya.
Nama ‘Nasrani’ sendiri tidak pernah dipatenkan, sehingga siapapun bisa saja
mencatut nama kuno ini dan mengklaim diri sebagai bagian umat kuno Yeshua.
Faktanya sekarang, ada benar-benar umat Nasrani yang sekuat tenaga melestarikan
ajaran kuno dan ada yang membuat ajaran anyar. Intinya yaitu Kristen Mesianik itu
bukanlah Nasrani kuno.
PERBADINGAN KRISTEN MESIANIK –GEREJA RASULIAH- GNI
Adapun perbadingan ringkas antara komunitas Kristen Mesianik, Gereja
Rasuliah pada umumnya, dan Gereja Nasrani negara kita bisa terlihat jelas pada tabel di
bawah ini:
Tabel 3.5 Perbandingan Kristen Mesianik-Gereja Rasuliah-GNI
No Ajaran Kristen Mesianik Gereja Rasuliah (GR) Nasrani di negara kita (GNI)
1 Mulai berdiri
Dimulai tahun
2000-an (abad 21)
Dimulai abad 1
Dimulai 2013 lalu masuk ke
dalam Tahbisan abad 1
2 Penulis Kitab Bukan
Ya, semua penulis kitab
yaitu bagian dari GR.
GR yaitu pemilik
kepusatakaan
besar/Museum.
Bukan, hanya sebagai
pewaris naskah kitab GR yg
sebagian disimpan di
Museum keuskupan di
Australia.
3
Pembuat
tradisi
Ya, tradisi sendiri
atau modifikasi
tradisi Farisi
Ya, Tradisi Nasrani
kendati ada
penyimpangan seiring
waktu berjalan
Bukan, hanya sebagai
pewaris Tradisi Nasrani
bercorak
4
Pelestari
tradisi Nasrani
Tidak
Ya, disesuaikan dengan
budaya lokal
Ya, disesuaikan dengan
budaya lokal
5
Kanon Kitab
Suci
Bukan pelaku
Kanon. Ikut kanon
66 kitab Protestan
Pembuat Kanon Kitab
Suci, setiap GR berhak
menentukan Kanon
masing-masing
Bukan pelaku Kanon, hanya
menjadi pewaris dan tidak
membatasi jumlah Kitab
6
Penganut Sola
Sciptura abad
16
Mengakui
Sangat Menolak sebagai
pewaris tradisi
Sangat Menolak sebagai
pewaris tradisi
7
Torah yang
diakui
sekarang
Ada yang meyakini
Torah Sinai, ada
yang menolaknya
Torah Mesias Torah Mesias
8
Dewan
Sanhendrin
Memiliki Sinode
terpisah-pisah dan
tidak ada
kesepakatan akan
Torah yang
dijalankan
Sanhendrin yaitu
dewan Keuskupan
Sanhendrin yaitu Dewan
Kesukupan di Australia,
kedepannya sesudah jumlah
jemaat banyak aka nada
Sanhendrin di negara kita
9
Hubungan
sejarah
dengan
Nasrani awal
Tidak ada
Terhubung dengan rantai
tahbisan
Terhubung dengan
Tahbisan Petrus, Mar
Thoma, dan Mar Addai
10
Peran
kenabian
Tidak ada
Jarang, menekankan ke
tradisi
Di negara kita belum punya
nabi, masih dalam tahapp
pembelajaran. Peran
kenabian/mistika masih
mengacu kepada para
mistikis di Australia
11
Pemimpin
Wanita
Ok Mayoritas tidak
Tidak, melestarikan tradisi
Judaism dan Nasrani awal
No Ajaran Kristen Mesianik Gereja Rasuliah (GR) Nasrani di negara kita (GNI)
12
Pemimpin
Pendeta
Ya
Dilarang. Dipimpin
Imam/uskup
Dilarang. Dipimpin
Imam/uskup
13
Sifat
kepemimpinan
Diangkat dan bisa
mengangkat diri
sendiri menjadi
pemimpin
Hanya diangkat, tidak
bisa memimpin tanpa
ditahbiskan oleh Imam
Tertahbis
Hanya diangkat, tidak bisa
memimpin tanpa
ditahbiskan oleh Imam
Tertahbis
14 Imam
Setiap jemaat dan
pelayan Tuhan
termasuk pendeta
yaitu imam
Imam diangkat dari
jemaat oleh Uskup yang
ada
Imam diangkat dari jemaat
oleh Uskup yang ada
15
Keimamatan
Melkisedek
Tidak diajarkan
sama sekali, hanya
percaya bahwa
Yeshua yaitu
Imam Besarnya. Di
bawah-Ny ada
banyak pendeta
Sejak abad 1 sudah
merumuskan jenjang
keimamatan Melkisedek
sbg pengganti
keimamatan Lewi
Di negara kita sudah
dipimpin oleh Uskup,
jenjang tertinggi
keimamatan Melkisedek.
Beliau dibantu oleh
beberapa Shamasha
(deacon) di Medan,
Tarutung, Jakarta, Bekasi,
Jogyakarta, Surabaya, dan
Madiun.
16
Messianic
Jewish
Sebagai kiblat
pengajaran selain
penafsiran sendiri
Tidak ada hubungan Tidak ada hubungan
17 Helenisme Menolak
Gereja Byzantium yaitu
sumbernya, namun tidak
semua terkena imbasnya
Menolak
18
Teologi
Pengganti
Menolak
Banyak GR yang
mengakuinya juga
Menolak
19 Anti Allah Ya Tidak Tidak
20
Menyebut
'Yahweh'
Mayoritas Ya,
mengajarkan
jemaat
menyebutnya
secara langsung
Tidak Tidak
21
Sumber
pendidikan
STT yang berasal
dari
perkembangan
pendidikan Era
Skolastik abad 15
Pemuridan dan seminari
abad 1
Pemuridan dan seminari St
Basel. Seminari berasal dari
sistem pendidikan abad 1
Nasrani
22
Hari
peribadatan
Sabtu dan Minggu,
ada yang anti
Minggu
Sabtu dan Minggu
Baru di hari Sabtu, semoga
tahun depan bisa memulai
peribadatan Hari Minggu
No Ajaran Kristen Mesianik Gereja Rasuliah (GR) Nasrani di negara kita (GNI)
23 Shabbat Sabtu
Mayoritas mengakui
Sabtu
Sabtu
24
Siddur untuk
Shabbat
(Liturgi ibadah)
Buat sendiri hasil
adopsi dari
Messianic Jewish
Melestarikan semua
siddur kuno
Melestarikan siddur uskup
Yerusalem I, Mar Yakub
HaTzadiq
25 Doa Harian
Ada yang
mengikuti Doa
harian 3x sehari
mengikuti
Shemoneh Esrei
Judaism
7x sehari, tidak
diwajibkan. Siddur
berasal dari Gereja Syria
Antiokia dan diadopsi
sesuai tradisi Gereja
Rasuliah masing-masing
7x sehari, tidak diwajibkan.
Siddur berasal dari Gereja
Syria Antiokia yang
diadaptasi dari beberapa
tradisi Gereja Rasuliah
lainnya
26
Perayaan Natal
25 Desember
Anti Natal 25
Desember
Mayoritas merayakan
Natal 25 Desember
25 Desember merayakan
Perayaan Terang (masa
Miriam mengandung), ini
bukan perayaan kelahiran
Yeshua
27 Perayaan Ester Anti Easter
Mayoritas merayakan
Easter
Tidak merayakan Easter
tapi Pesakh Nasrani
28 Babtisan
Selam, ada yang
ditambah Baptis
Pembaharuan
Baptisan Air
(diselam/dituang),
Baptisan Roh Kudus
(diolesi minyak)
Baptisan Air
(diselam/dituang), Baptisan
Roh Kudus (diolesi minyak)
29
Tumpang
tangan
Dilakukan
pemimpin kepada
orang sesuai
dorongan hatinya
Bagian dari Ritual
Pentahbisan 'Semikha
HaSlikanuth' untuk
melakukan estafet
otoritas
Bagian dari Ritual
Pentahbisan 'Semikha
HaSlikanuth' untuk
melakukan estafet otoritas
30 Sunat jasmani
Ada yang
mengharuskan,
ada yang tidak
Menolak sunat jasmani
sejak konsili Yerusalem
50 M sbg bagian dari
halakha
Menolak sunat jasmani
sejak konsili Yerusalem 50
M sbg bagian dari halakha
31 Biara
Tidak ada, tidak
pernah diajarkan
peruntukannya
Ada dan banyak
Ada, masih mengikuti biara
di Keuskupan Australia
Untuk mempelajari Sejarah Tahbisan GNI dan hal-hal yang berkaitan dengan
tahbisan lebih jauh, silahkan membaca Lampiran 11 SUKSESI RASULIAH: TAHBISAN,
AJARAN RASULIAH, DAN GEREJA RASULIAH, karya Uskup Mar Nicholas Lumbantoruan.
Dari uraian sejarah berdiri, asal-muasal ajaran, tokoh-tokoh pengajar, sampai
perbandingan ajaran antara Kristen Mesianik dan Gereja Nasrani negara kita maka bisa
diambil kesimpulan bahwa kedua komunitas ini memiliki ajaran yang sangat-jauh
berbeda. Ujung pangkal ajarannya juga berbeda kendati sama-sama mengklaim sebagai
penganut ajaran Nasrani awal.
Sementara jika pengajaran Kristen Mesianik dibandingkan dengan pengajaran
Gereja Rasuliah (yang berdiri pada abad 1 Masehi) pada umumnya juga jauh berbeda,
terutama sebab Kristen Mesianik tidak mewarisi Tradisi, namun memeluk ajaran Sola
Scriptura abad 16 yang digagas oleh Martin Luther.
sesudah membaca keseluruhan isi artikel ini, ada baiknya para pembaca tidak
terlalu cepat menentukan pilihan apakah isi artikel ini benar atau salah. Dan jangan juga
cepat memutuskan mana komunitas yang mewakili ajaran awal Nasrani. Silahkan
periksa sejarah, baik itu sejarah perpergerakan _____________________dengan bertanya
kepada tokoh-tokohnya yang saat ini banyak menjadi gembala, maupun kepada tokoh
sentralnya, madam nyonya Ema Tan langsung. Lalu pelajarilah sejarah penyebaran agama Nasrani
sejak abad 1, terutama abad 1 sampai 3 sebelum sah berdirinya sistem kepatriakhan
Gereja Rasuliah yang menularkan virus Helenisme ke dalam Gereja Rasuliah lainnya dan
gereja-gereja non rasuliah. Yang terakhir yaitu pelajarilah sejarah dari sudut netral,
yaitu dari tulisan para sejarawan.
Kunci penting dalam mengetahui apakah ajaran yang kita pegang itu benar
atau salah, yaitu sejarah. Janganlah ini menjadi momok. Nasrani bukan agama
kemarin sore, Nasrani yaitu agama yang berusia 21 abad. Dalam perjalanan waktu ada
_____________________
Halaman 113 dari 196
banyak hal yang membuat ajaran ini bias. Mau tidak mau kita harus memahami sejarah
dengan baik.
Tidak semua sejarah yang dituliskan di dalam internet yaitu benar sesuai fakta,
paling tidak kita harus berusaha mencerna catatatan sejarah dari berbagai pihak. Lalu
dengan sikap kritis dan meminta pimpinan Tuhan kita bisa menyimpulkan untuk
memilih cerita sejarah yang mana yang harus dipegang.
Mengapa tidak cukup menguji suatu ajaran hanya dengan Kitab Suci saja?
Pertama, terjemahan Kitab suci saat ini sangat beragam, untuk mengetahui Naskah
aslinya belum tentu kita semua paham bahasa awalnya dengan baik. Kedua, kalaupun
kita paham bahasa aslinya, masih ada banyak hal dalam Kitab Suci yang tidak tercatat
dengan DETAIL. Contohnya yaitu Baptisan, bagaimana ritualnya, selam atau percik,
anak mengapa ikut dibaptis, bagaimana seorang yang sakit kritis berbaring di rumah
sakit bisa dibaptis, dan lain-lain. Kristen yang bukan berasal dari Gereja Rasuliah tidak
akan paham bahwa semua kitab suci yang dipegang itu berasal dari tradisi. Jadi,
pakailah Kitab Suci sebagai referensi berikutnya selain sejarah. Dengan belajar sejarah,
kita akan paham penyebaran ajaran Nasrani, tradisi-tradisi Nasrani, makna tersirat di
balik ayat-ayat kitab suci, siapa penulis kitab-kitab dan hubungannya dengan Gereja
Rasuliah, dan tentu saja sejarah Kanonisasi kitab suci. Kitab Suci tidak turun dari langit!
Setiap kitab punya sejarah, mengapa itu bisa ada dan terpelihara. Apabila, kita fokus
pada ayat-ayat kitab suci saja, maka pemahaman kita perihal ajaran Nasrani awal
sangatlah minim, bahkan bisa bias. Kitab suci bukanlah novel yang jika tidak dipahami
isinya, bisa ditebak-tebak artinya. Periksalah setiap ayat dalam kitab suci sesuai
konteksnya.
Tidak ada paksaan sedikitpun untuk memahami sejarah yang sudah sangat
panjang. Tidak ada paksaan sedikitpun untuk memicu rasa penasaran terhadap ajaran
kuno nasrani. Semua terpulang kepada pembaca. Bacalah apa yang ingin dibaca,
renungkan, pegang dengan baik, Imani, lalu berbuatlah kebaikan bagi semua orang.
Percuma memiliki banyak pengetahuan sejarah dan kitab-kitab tanpa memiliki
moralitas yang baik.
SEFER DIDASKALIA PASAL V (Terjemahan Uskup Mar
Nicholas)
Ajaran Penghakiman
1 Oleh sebab itu ini perlu bagimu, wahai uskup, apabila kamu berkotbah, untuk
bersaksi dan menegaskan mengenai penghakiman seperti dsebutkan dalam Injil.
2 Sebab bagimulah juga Maran berkata: Dan engkau, anak manusia, Aku telah
menetapkan seorang penilik bagi umat Israel; supaya engkau mendengar sabda
dari mulut-Ku, dan memberi peringatan dan memberitakan hal itu sebagaimana
dari-Ku.
3 Dan saat Aku berkata kepada orang fasik: orang fasik pasti akan mati, dan
engkau tidak memberitahukan dan mengatakan bahwa orang fasik harus
meninggalkan kejahatannya: orang fasik itu akan mati sebab kesAlahannya, dan
pada tanganmu Aku akan menuntut balas darahnya.
4 namun jika engkau memperingatkan orang fasik dari jalan hidupnya yang berdosa,
dan dia tidak perduli, orang fasik itu akan mati sebab kesAlahannya, dan engkau
akan menyelamatkan jiwamu.
5 Oleh sebab kepadamu juga, ditanggungkan pertanggungjawaban kesAlahan
mereka perihal dosa ketidaktahuan mereka, apakah engkau memberitahukan dan
bersaksi; dan mereka yang hidup tidak disiplin dan tanpa teguran secara terbuka?
6 Sebaliknya sekarang kita berbicara dan mengulangi perkara-perkara ini
seringkali, kita tidak tercela; sebab melalui banyak pengajaran dan mendengar hal
itu terjadi bahwa seorang laki-laki tahu malu, dan berbuat baik dan menghindari
kejahatan.
7 Sebab Maran juga mengatakan dalam Torah: Dengarlah, hai orang Israel; dan
hingga hari ini mereka tak mendengar.
8 Dan dalam Injil juga Dia sering menyatakan dan mengatakan; Setiap orang
bertelinga hendaklah mendengar, biarlah dia mendengar.
9 Tapi bahkan bukan mereka tak mendengar yang berpikir mereka mendengar;
sebab mereka melemparkan diri mereka sendiri dengan cepat kedalam kehancuran
bida’a yang mengerikan: kepada dia yang sabda penghukuman ditujukan.
10 Sebab kita tak percaya, saudara-saudara, bahwa saat seorang laki-laki (sekali)
turun ke dalam air ia akan melakukan lagi perbuatan-perbuatan keji dan kotor dari
orang penyembaha berhala durhaka. Sebab ini terwujud dan diketahui semua
_____________________
Halaman 117 dari 196
orang, bahwa barang siapa yang berbuat jahat sesudah pembaptisan, sama sudah
dikutuk kedalam Api Gehenna.
11 Dan sungguh kita berpikir bahwa memang orang-orang penyembah berhala juga
akan menghujat dalam hal ini, kita tidak bergaul dengan mereka dan tidak terus
berhubungan dengan mereka.
12 Tapi melalui kepalsuan penyembahan berhala saudara-saudara kita mencapai
kebenaran; dalam Injil Dia bersabda demikian: Berbahagialah kamu saat mereka
akan mencela engkau, dan dianiaya, dan berbicara melawanmu dengan setiap
perkataan jahat demi Aku.
13 Tapi bersukacitalah dan bergembiralah kamu, sebab upahmu besar di sorga.
sebab begitu jugalah nenek moyang mereka menganiaya para nabi.
14 Jika mereka memfitnah dengan fitnah palsu kepada seseorang, berkatilah dia,
bahkan jika ia dicobai; sebab Alkitab telah berkata: Orang tidak tergoda, jika ia tidak
menyetujuinya.
15 Tapi jika seorang laki-laki dihukum sebab melakukan perbuatan jahat, ia bukan
seorang Mshikhani tapi pembohong, dan ia memegang rasa takut akan Maran dalam
kemunafikan.
16 Oleh sebab itu orang-orang ini, saat mereka telah ditangkap dan dihukum
oleh kebenaran secara terbuka, biarlah uskup yang tanpa pelanggaran dan tanpa
kemunafikan menghindari dirinya.
17 namun jika uskup sendiri tidak punya hati nurani yang bersih, dan menerima
orang-orang itu demi uang, atau demi hadiah yang ia terima, dan memberi
peluang bagi orang fasik berbuat dosa-dosa, dan membuat ia menderita dan tetap
tinggal dalam Jemaat.
18 Uskup ini telah mencemari jemaatnya dan Alaha; ya, dan dengan umat
juga, dan dengan banyak penerima yang masih muda dalam pikiran mereka, atau
dengan para pendengar; dan para pemuda dan pemudi di samping itu ia hancurkan
bersama dengan dia.
19 sebab dengan alasan kekotoran dari orang fasik, saat mereka telah melihat
satu di tengah – tengah mereka juga akan ragu-ragu dalam jiwa mereka, dan akan
meniru dia, dan diri mereka sendiri juga akan tersandung dan mengalami penyakit
yang sama, dan akan binasa dengan dia.
20 Tapi jika dia yang berdosa melihat uskup dan diakon bersih dari cela, dan
seluruh kawanan menjadi murni, pertama-tama dari semua ia tidak akan berani
masuk kedalam jemaat, sebab ia ditegur oleh hati nuraninya; namun jika itu terjadi
ia yaitu berani, dan masuk kedalam Kehilla dengan kesombongannya, dan ia
ditegur dan dimarahi oleh uskup, dan melihat semua umat tidak menemukan
pelanggaran dalam salah satu dari mereka, baik pada uskup maupun dalam orang-
orang yang bersamanya.
_____________________
Halaman 118 dari 196
21 Kemudian ia akan masuk kebingungan, dan akan keluar diam-diam, malu besar,
menangis dan jiwanya menyesal; dan dengan demikianlah kawanan tetap murni.
22 Selain itu, saat ia pergi keluar dia akan bertobat dari dosanya dan berduka dan
berkeluh kesah di hadapan Alaha, dan akan ada harapan baginya.
23 Dan seluruh kawanan itu sendiri juga, saat melihat dia akan menangis dan air
mata manusia mengalir, takut, mengetahui dan memahami bahwa setiap orang
yang berbuat dosa akan binasa.
24 Oleh sebab itu, wahai uskup, berjuanglah untuk menjadi murni dalam
perbuatan-perbuatanmu. Dan kenalilah tempatmu, bahwa engkau sudah ditetapkan
menjadi rupa Alaha Mahakuasa, dan memegang tempat Alaha Mahakuasa; dan
duduklah dalam Kehilla dan mengajar sebagai orang yang memiliki kuasa untuk
menghakimi mereka bahwa dosa tidak diperkenankan dalam rumah Alaha
Mahakuasa. Sebab bagimu para uskup dikatakan dalam Injil: Apa yang engkau ikat
di bumi, akan terikat di surga.
_____________________
Halaman 119 dari 196
LAMPIRAN 2
SEJARAH GEREJA NASRANI negara kita (GNI)
(1) Tahun 2006, bapak H. Toruan di Jakarta mulai belajar dalam Assembly of Jerusalem
(AoJ), satu komunitas gereja yang mengklaim suksesi rasuliahnya dari Shliakh Mar
Keipha, Shliakh Mar Thoma dan Mebaqqer Mar Ya’aqub ha-Tzadik saudara Maran.
Gereja ini mengklaim suksesinya berasal dari kedua rasul ini dan satu uskup. Pada
waktu itu Patriakhnya ke-70; Patriakh Katolikos Rabban Mar Michai Isagelos Kazak
Yaza ke-XII keturunan dari keluarga Miriam dan etnis Burma.
Dalam misi pengembangan gereja ini ke seluruh dunia, bapak H.Toruan diangkat
menjadi Pelayan Awam untuk wilayah negara kita dibawah seorang mentor Rabban yang
berkedudukan di Tennesse (USA). Selama tujuh tahun beliau ini dengan setia dan
tunduk dibawah bimbingan mentornya dan membela komunitas keagamaan ini.
Mulai tahun 2006, Bapak H.Toruan melayani beberapa keluarga saja termasuk
Keluarga pak J Rombe.
Tahun 2008 Patriakh gereja ini wafat dan digantikan dengan orang yang tak satu
visi dengan Patriakh sebelumnya, ia lebih berhaluan Yudaisme Mesianik yang rasis –
anti-Kristen dan menafsirkan berseberangan dengan ajaran-ajaran Patriakh
sebelumnya, mereka mulai menekankan supremasi Yudaisme sebagai yang unggul,
teologi keilahian Maryah Yahushuah dipandang hanya sebagai “rabi agung” dan
keilahian-Nya tercipta sebagai ha-Panim Elohim (teofani ilahiah) saja, sama persis
dengan pengajaran sekte bidat Ebinotisme abad ke-2 M.
sesudah melalui korespondensi dan perdebatan teologis yang berkepanjangan akhirnya,
bapak H.Toruan mengundurkan diri dari kelompok keagamaan ini dan tak bersedia lagi
mendukung dan membantu mereka di negara kita .
(2) Thn 2009/2010 mulailah pengembangan keanggotaan lagi, Keluarga pak Prasodjo
Wibowo masuk, lalu diikuti oleh Keluarga pak Andreas di Madiun yang membawa
beberapa keluarga di sana.
(3) Thn 2011, Imadam nyonya Ema Tan, pembawa pergerakan _____________________dari Belanda
bergabung sampai sekarang dengan kepemimpinan bapak H. Toruan.
(4) Tahun 2013, Shamasha H.Toruan mengundurkan diri dari AoJ disebab kan adanya
penyimpangan besar dalam pengajaran. Persoalan teologis ini dicermati oleh pihak
pimpinan di Amerika dan Iran sehingga mereka menyusun strategi “adu domba” dengan
menerima kelompok-kelompok tertentu yang tadinya dibawah asuhan bapak H.Toruan
sehingga semakin memperuncing dan terjadinya gesekan diantara anggota. Melihat
indikasi buruk ini bapak H.Toruan menyatakan secara tertulis mundur dari AoJ dan
diterima oleh pihak pimpinan di luar negeri. Masalah selesai dan selamat tinggal AoJ
selamanya. Adanya berita miring tentang Shamasha H. Toruan dipecat dari AoJ yaitu
suatu fitnah yang dikembangkan oleh mereka yang tidak menyukai pelayanan beliau di
negara kita .
_____________________
Halaman 120 dari 196
(5) Pada 13 Maret 2013, Shamasha H. Toruan bertemu dengan pak Etes Boreel, bu
Sihombing, dan bu Iin, untuk pertama kali dan beribadah bersama. Tanggal bertepatan
dengan hari kelahiran Shamasha H. Toruan dan ditetapkan sebagai terbentuknya Gereja
Nasrani negara kita (GNI).
(6) Pertengahan Th 2013, putus kontaknya pelayanan bapak H Toruan dengan AoJ,
berbarengan dengan berpisahnya keanggotaan di Jogyakarta dan Gunung Kidul sebab
berbeda Visi Pelayanan. Di sisi lain ada jiwa-jiwa lain bergabung baik dari Jogyakarta,
Manado, Malang, dan Kalimantan.
(7) Tahun 2013, bapak H.Toruan diterima oleh Gereja Ortodoks Katolik berhaluan
Oriental dan Katolik Barat di Queensland – Australia pada Gereja Ortodoks Katolik
Independen, dibawah pimpinan Primat Metropolitan Uskup Agung Mar John Reginal
Cuffe, D.D., CKC., dan memulai pemuridan langsung dibawah pengawasan beliau.
Keuskupan Agung Gereja Ortodoks Katolik Australia merupakan lembaga gerejawi
resmi terdaftar dan diakui pemerintah Australia dengan pusat Katedral fisiknya: St
Cecelia’s Church di Jalan Raya D’Aguilar Highway 443 King Street, Moodlu – Caboolture
– Queensland – Australia. Memiliki properti lahan ratusan hektar yang di atasnya ada
bangunan Biara the Confraternity the Christ of King (CKC), Gereja Katedral St. Michael,
sekolah umum St. Michael College, dan Museum Purbakala yang banyak artifaknya
berasal dari donasi William Ainger Wigram82 seorang misionaris yang bekerja di Timur
Tengah yang diutus Gereja Anglikan dan pemerintah Kerajaan Inggris dan berteman
baik dengan J.S.M. Ward, dan juga ada lahan cukup luas sekali bagi Ranch kuda, dan
belum lagi properti dan hutan lindung yang dikelola oleh St. Cecilia, dan milik properti
di wilayah lain dengan berbagai bidang usaha yang dikelola Gereja.
(8) Pada pertengahan 2014, Pelayanan GNI dibuka di kota Medan, Sumatera Utara.
(9) Pada Desember 2014, bapak Hotman Toruan, dibaptis ulang sekalipun sebelumnya
telah dibaptis dalam Gereja Ortodoks Yunani di negara kita menurut baptisan
rasuli.Gereja Katolik Ortodoks Zaman Baru Australia tidak mengakui BAPTISAN
ini dengan alasan mata rantai tahbisan Suksesi Rasuli Shliakh Mar Andreas
tidak jelas dalam sejarah gereja ini, sekalipun menyebutkan dari salah seorang
dibawah keuskupan Heraklea juga tidak ada catatan langsung yaitu murid Mar
Andreas. Kemudian adanya keberatan susunan daftar silsilah para uskup yang tidak
harmonis sejak awal dengan mengklaim tahbisan Suksesi Rasuli Andreas ditempatkan
pada kedudukan pertama, kemudian Mar Stacys (murid 70), Onesimus murid Mar Saul
dan juga nama Polikarpus yang yaitu murid Shliakh Mar Yokhanan yang berarti
adanya Multi Tahbisan Suksesi Rasuli, namun kenyataannya yang diklaim hanya dari Mar
Andreas. Ini sungguh membingungkan sama dengan dengan klaim kepatriakhan gereja
Ortodoks Yunani Yerusalem yang langsung menempatkan uskup Mark us sebagai
generasi ke-16 sesudah Uskup-uskup Yahudi pada hal uskup Mark us tidak memilki
tahbisan suksesi rasuli langsung dari Uskup Mar Ya’aqub ha-Tzadik tapi mengklaim
sendiri tanpa ada bukti otentik! Peristiwa yang sama dengan Kepatriakhan
Byzantium Ortodoks Baru ada sesudah 400 tahun lebih yang dengan mendadak
mengklaim suksesi rasuli dari Rasul Andreas, pada hal tidak ada catatan sejarah
yang jelas bahwa Rasul Andreas mentahbiskan para uskup pengganti dirinya.
Maka tanggal 12 Desember 2014 bapak H.Toruan harus dibaptis ulang. Dengan
demikian, Baptisan dan Krisma yang berasal dari Gereja Ortodoks Yunani di
negara kita dinyatakan INVALID dan harus dibaptis ulang dalam Suksesi Rasuli
Gereja Katolik Ortodoks Zaman Baru. Ini yaitu hak prerogatif yurisdiksi gerejawi
ini untuk tidak mengakui atau mengakui pihak gerejawi lainnya tak punya hak campur
tangan internal persfektifnya sekalipun dipandangan Gereja-gereja lain mengakui, tapi
Gereja ini tidak.
Kemudian, tahbisan suksesi rasuli dari Assembly of Jerusalem (AoJ) yang didapatkan
sebelumnya dari garis silisilah Shimon Keipha, Mar Ya’aqub haTzadik dan Mar Thoma
dilihat INVALID, Mutlak Kosong dan Batal (“absolutely null and utterly void”), sebab
tidak memenuhi kriteri Tahbisan Suksesi Rasuli yang sah berdasarkan:
FORM, MATTER, INTENT, dan MINISTER.
Tahbisan Suksesi Rasuli dari Gereja – gereja lain tidak otomatis diakui VALID, pada
umumnya harus ditahbiskan ulang kembali dari mulai tingkat Minor Orders hingga
Mayor Orders.
(10) Pada Perayaan St. Nicholas, tanggal 6 Desember 2014 ditahbiskan ulang dari
mulai tingkat Minor Orders sampai Mayor Orders sebanyak Sembilan Jenjang Hierarki
Keimamatan selama dua minggu melelahkan. Pada jenjang terakhir dikonsekrasi
sebagai Uskup dengan Tahbisan Sah menurut semua persyaratan konsensus Rasuli
yang sudah berlangsung selama 2000 tahun hingga kini.
Fr. Nicholas H.Toruan ditahbiskan dan dikonsekrasi oleh:
–The Most Rev. Ev dr Suradi Metropolitan Mar John Reginal Cuffe (Konsekrator Utama)
–Bishop Rt.Rev. Bishop Brian Baden (Asisten Konsekrator I),
–Rt.Rev. Bishop John Guy (Asisten Konsekrator II).
Dan disaksikan dua Qashisha (Presbiter) lainnya; Rev. Fr. John Cuffe (junior), Rev. Fr.
James, dan seorang Archadeacon Fr. George, dll.
Organisasi Gereja Katolik Ortodoks Independen ini yaitu organisasi gereja internasional
yang telah memiliki puluhan Uskup di seluruh dunia, dan beberapa Uskup Agung.
Khusus dibawah jurisdiksi kepemimpinan Ev dr Suradi Metropolitan Mar John Reginal
Cuffe, Uskup Nicholas H.Toruan yaitu Uskup ke-7 sebagai Uskup Gereja Katolik
Ortodoks Zaman Baru Australia dan diperbantukan untuk misi di negara kita dengan
nama Yurisdiksi Gereja Nasrani negara kita (Keuskupan Gereja Nasrani Ortodoks Katolik
Rasuli Kudus negara kita ).
(11) Tahun 2015, Uskup Mar Nicholas H. Toruan terus memuridkan lebih banyak lagi
jiwa-jiwa yang haus pengajaran kuno Nasrani yang satu, kudus, ortodoks, katolik dan
rasuliah bagi menyambut Kedatangan Kedua Kali Maran kita Yeshua Mshikha bar Alaha.
Maranatha! The Rt. Rev. Uskup Mar Nicholas H.Toruan, CKC, diberikan mandat dan
otoritas penuh mentahbiskan para pelayan bagi keimamatan di negara kita . Juga menjadi
Dean of the Saint Basil Theological College perwakilan negara kita , suatu lembaga
pendidikan pelatihan Imam dari mulai program Sertifikat, Diploma, S-1, S-2, dan S-3.
_____________________
Halaman 122 dari 196
Kini beliau sedang menjalani proses penyelesaian program matrikulasi S.T.L yang
segera sesudah itu dilanjutkan pada program Doktoral.
Dengan demikian kami sampaikan kepada publik jika ada orang-orang tertentu yang
mencoba menelikung dan mengatasnamakan Gereja Nasrani negara kita atau atas nama
Uskup Nicholas dengan mengadakan pemuridan tanpa ada ijin resmi tertulis dan bukan
pelayan tertahbis yang diakui Uskup di negara kita dan Australia, maka oknum-oknum
ini bukan bagian Keuskupan Gereja Nasrani ini.
(12) Pada 20 April 2015, Website GNI (www.nasraninegara kita .org) mulai launching
dan bisa diakses oleh banyak jiwa. Keberadaan website ini menopang pewartaan,
pemuridan, dan seminari pengajaran kuno Nasrani yang satu, kudus, ortodoks, katolik
dan rasuliah bagi menyambut Kedatangan Kedua Kali Maran kita Yeshua Mshikha bar
Alaha. Maranatha!




